Hubungan antara stres kerja dan etos kerja dengan perilaku cyberloafing pada karyawan p.t. pln (persero) area Surakarta

19 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

commit to user

HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DAN ETOS KERJA DENGAN

PERILAKU CYBERLOAFING PADA KARYAWAN P.T. PLN

(PERSERO) AREA SURAKARTA

SKRIPSI

Sebagai Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Pendidikan

Strata I Psikologi

Oleh :

Herwinda Nursanti

G 0108124

Pembimbing :

Aditya Nanda Priyatama, S.Psi., M.Si.

Nugraha Arif Karyanta, S.Psi., M.Psi.

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

(2)
(3)

commit to user

(4)

PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam skripsi ini tidak

terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu

perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau

pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis

diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Jika terdapat hal-hal yang

tidak sesuai dengan isi pernyataan ini, maka saya bersedia derajat kesarjanaan saya

dicabut.

Surakarta, November 2013

(5)

commit to user

MOTO

“Barang siapa bersungguh-sungguh, sesungguhnya kesungguhannya itu adalah untuk

dirinya sendiri.”

(Terjemahan Q.S. Al-Ankabut [29]: 6)

“Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita

(6)

HALAMAN PERSEMBAHAN

Dengan ucapan syukur Alhamdulillah kepada Allah S.W.T., atas segala limpahan

rahmat dan karunia-Nya

Kupersembahkan karya ini kepada :

Bapak, Ibu, dan Kakak yang Paling Kucintai …

Saudara-saudaraku Terkasih …

Sahabat-sahabatku …

(7)

commit to user

vii 

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah

S.W.T. atas limpahan rahmat, hidayah, dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul: “Hubungan antara Stres Kerja dan Etos Kerja

dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan P.T. PLN (Persero) area Surakarta”.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Psikologi di

Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Keberhasilan penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena

itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Zainal Arifin Adnan, dr., Sp.PD-KR-FINASIM, Dekan Fakultas

Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Bapak Drs. Hardjono, M.Si., Ketua Prodi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas

Sebelas Maret Surakarta

3. Bapak Aditya Nanda Priyatama, S.Psi., M.Si., selaku pembimbing utama., serta

bapak Nugraha Arif Karyanta, S.Psi., M.Psi., selaku pembimbing pendamping yang

telah memberikan arahan dan bimbingan dalam penyusunan skripsi ini.

4. Bapak Drs. Hardjono, M.Si. dan ibu Dra. Tuti Hardjajani, M.Si., selaku penguji yang

telah bersedia menguji dan memberikan masukan kepada penulis bagi kesempurnaan

penulisan skripsi ini.

5. Ibu Rin Widya Agustin, M.Psi., selaku dosen pembimbing akademik dan koordinator

skripsi Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Surakarta.

6. Segenap dosen dan staf karyawan Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran

Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan bekal ilmu dan

(8)

7. Ibu Ririn Rachmawardini selaku Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi P.T.

PLN (Persero) Area Surakarta yang telah banyak membantu dalam memberikan

informasi dan data yang diperlukan penulis dalam penyusunan skripsi ini.

8. Seluruh responden yang telah bersedia membantu pengumpulan data penelitian.

9. Bapak, Ibu, dan Mas Wawan yang telah memberikan semangat dan doa untuk

menyelesaikan skripsi ini.

10. Sahabat-sahabatku: Alvi Rosita, Indah Zulia, Chairunisa Delfika, Rangga Ramadhan,

dan Dimas Maulana, terima kasih atas dukungan, motivasi, serta atas pertemanan

yang menyenangkan selama ini.

11. Teman-teman di Psikologi: Ria, Diwen, Wendy, Vivin, Jehan, Tya, dan yang tidak

dapat disebut satu-persatu, terimakasih telah berbagi ilmu dan banyak memberikan

bantuan.

12. Teman-teman angkatan 2008 yang telah menorehkan berbagai pengalaman berharga

dan tidak segan untuk saling mendukung dan mendoakan.

Semoga Allah S.W.T. memberikan karunia yang melimpah kepada kita semua

dan semoga karya ini bermanfaat bagi pembaca.

Surakarta, November 2013

(9)

commit to user

ix  ABSTRAK

HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DAN ETOS KERJA DENGAN PERILAKU CYBERLOAFING PADA KARYAWAN P.T. PLN

(PERSERO) AREA SURAKARTA

Herwinda Nursanti

Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Surakarta

Fenomena karyawan mengakses internet pada waktu jam kerja dengan tujuan bukan untuk kepentingan pekerjaan, yang disebut juga dengan istilah cyberloafing

memberikan dampak pada penurunan produktivitas karyawan dan kerugian bagi perusahaan dalam bentuk material. Cyberloafing merupakan masalah yang banyak dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang menggunakan komputer dan internet dalam menjalankan aktivitasnya. Tingkat stres kerja dan etos kerja yang dimiliki karyawan merupakan dua faktor yang mempengaruhi intensitas karyawan melakukan perilaku

cyberloafing. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan parsial antara stres

kerja dan etos kerja dengan perilaku cyberloafing pada karyawan.

Populasi penelitian ini adalah karyawan P.T. PLN (Persero) area Surakarta yang menggunakan komputer dan terkoneksi dengan internet dalam melakukan pekerjaannya. Sampel penelitian sebanyak 50 karyawan yang diambil menggunakan quota random

sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala cyberloafing, skala stres

kerja, dan skala etos kerja. Skala cyberloafing terdiri dari 19 aitem valid dengan koefisien reliabilitas (α)= 0,936, skala stres kerja terdiri dari 43 aitem valid dengan koefisien reliabilitas (α)= 0,921, dan skala etos kerja terdiri dari 24 aitem valid dengan koefisien reliabilitas (α)= 0,860.

Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi parsial. Secara parsial, tidak terdapat hubungan antara stres kerja dengan perilaku cyberloafing (dengan nilai

significance (2-tailed) 0,629; p > 0,05; dan rx1y sebesar -0,072) serta terdapat hubungan

antara etos kerja dengan perilaku cyberloafing (dengan nilai significance (2-tailed) 0,016;

p < 0,05; dan nilai rx2y sebesar -0,345). Kesimpulan : 1. Tidak terdapat hubungan antara

stres kerja dengan perilaku cyberloafing pada karyawan. 2. Terdapat hubungan yang signifikan antara etos kerja dengan perilaku cyberloafing pada karyawan.

(10)

ABSTRACT

CORRELATION BETWEEN WORK STRESS AND WORK ETHIC TOWARD CYBERLOAFING ON THE EMPLOYEES OF

P.T. PLN (PERSERO) SURAKARTA

Herwinda Nursanti

Department of Psychology, Medical Faculty, Sebelas Maret University Surakarta

Phenomena of employees accessing internet that is not terms of work at office hours, or commonly called cyberloafing may reduce employees’ productivity and financial loss on company. Cyberloafing is a problem happened in companies which use computer and internet in their work activities. The level of work stress and work ethic possessed by employees are two factors that influence employees doing cyberloafing. The purpose of this research is to find out partial correlation between work stress and work ethic toward cyberloafing behavior on employees.

Population of this research was all employees who operate computer and access internet at PT PLN Surakarta. Sample of this research were 50 employees taken by quota random sampling. Data collection instrument used in this research were cyberloafing behavior scale, work stress scale, and work ethic scale. Cyberloafing behavior scale comprised 19 valid items with reliability coefficient 0.936, work stress scale comprised 43 valid items with reliability coefficient 0.921, and work ethic scale comprised 24 valid items with reliability 0.860.

The result by using partial correlation showed partially that there wasn’t any correlation between work stress and cyberloafing behavior with significance (2-tailed) 0,629; (p > 0,05), and rx1y = -0.072; there was correlation between work ethic and

cyberloafing behavior with significance (2-tailed) 0,016 (p < 0,05), and rx1y = 0.345. The

conclusions were: 1. No correlation between work stress and cyberloafing behavior on employees; 2. There was significant correlation between work ethic and cyberloafing behavior.

(11)
(12)

1. Pengertian Stres Kerja ... 12

D.Hubungan antara Stres Kerja dan Etos Kerja dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan ... 37

1. Hubungan antara Stres Kerja dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan ... 37

2. Hubungan antara Etos Kerja dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan ... 39

E. Kerangka Pemikiran ... 41

F. Hipotesis ... 42

BAB III. METODE PENELITIAN ... 43

A. Identifikasi Variabel Penelitian ... 43

B. Definisi Operasional ... 43

C. Populasi, Sampel, dan Sampling ... 45

D. Metode Pengumpulan Data ... 46

E. Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur ... 51

F. Teknik Analisis Data... 52

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 55

(13)

commit to user

xiii 

1. Orientasi Kancah Penelitian ... 55

2. Persiapan Penelitian ... 58

B. Pelaksanaan Penelitian ... 63

1. Penentuan Sampel Penelitian ... 63

2. Pengumpulan Data Penelitian ... 63

3. Pelaksanaan Skoring ... 65

4. Uji Validitas dan Reliabilitas ... 65

a. Uji Validitas ... 65

B. Uji Heteroskedastisitas ... 80

C. Uji Otokorelasi ... 82

3. Uji Hipotesis ... 83

4. Analisis Deskriptif ... 85

5. Sumbangan Relatif dan Sumbangan Efektif ... 90

D. Pembahasan ... 91

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 97

A. Kesimpulan ... 97

B. Saran... 98

(14)
(15)

commit to user

xv 

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Bidang-bidang Internet yang Paling Banyak Dikunjungi

Cyberloafer ... 10

Tabel 2.Blueprint Skala Cyberloafing ... 47

Tabel 3.Blueprint Skala Stres Kerja ... 49

Tabel 4. Blueprint Skala Etos Kerja ... 51

Tabel 5.Blueprint Skala Cyberloafing sebelum Penelitian ... 59

Tabel 6.Blueprint Skala Stres Kerja sebelum Penelitian ... 61

Tabel 7.Blueprint Skala Etos Kerja sebelum Penelitian ... 62

Tabel 8. Ditribusi Butir Aitem Valid dan Gugur pada Skala Cyberloafing ... 66

Tabel 9. Distribusi Butir Aitem Valid dan Gugur pada Skala Stres Kerja ... 68

Tabel 10. Distribusi Skala Stres Kerja sebagai Data Penelitian ... 70

Tabel 11. Distribusi Butir Aitem Valid dan Gugur pada Skala Etos Kerja ... 72

Tabel 12. Distribusi Skala Etos Kerja sebagai Data Penelitian ... 73

Tabel 13. Perhitungan Reliabilitas Skala Cyberloafing ... 75

Tabel 14. Perhitungan Reliabilitas Skala Stres Kerja ... 75

Tabel 15. Perhitungan Reliabilitas Skala Etos Kerja... 76

Tabel 16. Hasil Uji Normalitas ... 76

Tabel 17. Hasil Uji Linieritas antara Stres Kerja dengan Perilaku Cyberloafing ... 77

Tabel 18. Hasil Uji Linieritas antara Etos Kerja dengan Perilaku Cyberloafing ... 78

Tabel 19. Hasil Uji Multikolinearitas ... 79

(16)

Tabel 21. Hasil Uji Otokorelasi dengan Uji Durbin-Watson ... 83

Tabel 22. Pedoman Interpretasi Koefisien Korelasi ... 84

Tabel 23. Korelasi Parsial Stres Kerja dengan Perilaku Cyberloafing ... 84

Tabel 24. Korelasi Parsial Etos Kerja dengan Perilaku Cyberloafing ... 85

Tabel 25. Deskripsi Data Empirik ... 86

Tabel 26. Deskripsi Data Penelitian ... 87

Tabel 27. Kategorisasi Subjek Berdasar Skor Skala Perilaku Cyberloafing ... 88

Tabel 28. Kategorisasi Subjek Berdasar Skor Skala Stres Kerja ... 89

(17)

commit to user

xvii 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Faktor-faktor Penyebab Stres Kerja di Lingkungan

Pekerjaan ... 17

Gambar 2. Kerangka Pemikiran Hubungan antara Stres Kerja dan Etos Kerja

dengan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan ... 41

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

STRUKTUR ORGANISASI ... 103

LAMPIRAN A. SKALA PENELITIAN ... 104

LAMPIRAN B. DISTRIBUSI SKOR ALAT UKUR PENELITIAN ... 115

1. Distribusi Skor Skala Cyberloafing Sebelum Aitem Gugur (Skala W) ... 116

2. Distribusi Skor Skala Stres Kerja Sebelum Aitem Gugur (Skala X) ... 118

3. Distribusi Skor Skala Etos Kerja Sebelum Aitem Gugur (Skala Y) ... 124

4. Distribusi Skor Skala Cyberloafing Setelah Aitem Gugur (Skala W) ... 130

5. Distribusi Skor Skala Stres Kerja Setelah Aitem Gugur (Skala X) ... 132

6. Distribusi Skor Skala Etos Kerja Setelah Aitem Gugur (Skala Y) ... 138

LAMPIRAN C. UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ... 142

1. Uji Daya Beda Aitem dengan Analisis Bivariate Pearson ... 143

(19)

commit to user

xix 

3. Hasil Uji Multikolinearitas ... 155

4. Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 155

5. Hasil Uji Otokorelasi ... 156

LAMPIRAN E. UJI HIPOTESIS KORELASI PARSIAL ... 157

LAMPIRAN F. ANALISIS DESKRIPTIF DAN KATEGORISASI ... 159

LAMPIRAN G. SUMBANGAN EFEKTIF DAN SUMBANGAN RELATIF ... 165

LAMPIRAN H. SURAT PENELITIAN ... 171

Figur

Tabel 21. Hasil Uji Otokorelasi dengan Uji Durbin-Watson  ...................................
Tabel 21 Hasil Uji Otokorelasi dengan Uji Durbin Watson . View in document p.16
Gambar 2. Kerangka Pemikiran Hubungan antara Stres Kerja dan Etos Kerja
Gambar 2 Kerangka Pemikiran Hubungan antara Stres Kerja dan Etos Kerja . View in document p.17

Referensi

Memperbarui...