• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA INDUK PENELITIAN STIKes AISYIYAH BANDUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA INDUK PENELITIAN STIKes AISYIYAH BANDUNG"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

1

RENCANA INDUK PENELITIAN

STIKes ‘AISYIYAH BANDUNG

2017-2022

(2)

RENCANA INDUK PENELITIAN (RIP) STIKES ‘AISYIYAH BANDUNG

TAHUN 2017 – 2022

BADAN PENELITIAN, PENGABDIAN MASYARAKAT DAN PENGEMBANGAN KEILMUAN (BP2MPK)

STIKES ‘AISYIYAH BANDUNG

(3)

RENCANA INDUK PENELITIAN STIKes ‘AISYIYAH BANDUNG

Januari 2018

Penanggung Jawab :

Tia Setiawati, S.Kep.Ners., M.Kep. Sp.Kep. An Ketua STIKes ‘Aisyiyah Bandung

Pengarah :

Dewi Mustikaningsih, M.Kep Wakil Ketua I

Yayat Hidayat, M.Kep Wakil Ketua II

Salami, M.Kep Ketua Senat Ketua :

Fatiah Handayani, S.ST., M.Keb Sekretaris :

Ami Kamila, S.ST., M.Kes Tim Penyusun :

Nandang Jami’at Nugraha, S.Kep.Ners., M.Kep.Sp.Kep.Kom Angga Wilandika, M.Kep

Annisa Ridlayanti, S.Keb.Bd., M.Keb

Informasi dan Kontak :

Jalan KH. Ahmad Dahlan (Banteng) Dalam No.7 Bandung 40264

Telp. 022-7312423 Fax. 022-7305269

Website : bp2mpk.stikes-aisyiyahbandung.ac.id

Email : [email protected]

(4)
(5)

ii

VISI, MISI DAN TUJUAN STIKes ‘AISYIYAH BANDUNG

SK Ketua STIKes No. 043.A/SK.01/ STIKes-AB/VI/2012

VISI

“Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul dalam Bidang Kesehatan Spiritual Islami di Tingkat Nasional Tahun 2022”

MISI

1. Menyelenggarakan pendidikan tenaga kesehatan yang berlandaskan nilai nilai Islam.

2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dalam pengembangan ilmu kesehatan berorientasi nilai-nilai Islam.

3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengintegreasikan nilai-nilai Islam dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

4. Menyelenggarakan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam.

5. Mengembangkan kemitraan yang menunjang Tridharma Perguruan Tinggi.

TUJUAN

1. Menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional dan Islami.

2. Menghasilkan penelitian yang mengintergrasikan nilai-nilai Islam dalam pengembangan keilmuan kesehatan.

3. Menghasilkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan pembangunan kesehatan masyarakat.

4. Terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai nilai Islam.

5. Terjalin kemitraan yang sinergis dalam pencapaian Tridharma Perguruan

Tinggi.

(6)

iii

VISI, MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH BANDUNG

PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN

SK Ketua STIKes No. 043.C/SK.01/STIKes-AB/VII/2012

Visi Menjadi Program Studi Kebidanan yang Unggul dalam Pelayanan Kebidanan Islami di Tingkat Nasional Tahun 2022

Misi 1. Menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang unggul dalam pelayanan kebidanan Islami

2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dalam pengembangan ilmu kebidanan yang berlandaskan nilai-nilai Islam

3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam rangka mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat.

4. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam

5. Mengembangkan kemitraan yang menunjang Tridharma perguruan tinggi Tujuan 1. Menghasilkan lulusan bidan yang unggul dalam bidang asuhan kebidanan Islami

2. Menghasilkan penelitian inovatif yang menunjang dalam pengembangan ilmu kebidanan berdasarkan nilai-nilai Islam.

3. Menghasilkan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengintegrasikan nilai- nilai Islam dalam rangka mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat dengan pendekatan ilmu kebidanan

4. Terwujudnya tata kelola program studi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam.

5. Terjalin kemitraan yang sinergida dalam pencapian Tridharma perguruan tinggi PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN

SK Ketua STIKes No. 043.D/SK.01/STIKes-AB/VII/2012

Visi Menjadi Program Studi Vokasi Keperawatan yang Unggul dalam Bidang Keperawatan Spiritual Muslim di Tingkat Nasional Tahun 2022

Misi 1. Menyelenggarakan pendidikan keperawatan vokasi yang unggul dalam asuhan keperawatan spiritual muslim

2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dalam pengembangan ilmu keperawatan dalam bidang keperawatan spiritual muslim berdasarkan nilai-nilai Islam.

3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan ilmu keperawatan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam rangka mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat.

4. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam.

5. Mengembangkan kemitraan yang menunjang Tridharma Perguruan Tinggi Tujuan 1. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam pelayanan asuhan keperawatan

spiritual muslim.

2. Menghasilkan penelitian dengan pendekatan ilmu keperawatan dalam bidang

asuhan keperawatan spiritual muslim.

(7)

iv

3. Menghasilkan kegiatan pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan nilai- nilai Islam dalam rangka mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat dengan pendekatan ilmu keperawatan.

4. Terwujudnya tata kelola program studi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam.

5. Terjalin kemitraan yang sinergis dalam pencapaian tridharma perguruan tinggi PROGRAM STUDI SI KEPERAWATAN/NERS

SK Ketua STIKes No. 043.B/SK.01/STIKes-AB/VII/2012

Visi Menjadi Program Studi Ners yang Unggul dalam Bidang Keperawatan Spiritual Muslim di Tingkat Nasional Tahun 2022

Misi 1. Menyelenggarakan Pendidikan Ners yang memiliki kompetensi keperawatan holistik dengan keunggulan asuhan keperawatan spiritual muslim.

2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian dalam pengembangan ilmu keperawatan berdasarkan nilai-nilai Islam.

3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam rangka mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat dengan pendekatan ilmu keperawatan

4. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam

5. Mengembangkan kemitraan yang menunjang Tridharma perguruan tinggi Tujuan 1. Menghasilkan lulusan ners professional islami yang memiliki kompetensi

keperawatan holistik dengan keunggulan asuhan keperawatan spiritual muslim.

2. Menghasilkan penelitian inovatif yang menunjang dalam pengembangan ilmu keperawatan berdasarkan nilai-nilai Islam.

3. Menghasilkan kegiatan pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan nilai- nilai Islam dalam rangka mendukung upaya pembangunan kesehatan masyarakat dengan pendekatan ilmu keperawatan

4. Terwujudnya tata kelola program studi yang berkualitas, transparan dan berbasis nilai-nilai Islam.

5. Terjalin kemitraan yang sinergi dalam pencapaian Tridharma Perguruan Tinggi

(8)

v

VISI, MISI DAN TUJUAN BP2MPK SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH BANDUNG

VISI, MISI DAN TUJUAN

BADAN PENELITIAN, PENGABDIAN MASYARAKAT DAN PENGEMBANGAN KEILMUAN (BP2MPK) SK Ketua STIKes No. 147.A/SK.01/STIKes-AB/IX/2012

Visi Menjadi unit peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat demi terwujudnya STIKes ‘Aisyiyah sebagai Perguruan Tinggi yang Unggul dalam Bidang Kesehatan Spiritual Islami di Tingkat Nasional Tahun 2022

Misi 1. Mengoptimalisasikan BP2MPK sebagai unit pendukung institusi dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan STIKes.

2. Memfasilitasi dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat yang profesional dan yang bermanfaat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengupayakan perolehan paten dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk menunjang keunggulan institusi.

Tujuan 1. Mengembangkan manajemen penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam struktur organisasi STIKes yang otonom dan manajemen yang sehat

2. Meningkatkan dan mengembangkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pencapaian visi STIKes dan daya saing nasional 3. Meningkatkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diarahkan kepada

penuntasan masalah kesehatan di masyarakat

4. Memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan relevansi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

5. Menghasilkan Paten dan HKI untuk keunggulan institusi

(9)

vi

DAFTAR ISI

Halaman

VISI, MISI DAN TUJUAN ... ii

VISI, MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI ... iii

VISI, MISI DAN TUJUAN BP2MPK... v

DAFTAR ISI ... vi

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Definisi Rencana Induk Penelitian ... 1

1.2. Peta Jalan Penelitian ... 1

1.3. Dasar-Dasar Penyusunan Rencana Induk Penelitian ... 1

BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN BP2MPK 2.1. Visi BP2MPK ... 3

2.2. Misi BP2MPK ... 3

2.3. Analisis Kondisi Saat ini ... 3

BAB III GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN 3.1. Tujuan ... 10

3.2. Sasaran Pelaksanaan ... 10

3.3. Strategi dan Kebijakan BP2MPK ... 11

BAB IV SASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA 4.1. Sasaran ... 12

4.2. Program Strategis ... 12

4.3. Topik Penelitian ... 13

4.4. Road Map Penelitian ... 13

BAB V PELAKSANAAN RIP 5.1. Estimasi Kebutuhan Dana dan Rencana Sumber Dana ... 21

5.2. Dana Penelitian Internal ... 21

BAB VI PENUTUP ... 22

DAFTAR PUSTAKA ... 23

(10)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Definisi Rencana Induk Penelitian

Rencana Induk penelitian (RIP) 2017-2021 merupakan rencana penelitian STIKes, arahan kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan dan pengembangan penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan inovasi dalam jangka waktu lima tahun mendatang dengan memperhatikan perkembangan STIKes ‘Aisyiyah dan lingkungan strategisnya.

Badan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Keilmuan STIKes ‘Aisyiyah dalam menjalankan peran, fungsi dan tugasnya perlu mempunyai acuan dalam bentuk RIP sebagai pegangan dalam menyusun kegiatan penelitian selama periode lima tahun kedepan mulai 2017-2022.

1.2. Peta Jalan Penelitian

Peta jalan penelitian STIKes ‘Aisyiyah Bandung telah ditetapkan melalui mekanisme sesuai dengan arahan penyusunan roadmap penelitian. Peta jalan penelitian didasarkan pada pencapaian rencana strategis sebelumnya bahwa peta jalan penelitian harus berkembang, dimana sebelumnya peta strategis hanya berbasis bidang ilmu keperawatan dan kebidanan, tetapi pencapaian tahapan setiap penelitian belum tertuang jelas.

1.3. Dasar-Dasar Penyusunan Rencana Induk Penelitian

Dasar-dasar dalam penyusunan Rencana Induk Penelitian (RIP) STIKes ‘Aisyiyah Bandung adalah sebagai berikut:

1. Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 Ayat 5 bahwa pemerintah memajukan IPTEK dengan menjunjung tinggi nilai agama, persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan manusia.

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem

Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan

Teknologi

(11)

2

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 6. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan

Penyelenggaraan Pendidikan

7. Peraturan menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar nasional Perguruan Tinggi (SNPT)

8. Rencana Induk Riset nasional Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2015-2045

9. Surat Keputusan BPH tentang Statuta STIKes ‘Aisyiyah Bandung 10. Rencana Induk Pengembangan STIKes ‘Aisyiyah Bandung

11. Surat Keputusan Ketua STIKes ‘Aisyiyah Bandung tentang Rencana Strategis

STIKes ‘Aisyiyah Bandung.

(12)

3

BAB II

LANDASAN PENGEMBANGAN BP2MPK

2.1. Visi BP2MPK

Visi BP2MPK STIKes ‘Aisyiyah Bandung adalah :

“Menjadi unit peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat demi terwujudnya STIKes ‘Aisyiyah sebagai Perguruan Tinggi Kesehatan Islami dan Unggul di Tingkat Nasional Tahun 2020”

2.2. Misi BP2MPK

Upaya mewujudkan visi tersebut, maka misi yang dilakukan adalah:

1. Mengoptimalisasikan UPPM sebagai unit pendukung institusi dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan STIKes.

2. Memfasilitasi dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat yang profesional dan yang bermanfaat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

3. Mengupayakan perolehan paten dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk menunjang keunggulan institusi.

2.3. Analisis Kondisi Saat ini

A. Riwayat Perkembangan BP2MPK STIKes ‘Aisyiyah Bandung

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Bandung mempunyai badan yang bertugas untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

selain tugas dosen di bidang pendidikan dan pengajaran, dosen memiliki tugas wajib lain yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. seiring perkembangan waktu, STIKes selalu berupaya melakukan pembenahan setiap aspek inti dan penunjang.

Sebelum Badan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan

Keilmuan (BP2MPK), unit yang menangani kegiatan ini bernama Unit Penelitian dan

Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) kemudian berubah menjadi Lembaga Penelitian

dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Dalam rangka perluasan tugas untuk

pengembangan STIKes, LPPM berubah nama menjadi BP2MPK karena ada penambahan

tugas dan wewenang dalam bidang Pengembangan Keilmuan. Pengembangan keilmuan

disini maksudnya adalah BP2MPK bertugas untuk mengkoordinir dan memantau

perubahan kurikulum setiap program studi

(13)

4

B. Capaian Penelitian 1. Judul Penelitian

Capaian penelitian STIKes ‘Aisyiyah Bandung dalam tiga tahun terakhir (2014, 2015 dan 2016) ada 82 judul penelitian dengan sebagian dana internal STIKes dan dua penelitian hibah. Hibah didapatkan dari Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Kemenristekditi.

Tabel 2.1 Distribusi Jumlah Judul Penelitian Berdasarkan Sumber Dana

Sumber Dana Jumlah Judul Penelitian

Total 2014/2015 2015/2016 2016/2017

Mandiri - - -

Internal 22 25 30 77

Lembaga PWA 1 1 1 3

Non

Kementerian - - 1 1

Kemenristekditi - - 1 1

Total 23 26 33 82

2. Publikasi hasil penelitian

Upaya mendesiminasikan hasil penelitian perlu ditingkatkan. Jumlah publikasi hasil penelitian dosen STIKes ‘Aisyiyah selama tiga tahun terakhir terdapat peningkatan, dengan sebaran publikasi semuanya di Jurnal Nasional Tidak Terakreditasi.

3. Capaian HaKI

Saat ini capaian HaKI STIKes ‘Aisyiyah Bandung terbanyak adalah pembuatan modul ajar dosen. Jumlah HaKI yang telah diperoleh adalah sembilan belas belas sertifikat HaKI.

C. Peran BP2MPK

Unit kerja yang mengelola penelitian di STIKES Aisyiyah adalah Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Keilmuan (BP2MPK). BP2MPK adalah unsur pelaksana akademik yang mempunyai peranan dalam memfasilitasi dan menggoordinir berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan STIKes ‘Aisyiyah Bandung.

Tugas BP2MPK STIKES ‘Aisyiyah Bandung adalah:

1. Menyusun kebijakan di bidang penelitian dan HKI berdasarkan Rencana Strategis

STIKes ‘Aisyiyah

(14)

5

2. Mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan di bidang penelitian dan HKI 3. Melakukan evaluasi kebijakan di bidang penelitian dan HKI

4. Menyusun perencanaan kegiatan di bidang penelitian dan HKI

5. Mengembangkan kegiatan penelitian untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi yang berbasis kekuatan local dan berwawasan global 6. Melakukan koordinasi dengan unit pelaksana dan penunjang kegiatan penelitian

dalam rangka pengembangan kegiatan yang bersinergi

7. Mengelola administrasi data dan system informasi BP2MPK dan HKI 8. Melaksanakan kerjasama di bidang penelitian dan pengelolaan HKI 9. Menyediakan layanan pengajuan pendaftaran HKI bagi sivitas akademika

Sesuai Surat Keputusan Badan Pembinan Harian STIKes ‘Aisyiyah Bandung, bagian-bagian di lingkungan BP2MPK adalah:

1. Bagian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat mempunyai tugas merancang, mengkoordinasikan, melaksanakan, emmantau, menilai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tersebut.

2. Bagian Studi Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) yang mempunyai fungsi penguatan dan pengembangan keIslaman dan Kemuhammadiyahan serta ilmu- ilmu dasar, baik bagi dosen dan karyawan di lingkungan kampus.

3. Bagian Inovasi Pembelajaran mempunyai tugas untuk memfasilitasi upaya peningkatan kualitas pembelajaran tersebut secara terus menerus di lingkungan STIKes ‘Aisyiyah melalui serangkaian kegiatan yaitu pelatihan dasar metode pembelajaran, penyusunan buku pedoman pembelajaran, pelatihan pedagogi serta pelatihan-pelatihan lain untuk membantu dosen melakukan inovasi pembelajaran dan merancang proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (Student Centered Learning)

4. Bagian Publikasi mempunyai tugas utama merencanakan, melaksanakan dan

melakukan evaluasi terhadap kegiatan publikasi karya ilmiah di lingkungan

STIKes ‘Aisyiyah Bandung.

(15)

6

D. Potensi yang dimiliki 1. Bidang Riset

Arah program riset yang dilakukan STIKes ‘Aisyiyah harus berwawasan global dan bermanfaat bagi kesejahteraan umat manusia, bersifat kompetitif yang bersinergi dengan industri, institusi penelitian, serta pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Selain itu, STIKes ‘Aisyiyah harus mengembangkan sistem yang memberi peluang bagi peneliti berprestasi untuk berfungsi penuh sebagai peneliti dan/atau konsultan.

Potensi penelitian yang dimiliki oleh STIKes ‘Aisyiyah adalah : 2. Bidang SDM

Sumber Daya Manusia (SDM) dalam kegiatan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang utama adalah dosen. Berdasarkan data kepegawaian, maka SDM dosen di lingkungan STIKes ‘Aisyiyah Bandung adalah:

Tabel 2.3 Distribusi Dosen STIKes ‘Aisyiyah Berdasarkan Gelar Akademik No Pendidikan

Gelar Akademik Tenaga

Pengajar

Asisten

Ahli Lektor Lektor Kepala

Guru Besar

1 S3 - - - - -

2 S2/Spesialis 1 13 24 6 - -

3 S1/Profesi/ DIV - 1 - - -

Total 13 25 6 - -

Selain dosen sebagai sumber daya yang ada di STIKes ‘Aisyiyah Bandung, terdapat tenaga kependidikan juga yang mempunyai peran penting terhadap pelaksanaan penelitian. Adapun tenaga kependidikan STIKes ‘Aisyiyah dapat dilihat pada tabel 2.4 berikut.

Tabel 2.4 Distribusi Jenis Tenaga Kependidikan Berdasarkan Kualifikasi Akademik No Jenis Tenaga

Kependidikan S-3 S-2 S-1 D-4 D-3 D-2 D-1 SMA/

SMK

1 Pustakawan - - 6 - - - - -

2 Laboran/Teknisi/Analis/

Operator/Programer - 1 2 - 2 - - -

3 Administrasi - 0 7 - 5 - - -

4 Lainnya - - - - - - - -

Total - 1 15 - 7 - - -

Berdasarkan tabel 2.4 sebagian besar kualifikasi akademik tenaga kependidikan

adalah strata 1. Kondisi ini merupakan tantangan bagi institusi untuk mengembangkan

(16)

7

SDM Tenaga Kependidikan dalam bidang peningkatan kapasitas diri dari bidang kualifikasi akademik atau pengembangan kompetensi lainnya.

E. Potensi Bidang Sarana Prasarana

1. Penelitian didukung oleh resource sharing dari laboratorium keperwatan dan laboratorium kebidanan, laboratorium biomedik dan laboratorium computer dengan peralatan yang memadai.

2. STIKes ‘Aisyiyah mempunyai 1 PPKS (Pusat Pengembangan Keluarga Sejahtera) yang bekerjasama dengan BKKBN Provinsi Jawa Barat

3. Telah ada Memorandum of Understanding dengan berbagai pemerintah daerah, organisasi, lahan praktik di Jawa Barat dan luar wilayah Jawa Barat.

F. Potensi Organisasi dan Manajemen

1. Struktur organisasi yang ramping dan desentralistis yang memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat

2. Pertanggungjawaban pengambilan keputusan ada di BP2MPK sehingga memperluas akuntabilitas publik.

3. Sistem Penjaminan Mutu yang dilaksanakan sesuai dengan standar G. SWOT

Evaluasi diri dianalisis dengan analisis SWOT dengan prinsip analisis kekuatan (Strength) sebagai faktor internal yang dimiliki BP2MPK telah dipergunakan untuk menangkap peluang (opportunities) dan mengantisipasi ancaman/tantangan (Threats) sebagai faktor eksternal, dan faktor kelemahan (Weakness) sebagai faktor internal yang dimiliki dapat dipergunakan untuk memanfaatkan peluang eksternal dan menghibdari ancaman eksternal.

1. Strength

a. Penjaminan mutu dalam pengelolaan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dikoordinasi oleh Badan Penjaminan Mutu (BPM)

b. Kerjasama dengan pemerintah propinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan lahan praktik lainnya berjalan baik

c. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen

mengalami peningkatan kualitas dan kuantitas yang cukup baik dari tahun ke

tahun.

(17)

8

d. Komitmen STIKes ‘Aisyiyah dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk dukungan dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat baik.

e. Adanya jaminan mutu pelaksanaan penelitian yang dikuatkan dengan buku panduan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai arahan, focus, agenda dan perencanaan penelitian serta mengungkapkan jenis dan rekam jejak penelitian/pengabdian kepada masyarakat. Pola kerjasama, pendanaan dan system kompetisi, perencanaan agenda penelitian dan jadwal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

f. Penelitian dosen juga dikembangkan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, kemudian diupayakan untuk terintegrasi dan saling menguatkan dalam kegiatan pengajaran.

g. Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan oleh dosen, namun juga dilakukan oleh mahasiswa.

2. Weakness

a. Rendahnya penelitian dosen yang didanai dari dana hibah (dana eksternal diluar STIKes ‘Aisyiyah)

b. Rendahnya publikasi dosen dalam jurnal nasional terakreditasi

c. Belum terbangunnya road map kegiatan penelitian secara konsisten karena lebih bersifat reaktif terhadap permintaan sesaat.

d. Kurang optimalnya kerjasama yang relevan dengan pihak eksternal dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

e. Alokasi sumber daya untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat masih belum dipertimbangkan secara komprehensif.

3. Opportunity

a. Adanya anggaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang disediakan oleh Kemenristekdikti maupun instansi lain, misalnya dinas kesehatan.

b. Banyaknya kesempatan mempublikasikan hasil penelitian di jurnal terakreditasi DIkti maupun instansi lain.

c. Terbukanya kerjasama kemitraan dengan instansi lain di bidang penelitian dan

pengabdian kepada masyarakat.

(18)

9

4. Threats

a. Ketatnya persaingan dalam memperoleh hibah kompetitif untuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Kemenristekdikti.

b. Adanya kebijakan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) menjadikan minat penelitian menjadi rendah

c. Kemajuan teknologi dan informasi yang cepat menuntut alokasi sumber daya

penelitian dan pengembangan secara intensif, menuntut adanya pembaharuan

serta kesiapan penggunanya untuk terampil dalam menggunakan serta

memanfaatkan teknologi.

(19)

10

BAB III

GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN

3.1. Tujuan

Tujuan penetapan Rencana Induk Penelitian adalah:

1. Efektifitas agenda setting, formulasi, implementasi dan evaluasi kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di STIKes ‘Aisyiyah

2. Efisiensi sumber daya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di STIKes

‘Aisyiyah

3. Efektifitas dan efisiensi pencapaian tujuan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di STIKes ‘Aisyiyah

4. Mengarahkan semua kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di STIKes ‘Aisyiyah

5. Memberikan panduan dan pertimbangan kepada stakeholder internal dan eksternal untuk pengajuan pelaksanaan dan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

3.2. Sasaran Pelaksanaan

Garis besar sasaran pelaksanaan RIP STIKes ‘Aisyiyah Bandung adalah:

1. Meningkatkan kuantitas dn kualitas penelitian dan publikasi ilmiah STIKes

‘Aisyiyah per tahunnya.

2. Meningkatkan kapasitas kelembagaan pengelolaan penelitian dan pengabdian 3. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian

4. Meningkatnya perolehan buku ajar, publikasi ilmiah dan perolehan HaKI sebagai luaran penelitian

5. Menjadikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sebuah karya nyata yang bermanfaat dalam pembelajaran dan di masyarakat luas.

Berdasarkan sasaran-sasaran tersbut, maka perlu dirumuskan program strategis dan

strategi pencapaiannya. Dalam penyusunan ini, BP2MPK melakukan koordinasi dengan

pimpinan dan ketua program studi untuk merumuskan topik-topik penelitian menjadi

sebuah road map yang akan menjadi arah penelitian lembaga maupun program studi.

(20)

11

3.3. Strategi dan Kebijakan BP2MPK A. Peta Strategi

Peta strategis pengembangan BP2MPK terletak pada pemetaan pengelolaan penelitian mulai dari komponen input (proposal penelitian), proses (pengajuan proposal penelitian), pelaksanaan penelitian dan monitoring evaluasi internal, output yaitu publikasi riset, produk penelitian ataupun paten serta outcome yang ditunjukkan dengan adanya kerjasama penelitian, pemanfaatan hasil penelitian, aplikasi tepat guna dan citation index.

RIP yang menjadi arahan dosen untuk kegiatan penelitian harus didukung oleh semua pihak. Oleh karena itu setiap penelitian dosen harus dimonitor keberhasilannya dengan mengacu pada indikator sebagaimana dituliskan dalam RIP Universitas Ahmad Dahlan yaitu:

1. Penelitian selesai tepat waktu

2. Setiap penelitian dapat terlaksana untuk setiap periodenya

3. Meningkatnya dosen yang mendapatkan dana penelitian dari dalam dan luar STIKes

4. Adanya produk penelitian yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas 5. Adanya tawaran penelitian dari luar STIKes

Selain monitoring hal-hal tersebut diatas, dosen perlu untuk merencanakan judul penelitian secara mendalam agar mendapat dana penelitian. Judul penelitian diharapkan memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Topik atau judul penelitian didasarkan pada kompetensi/bidang ilmu masing- masing dosen dan bernilai strategis secara wilayah dan nasional

2. Penelitian yang dilakukan diharapkan menghasilkan pemecahan masalah dalam bidang pendidikan kesehatan dan kesehatan terutama bidang ilmu keperawatan dan kebidanan ataupun lintas prodi.

3. Untuk mencapai visi STIKes, judul penelitian setiap prodi didorong dan dikembangkan untuk mengarah pada visi misi

4. Pengukuran kinerja didasarkan pada indikator yang dapat dilakukan pengukuran

dengan jelas dan terukur secara kuantitatif maupun kualitatif.

(21)

12

BAB IV

SASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA

Upaya pencapaian visi misi STIKes dan BP2MPK perlu didukung berbagai pihak.

Berdasarkan visi misi tersebut, maka perlu dibuat langkah-langkah yang strategis berupa program jangka pendek dan menengah berupa penelitian yang bersifat:

1. Mengupayakan penelitian yang mendukung ketercapaian visi misi dan road map penelitian setiap program studi

2. Mengupayakan penelitian multidisiplin atau lintas prodi dengan mengkaji pada tema-tema penelitian unggulan tingkat STIKes ‘Aisyiyah Bandung.

4.1. Sasaran

Sebagaimana yang dituliskan sebelumnya, bahwa sasaran yang ingin dicapai pada lima tahun kedepan melalui Rencana Induk Penelitian adalah:

1. Tercapainya efisiensi dan produktifitas penelitian melalui penguatan kelembagaan 2. Terwujudnya keunggulan penelitian STIKes ‘Aisyiyah

3. Daya saing penelitian tingkat nasional meningkat

4. Ketersediaan sarana prasarana, perolehan HaKI, kompetensi peneliti, jumlah penelitian yang meningkat untuk menunjang penguatan sumber daya.

5. Menguatnya jalinan kerjasama antar peneliti dengan isntitusi baik swasta maupun pemerintah.

4.2. Program Strategis

1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, PkM dan publikasi ilmiah melalui berbagai dukungan dan pelatihan untuk memperoleh hibah penelitian dan publikasi;

2. Adanya sistem penghargaan (insentif) untuk karya penelitian dan karya ilmiah lain;

3. Mengembangkan dan menjaga upaya kerjasama yang sudah terjalin serta kerjasama baru di bidang penelitian;

4. Identifikasi hasil-hasil penelitian yang mempunyai peluang mendapatkan HaKI 5. Mengembangkan materi dan proses pembelajaran berdasarkan hasil-hasil

penelitian

(22)

13

4.3. Topik Penelitian

Topik penelitian dirumuskan dan ditetapkan melalui pertemuan khusus antara BP2MPK, program studi dan pimpinan sekolah tinggi. Penelitian unggulan sejalan dengan visi misi STIKes dan setiap prodi dengan mempertimbangkan isu-isu strategis dan sumber daya yang dimiliki. Penelitian unggulan STIKes ‘Aisyiyah adalah:

1. Asuhan Kebidanan Islami 2. Asuhan Holistic Kebidanan 3. Asuhan Keperawatan Islami 4. Paliative Care

5. Penyakit Degeneratif pada Lansia 6. Biblioterapy

4.4. Road Map Penelitian

Road Map Penelitian disusun sebagai arah dan dasar penelitian yang akan dijalankan oleh dosen selama lima tahun kedepan. Garis besar peta jalan (Road Map) adalah luaran penelitian yang mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Adapun Road Map yang telah disusun oleh STIKes ‘Aisyiyah Bandung merupakan penjabaran dari kebijakan-kebijakan dalam Statuta, Rencana Induk Pengembangan (RIP) STIKes, Renstra STIKes, Visi Misi. Road Map Penelitian STIKes

‘Aisyiyah Bandung terdiri dari Road Map institusi STIKes dan Road Map Program Studi.

Road Map yang tertuang dalam RIP 2017-2022 ini adalah penyempurnaan dari Road Map periode lima tahun sebelumnya. Evaluasi dari Road Map sebelumnya adalah luaran penelitian yang masih terbatas pada materi ajar, sehingga jumlah publikasi belum sebanding dengan jumlah kegiatan penelitian.

A. Road Map Penelitian STIKes ‘Aisyiyah Bandung

Road Map institusi adalah Road Map STIKes ‘Aisyiyah Bandung yang disusun

sebagai arah pencapaian kegiatan penelitian lima tahun kedepan, yang bisa dilihat pada

gambar 4.1 berikut ini.

(23)

14

Gambar 4.1 Road Map STIKes ‘Aisyiyah Bandung

Berdasarkan gambar 4.1 dapat dilihat bahwa arah penelitian STIKes ‘Aisyiyah Bandung dalam jangka waktu lima tahun kedepan merupakan kegiatan penelitian yang didukung oleh penelitian tingkat dosen, program studi dan akhirnya tingkat STIKes.

Penelitian dibagi dalam tiga pemetaan besar yaitu agenda riset yang bersifat riset dasar, riset terapan dan paling besar adalah riset pengembangan dan penerapan model yang mampu memberikan luaran berupa publikasi hasil penelitian yang mampu mengangkat peringkat sekolah tinggi dan yang terpenting adalah pemanfaatan hasil penelitian di masyarakat luas. Riset dasar merupakan riset yang bertujuan untuk melihat situasi dasar tentang permasalahan yang terjadi di masyarakat. Riset Terapan di STIKes ‘Aisyiyah Bandung menekankan aspek preventif dan promotif dan terapi non farmakologis dalam bidang ilmu keperawatan dan kebidanan.

B. Road Map Penelitian Program Studi

Program studi di lingkungan STIKes ‘Aisyiyah adalah Program Studi Diploma Tiga Keperawatan, Diploma Tiga Kebidanan, Program Studi Pendidikan Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners. Setiap program studi mempunyai Road Map Penelitian sebagai bentuk arah dan kebijakan penelitian di lingkungan program studi sehingga target capaian

Penelitian Dosen

Penelitian Prodi

Penelitian STIKes

Penguatan identifikasi permasalahan dibidang keperawatan dan kebidanan

Penguatan aspek promotif dan preventif serta terapi non farmakologis dalam lingkup keperawatan dan kebidanan

Pengembangan, penerapan model dan peningkatan jumlah

publikasi dalam jurnal bereputasi

2017 - 2022

(24)

15

menjadi jelas. Adapun road map penelitian empat program studi dapat dilihat pada gambar 4.2, 4.3 dan 4.4 berikut.

1. Roadmap Penelitian Prodi Pendidikan Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

Gambar 4.2 Roadmap Penelitian Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

Road Map penelitian program studi Ners adalah arah penelitian selama lima tahun kedepan dalam rangka mewujudkan visi misi STIKes’Aisyiyah Bandung. Sebagaimana dituliskan sebelumnya bahwa penelitian dasar, penelitian terapan dan penelitian pengembangan merupakan tahapan jenis penelitian sebagaimana Rencana Strategis Penelitian Kemenristekdikti. Program studi Ners mempunyai peta jalan penelitian yang didesain untuk mengembangkan ilmu pengetahuan bidang keperawatan dengan topik penelitian diarahkan pada :

1. Penelitian tidak terbatas pada teknologi yang tinggi, tetapi juga pada fokus pada teknologi tingkat dasar dan menengah melalui identifikasi permasalahan yang terjadi di masyarakat.

2. Memperkuat kemampuan dalam kegiatan penelitian yang sudah ada tetapi ada kebutuhan peneliti lain yang disesuaikan dengan isu permasalahan saat itu.

3. Penelitian unggulan Prodi Ners adalah penyakit degenaratif pada lansia dan Biblioterapy, tujuan penelitian unggulan yaitu membangun STIKes dalam penelitian tentang spiritualitas secara berkelanjutan dan menghasilkan penelitian yang berkontribusi memenuhi kebutuhan lansia dimasa depan secara berkelajutan.

4. Agenda penelitian tahunan program studi Ners adalah:

(25)

16

Tabel 4.1 Agenda Penelitian tahunan Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners

Tahun Agenda Penelitian

2018

Riset dasar untuk identifikasi permasalahan:

a. Identifikasi masalah

b. Identifikasi peluang dilakukannya terapi/asuhan

c. Identifikasi model dan pemahaman masyarakat tentang kondisi yang dihadapi

d. Analisis keuntungan dari model terapi/asuhan e. Pemahaman stakeholder/respon masyarakat 2019

2020-2021

Riset terapan untuk mengatasi permasalahan:

a. Perencanaan model dan penentuan kebijakan pemerintah b. Desain model standar

c. Penggunaan model d. Redesain model e. Model baru

2022

Riset pengembangan agar hasil riset terapan bermanfaat bagi masyarakat dan potensi di dunia industri

a. Pengembangan alat dan model b. Pengaruh kebijakan

2. Road Map Penelitian Program Studi Diploma III Keperawatan

Masalah dan sekaligus tujuan pembangunan di negara Indonesia adalah menjadikan masyarakat sejahtera. Kondisi ini tidak terlepas dari perubahan globalisasi yang terjadi di seluruh dunia, misalnya kemiskinan, kesehatan keluarga dan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang rendah. Berkaitan dengan hal ini, Prodi Vokasi D III Keperawatan merasa mempunyai tanggung jawab untuk ikut serta mengatasi permasalahan melalui penelitian yang akan dilakukan.

Gambar 4.3 Roadmap Penelitian Prodi Vokasi D III Keperawatan

(26)

17

Sama seperti halnya prodi sebelumnya, Prodi Vokasi D III Keperawatan mempunyai penelitian unggulan yaitu Asuhan Keperawatan Islami bertujuan untuk memaksimalkan potensi tenaga vokasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada kliennya berbasis spiritual sebagaimana tujuan sehat yaitu tidak hanya fisik, tetapi secara menyeluruh sehingga masyarakat juga tersentuh akan kebutuhan spiritualnya.

Penelitian unggulan yang kedua adalah tentang paliative care yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap kondisi penyakit yang dihadapi. Adapun agenda penelitian tahunan prodi D III Keperawatan adalah:

Tabel 4.2 Agenda Penelitian tahunan Prodi Vokasi D III Keperawatan

Tahun Agenda Penelitian

2018

Riset dasar untuk identifikasi permasalahan:

a. Identifikasi masalah

b. Identifikasi peluang dilakukannya terapi/asuhan

c. Identifikasi model dan pemahaman masyarakat tentang kondisi yang dihadapi

d. Analisis keuntungan dari model terapi/asuhan e. Pemahaman stakeholder/respon masyarakat 2019

2020-2021

Riset terapan untuk mengatasi permasalahan:

a. Perencanaan model dan penentuan kebijakan pemerintah b. Desain model standar

c. Penggunaan model d. Redesain model e. Model baru

Riset terapan yang dilakukan bisa fokus pada satu asuhan atau seluruh asuhan jika memungkinkan.

2022

Riset pengembangan agar hasil riset terapan bermanfaat bagi masyarakat dan potensi di dunia industri

a. Pengembangan alat dan model b. Pengaruh kebijakan

Pengembangan hasil penelitian tergantung pada riset terapan yang dilakukan pada aspek asuhan kebidanan.

3. Road Map Penelitian Program Studi Vokasi Diploma III Kebidanan

Asuhan kebidanan adalah implementasi tugas dan kewenangan seorang bidan pada saat memberikan pelayanan kepad klien. Prodi D III Kebidanan STIKes ‘Aisyiyah Bandung mempunyai harapan untuk berkontribusi di masyarakat dalam masalah kematian ibu dan bayi yang sampai saat ini masih tinggi.

Asuhan kebidanan holistic dan Islami menjadi dua topik penelitian unggulan Prodi

D III Kebidanan. Topik ini didasarkan pada siklus hidup seorang perempuan yang

(27)

18

panjang dan berkesinambungan pada setiap tahapan sehingga setiap tahapan menuntut seorang bidan untuk memberikan asuhan terbaik. Asuhan kebidanan Islami mengharapkan agar tenaga bidan yang dihasilkan oleh STIKes ‘Aisyiyah Bandung mampu memberikan asuhan kebidanan Islami pada klien.

Gambar 4.4 Roadmap Prodi Vokasi D III Kebidanan Tabel 4.3 Agenda Penelitian tahunan Prodi Vokasi D III Kebidanan

Tahun Agenda Penelitian

2018

Riset dasar untuk identifikasi permasalahan:

a. Identifikasi masalah pada kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan kesehatan reproduksi

b. Identifikasi peluang dilakukannya asuhan kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan kesehatan reproduksi

c. Identifikasi model dan pemahaman masyarakat tentang kondisi yang dihadapi

d. Analisis keuntungan dari model asuhan e. Pemahaman stakeholder/respon masyarakat 2019

2020-2021

Riset terapan untuk mengatasi permasalahan:

a. Perencanaan model dan penentuan kebijakan pemerintah b. Desain model standar

c. Penggunaan model d. Redesain model e. Model baru

2022

Riset pengembangan agar hasil riset terapan bermanfaat bagi masyarakat dan potensi di dunia industri

a. Pengembangan alat dan model

b. Pengaruh kebijakan

(28)

19

C. Pengukuran Kinerja/KPI (Key Performance Indicators)

Pengukuran kinerja diperlukan untuk melihat efetifitas tugas yang dilakukan oleh seseorang atau bagian tertentu. Pengukuran kinerja penelitian di STIKes ‘Aisyiyah Bandung merupakan gambaran jumlah penelitian dengan dana internal dan prosentase dosen yang terlibat dalam kegiatan penelitian. Meskipun demikian kegiatan penelitian tidak berkorelasi dengan publikasi yang dihasilkan baik di jurnal nasional, internasional, buku ajar, dan HaKI sebagai bahan perkuliahan.

Aspek input, proses, output dan outcome adalah indikator kinerja yang bersifat kuantitatif dan kualitatif terdiri dari:

1. Capaian terhadap mutu hasil penelitian, diukur melalui jumlah publikasi meningkat secara nasional maupun internasional

2. Capaian terhadap budaya penelitian, mencakup terbangunnya budaya penelitian dan kerjasama penelitian

3. Capaian terhadap dampak internal yaitu meningkatnya efisiensi pendidikan sarjana dan diploma di STIKes ‘Aisyiyah Bandung serta tercapainya .

Indikator kinerja diperlukan untuk melihat ketercapaian luaran sasaran dan program yang sudah dijalankan. Adapun indikator kinerja dalam RIP ini adalah:

1. Indikator Input

a. Dosen mampu menyusun proposal sesuai dengan panduan yang ditetapkan b. Dosen mampu menyusun proposal sesuai bidang ilmu dan keahlian

c. Usulan penelitian dosen dengan dana eksternal meningkat setiap tahun

d. Adanya proposal penelitian untuk mendapatkan dana penelitian dengan kkompetitif tinggi seperti: penelitian tistekdikti, penelitian kerjasama luar negeri dan lainnya.

2. Indikator Proses

a. Dosen mampu menyelesaikan penelitian dengan batas waktu yang ditentukan b. Terdapat kesesuaian sistematika pengusulan penelitian dengan pedoman yang

sudah ditetapkan lembaga internal atau lembaga eksternal.

3. Indikator Pemanfaatan Sarana dan Prasarana

a. Optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana penelitian

b. Efisiensi, dan efektifitas pemanfaatan sarana dan prasarana penelitian

(29)

20

4. Indikator Output

a. Optimalisasi hasil penelitian dosen berupa laporan penelitian, publikasi ilmiah, buku ajar dan/atau buku teks, model/prototipe, Teknologi Tepat Guna (TTG), HKI, pertemuan ilmiah meningkat.

b. Aktifitas transfer teknologi kepada masyarakat dan institusi meningkat.

5. Indikator Outcome

a. Pemanfaatan hasil penelitian dosen dibidang keperawatan dan kebidanan b. Pemanfaatan hasil penelitian di masyarakat luas

c. Jumlah produk penelitian yang bisa diterapkan di masyarakat atau dunia industri d. Pemanfaatan hasil penelitian sebagai bahan referensi ilmiah

6. Indikator Finansial

a. Efektivitas anggaran penelitian b. Kenaikan dana penelitian internal

c. Meningkatnya penelitian dengan dana eksternal

(30)

21

BAB V

PELAKSANAAN RIP

5.1. Estimasi Kebutuhan Dana dan Rencana Sumber Dana

Alokasi dana penelitian diajukan oleh BP2MPK setiap tahun dalam rapat Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan (RKAT). Kebutuhan dana penelitian berdasarkan skim penelitian yang tertera dalam Pedoman Penelitian, diselenggarakan secara selektif dan kompetitif untuk menjami keberlangsungan sebuah penelitian yang bermutu dan berkualitas. BP2MPK harus menjamin setiap dosen STIKes ‘Aisyiyah Bandung untuk dapat mengakses dana penelitian yang dicantumkan dalam anggaran operasional STIKes setiap tahun berjalan. Selain kegiatan penelitian, alokasi dana yang dianggarkan diperuntukkan juga pada kegiatan publikasi hasil penelitian dalam bentuk jurnal nasional tidak terakreditasi, Jurnal Nasional Terakreditasi dan Jurnal Internasional terindeks Scopus, pelatihan/workshop dan diseminasi hasil penelitian dikalangan civitas akademika STIKes ‘Aisyiyah Bandung.

5.2. Dana Penelitian Internal

STIKes ‘Aisyiyah Bandung mengalokasikan anggaran penelitian internal untuk dosen. Anggaran ini dialokasikan secara proporsional sesuai dengan bidang unggulan dan non unggulan dan berdasar pada estimasi dana penelitian-penelitian sebelumnya. Pada tahun 2018 STIKes mulai mengembangkan skim penelitian berikut dana penelitiannya juga. Skim penelitian reguler adalah Rp. 3.500.000,-/judul penelitian, skim penelitian unggulan Rp.9.000.000,-/judul penelitian, skim penelitian payung Rp.7.000.000,-/judul penelitian dan skim penelitian kerjasama perguruan tinggi sebesar Rp. 5.500.000,-/judul penelitian.

Selain dana penelitian, dalam rangka memfasilitasi hasil penelitian maka program

kerja rutin yang ditetapkan diantaranya adalah diseminasi hasil penelitian dosen, dan

penelitian mahasiswa melalui kegiatan Pekan Ilmiah, termasuk fasilitas dosen untuk

mengikuti seminar nasional/internasional dalam rangka mempresentasikan karya ilmiah

dengan fasilitas dana dari STIKes.

(31)

22

BAB VI PENUTUP

Rencana Induk Penelitian (RIP) STIKes ‘Aisyiyah Bandung disusun dengan tujuan menjabarkan visi misi dan Rencana Strategis STIKes ‘Aisyiyah Bandung tahun 2017- 2022. Monitoring dan evaluasi dari seluruh program kerja Badan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Pengembangan Keilmuan (BP2MPK), hambatan dan kesulitan yang dihadapi menjadi dasar masukan untuk menyesuaikan dan koreksi terhadap RIP ini.

Kegiatan penelitian yang dilakukan dilingkungan STIKes ‘Aisyiyah Bandung

diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi jurnal, HKI, buku ajar dan perolehan

angka kum dosen, melainkan terus digali dan dikembangkan menjadi aspek yang

bermuara pada nilai ekonomi yang mendukung kesejahteraan masyarakat melalui

masyarakat Indonesia Sehat sesuai tujuan pemerintah. RIP STIKes ‘Aisyiyah Bandung

diharapkan menjadi arah dan dasar pengembangan road map penelitian bagi seluruh

dosen dan sub bagian di lingkungan BP2MPK. Dokumen ini bukanlah dokumen yang

statis sehingga apabila dibutuhkan maka dapat disempurnakan dalam bentuk yang lebih

nyata, sederhana dan mudah dipahami.

(32)

23

DAFTAR PUSTAKA

1. Rencana Induk Penelitian Intitut Teknologi Bandung 2016-2020 2. Rencana Induk Penelitian 2016-2020 STIE Ahmad Dahlan Jakarta 3. Rencana Induk Penelitian Universitas Ahmad Dahlan Tahun 2013-2017 4. Rencana Induk Penelitian Universitas Indonesia Tahun 2013

5. Rencana Induk Penelitian 2013-2017 Universitas Muhammadiyah Magelang 6. Rencana Induk Penelitian Universitas Negeri Padang

7. Pedoman Penyusunan RIP Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik

Indonesia

Gambar

Tabel 2.1 Distribusi Jumlah Judul Penelitian Berdasarkan Sumber Dana
Tabel 2.3 Distribusi Dosen STIKes ‘Aisyiyah Berdasarkan Gelar Akademik No  Pendidikan
Gambar 4.1 Road Map STIKes ‘Aisyiyah Bandung
Gambar 4.2 Roadmap Penelitian Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners
+4

Referensi

Dokumen terkait

Jurusan mempunyai tugas melaksanakan pendidikan, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat dalam sebagian atau satu cabang ilmu, dan pembinaan sivitas akademika, sesuai

Keputusan menghilangkan kata Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan menjadi tanda utama bahwa UNISA Yogyakarta menjadi kampus pendidikan tinggi yang normatif seperti kampus

Tujuan penyusunan RIP Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Labuhanbatu 2017-2021 adalah memberikan arah dan pedoman bagi kegiatan penelitian yang dilaksanakan dengan

Seksi Operasional mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan pelaksanaan kebersihan pasar, jalan dan lingkungan, mengumpulkan dan mengangkut sampah dari tempat pembuangan

86 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan 'Aisyiyah Bandung 87 Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia 88 STIKES Muhammadiyah Cirebon. LLDikti

Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam berbagai ilmu dengan memfokuskan pengkajian aspek yang berkaitan dengan program unggulan Universitas

1) Kedudukan ISBI Bandung yang berada di ibu kota Provinsi Jawa Barat sebagai penyangga ibu kota negara dihadapkan pada derasnya pengaruh budaya industri yang berdampak pada

Hal ini tidak terlepas dari kinerja para dosen STMIK Amik Riau dalam melaksanakan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi