• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI HASIL PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB VI HASIL PERANCANGAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

54

BAB VI

HASIL PERANCANGAN

6.1

Penjelasan Rencana Tapak

Sekolah islam berasrama ini terdiri dari berbagai fungsi yang berbeda di dalamnya, sehingga peletakkan massa bangunan dipisah agar tidak saling menganggu antar kegiatan satu sama lain.

Kemudian zoning bangunan dibagi menjadi 5, yaitu:

1. Bangunan sekolah

2. Bangunan administrasi yang disertai ruang serba guna di atasnya 3. Bangunan masjid

4. Bangunan komunal berupa kantin dengan perpustakaan di atasnya 5. Bangunan asrama yang terpisah antara laki-laki dan permpuan

Gambar 6.1. 1 Hasil Perancangan Tapak

Bentuk tapak tegak lurus pada jalan raya untuk mempermudah pembagian zoning antar fungsi bangunan. Orientasi bangunan menghadap ke arah jalan raya sehingga menimbulkan kesan yang terbuka kepada masyarakat umum. Kemudian jarak antar bangunan disesuaikan berdasarkan keterkaitan fungsi bangunan. Lalu antar bangunan tersebut saling terhubung dengan jalur

(2)

55 pedestrian yang memiliki lebar 4-5m dengan mempertimbangkan kemudahan askses mobil pemadam kebakaran.

Terdapat dua gerbang menuju area sekolah, yang dibedakan untuk umum dan service. Gerbang umum sebagai gerbang utama yang terletak di jalan raya, sehingga lebih mudah untuk diakses kendaraan pribadi maupun kendaraan umum yang menurunkan penumpang. Kemudian gerbang service yang terdapat di Jl. Perdana hanya boleh diakses oleh kendaraan yang memiliki kepentingan service dengan pihak sekolah.

Karena lahan sekolah islam berasrama ini luas dan antar fungsi bangunan saling berjarak, sehingga menciptakan ruang luar di antaranya. Ruang tersebut didesain sebagai taman komunal dan berbagai lapangan olahraga yang dapat difungsikan sebagai sarana interaksi antar siswa.

Kemudian di sekitarnya terdapat gazebo sebagai tempat beristirahat sementara dan belajar bersama diwaktu yang lain.

6.2 Rancangan Bangunan

6.2.1 Bentuk bangunan

Bentuk massa bangunan sekolah islam berasrama ini terbilang cukup sederhana, karena hanya berbentuk persegi panjang. Dikarenakan lahan sekolah ini berada di jalan raya maka yang ingin ditonjolkan pada berbagai bangunan yang ada di sekolah ini yaitu unsur lokal dengan sentuhan arsitektur modern agar mengikuti perkembangan zaman.

6.2.2 Tata letak dan bentuk ruang

Pada bangunan sekolah, toilet pria dan wanita dipisah secara menyilang dengan mempertimbangkan efisiensi bagi pengguna bangunan. Selain itu, antar toilet pria dan wanita diletakkan cukup berjarak sebagai antisipasi terhapat berbagai perbuatan asusila.

(3)

56

Gambar 6.1. 2 Denah Sekolah Lantai 1

6.2.3 Rancangan fasad dan atap

Fasad pada bangunan sekolah mengambil unsur dari rumah gadang yaitu berupa kolom khas rumah panggung yang kemudian dipadukan dengan arsitektur islam sehingga sekolah mudah dikenal sebagai sekolah islam. Kemudian pada bagian atapnya mengadopsi atap dari rumah gadang itu sendiri, sebagai unsur simbolis yang ada di Kota Padang. Selanjutnya bangunan masjid mengadaptasi dari bagian khas dari rumah gadang yaitu atap lengkung. Lalu untuk bangunan administrasi diadaptasi dari bagian bawah rumah gadang, yang kemudian dijadikan lebih sederhana dan dipadukan dengan dinding kaca sehingga tampak modern.

Bangunan Sekolah

Gambar 6.1. 3 Tampak Depan Gedung Sekolah

(4)

57

Gambar 6.1. 4 Tampak Samping Gedung Sekolah

Bangunan Administrasi

Gambar 6.1. 5 Tampak Depan Bangunan Administrasi

Gambar 6.1. 6 Tampak Samping Gedung Administrasi

(5)

58 Bangunan Masjid

Gambar 6.1. 7 Tampak Belakang Bangunan Masjid

Gambar 6.1. 8 Tampak Samping Bangunan Masjid

Bangunan Asrama

Gambar 6.1. 9 Tampak Depan Bangunan Asrama

(6)

59

Gambar 6.1. 10 Tampak Samping Bangunan Asrama

6.2.4 Sistem struktur dan konstruksi

Struktur atap pada bangunan sekolah, administrasi dan kantin berupa baja ringan yang ditutupi atap bitumen, dengan mempertimbangkan usia yang cenderung lebih tahan lama dibandingkan struktur kayu. Kemudian atap bangunan masjid yang berbentuk parametric menggunakan sistem struktur space frame dengan penutup atap bitumen.

6.2.4 Sistem Utilitas

Sistem utilitas yang mempengaruhi bentuk pada rancangan proyek sekolah islam berasrama ini terdapat pada penggunaan AC, yang mana condenser terletak pada dinding bangunan bagian luar, sehingga cenderung menurunkan nilai estetika pada fasad bangunan apabila tidak tertata. Namun, untuk bangunan seperti asrama dan gedung sekolah pada proyek ini tidak terlalu berdampak banyak, karena kedua bangunan tersebut memiliki fasad berupa partisi kayu yang menutupi condenser.

Selain itu, terdapat sistem kebakaran pasif berupa hydrant di sekitar lahan yang akan digunakan oleh pemadam kebakaran sebagai alat bantu apabila terjadinya kebakaran atau suatu bencana. Sistem tersebut tidak menurunkan nilai estetika pada kawasan proyek, karena warna merah yang terdapat pada hydrant menjadikan kawasan lahan menjadi lebih berwarna dan tidak monoton.

6.3 Rekapitulasi data hasil rancangan

• Luas bangunan total:

(7)

60 1. Bangunan asrma : 2 x 1.087m²

2. Bangunan masjid : 899m² 3. Bangunan kantin : 64m² 4. Bangunan Sekolah : 2 x 996m² 5. Bangunan administrasi : 879m²

Total : 6.011m²

Jumlah lantai keseluruhan yaitu 17 lantai

• RTH : 50,989m²

• Jumlah Parkir:

1. Mobil : 62 unit 2. Motor : 100 unit 3. Loading dock : 8 unit 4. Bus : 6 unit

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil simulasi total deformation yang terjadi pada material steel 4130 dan pada material fiber carbon – epoxy. Hal ini

Selain itu, adanya komitmen bersama yang sudah dideklarasikan oleh para pihak, diharapkan dapat ditindaklanjuti bersama, meliputi: (i) upaya nyata dalam

Pernyataan di atas beririsan dengan hal berikut: (1) beras menjadi bahan pokok utama lebih dari 95% penduduk Indonesia (Sudaryanto 2013); (2) tingkat konsumsi per kapita per

Berdasarkan hasil analisis yang telah dirinci pada bagian terdahulu diperoleh hasil bahwa secara statistik, Kesadaran Merek (Brand Awareness) berpengaruh signifikan

Selain itu, dana masjid yang terkumpul dari masyarakat dapat digunakan untuk mengadakan beberapa kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang positif bagi masyarakat,

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal: (1) wujud kesantunan pada iklan radio berbahasa Jawa berupa, pemenuhan maksim

Pemimpin kelompok membuka kegiatan bimbingan kelompok dengan mengucapkan salam dan terimakasih kepada seluruh siswa atas waktu dan kesediaannya berkumpul

sinyal yang diterima oleh handphone saat pengguna melakukan hubungan komunikasi jarak jauh dengan kondisi dalam melakukan pergerakan atau perjalanan dari suatu tempat