Sistem Pengelolaan Mangrove Information Center (MIC) Di Desa Wonorejo Surabaya, Jawa Timur
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
pemantauan flora di kawasan lindung, yaitu dihitung : kerapatan, kerapatan relatif jenis (%), frekuensi, frekuensi relatif jenis (%), dominasi, dominasi relatif (%), nilai
Hasil analisa tentang kerapatan relative jenis (RDi), frekuensi relative jenis (RFi) dan penutupan relative jenis (RCi) diperoleh nilai penting suatu jenis mangrove yang terdapat
Berdasarkan hasil penelitian Karakteristik Jenis Vegetasi Hutan Mangrove dari nilai, Kerapatan Relatif, Frekuensi Relatif, Dominasi Relatif dan Indek Nilai Penting beberapa jenis
Perhitungan analisis kerapatan absolut, kerapatan relatif, frekuensi absolut, frekuensi relatif, indeks keanekaragaman, indeks nilai penting, dan indeks kesamaan tumbuhan
Seluruh data variabel yang diperoleh terkait vegetasi mangrove dihitung secara kuantitatif untuk mendapatkan nilai dari kerapatan relatif, penutupan relatif, frekuensi
Data yang dianalisis mencakup: Komposisi jenis lamun, kerapatan mutlak, kerapatan relatif, frekuensi mutlak, frekuensi relatif, penutupan mutlak, penutupan relatif,
Hasil analisis menunjukan struktur komunitas hutan mangrove di Desa Tewe berdasarkan indeks ekologi nilai kerapatan, frekuensi jenis, tutupan dan nilai penting baik, sedangkan
Keterangan: BA = Basal Area DBH = Diameter pohon mangrove setinggi dada π = 3,1416 Indeks Nilai Penting INP adalah jumlah nilai Kerapatan Relatif jenis KR, Frekuensi Relatif jenis