• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBEDAAN ANGKA KEJADIAN TENSION-TYPE HEADACHE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERBEDAAN ANGKA KEJADIAN TENSION-TYPE HEADACHE"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN ANGKA KEJADIAN TENSION-TYPE HEADACHE PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN ORANG YANG SEHAT (NORMAL) DI RSUP. H.

ADAM MALIK MEDAN

Oleh:

ISMAYANI LUBIS 080100006

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2011

(2)

PERBEDAAN ANGKA KEJADIAN TENSION-TYPE HEADACHE PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN ORANG YANG SEHAT (NORMAL) DI RSUP. H.

ADAM MALIK MEDAN

Karya Tulis Ilmiah Ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Kelulusan Sarjana Kedokteran

Oleh:

ISMAYANI LUBIS 080100006

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2011

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Perbedaan Angka Kejadian Tension-Type Headache Pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis dengan Orang Yang Sehat (Normal) di RSUP. H. Adam Malik Medan

Nama : Ismayani Lubis NIM : 080100006

Pembimbing Penguji I

(dr. Syafrizal Nst, Sp. PD. ) (dr. Lita Feriyawati, M.Kes.) NIP. 196805252000031001 NIP. 197002082001122001

Penguji II

(dr. Evo Elidar Hrp, Sp. Rad.) NIP. 196309271990102002

Medan, 22 Desember 2011 Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Prof. dr. Gontar A. Siregar, Sp.PD-KGEH NIP.19540220-198011-1-001

(4)

ABSTRAK

Latar Belakang----Tension-type headache adalah jenis nyeri kepala yang paling sering ditemui. Tension-type headache dapat terjadi pada semua orang yang sehat (normal) dan orang yang sakit termasuk juga penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Tension-type headache dapat terjadi pada penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, dikarenakan sering merasa stres.

Tujuan----Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan angka kejadian tension-type headache pada penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dengan orang yang sehat (normal).

Metode----Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian potong lintang. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 35 orang penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan dan 35 orang yang sehat (normal) di Kelurahan Pahlawan Binjai Utara. Jadi, jumlah sampel minimal penelitian yang harus dicapai adalah sebanyak 70 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling, yaitu simple random sampling. Penelitian ini diukur melalui wawancara terpimpin dengan menggunakan kuesioner. Selanjutnya, penelitian ini di analisis menggunakan uji statistik T independent dengan bantuan SPSS.

Hasil----Dari 70 orang responden penelitian, 27 orang yang menderita tension-type headache dan 43 orang yang tidak menderita tension-type headache. Hal ini menunjukkan lebih banyaknya yang tidak menderita tension-type headache. Analisa data menggunakan uji T independent menunjukkan p value pada penelitian ini adalah 0,001 (dengan α = 0,05). Nilai p value kurang dari nilai α, maka keputusan adalah Ho ditolak.

Kesimpulan----Ada perbedaan angka kejadian tension-type headache pada penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis dengan orang yang sehat (normal).

Kata kunci: tension-type headache, hemodialisis.

(5)

ABSTRACT

Background----Tension-type headache is the type of headache that most frequently found. Tension-type headache can occur in all healthy peoples and also sick peoples as well as patients with chronic kidney disease who undergo hemodialysis. Tension- type headache may occur in chronic kidney disease who undergo hemodialysis because they often feel stressed.

Objective----The research is purpose to get the number of specific differences tension-type headache for chronic kidney disease who undergo hemodilysis with healthy peoples (normal).

Method---- The research is a descriptive analytic research with a cross sectional research design. Population and sample of this research is 35 chronic kidney disease patient who undergo hemodialysis at Adam Malik Medan Hospital and 35 healthy peoples (normal) respondent from Kelurahan Pahlawan Binjai. Which means a total of 70 respondents must be achieved in this research. The sample is drawn using simple random sampling. This research is done with interview and questionaire and concluded with T independent test using SPSS.

Results----The research of 70 respondent, 27 peoples who suffer tension-type headache and 43 peoples aren’t suffer tension-type headache. It shows that many who isn’t suffer tension-type headache. The data analysis using Independent T test showed p value in this research is 0,001 (α = 0,05). The p value less α, so the decision is resect H0.

Conclusion----There are difference in the number prevalence of tension-type headache for chronic kidney disease who undergo hemodialysis with healthy peoples (normal).

Keywords: tension-type headache, Hemodialysis.

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang atas segala rahmat dan karuniaNya atas selesainya Penelitian Karya Tulis Ilmiah ini.

Penelitian yang berjudul “Perbedaan Angka Kejadian Tension-Type Headache (TTH) pada penderita Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani Hemodialisis dengan orang yang Sehat (Normal)” ini dibuat dalam rangka tugas akhir mata kuliah Community Research Program (CRP) yang merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa semester VII (Tujuh) di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU). Dalam pelaksanaan penelitian ini, penulis mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada:

1. Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp. PD-KGEH, selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

2. dr. Syafrizal Nasution, Sp. PD, selaku dosen pembimbing penulis. Terima kasih atas segala bimbingan, ilmu, dan waktu yang diluangkan untuk membimbing penulis.

3. Seluruh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), teristimewa kepada dosen dan staf departemen IKK serta staf Medical Education Unit (MEU).

4. Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemerintahan Kota medan dan Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, yang mempermudah penulis dalam pengambilan data penelitian.

5. Penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, dan masyarakat umum dikelurahan Pahlawan Binjai, yang telah membantu penulis dalam melaksanakan penelitian ini.

(7)

6. Kedua orang tua penulis, Hamdan Lubis dan Halimah Pulungan. Terima kasih tiada tara penulis persembahkan untuk kasih sayang, dukungan, dan doa yang tiada hentinya.

7. Kakak- kakak dan adik penulis, Selly Septiawan Lubis, Triska Novita Lubis dan Khairunnisa Pebri Lubis. Terima kasih untuk dukungan serta doa yang diberikan.

8. Kakak- kakak senior FK USU, Nina, Santi. Terima kasih atas bantuan dalam menyelesaikan penelitian ini.

9. Teman- teman yang telah mendukung dan membantu penulis, Fadhilah Nisa T, Puteri Wulandari, Mutiara Aini, Cempaka Dewi, Sri Ramadhani, Wira Arsa, Rahma Sari, Putri Andhini, Gayatri, Suhashini, Ratih Dewanti, Nana, dan teman- teman stambuk 2008 FK USU, yang tak dapat kulupakan.

10. Pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan kalian.

Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran agar penulis dapat lebih baik dalam bidang penelitian ke depannya kelak. Semoga ini bermanfaat bagi kita semua.

Medan, 12 Desember 2011

ISMAYANI LUBIS

(8)

DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Persetujuan... i

Abstrak ... ii

Abstract ... iii

Kata Pengantar ... iv

Daftar isi ... vi

Daftar Gambar/ Skema ... x

Daftar Tabel ... xi

Daftar Singkatan ... xii

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 2

1.3. Tujuan Penelitian ... 2

1.4. Manfaat Penelitian ... 2

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 3

2.1. Tension-Type Headache ... 3

2.1.1. Definisi ... 3

2.1.2. Klasifikasi ... 3

2.1.3. Penyebab ... 4

2.1.4. Pathogenesis ... 4

2.1.5. Diagnosis ... 5

(9)

2.2. Karakteristik Stres ... 6

2.2.1. Hubungan PGK dengan TTH ... 6

2.3. Penyakit Ginjal Kronik (PGK) ... 7

2.3.1. Definisi ... 7

2.3.2. Pathogenesis ... 8

2.3.3. Diagnosis ... 9

2.3.4. Hemodialisis ... 9

2.4. Definisi Orang Sehat (Normal) ... 10

BAB 3 KERANGKA KONSEP, HIPOTESIS, DAN DEFINISI OPERASIONAL 11 3.1. Kerangka Konsep Penelitian ... 11

3.2. Hipotesis ... 11

3.3. Definisi Operasional ... 12

BAB 4 METODE PENELITIAN ... 13

4.1. Jenis Penelitian ... 13

4.2. Waktu Penelitian ... 13

4.3. Populasi dan Sampel ... 13

4.3.1. Populasi ... 13

4.3.2. Teknik Pengambilan Sampel ... 14

4.4. Teknik Pengumpulan Data ... 16

4.4.1. Data Primer ... 16

4.4.2. Data Sekunder ... . 17

(10)

4.5. Pengelolaan dan Analisis Data ... 17

4.5.1. Pengelolaan Data ... 17

4.5.2. Analisis Data ... 17

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 18

5.1. Hasil Penelitian ... 18

5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 18

5.1.2. Deskripsi Karakteristik Responden ... 18

5.2. Hasil Pembahasan ... 20

5.2.1. Distribusi Nyeri Kepala Responden ... 20

5.2.2. Distribusi Karakteristik berdasarkan Jenis Kelamin .. . 21

5.2.3. Distribusi Karakteristik berdasarkan Umur ... 21

5.2.4. Hasil Analisis ... 21

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ... 23

6.1. Kesimpulan ... 23

6.2. Saran ... 24

DAFTAR PUSTAKA ... 25 LAMPIRAN

(11)

DAFTAR GAMBAR/ SKEMA

Nomor Judul Halaman

Gambar 3.1. Kerangka Konsep Penelitian 11

(12)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

Tabel 2.1. Life Event Scale 6

Tabel 2.2. Kriteria Penyakit Ginjal Kronik 7

Tabel 2.3. Klasifikasi Penyakit Ginjal Kronik 8

Tabel 3.1. Definisi Operasional 12

Tabel 4.1. Kriteria Inklusi dan Eksklusi 14

Tabel 4.2. Uji Validitas dan Reliabilitas 16

Tabel 5.1. Distribusi Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin 18 Tabel 5.2. Distribusi Karakteristik Responden berdasarkan Umur 18

Tabel 5.3. Distribusi Nyeri Kepala Responden 19

Tabel 5.5. Hasil Analisis Uji T Independent 19

(13)

DAFTAR SINGKATAN

TTH = Tension-Type Headache PGK= Penyakit Ginjal Kronik WHO= Worid Health Organization N-TTH= Non Tension-Type Headache LFG= Laju Filtrasi Glomerulus

NKF(KDOQI)= National Kidney Foundation (Kidney Dialysis Outcomes Quality Initiative)

GFR= Glomerular Filtration Rate ESRD= End Stage Renal Disease

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi yang peneliti buat dengan judul Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Negeri

Kinerja perkerasan asbuton campuran panas secara fungsional baik, hal ini dapat dilihat dari kinerja perkerasan pada umur 1 tahun yang belum mengindikasikan terjadinya retak

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui aktivitas guru dengan menggunakan Media Visual, (2) Untuk mengetahui aktivitas siswa dengan menggunakan Media

Pengujian buck converter dilakukan dengan memberi tegangan masukan dari 20 Volt kemudian diturunkan secara perlahan hingga 0 Volt, sedangkan untuk boost converter

Pada dasarnya proses penyulingan minyak cengkeh yang bahan bakunya berasal dari bunga maupun gagang bunga dan daun cengkeh adalah sama.. Namun, karena yang dianggap lebih

Religiusitas sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri di sekolah memiliki peran penting dalam penyesuaian diri remaja sebagai siswa dalam

Sementara untuk kapang vs bahan pengawet, Pada uji bahan pengawet (asam asetat, asam benzoat dan formalin) tidak terlihat adanya zona bening, artinya

Kontrak Nomor : 872/J41/KIJ/I)II'A/2005 'I'anggal 02 Mai 2005. Ka~ni menyambut gcmbira usaha yang dilakukan pcncliti untuk mcn-jawab bcrbagai pcrmasalahan pcmbangunan,