• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pengawasan Terhadap Lembaga Dana Pensiun Setelah Berlakunya Undang-Undang No.21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Pengawasan Terhadap Lembaga Dana Pensiun Setelah Berlakunya Undang-Undang No.21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Pelaksanaan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Bumiputera yang diselenggarakan berdasarkan Keputusan Direksi AJB Bumiputera 1912 Nomor SK.7/DIR/2007 tentang Peraturan Dana

Simpulan dari penelitian ini bahwa mekanisme pengawasan Lembaga Keuangan Mikro menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 adalah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan yang selanjutnya di sebut OJK, adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang

Bismar Nasution, Disampaikan pada sosialisasi Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan Era Baru Pengawasan Sektor Jasa Keuangan yang Terintegrasi,

Lindungilah hari tua karyawan Anda dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Sinarmas MSIG, yang berdiri sejak Juni 1999: Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Program

Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan juga menetapkan bahwa LPS dapat melakukan pemeriksaan terhadap bank terkait dengan fungsi, tugas dan wewenang LPS sebagai

Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan menentukan Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga yang independen dalam

Rincian 3 : Jenis kegiatan pendiri Dana Pensiun lembaga keuangan. Perusahaan Perbankan: badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan