HUKUM NUN MATI DAN TANWIN
(Idzhar, Idgham, Iqlab, Ikhfa’)
Makalah ini di susun untuk memenuhi tugas kelompok
pada Mata Kuliah: Baca Tulis Qur’an
Oleh:
KELOMPOK V
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) - 4
ABDUL ROHMAN (0301162091)
FENNY RAHMADANTY (0301162096)
FITRIANI (0301161004)
MAHARANI SARTIKA RITONGA (0301162140)
MASHABI M. NOOR RITONGA (0301161035)
Dosen Pengampu:
Dr. Muhammad Rozali, Lc. MA.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UIN SUMATERA UTARA
MEDAN
A. PENDAHULUAN
Tajwid secara bahasa adalah membaguskan, sedangkan menurut istilah adalah mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya dengan memberikan hak dan mustahaknya. Yang di maksud dengan hak huruf ialah sifat asli yang selalu bersamanya seperti al-jahr, isti’la, istif’al dan sebagainya. Adapun yang di maksud dengan mustahak ialah sifat yang tampak sewaktu-waktu, seperti
tafkhim, tarqiq, ikhfa, iqlab,dan sebagainya.
Tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah menjaga lisan dari kesalahan ketika membaca Alquran. Oleh karena itu, hukum dan aturan membaca Alquran adalah fardhu’ain bagi setiap mukallaf. Jadi, mungkin saja terjadi seorang Qori’ bacaannya bagus dan benar, namun sama sekali ia tidak mengetahui istilah-istilah ilmu Tajwid seperti izhar dan lainnya. Bagi nya hal itu sudah cukup bila kaum muslimin yang lain telah banyak yang mempelajari teori ilmu Tajwid, karena sekali lagi mempelajari teorinya hanya fardhu kifayah. Akan lain halnya dengan orang yang tidak mampu membaca Alquran sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu Tajwid, sehingga Menjadi wajib baginya untuk berusaha membaguskan bacaannya. Ilmu Tajwid adalah ilmu yang sangat mulia, hal ini karena keterkaitan langsung dengan Alquran. Bahkan dengan dunia ilmu hadis, seorang alim tidak akan mengajarkan hadis kepada muridnya sehingga ia sudah menguasai Alquran.
Dalamm membaca Al-Qur’an kita akan mendapatkan nun mati atau tanwin yang ada dalam setiap ayat. Pengucapan nun mati atau tanwin ada yang harus jelas, ada yang harus samar, ada yang harus lebur sehingga nun mati atau tanwin tersebut tidak tampak, dan ada pula yang berubah menjadi mim.
Maka dari itu, disini kita akan bahas satu persatu hukum-hukumdari nun tersebut, yaitu ada empat hukum diantara nya ialah:
B.
IDZHAR
1. Definisi
Menurut bahasa, idzhar halqi (يِقْلَحلْا ُراَََهْظ ِلا) adalah huruf yang dibaca jelas. Adapun menurut istilah adalah:
“Mengeluarkan (mengucapkan) setiap huruf yang diidzharkan adalah tanpa ada tambahan ghunnah pada huruf yang diidzharkan”.
2. Penjelasan
Yang dimaksud dengan huruf yang diidzharkan adalah huruf nun sukun atau tanwin, meskipun huruf nun itu sendiri memiliki sifat yang selalu melekat padanya, yaitu ghunnah. Sementara menurut ilmu tajwid, idzhar ialah pembacaan nun mati atau tanwin sesuai dengan makhrojnya tanpa dighunnahkan (dengung) apabila bertemu dengan salah satu huruf halqiyah (tenggorokan).1
3. Jumlah Huruf
Huruf idzhar (halq) ada 6 huruf, yaitu:
Ha
4. Sebab Penamaan
Dinamakan idzhar (jelas) karena nun sukun tampak jelas terbaca ketika bertemu dengan huruf-huruf idzhar. Dan, dinamakan halqi (tenggorokan) karena huruf-huruf idzhar keluar dari halq (tenggorokan).
5. Sebab Terjadinya Idzhar
Karena jauhnya makhraj huruf nun (yang keluar dari ujung lidah) dengan makhraj huruf-huruf halq (yang keluar dari tenggorokan).
6. Kaidah Tajwid
Apabila ada sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf-huruf halq, maka iya dibaca izhar.
7. Contoh
1Abu Ya’la Kurnaedi, Tajwid Lengkap Asy-Syafi’i, (Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i, 2013),
Nun sukun (
ْن
) bertemu dengan huruf-huruf idzharHur Dalam 1
kata
Dalam 2 kata
ء
نوأنَيَو
ْنَم
َطْعَأ
ى
ه
َنْوَهْنَي
ْنَم
َجاَه
َر
ح
َنْوُتِحْنَي
ْنَم
ّدآَح
َهللا
خ
ِنَخْنُمْلاَو
ُةَق
ْنّم
ِثَخ
َى
ع
َمَعْن ْلاَو
ْنِم
َلَع
ٍق
غ
ِغْنُيَسَف
وُض
َن
ْنِم
ِلْسِغ
َنْي
Tanwin
(ً ٍ ٌ )
bertemu dengan huruf-huruf idzharHur Dalam 2
kata
ه
ٍفٌرٌج
ٍراَه
ح
ٌزيِزَع
ْيِكَح
ٌم
خ
ٌفْيِطَل
ٌرْيِبَخ
ع
ٌعِسَو
ٌمْيِلَع
غ
ً لْوَق
َرْيَغ
Tanwin pada izhar tidak terjadi dalam 1 kata dan hanya terjadi pada 2 kata.
C. IDGHAM
1. Definisi
Menurut bahasa, idgham
(ُماَغْدِ ْلا)
adalah memasukkan.2Adapun menurut istilah adalah:
ِناَرْي ِصصصَي ُثْيَحِب ُكّرصصَحَتُم ِفْرصصَحِب ٍنِك ا َصصس ِفْرصصَح ُلا َصصصيِا
ًةصصَعاَفِتْرِا اصصَمُهْنَع ُجَرصصْخَملا ُعِفَتْرَي يِناَثلاَك اًدّد َشُم اًدِحاَو ًافْرَح
ًةَدِحاَو
“Menggabungkan huruf yang sukun dengan huruf yang berharkat, sehingga keduannya menjadi satu huruf yang bertassdid seperti huruf yang kedua, dan makhraj keduanya terucap secara bersamaan.3
2. Jumlah Huruf
Huruf Idgham ada 6 huruf, yaitu:4
2Achmad Toha Husein Al-Mujahid, Ilmu Tajwid, (Jakarta: Darus Sunnah, 2011), h, 87. 3Abu Ya’la Kurnaedi, Tajwid Lengkap Asy-Syafi’I, (Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i, 2013),
h. 219.
4 Abdul Aziz Abdur Rauf, Al-Hafizh, Pedoman Dauroh Al-Qur’an, (Jakarta: Markaz
Ya (ي) Ra (
3. Sebab Idgham
Idgham terjadi karena duab keadaan, tamatsul (kemiripan) dan taqarub
(berdekatan). Tamatsul yaitu nun sukun dengan huruf nun ن dan م, sedangkan taqarub yaitu nun sukun dengan huruf-huruf lainnya:
4. Jenis Idgham
Idgham ada 2 macam, yaitu idgham bighunnah (
ِةّنُغِب ُماَغْد ِلا
) danidgham bilaghunnah (
ِةّنُغ َلِب ُماَغْد ِلا
)a. Idgham bighunnah
Idgham bighunnah adalah memasukkan nun sukun atau tanwin ke dalam huruf
berikutnya yaitu huruf
و م ن ي
dibaca dengan ghunnah (dengung).5Contoh dan Latihan
Huruf Bersama ْن Bersama
ْنَل
Hukum idgham yang tidak berlaku pada
لا
bertemu dengan huruf ya (ي) atau huruf wau (و), tidak diidghamkan karena dalam satu kata. Para ulama tajwid mengistilahkannya dengan idzhar mutlak karena khawatir tertukar dengan kata mudha’af (yang memiliki huruf ganda).Idgham bilaghunnah adalah memasukkan nun sukun atau tanwin ke dalam huruf berikutnya tanpa disertai ghunnah ketika bertemu huruf ل dan ر.6
Huruf idgham bilaghunnah ada dua macam yaitu lam (ل) dan ra (ر).
Contoh dan Latihan
Huruf Bersama Bersama
ْنّل ْن
َأ
َلْوُقَت
َلاَم
اًدَبّل
ْنِم
ْوُسّر
ٍل
يِف
َشْيِع
ٍة
َيِضاّر
ٍة
D. IQLAB
1. Definisi
Menurut bahasa, qalb (
ُبْلَقلا
) atau iqlab (ُبَلْقِلا
) adalah mengubah7.Adapun menurut istilah adalah:
اَمْيِم ِءاَبلا َدْنِع ِنْيِوْنّتلا ِو
َأ ِةَنِك اّسلا ِنْوّنلا ُبْلَق
ٍةّنُغِب ٍةاَفْخُم.
“Mengubah nun sukun atau tanwin menjadi mim yang tersembunyi pada ba disertai dengan ghunnah (dengung).”
6Ahmad Muhammad Muabbad, Panduan Lengkap Ilmu Tajwid, (Jakarta: Taqiya
Publishing, 2012), h, 44.
7 Abu Ya’la Kurnaedi, Tajwid Lengkap Asy-Syafi’i, (Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i,
2. Jumlah Huruf
Huruf qalb atau Iqlab ada 1 huruf yaitu ba (
ب
)3. Kaidah Tajwid
Apabila ada nun sukun atau tanwin bertemu denga huruf ba (ب), maka ia dibaca qalb.
Allamah al-Jamzuri berkata:
“ yang ketiga adalah qalb, yakni bila menghadap huruf ba maka diubah menjadi mim dengan ghunnah disertai ikhfa”
4. Tiga Proses Qalb
Dalam hal ini terdapat 3 proses qalb, dengan penjelasannya sebagai berikut:
Pertama, mengubah nun sukun atau tanwin menjadi mim yang khalishah
(murni atau sempurna) secara lafazh dan bukan penulisan, sehingga tidak ada yang tersisa bagi nun atau tanwin (dalam pengucapan).
Kedua, mengikhfakan (menyamarkan atau menyembunyikan) mim tersebut pada ba, dan ini dilakukan dengan cara merapatkan (menutup) dua bibir sekaligus pada dua huruf itu. Prosesnya mirip dengan idgham, hanya saja suara mim berdiri sendiri secara sempurna dari suara ba yang mana hal tersebut mirip dengan idzhar. Oleh karena itu, ikhfa (yang dimaksud) di sini adalah sebuah keadaan antara idzhar dan idgham.
Ketiga, menampakkan bacaan ghunnah (mim) sambil mengikhfakannya, dan ghunnah disini adalah sifat bagi mim bukan sifat bagi nun.8
5. Cara Pengucapan
Adapun cara pengucapan yang benar dalam mengikhfakan mim qalb (iqlab) pada huruf ba adalah:
ةّنُغلا َعَم ّزَككرْيَغ ْنِم صِنْيَتَف ّشلا قاَبْطِا.
“Merapatkan (menutup) dua bibir tanpa mengerutkan tanpa (menekannya) dengan disertai ghunnah.
6. Tanda Qalb
Qalb untuk nun sukun ditandai dengan huruf mim kecil (م) diatas huruf nun
sebagai pengganti sukun. Seperti:
َكِرْوُب ْنَأ
Qalb untuk tanwin ditandai dengan huruf mim kecil (م) sebagai pengganti
harkat kedua, seperti:
ٌرْيِصَب ُعْيِمَس
Contoh
Huruf Bersa
ِب
E. IKHFA
1. Definisi
Menurut bahasa, ikhfa (
ُءاَفْخ ِلا)
adalah ikhfa yang samar atau tertutup.9Adapun menurut istilah adalah:
ِراَهْظ ِلا َنْيَب ٍةَفِصِب ّيِفْخَمْلا ِفْرَحلاِب ُقْطّنلا
يِف ِةّنُغلا ِءاَقَب َعَم ِدْيِد ْشّتلا ِنَع ٍراَع ِماَغْدِلاو
ِلّو
َ لا ِفْرَحلا.
“Mengucapkan huruf yang diikhfakan (disamarkan) denga sifat antara idzhar dan idgham tanpa tasydid dengan tetap disertai ghunnah pada huruf pertama.”10
9 Abdul Aziz Abdur Rauf, Al-Hafizh, Pedoman Dauroh Al-Qur’an, (Jakarta: Markaz
Al-Qur’an, 2010), h. 76.
10Abu Ya’la Kurnaedi, Tajwid Lengkap Asy-Syafi’i, (Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i,
2. Jumlah Huruf
Huruf ikhfa ada 15 huruf, yaitu:
ك ث ذ ص ط د س ق ش ظ ض ت ف ز
ج
3. Sebab Penamaan
Dinamakan ikhfa karena hilangnya huruf nun secara sempurna.
4. Sebab Ikhfa
Sebab ikhfa ialah tawassuth (pertengahan), yakni huruf nun sukun dan huruf ikhfa jaraknya tidak terlalu dekat seperti huruf-huruf idgham dan tidak jauh seperti huruf-huruf idzhar.
5. Cara Pengucapan
Cara dan proses mengucapkan nun ikhfa ialah:
Pertama, mempersiapkan mulut pada makhraj huruf berikutnya setelah nun yang diikhfakan (disamarkan)
Kedua, mengucapkan ghunnah secara sempurna dari al-khaisyum (rongga hidung).
Ketiga, hal tersebut disertai keluarnya suara dari mulut disebabkan tidak tertutupnya makhraj nun (pada bagian lisan) kecuali pada huruf qaf dan kaf maka ia betul-betul tertutup dengan sempurna. Oleh karena itu, pengucapan keduanya dengan ghunnah murni (yang sempurna) dari rongga hidung dengan tanpa disertai suara sedikit pun dari mulut.11
6. Tanda Ikhfa
Tanda ikhfa untuk nun sukun adalah tidak adanya tanda sukun pada huruf dan huruf berikutnya tidak bertasydid.
Contoh:
ْنَمَلَو
َرَبَص
وُقِفْنُي
َن
Tanda ikhfa untuk tanwin adalah tatabu’ harakatain (tanwin beriringan tidak sejajar) dan tanpa tasydid pada huruf berikutnya.12
Contoh:
Suara nun dan tanwin ditafkhimkan (dibaca tebal) jika huruf setelahnya
mufakham (yang bersifat tebal).
اًروُصْنَم
ٌمْيِلَع
ِدَق
ٌري
Suara nun dan tanwin ditarqiqkan (dibaca tipis) jika huruf setelahnya muraqqaq
(yang bersifat tipis).
ً لاَكْنَأ
َرَثْك
َأ
7. Kaidah Tajwid
Apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf di atas maka dibaca Ikhfa hakiki.
8. Contoh
Huruf Bersa
و
Menurut bahasa, idzhar halqi (يِقْلَحلْا ُراَََهْظ ِلا) adalah huruf yang dibaca jelas. Sedangka menurut istilah, idzhar adalah Mengeluarkan (mengucapkan) setiap huruf yang diidzharkan adalah tanpa ada tambahan ghunnah pada huruf yang diidzharkan.
Sementara idgham adalah memasukkan, dan menurut istilah ialah Menggabungkan huruf yang sukun dengan huruf yang berharkat. Kemudian iqlab adalah mengubah, sementara menurut istilah Mengubah nun sukun atau tanwin menjadi mim yang tersembunyi pada ba disertai dengan ghunnah (dengung). Dan yang terakhir ikhfa ialah yang samar atau tertutup, sementara menurut istilah Mengucapkan huruf yang diikhfakan (disamarkan) denga sifat antara idzhar dan idgham tanpa tasydid dengan tetap disertai ghunnah pada huruf pertama.