• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Pengertian Pemilu dan Pilkada - Pemilu dan Pilkada

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "A. Pengertian Pemilu dan Pilkada - Pemilu dan Pilkada"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

A. Pengertian Pemilu dan Pilkada

Negara Indonesia adalah negara demokrasi.

Dalam negara demokrasi yang memegang kekuasaan tertinggi adalah rakyat.

Salah satu ciri negara demokrasi adalah adanya pemilihan umum yang diadakan secara berkala.

Pemilu adalah suatu aktivitas atau tindakan melakukan

pemilihan anggota-anggota badan perwakilan rakyat oleh seluruh rakyat dalam waktu tertentu dan dengan cara-cara tertentu.

(3)

Tujuan pemilu adalah :

1. Memungkinkan terjadinya pemerintahan secara aman dan tertib.

2. Untuk melaksanakan kedaulatan rakyat.

3. Untuk melaksanakan hak-hak asasi warga negara.

Pemilihan umum diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umun (KPU). Lmbaga KPU bersifat nasional, tetap dan mandiri.

(4)

Perbedaan Pemilu dan Pilkada

Pemilu memilih wakil-wakil rakyat (DPR, DPRD dan DPD) yang akan dipercayakan untuk melaksanakan pemerintahan negara.

Pilkada adalah memmilih pemimpin daerah provinsi dan kabbupaten/kota.

(5)

Maksud dari asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil adalah :

1. Langsung, bearti setiap pemilih secara langsung memberikan suaranya tanpa perantara.

2. Umum, berarti pemilihan itu berlaku bagi setiap warga negara Indonesia yang telah memenuhi persyarata tannpa membedakan asal-usulnya.

3. Bebas, berarti setiap pemilih menggunakan haknya sesuai dengan hati nurani tanpa tekanan dan paksaan dari pihak manapun.

4. Rahasia, berarti pilihan setiap pemilih dijamin tidak akan diketahui oleh pihak lain dengan jalan apapun.

5. Jujur, berarti semua pihak yang terlibat dalam penyeleng garaan pemilu harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan

perundang-undangan yang berlaku.

6. Adil, berarti setiap pemilih dan partai politik peseerta pemilu mendapat perlakuan yang adil, bebas dari kecurangan pihak

(6)

B. Pelaksanaan Pemilu di Indonesia

Sejak kemerdekaan tahun 1945 telah melaksanakan pemilu, yaitu :

1. Pemilu pada masa Orde Lama diselenggarakan tahun : 1955

2. Pemilu pada masa Orde Baru diselenggarakan pada tahun : 1977, 1982, 1987, 1992 dan 1997

(7)

Undang-Undang Pemilu pada masa reformasi : 1. Pelaksanaan pemilu tahun 2004 diatur dengan :

Undang-Undang Nomor 12 tahun 2002 dan Undang-Undang-Undang-Undang Nomor 23 tahun 2003, rakyat dapat memilih wakil-wakilnya secara langsung.

(8)

Pemilihan anggota DPR, DPD dan DPRD

berdasarkan UU RI No.10 Tahun 2008

Penyelenggaraan pemilu untuk memilih anggota DPR, DPD dan DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota melalui tahapan

sebagai berikut :

1. Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih. 2. Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan. 3. Pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD

kabupaten/kota. 4. Masa kampanye. 5. Masa tenang.

6. Pemungutan dan perhitungan suara. 7. Penetapan Hasil pemilu.

(9)

a. Pendaftaran Pemilih

Orang yang berhak memilih adalah semua warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sbb:

1. Berusia minimal 17 tahun pada saat pemungutan suara berlangsung.

2. Sudah pernah kawin atau memiliki hak memilih.. 3. Nyata-nyata sedang tidak terganggu jwa/ingatannya.

(10)

b.Peserta Pemilu

Peserta pemilu terdiri dari :

- Partai politik

- Perorangan

Paratai Politik yang dapat menjadi peserta pemilu harus memenuhi syarat :

1. Bersetatus badan hukum ssesuai dengan UU tentang partai politik

2. Memiliki kepengurusan 2/3 jumlah provinsi.

3. Memiliki kepengurusan 2/3 jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan..

4. Menyertakan sekurang-kurangnya 30 persen perwakilan perempuan pada kepengurusan partai politik.

(11)

b. Peserta Pemilu

6. Mempunyai kantor tetap untuk kepengurusan.

(12)

Peserta Pemilu

Perseorangan

Peserta perseorangan dapat menjadi calon anggota DPD jika memenuhi syarat dukungan sbb :

1. Pada provinsi yang berpenduduk sampai dengan 1 juta orang harus mendapatkan dukungan dari palling sedikit 1000 pemilih. 2. Pada provinsi yang berpenduduk lebih dari 1 juta s/d 5 juta

orang paling sedikit harus mendanpat dukungan dari 2000 pemilih.

3. Pada provinsi yang berpenduduk dari 5 juta s.d 10 juta orang harus mendanpat dukungan pelling sedikit dari 3000 pemilih. 4. Pada provinsi yang berpenduduk dari 10 juta s.d 15 juta harus

mendanpat dukungan dari paling sedikit 4000 pemilih.

(13)

Pendaftaran Pemilih

Orang yang berhak memilih adalah semua warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sbb:

1. Berusia minimal 17 tahun pada saat pemungutan suara berlangsung.

2. Sudah pernah kawin atau memiliki hak memilih.. 3. Nyata-nyata sedang tidak terganggu jwa/ingatannya.

(14)

c. Penetapan Peserta Pemilu

(15)

d

. Penetapan Jumlah Kursi

Jumlah kursi dalam DPR, DPD dan DPRD yang diperebutkan dalam pemilu diberlakukan dengann ketentuan sbb:

1. Jumlah anggota DPR ditetapkan sebanyak 560 orang 2. Jumlah anggota DPD setiap provinsi sebanyak 4 orang.

3. Jumlah kkursi anggota DPRD provinsi ditetapkan sekurangn-kurangnya 35 dan sebanyak-banyak 100 kursi.

(16)

e. Kegiatan Kampanye

Cara-cara kampanye yang sering dilakukan melalui :

1. Mengerahkan seluruh masa untuk mengahdiri rapat umum. 2. Pertemuan terbatas.

3. Pertemuan tatap muka. 4. Media cetak.

5. Media masa elektronik

6. Penyebaran bahan kampanye kepada umum. 7. Pemasangan alat peraga di temmpat umum. 8. Rapat umum

(17)

e. Kegiatan Kampanye

Tindakan atau perilaku yang dilarang dalam kampanye pemilu antara lain sbb :

1. Mempersoalkan dasar negara

2. Melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan atau peserta pemilu yang lain.

4. Menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat. 5. Mengganggu ketertiban umum.

6. Mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan.

7. Merusak dan atau menghilangkan alat peraga kampanye peserta pemilu lain.

8. Menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan.

9. Membawa atau menggunakan tanda gambar dan atau atriibut peseerta lain selain tanda gambar dan/atau atribut peserta pemilu yang

bersangkutan.

(18)

f. Pemungutan Suara

Pemungutan suara pemilu anggota DPR RI, DPD dan DPRD kabupaten/kota dan provinsi diselenggarakan secara serentak, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Hari, tanggal dan waktu pemungutan suara ditetapkan dengan keputusan KPU.

pemmilih yang berhak mengikuti pemungutan suara di TPS meliputi pemilih yang terdaftar pada daftatr pemilih tetap pada TPS yang bersangkutan dan pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tambahan.

Pemilih tuna netra tuna daksa dan yang mempunyai

(19)

g. Perhitungan Suara

Perhitungan suara hasil pemilu di laksanakan di TPS setelah waktu pemungutan suara berakhir di TPS yang bersanagkutan pada hari a tau tanggal pemungutan suara itu.

Perhitungan suara dapat dihadiri oleh :

- Peserta pemilu

- pengawas pemilu

- pemanntau pemilu

- dan warga masyarakat

(20)

Tahun 2009 KPU telah menetapkan jumlah partai politik peserta pemilu sebanyak 44 partai, yaitu :

1. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 2. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)*

3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) 4. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)

5. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 6. Partai barisan Nasional (Barnas)

7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)* 8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)*

9. Partai Amanata Nasiional (PAN)*

10. Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB) 11. Partai Kedaulatan

12. Partai Persatuan Daerah

13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 14. Partai Pemuda Indonesia (PPI)

15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme (PNI Marhaenisme) 16. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)

(21)

C. Proses Pilkada di Indonesia

Pilkada merupakan pemilihan kepala daerah dan wakilnya di provinsi dan kabupaten/kota.

Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, mengatur tentang pemerintahan daerah, pilkada dilakukan dengan sistem

pemilihan langsung.

Selanjutnya pilkada diatur dalam peraturan pemerintah No.6 tahun 2005.

Pilkada dilakukan secara demokratis berdasarkan asas Luber dan Jurdil.

Kepala daerah dan wakil kepala daerah dimaksud adalah : 1. Gubernur dan wakil gubernur untuk provinsi.

(22)

C. Proses Pilkada di Indonesia

Pilkada diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) provinsi dan kabupaten/kota.

Tahapan-tahapan penyelenggaraan pilkada adalah sebagai berikut :

1. Persiapan Pemilihan 2. Pelaksanaan Pemilihan

(23)

Persiapan Pemilihan

Tahap-tahap persiapan pilkada adalah sebagai berikut : a) Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),

Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)

b) Pendaftaran dan penetapan pemilih.

c) Penetapan, Pengesahan, Pengangakatan, dan Pelantikan Calon Terpilih.

(24)

a. Pembentukan Panitia Pemilihan

1. PPK berkedudukan di kecamatan.

Tugas PPK melaksanakakn Pilkada dan mengumpulkan hasil perhitungan suara di seluruh TPS.

2. PPS berkedudukan di desa/kelurahan. Tugas PPS adalah :

– Melakukan pendaftaran pemilih

– Mengangkat pencatat dan pendaftar

Menyampaikan daftar pemilih kepada PPK

Menghitung suara dari seluruh TPS wilayah kerjanya

3. KPPS

Tugas KPPS adalah :

 Melaksanakan pemungutan suara  Melaksanakan perhitungan suara

 Membuat berita acara hasil perhitungan suara

(25)

b. Pendaftaran dan Penetapan Pemilih

Syarat seorang warga negara dapat menggunakan hak pilihnya :

 Berusia 17 tahuan atau sudah/pernah menikah.

Sehat jawmani dan rokhani

 Tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan.

Berdomisili di daerah pemilihan sekurang-kurangnya 6

bulan.

Pendaftaran pemilih dilakukan oleh petugas PPS dibantnu oleh pengurus RW / RT.

Daftar pemmilih tetap diumumkan di PPS desa/kelurahan/RT/ RW atau tempat lain yang strategis untuk diketahui

masyarakat.

Bila ada warga yang mempunyai hak pilih tetapi belum terdaftar harus melapor kepada PPK dan tercatat sebagai daftar

(26)

c. Pendaftaran dan Penetapan Pasangan Calon

Peserta Pilkada adalah pasangan calon yanag diusulkan oleh parpol atau gabungan parppol secara berpasangan.

Syarat seorang calon kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah sebagai berikut:

1) Warga negara Indonesia

2) Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

3) Sekurang-kurangnya berpendidikan SMA/ sederajat 4) Berusia sekurang-kurangnya 30 tahun pada saat

pendaftaran

5) Sehat jasmani dan rokhani berdasarkan hasil pemeriksaan

6) Tidak pernah dijatuhi pidana penjara

(27)

d. Pelaksanaan kampanye

Masa kampanye 14 hari dan berakhir 3 hari sebelum tanggal pemungutan suara.

Jadwal pelaksanaan kampanye ditetapkan oleh KPUD dengan memperhatikan usuul dari pasangan calon.

Kampanye dapat dilakukan melalui :  Pertemuan terbatas

 Tatap muka dan dialog

Penyiaran melalui radio dan televisi

(28)

Pelaksanaan Pemilihan

Pelaksanaan pemilihan dilakukan oleh KPPS meliputi kegiatan :

 Pemungutan suara

Pemungutan suara dilaksanakan paling lambat 1 bbulan sebelum masa jabatan berekhir.

Bagi pemilih tuna netra, dan yang berhalangan hadir dapat meminta bantuan kepada anggota KPPS.

Perhitungan suara

Perhitungan suara dilakukan oleh KPPS setelah pemungutan suara berakhir, dimulai pukul 13 waktu setempat..

perhitungan suara dihadiri oleh saksi pasangan calon, panitia pengawas, pemantau, dan mmasyarakat.

(29)

C. Proses Pilkada di Indonesia

Pilkada diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) provinsi dan kabupaten/kota.

Tahapan-tahapan penyelenggaraan pilkada adalah sebagai berikut :

1. Persiapan Pemilihan 2. Pelaksanaan Pemilihan

Referensi

Dokumen terkait

Poliklinik THT dengan keluhan suara serak dan makin lama makin hilang.keluhan dengan keluhan suara serak dan makin lama makin hilang.keluhan sudah dirasakan sejak 4

Pengendalian secara manual dilakukan dengan cara menekan tombol <ON> atau <OFF> untuk motor pengaduk atau pompa yang dikehendaki yang ada pada Panel Diagram Alir

keseimbangan sangat bergantung pada efektifitas dan efisiensi dalam melaksanakan kegiatan pemasaran karena dengan menggunakan kegiatan pemasaran yang tepat maka dapat merubah

Penelitian keanekaragaman kumbang lembing herbivora (subfamili EpiJachninae) dan tumbuhan inangnya di ekosistem tropis basah dataran rendah dilakukan di kawasan Taman Nasional

Sebelum Perlakuan Diberikan: Menyiapkan instrumen berupa skala kontrol diri dalam menggunakan internet , dan menyiapkan media yang diperlukan saat pemberian

23 PEMANFAATAN PROGRAM GEOGEBRA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PADA POKOK BAHASAN SEGITIGA DITINJAU DARI HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII Adi Suryobintoro,

Angkasa Pura I (persero) Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang dimana di Angkasa Pura terjadi penurunan kinerja yang diakibatkan oleh keterlambatan karyawan yang

Pada aspek pelaksanaan kegiatannya, mencakup: proses koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan pengelolaan work shop; pelaksanaan kegiatan work shop dalam