ASUHAN KEPERAWATAN
KLIEN DGN GLOUKOMA
OLEH :
DEFINISI
GLOUKOMA adalah
suatu penyakit dimana tekanan di dlm bola mata meningkat, shg tjd kerusakan pd saraf optikus & dpt menyebabkan penurunan
PENYEBAB
Bilik anterior & posterior mata terisi oleh cairan encer yg disebut humor aqueus
Dlm keadaan normal, cairan ini dihasilkan di dlm bilik posterior, melewati pupil masuk ke dlm bilik anterior lalu mengalir dr mata mll suatu saluran
Jk cairan ini terganggu (biasanya tjd
penyumbatan yg menghalangi keluarnya cairan dr bilik anterior), maka akan tjd
Peningkatan TIO akan mendorong
Peningkatan TIO akan mendorong
perbatasan antara saraf optikus & retina di
perbatasan antara saraf optikus & retina di
bagian belakang mata
bagian belakang mata
Akibatnya pasokan drh ke saraf optikus
Akibatnya pasokan drh ke saraf optikus
berkurang shg sel-2 sarafnya mati
berkurang shg sel-2 sarafnya mati
Krn saraf optikus mengalami kemunduran,
Krn saraf optikus mengalami kemunduran,
mk akan terbentuk bintik buta pd lapang
mk akan terbentuk bintik buta pd lapang
pandang mata. Yg pertama terkena
pandang mata. Yg pertama terkena
adalah lapang pandang tepi, lalu diikuti
adalah lapang pandang tepi, lalu diikuti
oleh lapang pandang sentral
oleh lapang pandang sentral
Jk tdk diobati bs menyebabkan kebutaan
PATOFISIOLOGI
GLOUKOMA
HAMBATAN ALIRAN AQUOS HUMOR
TIO MENINGKAT
SARAF OPTIK TERDESAK RUSAKNYA SEL JARINGAN
GGN LAPANG PANDANG NYERI
GGN PERSEPSI SENSORI
VISUAL RESIKO CEDERA
CEMAS
INTERPRESTASI SALAH
JENIS GLOUKOMA
JENIS GLOUKOMA
1. GLOUKOMA SUDUT TERBUKA
2. GLOUKOMA SUDUT TERTUTUP 3. GLOUKOMA KONGENITALIS
1.
1.
GLOUKOMA SUDUT TERBUKA
GLOUKOMA SUDUT TERBUKA
• Saluran tempat mengalirnya aquos terbuka, ttpi cairan dr bilik anterior mengalir terlalu lambat
atau humor aquos mpy pintu terbuka ke jaringan trabekular.
• Pengaliran dihambat oleh perubahan degeneratif jaringan trabekular, saluran schlem & saluran yg berdekatan
• Gloukoma sudut terbuka mrpkn sebagian bsr dr gloukoma (90 – 95 %) yg meliputi kedua mata
• Scr bertahap tekanan akan meningkat (hampir pd kedua mata) & menyebabkan kerusakan saraf
• Hilangnya fungsi penglihatan dimulai dr tepi lapang pandang & jk tdk diobati pd akhirnya akan menjalar ke seluruh bagian lapang
pandang menyebabkan kebutaan
• Sering terjadi pd stlh usia 35 th, ttp terkadang tjd pd anak-2
• Penyakit ini cenderung diturunkan & paling sering ditemukan pd px DM & miopia
• Gloukoma sudut terbuka lebih sering tjd &
Tanda & Gejala
Pd awalnya, peningkatan tekanan di dlm
mata tdk menimbulkan gejala. Tetapi lama-2 timbul gejala berupa :
- Penyempitan lapang pandang - Sakit kepala ringan
- Ggn penglihatan yg tdk jls (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu / sulit beradaptasi pd kegelapan) - Nyeri mata tumpul yg menetap
- Kegagalan menemukan perubahan wrn
PENGOBATAN
PENGOBATAN
Obat tts mata biasanya bs mengendalikan gloukoma
Obat tts mata biasanya bs mengendalikan gloukoma
sudut terbuka
sudut terbuka
Obat pertama yg diberikan adalah beta bloker (mis :
Obat pertama yg diberikan adalah beta bloker (mis :
timolol, betaxolol, metipranolol) yg dpt mengurangi
timolol, betaxolol, metipranolol) yg dpt mengurangi
pembentukan cairan di dlm mata
pembentukan cairan di dlm mata
Pilocarpin utk memperkecil pupil & meningkatkan
Pilocarpin utk memperkecil pupil & meningkatkan
pengaliran cairan dr bilik anterior
pengaliran cairan dr bilik anterior
Epinephrine, dipivephrine & carbacol utk memperbaiki
Epinephrine, dipivephrine & carbacol utk memperbaiki
pengaliran cairan / mengurangi pembentukan cairan
pengaliran cairan / mengurangi pembentukan cairan
Jk gloukoma tdk dpt dikontrol dgn obat-2an, mk
Jk gloukoma tdk dpt dikontrol dgn obat-2an, mk
dilakukan pembedahan utk meningkatkan pengaliran
dilakukan pembedahan utk meningkatkan pengaliran
cairan dr bilik anterior dsbt Iridotomi (membuat lubang di
cairan dr bilik anterior dsbt Iridotomi (membuat lubang di
dlm iris /pembedahan utk memotong sebagian iris)
2. GLOUKOMA SUDUT
TERTUTUP
Tjd jk saluran tempat mengalirnya humor
aquous terhalang oleh iris
Atau ruang anterior secara anatomis menyempit
shg iris terdorong ke dpn, menempel ke jaringan trabekuler & menghambat humor aquous mengalir ke saluran schlem
Iris bs menggeser ke dpn & scr tiba-2 menutup
• Serangan bs di picu oleh pemakaian tts mata yg melebarkan pupil / bs jg timbul tanpa adanya
pemicu
• Gloukoma akut lebih sering tjd pd mlm hari krn pupil scr alami akan melebar di bwh cahaya yg redup
• Episode akut dr gloukoma sudut tertutup menyebabkan :
- penurunan fungsi penglihatan yg ringan
- terbentuknya lingkaran berwarna di sekeliling cahaya
- nyeri pd mata & kepala
Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya
fungsi penglihatan scr mendadak & nyeri
fungsi penglihatan scr mendadak & nyeri
mata yg berdenyut
mata yg berdenyut
Px jg mengalami mual & muntahPx jg mengalami mual & muntah
Kelopak mata membengkak, mata berair, & Kelopak mata membengkak, mata berair, &
merah
merah
Pupil melebar & tdk mengecil jk diberi sinar Pupil melebar & tdk mengecil jk diberi sinar
yg terang
yg terang
Sebagian bsr gejala akan menghilang stlh Sebagian bsr gejala akan menghilang stlh
pengobatan, tetapi serangan tsb bs berulang
pengobatan, tetapi serangan tsb bs berulang
Setiap serangan susulan akan semakin Setiap serangan susulan akan semakin
mengurangi lapang pandang px
PENGOBATAN
• Minum larutan gliserin & air bs mengurangi tekanan & menghentikab serangan gloukoma
Berikan inhibitor karbonik anhidrase (mis : acetazolamide) • Tts mata pilocarpin menyebabkan pupil mengecil shg iris
tertarik & membuka saluran yg tersumbat
Utk mengontrol TIO bs diberikan tts mata beta bloker • Pd kasus yg berat, utk mengurangi tekanan biasanya
diberikan manitol iv
• Terapi laser utk membuat lubang pd iris akan membantu mencegah serangan berikutnya & sering kali bs
menyembuhkan penyakit scr permanen
• Jk tdk bs diatasi dgn laser bs dilakukan iridotomi
3. GLOUKOMA SEKUNDER
• Gloukoma sekunder tjd jika mata mengalami kerusakan akibat :
a. infeksi
b. peradangan c. tumor
d. katarak yg meluas
e. penyakit mata yg mempengaruhi pengaliran humor aqueuos dr bilik anterior
Penyebab yg paling sering ditemukan Penyebab yg paling sering ditemukan
adalah UVEITIS adalah UVEITIS
Penyebab lainnya adalah penyumbatan Penyebab lainnya adalah penyumbatan
vena oftalmikus, cedera mata, vena oftalmikus, cedera mata,
pembedahan mata, & perdarahan ke dlm pembedahan mata, & perdarahan ke dlm
mata mata
Obat kortikosteroid jg bs menyebabkan Obat kortikosteroid jg bs menyebabkan
PENGOBATAN
Pengobatan gloukoma sekunder tgt pd
penyebabnya smp menurunnya TIO
Jk penyebabnya adalah peradangan
diberikan kortikosteroid & obat utk melebarkan pupil
4. GLOUKOMA
4. GLOUKOMA
KONGENITAL
KONGENITAL
• Perkembangan yg abnormal dr sudut Perkembangan yg abnormal dr sudut fltrasi dpt tjd sekunder thd kelainan fltrasi dpt tjd sekunder thd kelainan
mata sistemik (jarang) mata sistemik (jarang)
• Gloukoma kongenital sudah ada Gloukoma kongenital sudah ada sejak lahir & tjd akibat gangguan sejak lahir & tjd akibat gangguan
perkembangan pd saluran humor perkembangan pd saluran humor
aqueus aqueus
MANIFESTASI KLINIS
MANIFESTASI KLINIS
• Pembesaran mata • Lakrimasi
• Fotofobia
DIAGNOSA
DIAGNOSA
Px-an mata yg biasa dilakukan :
Px-an mata yg biasa dilakukan :
px – an dgn oftalmoskop bs menunjukkan px – an dgn oftalmoskop bs menunjukkan
adanya perubahan pd saraf optikus akibat
adanya perubahan pd saraf optikus akibat
gloukoma
gloukoma
Pengukuran TIO dgn tonometriPengukuran TIO dgn tonometri
Tekanan di dlm bilik anterior dsbt tekanan
Tekanan di dlm bilik anterior dsbt tekanan
intraokuler & bs diukur dgn tonometri
intraokuler & bs diukur dgn tonometri
Biasanya jk tekanan intraokuler lebih dr 20 –
Biasanya jk tekanan intraokuler lebih dr 20 –
22 mmHg mk tjd peningkatan TIO
• Kadang gloukoma tjd pd tekanan yg normal:
- pengukuran lapang pandang - Ketajaman penglihatan
- tes refraksi
- respon refleks pupil - px – an slip lamp
PENGOBATAN
PENGOBATAN
PEMBEDAHANPEMBEDAHAN
- Goniotomy (insisi di dlm daerah jaringan
- Goniotomy (insisi di dlm daerah jaringan
trabekular)trabekular)
- Trabekulotomy
PENGKAJIAN
a. Aktivitas / Istirahat- perubahan aktivitas (hobby)
sehubungan dgn gangguan penglihatan b. Makanan / cairan
- mual / muntah c. Neurosensori
- gangguan penglihatan (kabur)
- kesulitan memfokuskan kerja dgn dekat
d. Nyeri /kenyamanan - mata berair
- nyeri tiba-2 / berat menetap - sakit kepala
e. Penyuluhan
DIAGNOSA KEP
1. Gangguan rasa nyaman (nyeri) b/d
peningkatan tekanan intra okuler
2. Gangguan persepsi sensori : penglihatan b/d
gangguan penerimaan; gangguan status organ
3. Ansietas b/d perubahan status kesehatan
4. Kurang pengetahuan tentang kondisi,
prognosis b/d salah interpretasi
RENCANA KEPERAWATAN
Dx Kep : Resiko Injuri b/d menurunnya penglihatan perifer
Kriteria hsl : px dpt menjelaskan cara mencegah injury
Intervensi Kep:
1. Jelaskan asal mula penurunan penglihatan perifer 2. Anjurkan px menengokkan kepala utk melihat ke
setiap sisi
PEMBEDAHAN
PEMBEDAHAN
A. Gloukoma sudut terbuka, pembedahan di
A. Gloukoma sudut terbuka, pembedahan di
indikasikan bila cara konservatif ggl utk
indikasikan bila cara konservatif ggl utk
mengontrol peningkatan TIO. Prosedur yg di pilih
mengontrol peningkatan TIO. Prosedur yg di pilih
biasanya dgn lazer trabekuloplasty dmn suatu
biasanya dgn lazer trabekuloplasty dmn suatu
lazer zat argon disorotkan langsung ke jaringan
lazer zat argon disorotkan langsung ke jaringan
trabekuler utk merubah susunan jaringan &
trabekuler utk merubah susunan jaringan &
membuka aliran humor aqueuos. Prosedur ini
membuka aliran humor aqueuos. Prosedur ini
dilakukan sbg pembedahan rawat jalan. Px
dilakukan sbg pembedahan rawat jalan. Px
biasanya menunggu di pusat pembedahan
biasanya menunggu di pusat pembedahan
selama 3 – 4 jam utk memonitor TIO yg bs
selama 3 – 4 jam utk memonitor TIO yg bs
meningkat scr mendadak. Biasanya px meminum
meningkat scr mendadak. Biasanya px meminum
obat antigloukoma stlh pembedahan
B. Gloukoma sudut tertutup biasanya B. Gloukoma sudut tertutup biasanya
memerlukan pembedahan. Berbagai memerlukan pembedahan. Berbagai
prosedur pembedahan bs dilakukan. prosedur pembedahan bs dilakukan.
Iridotomy /Iridectomy perifer dpt Iridotomy /Iridectomy perifer dpt
dikerjakan bila diharapkan pengobatan yg dikerjakan bila diharapkan pengobatan yg
menetap. Laser saat ini digunakan utk menetap. Laser saat ini digunakan utk
membuang sebagian kecil iris & membuka membuang sebagian kecil iris & membuka
sistem saluran antara ruang posterior & sistem saluran antara ruang posterior &
anterior. Prosedur ini jg bs digunakan sbg anterior. Prosedur ini jg bs digunakan sbg
Membantu kenyamanan
Nyeri biasanya berkurang bila TIO
menurun. Analgesik dpt diberikan. Kompres dingin bs diberikan utk membantu
PENYULUHAN & KONSELING
Gloukoma adalah kondisi yg kronis & px yg baru di
diagnosa perlu bantuan dlm mengerti & belajar hidup dgn penyakitnya
Meskipun dokter / prwt jg menerangkan, px sering
berharap bhw operasi mrpkn satu-2nya yg dpt
menyembuhkan & tdk perlu pengobatan selanjutnya &harapannya jg penglihatannya yg hilang bs pulih kembali. Hal ini perlu dijelaskan bhw penglihatannya yg hilang tdk bs pulihkan scr sempurna, tp
EVALUASI
Evaluasi di dasarkan pd kriteria hsl yg diharapkan. Pertanyaan yg di ajukan misalnya :
1. Apakah px merasa nyaman? 2. Apakah px tahu asal mula
MENGAJARI PX GLOUKOMA
1. Pengawasan medis diperlukan selama masa
hidupnya
2. Obat tts mata hrs diteruskan ssi anjuran,
meskipun gejala-2 yg dirasakan sdh tdk ada a. penglihatan kabur mulai berkurang
3. Mencegah komplikasi :
a. Tekan saluran lakrimasi selama 1 mnt setelah memasukkan obat tts utk
mencegah absorbsi sistemik yg cpt b. Sediakan botol obat cadangan di rmh c. Bawa obat mata bila keluar rumah d. Bawa kartu identitas gloukoma & tts mata yg dianjurkan
4. Cahaya terang & gelap tdk berbahaya
5. Lapor bila ada gejala-2 yg muncul, segera ke dokter mata
6. Bila di rawat di RS dgn penyakit yg berbeda, obat tts mata ttp diteruskan ssi anjuran
OBAT-2AN YG DIGUNAKAN DLM
OBAT-2AN YG DIGUNAKAN DLM
PENGOBATAN GLOUKOMA
PENGOBATAN GLOUKOMA
OBAT
OBAT EFEK THD GLOUKOMAEFEK THD GLOUKOMA Agen kolinergik (miotik):
Agen kolinergik (miotik):
Pilocarpine
Pilocarpine
Carbachol (carbacel)
Carbachol (carbacel)
Merangsang reseptor kolinergik, mengkontraksikan
Merangsang reseptor kolinergik, mengkontraksikan
otot-2 iris utk mengecilkan pupil & menurunkan
otot-2 iris utk mengecilkan pupil & menurunkan
tekanan thd aliran humor aqueuos,
tekanan thd aliran humor aqueuos,
mengkontraksikan otot-2 ciliary utk meningkatkan
mengkontraksikan otot-2 ciliary utk meningkatkan
akomodasi
akomodasi
Kolinesterase Inhibitors
Kolinesterase Inhibitors
(miotik):
(miotik):
Physostigmine (Eserine)
Physostigmine (Eserine)
Domecarium bromide
Domecarium bromide
(humorsol)
(humorsol)
Isoflurophate (floropryl)
Isoflurophate (floropryl)
Echotiophate Iodide
Echotiophate Iodide
(Phospholine Iodide)
(Phospholine Iodide)
Menghambat penghancuran asethylcoline yg
Menghambat penghancuran asethylcoline yg
berefek sbg kolinergik. Jgn menggunakan obt
berefek sbg kolinergik. Jgn menggunakan obt
kolinesterase pd gloukoma sudut tertutup
kolinesterase pd gloukoma sudut tertutup
(meningkatkan tahanan pupil)
Adrenergik Beta Bloker :
Adrenergik Beta Bloker :
Timolol (Timoptic)
Timolol (Timoptic)
Betaxolol Hydrochloride (Betagan)
Betaxolol Hydrochloride (Betagan)
Memblok impuls-2 adrenergik yg scr
Memblok impuls-2 adrenergik yg scr
normal menyebabkan mydriasis,
normal menyebabkan mydriasis,
mekanisme yg bs menurunkan TIO
mekanisme yg bs menurunkan TIO
Agen Adrenergik:
Agen Adrenergik:
Epinephryl borate (Eppy)
Epinephryl borate (Eppy)
Epinephrine Hydrochloride (Epifrine)
Epinephrine Hydrochloride (Epifrine)
Epinephrine bitartrate (epitrate,
Epinephrine bitartrate (epitrate,
muccocoll)
muccocoll)
Dipivefrin (propine)
Dipivefrin (propine)
Menurunkan produksi humor aqueuos
Menurunkan produksi humor aqueuos
& meningkatkan aliran humor
& meningkatkan aliran humor
aqueuos. Jgn menggunakan utk
aqueuos. Jgn menggunakan utk
gloukoma sudut tertutup
gloukoma sudut tertutup
Carbonic anhydrase inhibitors
Carbonic anhydrase inhibitors
Acetozolamide (diamox)
Menghambat produksi humor aqueuos
Menghambat produksi humor aqueuos
Agen osmotik:
Agen osmotik:
Glicerine (glycerol, osmoglyn)
Glicerine (glycerol, osmoglyn)
Mannitol (osmitrol)
Mannitol (osmitrol)
Urea (ureaphil, urevert)
Urea (ureaphil, urevert)
Meningkatkan osmolaritas plasma
Meningkatkan osmolaritas plasma
darah, meningkatkan aliran cairan dr
darah, meningkatkan aliran cairan dr
humor aqueuos ke plasma
CATATAN
CATATAN
Miotik, beta bloker & agen adrenergik di Miotik, beta bloker & agen adrenergik di
berikan dgn tts mata
berikan dgn tts mata
Carbonic anhydrase inhibitor & agen Carbonic anhydrase inhibitor & agen
osmotik diberikan oral / iv
Askep pada pasien trauma
Askep pada pasien trauma
mata
Askep pasien retinal detacment/
Askep pasien retinal detacment/
rudapaksa tajam kornea
rudapaksa tajam kornea
Defenisi:Defenisi:
Rudapaksa benda tajam yg merusak kornea
Rudapaksa benda tajam yg merusak kornea
& jaringan dibawahnya berupa titik sampai
& jaringan dibawahnya berupa titik sampai
laserasi kornea
laserasi kornea
Patofisiologi: benda tajam mengenai
Patofisiologi: benda tajam mengenai
kornea
kornea laserasi kornea & jaringan laserasi kornea & jaringan sekitar
Gejala klinis
Gejala klinis
Subj: mengeluh kena benda tajam, keluar Subj: mengeluh kena benda tajam, keluar
airmata, silau, visus menurun
airmata, silau, visus menurun
Obj: pelebaran pembuluh darah Obj: pelebaran pembuluh darah
perikornea
perikornea
Test flueresin (+)Test flueresin (+)
Hifema, iris prolaps, lensa pecah, badan Hifema, iris prolaps, lensa pecah, badan
kaca pecah tergantung luas & dalam luka.
Pem diagnostik
Pem diagnostik
Anestesi lokal bila ada blefarospasmeAnestesi lokal bila ada blefarospasme
Tes fluoresinTes fluoresin
Pemeriksaan segmen anterior dgn lampu Pemeriksaan segmen anterior dgn lampu
senter & slit lamp biomocroscope
Penyulit
Penyulit
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan
Prinsip Prinsip
Mempertahankan bola mata dimana setiap Mempertahankan bola mata dimana setiap
kebocoran hrs ditutup/ jahit kebocoran hrs ditutup/ jahit
Tiap jaringan yg keluar digunting/buang untuk Tiap jaringan yg keluar digunting/buang untuk
mengurangi kemungkinan infeksi mengurangi kemungkinan infeksi
Berikan AB tetes/ jam ke subkonjungtivaBerikan AB tetes/ jam ke subkonjungtiva Iridekstomi bila iris keluarIridekstomi bila iris keluar
Bila kapsul pecah, pengeluaran lensa Bila kapsul pecah, pengeluaran lensa
dikerjakan setelah jahitan primer
dikerjakan setelah jahitan primer
Kornea yg mengalami robekan dijahit dgn Kornea yg mengalami robekan dijahit dgn
interupted yg berjarak 2 mm secara
interupted yg berjarak 2 mm secara
lamelar
Masalah kep yg timbul
Masalah kep yg timbul
NyeriNyeri
Penurunan visusPenurunan visus
InfeksiInfeksi
Diagnosa kep.
Diagnosa kep.
Ggn rs nyaman; nyeri bd laserasi jaringan Ggn rs nyaman; nyeri bd laserasi jaringan
okuli (laserasi, kornea, sclera, konjungtiva)
okuli (laserasi, kornea, sclera, konjungtiva)
dd keluhan rs nyeri, laserasi, post
dd keluhan rs nyeri, laserasi, post
eksploresi/operasi, tensi meningkat,
eksploresi/operasi, tensi meningkat,
kesakitan
kesakitan
Tujuan: setelah diberikan intervensi, nyeri Tujuan: setelah diberikan intervensi, nyeri
berkurang.
Ggn persepsi sensorik penglihatan bd Ggn persepsi sensorik penglihatan bd
kerusakan media transparansi oculi dd
kerusakan media transparansi oculi dd
pasien berkata mata kabur, visus 6/6,
pasien berkata mata kabur, visus 6/6,
adanya komplikasi trauma, hifema
adanya komplikasi trauma, hifema
Resiko infeksi intra okuler bd luka Resiko infeksi intra okuler bd luka
laserasi, kornea, konjungtiva, sklera
laserasi, kornea, konjungtiva, sklera
Ggn konsep diri bd penurunan visus dd Ggn konsep diri bd penurunan visus dd
sering melamun, menarik diri
Bila kena bahan kimia
Bila kena bahan kimia
Bahan asam yg kena kornea mengadakan Bahan asam yg kena kornea mengadakan
presipitasi dgn jaringan protein sekitarnya presipitasi dgn jaringan protein sekitarnya
Adanya daya buffer jaringan protein serta presipitasi Adanya daya buffer jaringan protein serta presipitasi
cenderung melokalisir kerusakan cenderung melokalisir kerusakan
Bahan basa yg mengenai kornea akan bergabung Bahan basa yg mengenai kornea akan bergabung
dgn lemak sel membran shg kerusakan total sel dgn lemak sel membran shg kerusakan total sel
dikuti koagulasi dan pelunakan jaringan shg cepat dikuti koagulasi dan pelunakan jaringan shg cepat
Alkali kuat membuat iskemia, koagulasi, Alkali kuat membuat iskemia, koagulasi,
nekrosis konjungtiva & sklera
nekrosis konjungtiva & sklera pelunakan
pelunakan perforasi melalui perforasi melalui
konjungtiva, sklera, koroid, retina
GejalaGejala
Subj: mengeluh bahan kimia asam/ basa Subj: mengeluh bahan kimia asam/ basa
mengenai mata , nyeri, berair, silau. mengenai mata , nyeri, berair, silau.
Obj: tes fluoresin (+), pelebaran pemb darah Obj: tes fluoresin (+), pelebaran pemb darah
perikornea perikornea
Nekrosis konjungtiva Nekrosis konjungtiva
Presipitasi bila kena asam, kerusakan terlokalisir Presipitasi bila kena asam, kerusakan terlokalisir
dikonjungtiva & kornea dikonjungtiva & kornea
Nekrose konjungtiva & kornea bahkan penetrasi ke Nekrose konjungtiva & kornea bahkan penetrasi ke
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan
Anestesi lokal dgn pantoin tetes 2%/menit Anestesi lokal dgn pantoin tetes 2%/menit
selama 5 mnt
selama 5 mnt
Irigasi cairan fisiologis, air matang, air Irigasi cairan fisiologis, air matang, air
sumur ke permukaan kornea, forniks
sumur ke permukaan kornea, forniks
uperior & inferior minimal 1 ltr tiap satu
uperior & inferior minimal 1 ltr tiap satu
mata
mata
Bersihkan sisa kimia dgn lidi wattenBersihkan sisa kimia dgn lidi watten
Atropin 2% 1 tetes untuk mencegah Atropin 2% 1 tetes untuk mencegah
perlekatan iris & lensa jangka panjang
perlekatan iris & lensa jangka panjang
Ab utk mencegah infeksi sekunderAb utk mencegah infeksi sekunder
Parantese untuk menurunkan pHParantese untuk menurunkan pH
Bila terjadi penyulit: sindrom mata lensa Bila terjadi penyulit: sindrom mata lensa
kering--. Lensa kontak bandage
kering--. Lensa kontak bandage
GlukomaGlukoma filtering operasi filtering operasi
Katarak traumatikKatarak traumatik ekstraksi ekstraksi
Askep keganasan :
Askep keganasan :
EKSTRA OCULER TUMOREKSTRA OCULER TUMOR
ASKEP INFEKSI MATA
ASKEP INFEKSI MATA
ENTEROPIONENTEROPION