• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERILAKU BELAJAR MAHASISWA DIPL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS PERILAKU BELAJAR MAHASISWA DIPL"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

ISSN 2460-0784

P R O S I D I N G

Menakar Peran Profesi sebagai

Engine of Reform

dalam Pembangunan Global Berkelanjutan

Seminar Nasional dan

rd

The 3 Call For Syariah Paper

Universitas Muhammadiyah Surakarta,

Sabtu, 28 Mei 2016

(2)

ii

PROSIDING

SEMINAR NASIONAL DAN

THE 3

rd

CALL FOR SYARIAH PAPER

2016

MENAKAR PERAN PROFESI SEBAGAI ENGINE OF REFORM

DALAM PEMBANGUNAN GLOBAL BERKELANJUTAN

ISSN 2460-0784

Editor:

Nur Kholis, S.E., M.Sc

Dewita Puspawati, S.E., M.Sc. Ak

Layout dan Cover

Andi Widagdo

Ukuran Buku

29,7 cm

Tebal Buku

xii + 700 Halaman

Edisi

Ketiga, Mei 2016

Publikasi Online

publikasiilmiah.ums.ac.id

Penerbit

Program Studi Akuntansi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kampus 2, Gedung G,

Jalan A. Yani Tromol Pos 1, Pabelan Surakarta-57102

Telp. 0271-717417 pes.172. Fax. 0271-715448

email: [email protected]

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa seizin tertulis dari penerbit

(3)

iii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Salam Sejahtera bagi kita Semua,

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah, SWT, karena atas berkah rahmat dan

hidayah-NYA acara Seminar Nasional dan

The 3

rd

Call For Syariah Paper

dengan tema

Manakar Peran Profesi Sebagai

Engine of Reform Dalam Pembangunan Global

Berkelanjutan

dapat terlaksana. Acara ini merupakan kegiatan ilmiah tahunan yang

diselenggarakan secara rutin oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak/Ibu dan Para pemakalah

dari seluruh wilayah Indonesia yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Kami berharap

bahwa melalui Seminar Nasional dan

The 3

rd

Call For Syariah Paper

2016 ini menjadi

ajang untuk berdiskusi dan

sharing

ilmu pengetahuan khususnya ilmu akuntansi,

manajemen dan ilmu ekonomi.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung

terlaksananya acara Seminar Nasional dan

The 3

rd

Call For Syariah Paper

ini. Kami juga

memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanakan acara ini masih

terdapat banyak hal-hal yang kurang berkenan.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Surakarta, 28 Mei 2016

Ketua Panitia,

(4)

iv

DEWAN REDAKSI

Pengarah:

Dr. Triyono, S.E., M.Si

Dr. Zulfikar, S.E., M.Si

Penanggung Jawab:

Dra. Rina Trisnawati, Ak., M.Si., Ph.D., CA

Tim Reviewer

Dra. Rina Trisnawati, Ak, M.Si Ph.D, CA.- Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dr. Triyono, S.E., M.Si

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dr. Fatchan Achyani, S.E., M.Si - Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dr Erma Setiawati, S.E., M.Si, C.A. - Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dr. Zulfikar, S.E., M.Si - Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dr. Noer Sasongko, S.E., M.Si, Ak., C.A.

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Rizal Yaya, S.E., M.Sc., Ph.D, Ak., C.A.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Dr. M.. Nur A.Birton, S.E., M.Si., Ak

Universitas Muhammadiyah Jakarta

Dr. Ietje Nazaruddin, S.E., M.Si., Ak., C.A

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Dr. Sigit Hermawan, S.E.,M.Si

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Editor:

Nur Kholis, S.E., M.Sc

Dewita Puspawati, S.E., M.Sc. Ak

Layout dan Cover

Andi Widagdo

Sekretariat:

Program Studi Akuntansi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Gedung G, Kampus II, Jalan A. Yani Tromol Pos I

Pabelan, Kartasura, Surakarta-57102

Telp. (0271)717417

(5)

v

DAFTAR INSTITUSI

PESERTA SEMINAR NASIONAL DAN THE 3

rd

CALL FOR SYARIAH PAPER

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Manakar Peran Profesi Sebagai Engine of Reform Dalam Pembangunan Global

Berkelanjutan

1.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

3.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

4.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG

5.

UNIVERSITAS NEGERI SURAKARTA

6.

UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA

7.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

8.

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA

9.

UNIVERSITAS ISLAM BATIK SURAKARTA

10.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

11.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

12.

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

13.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI

14.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

15.

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

16.

UNIVERSITAS PERSADA YAI

17.

UNIVERSITAS SYIAH KUALA

18.

UNIVERSITAS VETERAN BANGUN NUSANTARA SUKOHARJO

19.

UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

20.

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

21.

UNIVERSITAS MURIA KUDUS

22.

UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

23.

IAIN SURAKARTA

24.

UIN ALAUDDIN MAKASAR

25.

UIN WALISONGO

26.

UPN VETERAN JAWA TIMUR

27.

STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA

28.

POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

29.

STIEM BONGAYA MAKASAR

30.

SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA

31.

STIE AUB

(6)

vi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...

i

KATA PENGANTAR...

iii

DEWAN REDAKSI ...

iv

DAFTAR INSTITUSI PESERTA SEMINAR...

v

DAFTAR ISI ...

vi

A.

SUB TEMA: AKUNTANSI DAN KEUANGAN SYARIAH ...

1

IFRS DAN KUALITAS INFORMASI INVESTASI (STUDI EMPIRIS PADA

PERUSAHAAN GO PUBLIK DI INDONESIA 2010-2013)

Mahameru Rosy Rochmatullah dan Endah Tri Susilowati ...

3

“AMAL USAHA” SEBAGAI ASET EKONOMI BERBASIS KEUMMATAN

Irman Mamulati ...

13

ANALISIS KINERJA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DENGAN

MENGGUNAKAN PENDEKATAN

ISLAMICITY INDICES

Sayekti Endah Retno Meilani, Dita Andraeny, dan Anim Rahmayati ...

22

PENGARUH PENGUNGKAPAN

SUSTAINABILITY REPORTING

TERHADAP KINERJA KEUANGAN

Rita Wijayanti ...

39

EFISIENSI BUS DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE DATA

ENVELOPEMENT ANALYSIS (DEA)

Intan Sri Lestari, dan Maulidyah Indira Masmarini ...

52

PENGARUH

KUALITAS

AUDIT,

PENGHINDARAN

PAJAK

DAN

KONSERVATISME AKUNTANSI TERHADAP TIMELINESS REPORTING

(Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek

Indonesia Tahun 2011-2015

Gita Astriyana, Mita Nurmala Sari, Nurlaili Hasanah, Nawang Kalbuana ...

61

PENGARUH

LEVERAGE,

PROFITABILITAS,

DAN

UKURAN

PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi empiris pada

perusahaan Garment dan Textile yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Tahun 2011-2015)

Khumairoh, Nawang Kalbuana ...

71

AKUNTANSI

LINGKUNGAN:

KAJIAN

PENERAPAN

DALAM

PERSPEKTIF ISLAM(STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN YANG

TERCATAT DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII))

Warno dan Dessy Noor Farida ...

82

(7)

vii

PENGARUH PEMBIAYAAN

MUDHARABAH

DAN

MUSYARAKAH

TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN SYARIAH (Studi Kasus pada

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Daerah Istimewa Yogyakarta yang

terdaftar di Bank Indonesia Periode 2012-2014)

Arief Wibowo dan Sunarto ...

115

AKTUALITAS CARBON EMISSION DISCLOSURE: SEBAGAI DASAR

DAN ARAH PENGEMBANGAN TRIPLE BOTTOM LINE

Umi Hanifah ...

125

ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH PADA DINAS

PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET KABUPATEN

SIDOARJO SESUAI STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (PP

NOMOR 24 TAHUN 2005)

Endah Firtiati, Fityan Izza Noor Abidin dan Nurasik ...

136

ANALISIS

MODEL

PREDIKSI

FINANCIAL

DISTRESS

PADA

PERUSAHAAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Lintang Kurniawati dan Nur kholis ...

145

PENGARUH ETIKA PROFESI AKUNTAN TERHADAP PERILAKU TIDAK

ETIS DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH

Dian Kusumaningtyas dan Mar’atus Solikah

...

154

THE ANALYSIS OF RISK MANAGEMENT ON SYARIAH BANKING IN

INDONESIA

Farida dan Veni Soraya Dewi ...

164

PENGARUH

PEMBIAYAAN

MUDHARABAH

,

MUSYARAKAH

DAN

MURABAHAH

TERHADAP PROFITABILITAS BPRS DI INDONESIA

PERIODE 2012-2015

Rivalah Anjani dan Maulidiyah Indira Hasmarani ...

175

ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA

USAHA KECIL DAN MENENGAH DI PURWOREJO

Nur Siyami ...

184

PERSEPSI URGENSI KEBERADAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA

PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI

Sri Mulyani ...

199

PENTINGKAH PENGUNGKAPAN

INTELLECTUAL CAPITAL

DALAM

MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN?

Ardian Eka Puspita ...

205

B.

SUB TEMA:

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY ...

211

ANALISIS IMPLEMENTASI

CORPORATE SOCIAL RESPONSI-BILITY

DAN

INTENSITAS

RESEARCH

AND

DEVELOPMENT

PADA

PERUSAHAAN

GO

-PUBLIK

(8)

viii

FAKTOR-FAKTOR

YANG

MEMPENGARUHI

PENGUNGKAPAN

ISLAMIC SOCIAL REPORTING

(ISR)

Wahyu Alfianita dan Anita Wijayanti...

220

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ISR PADA PERUSAHAAN

YANG TERDAFTAR DI ISSI

Umi Karomah ...

228

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KUALITAS AUDIT DAN

KINERJA KEUANGAN TERHADAP CORPORATE ENVIRONMENTAL

DISCLOSURE SEBAGAI BENTUK TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM

LAPORAN TAHUNAN (Studi Pada Perusahaan Peserta Proper 2011-2015)

Aji Mardiyantnolo, Julaeha, Eka Setiawati dan Nawang Kalbuana ...

236

C.

SUB TEMA: MANAJEMEN DAN EKONOMI ...

245

PENGARUH ORIENTASI PASAR TERHADAP KINERJA PEMASARAN

PADA UMKM KRIPIK BUAH DI KOTA BATU

Yunita Dwi Pertiwi ...

247

PENGUKURAN KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN RUMAH SAKIT

BERBASIS

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT

Nurul Qomariah ...

255

Zakah Index: Islamic Welfare Measurement

Kumara Adji Kusuma ...

267

PENGARUH PERENCANAAN TENAGAKERJA, LINGKUNGAN KERJA

TERHADAP

PENINGKATAN

KUALITAS

PRODUK

LAYANANPERBANKAN SYARIAH

Elan Eriswanto dan Tina Kartini ...

286

ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN

KONSUMEN (Studi Empiris pada PT. Garuda Indonesia di Surakarta)

Suyatmin Waskito Adi dan Sarwono ...

299

D.

SUB TEMA: PASAR MODAL DAN SEKTOR PUBLIK ...

315

PENGARUH

SISTEM

INFORMASI

PENGELOLAAN

KEUANGAN

DAERAH

DAN

PENERAPAN

ANGGARAN

BERBASIS

KINERJA

TERHADAP AKUNTABILITAS PUBLIK

Nur Laila Yulianidan Barkah Susanto ...

317

DETERMINAN

AKSESIBILITAS

DAN

PENYAJIAN

LAPORAN

KEUANGAN DAERAH TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN

KEUANGAN DAERAH

Anim Wiyana dan Anna Sutrisna S ...

329

SISTEM

PENGENDALIAN

INTERN

DAN

KUALITAS

LAPORAN

KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA

(9)

ix

DAMPAK RASIO KEUANGAN TERHADAP PERINGKAT OBLIGASI

PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Fenni Sufiyanti dan Dewi Kusuma Wardani ...

349

PENGARUH

BOOK VALUE

TERHADAP

ABNORMAL RETURN

(STUDI

EMPIRIS PADA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR PADA

INDEKS LQ 45)

Ismet Ismatullahdan Sutrisno ...

356

DETERMINAN PERUBAHAN ANGGARAN BELANJA SATUAN KERJA

PERANGKAT DAERAH (Studi pada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar,

2010

2014)

Syukriy Abdullah, Yulinda Kusyanti dan Nadirsyah ...

366

PENGARUH KINERJA REKSADANA SAHAM DENGAN METODE

SHARPE, TREYNOR, JENSEN,

, DAN INFORMATION RATIO

TERHADAP JUMLAH NET ASSET VALUE DAN UNIT PENYERTAAN

Candra Saksama danWiwit Hariyanto ...

376

PENGARUH

BELANJA

MODAL

DAN

DANA

ALOKASI

UMUM

TERHADAP TINGKAT KEMADIRIAN KEUANGAN DAERAH

Kurnia Rina Arianidan Gustita Arnawati Putri ...

390

PENGARUH

INDEPENDENSI

DAN

BUDAYA

EWUH

PAKEWUH

TERHADAP EFEKTIVITAS AUDIT INTERNAL PEMERINTAH

Usman dan Ari Kuncara Widagdo ...

396

PENGARUH TEKANAN EKSTERNAL, AKUNTABILITAS, PARTI-SIPASI

MASYARAKAT

DAN

KOMITMEN

MANAJEMEN

TER-HADAP

PENERAPAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN

Yulinda Devi Pramita dan Siti Noor Khikmah ...

407

PENGARUH

DISIPLIN

KERJA,

MOTIVASI

DAN

KOMITMEN

ORGANISASI

TERHADAP

KINERJA

PEGAWAI

PADA

BADAN

KEPEGAWAIAN DAERAH (BKD) KABUPATEN GROBOGAN (Studi

Empiris Di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Grobogan)

Hernanta Pria Utamadan Erma Setiawati ...

420

PENGARUH KONEKSI POLITIK DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP

LIKUIDITAS SAHAM

Ronald Tehupuring ...

428

TINJAUAN EMPIRIS HUBUNGAN MANAJEMEN LABA TERHADAP

COST OF CAPITAL

PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS

JII DAN LQ 45

(10)

x

E.

SUB TEMA: PERPAJAKAN ...

443

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN

E-FILING

BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI(Studi Empiris pada Wajib Pajak di

KPP Sukoharjo dan KPP Surakarta)

Mujiyati, Karmil dan, Septiyara Wahyuningtyas ...

445

PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI, KUALITAS AUDIT,

UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (Studi

Empiris pada Perusahaan Perdagangan Eceran yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia Tahun 2011-2015)

Nila Sari, Nawang Kalbuanadan Agus Jumadi ...

457

PENGARUH LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN DAN KUALITAS

AUDIT, TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (Studi Empiris pada

Perusahaan Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Tahun 2011-2015)

Nurfadilah, Hastri Niar, Merry Purnamasari dan Nawang Kalbuana ...

467

PENGARUH KUALITAS AUDIT TERHADAP HUBUNGAN ANTARA

PERENCANAAN PAJAK DAN MANAJEMEN LABA

Eva Herianti dan Amor Marundha ...

476

PENGARUH PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB

PAJAK ORANG PRIBADI YANG BERWIRAUSAHA DENGAN PROGRAM

CELENGAN PADJEG SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris

Di Wilayah Kantor Pelayanan Pajak Pratama Wonosari)

Pasca Putri Lopian Ayu Intansari dan Suyanto ...

485

PENGARUH KONEKSI POLITIK DAN

CORPORATE GOVERNANCE

TERHADAP

TAX AGGRESSIVENESS

Bayu Agung Pranoto dan Ari Kuncoro Widagdo ...

498

PENGARUH SOSIALISASI PAJAK, PEMAHAMAN PERPAJAKAN, DAN

TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK

UMKM (Studi empiris UMKM di Pasar Tanah Abang, Jakarta Tahun

2013-Agustus 2015)

Yulita Andriani dan Eva Herianti ...

513

ANALISISEFEKTIVITAS

DANKONTRIBUSI

PAJAKDAERAH,

RETRIBUSI DAERAH, DANPENGELOLAAN KEKAYAANDAERAH YANG

DIPISAHKAN

TERHADAPPENDAPATANASLI

DAERAH

KABUPATENKULON PROGO

Sri Ayem dan Selfisina Koanyanan ...

523

PENGARUH KEMANFAATAN NPWP, PEMAHAMAN WAJIB PAJAK,

KUALITAS PELAYANAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP

KEPATUHAN WAJIB PAJAK DI KPP PRATAMA MEDAN KOTA

(11)

xi

F.

SUB TEMA: SISTEM INFORMASI DAN PENGAUDITAN ...

549

PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL DAN INTERAKTIVITTAS TERHADAP

KEPUTUSAN KONSUMEN MELAKUKAN PEMBELIAN MELALUI

S-COMMERCE

Dewita Puspawati ...

551

PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DAN DUKUNGAN

MANAJEMEN PUNCAK TERHADAP IMPLEMETASI SIMDA DAN

PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA

SKPD KABUPATEN TEGAL

Nur Alfiani, Nur Ulfiati dan Mohammad Alfian ...

562

PERANAN

PANITIA

PENGADAAN

BARANG/JASA

DALAM

MENGURANGI FRAUD DI PERGURUAN TINGGI (STUDI KUALITATIF)

Nashirotun Nisa Nurharjanti ...

571

PENGARUH TEKANAN WAKTU MATERIALITAS DAN RISIKO AUDIT

TERHADAP PENGHENTIAN PREMATUR ATAS PRO-SEDUR AUDIT

Rohmad Suryani Mujiono dan Fauzan ...

581

PENGARUH

OPINI

AUDIT,

UKURAN

PERUSAHAAN,

UMUR

PERUSAHAAN, DAN LABA RUGI TERHADAP

AUDIT REPORT LAG

Manda Novy Aristika, Rina Trisnawati dan Cahyaning Dewi Handayani ...

594

PENGARUH PROFESIONALISME AUDIT, INTENSITAS MORAL

UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN

WHISTLEBLOWING

(Studi Pada KAP

Di Indonesia)

Yulita Zanaria ...

604

PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP

KINERJA INDIVIDUAL PADA KANTOR BAPPEDA SURAKARTA

Intan Ayu Kusumastuti dan Anita Wijayanti ...

613

PENGARUH

INDEPENDENSI,

KOMPETENSI,

INTEGRITAS,

OBJEKTIVITAS DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP KUALITAS

AUDIT(Studi pada Kantor Akuntan Publik di Jawa Tengah)

Danang Febri Prasetyo dan Agus Endro Suwarno ...

620

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITRAS, LIKUIDITAS,

SOLVABILITAS DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP

OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris pada Perusahaan

Manufaktur yang Terdapat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2014)

Aris Saifudin dan Rina Trisnawati ...

631

PENGARUH

FEE

DAN

TENURE

AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT

PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK

Andi Sulfati ...

644

PENGARUH TINGKAT STRES TERHADAP KINERJA AUDITOR DI

KANTOR BPKP PERWAKILAN DKI JAKARTA

(12)

xii

G.

SUB TEMA: TOPIK LAIN YANG RELEVAN ...

663

ANALISIS

PERILAKU

BELAJAR

MAHASISWA

DIPLOMA

III

AKUNTANSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK

Yanto Darmawan ...

665

PENGARUH

IMPLEMENTASI

BRINETS

TERHADAP

KINERJA

PEGAWAI DENGAN

PERCEIVED ENJOYMENT

DAN

COMPUTER

PLAYFULNESS

SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Pada PT.

Bank BRI Persero Kabupaten Banyumas)

Rini Widianingsih

,

Dona Primasari dan Agus Sunarmo ...

676

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KARIR

MAHASISWA AKUNTANSI SEBAGAI AKUNTAN PUBLIK (Studi Pada

Mahasiswa Akuntansi Di Perguruan Tinggi Surakarta)

Eskasari Putridan Arief Budhi Dharma...

683

PERSEPSI TERHADAP MINAT KARIR DI PERPAJAKAN DENGAN

MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

(13)

ANALISIS PERILAKU BELAJAR MAHASISWA DIPLOMA III AKUNTANSI

Previous studies that tested the influence of learning behavior of accounting students on academic achievement focuses on student Strata1 (S1), while there is a population of college students of diploma III that have specific characteristics of a learning process which tend on the psychomotoric process than cognitive process. This research aims to test the influence of learning behavior on academic achievement in the context of students of diploma III in accounting. The research model used includes five independent variables of the learning behavior which are measured by five activities namely the activity inside the class, the activity inside the laboratory class, the habit to read text book, the preparation to have test, the habit of visiting the library and one dependent variable namely academic performance index. Data was obtained from 235 students of Akademi Akuntansi YKPN (AA YKPN) Yogyakarta, which was analyzed by Structural Equation Modelling - Partial Least Square (PLS) using Smart PLS 2.0. This study concludes that of five activities, only one activity influence the academic achievement of the student, which is the preparation to have test.

Keywords:Learning Behavior, The Student Of Diploma III In Accounting, Structural Equation Modelling, Partial Least Square

1. PENDAHULUAN

Belajar adalah usaha yang dilakukan seseorang dari tidak tahu menjadi tahu dan dari tidak mengerti menjadi mengerti untuk memperoleh perubahan tingkat laku yang lebih baik (Hanifah dan Abdullah, 2001). Pengertian belajar tersebut membawa makna bahwa belajar merupakan sebuah proses yang akan menghasilkan prestasi belajar. Faktor internal dan eksternal diyakini akan memengaruhi prestasi akademik. Pada konteks belajar yang dilakukan mahasiswa, faktor internal merupakan faktor yang berasal dari diri mahasiswa antara lain motivasi belajar dan perilaku belajar, sedangkan faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri mahasiswa antara lain model pembelajaran (Wulandari, 2014). Oleh karena itu, prestasi akademik atau prestasi akademik mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari proses belajar yang dilakukan oleh mahasiswa.

Beberapa penelitian yang memfokuskan hubungan antara perilaku belajar mahasiswa akuntansi terhadap prestasi akademik telah dilakukan antara lain oleh Hanifah dan Abdullah (2001), Hariyoga dan Suprianto (2011), Nugroho et al., (2011), Wulandari (2014), dan Syafei dan Imam (2015). Penelitian-penelitian mereka memfokuskan pada perilaku belajar mahasiswa Sarjana Strata 1 (S1) akuntansi sementara itu di sisi lain terdapat mahasiswa yang belajar di program Diploma III (D-III). Standar Isi Pendidikan Tinggi (BNSP, 2010) menyebutkan bahwa program diploma III merupakan program penyelenggara pendidikan vokasi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu. Oleh karena itu, pada program studi akuntansi, kurikulum diploma III akuntansi memiliki muatan praktek lebih banyak daripada program sarjana. Penekanan proses pembelajaran cenderung pada aspek psikomotorik daripada aspek kognitif atau aspek konsep. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kelas-kelas praktikum pada mata kuliah akuntansi. Penekanan pada aspek psikomotorik menunjukkan bahwa pola belajar mahasiswa D-III akuntansi dengan S1 akuntansi seharusnya berbeda. Oleh karena itu perlu diteliti perilaku belajar mahasiswa diploma III akuntansi agar diperoleh gambaran tentang model perilaku belajar mahasiswa diploma III akuntansi.

Penelitian yang memfokuskan pada perilaku belajar mahasiswa dan pengaruhnya terhadap prestasi akademik tetap relevan untuk dilakukan (Syafei dan Imam, 2015). Hal ini sejalan dengan Albrecht et al. (1994) yang menegaskan bahwa riset dalam pendidikan akuntansi bukan semata bagaimana mengajarkan hasil penelitian kepada mahasiswa, tetapi lebih jauh memahami perilaku dan prestasi mahasiswa melalui riset, yang pada akhirnya disampaikan kepada mahasiswa dalam bentuk kebijakan dan pembaharuan sistem kurikulum.

ISSN 2460-0784

665

Syariah Paper Accounting FEB UMS

(14)

2. KAJIAN LITERATUR DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Model Perilaku Belajar

Beberapa penelitian telah membahas perilaku belajar dan pengaruhnya terhadap prestasi akademik antara lain dilakukan oleh Hanifah dan Abdullah (2001), Hariyoga dan Suprianto (2011), Nugroho et al., (2011), Wulandari (2014), dan Syafei dan Imam (2015).

Hanifah dan Abdullah (2001) melakukan penelitian mengenai pengaruh perilaku belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa akuntansi di Universitas Syah Kuala Banda Aceh. Sampel Penelitian terdiri dari 80 mahasiswa akuntansi dari angkatan 1996 sampai 1999. Perilaku belajar yang diteliti meliputi kebiasaan mengikuti pelajaran, kebiasaan membaca, kebiasaan mengunjungi perpustakaan dan kebiasaan mengikuti ujian. Prestasi akademik diukur dengan indeks prestasi mahasiswa.

Nugroho et al. (2011) meneliti perilaku belajar dan pengaruhnya terhadap pemahaman akuntansi mahasiswa program studi akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana. Model perilaku belajar yang digunakan sama dengan model Hanifah dan Abdullah (2001), yaitu melihat kebiasaan mahasiswa mengikuti perkuliahan, kebiasaan membaca buku, kebiasan ke perpustakaan serta kebiasaan mengikuti ujian. Adapun pemahaman akuntansi diukur berdasarkan nilai mata kuliah akuntansi yang diikuti oleh mahasiswa.

Hariyoga dan Suprianto (2011) meneliti pengaruh pengaruh kecerdasan emosional, perilaku belajar, dan budaya terhadap tingkat pemahaman akuntansi dengan kepercayaan diri sebagai variabel pemoderasi. Responden penelitian sebanyak 96 mahasiswa akuntansi di Jawa Tengah. Variabel perilaku perilaku belajar diukur dari empat dimensi yang berhubungan erat dengan belajar yaitu: kebiasaan mengikuti pelajaran, kebiasaan memantapkan pelajaran, kebiasaan membaca buku, kebiasaan menyiapkan karya tulis, dan kebiasaan menghadapi ujian.

Wulandari (2014) meneliti pengaruh motivasi belajar, perilaku belajar, dan model pembelajaran konstruktivisme terhadap prestasi belajar mahasiswa FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Model perilaku belajar yang digunakan sama dengan model perilaku Hanifah dan Abdullah (2001) dan Nugroho et al. (2011) yaitu perilaku kebiasaan mengikuti kuliah, kebiasaan membaca buku, kebiasaan mengunjungi perpustakaan dan kebiasaan menghadapi ujian.

Syafei dan Imam (2015) meneliti perilaku belajar mahasiswa S1 akuntansi di Universitas Al Azhar Jakarta. Penelitian tersebut bersifat deskriptif dan tidak menguji pengaruhnya terhadap prestasi akademik. Perilaku belajar mahasiswa ditinjau dari kebiasaan dalam mengikuti perkuliahan, kebiasaan membaca buku, kebiasaan mengungjungi perpustakaan, dan kebiasaan menghadapi ujian.

Berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu dapat disimpulkan bahwa model perilaku belajar mahasiswa S1 akuntansi merupakan kebiasaan-kebiasaan mahasiswa yang berupa: (1) kebiasaan mengikuti perkuliahan atau kebiasaan kuliah di dalam kelas, (2) kebiasaan membaca buku, (3) kebiasaan menghadapi ujian, dan (4) kebiasaan memanfaatkan perpustakaan. Penelitian ini akan menggunakan perilaku-perilaku tersebut sebagai model perilaku belajar mahasiswa dalam konteks mahasiswa diploma III akuntansi ditambahkan dengan kebiasaan mahasiswa di kelas praktikum karena kurikulum diploma III akuntansi memiliki muatan praktikum.

2.2 Pengembangan Hipotesis 2.2.1 Kebiasaan Kuliah di Kelas

Salah fungsi tatap muka kuliah di kelas adalah sebagai transfer pengetahuan dari dosen kepada mahasiswa. Suwardjono (2009) menegaskan bahwa kuliah merupakan kegiatan untuk penguatan pemahaman mahasiswa terhadap materi pengetahuan sebagai hasil kegiatan belajar mandiri. Fungsi kelas menjadi sarana untuk lebih memahami apa yang sebelumnya meragukan.

Penelitian Syafei dan Imam (2015) mengungkapkan bahwa mahasiswa cenderung memusatkan perhatian kepada materi yang diberikan di dalam kelas, sering membuat catatan selama mengikuti perkuliahan di dalam kelas serta mengerjakan latihan yang diberikan, cenderung mendiskusikan hal-hal yang kurang jelas dengan teman di bandingkan dengan dosen. Penelitian Wulandari (2015) menghasilkan kesimpulan bahwa kebiasaan mengikuti perkuliahan memengaruhi prestasi akademik. Penelitian Nugroho et. al (2011) juga menyimpulkan bahwa hanya dimensi kebiasaan mengikuti kuliah yang berpengaruh terhadap prestasi akademik dalam bentuk kemampuan pemahaman akuntansi. Penelitian Hanifah dan Abdullah (2001) menghasilkan kesimpulan berbeda yaitu kebiasaan mengikuti perkuliahan tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik.

Hasil yang berbeda menunjukkan bahwa kebiasaan di dalam mengikuti perkuliahan di kelas masih belum jelas pengaruhnya terhadap prestasi akademik mahasiswa S1 akuntansi. Oleh karena itu, penelitian ini

ISSN 2460-0784 Seminar Nasional dan

The 3rd Call for Syariah Paper

(15)

menguji kembali pengaruh tersebut dengan konteks mahasiswa diploma III akuntansi. Kelas pada kurikulum diploma III akuntansi umumnya dibagi dua yaitu kelas untuk kuliah non praktikum dan kelas praktikum. Peneliti meyakini adanya pengaruh antara kebiasaan kuliah di kelas terhadap prestasi akademik karena kehadiran kuliah, keseriusan mengikuti kuliah dan kemampuan membuat catatan selama kuliah akan meningkatkan pemahaman terhadap pengetahuan akuntansi dan pada akhirnya akan menghasilkan nilai prestasi akademik yang tinggi. Mahasiswa yang jarang hadir maupun tidak serius mengikuti tatap muka kelas akan cenderung memiliki prestasi akademik yang rendah. Mahasiswa yang mampu menyelesaikan tugas-tugas praktikum baik secara mandiri maupun bekerja secara kelompok untuk memecahkan masalah di kelas praktikum diyakini juga akan memengaruhi prestasi akademik. Berdasarkan cara berpikir tersebut maka dapat dirumuskan hipotesis 1 sebagai berikut:

H1: kebiasaan kuliah di kelas berpengaruh positif terhadap prestasi akademik H2: kebiasaan di kelas praktikum berpengaruh positif terhadap prestasi akademik

2.2.2 Kebiasaan Membaca Buku

Proses belajar tidak dapat dipisahkan dari buku. Mahasiswa akan memperoleh pengetahuan dari buku. Oleh karena itu perilaku mahasiswa yang baik tentang buku antara lain memiliki buku dan membaca buku. Suwardjono (2009) menegaskan bahwa sebagai sumber pengetahuan, buku harus dibaca, ditulisi, dicorat-coret, ditempeli artikel dan “diajak berdialog” sehingga buku tersebut akan menjadi bagian dari pribadi seseorang.

Penelitian Syafei dan Imam (2015) mengungkapkan bahwa responden penelitian mereka relatif jarang dalam membaca buku teks, jarang membaca buku teks sebelum mengikuti perkuliahan dan jarang membaca buku teks lain selain yang diminta oleh dosen. Penelitian Hanifah dan Abdullah (2001) dan Wulandari (2014) menghasilkan kesimpulan bahwa kebiasaan membaca buku tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik. Penelitian Nugroho et. al (2011) juga menyimpulkan bahwa kebiasaan membaca buku tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik dalam bentuk kemampuan pemahaman akuntansi.

Temuan penelitian tersebut masih menjadi pertanyaan karena jika buku sebagai sumber pengetahuan tidak memiliki pengaruh terhadap prestasi akademik maka fungsi buku menjadi tidak maksimal. Peneliti meyakini adanya pengaruh antara kebiasaan membaca buku dengan prestasi akademik. Semakin tinggi tingkat kebiasaan membaca buku maka semakin tinggi hasil prestasi akademik yang diraih, demikian sebaliknya semakin rendah minat dan intensitas membaca buku maka semakin rendah tingkat prestasi akademik. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat dirumuskan hipotesis 3 sebagai berikut:

H3: kebiasaan membaca buku berpengaruh positif terhadap prestasi akademik

2.2.3 Kebiasaan Menghadapi Ujian

Penelitian Syafei dan Imam (2015) mengungkapkan bahwa kebiasaan menghadapi ujian berupa sering membaca buku teks menjelang mengikuti, berlatih mengerjakan soal-soal dan menambah jam belajar sebelum mengikuti ujian, membaca catatan yang dibuat ketika mengikuti perkuliahan serta membaca foto copy catatan teman sebagai bagian dari persiapan dalam mengikuti ujian.

Penelitian menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Penelitian Wulandari (2014) menyimpulkan kebiasaan mengikuti ujian tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa. Hanifah dan Abdullah (2001) menyatakan bahwa secara parsial kebiasaan mengikuti ujian berpengaruh terhadap prestasi akademik. Penelitian Nugroho et. al (2011) juga menyimpulkan bahwa kebiasaan menghadapi ujian tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik dalam bentuk kemampuan pemahaman akuntansi. Kesimpulan ini masih dapat dipertanyakan karena sudah sewajarnya prestasi akademik dipengaruhi oleh kesiapan mahasiswa dalam menghadapi ujian.

Mahasiswa yang siap menghadapi ujian maka cenderung akan memiliki indeks prestasi akademik yang tinggi, sebaliknya mahasiswa yang tidak siap akan cenderung memiliki indeks prestasi yang rendah. Mahasiswa yang cenderung memiliki kebiasaan baik menghadapi ujian misalnya belajar latihan soal-soal tahun sebelumnya, mendiskusikan contoh soal dengan teman, membaca materi sesuai kisi-kisi ujian akan menghasilkan prestasi akademik yang baik. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dirumuskan hipotesis 4 sebagai berikut:

H4: kebiasaan menghadapi ujian berpengaruh positif dengan prestasi akademik

2.2.4 Kebiasaan Memanfaatkan Perpustakaan

Memanfaatkan perpustakaan berarti adanya kebiasaan meminjam buku, frekuensi kunjungan ke perpustakaan yang tinggi, kebiasaan membaca buku di perpustakaan. Namun demikian perilaku memanfaatkan perpustakaan dapat dapat dipicu karena diwajibkan oleh dosen dan karena bersifat sukarela atas keinginan sendiri. Mahasiswa yang termotivasi untuk belajar dengan baik akan memanfaatkan perpustakaan secara maksimal.

ISSN 2460-0784

667

Syariah Paper Accounting FEB UMS

(16)

Penelitian Syafei dan Imam (2015) mengungkap kecenderungan mahasiswa yang rendah dalam melakukan kunjungan ke perpustakaan, dan cenderung jarang meminjam buku pada saat melakukan kunjungan ke perpustakaan. Namun Syafei dan Imam tidak menguji pengaruhnya terhadap prestasi akademik. Penelitian Nugroho et. al (2011) menyimpulkan bahwa kebiasaan ke perpustakaan tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar dalam bentuk kemampuan pemahaman akuntansi. Nugroho menduga hal ini dipengaruhi oleh faktor lokasi gedung perpustakaan. Penelitian Hanifah dan Abdullah (2001) dan Wulandari (2014) menghasilkan kesimpulan bahwa kebiasaan mengunjungi perpustakaan berpengaruh terhadap prestasi akademik, namun Wulandari hanya menguji tentang kebiasaan mengunjungi dan masih belum jelas tentang pemanfaatan perpustakaan sementara Hanifah dan Abdullah (2001) mengukur kebiasaan mengunjungi, meminjam, dan memanfaatkan perpustakaan untuk membaca.

Penelitian ini meyakini adanya pengaruh antara kebiasaan mengunjungi perpustakaan terhadap prestasi akdemik. Perpustakaan umumnya dirancang tidak hanya sebagai tempat meminjam buku belaka namun menjadi tempat belajar, browsing internet, mengerjakan tugas oleh mahasiswa. Sehingga diyakini bahwa semakin tinggi mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan maka akan semakin tinggi prestasi akademik yang diraih, sebaliknya mahasiswa yang kurang dalam memanfaatkan perpustakaan akan cenderung rendah dalam prestasi akademik. Oleh karena itu, penelitian ini lebih mempertegas makna kunjungan ke perpustakaan sebagai kebiasaan memanfaatkan perpustakaan yang ditinjau dari frekuensi kunjungan, seberapa sering meminjam buku, sebera sering mahasiswa membaca di perpustakaan, memanfaatkan fasilitas internet perpustakaan, dan seberapa sering mengerjakan tugas di perpustakaan. Berdasarkan penjelasan tersebut dirumuskan hipoesis 5 sebagai berikut:

H5: kebiasaan memanfaatkan perpustakan berpengaruh positif terhadap prestasi akademik

2.2.5 Model Penelitian

Penelitian ini melibatkan 5 variabel independen dan 1 variabel dependen yang dapat digambarkan dalam gambar model penelitian berikut ini:

Gambar 1: Model Penelitian

3. METODE PENELITIAN 3.1 Variabel dan Pengukuran

Variabel-variabel penelitian ini terdiri dari lima variabel indendepen yaitu 1) kebiasaan di kelas yang diukur melalui 4 pertanyaan, 2) kebiasaan praktikum yang diukur melalui 6 pertanyaan, 3) kebiasaan membaca buku diukur melalui 6 pertanyaan, 4) kebiasaan menghadapi ujian yang diukur melalui 7 pertanyaan, 5) kebiasaan memanfaatkan perpustakaan diukur melalui 7 pertanyaan, dan satu variabel dependen yaitu indeks prestasi akademik.

Data variabel independen diperoleh melalui kuisioner untuk mengakses kebiasaan-kebiasaan mahasiswa dengan skala likert 5 mulai dari 1= tidak pernah, 2 = tidak sering, 3 = sering, 4 = sangat sering, 5

H1

The 3rd Call for Syariah Paper

(17)

= selalu. Sedangkan data indeks prestasi akademik diperoleh dari data di bagian administrasi akademik Akademi Akuntansi YKPN.

3.2 Responden

Sesuai dengan konteks penelitian ini yaitu untuk mengetahui perilaku belajar mahasiswa D-III akuntansi, populasi yang digunakan penelitian ini adalah mahasiswa Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta yang terdaftar pada semester II tahun akademik 2015/2016. Tabel 1 memperlihatkan rincian populasi dan sampel ditinjau dari tahun angkatan yang disajikan dalam jumlah dan prosentase.

Tabel 1: Populasi dan Sampel

Mahasiswa yang dipilih sebagai responden merupakan mahasiswa angkatan 2015 dan 2014. Mahasiswa sebelum tahun 2013 relatif telah banyak yang lulus sedangkan mahasiswa tahun 2013 sedang melaksanakan praktek kerja lapangan sehingga peneliti kesulitan memperoleh data dari mahasiswa tersebut.

Jumlah responden mengikuti panduan Hair et al. (2013) dalam Sholihin dan Ratmono (2013; p12) bahwa ukuran minimum sesuai dalam analisis SEM-PLS yaitu 10 kali jumlah indikator formatif terbesar pada suatu konstruk atau 10 kali dari jumlah jalur struktural terbesar yang mengarah pada suatu konstruk tertentu.

3.3 Analisis Data

Analisis data penelitian ini menggunakan pendekatanStructural Equation Modelling -Partial Least

Square (SEM-PLS). Penggunaan SEM-PLS memungkinkan analisa data dilakukan secara simultan antara

hubungan variabel dengan indikator pertanyaan dan hubungan antar variabel. Sholihin dan Ratmono (2013; p13) menjelaskan kelebihan SEM-PLS yaitu mampu menguji model penelitian yang kompleks secara simultan. Penelitian ini menggunakan model yang kompleks sebagaimana pada Gambar 1 Model Penelitian terlihat bahwa model penelitian akan membutuhkan 5 (lima) persamaan regresi. Penggunaan regresi berganda pada model yang kompleks harus dilakukan bertahap dan tidak bisa dilakukan serempak. Untuk mengatasi kerumitan tersebut maka Sholihin dan Ratmono (2013) menyarankan penggunaan SEM-PLS.

Data yang diperoleh berasal dari jawaban kuisioner responden. Jawaban responden diolah terlebih dahulu menggunakan program pengolah angkat Microsoft Excel. Data kemudian diimpor ke dalam perangkat lunak Smart PLS 2.0 agar diperoleh nilai validitas konvergen dan validitas diskriminan, reliabilitas dan signifikansi pengujian model pengukuran dan pengujian model struktural.

3.4. Pengujian Model Pengukuran, Model Struktural dan Pengujian Hipotesis

Pengujian model pengukuran dilakukan dengan pengujian validitas konstruk meliputi validitas konvergen dan validitas diskriminan dan pengujian reliabilitas.

Pengujian validitas konvergen dilakukan dengan melihat nilai 1) faktor loading, 2) AVE, dan 3) Communality (Hartono dan Abdillah, 2009, p. 61). Indikator bersifat konvergen pada konstruk jika

mempunyai loading factor lebih besar pada konstruk yang dibentuknya daripada loading factor pada

konstruk lain. Secara praktikal faktor loading > 0,50 (Hartono dan Abdillah, 2009, p. 60). Validitas diskriminan dari model pengukuran indikator reflektif dievaluasi berdasarkan cross loading. Jika korelasi konstruk dengan item pengukuran lebih besar daripada ukuran konstruk lainnya maka menunjukkan bahwa konstruk laten memprediksi ukuran pada blok mereka lebih baik daripada ukuran pada blok lainnya (Ghozali, 2008 p. 25). Indikator pada suatu konstruk akan mempunyai nilai faktor loading lebih besar pada konstruk yang dibentuknya daripada faktor loading pada konstruk lain (Hartono dan Abdillah, 2009, p. 60).

ISSN 2460-0784

669

Syariah Paper Accounting FEB UMS

(18)

Reliabilitas diukur menggunakan Cronbach’s alpha dan composite reliability. Variabel dapat dikatakan reliabel jika nilai Cronbach’s alphalebih besar dari 0,60 (>0.6) dan nilai Composite reliability lebih besar dari 0,70 (>0,70) (Hartono dan Abdillah, 2009, p. 81). Namun, Hartono dan Abdillah (2009, p62)

menjelaskan bahwacomposite reliabilitylebih baik dalam mengukur konsistensi internal suau konstruk.

Pengujian model struktural dievaluasi dengan menggunakan R2 untuk variabel dependen dan nilai koefisienpathataut-valuestiap path untuk uji signifikansi antar variabel (Hartono dan Abdillah, 2009, p. 62).

Tingkat signifikansi pengujian hipotesis ditunjukkan dengan nilai koefiesien path atauinner model yang ditunjukkan oleh nilai t-statistik. Untuk pengujian hipotesis pada alpha 5% nilai t-statistik diatas 1,64 untuk hipotesis satu ekor (one-tailed) dan di atas 2,33 untuk hipotesis satu ekor pada alpha 1% (Hartono dan Abdillah, 2009, p. 63).

4. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Demografi Responden

Kuisioner yang kembali sebanyak 247 namun yang dapat diolah 235 karena 12 responden mengisi tidak lengkap. Tabel 2 memperlihatkan demografi responden ditinjau dari angkatan, gender, latar belakang pendidikan menengah atas, pekerjaan orang tua dan indeks prestasi akademik.

Tabel 2: Demografi Responden

Pekerjaan Orang Tua Guru/Dosen 16 7%

PNS/ABRI 24 10%

Melalui tabel 2 terlihat bahwa ditinjau dari angkatan mahasiswa relatif berimbang, 47% berasal dari mahasiswa angkatan 2015 dan 53 % berasal dari mahasiswa angkatan 2014. Mayoritas responden bergender perempuan (82%), lebih dari setengah (56%) responden memiliki latar belakang pendidikan berasal dari SMA. Pekerjaan orang tua cenderung bukan sebagai pegawai negeri yaitu wirausaha, pegawai swasta, petani, petambak, nelayan dan pensiunan mencapai 66%.

ISSN 2460-0784 Seminar Nasional dan

The 3rd Call for Syariah Paper

(19)

4.2 Statistik Deskriptif

Tabel 3 memperlihatkan statistik deskriptif yang memberikan gambaran data dilihat dari nilai rata-rata dan deviasi standar untuk indikator reflektif yang memiliki nilai faktor loading > 0,5. Mengacu pada Ghozali (2008). Nilai kurang dari 0,5 dibuang dari model penelitian karena dianggap tidak memberikan sumbangan terhadap konstruk.

Tabel 3: Konstruk, Rata-rata dan Deviasi Standar

Konstruk Kode Rata-rata Deviasi Standar

Kebiasaan Kuliah di Kelas (KK)

Mendengarkan penjelasan dosen dengan baik KK1 3,53 0,81

Hanya mencatat materi yang dianggap penting KK3 3,56 1,01

Duduk di depan saat kuliah KK4 2,66 1,12

Kebiasaan di kelas Praktikum (KPR)

Menyelesaikan tugas praktikum secara mandiri KPR1 3,03 0,96

Mendiskusikan dengan teman jika ada kesulitan KPR2 4,02 0,89

Bertanya ke dosen di kelas jika ada kesulitan KPR3 2,66 1,03

Kebiasaan membaca Buku (KB)

Membaca buku teks kuliah setiap hari KB1 2,43 0,71

Membaca di kost/rumah handout yang dibagikan dosen KB3 2,71 0,81

Membaca buku teks kuliah hanya jika ada tugas dari dosen KB6 2,84 0,89

Kebiasaan memanfaatkan Perpustakaan (KP)

Mengunjungi perpustakaan minimal seminggu sekali KP1 2,79 0,99

Membaca buku di perpustakaan KP2 1,89 0,67

Mengerjakan tugas di perpustakaan KP3 1,91 0,72

Menggunakan komputer yang ada di perpustakaan KP4 1,88 0,76

Kebiasaan menghadapi Ujian (KU)

Membaca buku teks kuliah KU1 3,61 1,09

Berlatih mengerjakan soal ujian tahun lalu KU2 3,47 1,08

Berlatih mengerjakan soal di buku latihan KU3 3,24 1,03

Prestasi akademik

Indeks Prestasi Kumulatif IPK 3,57 1,28

Melalui tabel 3 terlihat bahwa responden cenderung sering mendengarkan penjelasan dosen dengan baik (KK1), lebih sering mencatat materi kuliah yang dianggap penting (KK3) dan tidak sering duduk di depan saat kuliah sebagai kebiasaan di dalam kelas (KK4). Responden juga cenderung lebih sering membaca buku teks kuliah (KU1), berlatih mengerjakan soal-soal ujian tahun lalu (KU2) dan berlatih mengerjakan soal di buku latihan sebagai kebiasaan menghadapi ujian (KU3). Sedangkan dilihat dari prestasi akademik responden rata-rata memiliki indeks prestasi akademik sangat bagus (IPK).

4.3 Evaluasi Model Pengukuran

4.3.1 Validitas Konstruk (Validitas Konvergen dan Validitas Diskriminan)

Validitas konvergen dilihat dari nilai faktor-faktor muatan/faktor loading (loading factor) dan

Average Variance Extracted (AVE). Nilai faktor loading indikator pada sebuah konstruk harus lebih besar

dari 0,5 (> 0,5). Nilai faktor loading > 0,5 merupakan nilai yang dianggap signifikan secara praktikal (Hartono dan Abdillah , 2009). Indikator-indikator yang nilai faktor loading < 0,5 dibuang dari model pengukuran karena tidak memberikan sumbangan pada konstruk. Melalui tabel 3 terlihat bahwa masing-masing indikator pada sebuah konstruk memiliki nilai faktor loading > 0,5 dan tiap indikator memiliki nilai lebih besar daripada indikator pada konstruk lainnya, sebagai contoh indikator pada Kebiasaan dalam Kelas (KK) yaitu KK1 sebesar 0,7993, KK3 sebesar 0,6526 dan KK4 sebesar 0,7077.

ISSN 2460-0784

671

Syariah Paper Accounting FEB UMS

(20)

Melalui tabel 3 terlihat bahwa faktor loading > 0,5 dan indikator lebih tinggi dibandingkan pada konstruk lainnya. Sebagai contoh indikator konstruk kebiasaan di kelas praktikum (KPR) yaitu KPR1 bernilai 0,7995, KPR2 sebesar 0,7187, dan KPR3 sebesar 0,6468 lebih tinggi dibanding indikator pada konstruk lainnya. Oleh karenanya indikator tersebut memenuhi validitas diskriminan.

Validitas konvergen juga dilihat dari nilai AVE masing-masing konstruk. Mengacu pada Hartono dan Abdillah (2009), nilai AVE harus lebih besar dari 0,5 (> 0,5). Melalu tabel 4 terlihat bahwa masing-masing konstruk memiliki nilai AVE > 0,5 yaitu konstruk kebiasaan dalam kelas (KK) sebesar 0,5219,

kebiasaan praktikum (KPR) sebesar 0,5247, kebiasaan membaca buku (KB) sebesar 0,5159, konstruk

kebiasaan menghadapi ujian (KU) sebesar 0,7106 dan kebiasaan memanfaatkan perpustakaan (KP) sebesar 0,5672.

Tabel 3:Cross Loading

KK KPR KB KU KP IPK

KK1 0,7993 0,3782 0,2757 0,4812 0,1983 0,1416

KK3 0,6526 0,2970 0,1403 0,2435 0,2103 0,1097

KK4 0,7077 0,1408 0,3025 0,1962 0,2217 0,1278

KPR1 0,3067 0,7995 0,0960 0,3730 0,1098 0,1789

KPR2 0,2387 0,7187 0,0516 0,4459 0,1969 0,1283

KPR3 0,2735 0,6468 0,3237 0,3666 0,2503 0,1224

KB1 0,3826 0,2907 0,7994 0,2321 0,3500 0,0201

KB3 0,3822 0,2886 0,5653 0,2421 0,4464 0,0002

KB6 0,1380 0,0151 0,7676 -0,0021 0,2070 0,0189

KU1 0,3828 0,4593 0,1175 0,8564 0,1994 0,2221

KU2 0,3085 0,4351 0,0642 0,8492 0,1273 0,2196

KU3 0,4233 0,4684 0,2234 0,8231 0,2434 0,1758

KP1 0,2527 0,1683 0,2486 0,1370 0,6769 0,1297

KP2 0,2608 0,1781 0,4196 0,1897 0,7661 0,0907

KP3 0,1869 0,1470 0,3302 0,1430 0,7960 0,0860

KP4 0,1653 0,2126 0,1408 0,1891 0,7681 0,1290

IPK 0,1759 0,2018 0,0248 0,2464 0,1511 1,0000

Sumber: Output Smart PLS 2.0.

Keterangan: KK=Kebiasaan Kuliah di Kelas, KPR=Kebiasaan di kelas Praktikum, KB=Kebiasaan membaca Buku, KU=Kebiasaan menghadapi Ujian, KP=Kebiasaan memanfaatkan Perpustakaan, IPK=Indeks Prestasi Kumulatif

4.3.2 Reliabilitas

Mengacu pada Hartono dan Abdillah (2009, p. 81), konstruk dikatakan reliabel jika memiliki nilai Cronbach’s Alphalebih besar dari 0,60 (> 0.6) dan nilaiComposite Reliabilitylebih besar dari 0,70 (> 0,70). Melalui tabel 4 terlihat bahwa nilaicomposite reliabilityuntuk semua konstruk telah > 0,7, tertinggi untuk konstruk kebiasaan memanfaatkan perpustakaan (KP) sebesar 0,8393 dan terendah konstruk kebiasaan membaca buku sebesar 0,7579.

Tabel 4:AVE, Composite Reliability dan Communality

AVE Composite Reliability Communality

The 3rd Call for Syariah Paper

(21)

4.4 Pengujian Model Struktural (Inner Model)

Nilai R2penelitian ini sebesar 0,0821 (8,21%), mengandung makna sekitar 8% varian pembentuk prestasi akademik mahasiswa diploma III akuntansi dipengaruhi oleh variabel kebiasaan di dalam kelas, kebiasaan praktikum, kebiasaan membaca buku, kebiasaan menghadapi ujian dan kebiasaan memanfaatkan perpustakaan, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti penelitian ini.

4.5 Pengujian Hipotesis

Tingkat signifikansi ditunjukkan dengan nilai koefiesien path atau inner model. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis satu arah karena arah penelitian telah ditentukan dalam hipotesis. Tabel 5 memperlihatkan hasil pengujian hipotesis, terlihat bahwa hipotesis H4 terdukung pada alpha 1% karena nilai statistik t > 2,33, sedangkan hipotesis H1, H2, H3 dan H5 tidak terdukung.

Tabel 5: Hasil Pengujian Hipotesis

Hipotesis Path Koefisien T Statistics Keputusan Alpha

H1 KK - IPK 0,072 0,9409 Tidak terdukung

H2 KPR - IPK 0,078 1,0509 Tidak terdukung

H3 KB - IPK -0,077 0,6537 Tidak terdukung

H4 KU - IPK 0,162 2,3249 Terdukung 0,01

H5 KP - IPK 0,104 1,6124 Tidak Terdukung

Sumber: Output Smart PLS 2.0

4.6 Diskusi Hasil Pengujian Hipotesis

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perilaku belajar mahasiswa diploma III akuntansi yang diukur melalui kebiasaan-kebiasaan di dalam kelas, kebiasaan mengikuti praktikum, kebiasaan membaca buku, kebiasaan menghadapi ujian dan kebiasaan memanfaatkan perpustakaan terhadap indeks prestasi akademik.

Berdasarkan analisis terhadap data yang tersedia, penelitian ini memperoleh bukti bahwa kebiasaan mahasiswa diploma III akuntansi dalam menghadapi ujian berpengaruh positif terhadap indeks prestasi belajar, oleh karenanya hipotesis H4 terdukung dengan koefisien positif. Hal ini didukung dengan nilai rata-rata indikator yang mengukur kebiasaan menghadapi ujian terlihat bahwa mahasiswa cenderung sangat sering yaitu 3,61 untuk indikator membaca buku kuliah menjelang ujian, 3,47 untuk berlatih soal-soal tahun lalu dan 3,24 untuk indikator berlatih soal-soal di buku latihan, sementara nilai rata-rata indeks prestasi akademik berada pada angka 3,5. Oleh karena itu terdapat pengaruh positif antara kebiasaan menghadapi ujian dengan prestasi akademik, hal ini didukung oleh nilai koefisen konstruk ini yang bernilai posisitif 0,162 yang mengandung makna bahwa semakin siap mahasiswa menghadapi ujian maka semakin tinggi nilai prestasi akademik. Kesiapan mahasiswa antara lain dalam bentuk membaca buku teks menjelang ujian, sangat sering berlatih soal-soal tahun lalu dan berlatih soal-soal di buku latihan. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian Hanifah dan Abdullah (2001).

Penelitian ini tidak dapat memperoleh bukti bahwa perilaku belajar mahasiswa berupa kebiasaan mengikuti kuliah di kelas berpengaruh terhadap prestasi akademik, oleh karena itu H1 tidak terdukung. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian Hanifah dan Abdullah (2001) namun tidak konsisten dengan penelitian Nugroho et al. (2011) dan Wulandari (2015). Penelitian ini juga tidak dapat memperoleh bukti bahwa kebiasaan di kelas praktikum memengaruhi prestasi akademik, oleh karena itu hipotesis-hipotesis H2 tidak terdukung.

Penelitian ini tidak dapat memperoleh bukti bahwa kebiasaan membaca buku berpengaruh terhadap prestasi akademik, oleh karena itu hipotesis H3 tidak terdukung, hal ini konsisten dengan penelitian Hanifah dan Abdullah (2001), Nugroho et al (2011) dan Wulandari (2015). Koefisien pada pengujian ini bernilai negatif, yang mengandung makna bahwa antara prestasi akademik dengan perilaku belajar berhubungan arah terbalik.

Penelitian ini tidak dapat memperoleh bukti bahwa perilaku belajar mahasiswa berupa kebiasaan memanfaatkan perpustakaan memengaruhi prestasi akademik, oleh karena itu hipotesis H5 tidak terdukung. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Nugroho et al (2011) namun tidak dengan penelitian Hanifah dan Abdullah (2001) dan Wulandari (2015).

ISSN 2460-0784

673

Syariah Paper Accounting FEB UMS

(22)

Tidak terdukungnya hipotesis-hipotesis H1, H2, H3 dan H5 dapat diambil makna bahwa sesungguhnya pola belajar mahasiswa tidak jauh berbeda satu sama lain baik mereka yang memiliki indeks prestasi tinggi maupun rendah.

5. SIMPULAN

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1) perilaku belajar mahasiswa diploma III akuntansi dalam bentuk kebiasaan menghadapi ujian berpengaruh positif terhadap prestasi akademik, (2) perilaku belajar mahasiswa diploma III akuntans dalam bentuk kebiasaan kuliah, kebiasaan di kelas praktikum, kebiasaan membaca buku, dan kebiasaan memanfaatkan perpustakaan tidak berpengaruh terhadap prestasi akademik.

Keterbatasan penelitian ini antara lain: (1) terdapat responden angkatan tahun 2015 yang mungkin masih memiliki pola belajar bawaan semasa pendidikan menengah atas, responden tersebut mungkin juga masih belum memperoleh manfaat maksimal dari pembelajaran. Hariyoga dan Suprianto (2011) menyarankan penggunaan mahasiswa angkatan akhir sebagai bentuk responden yang telah memperoleh manfaat pembelajaran secara maksimal, (2) pilihan jawaban pada indikator pertanyaan bersifat kualitatif yang mungkin tidak mengukur secara tepat, misalnya pilihan tidak sering, sering atau sangat sering dapat dimaknai berbeda olah satu responden dengan responden yang lain.

Saran untuk penelitian berikutnya antara lain: (1) menggunakan responden yang lebih spesifik misalnya responden berprestasi akademik tinggi agar dapat diketahui pola perilaku mahasiswa berprestasi tinggi. Standar Nasional Pendidikan Tinggi menyebutkan mahasiswa diploma yang memiliki prestasi akademik tinggi bila memiliki indeks prestasi semester lebih dari 3,00 (Peraturan Menristekdikti Nomor 44 tahun 2015), (2) memasukkan faktor lain ke dalam model penelitian misalnya kebiasaan mengerjakan tugas rumah dan motivasi. Mengerjakan tugas rumah diyakini dapat meningkatkan kegiatan belajar mahasiswa karena mahasiswa harus meluangkan waktu untuk lebih banyak untuk belajar (Rayburn dan Rayburn, 1999). Wooten (1998) menjelaskan bahwa ada dua hal yang akan memotivasi perilaku belajar yaitu ekspektasi diri dan suasana kelas. Ekspektasi diri memengaruhi motivasi mahasiswa untuk memiliki perilaku yang baik dalam belajar. Bentuk perilaku belajar pada dasarnya merupakan sebuah upaya aktif mahasiswa yang tingkat keberhasilannya dipengaruhi oleh motivasi. Mahasiswa yang memiliki motivasi keberhasilan yang tinggi akan cenderung menghasilkan perilaku belajar yang baik, sebaliknya motivasi rendah akan menghasilkan perilaku belajar yang jelek. Mahasiswa yang hanya ingin sekedar lulus atau hanya sekedar ingin memperoleh nilai C maka motivasi belajar akan cenderung rendah, tetapi mahasiswa yang ingin lulus dengan predikat pujian (cum laude) akan cenderung menghasilkan motivasi yang tinggi.

6. REFERENSI

[1] Albrecht, W.S, D.C Clark, J.M.Smith, K.D. Stocks dan L.W. Woodfield.1994. An Accounting

Curriculum for Next Century.Issues in Accounting Education(Fall): 401-425

[2] Badan Standar Nasional Pendidikan. 2010. Standar Isi Pendidikan Tinggi

[3] Ghozali, Imam. 2008.Structural Equation Modelling Metode Alternatif dengan Partial Least Squre.

Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.

[4] Hanifah dan Abdullah, Syukriy. 2001. Pengaruh Perilaku Belajar dan Prestasi Akademik Mahasiwa

Akuntansi.Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi.Vol. 1 (3). Desember.

[5] Hariyoga, Septian dan Edy Suprianto. 2011. Pengaruh Kecerdasan Emosional, Perilaku Belajar, dan

Budaya Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi dengan Kepercayaan Diri sebagai Variabel

Pemoderasi.Makalah Simposium Nasional Akuntansi XIV Banda Aceh

[6] Hartono, Jogiyanto M. dan Abdillah, Willy. 2009. Konsep & Aplikasi PLS (Partial Least Square) Untuk Penelitian Empiris. BPFE UGM, Yogyakarta

[7] Nugroho, I.P, Gusti Tanggulungan dan Betsi Olivia W. 2011. Pengaruh Perilaku Belajar Terhadap

Tingkat Pemahaman Akuntansi.Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra Arsitektur dan Sipil).

18-19 Oktober. Universitas Gunadarma Depok pp63-39

[8] Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2015

tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

[9] Rayburn, L.G., & Rayburn, J.M. 1999. Impact of course length and homework assignments on

student performance.Journal of Education for Business, 74, 325–331

[10] Sholihin, Mahfud dan Ratmono, Dwi. 2013. Analisis SEM-PLS dengan Warp PLS 3.0 untuk

Hubungan Non Linier dalam Penelitian Sosial dan Bisnis. Penerbit ANDI Yogyakarta.

ISSN 2460-0784 Seminar Nasional dan

The 3rd Call for Syariah Paper

(23)

[11] Suwardjono. 2009. Gagasan Pengembangan Profesi dan Pendidikan Akuntansi di Indonesia:

Kumpulan Artikel. Edisi Elektronik. Yogyakarta: BPFE.http://suwardjono.staff.ugm.ac.id/buku/gp3ai

[12] Syafei, Ade Wirman dan Shohibul Imam. 2015. Analisis Pengaruh Perilaku Belajar Mahasiswa

Terhadap Pencapaian Prestasi Akademik: Studi Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia. Prosiding Konferensi Regional Akuntansi II IAI KAPd Jawa Timur.

[13] Wooten, Thomas. 1998. Factors Influencing Student Learning in Introductory Accounting Classes: A

Comparsion of Traditional and Nontraditional Students. Issues in Accounting Education. Vol 13 No2. May.

[14] Wulandari, Soliyah. 2015. Pengaruh Motivasi Belajar, Perilaku Belajar dan Model Pembelajaran Variabeltivisme Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Kelas Reguler Fakultas Ekonomi dan Bisnis

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.ESENSI Jurnal Bisnis dan Manajemen.Vol. 4, No. 1, April pp

37-48.

ISSN 2460-0784

675

Syariah Paper Accounting FEB UMS

Gambar

Gambar 1: Model Penelitian
Tabel 1: Populasi dan Sampel
Tabel 2: Demografi Responden
Tabel 3: Konstruk, Rata-rata dan Deviasi Standar
+3

Referensi

Dokumen terkait

Yang sekarang dikenal dengan istilah eksogami ibu memegang peranan sentral dalam pendidikan pengaman kekayaan dan kesejahteraan keluarga sedangkan menurut Rajab

Pelaksanaan kegiatan dilakukan bertahap; dimulai dari penyuluhan mengenai jamban sehat, pendataan jamban sehat keluarga melalui pendampingan Program Indonesia

Tidak terpenuhinya jumlah semua anak dapat menulis huruf hijaiyah secara lengkap dikarenakan, ada beberapa pembelajaran yang tidak dilaksanakan pada jam pertama,

Pengaturan lain di luar KUHP tentang tindak pidana pemalsuan mata uang Rupiah, ialah dalam Undang-Undang No. Menurut Pasal 45 Undang- Undang No.. Berdasarkan ketentuan

pemeriksaan atau keterangan lainnya dengan pajak yang terutang.. Pajak Bumi dan Bangunan 20 berdasarkan SPOP ditambah denda administrasinya 25% dari selisih.

Tahap selanjutnya yaitu melakukan mitigasi risiko terhadap aktivitas yang mempunyai nilai RPN tertinggi, hasil mitigasi risiko untuk mengurangi terjadinya risiko (Tabel

Pulau Pramuka saat ini memiliki potensi sebagai tujuan wisata, selain sebagai ibu kota kabupaten, Pulau Pramuka memiliki banyak tempat kegiatan yang dapat dikembangkan

Secara kognitif siswa memiliki kepercayaan bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit, kemudian secara afektif siswa menjadi tidak menyukai atau tidak menyenangi