• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPUNG PERATURAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR 71 TAHUN 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAMPUNG PERATURAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR 71 TAHUN 2018"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

GU

Em

LAMPUNG

PERATURAN GUBERNUR LAMPUNG

NOMOR 71 TAHUN 2018

TENTANG

PENYELENGGARAAN PROGRAM .JAMINAN KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR LAMPUNG,

Menimbang 8 . bahwa dal am rangka percepatan pen c ap aian Cakupan Kepe s er taa n Se m e sta Jaminan Keseh atan maka perlu diselengg ara k an Program Jaminan Kesehatan Provin si Lamp un g;

b bahwa pe: n ye Jenggaraan Prog ram Jaminan Ke s ehatan Provin si Lampung ter in t e gr a s i dengan Jam in a n Ke s ehatan Nasional; c. bahwa serru bu riga n dengan maksud huruf a dan huruf b

ters eb ut diatas dan untuk tertibpel ak s anaannya,perlu menetapk an Peraturan Gubernur tentang Penyelenggara an Program .Iam ina n Keseha tan Provinsi Lampun g.

Menginga t 1. Undang-Un d a n g Nornor 12 Tahun 19 95 tenta ng Pemasy ar ak a t an;

2. Undang- U n darig Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sis te m Ja m ina n S(jsial Nas iorial.

3. Undan g-Und an g Nornor 24 Tahun 201 1 tentan gB adan Peny e1en ggara an .Ia rn ina n Sos iai;

4. lnd a n g-Unda r.g Nornor 23 Tah u n 2014 tentan g Pemerintah a n Da c r ah scb a ga im a n » tela1be b e r a p a kali diu b a h terakh ir de n ga nUud an g-U n d a ng om or 9 Tahun 20 15;

5. ?e ralura:1 Pemerin ta h No m or :32 Tahun 19 9 9 tentang Syarat Tata Cara P lax s ana an Iak 'arga Bina an Pem a syaraka tan; 6. Pe r at u r an P -rner in ta h ornor 58 Tahun 20 05 tentan g

Per,ge 101aan Keua n gan Da era h ;

7 Peratura n Pe rr. e r in ta h Nornor 101 Tahun 2012 te n t a n g Penerima Ban t u a n lur an Jaminan Kes eh atan sebagaimaria telah d iubah :len ga n Peratur an Pemerintah Nomor 76 Ta h un 2015;

8. Peraturan Pernerin ta h Nomo r 86 Tahun 20 13 tentang Ta t a cara perigenaa n sa n k si ad mi ni s t r a t if kepad a Pemberi Kerj8. Selain Peny el enggara Ne gara dan seti ap ora ng , se1ain pemb eri kerja, pekerja, dan penerirna bantuan iurari dal am Penyelen ggara an Jaminan Sosia l;

9.

Pera

tu ra n

P

residen No

mo r

82

Tahun 2018 t

entang

Jaminan

Kese hata n;

10 . Peratu r an Me .rteri Keseha ta n Nomor 28 Tahun 20 14 tentan g Pedoman Pel a cs a n aan Program Jaminan Ke s ehatan Nasio na1;

(2)

Men etapka n

-2­

11. Peratur an Meri teri Keua n gan Nomor 128 Tahun 20 18 tentang Tatacara Pe m o ton gan Pajak Rokok Sebagai Kon t ribu si

Duku riga n Program .Jamir.an Keseha tan;

12 . Peratu r an Da erah Pro vinsi Lampung Nornor 6 Tahun 2014 ten tangRe ncana Pemba ngu nan Jan gka Men e n gah Da erah (RPJM D) Provin si La m pu n g Tahun 20 15-20 19;

13 . Peraturan Da erah Provinsi Lampung Nomor 8 Tahun 20 16

tentang Pe mbentukan dan Susunan Peran gkat Da erah

Provin si Lam p un g sebagaima na telah diubah den gan

Peraturan Daer ah Provinsi Lampung Nornor 17 Tahun 20 17 ; MEMUTUSKAN:

PERATURAN GUBERNUR TENTANG PENYELENGGARAAN

PROGRAM JAMIN'AN KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG. BAB I

KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dal am Pe ra turan Guber n u r ini yang dimaksud de n gan:

1. Daerah ad a lah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi

Lampun g.

2. Pemerin tah Da erah adalah Kepala Daerah be s e r ta peran gka t

daera h sebagai urisur penyel enggara Pemerintah Da erah

di Provin si dan/atau Kabu patenyKota di Provinsi Lampu n g. 3. Provin si adalah Provinsi La mpun g.

4. Kabupaten/Kota adala h Kabu p a te rr/ Kota di Provinsi

Lampung.

5. Guberriur ada lah Gub e r nur Lampun g.

6. Bup a ti /Walik ot a adalah Bupati/Walikota di Provinsi

Lampung.

7. Dinas Kes eha tan ada lah Dina s Keseh a t an Provinsi Provin si La mpun

8. Din as Kependudu ka n clan Penca ta ta n Sipi l ada la h Dina s

Kepen dudu k an dan Pericatata n Sip il Provin si dan Kabupa t err /K ot a di Provinsi Lampung.

9. Dina s Teri a ga Kerja dan Transm igra si ada la h Dina s Ten a ga Ke rja da n Tra n s migrasi Provi n si dan Kab u paten/Kota di Provinsi La rr.pun g .

'

J.(\v . Dinas Pendi di k an dan Keb u dayaa n ada la h Dina s Pend idikan

dan Keb u dayaan Provin si Lam pung .

11. Din a s Sosial adalah Din a s Sosi al Provinsi

Provinsi La m p un g.

12. Kantor Wila ya h Kem enterian Hu k u m dan HAM adalah Kan tor Wilayah Keme nter ia n Huku m dan HAM Lampung.

13. Din a s kes hata. n kab ipa t n/ Kota ada la h Dina s Kesehata n Kabup aterr/Ko ta di Provinsi Lampun g.

14. Dinas Sosial Ka bu p a ten/Kota ad a la h Dinas Sos ia l

(3)

-3­

15. Jaminan Ke seh atan Nasional ya n g selanjutnya disingkat JKN ad a la h ba gian dari Siste.m Jaminan Sosial Nasional (S,JS N) yan g di selenggarakan dengan menggunakan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat waj ib (mandatory) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan ma syarakat yang layak yang diberikan kepada setiap orang yan g membayar iuran atau iurannya diba yar oleh pemerintah.

16. Jaminan Kes eh atan Provinsi Lampung adalah Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan oleh Pemerintah DaerahvProvin si, Kabupaten/Kota, Peserta maupun Pemberi Kerjadi Provinsi Lampung.

l ". Badan Penyelenggara Jaminan Sosia l Kesehatan ya n g selanjutnya disingkat BPJS Ke sehatan ada la h bad an hukum ya n g dibentuk untuk mcnyelenggarakan progr am Jaminan Keseh a ta n .

18. luran J:lminan Keseh atan yan g selanj u tn ya disebut iuran adalah seju m la h uan g ya n g diba yarkan seeara teratur oleh Peserta, Pemberi Kerja dan / a tau Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah untuk program Jamin a n Kes ehatan.

19. Bukan Pen erima Bantuan luran se lanju t n ya disingkat Bukan PBI ada la h Pe ser ta Bukan Penerima Bantuan luran yang terdiri dari Pekerja Pe nerirna Upah d.an keluarganya, Pekerja Bukan Penerima Upah dan an ggo ta keluargar.ya , dan Bukan Pekerja se r ta anggota keluarganya.

20. Perid'ud'uk yarig didaftarkan oleh Pemerintah Daerah adalah Penduduk ya n g did a fta r k a n oleh Pemerintah Daerah sebagai peserta Jaminan Kesehatan Provinsi Lampung

21. Pemben Kerja adalah orang perseorangan , pengusaha , badan hukum, atau bad a n lainn ya yang mempekerjakan tenaga kerja, atau penyelenggara ne gara yang mempekerjakan Pegawai Aparatur Sipil Negara dengan membayar gaj i, upah, atau imbalan dalam bentuk lainnya.

22. Pekerja Perie rim a Upah ya n g .sela nju tny a disingkat PPU ad a la h se tia p orang yan g bekcrj a pada pemberi kerj a dengan menerima gaji ata u upah.

23. Pekerja Bukan Penerima Upah ya n g selanjutnya disingkat PBPU adalah se tia p orang ya n g bekerja atau berusaha atas risiko sendiri.

24. Bukan Pekerja yan g selanjutnya disingkat BP ad a la h setiap orang ya n g bukan terrna suk kelompok PPU, PBPU, dan penduduk yan g didaftarkan oleh Pernerin tah Daerah.

25. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD ad al ah renean a keuan gan tahunan Pemerintah Daerah yan g dibahas dan disetuj u i bersama antara Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ser t a ditetapkan den gan Peraturan Daerah.

26. Kartu Keluarga yang selanjutny a disingkat KK adalah kartu id en ti t a s keluarga yang memuat data tentan g nama , susunan dan hubungan dalam keJuarga dan identita s keluarga yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Peneatatan Sipil Kabupaten

r

Kota eli Provinsi Lampung.

27. Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang se la nj u t n ya disingkat KTP-El ada la h identitas resmi pcnduduk seba gai bu k t i diri yang diterbitkan oleh Pe rangka t Daerah yang m-.mbidangi urusan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupateri/Kota di Provin si Lamp ung.

::28. Sis te m lnforrnasi Adrninistrasi Ke pen dudu kan ad a la h sistem informasi ya ng mernanfaatkan teknologi informa si da n kom u n ik a s i untuk memfasilitasi pe ngelolaan in forma si ad rn in istrasi k -pe ridud ukan yan g telah terintergrasi a n tara :::>'..isat dan Daerah .

(4)

-4­

29. Sa riks i Ad minis tratif Tidak Me n da pat Pelayan an Publik Tertentu adalah san ksi yang diberikan oleh Uni t Pel a y an an Publik Ter tentu kepad a Pemberi Kerja sela in penyelen ggara negara ya n g tidak mel aksan akan kewajiban sesuai dengan ketent uan pera t u ra n perundang-uri da nga n .

'30. Warga B.na an Perma sy arakat an yan g sela nj u t n y a disingkat WBP adalah Nara pida na, An a k Didik Pemasyaraka tan dan Klien Pem asy arak ata n .

31. Peny and ari g Masalah Ke sej a h te r a an So s ial yang se la nj u t nya disingkat PMKS adalah seseorang ata u keluarga yang karena suatu ham b a tan , kesu litan atau gan gguan tid ak dap at mel aks a n aka n fungsi so si alny a dan kareri any a tidak dap at me njalin hubungan yan g serasi dan kre atif den gan lingkuri g.annya seh ingga tidak dap at memenuhi kebutuhan hidupn y a (jasrnani, rohani dan so sial) seca ra mema d ai dan wajar.

32. Program Kelua rga Harap an yan g sela nj u tnya dis ebut PKH adalah program pemb eris.n bantuan sosia l be rsyarat ke p ada Kelu a rga darr / atau seseoran g mis kin dan rent a n yang te r da fta r dalam data terpad u prog r am penan ganan fakir miskin, diol ah oleh Pu s a t u ata dan Inform a si Ke s ej ahtera an Sosial dan dite t apkan se b agai keluarga pen e r im a m anfaat PKH.

33. Guru Horro r Mu r ni SMAjSM K ial ah guru tid a k tetap yang men dapat

perrugas.an clari SMAjS MK di Provinsi La mpun g yang belum berstatu s calo n pega wai negeri sip il dan digaji per jam pel aj aran .

34. Tim Koor di nas i Penan ggulan gan Kemiskin an,yang sel anjutnya dis ebut TKPK ada la h wada h koordin a si linta s sek to r dan linta s peman gku ke pen t ingan urit u k perianggul angan kemiskin an di Provirisi .

35

.

T

im

Koord inas i Penan ggu.angan Kem iskinan Da erah,y ang sel a nju tny a diseb ut TKP KD , ad a la h wadah koordinas i linta s sekt or dan linta s pem a n gk u kepenti n gan untuk pen anggulanga n kemiskinan di Kabup aten/Kota.

BAB II

MAK~iUD DAN TUJU AN

Pasal 2

(1) Maksu d d isu sunny a Peraturan Gubernur ini adala h seb agai das ar h ukurn dan acuan ba gi Peme r in ta h Da e r ah dal am pel a k s an a an Jam inan Ke s eh atan eli Provinsi La mpu n g yan g ter:nte g ra si dengan Pro gram Jamina n Kese hata n

I aSlOna .

(21 Tujuan di.su surinya Peraturan Gu be rn ur ini ada lah: a . mewuj udkan Cak u pa n

Larnpung:

Kepesertaa n Sem e sta J amin an Ke seha tan di Provinsi

b. sinerg. impleme ntasi kebijakan da n prograrn Pe m er intah Pu s at dan Pe m e rin ta h Da cra h ;

ser ta sasaran antara

c. menghindar i du p lika s i kepesertaa n yang di b i Pend a p at a n dan Bel anj a Negara (APBN), Anggara n Da erah (AP B D) Provinsi dan Kabupatcrr/ Kota: dan

ayai m el alui Angga r an Pend a p a t an dan Bel anj a

d. men ingka t ka n akses di Provinsi Lampun g.

(5)

-5­

BAB

III

RUANG LINGKUP

Pasa1 3

Ruang lingkup Pera turan Gubernu r in i adal ah peny el enggara an Program Jaminan Kesehatan di Provinsi Lampung yan g melipu ti:

a. Kepe s erta an ; b. Sistem Informa si c. Pembia y a an

d. Pel a y an an Ke s eh a tan ; dan

e. Monitoring, t<.:valuasi dan Pelaporan .

BAB

I

V

KEPES ERTAAN

Bagia n Kesat u

Kepe sertaa n Jamin n ke s e h at a n Pasa14

(1) Setie.p per.dud uk Provinsi Lampung wajib mengikuti program Jaminan Keseha t an me1alui BPJS Kesehatan.

(2) Peserta .Jarnirian Ke s e ha ta n Provi n si Lam pung terdiri dari: a. perid t.i d t. k yang dida ft arkan oleh Pernerin tah Daerah; dan b. bukan Perierima Bantuan lura n (buka n PBI).

Pasal 5

(1) Pendudux ya ng didaftarkan olea Pemerintah Daerah seba gaimana dima k s u d dalarn Pa s al 4 ayat (2) huruf a terdiri dari:

a. pendudi..k yang didaft arkan oleh Pemerint ah Daerah Provinsi;

b. pen dudi..k yang didaftark an ole h Pemerintah Da erahKabupaten/Kota; dan

c. pendudikyan g didaftarkan oleh Pemerint ah Daerahmelalui pih a k lain.

(2) Penduduk yang didaftarkan olch Pemerintah Da erah Pro vinsi seba gaiman a dimaksud ayat (l) huruf am e ru paka n p eserta dengan kriteria seba gai berikut: a. Warga Biria an Pema syarakatan (WBP) yan g direkomend a sikan oleh Kepa1a

Kantor V/i1a y ah Kementerian Hukum dan HAM;

b. PlvIKS di dal am panti mili« Pernerintah Oae r a h yan g direkomend asikan oleh Kopala Dina s Sosia1;

c. Pend id ik dan Te naga Ke p en clidikan S A/ S MK dan SLB milik Pemerintah Da erah yan g be rs ta tus hon or murniyan dire ko m e n d asikan ole h Kepa 1a

Dina s Pe ndidikan dan Kebrdaya an;

d. Ma sy araka t yang telah terdata dalam Bas is Data Ter pad u (BOT ) dan diutarnakan yang merup a k an sasa ran Program Keluarga Hara p an (PKH) di Kabr.pa terr /Kota serta PMKS di dalam panti milik masyarakat yang diten tukan jum1ahnya seca ra proporsions 1dan direkomend a sikan ole h Kepa1a Dina s Sosia l Kabupaten,lKota.

(6)

-6­

(3) Penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten /Kota se ba gaiman a dimaksud dal am aya t (1) huruf b merupak an pes erta dengan luiteria seba ga i berikut:

a. Masyara k at yang diutama k an yang di Ka b u p a ten vKo Kabup ate rr/ Kota:

telah terdata dalam Basis Data merupa kan sasara n Program Kel ta yang dlrekomend a s ik an oleh Terpadu (B OT) dan u arga Harapan (PKH) Kepala Dina s So s ia l b. PMKS eli lua r Kab u pate n zKota : pan ti dan

yang dire k omend a sikan ole h Dina s Sosia l c. Bayi ban: lahir dari Penduduk yan g didafta rkan ole h Pemerintah Da erah . (4) Pendudu k :,'ang did aftarkan ole h Pemerin tah Da erah mel alui pihak la in

sebagairnana dim ak sud dal a m ayat (1) hu ruf c merup akanmasyarakat yang didaftarkan ole h Pemerintah Daerah dan dibiayai melalui pihak la in seperti dun ia 'usaha , lemba ga dono r , dan lain -la in.

Pasa1 6

(1) Persyara tan Pen dud uk yang didafta rka n oleh Pemerintah Da erah Provin si dan Kabu pate rr/ Ko ta adala h :

a. berdom isili di Provinsi Lampung ;

b. memili ki Kar t u Keluarga (KK), darr / atau Kartu Tan d a Penduduk Elektronik (e-KT P);

c. tidak ma suk dalam data kepeserta an program Jaminan Keseh atan Nasiona l yang dite tapkan oleh Perne rintah ; dan

d. be rsedia untuk ber o bat pada fasilita s pelaya n a n kcs e hata n tingka t pertama dan,'ata i: ruang rawat kela s III pada fa silitas pel a yanan kes e ha tan rujuk an tingk at lanjutan yan g tel ah beke rj a sama den ga n BPJS Ke s eh atan.

(2) Kepeserta an dan jam in a n pe la yan an kes eha ta n bagi Penduduk yang didaftarkan ole h Pernerintah Da erah sebaga ima n a dima k sud pada ayat (1) dianggap gu gur apabila :

a. pen d u duk yang did aftark an oleh Perne rintah Daerah tela h berpin d ah alama t kelu a r wila ya h Provinsi La mpuri g;

b. pen du d u k yang dida fta rka n oleh Pem erin ta h Daerah menin gkatkan fa si lita s ru an g ravat di a tas kel a s IE; dan

c. pen d uduk yang didaftark an oleh Pemerin tah Daerah menjadi pes erta ma nd ir i atau Pe kerj a Pen eri m a Up ah (P PU) .

Pasa1 7

(1)Peri d afta ra n Pe ndudu k yang dida fta rkan oleh Pe m erin tah Da e rah Provin s i dilakukan oleh Din as Kesehat an kep ada BPJ Ke seha tan Ka ntor Cabang Band ar La mpun g berd a s a rka n rekomendasi Kepala Kan to r Wila yah Kementerian Huk u m dan HAM, Kepala Dina s Sosial dan Kab u paten yKota, ser ta Kepala Dina s Pendidik an da n Kebu dayaan sebagaimana diatu r dal am Pa s a l 5 ayat (2).

(2) Kantor Wila yah Kementeri an Hukum dan HAM sebaga imana dimaksud pa d a ayat (1) bertugas me laku k an pendata an , verifikas i dan validas i Penduduk yang didaftark a n ole h Pemerintah Da erah Provin si yang beras al dari Warga Bina an Pemasyara k atan (WBP) berd asarkan ketentu an peraturan perundan g..undangan yar.g berla k u.

(7)

-7­

(3) Dina s So sial sebagaima n a dimaksud pad a ayat (1) bertugas melakuk an pengumpul an data Pendu duk yar.g didaftarkan ole h Pem erintah Daerah Provin si ya n g beras ul dari PMKS di da la m pant i milik Pemerintah Daerah sesuai kewenangan.

(4) Dinas Pen cidikan dan Kebuda y aan sebaga ima na dimaksud pada ayat (1) bertugas melakukan pendataan , verifikasi dan validasi Penduduk ya n g didaftarkan oleh Pemerin tah Daerah Provinsi yan g bera sal dari Pendid ik dan Tenaga Kependidikan SMA/SMK dan SLB milik Pemerintah Da erah yan g berstatu s hon or murni sesua i kewenan gan.

(5) Dina s Sos icd Kabupaten /Kota sebagaima ria dimak sud pad a ayat (1) bertu ga s me lakukan koordina si pendata an , ver ifikasi dan validasi Penduduk ya n g didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi ya n g berasal dari Basis Data Terpadu dan PMKS di dalam panti milik masyaraka t, ya n g dilaksanakan oleh'Tenaga Kes ejah teraan Sosi al Kecamatan (TKSK) bers ama Pekerj a Sosial Masyarakat (PSM) den gan penclampin gan apara t di tingkat Kec amatan dan De s a/ Kelurahan.

Pasal8

(1) Pend aftaran Penduduk yang didaftarkan ole h Pemerintah Daerah Kabup a te n zKota sebaga imana diatur dalam Pas al 5 aya t (3 ) dilakuk an ole h Dina s Keseh atan Kabup a ten /K ota ke p a d a BPJS Kesehatan Kantor Cab an g masin g-rna singb erdasark an rekomenda si Dinas Sosia l Kabupaten/Kot a.

(2) Dinas Sosial Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pad a ayat (1) bertugas mel akuka n koc. r d ina si pe nd a t a an , ve r ifikasi dan valida s i Penduduk yang dida ftark a n ole b Pem erintah Daerah Kabup aten 'Kota, ya ng d ilaks ariakan ole h Teri a ga Ke sej a h te r aan Sosia l Kecamatan (T KS K) bers am a Pekerja Sosial Ma syarakat (PSM) dengan peridampingan aparat di tingkat Kecam atan dan

Desa i Kel urah a n .

(3) Pend a ftar a n ba gi ba y i baru lahir dar i Pendudu k yang didaftarkan ole h Pemerinta h Da erah sebagaimana dimaksud dal am Pa sal 5 ayat (3) hu r u f b dia k t ifk an seca ra lan gsung sebaga i Pendud uk yang didaftarkan ole h Pemerinta h Dae rah Kabupa ten

I

Kota .

Pasa19

(1) Kepal a Din a s Sosial dan Kepa la Dinas .esehata n bersa rn a Kepala Bad a n Peny el e n ggara Jamin an Sosi al [BPJ Sl Kes ehatan Kedeputian Wilayah Banten, Kalimantan Barat dan Lampung mela kuk an evalu asi dan rekonsiliasi terhad ap Penduduk yang did aftarkan oleh Peme r intah Da erah Pro vin si sebagaima na dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a pal ing sed ik it set iap 3 (tiga ) bulan se ka li a tau sew aktu- w aktu apa b ila dibutuhkan .

(2) Ha s il eva luas i dan rekonsilia si sebagaiman a yang dimaksud ayat (1) dilaporkan ole h Kepal a Dina s Kese h atan kepada Gub ernur dit em buskan ke Dinas Sosial dan Sekre ta.ris Tim Koordina si Penangg u la n gan Kemi skinan Provin si Lam pung. (3) Ha sil evaluas i dan reko ns iliasi yang dilaporkan pada Gubernur seb agaim an a

yang dirnaka u d ay at (2) dibuat dala m ben t ik rinei ber d asar k a n nam a , NIK dan alam a t .

Pasal 10

(1) Ke pala Dinas Sosi al dan Ke pa la Dinas Kese ha ta n Kabupaten /Ko t a bersama Kepal a Bad an Peny el enggara J aminan Sosial (BPJS) Keseha tan Ca b an g ma sin g­ ma sing mel akuk an eval u a s i dan rekonsilia si terhadap Penduduk ya n g didafta rkan oleh Pemerin tah Daerah Ka bupate n/ Kota seba gaim an a dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b palin g sed iki t seti ap 3 (riga ) bulan se ka li atau sewa k tu -waktu ap a b ila dibutuhkan .

(8)

-8­

(2) Has il evaluas i dan rekonsilia si seba gaima n a yang dimaksud ayat (1) dila porkan ole h Dina s Ke se ha tan Kabu pa tenjKota , kepad a BupatijWaliko ta ditem bu skan ke Dinas Sosial Kabupaten j Kota dan Sekretaris Tim Koordinasi Pen anggulangan Kemiskinan Da erah Kabu pa te nj Kota .

(3) Bup a ti/Wali ko ta me n yam p a ik an ha sil evaluas i da n rekon silia si sebagai ma na yang dimak sud ayat (2) kepa d a Gubernur melalui Dina s Kes eh atan, dite rabuskan ke Din a s Sosial da n Se kretaris Tim Koo rd inas i Pen an ggu langan Kem is ki n an Provi ns i Lam pu n g.

(~1.) Hasil eva luasi dan rekonsili a si yang dis a m paik a nke pad a Gubernur sebagaimana yang dimaksud ayat (3) dib u at dal a m be n tu k rin ci berdasa rk a n nam a, NIK dan ala mat.

Bagian Ke du a Pendistribusian Ka rt u

Pasal 11

(1) Ka r tu Kepese r taa n Jamin an Kesehatan Provin si Lampun g ba gi Pendudu k yang didaftarkan ole h Pemerintah Daerah Provin si dis erahka n ole h BPJS Ke s ehatan Kantor Cab an g Band ar La mpun g kepada Kan to r Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Kepala Dina s Sosial dan Kepala Dina s Pendidikan dan Ke bu d a yaan untuk did is.tr ibu s ikan ke masin g-mas in g pe s erta.

(2) Kantor Wila yah Kem enteri an Hukum dan HAM seb a gaiman a dimaksud pada ayat (1) berruga s mendi s tr ibu si k an kartu Kepe s erta an Jamin an Ke s ehatan Provirisi Lampung ba gi Pendudu k yang did aftark a n ole h Pemerintah DaerahProvin si yang berasal dari Warga Bina an Pemasyarakatan (WBP) berd a s arkan keten tu an pera turan per u n dang-u n da ngan yang be rl a k u .

(3) Dina s Sosial se b agai m a na dimaksu d pad a aya t (1) bertu gas mendistri busika n kartu Ke pe sertaan Jaminan Keseh a tan Provinsi Lampun g bagi Penduduk yang didaftark an ole h Pemerintah Da erahPro vin si yang bera s al dari PMKS di dal am panti milik Pemerin tah Da erah sc suai keweri angan .

(4) Dina s Pen d idikan dan Ke bud ay a an sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertu ga s merid istri bus ika n kar tu Kepes erta an Jaminan Ke s eh atan Provin si Lampung bagi Pe n duduk yan g didafta rkan oleh Pemerintah Da erah Provin si ya ng berasa l dari Pendidi k dan Te n a ga Ke p endid ikan SMA

I

SMK dan SLB milik Peme rin tah Da erah yang berstatus honor murni s esuai kewen an gan.

(5) Kartu Kepe ser t a a n Jam ina n Keseh a tan Provinsi Lampung bagi Pendu duk ya ng dida ft arka n ole h Pem erin t ah Da e r ah Pro vin si dis e rahkan ole h BPJS Ke s ehatan Ka nto r Cabang ma sin g-ma singk e p ada Ke pal a Din a s Sosi al Kab u pate nj Kota untuk didis tr ibusi k a n ke ma sing -m a sing pe ser ta.

(6)Din a s Sosial Ka bu pa tenjKota sebagaima na dimaks u d pada ayat (5 ) bertuga s melaku kan koordinasi pe n d is tribu s ian Kartu Kepese rtaa n Jam ina n Ke s eh atan Provin si Lam pung bagi Penduduk ya ng did a fta r ka n ole h Pemerintah Daerah Provin si yang bera s al dari Basi s Data Terpadu dan PMKS di dal am pan ti milik ma s ya raka t , yangd ilaksa na ka n ole h Te naga Kesejah teraa n So sia l Kecama tan (TKS K) bers ama Pe kerja Sosial Ma syara k a t (PS M) de nga n penda mp inga n aparat di tingk a t Kecarnatan dan Desa i Kel urah an.

(7) Pe n yeraha n lxa rtu Ke pe s e rta an Jami nan Ke s ehatan Provin si Lampun g ba gi Penduduk yan g didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Provin si , oleh BPJ S Kes eh a tan se su a i de nga n ayat (1) dan ayat (5) dib u k t ikan dengan Berita Acara Serah Teri m a Ka r tu yang aka n diserahka n kepad a Dina s Ke s eh atan sebaga i buk ti pemb a yaran iu ra n .

(9)

··9­

Pasal12

(1) Kar tu Kepe serta an Jami n an Keseha ta n Provin si Lampung bagi Penduduk yang didaftarkan ole h Pemerintah Daerah Kabupaten jKo tadi s erahkan ole h BPJS Kes ehatan Kan t or Caba n g ma si n g-ma s in g kepad a Kepala Din a s Sosia l Ka bupaterr / Kota untuk didistribusikan ke masing-masing peserta .

(2) Din a s Sosi a l Kab u pate n zKota seba gaiman a dimaksud pada ayat (1) bertugas mel akukan koordina si pendistri bu si an Kartu Kepeserta an Jaminan Keseh ata n Provinsi La mpun g ba gi Pen du du k yan g dida fta r ka n ole h Pemerintah Da erah Kabupaten j Kota, ya n gdilaksana k an oleh Tenaga Kesejahtera an Sosial Kecamatan (TKSK) bers ama Pekerja Sosi al Mas yarakat (PSM) dengan penda rn p inga n ap a rat di tin gka t Keca rnatan dan DesajKelurahan.

(3) Pe n ye rah an Ka rtu Kepese rtaa n Jamin an Ke s eh atan Provin si Lam pun g ba gi Penduduk yang didaftar k an oleh Pemerintah Da erah Kabupaten j Kota ,oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan aya t (rl dib u k tik a n den ga n Berita Acara Sera h Terim a Kartu ya ng aka n diserah k an ke pad a Dina s Ke s ehatan Kabupaterr / Kota seb a gai bukti pernba yaran iuran.

Pasal 13

(1) Pe s er ta Buk a n Penerima Bantua n luran .Ja rnina n Keseh atan terdiri dar i: a. Pe serta Pe kerja Pene rim a Upah (PP Ul dan a nggo ta keluarganya ;

b. Peserta Pekerja Bukan Penerirna Up a h (PBPU) dan anggo ta ke lu arganya ; dan c. Peserta 8ukan Pekerj a (BP) dan an ggota kelu a r ga nya .

(2 ) Setiap ora ng asing yang bekerja minima! 6 (enam) bulan di Pro vin si Lampung berke waj ib an menj ad i peser ta program jam in a n ke s eh atan yang dis e len ggarakan oleh BPJS Kese h a ta n .

('3) Pemberi Kerj a wajib meridafta r k an dirinya da n pekerj anya sebaga i pe serta Jam in an Keseha ta n kepa d a BPJS Ke s eh atan denga n membaya r iu ran.

(4) Pemerinta h Provins i dan Kabupate rr/Kota di Provinsi Lampun g wajib mendaftark an Pegawa i Pemerintah non Aparatur Sip il Negara (AS N) sebaga i pes erta Jam in an Ke s eh atan Pro vin si Lampun g kepad a BPJS Ke s ehatan dengan memba y a r iu ra n.

(5) Din a s Ten a ga Kerja, pem be r i kerj a ,

pekerja j seri k at buruh dan asosias i pe k erj a den gan BF'JS Kesehatan , untuk

Organ is a lainy a si di pen gu s ah a , da e rah beke ser ika t rj a s ama a. melaksari a k an kegiata n sosialisasi; dan

b. mendaftar kan peke rja dan anggota keluarga kedalam pro gram jam inan kesehatan yang disel enggarakan oleh BPJS Kesehatan.

(6) Setiap PBPU dan BP waj ib men da ft a rka n diriny a dan anggo ta ke1uarganya secara sen d ir i-se n d ir i atau kol ektif sebagai pese rta Jamin an Kese ha tan pada BPJS Ke s e h atan de n gan mernbayar iuran.

Hngian Ketiga

Sanksi

Pasa1 14

(1) Pemberi kerj a sel ain penyel enggara nega ra yang melan ggar ke ten tuan seba gain .a na dima k sud dalam Pasal 13 aya t (3), dan Pekerja Bukan Penerima Upah ser ta Bukan Pekerj a di Provin si Lamp u ng yan g mel an ggar ketentuan sebagairuana dimak s ud dala m Pa s al 13 aya t (6) dikena i sanks i ad m in ist ra tif.

(10)

-10­

(2) San k si adm in istra tif sebagaima na dimaksud pad a aya t (1) berup a :

a. te guran tertuli s ;

b. de n d a ; dan j atau

c. tida k rne n da p at pelayanan publik tertentu.

(3) Sanksi tidak mendapat pelayan an publik terte n tu yang diken ai kepad a Pemberi

Kerja Se lain Peny el enggara Negara seba gaiman a dimaksud pad a ayat (2) huruf

c meliputi:

a . perizinan terkait usah a ;

b. izin yang diperlukan dal a m men gikuti tend er proyek;

c. izin me mper k erj a ka n ten a ga kerj a asing;

d. izin perusaha a n penye dia jasa peke rjaj bu ruh ; atau

e. Izin Mendirikan Ban gunan (11\1B).

(4) Penge naan sa n ks i tidak men cl apat pe la yan an publik terten tu sebagaimana

dimaks ud d alarn ayat (3 ) dila k u k a n ale h Pemerintah Daerah Provin si ata u

Pemerintah Da erah Ka b upaten-Ko ta a tas pe r m in ta an BPJS Kesehatan.

BAB V

SIS TEM INFORMASI

Pasal 15

(1) Dal am rai gka oela k sa naan efisien s i, efektivitas dan op t imalis as i pel ap oran

data, BPJ S Kesehatan, Din a s Sosia l, serta Din as Ke s eha tan Provin s i dan

Kab u patenjKota da pat mem ban gun sis te m inform asi kepe s e rta an ja mi n an

keseha ta n di d aerah dan j a tau siste rn ru j ukan Da erah yang terin te gr a si den gan

Sistem Informasi Pe na n ggulan ga n Kemis kinan Sai Bumi Ruw a Jurai

(S im nangkis Saburai ..

(2) Biaya yar.g dipe rlukan untu k pem b a n gun an sis tem inform a si kepese r taa n

jam iria n ke se ha tan di daerah dibebankan pada Anggaran Penda p a ta n dan

Belanj a Daerah (APB D) Provinsi da n Kabu p atenj Kota melalui Doku men

Pel ak sana an Anggar an (DPA) Dinas Kese atan danj a tau Organi sasi Peran gka t

Daerah (OPD) terkai t la in nya.

BAB VI

PEMBIAYAAN

Bag ian Ke sat u

Iura n Penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Pasa116

(i) Juran Penduduk yang dida ftark a n ole h Pe m erintah Daerah dibayarkan mel alui:

a. APBD Provin si dan APSD Kabupate nj Ko ta yang berasa l da ri paj ak rokok

minim al sebesar 37,5 % ; dan

b. sumbe r-su m ber la in yang sah .

(2) Be s a r a n alokas i an ggara n yan g dip e r u ntu ka n bagi Penduduk ya n g didaftarkan

oleh Pemerintah Da e r ah seba gaim an a dimaks ud pada ayat (1) dihitung

berda s a r k an jumlah pe s erta dan besaran iuran ses ua i den ga n pera tu ran dan

(11)

-] 1­

(3) Pembiayaan Peserta Jaminan Kesehatan Provinsi Lampung yang dibiayai Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud ayat (1) dibeban kan kepada APBD Provinsi dan APBD Kab upaten yKota dalam Dokumen

Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kesehatan dan Dinas Kesehatan

Kabupaten /Kota.

Bagian Kedua

luran Peserta Bukan Penerima Bantuan luran Jaminan Kesehatan Pasal 17

(1) Besaran luran Peserta Pekerja Penerima Up a h dan Pekerja Bukan Penerima Upah serta Bukan Pekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(2\ luran bagi peserta Pekerja Penerima Upah dibayar oleh pemberi kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(3) luran bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja dibayar olen peserta atau pihak lain atas nama peserta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BAB VII

PELAYANAN KESEHATAN

Pasa1 18

(1) Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota bertanggungjawab atas ketersediaan dan mutu Fasilitas Kesehatan Pemerintah dan Swasta sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan untuk pelaksanaan program Jaminan Kesehatan.

(2) Penyeleriggara pelayanan kese h ata n Pemerintah dan Swasta untuk pelaksanaan progmm .Jaminan Kesehatan meliputi semua Fasilitas Kesehatan yang menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

(3) Fasilitas:<.esehatan milik Pe m e rin ta h Provinsi dan KabupatenjKota yang merneriuhi persyaratan waj ib bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

(4) Fasilitas Kesehatan milik swasta yang memenuhi persyaratan dapat bekerjasarna dengan BPJS Kesehatan.

(5) Kerjasama sebagaimana dimaksud ayar (4) dan ayat (5) dilaksanakan dengan membuat perjanjian tertulis.

(6) Dalam rangka pelaksanaan kerjasama dengan fasilitas Kesehatan, BPJS

Kesehatan berkoordinasi dengan Din a s Kesehatan Provinsi dan

Kabupaten / Kota.

Pasa1 19

(1) Dalam hal pemberian pelayanan gawat darurat, Fasilitas Kesehatan baik yang bekerjasama maupun yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dilarang meriarik biaya pelayanan kesehatan kep a d a peserta selama Peserta meridapatkan Pela ya n a n Kesehatan ses ai den ga n haknya.

(2) Biaya pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasa1 20

(1) BPJS Kesehatan wajib mcmbayar kapitasi kcpada FKTP paling lambat tanggal 15 setiap bulan berjalan.

(2) FKTP mengajukan klaim non kapitasi kepada BPJS Kesehatan secara periodik dan lengkap.

(12)

-1 2 ,·

(3) BPJS Kesc ha ta n wajib mernbayar kepad a FKTP berd asarkan kla im yang diaj ukan sebagaim a na dim aks u d pa da aya t (3) dan tela h dive rifikas i palin g lamoat 15 (lima be las ) hari ke rj a sejak be rkas klaim din yatakan len gka p.

(4) Dal am ha l BPJS Keseh atan terl am ba t melaku kan pem b ayaran sebagaimana dimaksud »ada ayat (4), BPJS Kese h a ta n wajib memba yar denda ke pada FKTP

yaitu sebesar 1% (sat u pers en)dari ju m la h yang haru s dibayarkan untuk setia p 1 (s a tu )bulan keterla mbatan.

Pasal21

(1) FKRTL men gaju k an klai m kolektif ke pada BPJS Keseha ta n seeara period ik dan lengk a p .

(2 ) BPJS Kesehata n waji b men gelu arkan berita aeara kelengkapan be rkas kla im paling la mba t 10 (s epulu h) hari kal end er sejak klaim diajukan oleh F'KRTL dan dite rim a ole h BPJS Ke s eh atan.

(3 ) Dal am hal BPJS Kes eh a tan udak me n geluarkan berita aeara kele n gk apan berka s klaim dal am wak tu 10 (se puluh) hari kal en der seba gaim an a dimaksu d pad a ayat (2) maka berka s klairn dinyatakan lengka p

(4) BPJ S Kes eha tan wajib mela k uka n pem bayaran kep ad a FKRTL berd asarkan klaim yang diajukan dan telah:

a. diverifika si sebagaimana dimaksu d pada ayat (2 ) paling lamba t 15 (lima bela '3) hari kalender sejak cliterbitkannya be ri ta aeara kele n gk a p a n berkas klaim; a tau

b. memenuhi ket.entuan sebaga im a na dim a ksu d pada aya t (3) paling lamb at 15 (lima be la s ) hari ka le n d e r sejak te r pe n u h inya keten tuan terse but.

(5) Dalam hal BPJS Kesehatan terlambat rnelaku kan pembayaran se bagaimana dimaksud pad a ayat (4), BPJS Kesehata n waji b me mba yar dend a ke pada FKRTL yait u sebes ar 1% (sa tu per s en) dari juml ah yang haru s diba yarkan untuk setiap

1 (s atu) bulan ke t erl amba tan .

Pasal 2 2

(1) Pengajuan kiaim pembi a y a an pelayan an keseha tan pertam a kal i ole h Fa sili ta s Kese ha ta n kepad a BPJS Ke s eha tan dibe rikan jan gka waktu palin g lambat 6 (cn arn) 'ou lan seja k pel a y an an kes ehatan selesai diberikan.

(2) Dal am hal jan gka waktu pengaj ua n kla im pertama sebagaima na dim aksud pad a ayat (1) terlarnpaui , klaim tida k dapat diaj ukan kembali.

(3) Dal a m hal terdapat pem b ay aran atas pelayana n ke s ehatan yang disebabkan kare na peny al ahgun a an pel a yanan kese ha ta n yang dilak u ka n Fa sili t a s Keseha ta n setelah dite ta p kan oleh aud itor, Fasilita s Keseha tan ha ru s merige rnb alikan biaya ya ng su dah dibayar kan setel ah dilakukan ver ifikas i pasea klaimkepad a BPJS Kes eh at an.

(4) Dal a m hal terjad. kekuran gar. pembayaran atas biaya pela yanan ke se hat a n ya n g dibay arkan oleh BPJS Kesehatan , BPJS Kesehata n harus me mba ya rk a n kekur anga n a tas bia y a pel ayan an ke s ehatan.

Pasa1 2 3

(1) Pel ayanan gawat da r u rat yang dilakukan ole h Fa sil ita s Ke s eh atan yang tida k menj ali n kerj asama denga n E;PJS Kesehatan sebagaimana dirnaks ud dalam Pasal 19 ayat (2 ) di bayar de nga n pe nggan tian biaya.

(2) Bia ya sebaga imaria dim aksud pa d a ayat (1) ditagih k an langsung ole h fas ilitas keseh atan ke pada BPJS Keseha tan sesu ai dengan tarif ya n g berlaku da lam jamin an kesehatan se ta ra den gan tar if ya ng berlaku di wilaya h ters ebut.

(13)

-13­ Pasal24

(1 ) Pes erta berha k untuk men dapatka n informa si menge nai penyele ngga raa n

Jaminan ::<:e s eha tan secara menye luru h meny an gku t hak dan kewaj ib an

Peser ta jFa sili ta s Ke se h atanjBPJ S Ke s eha tan , dan mekani sm e pelayanan

di fasilitas Ke sehat an dan BPJ S Keseh a tan.

(2 ) Peser ta ber ha k untu k mengadukan ketidakpuas a n terhadap pelayanan

jaminan keseha ta n yang dibe r ikan ole h fasilitas kesehatan da n ter h a d ap

pelayanan BPJS Kese ha tan kepada un it pe n ga duan yan g terd apat di Fa silitas

Keseha ta n , BPJS Ke se ha tan mau p u n Dinas Keseh a tan dan Dina s Kesehatan

Kabu p a te r.zKota .

(3 ) Fa sili ta s kesehata n dan BPJS Ke seha ta n waj ib me n y ediakan unit pengad u an

yang dikelol a secara bersama sarna atau sen d ir i-se rid ir i oleh Fa sil ita s

Keseha tan dan BPJS Kesehata n.

(4) Unit pen gadu an sebagai ma na dimaks u d pada ayat (2) dapat berupa:

a. Unit pengerid ali mutu pelayana n dan penanganan pengaduan untuk BPJS

Keseha tan;

b. Un it pengaduan ma syara k a t. ter pad ujtim monitori n g dan eva luas i Jaminan

Kes ehatan untuk Dinas Ke se h atan dan Dina s Ke seha t a n Kabupate n j Kota;

danja:a u

c. Un it p enga du ari ma s yarakat untuk Fa silitas Keseh atan.

(5) Pen gaduan ini secara te rkoordinir dilapork an ke pad a Dina s Keseh atan dan

Dina s Keseha tan Kab upatcnjKota setiap 3 (tiga) bu lan.

BAB VIII

MONITOR ING, ENALUASI DAN PELAPORAN Pasa1 2 5

(1) Gubernur memben tuk Tim Terpadu ya ng dike tu a i Kepal a Dina s Kesehata n dan melibat ka.n Ke p al a Dinas Sosia l, Kepala Dinas Ten a ga Kerj a , Kepala Dina s

Penan a m an Mod al dan Pel aya nan Terpa du Sat u Pintu ser ta Ketua Tim

Koo rdiriasi Penan ggulan gan Kemiskin an (TK PKl Prov insi Lam pung dan Kepal a

Bad an Pcny el eri ggara J a m inan Sosial (BPJ S ) Keseh atan Ked e p u t ian Wila yah

Banten , Kal im antan Barat dan Lampunguntuk melaksanakan mo ni torin g dan

evaluasi pela k sanaan Pr og ram Ja min an Keseh atan Provin s i Lampun g sesuai

tugas cla n fungsiny a minimal set ia p 6 (ena m ) bulan sekali d anjatau sewakt u ­

wak tu apabi la dibutuhkan.

(2) Hasi l monitoring dan evaluas i sebaga irnana dimaksud pad a ayat (1) dilap o rkan

kepada Gube rnur mel alu i ~,e kre tari s Da e r ah Pr ovi nsi La mpun g denga n

tembusan Insp e ktorat Provinsi Lampun g.

Pasal 2 6

(1) Bupa tij Wa liko t a membentuk Tim Terpadu ya n g diketuai Kepala Dinas

Kesehatan dan melibatk an Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja,

Kepala Din as Penanaman Modal dan Pel a yanan Terp adu Satu Pintu

Ka bu p a ten/Kota serta Tim Koo r d inasi Penan ggulan gan Kem iskina n Daerah

(TKPKD) dan Badan Penyelengga ra Jaminan So si al (B PJ S ) Kantor Caban g

masin g- ma sin g mel aks a n a k an mon ito r ing dan evaluas i pel a k s anaan Pro gram

Jami nan Ke s eha tan Provin si Lampun g sesuai tuga s dan fungsinya minimal setiap 6 (enam ) bulan se k a li danj atau sewa ktu -w ak tu a pabila dibutuhk an.

(2) Hasil mon ito ri ng dan evaluasi sebagai mana dima ksu d pa d a ayat (1) dilapork an

kepa da Bup ati / Walikota rnel alui Sekre ta ris Da erah Ka bupatenjKota dengan

te rn b u ss.n Ins p e ktora t Ka bupaten/Ko ta.

(3) Bu pati jWalikota mela po r ka n ha sil monitor ing dan evaluas i seba gaimana

dirn aks u d pad a ayat (2) kepada Gubernur mela lui Sekretari s Da erah Provi nsi

(14)

-14­

BAB VII

KETENTUAN PENUTUP Pasa127

Peraturan Guberr.ur ini mulai berk.ku pada tanggal diundangkan .

Agar setiap orang mengetahuinya , memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Lampung.

Ditetapkan di Telukbetung Pada tanggaJ4 Desember 2018 GUBERNUR LAMPUNG,

ttd

M.RIDHO rICARDO Diundangkan di Telukbetung

pada tangga1 4 Desember 2018

Pj. SEKRETAIUS DAERAH PROVINSI LAMPUNG

,

ttd

Ir. HAMARTONI AHADIS.,M.Si

Pembina Utama Madya

NIP. 19640209 198903 1 008

Salinan sesuai den gan aslinya KEPALA BI 0 HUKUM,

ZULFlKAR, S.H, M.H Pembina Utama Muda

NIP. 19680428 199203 1 003

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menandakan bahwa ada perbedaan tidak bermakna pada kesesuaian dosis obat antihiperlipidemia berdasarkan nilai eLFG yang dihitung menggunakan formula MDRD dan

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1997), Sistem Penerimaan Siswa Baru Pendidikan Sistem Ganda , Jakarta; Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Departemen Pendidikan

 Constraints – requirements or restrictions placed on the firm by the operating environment, stated in linear relationships of the decision variables..  Parameters -

Keuntungan pabrik gula Mangkunegaran yang semakin besar masa Mangkunegara VI digunakan untuk beberapa keperluan. Keperluan pertama adalah peningkatan modal usaha,

Tut Wuri adalah Mengikuti dari dibelakang Handayani berarti memberikan motivasi (semangat) dan Moral, jadi secara lengkap Ing Ngarso Sun Tulodo - Ing Madyo

Praktik Pengalaman Lapangan adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh praktikan, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh dalam

Bahwa pemahaman belajar siswa pada siklus I mencapai skor rata-rata daya serap klasikal 65,71% pemahaman tersebut berada pada kategori cukup (C). Data yang menunjukkan

Mas Memiliki peluang ekspor dengan pemulihan di negara tujuan utama dan potensi ekspor sejumlah produk Memiliki keragaman produk ekspor manufaktur Ekspor nonmigas Demak tahun 2020