• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN OBSERVASI Bimbingan dan Konselin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN OBSERVASI Bimbingan dan Konselin"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN OBSERVASI Bimbingan dan Konseling SMP Miftahul Umam

Disusun untuk memenuhi Tugas pada Mata Kuliah Manajemen Bimbingan Konseling

Dosen Pengampu : Dra. Zikri Neni Iska, M. Si

Disusun oleh:

Anis Khoirunnisa 109018200013 Ardi Gunawan 109018200057 Vita Hanafiyah 1110018200049 Ayu NurA’zizah 1110018200076 Lesca Kamalatul Isy 1110018200063

JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

(2)

Manajemen Layanan

Kesimpulan

Setelah kami membaca hasil observasi dari Sekolah Mts Miftahul Umam, kami berpendapat bahwa

Saran

Komentar

Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Pengertian Manajemen Bimbingan dan Konseling

Pada prinsipnya manajemn memuat makna segala upaya menggerakkan individu atau kelompok untuk bekerja sama dalam mendayagunakan sumber daya dalam suatu system untuk mencapai tujuan. Apabila diterapkan ke dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah, maka manajemen bimbingan dan konseling adalah upaya atau cara yang digunakan Kepala Sekolah untuk mendaya gunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya

(tenaga,dana,sarana/prasana) dan system informasi berupa himpunan data bimbingan untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan.

Perencaan Program Bimbingan dan Konseling

Bimbingan dan konseling di sekolah apabila tidak dilakukan secara terencana dan sembarang saja maka tidak akan dapat diketahui seberapa hasil yang telah dicapai dalam konteks

kontribusinya bagi pencapaian tujuan pendidikan di sekolah.

Pelaksaaan dan Pengarahan Program Bimbingan dan Konseling

(3)

Program tahunan sebagai program tahunan. Program tahunan ini dijabarkan menurut alokasi waktu pada setiap semester, program bulanan, bahkan program mingguan. Kegiatan layanan bimbingan dan konseling sebagai program sekolah antara lain

Pemberian layanan informasi melalui ceramah yang mengundang nara sumber dari luar sekolah yang dijadikan sebagai career day.

Program pemberian layanan orientasi bagi siswa baru pada awal tahun sebagai bagian dari program sekolah.

Mengadakan tes bakat atau inventori minat untuk bahan pertimbangan jurusan Mengadakan kunjungan ke tempat industry yang bermanfaat bagi bimbingan karier. Memberikan pelatihan keterampilan belajar akademik. Dan sebagainya.

Program kegiatan layanan bagi setiap Guru Pembimbing sesuai dengan pembagian tugas layanan disekolah. Setiap Guru Pembimbing perlu membuat program beruapa satuan layanan (satlan) dan satuan kegiatan pendukung (satkung) setiap kali akan melakukan pelayanan kepada siswa

berdasarkan jadwal yang sudah dipetakan.

Dalam menyusun program, baik program tahunan maupun program setiap kegiatan layanan bimbingan dan konseling, hendaknya mencangkup bidang-bidang yang menjadi garapan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Evaluasi Pelaksaan Program bimbingan dan Konseling

Evaluasi pelaksaan program bimbingan dan koseling merupakan upaya menilai efisiensi dan efektivitas pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah pada khususnya dan program bimbingan dan konsseling yang dikelola oleh staf bimbingan dan konseling pada umumnya. Dengan demikian evaluasi bimbingan dan konseling merupakan salah satu komponen system bimbinganan konseling yang sangat penting, karena mengacu pada hasil evaluasi itulah dapat diambil simpulan apakah kegiatan kegiatan yang telah direncankan telah mencapai sasaran yang diharapkan secara efektifdan efisien atau tidak, kegiatan itu dilanjutkan atau sebaliknya direvisi dan sebagainya.

Tujuan dan fungsi Evaluasi Pelaksaan Program Bimbingan dan Konseling Secara umum evaluasi pelaksaan program bimbingan dan konseling di sekolah bertujuan;

(4)

layanan dan konseling.

Mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas strategi pelaksaan program dalamkurun waktu yang tertentu.

Secara khusus, evaluasi pelaksaan program bimbingan dan konseling bertujuan untuk Meneliti secara berkala hasil pelaksaan program yang telah dicapai

Memperoleh informasi tentang tingkat efektivitas dan efisiensi layanan bimbingan dan konseling yang ada

Mengetahui jenis layanan yang sudah ataupu belaum dilaksakan dan jenis layanan yang perlu perbaikan atau pengembangan

Mengetahui tingakt partisipasi staf atau personil sekolah dalam menunjang keberhasilan pelaksaan program

Mengetahui seberapa besar kontribusi program bimbingan dan konseling terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran di sekolah

Memperoleh informasi yang cermat dan memadai untuk kepentingan perencanaan langkah-langkah pengembangan program

Membantu mengembangkan kurikulum sekolah yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik

Prinsip-prinsip Evaluasi Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling

Agar diperoleh suatu hasil evaluasi pelaksanaan program yang diharapkan, di samping menuntut pengelolaan yang baik, juga harus mengacu kepada prinsip – prinsip evaluasi program. Prinsip-prinsip tersebut adalah :

Evaluasi program yang efektif menuntut pengenalan yang cermat dan rinci terhadap tujuan yang akan dicapai.

Evaliasi program yang efektif membutuhkan kriteria pengukuran yang jelas

Evaluasi program memerlukan keterlibatan dari berbagai pihak yang memiliki kompetisi professional.

Evaluasi program menuntut umpan balik dan tindak lanjut sehingga hasilnya dapat dipakai untuk dasar pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan.

Evaluasi program hendaknya terencana dan berkesinanmbungan.

(5)

Beberapa pakar antara lain Shetzer dan Stone (1983) membagi pendekatan ke dalam tiga pendekatan pokok yakni

Pendekatan dan metode survey

Prosedur yang ditempuh biasanya dengan mengumpulkan sebanyak mungkin data tentang masukan (siswa),proses,da hasil yang merupakan keluaran program.

Pendekatan dan Metode Eksperimen

Pendekatan ini merupakan perpaduan antara riset dan evaluasi.

Artinya, kegiatan bertujuan melakukan evaluasi tetapi proseduernya memakai model riset eksperimental.

Studi Kasus

Studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data mengenai keadaan seorang siswaa yang dijadikan sebagai objek telaah kasus.

Supervise Kegiatan Bimbingan dan Konseling

Manfaat pokok dari supervise ini adalah untuk mengendalikan personil pelaksanaan bimbingan dan konseling, memantau kemugkinan- kemungkinan kendala yang muncul dan di hadapi personil dalam pelaksanaan tugasnya, Mencari jalan keluar terhadap hambatan dan permasalahan dalam pelaksanaan program agar tercapai pelaksananaan yang lancar kearah pencapaian tujuan bimbingan dan konseling, di sekolah.

Organisasi Pelayan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Pola Organisasi Pelayanan Bimbinga dan Konseling

Manajemen bimbingan dan konseling di sekolah agar bisa berjalan seperti yang diharapkan antara lain perlu adanya didukung oleh adanya organissi yang jelas dan teratur. Organisasi yang demikian itu secara tegas mengatur kedudukan, tugas dan tanggung jawab para personel sekolah yang terlibat.

Referensi:

(6)

Manajemen Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Pada prinsipnya manajemn memuat makna segala upaya menggerakkan individu atau kelompok untuk bekerja sama dalam mendayagunakan sumber daya dalam suatu system untuk mencapai tujuan.

Setelah melakukan observasi di sekolah Annida Al-islamy dengan guru BK Ibu Milda. BK mulai masuk pada tahun 2002, pada tahun 2002 hingga sekarang BK belum masuk pada kurikulum. BK sangat penting keberadaannya untuk sekolah, karena adanya BK setiap permasalahan siswa dapat terselesaikan.

Jenis-jenis layanan

Layanan yang diberikan yaitu:  Layanan orientasi  Layanan informasi

 Layanan penempatan perorangan  Bimbingan kelompok

 Layanan konsultasi  Layanan mediasi

Bidang-bidang Bimbingan

 Bimbingan pengembangan pribadi  Bimbingan perkembangan sosial

 Bimbingan pengembangan belajar/pendidikan  Bimbingan pengembangan karier

Saran:

Dari hasil observasi yang dilakukan, pelayanan bimbingan dan konseling yang ada di sekolah itu sudah cukup memadai. dengan adanya pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah ini peserta didik menceritakan atau menyelesaikan masalah yang mereka hadapi baik masalah sekolah, masalah keluarga maupun masalah pribadi.

(7)

Agar bimbingan dan Konseling disekolah ini masuk dalam kurikulum dan tidak hanya mengganti jam pelajaran yang kosong. Dan guru Bimbingan dan Konseling disekolah ini sebaiknya

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Fungsi utama dari pipa alir adalah mengalirkan fluida (dua fasa) dari kepala sumur menuju separator, mengalirkan uap kering dari separator menuju turbin, mengalirkan

(3) Mahasiswa yang telah mengikuti kuliah dan praktikum minimal 80% akan tetapi tidak bisa mengikuti Ujian Akhir Semester yang telah terjadwal, karena sakit atau halangan lain

c) Di sumber lain dikatakan bahwa silsilah kerajaan Brunei didapatkan pada Batu Tarsilah yang menuliskan silsilah raja-raja Brunei yang dimulai dari Awang Alak Batatar, raja

One-Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi keterlaksanaan, lembar tes keterampilan proses sains, dan lembar angket

Dengan demikian, upaya yang nyata dan terstruktur untuk mengembangkan petani padi harus dilakukan dengan mengintroduksi komoditas padi yang memiliki nilai tinggi dengan

Descriptive text diartikan sebagai sebuah teks bahasa Inggris untuk mengggmbarkan seperti apa benda atau mahluk hidup yang kita deskripsikan, baik

Sama dengan pengelolaan resiko operasional, lembaga keuangan dapat meminimalisir resiko kredit pada kontrak Musyarakah permanen dengan cara terlibat langsung dalam