NUR RACHMAD
1.Pengenalan Ekonomi Teknik A. Pendahuluan
B. Asal Mula Ekonomi Teknik C. Prinsip-prinsip Ekonomi Teknik
Pengenalan Ekonomi Teknik
A. Pendahuluan
Pengertian Ekonomi Teknik
Beberapa pengertian Ekonomi Teknik :
1.Analisis ekonomi teknik (engineering economic analysis) adalah bagian dari ilmu ekonomi yang diaplikasikan pada proyek-proyek teknik. Digunakan oleh para insinyur untuk mencari solusi terbaik dengan mengukur nilai ekonomi dari setiap alternatif solusi yang potensial.
Masalah yang dapat diselesaikan menggunakan alnalisis ekonomi teknik adalah masalah yang memiliki tiga karakteristik berikut:
1. Masalah itu cukup penting, dan memerlukan pemikiran dan usaha serius dalam pemecahannya.
2. Masalah tersebut tidak dapat diselesaikan dalam benak kita tapi memerlukan analisis yang teliti yang mengorganisasikan setiap elemen masalah dan semua konsekuensi yang mungkin terjadi, dan tidak dapat diselesaikan sekaligus.
pada keputusan.
2. Ekonomi teknik adalah suatu ilmu pengetahuan yang berorientasi pada pengungkapan dan perhitungan nilai-nilai ekonomis yang digunakan ketika satu atau lebih alternatif dipertimbangkan untuk dipilih dalam menyelesaikan suatu masalah dalam bidang teknik.
3.Ekonomi teknik juga dapat diartikan sebagai sekumpulan teknik.matematika yang menyederhanakan perbandingan ekonomi dalam suatu kasus di bidang teknik.
4.Ekonomi teknik memuat tentang bagaimana seorang engineering membuat keputusan yang dibatasi oleh beragam permasalahan berdasarkan proses analisa, teknik dan perhitungan ekonomi sehingga menghasilkan sebuah keputusan yang terbaik dari berbagai pilihan alternatif. Dalam mengevaluasi beberapa alternatif yang tersedia, ekonomi teknik biasanya mempertimbangkan nilai uang terhadap waktu, estimasi perndapatan biaya, strategi keuangan, inflasi, depresiasi, pajak, periode perencanaan, tingkan bunga modal, perhitungan nilai, harga, dan rate of return.
5.Ekonomi teknik merupakan suatu evaluasi sistematis terhadap keuntungan ekonomi dari setiap solusi permasalahan engineering
memperkirakan nilainya dan menilai dari sudut pandang engineering.
7. Menurut Eva F. Karamah, ekonomi teknik berfungsi untuk mengetahui konsekuensi keuangan dari produk, proyek, dan proses-proses yang dirancang oleh insinyur dan membantu membuat keputusan rekayasa dengan membuat neraca pengeluaran dan pendapatan yang terjadi sekarang dan yang akan datang – menggunakan konsep “nilai waktu dari uang. 8. Ekonomi teknik melibatkan proses formulasi, estimasi, dan evaluasi hasil ekonomi setelah alternatif-alternatif untuk mencapai tujuan tertentu tersedia sehingga dapat dikatakan pula bahwa ekonomi teknik merupakan kumpulan dari teknik perhitungan matematis yang menyederhanakan perbandingan dalam hal ekonomi.
9. Disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi dalam teknik, yang terdiri atas evaluasi sistematis dari biayabiaya dan manfaat-manfaat usulan proyek teknik. (E. Paul Degarmo, 1999).
Gambar 1 Gambar Lingkungan Fisik dan Ekonomi
Definisi Ekonomi Teknik
Asal Mula Ekonomi Teknik
B. Asal Mula Ekonomi Teknik
Alasan timbulnya ekonomi teknik diantaranya (asal mula):
Sumber daya yang terbatas, seperti manusia dan material Kesempatan yang beragam
Waktu saat menggunakannya. Misal, membuat keputusan investasi modal
o Membandingkan berbagai alternatif rancangan
o Membuat keputusan investasi modal
o Mengevaluasi kesempatan finansial, seperti pinjaman
Sehingga penting mengetahui:
a. Prediksi kondisi masa yang akan datang b. Perkembangan teknologi
c. Sinergi antara proyek-proyek.
dikenal analisis SENSITIVITAS. Sumber-sumber ketidakpastian:
1.Kemungkinan ketidakakuratan estimasi yang digunakan dalam analisis
2. Jenis bisnis yang berkaitan dengan kesehatan perekonomia masa depan
3. Jenis fisik bangunan dan peralatan yang digunakan 4. Lama (waktu) periode yang diasumsikan
Mengapa ekonomi teknik penting bagi ahli teknik?
Keputusan yang dibuat ahli teknik biasanya merupakan hasil dari pemilihan satu diantara beberapa alternative Keputusan menunjukkan pilihan bagaimana sejumlah
uang diinvestasikan dengan cara yang terbaik
Sejumlah uang tersebut juga sebagai MODAL yg jumlahnya biasanya terbatas
Keputusan bagaimana menginvestasikan modal akan secara bervariasi memberikan perubahan di masa mendatang, dengan harapan akan lebih baik
Peran ekonomi teknik dalam pengambilan keputusan ?
Ingat: manusia yang membuat keputusan – bukan “alat” yang digunakan
Ekonomi teknik adalah seperangkat alat yang membantu pengambilan keputusan tetapi tidak dapat membuat keputusan untuk manusia.
kejadian di masa mendatang- harus berhubungan dengan resiko dan ketidak-pastian.
Analisis ekonomi teknik: perkiraan yg terbaik dari apa yang diharapkan akan terjadi.
Keputusan diambil berdasarkan prosedur dan proses yang sistematis serta terukur dengan tahapan proses sbb:
1. Mengidentifikasi atau memahami persoalan dengan baik. 2. Merumuskan tujuan penyelesaian masalah
3. Mengumpulkan data-data yg relevan
4. Klarifikasi, klasifikasi dan validitas kebenaran data yang terkumpul
5. Identifikasi atau pelajari alternatif pemecahan masalah yang mungkin
6. Menetapkan kriteria pengukuran alternatif 7. Menyusun atau menyiapkan model keputusan
8. Melakukan evaluasi dan analisis terhadap semua alternatif yg disediakan
9. Mengambil keputusan sesuai dengan tujun menerapkan atau mengimplementasikan keputusan yg telah diambil.
Prinsip-prinsip pengambilan keputusan
1. Gunakan suatu ukuran yang umum -Nilai waktu dari uang
2. Perhitungkan hanya perbedaan
-Sederhanakan alternatif yang dievaluasi dengan mengesampingkan biaya-biaya umum
-Sunk costs dapat diabaikan.
3. Evaluasi keputusan yang dapat dipisah secara terpisah -Perusahaan memisahkan keputusan finansial dan
investasi
Efisiensi, Efektivitas dan Optimalisasi
Pengertian masing-masing konsep diatas:
• Efektivitas adalah ukuran tingkat keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan
• Efisiensi adalah ukuran tingkat penghematan pemakaian sumber daya (input) dalam suatu proses, di mana semakin hemat memakai sumber daya, maka akan semakin efisien proses itu dilakukan
• Produktivitas adalah suatu ukuran yang menjelaskan seberapa besar rasio antara tingkat pencapaian tujuan dg pemakaian sumber daya.
Proses Pengambilan Keputusan
harus dinilai dengan kriteria yang sama. Langkah-langkah pengambilan keputusan dapat dilihat pada gambar berikut:
1. Mengenali Masalah
John Dewey seorang filsuf Amerika mengatakan “Suatu masalah yang didefinisikan secara benar adalah masalah yang sebagian telah terselesaikan”. Itu berarti hanya masalah yang telah dikenali dengan benarlah yang berpotensi untuk diselesaikan, tanpa mengenali masalah dengan benar kita akan tersesat sehingga solusi yang tepat tidak akan pernah tercapai. Masalah dapat dikenali oleh berbagai pihak terkait, bisa oleh pemilik masalah sebagai pengambil keputusan, pemecah masalah seperti insinyur atau manajer, atau oleh para operator yang langsung berhubungan dengan hal-hal teknis.
Contoh beberapa masalah berikut cocok diselesaikan dengan analisis ekonomi teknis, identifikasi yang mana saja?
1. Mana yang lebih baik membeli mobil bermesin disel atau bermesin bensin?
2. Haruskah mesin otomatis dibeli untuk menggantikan tiga orang pekerja manual saat ini?
3. Apakah bijak menjadwalkan kelas subuh untuk menhindari kemacetan di pagi hari?
4. Apakah lebih baik anda pindah jurusan ke Teknik Listrik? 5. Seseorang yang akan anda nikahi bekerja dengan gaji
2. Menetapkan Tujuan dan Sasaran
Masalah adalah situasi yang menghambat tercapainya suatu tujuan yang telah ditentukan. Di perusahaan masalah utama akan terkait dengan tidak tercapainya profit, dan masalah yang dihadapi para individu umumnya terkait dengan tidak tercapainya kepuasan. Tujuan-tujuan yang bersifat umum diatas seringkali diuraikan menjadi tujuan yang lebih sempit, spesifik, dan kuantitatif. Misalnya “perusahaan harus membuat 1000 unit produk bulan ini” atau “saya harus melunasi cicilan rumah tahun ini”adalah sasaran yang menggambarkan tujuan.
3. Menyusun Data yang Relevan
Keputusan yang baik adalah keputusan yang dibuat dengan memanfaatkan informasi tepat yang diperoleh dengan menyusun data yang akurat dan relevan. Di jaman informasi seperti sekarang ini, jumlah data sangat melimpah namun sulit dirangkai menjadi informasi yang berarti. Dalam mengembangkan informasi itu analis harus dapat memilih data yang relevan dan menentukan apakah nilainya sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperolehnya. Dalam proses pengambilan keputusan, menyusun data yang relevan adalah salah satu bagian yang paling sulit.
4. Mengidentifikasi Alternatif yang Layak
sekian banyak cara penyelesaian masalah, hanya ada sebagian alternatif yang layak dipertimbangkan sebagai solusi potensial, namun demikian perlu kehati-hatian untuk tidak menentukan alternatif terbaik pada tahap ini, jika itu terjadi maka solusi yang didapatkan mungkin bukan yang terbaik. Untuk memilih alternatif yang layak dapat dilakukan melalui proses urun rembuk (brainstorming), kemudian dibuat daftar alternatif yang layak dan yang tidak layak beserta dengan alasan-alasannya. Ada beberapa alternatif yang dengan mudah dieliminasi dengan alasan yang jelas seperti ketiadaan material, keterbatasan teknologi, dan keterbatasan waktu.
5. Menetapkan Kriteria Penilaian Alternatif
Untuk menilai suatu alternatif dapat dilakukan dengan cara yang berbeda, misalnya:
Menghasilkan paling sedikit kerusakan ekologi
Memperbaiki distribusi kekayaan penduduk
Menggunakan uang secara efisiensi ekonomis
Minimasi pengeluaran uang
Memastikan bahwa yang mendapatkan benefit dari
keputusan lebih banyak daripada yang menderita akibat keputusan itu
Minimasi waktu pencapaian tujuan
Minimasi pengangguran
Semua masalah analisis ekonomi akan termasuk salah satu kategori berikut:
1. Input sama, tujuannya adalah meningkatkan utilisasi sumber daya, kriteria yang digunakan adalah maksimasi benefit atau output.
2. Output sama, tujuannya melakukan efisiensi sumberdaya, kriteria yang digunakan adalah minimasi biaya atau input lainnya.
3. Input dan output tidak sama, adalah memaksimalkan selisih antara benefit dan biaya, kriteria yang digunakan adalah maksimasi profit.
1. Sebuah pabrik penggaris segitiga plastik dapat menjual semua produk mereka dengan harga tetap. Biaya produksinya akan meningkat sejalan dengan pembayaran lembur. Kriteria yang tepat adalah
2. Sebuah perusahaan arsitektur mendapatkan kontrak untuk merancang sebuah galangan untuk suatu perusahaan minyak bumi dengan nilai uang yang tetap. Kriteria perusahaan tersebut adalah
3. Sebuah penerbitan buku harus menetapkan nilai jual sebuah buku teks. Jika mereka memilih harga rendah maka harus mengurangi biaya iklan dibanding jika mereka memilih harga tinggi. Jumlah iklan akan berdampak pada jumlah cetakan yang terjual. Kriteria penerbit itu adalah
6. Membangun Model Keterhubungan
Pada tahap ini semua elemen yang telah diidentifikasi (yaitu tujuan, data dan informasi, alternatif potensial, dan kriteria) digabungkan. Hubungan dari elemen-elemen itu direpresentasikan menjadi model matematika yang menunjukan hubungan antara variabel.
Memprediksi Keluaran Alternatif
tingkat polutan, kapasitas angkut, atau kecepatan mobil. Tapi guna menghindari komplikasi yang tidak perlu maka pengambiilan keputusan diasumsikan menggunakan keluaran tunggal, dan keluaran-keluaran lain diabaikan.
7. Memilih Alternatif Terbaik
Memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang ditetapkan, pengambilan keputusan ini harus dilakukan secara hati-hati dan diyakini bahwa solusi terbaik untuk masalah itu telah ditemukan.
8. Audit Pasca Keputusan
Audit pasca keputusan penting dilakukan untuk menjamin apa yang diproyeksikan akan tercapai. Jika semua pihak yang terlibat dalam penyelesaian masalah itu menyadari bahwa rekomendasi mereka akan diaudit tingkat keberhasilannya maka mereka akan bekerja lebih realistis dan menghindari kesalahan yang akibat rasa optimis yang berlebihan.
Perangkap Dalam Menyusun Ekonomi Teknik
• Kesalahan post hoc ergo propter hoc terkait dengan kesalahan pemikiran mengenai kausalitas:
– Walaupun A terjadi sebelum B, belum tentu A menghasilkan B • Kesalahan komposisi terkait dengan kesalahan
Kebijakan Ekonomi
Kriteria dalam menentukan hasil ekonomi:
– Efisiensi (efisiensi alokatif), ekonomi efisien memproduksi kebutuhan masyarakat dengan biaya serendah mungkin
– Ekuitas, keadilan dari hasil ekonomi
Pertumbuhan ekonomi, peningkatan output total dalam perekonomian
Stabilitas ekonomi, kondisi kestabilan atau peningkatan dari output diiringi inflasi rendah dan pemanfaatan penuh sumber daya
Gambar 2 Role of Engineers in Business
Fundamental Principles of Engineering Economics
• Principle 1: mendekati nilai uang lebih berharga daripada menjauhi
• Principle 2: yang penting adalah perbedaan - perbedaan diantara berbagai alternative
• Principle 3: penerimaan marginal harus melebihi biaya marginal
PRINSIP EKONOMI TEKNIK
• Kembangkan alternatif-alternatif • Perhitungkan hanya perbedaan
• Gunakan sudut pandang yang konsisten • Gunakan suatu ukuran yang umum • Perhatikan semua kriteria yang relevan • Buat ketidakjelasan menjadi jelas (eksplisit) • Tinjau kembali keputusan yang diambil
Definisi
Proses produksi dapat dinyatakan sebagai serangkaian aktivitas yang diperlukan untuk mengolah maupun merubah sekumpulan masukan (input) menjadi sejumlah keluaran (output) yang memiliki nilai tambah (added value).Secara sederhana proses produksi dapat digambarkan dalam bagan input – output berikut ini:
Produktivitas
Bilamana output dalam hal ini adalah berupa unit keluaran yang dihasilkan oleh proses produksi dan semua masukan (input) yang diperlukan dikonversikan dalam unit satuan moneter (Rp), maka:
Kesimpulan:
Kenaikan produktivitas yang menyebabkan penurunan biaya per unitnya akan mampu meningkatkan daya saing dari output yang dihasilkan oleh industry.
Produktivitas manusia dan cara pengukurannya
Sebagai ukuran produktivitas kerja manusia, maka rasio output/input dapat didekati dalam bentuk keluaran yang dihasilkan oleh aktivitas kerja dibagi dengan jam kerja (man hours) yang dikontribusikan sebagai sumber masukan dengan rupiah atau unit produksi lainnya sebagai dimensi tolak ukurnya. Perlu diperhatikan bahwa seringkali ada masukan yang bernilai abstrak (tidak terukur) tetapi cukup penting dalam menentukan tingkat produktivitas kerja.
Faktor ini dikenal sebagai masukan bayangan (invisible input), antara lain:
• Tingkat pengetahuan (degree of knowledge) • Kemampuan teknis (technical skill)
• Metodologi kerja dan pengaturan organisasi (management skill)
• Motivasi kerja
bermacam-macam proses produksi yang berbeda satu-sama lain.
Dalam pengukuran produktivitas biasanya dihubungkan dengan produk akhir yang dihasilkan. Untuk mengukur produktivitas kerja dari tenaga manusia (operator mesin, misalnya), maka dapat diformulasikan sbb:
Tenaga kerja produktif
• Seseorang dapat dikatakan telah bekerja produktif jika ia telah menunjukan output kerja yang paling tidak telah mencapai suatu ketentuan minimal.
• Ketentuan ini didasarkan pada besarnya keluaran yang dihasilkan secara normal dan diselesaikan dalam jangka waktu kerja yang layak pula.
• Waktu kerja disini adalah ukuran umum dari nilai masukan yang harus diketahui guna melaksanakan penelitian dan penilaian mengenai produktivitas kerja manusia.
EKONOMI TEKNIK DAN PROSES PERENCANAAN Dasar-dasar perancangan/penelitian kerja dan kaitannya dengan upaya peningkatan produktivitas
• Penelitian kerja (methods engineering work design) adalah suatu aktivitas yang ditujukan untuk mempelajari prinsip-prinsip dan teknik-teknik guna mendapatkan suatu rancangan sistem kerja yang terbaik.
• Prinsip2 dan teknik kerja ini digunakan untuk mengatur komponen2 sistem kerja (manusia, mesin, dll) sedemikian rupa sehingga dicapai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja yang tinggi, yang diukur dengan waktu yg dihabiskan, tenaga yg dipakai serta akibat psikologis dan sosiologis yang ditimbulkan.
Latar belakang sejarah dan perkembangan studi tentang penelitian kerja
Prinsip-prinsip Ekonomi Teknik
C. Prinsip-prinsip Ekonomi Teknik1. Membuat alternatif (keputusan) : Pemilihan keputusan diantara alternatif-alternatif perlu diidentifikasi dan kemudian didefinisikan untuk analisis-analisis selanjutnya.
2. Fokuskan pada perbedaan-perbedaan : Jika semua alternatif yang layak tepat sama, maka tidak ada dasar atau perlunya perbandingan.
3. Gunakan sudut pandng yang konsisten : Hasil-hasil yang prospektif dari alternatif-alternatif harus dikembangkan secara konsisten dari sudut pandang yang telah didefinisikan.
4. Gunakan satu ukuran umum : Dengan menggunakan satu pengukuran yang umum untuk menghitung sebanyak mungkin hasil-hasil prospektif akan mempermudah analisis dan perbandingan alternatif yang di dapat.
5. Pertimbangkan kriteria yang relevan : Pemilihan alternatif yang disukai memerlukan penggunaan satu atau beberapa kriteria. Proses keputusan ini harus mempertimbangkan baik hasil yang dinyatakan dalam satuan monetr yang dinyatakan dalam satuan pengukuran lain.
6. Membuat tugas suatu ketidakpastian : Ketidakpastian terkadang langsung memproyeksikan atau memperkirakan hasil-hasil alternatif di masa datang dan harus dikenali dalam analisis dan perbandingannya.
Proses Perancangan Ekonomi Teknik
D. Proses Perancangan Ekonomi Teknik
Suatu studi ekonomi teknik dilakukan dengan menggunakan suatu prosedur terstruktur dan teknik-teknik pemodelan secara matematis. Hasil analisis ekonomi kemudian digunakan dalam pengambilan keputusan yang melibatkan dua alternatif atau lebih dan biasanya termasuk pengetahuan analisis engineering. Suatu prosedur analisis ekonomi teknik yang baik menggabungkan prinsip-prinsip dasar yang terdiri dari 7 langkah. Prosedur 7 langkah juga digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam proses desain teknik.
Contoh :
Pimpinan sebuah perusahaan pembuatan mebel diminta untuk menambah kemampuan laba agar mendapatkan pinjaman dari bank untuk membeli sebuah mesin pemotong pola yang lebih modern. Salah satu solusi yang diusulkan adalah menjual serpihan puing puing kayu untuk pembuatan arang.
Pertanyaan :a. Rumuskan masalah perusahaan tersebut.
b. Berikutnya rumuskan kembali masalah dalam berbagai cara kreatif.
Penyelesaian :
mencukupi untuk menutupi biaya. Beberapa perumusan kembali dapat diusulkan, umpamanya :
1. Masalah untuk menambah penghasilan sambil menekan biaya.
2.Masalah untuk mempertahankan penghasilan sementara mengurangi biaya.
3. Masalah sistem akuntansi yang memeberikan informasi biaya yang salah.
4. Masalah bahwa mesin baru benar benar tidak perlu (maka tidak perlu pinjaman dari bank).
Studi-studi Ekonomi Teknik
E. Sasaran Studi Ekonomi Teknik
Investasi merupakan modal/kekayaan yang dimiliki perusahaan/seseorang bersifat jangka panjang.
Keputusan dalam ekonomi teknik diantaranya adalah keputusan yang berhubungan dengan investasi, bunga, depresiasi, serta nilai waktu dari uang. Beberapa kasus yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi teknik diantaranya adalah sebagai berikut : · Pemilihan desain tungku terbaik untuk gas efisiensi tinggi. · Pemilihan robot yang paling cocok untuk operasi pengelesan
peralatan otomotif.
· Rekomendasi apakah harus di beli atau tidak pesawat terbang jet suatu operasi.
Sasaran mempelajari ekonomi teknik :
· Memahami analisis ekonomi aset. · Memahami perhitungan bunga uang.