i
Inovatif, Bermutu dan Berdaya Saing Global
Jalan Arjuna, Kec. Laguboti, Kab. Toba Samosir
STIK
ES
ARJUNA
RENCANA
INDUK
PENELITIAN
ii
RENCANA INDUK PENELITIAN (RIP)
LEMBAGA PENELITIAN DAN
PENGABDIAN MASYARKAT
STIKes ARJUNA
Diajukan Oleh : Ketua LPPM STIKes ARJUNA
Munarni Simatupang, SKM., Mkes
Disetujui Oleh : Ketua STIKes ARJUNA
iii
Jl. Arjuna No. Laguboti, Toba Samosir 22381 Ijin Menristekdikti: 541/KPT/I/2019 Telp. 0632-331380
Email: [email protected] Website: www.ytparjunalaguboti.ac.id Program Studi: S-1 Farmasi ; D-3 Farmasi ; D-3 Keperawatan
Tentang
RANCANGAN INDUK PENELITIAN STIKes Arjuna
Menimbang : Dalam rangka mencapai tujuan dan cita-cita STIKes Arjuna maka di pandang perlu untuk membuat Rancangan Induk Penelitian STIKes Arjuna Mengingat :
1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi sebagai pedoman lebih lanjut penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 tahun 2005 tentang Dosen
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
6. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
7. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 044 tahun 2015 tentang standar pendidikan tinggi
8. Statuta STIKes Arjuna sebagai pedoman dasar bagi penyelenggaraan pendidikan STIKes Arjuna
9. Hasil Rapat STIKes Arjuna tanggal 30 Juli 2019
KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ARJUNA YAYASAN TENAGA PEMBANGUNAN ARJUNA
NOMOR: 026/STIkes/YTP-A/VIII/2019 TENTANG
iv
M E M U T U S K A N
Menetapkan:
Pertama : Bahwa Kebijakan Penjamin Mutu Prodi S1 Farmasi Program Studi secara resmi digunakan di Lingkungan STIKes Arjuna sebagai acuan kegiatan Akademis dan Non Akademis
Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal di tetapkan
Ditetapkan di : Laguboti
Tanggal : 05 Agustus 2019
Ketua STIKes
v
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ... iii
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
KATA SAMBUTAN ... 8
KATA PENGANTAR ... 8
BAB I PENDAHULUAN ... 10
BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN ... 9
2.1. Visi dan Misi ... 9
2.2. Analisis Kondisi Saat Ini ... 9
2.2.1. Capaian Kinerja 2016 ... 10
a) Kegiatan Seminar/Pelatihan ... 10
b) Publikasi Karya Ilmiah ... 12
c) Buku Ajar ... Error! Bookmark not defined.13 d) Penelitian ... 14
2.2.2. Organisasi dan Manajemen ... 17
A. Tugas dan Fungsi LPPM ... 17
B. Struktur Organisasi ... 18
C. Deskripsi Tugas ... 18
D. Kerjasama... 17
2.3. Analisis SWOT ... 18
BAB III GARIS BESAR RIP LPPM STIKES HTP ... 20
BAB IV SASARAN, PROGRAM STRATEGIS, DAN INDIKATOR KINERJA... 22
4.1. Program Strategis dan Indikator Kinerja ... 22
4.2. Topik Riset ... 23
BAB V PELAKSANAAN RIP ... 26
vi
DAFTAR TABEL
Table 1 Capaian Pusat Penelitian STIKes ARJUNA ... 19
Table 2 Garis besar RIP Pusat Penelitian STIKes ARJUNA ... 21
Table 3 Sasaran, Program dan Indikator Kinerja Utama STIKes ARJUNA ... 22
Table 4 Perumusan Topik Riset LPPM STIKes ARJUNA ... 24
vii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Bagan Roadmap Rencana Induk Penelitian ... 1
Gambar 2 Penyelenggaraan Kegiatan Forum Ilmiah 2013-2015 ... 8
Gambar 3 Publikasi Karya Ilmiah Tahun 2013-2015 ... 20
Gambar 4 Buku Ajar Tahun 2013-2015 ... 22
Gambar 5 Jumlah Penelitian Dosen Tahun 2013-2015 ... 23 Gambar 6 Jumlah dana penelitian (dalam juta rupiah) Tahun 2013-2015Error! Bookmark
8
KATA SAMBUTAN
KETUA STIKES ARJUNA
Rencana Induk Penelitian ini disusun sebagai kerangka arahan kebijakan pengelolaan penelitian di STIKes ARJUNA dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, yakni tahun 2019-2023 . Setiap dosen yang melakukan penelitian wajib mengacu pada RIP ini. Dengan adanya RIP STIKes ARJUNA mempunyai peta jalan dalam melakukan penelitian sehingga penelitian yang dilakukan terarah dan dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan daerah dan bahkan pembangunan nasional.
Berdasarkan surat edaran direktur Riset dan Pengabdian No 2555/E3.3/PM/2016 Tanggal 13 September 2016 bahwa setiap perguruan tinggi wajib mengunggah RIP dan Renstra pengabdian. Berdasarkan surat tersebutlah STIKes ARJUNA melalui LPPM membentuk Tim untuk pembuatan RIP tersebut dan akhirnya Pusat penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) STIKes ARJUNA dapat menyelesaikan pembuatan Rencana Induk Penelitian (RIP). Kami menyambut baik selesainya Rencana Induk Penelitian (RIP) STIKes ARJUNA 2019-2023 , yang digunakan sebagai acuan untuk pengembangan penelitian sesuai visi dan misi STIKes ARJUNA .
Ucapan terima kasih kepada segenap anggota Senat STIKes ARJUNA yang telah berpartisipasi secara aktif dalam memberikan pendapat, saran dan masukan dalam Rapat Senat STIKes ARJUNA untuk pengesahan Rencana Induk Penelitian ini. Akhirnya saya sampaikan terimakasih kepada ketua Lembaga Penelitian dengan seluruh jajaranya yang telah berupaya menyusun Rencana Induk Penelitian (RIP) ini dengan harapan dapat bermanfaat untuk kemajuan penelitian STIKes ARJUNA .
Pintubosi - Laguboti, Agustus 2019 Ketua STIKes ARJUNA
9
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur dipanjatkan ke hadirat Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dengan izin dan petunjukNya Rencana Induk Penelitian (RIP) LPPM STIKes ARJUNA ini ini dapat diselesaikan. Tujuan penyusunan RIP LPPM STIKes ARJUNA ini adalah sebagai upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil penelitian yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah kesehatan masyarakat dan dijadikan sebagai acuan untuk pengembangan penelitian sesuai visi dan misi STIKes ARJUNA .
Rencana Induk Penelitian ini disusun sebagai kerangka arahan kebijakan pengelolaan penelitian di STIKes ARJUNA dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, yakni tahun 2019-2023 . Kerangka arahan ini penting bagi upaya mewujudkan keunggulan penelitian, meningkatkan daya saing di bidang penelitian, meningkatkan angka partisipasi dosen dalam melaksanakan penelitian, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan penelitian di STIKes ARJUNA .
Tentu saja masih terdapat beberapa kelemahan di dalam penyusunan Rencana Induk Penelitian LPPM STIKes ARJUNA ini, oleh sebab itu upaya perbaikan terus menerus Kami lakukan, masukan dan saran yang mendukung demi penyempurnaan RIP ini. Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada Tim Penyusun Rencana Induk Penelitian STIKes ARJUNA yang telah bekerja keras untuk mewujudkannya. Harapan kami, apa yang direncanakan dapat dilaksanakan dan bermanfaat bagi Kita semua.
Pintubosi – Laguboti, Agustus 2019 Ketua LPPM STIKes ARJUNA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. SEJARAH SINGKAT STIKes Arjuna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arjuna telah berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat disertai dengan upaya peningkatan relevansinya dalam rangka persaingan global.
Pada waktu yang akan datang, STIKes Arjuna diharapkan mampu mensejajarkan dirinya dengan berbagai Perguruan Tinggi terkemuka secara Nasional dan Internasional dalam hal mutu proses pembelajaran dan lulusan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.
Untuk mewujudkan visi dan misi yang diembannya, STIKes Arjuna perlu menyusun program jangka panjang dalam suatu dokumen Rencana Strategis. Berdasarkan hasil analisis evaluasi diri, dan mengacu pada isu-isu utama yang dihadapi STIKes Arjuna terdapat 9 isu utama yang akan dihadapi.
Rencana Induk Pengembangan (RIP) ini merupakan bagian dari pedoman kerja pada setiap unit kerja yang ada di lingkungan STIKes Arjuna, maka sebagian dari program/kegiatan di dalam RIP ini juga merupakan akumulasi dari program/kegiatan yang oleh beberapa hal sebagian atau seluruhnya tidak tercapai selama kurun waktu yang lalu dimana kondisi tersebut merupakan acuan (baseline) dalam penetapan program/kegiatan untuk tahun berikutnya.
Penyusunan program/kegiatan di dalam RIP ini mengacu kepada isu-isu strategis yang diberikan pada Renstra STIKes Arjuna secara garis besar menyangkut tujuh komponen yaitu: (1) Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian (2) Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu, (3) Mahasiswa dan lulusan, (4) Sumber daya manusia, (5) Kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik, (6) Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi, dan (7) Penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama. Komponen-komponen ini selaras dengan Standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Rencana Induk Penelitian (RIP) merupakan dokumen formal yang berisi visi, misi, strategi pencapaian dan payung penelitian yang dapat dijadikan sebagai acuan bagi peneliti
untuk menentukan topik penelitiannya. Payung penelitian berdasarakan pertimbangan potensi yang dimiliki, permasalahan yang dihadapi dan berbagai kecenderungan, isu global, isu nasional dan isu kewilayahan yang sedang dan akan berlangsung.
RIP ini dijalankan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas berdasarkan program yang tertuang dalam roadmap penelitian. Pemetaan roadmap penelitian STIKes ARJUNA berdasarkan 2 (dua) progam studi yang ada yaitu prodi Sarjana Farmasi, prodi Diploma Farmasi dan prodi Diploma keperawatan. Untuk mencapai roadmap ini ditunjang oleh kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang memadai dan fasilitas penunjang seperti laboratorium kesehatan, laboratorium komputer dan akses internet.
1.2. Tujuan dan Manfaat
RIP 2019-2023 ini merupakan penjabaran dari Renstra yang merupakan dokumen perencanaan yang bertujuan untuk memberikan rencana program/kegiatan dalam beberapa tahun kedepan. RIP ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan acuan dalam:
a. Penyusunan Program Kerja Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arjuna. b. Penyusunan Program Kerja Ketua Program Studi.
c. Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal. d. Pelaksanaan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi e. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja.
1.3. Landasan Hukum
RIP STIKes Arjuna 2019 - 2023 disusun dengan memperhatikan:
a. Undang-Undang Dasar 1945, hasil amandemen ke-4, pasal 31 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
b. Undang-Undang No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; c. Undang-Undang No. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi;
d. PP Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan; e. PP Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan;
f. PP Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
g. Rencana strategis kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi tahun 2015-2019
h. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kementerian Pendidikan Nasional 2005-2025;
i. Rencana Strategis STIKKU Tahun 2016 – 2035
1.4 Falsafah Dasar
1. Hak hidup STIKes Arjuna bersumber dari keridhoan Tuhan Yang Maha Esa yang
2. Manifestasinya diaktualisasikan melalui semangat pengabdian kepada 3. Kemashlahatan masyarakat. Hak hidup tersebut hanya dapat kekal dan 4. Membawa hasil yang sebesar-besarnya bagi masyarakat jika ia bersatu dasar dan bertunggal corak dengan nilai-nilai universal, dan karena itu STIKes
5. Kuningan meneguhkan diri sebagai Kampus Inovatif.
1.5. Prinsip Dasar
1. Keuniversalan dan keobyektifan ilmu pengetahuan dalam mencapai kenyataan dan menungkap kebenaran.
2. Kebebasan akademik yang dilaksanakan dengan hikmah dan bertanggung jawab.
3. Penyelenggaraan pendidikan yang bermartabat dan berwibawa akademik. 4. Kesantunan, kemanfaatan, kemanusiaan dan kesejahteraan.
5. Aktualisasi spirit Inovasi-Religius dalam kehidupan akademik.
6. Pendidikan diploma, sarjana, dan pascasarjana yang unggul, berkarakter dan peka budaya.
7. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan berkelanjutan.
8. Kemandirian manajemen, transparansi, efisiensi dan pengutamaan pada kepentingan institusi.
9. Desentralisasi kebijakan akademik dan penguatan kapasitas program studi.
1.5 Nilai Dasar
Nilai-nilai dasar yang ditumbuhkembangkan di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arjuna antara lain adalah:
Bahwa seluruh sivitas akademika STIKes Arjuna diharapkan mampu melakukan tindakan proaktif dalam mengambil keputusan apapun, dan dengan demikian tidak bertindak berdasarkan ikut-ikutan atau mengacu pada budaya kerumunan;
1. Open Mind
Bahwa seluruh sivitas akademika STIKes Arjuna diharapkan dapat bersikap terbuka terhadap pikiran orang lain serta responsif dan adaptif terhadap lingkungan yang berubah setiap saat dan tidak menentu sehingga tetap bisa survive dalam turbulensi perubahan di era global;
2. Inovasi
Bahwa seluruh sivitas akademika STIKes Arjuna diharapkan terus mengembangkan spirit berinovasi dalam berkreasi baik dalam Pelaksanaan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi maupun dalam penyelenggaraan tata kelola perguruan tinggi menuju perguruan tinggi yang otonom, bermutu, berakreditasi dan akuntabel;
4. Sinergi dan Harmoni
Bahwa seluruh sivitas akademika STIKes Arjuna diharapkan mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki dan bersinergi menjadi simpul kekuatan STIKes Arjuna dalam semangat harmoni serta mampu Mengembangkan berbagai kerjasama kemitraan dengan semua pemangku kepentingan (stakeholder) yang didasarkan pada prinsip-prinsip kerjasama yang mutualistis dan visioner;
5. Religius
Bahwa seluruh sivitas akademika STIKes Arjuna diharapkan mampu menunjukkan diri sebagai individu-individu yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-harinya serta mampu menunjukkan keahliannya melalui pelaksanaan ajaran agama dalam kehidupan akademis dalam upaya menghasilkan generasi yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah.
BAB II
VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN STIKes Arjuna
Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2019-2023 STIKes Arjuna merupakan penjabaran Rencana Strategis yang didasarkan atas visi, misi, tujuan, dan sasaran STIKes Arjuna sebagai berikut:
2.1. Visi
Menjadi perguruan tinggi kesehatan unggulan dan menghasilkan lulusan yang berintegrasi dalam menghadapi persaingan di tingkat Nasional dengan pengembangan sumber daya pedesaan dan kearifan lokal pada tahun 2031.
2.2. Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan kesehatan dengan mengedepankan nilai-nilai etika moral dalam pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan khususnya bidang pelayanan serta menghasilkan lulusan yang unggul dan kompeten dalam bidang farmasi.
2. Melaksanakan penelitian dalam bidang kesehatan serta penerapannya di masyarakat. 3. Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian untuk memajukan
kesejahteraan masyarakat.
4. Melaksanakan dan mengembangkan kerjasama dengan perguruan tinggi kesehatan lain atau organisasi lain di bidang pendidikan, penelitan dan pengabdian kepada masyarakat.
2.3. Tujuan
1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan kompeten di bidang kesehatan khususnya dalam bidang pelayanan
2. Menghasilkan penelitian yang berkualitas dan dapat menjadi masukan untuk perkembangan ilmu kesehatan khususnya di bidang pelayanan
3. Terwujudnya pengembangan layanan kesehatan dan ilmu kesehatan serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan kesehatan masyarakat
4. Terwujudnya kerja sama dengan perguruan tinggi kesehatan lain serta organisasi lainnya dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
2.4. Sasaran
1. Menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkualitas, inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi global;
2. Menghasilkan lulusan dan mengembangkan dosen dan tenaga kependidikan yang kompeten, profesional serta berioreintasi global;
3. Menerapkan tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance), inovatif, mandiri, dan mengedepankan pelayanan prima;
4. Mengembangkan kerjasama institusional baik dalam maupun luar negeri sebagai upaya optimaliasai kegiatan tridarma Perguruan tinggi dan pemberdayaan lulusan; 5. Meningkatan kesejahteraan sivitas akademika yang berbasis budaya wirausaha,
inovasi, dan profesionalitas.;
Sasaran-sasaran untuk setiap tujuan dijabarkan sebagai berikut:
Untuk tujuan menjadi Perguruan Tinggi yang mampu menyelenggarakan
kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi secara berkualitas, inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing global, sasarannya adalah sebagai berikut:
1. Terselenggaranya kegiatan pendidikan/pembelajaran yang berbasis kompetensi, inovatif, dan berpusat pada mahasiswa;
2. Terselenggaranya kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah yang berstandar nasional secara berkelanjutan;
3. Terselenggaranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat dan sejalan dengan SDG’s.
Untuk tujuan menjadi Perguruan Tinggi yang mampu menghasilkan lulusan
dan mengembangkan dosen dan tenaga kependidikan yang kompeten, profesional dan berorientasi global, sasarannya adalah sebagai berikut:
1. Terciptanya SDM tenaga pendidik yang profesional dan kompeten yang ditopang sistem pembinaan yang terarah dan berkelanjutan;
2. Terciptanya SDM tenaga kependidikan yang profesional dan kompeten yang ditopang sistem kepegawaian yang terarah;
3. Terciptanya SDM peserta didik yang cerdas komprehensif, kompeten, kreatif, dan mandiri yang ditopang sistem pembinaan kemahasiswaan yang inovatif dan fokus
pada pencapaian prestasi akademik berdaya saing nasional dan penguasaan
softskill.
Untuk tujuan menjadi Perguruan Tinggi yang mampu melaksanakan tata
kelola perguruan tinggi yang baik, inovatif, mandiri, dan mengedepankan pelayanan prima, sasarannya adalah sebagai berikut:
1. Menjadi PTS yang mampu melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal dalam kategori BAIK di Indonesia;
2. Tersedianya prasarana dan sarana pendidikan yang memenuhi standar untuk pengembangan iklim akademik yang kondusif;
3. Terbentuknya program studi-program studi baru yang sesuai permintaan pasar kerja nasional/internasional;
4. Terlaksananya kegiatan pengembangan perguruan tinggi melalui akses berbagai dana hibah kompetisi;
5. Terbentuknya Pusat Studi sebagai pengembangan kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat bagi sivitas akademika;
6. Meningkatnya jumlah peminat/pendaftar pelajar SMA/SMK Kesehatan di wilayah Ciayumajakuning untuk kuliah di STIKes Arjuna.
Untuk tujuan menjadi Perguruan Tinggi yang mampu mengembangkan
kerjasama institusional dalam dan luar negeri dalam upaya optimalisasi kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pemberdayaan lulusan, sasarannya adalah sebagai
berikut:
1. Terjalinnya kerjasama institusional dengan institusi pelayanan kesehatan di Sumatera Utara umumnya untuk lahan praktik mahasiswa;
2. Terjalinnya kerjasama kemitraan dengan berbagai stakeholders kesehatan di Sumatera Utara
3. Terjalinnya kerjasama institusional dengan lembaga pelatihan tenaga kerja profesional ke luar negeri;
4. Terjalinnya kerjasama dengan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara untuk pertukaran dosen dan mahasiswa dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat;
5. Terwujudnya jejaring insitusi pendidikan tinggi swasta bidang kesehatan di Sumatera Utara yang mempraktikkan sistem penjaminan mutu dengan baik. Untuk tujuan menjadi Perguruan Tinggi yang mampu meningkatkan
kesejahteraan sivitas akademika yang berbasis budaya wirausaha, inovasi, dan profesionalitas, sasarannya adalah sebagai berikut:
1. Terbentuknya sistem kepegawaian yang terarah, berbasis kinerja dan produktivitas, serta berorientasi pada kompetensi dan profesionalitas;
2. Terbentuknya koperasi sebagai wadah kerjasama antar staf/pegawai dalam mendorong kesejahteraan bersama,
3. Terbangunnya spirit kewirausahaan baik di kalangan dosen, mahasiswa, maupun staf/pegawai lainnya;
4. Terpublikasikannya buku-buku ajar karya dosen;
5. Terselenggaranya berbagai kegiatan yang dapat dijadikan sebagai income generating unit bagi peningkatan kesejahteraan dosen dan staf/pegawai lainnya
2.5 Organisasi dan Manajemen A. Tugas dan Fungsi LPPM 1. Bidang Penelitian
a. Internal
1) Mengkoordinir penelitian yang dilakukan oleh program studi yang ada di STIKes ARJUNA
2) Membantu meningkatkan kemampuan meneliti para dosen STIKes ARJUNA
3) Membantu meningkatkan mutu penelitian dengan mengadakan penataan dan kegiatan ilmiah untuk diseminasi dan pembahasan hasil penelitian.
4) Membantu menanggulangi masalah-masalah dalam pelaksanaan penelitian pada program studi yang ada di STIKes ARJUNA .
5) Melakukan penilaian proposal yang diajukan untuk mendapatkan hibah baik hibah dari STIKes ARJUNA maupun hibah dari pihak luar seperti DP2M Dikti
6) Membantu peneliti dalam hal etika, tema-tema dan metodologi penelitian serta HKI. 7) Membantu kerjasama antar dosen dan antar program studi untuk melakukan
kajian-kajian lintas disiplin.
8) Membantu peneliti dalam publikasi hasil penelitian baik jurnal yang dikelola STIKes ARJUNA maupun jurnal yang dikelola oleh pihak lain.
b. Eksternal
1) Mendapatkan informasi yang berkaitan dengan penelitian, misalnya dari DP2M DIKTI seperti Hibah bersaing, Penelitian Fundamental dan lain sebagainya.
2. Bidang Pengabdian Masyarakat
a. Internal
1) Membantu prodi dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat agar mendapatkan sasaran yang tepat dan berjangka panjang
2) Mengembangkan program-program intervensi dan penguatan masyarakat kurang mampu.
3) Mengembangkan kemampuan mahasiswa dan alumni dalam pengembangan usaha 4) Mengembangkan kemampuan mahasiswa dan dosen dalam pembangunan
masyarakat (Community Development) b. Eksternal
1) Mengembangkan kerjasama dengan masyarakat atau kelompok-kelompok tertentu 2) Mengembangkan program-program pelatihan dan pendidikan (kursus) bagi
peningkatan kapasitas masyarakat
3) Mengembangkan kerjasama dengan pihak-pihak seperti Pemprov Riau, perusahan-perusahan swasta, dan lain sebagainya.
B. Struktur Organisasi
Berdasarkan Statuta STIKes ARJUNA , maka Struktur Organisasi Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes ARJUNA adalah sebagai berikut :
Ketua : Munarni Simatupang SKM MKes
Sekretaris : Hepni Sibagariang, S.Farm., M.Si
Bidang Penelitian : Tumpal Manurung, S.Kep., Ns., M.Kep Bidang Pengabdian Masyarakat : Erita Saragih, S.Kep., M.Km
Tim Peneliti : Seluruh Dosen tetap STIKes ARJUNA
C.. Deskripsi Tugas
Ketua LPPM
Ketua LPPM merupakan satuan organisasi tertinggi dalam struktur Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan merupakan penanggung jawab umum seluruh aspek dalam setiap program kerja yang dibebankan kepada Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Ketua LPPM bertanggung jawab langsung kepada Ketua STIKes ARJUNA.
Sekretaris LPPM
Sekretaris LPPM merupakan penanggung jawab khusus bidang administrasi, data, dokumentasi dan penggunaan anggaran kegiatan/program Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Sekretaris LPPM bertanggung jawab langsung kepada Ketua LPPM
Bidang Penelitian
Bidang Penelitian merupakan unit yang ada di LPPM yang bertanggung jawab terhadap segala hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanakaan penelitian, peningkatan motivasi dosen dalam penelitian dan kerjasama-kerjasama penelitian baik internal maupun eksternal. Dalam pelaksanaan kinerjanya kepala bidang penelitian berkoordinasi dan bertanggung jawab kepada Ketua LPPM.
Bagian Pengabdian
Bidang Pengabdian merupakan unit yang ada di LPPM yang bertanggung jawab terhadap segala hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanakaan program-program pengabdian masyarakat, pemberdayaan masyarakat, Pusat atau organisasi masyarakat dan pelaksanaan Praktek Belajar Lapangan (PBL) mahasiswa. Dalam pelaksanaan kinerjanya Kepala Bidang Pengabdian berkoordinasi dan bertanggung jawab kepada Ketua LPPM.
Sub Bagian Jurnal
Sub Bagian Jurnal merupakan sekretariat jurnal Kesehatan Komunitas, berada di bawah bagian penelitian. Sub Bagian Jurnal berkaitan dengan penerbitan jurnal ilmiah “Kesehatan Komunitas”, pengembangan jurnal dan akreditasi jurnal ilmiah. Dalam pelaksanaan kinerjanya staf jurnal berkoordinasi dengan Kepala Bidang Penelitian dan bertanggung Jawab kepada Ketua LPPM.
Sub Bagian Tehnologi dan Informasi
Sub Bagian Tehnologi dan Informasi bertanggung jawab terhadap segala hal yang berkaitan dengan tehnologi dan informasi, publikasi kegiatan baik kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pelaksanaan kinerjanya staf bagian tehnologi dan informasi berkoordinasi dengan Kepala Bidang Penelitian dan Kepala Bidang Pengabdian kepada masyarakat dan bertanggung jawabkepada Ketua LPPM.
BAB III
GARIS BESAR RIP LPPM STIKes ARJUNA
Tujuan pelaksanaan LPPM STIKes ARJUNA :
1) Menyediakan sumberdaya penelitian (SDM, Dana dan Sapras) yang unggul.
2) Melaksanakan dan mengembangkan penelitian yang mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan di kawasan regional sumatera.
3) Menjadikan hasil riset sebagai bahan ajar dan pengabdian kepada masyarakat. 4) Menyebarluaskan hasil riset pada jurnal ilmiah bereputasi.
Selanjutnya Sasaran pelaksanaan LPPM STIKes ARJUNA terdiri atas:
1) Tersedianya sumberdaya dana yang memadai dalam mendukung terlaksananya penelitian yang unggul.
2) Terlaksananya dan terwujudnya penelitian yang bermutu oleh dosen dan mahasiswa. 3) Tersedianya buku ajar dan referensi dari hasil penelitian.
4) Meningkatnya jumlah dan mutu publikasi ilmiah.
Strategi LPPM STIKes ARJUNA :
1) Perbaikan sistem tata kelola penelitian. 2) Peningkatan jumlah dan mutu penelitian. 3) Peningkatan jalinan kerjasama penelitian. 4) Peningkatan jumlah dan mutu publikasi ilmiah.
Selanjutnya kebijakan LPPM STIKes ARJUNA terdiri atas:
1) Pendanaan terhadap peningkatan kompetensi dosen dan mutu sapras penelitian. 2) Penyediaan anggaran hibah riset unggul institusi yang melibatkan mahasiswa. 3) Integrase hasil riset dalam penyusunan buku ajar.
4) Pemberian insentif bagi dosen dan mahasiswa yang menerbitkan hasil riset pada jurnal bereputasi
Tabel 1. Garis besar RIP Pusat Penelitian STIKes ARJUNA
Tujuan Sasaran Strategi Kebijakan
Menyediakan
sumberdaya penelitian (SDM, Dana dan Sapras) yang unggul.
Tersedianya sumberdaya dana yang memadai
dalam mendukung terlaksananya penelitian yang unggul. Perbaikan sistem tata kelola penelitian. Pendanaan terhadap peningkatan kompetensi dosen dan mutu sapras penelitian.
Melaksanakan dan mengembangkan penelitian yang mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan di kawasan regional sumatera. Terlaksananya dan terwujudnya penelitian yang bermutu oleh dosen dan mahasiswa.
Peningkatan
jumlah dan mutu penelitian. Penyediaan anggaran hibah riset unggul institusi yang melibatkan mahasiswa. Menjadikan hasil riset
sebagai bahan ajar dan pengabdian kepada masyarakat.
Tersedianya buku ajar dan referensi dari hasil penelitian.
Peningkatan jalinan kerjasama
penelitian.
Integrase hasil riset dalam penyusunan buku ajar.
Menyebarluaskan hasil riset pada jurnal ilmiah bereputasi.
Meningkatnya jumlah dan mutu publikasi ilmiah.
Peningkatan
jumlah dan mutu publikasi ilmiah.
Pemberian insentif bagi dosen dan mahasiswa yang menerbitkan hasil riset pada jurnal bereputasi
BAB IV
SASARAN, PROGRAM STRATEGIS, DAN INDIKATOR KINERJA
4.1. Program Strategis dan Indikator Kinerja
Program penelitian unggulan STIKes ARJUNA dirumuskan berdasarkan ketersediaan SDM yang cukup berkompeten, ketersediaan dana dan fasilitas penunjang, penelitian-penelitian yang telah dilakukan oleh dosen STIKes ARJUNA dan lingkungan dan kerjasama yang telah dilakukan oleh STIKes ARJUNA. Selain hal tersebut juga memperhatikan lingkungan budaya, ekonomi, politik dan adat istiadat budaya setempat.
Tabel 2. Sasaran, Program dan Indikator Kinerja Utama STIKes ARJUNA
Sasaran Strategis Program Strategis Indikator Kinerja Utama (IKU/KPI)
Tersedianya sumberdaya dana yang memadai
dalam mendukung terlaksananya penelitian yang unggul. Peningkatan Kompetensi SDM dan Laboran Jumlah Dosen S3
Jumlah Laboran yang bersertifikasi
Peningkatan Jumlah dan Mutu Sapras
Jumlah Ruang dan Alat Lab.
Terlaksananya dan terwujudnya penelitian yang bermutu oleh dosen dan mahasiswa.
Pengembangan Riset Unggulan
Jumlah judul riset nasional Jumlah dana riset nasional Jumlah judul riset institusi Jumlah dana riset institusi Tersedianya buku ajar
dan referensi dari hasil penelitian.
Hibah Buku ajar dan referensi
Jumlah judul buku ajar Jumlah dana buku ajar Jumlah judul buku referensi
Jumlah dana buku referensi
Meningkatnya jumlah dan mutu publikasi ilmiah.
Perluasan akses dan informasi riset
Jumlah kerjasama riset Jumlah publikasi ilmiah bereputasi
4.2. Topik Riset
Topik penelitian berdasarkan isu kesehatan baik secara global, regional, nasional dan lokal. Permasalahan kesehatan secara global berdasarkan sustainable development Goals, terutama pada tujuan ke tiga yaitu menjamin kehidupan yang sehat serta mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi, ketersediaan dan pengelolaan air serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang.
Permasalahan kesehatan di Indonesia adalah terjadinya beberapa perubahan atau transisi masalah kesehatan. Transisi masalah kesehatan tersebut terjadi karena adanya transisi demografi, transisi epidemiologi, transisi gizi dan transisi perilaku. Transisi kesehatan ini pada dasarnya telah menciptakan beban ganda (double burden) masalah kesehatan. Transisi demografi, misalnya mendorong peningkatan usia harapan hidup yang meningkatkan proporsi kelompok usia lanjut sementara masalah bayi dan balita tetap menggantung. Transisi epidemiologi, menyebabkan beban ganda atas penyakit menular yang belum teratasi ditambah dengan penyakit tidak menular yang meningkat dengan drastis. Transisi gizi, ditandai dengan gizi kurang dibarengi dengan gizi berlebih. Transisi perilaku, membawa masyarakat beralih dari perilaku tradisional menjadi modern yang cenderung membawa resiko.Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tema utama dari Rencana Induk Penelitian STIKes ARJUNA adalah Kehidupan sehat dan lebih baik. Untuk tema-tema penelitian unggulan diuraikan pada fish bone berikut ini:
Tabel 3 Perumusan Topik Riset LPPM STIKes ARJUNA
Keahlian Isu-isu strategis Konsep Pemecahan Masalah Topik Riset yang
diperlukan Kesehatan Masyarakat a) Gizi b) Epidemologi c) Promosi Kesehatan d) Kes. Reproduksi e) Kes. Lingkungan f) Kesehatan dan Keselamatan Kerja g) MARS - Taraf kesehatan masyarakat Indonesia buruk - Penyebaran penyakit menular tinggi
Pengetahuan akan menjadi prilaku hidup sehat diikuti dengan ketersedian Faskes dan dana serta pengelolaan lingkungan. Akan meningkatkan taraf kesehatan dan menekan penularan penyakit.
- Pengetahuan dan perubahan pola piker dan prilaku masyarakat. - Penyediaan
sapras/faskes dan pembiayaan serta pengelolaan kesehatan
Preventif Promotif pada siklus kehidupan dan kesehatan yang lebih baik.
a) Pendidikan gizi ASI Junk Food berbagai siklus
b) Epidemologi
penyebab dan
dampaknya
c) Media promosi kesehatan dan kajian kelompok beresiko d) Kesehatan reproduksi
berbagai siklus kehidupan
e) Sanitasi dan teknologi pengelolaan
kesehatan lingkungan f) Penyakit akibat kerja
Farmasi - Farmasi yang belum
bermutu
Mutu farmasi mencerminkan mutu pelayanan kesehatan didalam bidang pengobatan - Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan farmasi - Membentuk manajemen kefarmasian yang professional - Pembudidayaan TOGA sebagai obat tradisional yang baik - Pendistribusian dan
Penggunaan Obat yang tepat dalam pelayanan kesehatan
Keahlian Isu-isu strategis Konsep Pemecahan Masalah Topik Riset yang diperlukan Keperawatan
a) Gawat darurat b) Dasar dan medical
bedah c) Anak d) Maternitas e) Jiwa f) Komunitas gerontik dan keluarga g) Manajemen
- Rendahnya mutu layanan keperawatan di rumah sakit Indonesia
Mutu keperawatan mencerminkan mutu layanan rumah sakit
- Perubahan
paradigma/pola prilaku perawat dalam melayani pasien
- Manajemen
keperawatan yang professional
Strategi manajemen dan teknologi keperawatan pada berbagai klinik a) Waktu tunggu gawat
darurat
b) Teori dan model konseptual keperawatan c) Perkembangan ilmu keperawatan d) Perawatan dan perkembangan anak e) Family Centered Maternity Care (FCMC) f) Respon masyarakat bagi pasien sakit jiwa g) Home Care
h) Clinical Good Governance (CGG)
BAB V
PELAKSANAAN RIP
Pelaksanaan RIP selama periode 2019-2023 diproyeksikan memerlukan dana sebesar Rp.
……….. Dengan rincian keperluan dana untuk masing-masing sasaran berbeda-beda.
Untuk sasaran Tersedianya sumberdaya dana yang memadai dalam mendukung terlaksananya penelitian yang unggul memerlukan dana sebesar Rp. ………. selama periode 2018-2025. Selengkapnya proyeksi keperluan dana penelitian berdasarkan sasaran strategis unggulan periode 2018-2025 dapat dilihat pada Tabel 3.
Table 1 Pendanaan Riset LPPM STIKes ARJUNA berdasarkan Tujuan dan Sasaran Strategis.
Tujuan Strategis Sasaran Strategis Program Strategis Indikator Kinerja
Utama (IKU/KPI) Kegiatan
Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Baseline Dana (Rp. Juta) 2018 2019 2020 … 2025 Menyediakan sumberdaya penelitian (SDM, Dana dan Sapras) yang unggul.
Tersedianya sumberdaya dana yang memadai dalam mendukung terlaksananya penelitian yang unggul. Peningkatan Kompetensi SDM dan Laboran - Jumlah Dosen S3 Peningkatan mutu pendidikan dosen Jumlah Dosen yang mengikuti pendidikan - Jumlah Laboran yang bersertifikasi Peningkatan mutu laboran Jumlah laboran yang mengikuti pelatihan Peningkatan
Jumlah dan Mutu Sapras
- Jumlah Ruang dan Alat Lab.
Peningkatan mutu ruang lab
Rasio ruang dengan mahasiswa Peningkatan
mutu alat lab
Jumlah alat lab Melaksanakan dan
mengembangkan penelitian yang mampu menyelesaikan permasalahan kesehatan di kawasan regional sumatera. Terlaksananya dan terwujudnya penelitian yang bermutu oleh dosen dan mahasiswa. Pengembangan Riset Unggulan - Jumlah judul riset nasional - Jumlah dana riset nasional Pengembangan riset unggulan nasional Jumlah riset unggulan nasional - Jumlah judul riset institusi - Jumlah dana riset institusi Pengembangan riset unggulan institusi Jumlah pengusul
Menjadikan hasil riset sebagai bahan ajar dan pengabdian kepada masyarakat.
Tersedianya buku ajar dan referensi dari hasil
penelitian.
Hibah Buku ajar dan referensi
- Jumlah judul buku ajar - Jumlah dana
buku ajar
Hibah buku ajar Jumlah buku ajar - Jumlah judul buku referensi - Jumlah dana buku referensi Hibah buku referensi Jumlah buku referensi
Tujuan Strategis Sasaran Strategis Program Strategis Indikator Kinerja
Utama (IKU/KPI) Kegiatan
Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Baseline Dana (Rp. Juta) 2018 2019 2020 … 2025 riset pada jurnal ilmiah
bereputasi.
jumlah dan mutu publikasi ilmiah.
dan informasi riset
kerjasama riset kerjasam riset kerjasama - Jumlah publikasi ilmiah bereputasi - Jumlah HKI/Paten Penyebarluasan informasi riset Jumlah publikasi
BAB VI
PENUTUP
Penyusunan Rencana Induk Penelitian (RIP) STIKes ARJUNA sebagai acuan untuk pengembangan penelitian unggulan STIKes ARJUNA . RIP ini hendaknya dapat diimplementasikan kepada seluruh sumber daya (dosen, mahasiswa, tenaga pendukung, peraturan dan penggunaan alat). Penelitian yang dilakukan lebih difokuskan kepada pelaksanaan penelitian yang telah ditetapkan dalam RIP STIKes ARJUNA . Pelaksanaan penelitian yang berpedoman pada RIP secara berkelanjutan dan sesuai dengan road map penelitian institusi diharapkan dihasilkan output, outcome maupun impact yang lebih terarah dan memiliki keunggulan. Pelaksanaan penelitian yang berpedoman pada RIP secara berkelanjutan (jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang) dan sesuai dengan road map penelitian institusi serta diintegrasikan melalui kerjasama dengan pihak pengguna akan menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas dan berorientasi inovasi sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memiliki impact yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.