PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TUKANG GIGI DALAM MALPRAKTEK YANG MERUGIKAN KESEHATAN PASIEN DI KOTA DENPASAR.

12 

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TUKANG GIGI

DALAM MALPRAKTEK YANG MERUGIKAN

KESEHATAN PASIEN DI KOTA DENPASAR

I WAYAN SUKA WIRYA NIM. 1003005237

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS UDAYANA

(2)

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING

SKRIPSI INI TELAH DISETUJUI

PADA TANGGAL : 28APRIL 2016

Pembimbing I

AA. Ngurah Wirasila, SH., MH NIP: 19580514 198702 1 001

Pembimbing II

I Made Walesa Putra, SH.,M.Kn NIP : 19820222 200912 1 003

SKRIPSI INI TELAH DISETUJUI

(3)

Panitia Penguji Skripsi

Berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana

Nomor : 566/UN14.1.11.1/PP.05.02/2016

Ketua :AA. Ngurah Wirasila, SH., MH (……….….)

NIP. 19580514 198702 1 001

Sekretaris :I Made Walesa Putra, SH.,M.Kn (……..……)

NIP. 19820222 200912 1 003

Anggota :Dr. Ida Bagus Surya Dharma Jaya, SH., MH (………...)

NIP. 19620605 198803 1 020

I Gusti Ngurah Parwata, SH., MH (…………..)

NIP. 19561224 198603 1 005

I Gusti Agung Ayu Dike Widhiyaastuti, SH., MH (…………..)

(4)

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini penulisan menyatakan bahwa Karya Ilmiah/Penulisan

Hukum/Skripsi ini merupakan hasil karya asli penulis, tidak terdapat karya yang

pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi

manapun, dan sepanjang pengetahuan penulis juga tidak terdapat karya atau

pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh penulis lain, kecuali yang

secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Apabila Karya Ilmiah/Penulisan Hukum/Skripsi ini terbukti merupakan

duplikasi ataupun plagiasi dari hasil karya penulis lain dan/atau dengan sengaja

mengajukan karya atau pendapat yang merupakan hasil karya penulis lain, maka

penulis bersedia menerima sanksi akademik dan/ atau sanksi hukum yang berlaku.

Demikian Surat Pernyataan ini saya buat sebagai pertanggungjawaban

ilmiah tanpa ada paksaan maupun tekanan dari banyak pihak manapun juga.

Denpasar, April 2016

Yang menyatakan,

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyanng Widhi

Wasa/Tuhan Yang Maha Esa atas Asung Kerta Nugraha-Nyalah penulis dapat

menyelesaikan skripsi yang berjudul “PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA

TUKANG GIGI DALAM MALPRAKTEK YANG MERUGIKAN

KESEHATAN PASIEN”

Penulis menyadari bahwa materi yang penulis sajikan dalam skripsi ini

adalah jauh dari kata sempurna. Hal ini disebabkan karena keterbatasan

kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang penulis miliki. Maka dari itu

kritik, saran dan bimbingan serta petunjuk-petunjuk dari semua pihak sangat

penulis harapkan guna kelengkapan dan penyempurnaan skripsi ini.

Penulisan skripsi ini tidak akan berhasil dengan baik tanpa adanya bantuan

dan dukungan moral dari berbagai pihak secara langsung maupun tidak langsung.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang sangat berbahagia ini penulis ingin

mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1. Bapak Prof. Dr. I Made Arya Utama, SH.,M.Hum., Dekan Fakultas Hukum

Universitas Udayana.

2. Bapak Dr. Gede Swardhana, SH.,M.H., Pembantu Dekan I FakultasHukum

Universitas Udayana.

3. Ibu Dr. Ketut Sri Utami, SH.,M.H., Pembantu Dekan II Fakultas Hukum

(6)

4. Bapak Dr. I Gede Yusa, SH.,M.H., Pembantu Dekan III Fakultas Hukum

Universitas Udayana.

5. BapakDr. Ida Bagus Surya Dharma Jaya, SH.,MH sebagai Ketua Bagian

Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Udayana.

6. Bapak AA. Ngurah Wirasila, SH.,MS, sebagai Dosen Pembimbing I yang

telah memberikan bimbingan sehingga terselesaikannya penulisan skripsi

ini.

7. Bapak I Made Walesa Putra, SH.,M.Kn, sebagai Dosen Pembimbing II yang

telah memberikan bimbingan sehingga terselesaikannya penulisan skripsi

ini.

8. Ibu Ida Ayu Sukihana, SH.,MH, dosen pembimbing akademik yang telah

banyak memberikan dorongan dan arahan selama penulis mengikuti

perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Udayana.

9. Seluruh Bapak dan Ibu dosen serta pegawai administrasi Fakultas Hukum

Universitas Udayana yang telah tulus memberikan bantuan serta

petunjuk selama penulis mengikuti perkuliahan maupun penyusunan

skripsi ini.

10. Ibu dr. Gusti Ayu Sri Yuniari, selaku Kepala Bidang Bina Pelayanan

Kesehat, beserta seluruh staf Dinas Kesehatan Kota Denpasar yang telah

banyak membantu dan memberikan informasi sehingga terselesaikannya

(7)

11. Kedua orang tua penulis, I Nyoman Gunar Jaaya dan Ni Made Sri Nadi

yang tercinta. Terima kasih atas segenap doa, dorongan dan dukungan

semangat yang luar biasa kepada penulis, serta adik tercinta, Ni Made

Sandi Ardika yang terus memberi semangat.

12. Seluruh keluarga besar dan saudara-saudara penulis yang tidak dapat

disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungan, dorongan dan

kerjasamanya selama perkuliahan sampai selesainya skripsi ini.

13. Sahabat-sahabat penulis Yudha Cahyasena, Dek Eman, Cok Riza, Dek

Beruang, Sam, Candra, Tut Surya, Gung Hendra, Yudistira, Dode, Tommy

Arizona, Oka Celeng, Niko Suardi, dan seluruh teman-teman angkatan

2010 yang tidak bisa disebutkan satu persatu, terima kasih atas doa,

dorongan, dan air perdamaiannya selama ini.

14. Beserta segenap pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu,

terima kasih telah banyak memberikan bantuan dan dukungan untuk

menyelesaikan skripsi ini.

Akhir kata semoga skripsi ini dapat berguna dan bermanfaat bagi semua dan

tak lupa penulis meminta maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kata-kata

yang menyinggung perasaan pembaca secara sengaja maupun tidak sengaja.

Denpasar, 27 April 2016

(8)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PRASYARAT GELAR SARJANA HUKUM ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iii

HALAMAN PENETAPAN PANITIA PENGUJI SKRIPSI ... iv

HALAMAN KATA PENGANTAR ... v

HALAMAN SURAT PERNYATAAN KEASLIAN ... viii

HALAMAN DAFTAR ISI ... ix

(9)

1.6.2 Pemidanaan ... 21

1.7 Metode Penelitian ... 24

1.7.1 Jenis Penelitian ... 24

1.7.2 Sifat Penelitian ... 25

1.7.3 Sumber Data ... 25

1.7.4Teknik Pengumpulan Data ... 27

1.7.5Teknik Pengolahan dan Analisis Data ... 27

BAB II TINJAUAN UMUM MENGENAI PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA, AHLI GIGI, MALPRAKTEK YANG MERUGIKAN KESEHATAN PASIEN 2.1Tinjauan Umum Mengenai Tukang Gigi atau Ahli Gigi ... 29

2.2Tinjauan Umum Mengenai Pasien ... 30

2.3 Tinjauan Umum Mengenai Malpraktek Medik ... 31

2.3.1Pengertian Malpraktek Medik ... 31

2.3.2Jenis Malpraktek ... 34

2.3.3Kriteria dan Syarat Malpraktek Medik ... 37

2.4Tinjauan Umum Mengenai Pertanggunngjawaban Pidana ... 40

BAB III PRAKTIK TUKANG GIGI DI WILAYAH KOTA DENPASAR 3.1 Pengaturan Praktik Tukang………... 51

(10)

3.1.2Pengaturan praktik tukang gigi menurut Permenkes No.

39 Tahun 2014 tentang Pembinaan, Pengawasan dan

Perizinan, Pekerjaan Tukang Gigi………... 55

3.2 Pelaksanaan Praktik tukang gigi ………..… 59

3.3 Hambatan yang Dihadapi dalam Menertibkan Pelaksanaan

Praktik Tukang Gigi………... 62

BAB IV PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TUKANG GIGI DALAM MALPRAKTEK YANG MERUGIKAN KESEHATAN PASIEN

4.1 Penegakan Hukum Terhadap Tukang Gigi di Kota Denpasar…. .. 65

4.2 Kendala yang Dihadapi dalam Penegakan Hukum Terhadap

Malpraktek Tukang Gigi yang Merugikan Pasien……….. ... 69

4.3 Pertanggungjawaban Pidana Tukang Ggi di Kota Denpasar…... .. 71

4.3.1Pertanggungjawaban Pidana Tukang Gigi dalam KUHP. ....73

4.3.2 Pertanggungjawaban Pidana Tukang Gigi dalam

Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik

KedokteranPasca Putusan Mahkamah Konstitusi tentang

Uji Materi Undang-Undang Praktek Kedokteran dan

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan 78

BAB V PENUTUP

5.1. Kesimpulan……… . 81

5.2. Saran……….. . 82

(11)

ABSTRAK

Penelitian ini membahas pertanggungjawaban pidana tukang gigi dalam malpraktik yang merugikan kesehatan pasien. Secara teoritis malpraktek adalah tindakan atau praktik yang salah atau yang menyimpang dari ketentuan atau prosedur yang baku (benar). Malpraktek tidak hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan atau kedokteran saja, melainkan kaum profesional dalam bidang lainnya yang menjalankan prakteknya secara buruk, misalnya profesi tukang gigi. Tukang gigi adalah mereka yang melakukan pekerjaan di bidang kesehatan gigi, yang tidak memiliki bekal ilmu kedokteran gigi yang sesuai dengan kaidah medis dan keterampilan mereka didapat secara turun-temurun sehingga dimungkinkan banyak terdapat kesalahan dan kealpaan yang merugikan pasiennya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan praktik tukang gigi di wilayah Kota Denpasar dan bagaimanakah pertanggungjawaban pidana tukang gigi dalam malpraktik yang merugikan kesehatan pasien.

Dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yang beranjak dari kesenjangan-kesenjangan teori dan praktek atau kenyataan, dengan data yang diperoleh langsung dari masyarakat melalui penelitian lapangan, yang dilakukan baik melalui pengamatan atau wawancara.

Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pelaksanaan praktik tukang gigi di wilayah kota denpasar masih banyak yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku. Pemeritah sudah melakukan pembinaan dan pengawasan namun, masih banyak hambatan yang ditemui. Mengenai pertanggungjawaban pidana tukang gigi dalam malpraktek di Kota Denpasar belum ada, namun dapat dikaji dalam peraturan perundang-undangan Indonesia yang berkaitan dengan malpraktek yang dilakukan oleh tukang gigi.

(12)

ABSTRACT

This study is discusses about the criminal responsibility dental technician in malpractices detrimental to the health of patients. Theoretically malpractice is the act or practice is wrong or that deviate from the rule or standard procedures (right). Malpractice not only be done by health personnel or medicine alone, but professionals in other fields who run their practice is bad, for example, dental technician profession. Dental technician are those who do the work in the field of dental health, which do not have the provision of dental science in accordance with the rules of medical and skills they gained hereditary so it is possible there are many mistakes and omissions that harm patients. This study is intended to determine how to exercise the practice of dental technician in the city of Denpasar and how their responsibility in malpractice detrimental to the health of patients.

In this study using juridical empirical method, which moved from the gaps das solen and das sein, with data obtained directly from the community through field research, conducted either through observation or interview.

The results obtained in this study is the implementation of the practice of dental technician in the city of Denpasar is still much to deviate from the provisions in force. Gaverment own guidance and supervision however, there are still many obstacles encountered. Regarding the criminal liability in malpractice dental technician not yet in Denpasar, but can be studied in Indonesian legislation related to malpractice committed by the dental technician.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...