KARAKTERISTIK BRIKET DARI ARANG DAUN KELAPA SAWIT DAN ARANG CANGKANG BIJI KARET DENGAN PEREKAT TAPIOKA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, secara umum dapat diperoleh hasil bahwa adanya pengaruh konsentrasi arang cangkang kelapa sawit dan hitam arang yang ditambahkan
Penelitian kali ini bahan baku yang digunakan adalah cangkang kelapa sawit, dengan jumlah cangkang yang dihasilkan cukup banyak dari pemrosesan kelapa sawit dan juga kandungan
Hasil uji yang optimal adalah dari formulasi RSS/SBR/ACS dimana phr (100/-/40) yaitu formulasi pembuatan contoh vulkanisat karet pada pemberian serbuk arang cangkang kelapa
Pengaruh formulasi campuran beton ri- ngan arang cangkang kelapa sawit de- ngan pendekatan perbandingan volume 1:4 terhadap kuat tekan adalah Pada kadar 0% arang cangkang sawit kuat
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penggunaan bahan pengisi alternatif berupa arang cangkang kelapa sawit dan abu sisa pembakaran briket batubara
Hasil penelitian menunjukkan kadar karbon terikat tertinggi terdapat pada perlakuan biopelet dengan campuran 25% serbuk batang Kelapa Sawit dengan 75% arang kayu
Judul Laporan PKL : PENGARUH JUMLAH PENAMBAHAN TEPUNG PEREKAT TAPIOKA DALAM PEMBUATAN BRIKET CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP KARAKTERISTIK YANG DIHASILKAN.. Nama
Cangkang kelapa sawit disamping sebagai limbah dengan potensi yang cukup banyak juga memiliki nilai kalor yang cukup tinggi (> 5000 kalori/gram), sehingga berpotensi untuk