• Tidak ada hasil yang ditemukan

PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PANDUAN PELAKSANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN PELAKSANAAN

KURIKULUM PENDIDIKAN KHUSUS

Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional Paket Keterampilan : Seni dan Kerajinan

Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA TUNA GRAHITA

( SMALB-C)

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH LUAR BIASA 2006

(2)

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

Satuan Pendidikan : SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA (C) Mata Pelajaran : Keterampilan Vokasional

Paket Keterampilan : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan akan menciptakan sikap serta nilai-nilai baru bagi pesertanya. Di samping itu juga akan menumbuhkan ketrampilan yang berkait erat dengan kemampuan sesorang.

Pendidikan kriya kayu di SMP LB C dimaksudkan untuk memberikan bekal kemampuan mandiri bagi penyandang tuna grahita dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan atau potensi diri. Untuk mencapai hasil yang diinginkan maka pendidikan ketrampilan ini perlu diberikan secara terencana bertahap dan berkesinambungan. Dengan demikian diharapkan proses pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien

B. TUJUAN

Mata pelajaran ketrampilan Seni dan Kerajinan Kriya Kayu bertujuan untuk:

1. Menumbuhkembangkan daya apresiasi dan etos kerja dalam bidang seni dan kerajinan sesuai dengan kemampuan peserta didik.

2. Mengembangkan kemampuan imajinatif, intelektual, kreatifitas, pengetahuan, keterampilan dan sikap sebagai bekal bagi peserta didik di dalam memasuki kehidupan ditengah – tengah masyarakat.

3. Menumbuhkembangkan kepercayaan diri bagi peserta didik agar mampu memecahkan problema hidup dan kehidupan di masyarakat.

C. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup materi Mata Pelajaran Seni dan Kerajinan paket ketrampilan kayu adalah:

1. Pengenalan alat dan bahan 2. Mengukur dan menandai 3. Memotong dan membelah

(3)

4. Mengetam

5. Menyambung dan merakit 6. Kerja mesin

7. Finishing

Materi/ruang lingkup ketrampilan kerja kayu disusun berdasarkan pada prinsip dari hal yang kongkrit ke hal abstrak, dari sederhana ke yang komplek, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik.

(4)

D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kelas X Semester 1

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Pengetahuan alat

1. Menggunakan perkakas bantu kerja kayu

2. Mengenal kayu olahan

. Memotong dan membelah 3. Membelah kayu

4. Terampil memotong kayu

1.1. Menggunakan bor listrik 1.2. Menggunakan Clam 1.3. Menggunakan kikir

2.1. Multiplek 2.2.MDF

3.1. Membelah kayu dengan tebal maksimal 5 cm

4.1. Memotong kayu dengan tebal maksimal 8 cm

Kelas X Semester 2

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Memotong dan membelah 1. Terampil memotong kayu

2. Membelah kayu

Mengetam

3. Mengetam kayu

1.1 Memotong kayu dengan tebal maksimal 12 cm (usuk)

2.1.Membelah kayu dengan tebal maksimal 5 cm

3.1 Mengetam searah serat dengan lebar 3.2. Mengetam kayu memotong serat

(5)

Kelas XI semester 1

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

.

Kerja Scrool

1. Mengoperasikan mesin scrool

Memotong dan membelah 2. Terampil membelah kayu

1.1. Memakai alat keselamatan kerja mesin scrool

1.2. Mengkondisikan mesin scrool

1.3. Membuat bentuk geometris dan organis

1.4. Membuat karya kriya kayu sederhana

2.1. Membelah kayu tebal masimal 5 cm

Kelas XI Semester 2

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

Mengetam

1. Mengoperasikan ketam mesin

2. Merakit komponen kerja kayu dengan sambungan sudut

1.1 Dapat mengkondisikan alat

1.2 Mengetam kayu dengan lebar maksimal 10 cm

2.1.Mengabungkan komponen-komponen kerja kayu sesuai prosedur

2.2.Menyatukan komponen menjadi karya kriya kayu

(6)

Kelas XII, semester 1

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

1. Melakukan finishing politur 1.1. Melakukan persiapan kerja politur 1.2. Mempolitur karya kriya seni

Kelas XII semester 2

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

1 Membuat karya kriya kayu dengan bimbingan

1.1. Melakukan persiapan kerja 1.2. Membuat karya

1.3. Melakukan finishing

E. ARAH DAN PENGEMBANGAN

Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi unit penilaian dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan standar proses dan standar penilaian.

(7)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : X/ 1

Standar Kompetensi : Menggunakan perkakas bantu kerja kayu

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 1.Menggunakan bor

listrik

1.1.Petunjuk

penggunaan bor listrik

1.1.Mengkondisikan peralatan 1.2. Melubangi kayu

1.1.Meyiapkan bor mesin tangan sesuai prosedur 1.2. Memposisikan alat dan benda kerja sesuai kebutuhan 1.3.Membuat

lubang dengan mata bor sesuai kebutuhan

Tes Lisan Tes perbuatan hasil kerja dan proses kerja sesuai

prosedur

40 jam Bor listrik, mata bor berbagai ukuran, kayu Petunjuk (manual) penggunaan bor mesin

(8)

2.Menggunakan Clam

1.1 Pemilih ukuran clam sesuai kebutuhan 1.2 Penjepit

/Pengepresan benda kerja

1.1.Mengenalkan macam dan fungsi clamp

1.2.Cara penggunaan aneka clamp 1.3.Menggunakan

Clamp pada benda kerja

1.1.Menyebutkan fungsi beberapa clamp yang umum dipakai 1.2. Menggunakan

clamp sesua fungsi masing masing

Test Tertulis Tes perbuatan

20 jam C calamp, tanggem, L clamp, benda kerja

3.Menggunakan kikir

1.1.Macam-macam ukuran kikir dan fungsingya

1.2.Penggunaan kikir sesuai

fungsinnya

1.1.Mengenalkan macam-macam kikir dan fungsinya 1.2. Menggunakan

kikir

1.1.Memilih kikir sesuai

fungsinya 1.2.Mengikir

benda-benda kerja

1.3.Mengikir perkakas kerja

Test Tertulis Tes perbuatan

20 jam

(9)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : X/ 1

Standar Kompetensi : Mengenal kayu olahan

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 1. Kayu Lapis 1. Ciri Kayu lapis

2. Macam kayu lapis

1.1. Menunjukan macam kayu lapis 1.2. Menunjukan

berbagai karya dari kayu lapis

1.1. Membeda kayu lapis dengan kayu olahan yang lain 1.3. Menunjukan

berbagai macam kayu lapis 1.4. Menyebutkan

fungsi kayu lapis sesuai jenisnya

Test perbuatan 7 jam Bergbagai potonganr kayu lapis.

Chart

(10)

2. MDF 1.1. Ciri MDF

1.2. Macam-macam MDF

1.1. Menunjukan ciri- ciri MDF

1.2. Menunjukan berbagai macam MDF

1. Membedakan MDF dengan kayu olahan yang lain 2. Menunjukkan

macam-macam MDF

Test perbuatan 7 jm Berbagai macam mdf, karya kriya mdf, chart

(11)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : X/ 1

Standar Kompetensi : Membelah kayu

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 1.Membelah kayu

dengan tebal maksimal 5 cm

1.1 Penggunakan gergaji belah

1.1 Menggunakan gergaji belah

1.1 Menyiapkan benda kerja siap dipotong

1.2.Membelah kayu sesuai prosedur

Tes perbuatan dengan

melihat hasil kerja dan prosedur kerja

100 jam Kayu, gergaji potong,

perangkat bantu.

(12)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : X/ 1

Standar Kompetensi : Terampil memotong kayu

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 1. Memotong kayu

dengan tebal maksimal 8 cm

1.1. Posisi benda kerja

1.2. Memotong kayu sesuai prosedur

1.1 Memotong kayu sesuai prosedur

1.1.Meletakan benda kerja sesuai dengan kebutuhan 1.2.Memotong kayu

sesuai dengan prosedur

Tes perbuatan dengan

melihat hasil kerja dan prosedur kerja anak

100 jam Gergaji

potong, kayu sesuai ukuran Peralalatan bantu kerja.

(13)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : XI/ 1

Standar Kompetensi : Mengoperasikan mesin scrool

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 1. Memakai alat

keselamatan kerja mesin scrool

1.1. Penggunaan peralatan keselamatan kerja

1.1. Menggunnakan perlengkapan keselamatan kerja

1.1 Menunjukkan alat-alat keselamatan kerja sesuai prosedur 1.2. Menggunakan

perlengkapan perlengkapan kerja

Test perbuatan 180 jam Scrool mesin, mata gergaji scrool, papan tebal 8 mm Petunjuk (manual ) mesin scrool sesuai

jenisnya 2. Mengkondisikan

mesin scrool

2.1 Persiapan kerja mesin scrool

2.1. Menyiapkan mesin kerja scrool

2.1.Mengontrol kesiapan mesin scrool

(14)

2.1. Menyiapkan mesin scrool 3.Membuat bentuk

geometris dan organis

3.1. Penggunakan mesin scrool

3.1 Menggunakan scrool mesin

3.1 Memotong garis lurus dengan scrool mesin 3.2 Memotong garis

lengkung dengan scrool mesin 3.3 Momotong garis

menyudut dengan scrool mesin

4. Membuat karya kriya kayu sederhana

4.1 Pem buatan karya kriya kayu

4.1 Membuat karya scrool dengan bimbingan

4.1 Menyiapkan komponen- komponen karya scrool

4.2 Merakit komponen- komponen karya scrool

(15)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : XI/1

Standar Kompetensi : Terampil membelah kayu

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 5. Membelah kayu

tebal maksimal 5 cm

5.1 Penggunaan gergaji belah

5.1 Membelah kayu 5.1. Meletakan benda kerja sesuai dengan kebutuhan 5.2. Membelah

kayu sesuai prosedur

Test perbuatan dengan

melihat hasil kerja dan prosedur kerja

110 jam Gergaji belah, Kayu sesuai kebutuhan

(16)

MODEL SILABUS

Nama Sekolah : SMALB – C

Mata Pelajaran : Seni dan Kerajinan Jenis Ketrampilan : Kriya Kayu

Kelas / Semester : XII/2

Standar Kompetensi : Membuat karya kriya kayu dengan bimbingan

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Jenis Penilaian Alokasi Waktu

Sumber/

bahan/ Alat 1.Melakukan

persiapan kerja

1.1.Persiapan peralatan kerja 1.2.Persiapan bahan

1.1.Menentukan peralatan kerja yang akan digunakan

1.2.Menyiapkan bahan- bahan yang

diperlukan

1.1.Memilih perlengkapan kerja yang akan digunakan 1.2.Menyiapkan

bahan utama pekerjaan 1.3.Memilih

asesoris

Tes perbuatan dengan

melihat hasil karya tiap tahap, dan proses kerja

240 jam Petunjuk kerja

2. Membuat karya dengan

2.1 Pembuatan komponen

2.1. Menyiapkan komponen-

2.1. Menyiapkan keping-keping

(17)

bimbingan produksi 2.2. Perangkaian

karya

komponen produksi

2.2 Merangkai karya

kompnen 2.2 Mengerjakan

tiap keping komponen 2.3 Melakukan perakitan komponen- komponen menjadi karya 3. Melakukan

finishing

3.1. Persiapan finishing 3.2. Proses finishing

3.1. Menyiapkan alat dan bahan finishing 3.2. Melakukan

finishing

3.1. Menentukan jenis finishing sesuai tugas 3.2.Menyiapkan

alat dan bahan finishing sesuai tugas

3.2. Melakukan finishing sesuai petunjuk

Referensi

Dokumen terkait

Nilai Pendidikan Karakter Pada Buku Teks Indonesia kelas IV SD adalah hasil katrya saya dan dalam naskah tugas akhir ini tidak terdapat karya ilmiyah yang pernah diajukan

pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang sertifikasi wakaf sangat tergantung kepada informasi yang mereka terima. Semakin banyak dan

 PC hanya untuk user interface dan proses aplikasi minim, dengan kapasitas penyimpanan data terbatas atau tidak ada samasekali (misal, tanpa hard drive ).

The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or

merasa puas apabila pasien diterima dengan baik oleh perawat di rumah sakit, keadaaan pasien yang semakin membaik dan tenaga medis yang selalu ada buat

Pada simulasi pendeteksian gross error ini, akan diberikan bias pada kedua pengukuran dengan besar 20% dari nilai maksimum ketinggian masing-masing tangki selama

Dalam pembuatannya kain tenun jumputan banyak pengerajin yang menggunakan zat wama kimia (zat wama sintetis) dengan intensitas yang tinggi pada proses pewamaan kain tenun

Pada faktor pengolahan tanah sebagai faktor tunggal dapat dilihat bahwa sistem pengolahan tanah tidak memberikan pengaruh terhadap jumlah baris per tongkol karena