• Tidak ada hasil yang ditemukan

IKLAN BARIS DI INTERNET BERBASIS SMS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "IKLAN BARIS DI INTERNET BERBASIS SMS"

Copied!
242
0
0

Teks penuh

(1)

i

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Program Studi Teknik Informatika

Oleh:

Angela Suprabawati Puspa Wijaya

055314073

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

(2)

ii

Presented as Partial Fullfillment of the Requirements To Obtain the Sarjana Teknik Degree

In Department of Informatics Engineering

Created by:

Angela Suprabawati Puspa Wijaya

055314073

DEPARMENT OF INFORMATICS ENGINEERING

FACULTY OF SCIENCE AND TECHNOLOGY

SANATA DHARMA UNIVERSITY

YOGYAKARTA

(3)

IKLAN BARIS DIINTERNET BERBASIS SMS

Oleh:

Angela Suprabawati P W

NIM: 055314073

Telah disetujui oleh:

Dosen Pembimbing

CI

ffib

IwanBp6nto, M.Cs Tanggal : 13 Maret 2010

(4)

Dipeniapkan dan ditulis oleh:

Angela Suprabawati Puspa Wtiaya

Yogyakarta, l5 Maret 2010

Falndtas Sains dan Teknologi

tv

NIM:055314073

-$i'r,*pq*J#S

t

i , u )

{

,'y&eyuji

q

g^ffi,,E

(5)

v

Sahabat yang tak pernah lelah menemani dan membimbing penulis dalam setiap langkah. Sungguh besar kasihMu Bapa, terimakasih atas kesabaran

dan Roh KudusMu yang selalu menyertai.

Bunda Maria

Ibu yang tak pernah lelah mendengar keluh kesah penulis dan hanya padaMu penulis memohonkan doanya. Terimakasih Bunda atas cinta yang

Engkau berikan.

MP Binarso dan MI Murjiati

Sumber semangat, doa, dukungan dan cinta yang tak terkira besarnya. Terimakasih untuk semua yang penulis dapatkan sampai saat ini, yang tak

akan terlupakan sampai nanti.

Yosephin Anita PW, Paulus Suhitman, Agata Tri A dan Nayo

Sumber kecerian penulis. Terimakasih untuk kebersamaanya, doa, dukungan dan semangatnya.

Silvester Aan Octafebrian

Kesabaran, perhatian, doa dan semangat mu membuat penulis tak lelah untuk terus berjalan.

Sahabat-Sahabat Terbaik Penulis

Terimakasih untuk semangat, doa dan kebersamaan kalian.

(6)

vi

tidak ada yang tidak mungkin…

Tuhan tidak akan memberi cobaan kepada kita anak-Nya, melebihi batas

(7)
(8)

viii

Iklan baris di internet berbasis SMS merupakan suatu aplikasi pemasangan iklan barang atau produk secara singkat di internet hanya dengan mengirimkan SMS dari telepon seluler pengiklan.

Pada aplikasi ini, SMS dikirimkan menggunakan format tertentu sebagai media filtering dan tidak mengelola isi iklan. Kemudian sistem akan merespon dengan mengirimkan kembali pesan berupa informasi dan setelah itu iklan yang masuk akan ditampilkan pada browser internet. Dimana iklan yang sudah berada di sistem selama 14 hari atau 2 minggu akan dihapus dari database. Bahasa pemrograman yang digunakan pada aplikasi ini menggunakan PHP dan penyimpanan database menggunakan MySQL.

Melalui aplikasi tersebut maka pemasangan iklan baris semakin mudah, efisien dan murah dikarenakan media pengiriman iklan menggunakan SMS dengan biaya relatif murah dan dapat dilakukan dimana saja karena menggunakan handpone. Dengan aplikasi ini juga maka informasi iklan yang ditampilkan selalu

(9)

ix

advertising attachment application on internet with just sending the SMS from the advertiser cellular phone.

In this application, SMS send with certain format as media filtering and

don’t manage advertising content. The system will respond with replying message

as information and then the advertising which entering the system will show in the internet browser. Where advertising that already in the system for 14 days or 2 weeks will be removed from the system. The programming language used in this application is PHP and database storage use MySQL.

(10)
(11)

xi

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan

Roh Kudus serta berkatnya yang selalu membimbing sehingga penulis dapat

menyelesaikan tugas akhir ini.

Dalam proses penulisan tugas akhir ini, penulis menyadari ada begitu banyak

pihak yang telah memberikan segala bantuannya baik doa, dukungan, pikiran serta

tenaganya sehingga tugas akhir ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu penulis

mengucapkan ucapan terimakasih kepada:

1. Bapak Yosef Agung Cahyanta, S.T, M.T, selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

2. Bapak Puspaningtyas Sanjaya Adi, S.T, M.T, selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika Universitas Sanata Dharma.

3. Ibu Anastasia Rita Widiarti SSi., MKom, selaku Dosen Pembimbing Akademik Teknik Informatika angkatan 2005.

4. Bapak Iwan Binanto, M.Cs, selaku Dosen Pembimbing Tugas Akhir yang telah banyak memberikan bimbingan kepada penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini.

5. Ibu Agnes Maria Polina, SKom., MSc dan Ibu Sri Hartati Wijono, SSi.,MKom selaku Panitia Penguji yang telah memberikan banyak kritik dan saran agar tugas akhir ini sempurna.

6. Bapak Bele Bau dan Tyus Dimas Sadewo yang telah bersedia membantu dalam mempersiapkan ujian pendadaran.

(12)

xii

8. Kedua orangtua penulis, M.P Binarso dan M.I Murjiati atas segala doa, semangat, perhatian, kesabaran dan kasihnya yang telah diberikan sehingga tugas akhir ini dapat diselesaikan.

9. Yosephin Anita PuspaWijaya, Paulus Suhitman, Agata Tri Ardhanasswari, dan Flavianus Mahendra Nayottama untuk doa, semangat, perhatian, dan kecerian selama menyelesaikan tugas akhir ini. Serta seluruh keluarga yang telah memberikan doanya.

10. Silvester Aan Octafebrian untuk doa, perhatian, semangat, kesabaran dan kecerian yang diberikan selama menyelesaikan tugas akhir ini.

11. Helena Madahastin, Crescentiana Handsome Tyasivone, Yemima Puraja, Maria Christy, Margareta Purwanti, Maria Widya W, Zita Dewi A, Agustinus Rahayu, dan teman-teman kos untuk semangat, doa dan bantuannya selama menyelesaikan tugas akhir ini.

12. Sahabat-sahabat yang banyak membantu yang tidak dapat disebutkan satu persatu dan untuk teman-teman TI angkatan 2005.

13. Seluruh pihak yang membantu saya baik secara langsung maupun tidak langsung, yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Dengan rendah hati saya menyadari bahwa tugas akhir ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu segala bentuk saran dan kritik untuk perkembangan tugas akhir ini penulis harapkan.

Akhir kata semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Terimakasih.

Yogyakarta, 13 Maret 2010

(13)

xiii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

TITLE PAGE ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN ... iii

HALAMAN PENGESAHAN ... iv

HALAMAN PERSEMBAHAN ... v

HALAMAN MOTTO ... vi

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS ... vii

ABSTRAKSI ... viii

ABSTRACT ... ix

LEMBAR PENYATAAN PERSETUJUAN ... x

KATA PENGANTAR ... xi

DAFTAR ISI ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xvii

DAFTAR TABEL ... xx

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

I.1. Latar Belakang ... 1

I.2. Rumusan Masalah ... 2

I.3. Tujuan ... 3

I.4. Batasan Masalah ... 3

I.5. Metodologi Penelitian ... 4

I.6. Sistematika Penulisan ... 5

BAB II. LANDASAN TEORI ... 7

II.1. SMS Gateway ... 7

II.2. Gammu... 8

II.3. Iklan Baris ... 11

II.4. Metode Waterfall ... 12

II.5. Pengolahan Kuesioner ... 15

BAB III.ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM ... 20

(14)

xiv

III.2. Analisa Sistem ... 21

III.3. Analisa Kebutuhan ... 22

III.3.1. Kebutuhan Administrator ... 22

III.3.2. Kebutuhan User ... 23

III.4. Analisa Sumber Daya ... 23

III.4.1. Analisa Perangkat Keras ... 23

III.4.1.1. Perangkat Keras Pada Server dan SMS Gateway ... 23

III.4.1.2. Perangkat Keras Pada User ... 24

III.4.2. Analisa Perangkat Lunak ... 24

III.4.2.1. Perangkat Lunak Pada Server dan SMS Gateway ... 24

III.4.2.2 Perangkat Lunak Pada User ... 25

III.5. Use Case ... 25

III.5.1. Use Case Diagram ... 25

III.5.2. Use Case Naratif ... 28

III.6. Perancangan Sistem ... 48

III.6.1 Diagram Berjenjang ... 48

III.6.1.1 Administrator ... 49

III.6.1.2 User ... 49

III.6.1.3 Sistem ... 50

III.6.2 Diagram Kontek ... 50

III.6.3 Data Flow Diagram(DFD) ... 50

III.6.3.1 DFD Level 0 dari Sisi Administrator ... 51

III.6.3.2 DFD Level 1 dari Sisi Administrator ... 51

III.6.3.3 DFD Level 0 dari Sisi User ... 53

III.6.3.4 DFD Level 0 dari Sisi Sistem ... 54

III.7. Perancangan Basisdata ... 54

III.7.1 ER-Diagram ... 54

III.7.2 Relasi Antar Tabel ... 55

III.7.3 Desain Database... 55

(15)

xv

III.7.3.2 Tabel Berita ... 56

III.8. Desain Interface ... 56

III.8.1 Desain Interface untuk Administrator ... 57

III.8.2 Desain Interface untuk User ... 66

BAB IV. IMPLEMENTASI DAN HASIL ... 70

IV.1. Implementasi Program Pada Gammu ... 70 IV.1.1. Koneksi Aplikasi Server dengan Handphone ... 70 IV.1.2. Menjalankan Gammu Pada Aplikasi Server ... 74

IV.1.3. Autoreply Pada Gammu ... 74

IV.1.4. Format Penulisan SMS ... 75

IV.2. Implementasi Program Pada Aplikasi Web ... 76

IV.2.1. Implementasi Database ... 76

IV.2.2. Implementasi Tabel ... 76

IV.2.3. Koneksi Sistem Dengan Database ... 81

IV.2.4. Pengolahan Aplikasi Web ... 81

IV.2.4.1. Aplikasi Web Administrator ... 81

IV.2.4.1. Aplikasi Web User ... 88

IV.2.5. Implementasi Antarmuka Aplikasi Website ... 91

IV.2.5.1. Aplikasi Web Admisnistrator ... 91

IV.2.5.1.1. Halaman Login Administrator ... 91

IV.2.5.1.2. Halaman Utama Administrator ... 92

IV.2.5.1.3. Halaman Menu Berita ... 93

IV.2.5.1.4. Halaman Menu Iklan... 98

IV.2.5.1.5. Halaman Menu Ganti Password... 102

IV.2.5.1.6. Halaman Menu Logout ... 103

IV.2.6. Implementasi Antarmuka User ... 103

IV.2.6.1. Aplikasi Web User ... 103

IV.2.6.1.1. Halaman Utama User ... 103

IV.2.6.1.2. Halaman Profil ... 106

(16)

xvi

BAB V. ANALISA HASIL ... 108

V.1. Kuesioner ... 108

V.1.1. Menggunakan Kuesioner Penelitian Sebelumnya ... 108

V.1.2. Pengujian Validitas dan Reliabilitas ... 109

V.1.2.1. Memodifikasi Kuesioner ... 109

V.1.2.2. Uji Instrumen ... 111

V.1.2.3. Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas ... 118

V.1.3. Data Hasil Dari Sampel Responden ... 120

IV.3.4. Intepretasi Skor ... 123

V.2. Kelebihan Sistem ... 131

V.3. Kekurangan Sistem ... 132

BAB VI. PENUTUP ... 105

VI.1. Kesimpulan ... 133

VI.1. Saran ... 134

DAFTAR PUSTAKA

(17)

xvii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Metoda Waterfall Pressman ... 13

Gambar 3.1 Gambaran Sistem ... 21

Gambar 3.2 Use case Diagram Administrator ... 26

Gambar 3.3 Use case Diagram User ... 27

Gambar 3.4 Use case Diagram Sistem ... 27

Gambar 3.5 Diagram Berjenjang Administrator ... 49

Gambar 3.6 Diagram Berjenjang User ... 49

Gambar 3.7 Diagram Berjenjang Sistem ... 50

Gambar 3.8 Diagram Kontek ... 50

Gambar 3.9 DFD Level 0 Administrator ... 51

Gambar 3.10 DFD Level 1 Administrator Subproses2 ... 51

Gambar 3.11 DFD Level 1 Administrator Subproses3 ... 52

Gambar 3.12 DFD Level 0 User ... 53

Gambar 3.13 DFD Level 0 Sistem ... 54

Gambar 3.14 ER-Diagram ... 54

Gambar 3.15 Relasi Antar Tabel... 55

Gambar 3.16 Desain Halaman Login ... 57

Gambar 3.17 Desain Halaman Utama Administrator ... 58

Gambar 3.18 Desain Halaman Menu Berita ... 59

Gambar 3.19 Desain Halaman Submenu Tambah Berita ... 60

Gambar 3.20 Desain Halaman Submenu Ubah Berita ... 61

Gambar 3.21 Desain Halaman Ubah Berita ... 62

Gambar 3.22 Desain Halaman Submenu Hapus Berita ... 63

Gambar 3.23 Desain Halaman Menu Iklan ... 63

Gambar 3.24 Desain Halaman Submenu Cari Iklan ... 64

Gambar 3.25 Desain Halaman Hasil Pencarian ... 64

(18)

xviii

Gambar 3.27 Desain Halaman Menu Ganti Password ... 66

Gambar 3.28 Desain Halaman Utama User ... 57

Gambar 3.29 Desain Halaman Menu Profil ... 67

Gambar 3.30 Desain Halaman Menu Panduan Iklan ... 68

Gambar 3.31 Desain Halaman Menu Hasil Pencarian ... 68

Gambar 3.32 Desain Halaman Menu Berita ... 69

Gambar 3.33 Desain Halaman Detail Iklan ... 69

Gambar 4.1 Halaman LoginAdministrator ... 91

Gambar 4.2 Pesan Gagal Login ... 92

Gambar 4.3 Halaman Utama Administrator ... 93

Gambar 4.4 Halaman Menu Berita ... 94

Gambar 4.5 Halaman Submenu Tambah Berita ... 94

Gambar 4.6 Pesan Peringatan Tambah Berita ... 95

Gambar 4.7 Pesan Berhasil Tambah Berita ... 95

Gambar 4.8 Halaman Submenu Ubah Berita ... 96

Gambar 4.9 Halaman Ubah Berita ... 96

Gambar 4.10 Pesan Berhasil Ubah ... 97

Gambar 4.11 Halaman Submenu Hapus Berita ... 97

Gambar 4.12 Pesan Peringatan Hapus Berita ... 98

Gambar 4.13 Halaman Menu Iklan ... 99

Gambar 4.14 Halaman Submenu Cari Iklan ... 99

Gambar 4.15 Halaman Hasil Cari Lihat Iklan ... 100

Gambar 4.16 Halaman Submenu Hapus Iklan ... 101

Gambar 4.17 Pesan Peringatan Hapus Iklan ... 101

Gambar 4.18 Halaman Menu Ganti Password ... 102

Gambar 4.19 Pesan Peringatan Ganti Password ... 102

Gambar 4.20 Pesan Berhasil Ganti Password ... 103

Gambar 4.21 Halaman Utama User ... 104

Gambar 4.22 Halaman Detail Iklan ... 104

Gambar 4.23 Halaman Detail Berita ... 105

(19)

xix

Gambar 4.25 Halaman Menu Profil ... 106

Gambar 4.26 Halaman Menu Panduan ... 107

Gambar 5.1 Hasil Uji Validitas Kategori Perceived Usefulness ... 113

Gambar 5.2 Hasil Uji Validitas Kategori Perceived Ease of Use ... 114

Gambar 5.3 Data Hasil Responden Pernyataan Bernomer Ganjil ... 115

Gambar 5.4 Data Hasil Responden Pernyataan Bernomer Genap ... 115

Gambar 5.5 Hasil Uji Reliabilitas Kategori Perceived Usefulness ... 116

Gambar 5.6 Data Hasil Responden Pernyataan Bernomer Genap ... 117

Gambar 5.7 Data Hasil Responden Pernyataan Bernomer Ganjil ... 117

Gambar 5.8 Hasil Uji Reliabilitas Kategori Perceived Ease Of Use ... 118

(20)

xx

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Tabel admin ... 56

Tabel 3.2 Tabel berita ... 56

Tabel 4.1 Tabel Format SMS ... 76

Tabel 5.1 Tabel Data Hasil Responden Kategori Perceived Usefulness ... 111

Tabel 5.2 Tabel Data Hasil Responden Kategori Perceived Ease of Use... 112

Tabel 5.3 Tabel Data Hasil Responden Sampel Kategori Perceived Usefulness ... 120

Tabel 5.4 Tabel Data Hasil Responden Sampel Kategori Perceived Ease of Use ... 122

Tabel 5.5 Tabel Norma Kategorisasi ... 124

Tabel 5.6 Tabel Intepretasi Skor Kategori Perceived Usefulness ... 124

Tabel 5.7 Tabel Norma Kategorisasi ... 125

Tabel 5.8 Tabel Intepretasi Skor Kategori Perceived Ease of Use ... 125

Tabel 5.9 Tabel Hasil Jawaban Responden Kategori Persepsi Kegunaan ... 127

Tabel 5.10 Tabel Persentase Hasil Jawaban Pernyataan Nomer Satu ... 127

Tabel 5.11 Tabel Persentase Hasil Jawaban Pernyataan Nomer Dua ... 128

Tabel 5.12 Tabel Persentase Hasil Jawaban Pernyataan Nomer Tiga ... 129

Tabel 5.13 Tabel Persentase Hasil Jawaban Pernyataan Nomer Empat ... 130

(21)

1

I.1.

Latar Belakang

Dapat dilihat media periklanan saat ini sudah semakin berkembang karena sekarang periklanan tidak hanya melalui brosur atau media informasi seperti televisi, radio dan sebagainya namun media internet pun juga merupakan salah satu cara untuk beriklan. Hal ini dikarenakan media internet dapat diakses dimanapun, kapanpun dan sangat luas cakupannya. Akan tetapi dalam pemasangan iklan di internet, beberapa pengiklan harus melewati syarat-syarat tertentu.

Bersamaan dengan itu, teknologi telekomunikasi juga mengalami perkembangan yang pesat sebagai contohnya telepon seluler. Dengan menggunakan telepon seluler, komunikasi jarak jauh dapat dilakukan dengan lebih mudah, dimanapun dan kapanpun karena telepon seluler bersifat mobile. Banyak fasilitas yang terdapat pada telepon seluler saat ini seperti SMS, MMS, GPRS, WAP, 3G, HSDPA, dan masih banyak lagi. Akan tetapi dari sekian banyak

fasilitas yang tersedia seperti diatas, fasilitas telepon seluler yang sangat terkenal dan masih banyak disukai adalah SMS (Short Message Service), karena fasilitas ini tarifnya murah, mudah digunakan dan tersedia pada semua jenis telepon seluler.

(22)

sehingga bisa dirancang suatu sistem dengan SMS tersebut. Salah satunya adalah penggunaan SMS Gateway yang merupakan suatu mekanisme untuk mengatur penerimaan dan pengiriman SMS dari peralatan mobile melalui SMS Gateway shortcode.

Melihat hal-hal yang di ungkapkan diatas, penulis pada tugas ahkir ini ingin membangun suatu sistem yang dapat menggabungkan pemasangan iklan barang atau produk secara singkat (iklan baris) di internet dengan fasilitas SMS pada telepon seluler pengiklan. Penggunaan SMS pada sistem yang dibuat ini dimaksudkan fasilitas SMS mempunyai tarif yang murah. Sehingga pemasangan iklan baris dengan menggunakan sistem ini akan lebih murah dibandingkan dengan menggunakan media lain, salah satunya contohnya media cetak yaitu pada koran.

Pemasangan iklan dengan media cetak contohnya koran, saat penulis membuat tugas akhir ini untuk memasang iklan baris tarif yang dikenakan kepada pengiklan pada tanggal 1 Maret 2010 adalah Rp.66000 untuk 3 baris dalam koran Kedaulatan Rakyat dan untuk koran Kompas tarif pemasangan iklan barisnya adalah Rp.50000/baris. Dari dua contoh tarif yang dikenakan dalam pemasangan iklan baris tersebut, sistem yang akan dibuat diharapkan nantinya bisa lebih murah. Hal ini di maksudkan karena saat ini, pemasangan iklan yang mudah, efesien dan biaya murah banyak diinginkan.

I.2.

Rumusan Masalah

(23)

dirumuskan:

Bagaimana membangun sistem pemasangan iklan singkat di internet dengan mudah, efesien dan biaya murah?

I.3.

Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah membuat suatu sistem pemasangan iklan baris di internet yang mudah, efisien dan biaya murah dengan memanfaatkan fasilitas SMS pada telepon seluler untuk media pengiriman iklan yang akan dipasang pada website di internet.

I.4.

Batasan Masalah

Dalam pembuatan tugas akhir ini, masalah yang ada akan dibatasi sebagai berikut:

1. Website dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan database MySQL.

2. Aplikasi SMS gateway yang digunakan adalah Gammu. Aplikasi ini digunakan untuk menghubungkan GSM modem dengan database dan digunakan untuk menerima dan mem-reply SMS dari user (pengiklan). 3. Penggunaan GSM modem dikhususkan pada tipe telepon seluler Sony

Ericsson.

(24)

7. Sistem tidak menangani pembayaran pemasangan iklan.

I.5.

Metodelogi Penelitian

Metodelogi penelitian yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

1. Studi Pustaka

Meliputi dasar-dasar teori tentang SMS Gateway, Gammu, iklan baris, metode Waterfall dan pengolahan kuesioner

2. Pengembangan perangkat lunak terstruktur yang digunakan adalah metode Waterfall menurut Pressman(2001), yang meliputi sebagai berikut:

a) Analisis (Analysis)

Tahap ini merupakan tahap awal dengan melakukan proses-proses pengumpulan data termasuk software SMS gateway dan data input/output, identifikasi masalah, dan analisis kebutuhan sistem

hingga aktivitas pendefinisian sistem apa yang dibuat. b) Perancangan (Design)

Dalam tahap ini dilakukan pembuatan model dari perangkat lunak dengan data-data yang telah dikumpulkan sebelumnya. Pembuatan model ini adalah untuk memperoleh pengertian yang lebih baik terhadap aliran data sistem pemasangan iklan ini.

c) Pengkodean (Code)

(25)

aktifitas pembuatan kode program dan pembuatan antar muka program.

d) Ujicoba (Test)

Tahap terakhir dari metode ini adalah menguji sistem yang telah dibuat secara keseluruhan untuk memastikan sistem menghasilkan keluaran yang dikehendaki.

3. Kuesioner

Pada tugas akhir ini, digunakan juga kuesioner untuk mengetahui respon dari pengguna (pengiklan) terhadap sistem yang dibuat setelah dilakukan ujicoba (testing) terhadap sistem. Dimana kuesioner yang digunakan oleh penulis adalah milik Fred F Davis (1989).

I.6.

Sistematika Penulisan

BAB I. PENDAHULUAN

Bab ini berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, batasan masalah, metodologi penelitian, dan sistematika isi.

BAB II. LANDASAN TEORI

Bab ini berisi dasar-dasar teori SMS Gateway, gammu, iklan baris, metode Waterfall dan pengolahan kuesioner yang digunakan untuk mendukung dalam pembuatan sistem tersebut.

BAB III. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

(26)

BAB IV. IMPLEMENTASI DAN HASIL

Bab ini berisi implementasi sistem berdasarkan analisis dan rancangan yang telah dibuat pada bab sebelumnya serta pengolahan hasil kuesioner.

BAB V. ANALISA HASIL

Bab ini berisi tentang analisa sistem serta kelebihan dan kekurangan sistem.

BAB VI. PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dan saran pada sistem. DAFTAR PUSTAKA

(27)

7

II.1.

SMS

Gateway

SMS Gateway merupakan sebuah perangkat lunak yang dipergunakan untuk memanage atau sebagai penghubung lalu lintas data-data SMS, baik SMS yang diterima dan yang akan dikirimkan dari atau ke peralatan mobile(HP, PDA phone, dll). SMS Gateway bekerja dengan cara menghubungkan handphone (GSM Modem) yang memiliki fasilitas SMS dengan komputer (PC). Dimana keduanya dihubungkan dengan kabel data dari handphone yang juga sesuai dengan serial port yang ada di PC. Beberapa contoh dari perangkat lunak SMS Gateway ini adalah Gammu, Kannel, Gnokii,SMS Tools, NowSMS, Ozeki dan

lain-lain.

SMS Gateway ini dibutuhkan untuk menjembatani antar SMSC dan membolehkan untuk berkomunikasi dengan SMSC (telkomsel, indosat, dll). Dimana SMSC adalah pusat layanan operator SMSC akan menghantar pesan (SMS) tersebut kepada SMS Gateway (sesuai dengan nomor yang telah disewa) dengan menggunakan protokol yang khusus. Dan berdasarkan keyword yang telah dituliskan pada SMS, maka sistem SMS Gateway akan menghantar SMS tersebut ke URL yang telah ditentukan. SMS Gateway juga menyediakan interface yang mudah dan standar.

(28)

Gateway melalui Internet menggunakan standard HTTP GET atau HTTPS (untuk

komunikasi yang aman). Aplikasi –aplikasi yang menggunakan SMS dapat menghantar SMS reply kepada pelanggan melalui SMS Gateway tersebut. Dan pengguna aplikasi SMS dapat menentukan besarnya biaya (charging) yang akan dikenakan kepada pelanggan. Biasanya telah ditentukan regulasi biayanya (microcharging mechanism), contoh Rp 0 (gratis); Rp 500,- ; Rp 1000,- ; Rp2000,- dst.

Suatu perangkat lunak SMS Gateway biasanya support untuk pesan yang berupa teks, unicode character, dan juga smart messaging (ringtone, picture message, logo operator,dll).

(29)

II.2.

Gammu

Gammu (menurut www.Gammu.org, 2009) merupakan suatu proyek yang meliputi aplikasi, skrip, dan drivers yang dapat digunakan untuk mengelola berbagai fungsi dalam telepon seluler dan alat sejenisnya. Saat ini Gammu telah menyediakan codebase yang stabil dan matang untuk berbagai macam model telepon yang tersedia di pasaran dibandingkan dengan project sejenis. Gammu merupakan project yang berlisensi GNU GPL 2 sehingga menjamin kebebasan menggunakan tool ini tanpa perlu takut dengan masalah legalitas dan biaya yang mahal yang harus dikeluarkan karena Gammu merupakan perangkat lunak open source.

Gammu bukanlah merupakan sebuah aplikasi, melainkan sebuah proyek atau modul yang salah satu didalamnya terdapat aplikasi sehingga Gammu bisa digabungkan dengan berbagai bahasa pemrograman misalnya untuk membangun website dapat digabungkan dengan PHP, ASP, JSP, dan sebagainya. Sedangkan

untuk aplikasi desktop bisa digabungkan dengan bahasa pemrograman Delphi, Visual Basic ataupun Java. Dalam penyimpanan database, Gammu menggunakan MySQL.

Gammu mendukung berbagai macam model telepon seluler dengan berbagai jenis koneksi dan tipe. Beberapa tipe telepon seluler yang kompatibel dengan Gammu adalah sebagai berikut:

1. Nokia

(30)

3410, 5110, 5130, 6110, 6130, 6150, 6210, 7110, 8210, 3100, 3510, 3510i, 6220, 6230, 6310, 6310i, 6510, 6610, 7210, 8310,dsb. Siemens, Sony Ericsson, Nokia, Alcatel models Alcatel from BE5/BF5/BH4 generation - for example 501, 511, 512 some functions with OBEX and Symbian devices

2. Sony Ericcson 3. Siemens 4. Alcatel

Model Alcatel dari generasi BE5/BF5/BH4. Sebagai contohnya 501, 511, 512 beberapa fungsi dengan OBEX and alat Symbian.

Jenis koneksinya pun dapat menggunakan kabel data dari telepon seluler tersebut ataupun yang kompetibel dengan telepon seluler dan Gammu.

Aplikasi Gammu ini dapat berjalan di sistem operasi Windows maupun pada Linux base. Sehingga Gammu memiliki versi tertentu untuk membedakan Gammu yang dipakai di Windows atau di Linux dan untuk mengetahui versi Gammu yang baru atau yang lama.

Gammu juga mendukung mode daemon untuk mengirim dan menerima SMS. Selain itu, program Gammu bisa bekerja dengan kontak, kalender, filesysitem, radio, kamera dan lain-lain.

Adapun beberapa kelebihan Gammu adalah sebagai berikut: 1. Gammu merupakan perangkat lunak yang open source.

2. Gammu bisa berjalan di sistem operasi Windows ataupun Linux.

(31)

4. Banyak bahasa pemrograman yang bisa digabungkan dengan Gammu. 5. Banyak kabel data yang kompatibel dengan Gammu, baik USB maupun

serial.

II.3.

Iklan Baris

Iklan merupakan sebuah proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk orang mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak pembuat iklan. Dimana iklan bertujuan untuk mempengaruhi perasaan, pengetahuan, makna, kepercayaan, sikap, pendapat, pemikiran dan citra konsumen yang berkaitan dengan suatu produk atau merek agar konsumen tersebut tertarik dengan barang yang ditawarkan.

Kata Iklan berasal dari bahasa yunani, yang artinya adalah upaya menggiring orang pada gagasan. Sedangkan pengertian iklan secara komprehensif atau luas adalah semua bentuk aktifitas untuk menghadirkan dan mempromosikan ide, barang ataupun jasa secara nonpersonal melalui media yang dibayar oleh sponsor tertentu.(Durianto, dkk, 2003).

Menurut pakar periklanan dari Amerika, S. William Pattis (1993), iklan adalah setiap bentuk komunikasi yang dimaksudkan untuk memotivasi dan mempromosikan produk dan jasa kepada seseorang atau pembeli yang potensial. Tujuannya adalah mempengaruhi calon konsumen untuk berfikir dan bertindak sesuai dengan keinginan si pemasang iklan.

(32)

khalayak/masyarakat supaya tertarik untuk memiliki, membeli, dan mengunakan produk yang diiklankan oleh pembuat iklan. Sedangkan iklan nonniaga/layanan masyarakat dibuat untuk menarik perhatian masyarakat sehingga masyarakat mempunyai rasa simpati atau memberikan dukungan terhadap hal yang diiklankan.

Berdasarkan tujuannya, iklan dibedakan menjadi 2 yaitu iklan penawaran/permintaan dan iklan pengumuman. Sedangkan berdasarkan ruang (space), iklan dibedakan iklan baris dan displai.

Iklan baris adalah iklan yang menggunakan bahasa singkat dan padat dalam menawarkan atau mempromosikan suatu barang atau produk. Iklan baris biasanya disusun berdasarkan golongan atau jenis iklan yang sama. Misalnya: iklan penjualan rumah masuk dalam kolom properti atau rumah dijual. Iklan lowongan pekerjaan dan mencari pekerjaan masuk golongan karier. Dimana iklan baris memiliki beberapa komponen, yaitu: komponen aktivitas, produk yang diiklankan, spesifikasi produk, dan identitas pengiklan.

II.4.

Metode Waterfall

(33)

Gambar II.1 Me tode Waterfall Pressman

Model Waterfall mengusulkan suatu sistematis, pendekatan sekuensial untuk pengembangan perangkat lunak yang mulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian, dan pemeliharaan. Dimana model Waterfall ini meliputi aktifitas – aktifitas berikut:

a. Rekayasa dan Pemodelan sistem/informasi

Karena perangkat lunak selalu merupakan bagian dari sebuah sistem (bisnis) yang lebih besar, kerja dimulai dengan membangun syarat dari semua elemen sistem dan mengalokasikan beberapa subset dari kebutuhan perangakt lunak tersebut. Pandangan sistem ini penting ketika perangkat lunak harus berhubungan dengan elemen – elemen yang lain seperti perangakat lunak, manusia, dan database. Rekayasa dan analisis sistem menyangkut pengumpulan kebutuhan pada tingkat sistem dengan sejumlah kecil analisis serta desain tingkat puncak. Rekayasa informasi mencakup juga pengumpulan kebutuhan pada tingkat bisnis strategi dan tingkat area bisnis.

(34)

Proses pengumpulan kebutuhan diintensifkan dan difokuskan, khususnya pada perangkat lunak.

c. Desain

Desain perangkat lunak sebenarnya adalah proses multi langkah yang berfokus pada empat atribut sebuah program yang berbeda; struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural. Proses desain menerjemahakan syarat/kebutuhan ke dalam sebuah representasi perangkat lunak yang dapat diperkirakan demi kualitas sebelum dimulai pemunculan kode.

d. Generasi kode

Desain harus diterjemahkan ke dalam bentuk mesin yang bisa dibaca. Langkah pembuatan kode melakukan tugas ini. Jika desain dilakukan dengan cara yang lengkap, pembuatan kode dapat diselesaikan secara mekanis. e. Pengujian

Sekali kode dibuat, pengujian program dimulai. Proses pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan sudah diuji, dan pada eksternal fungsional – yaitu mengarahkan pengujian untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang dibutuhkan.

f. Pemeliharaan

(35)

program sebelumnya dan tidak membuat yang baru lagi. Dimana tahap ini merupakan tahap optional, yaitu bisa dilakukan atau tidak dilakukan.

Model sekuensial linier (Waterfall) adalah paradigma rekayasa perangkat lunak yang paling luas dan paling tua. Paradigma siklus kehidupan klasik memiliki tempat yang terbatas namun penting di dalam kerja rekayasa perangkat lunak. Paradigma itu memberikan template dimana metode analisis, desain, pengkodean, pengujian, pemeliharaan bisa dilakukan. Siklus kehidupan klasik atau metode Waterfall tetap menjadi model bagi rekayasa perangkat lunak yang paling luas dipakai.

II.5.

Pengolahan Kuesioner

A. Kuesioner yang digunakan

Dalam pengumpulan data terdapat bermacam-macam teknik yang dapat digunakan, dimana salah satunya adalah teknik angket atau kuesioner. Teknik angket atau kuesioner adalah suatu pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan/pernyataan kepada responden dengan harapan memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut. (Husein Umar, 2007). Dimana kuesioner tersebut dapat berupa angket, checklist ataupun skala.

(36)

didalamnya difokuskan pada dua konstruk teoritis yaitu Perceived usefulness dan Perceived ease of use.

Perceived usefulness atau kegunaan persepsian adalah suatu tingkatan

dimana seseorang percaya bahwa penggunaan suatu sistem tertentu akan dapat meningkatkan prestasi kerja orang tersebut. Sedangkan Perceived ease of use atau persepsi kemudahan penggunaan adalah suatu tingkatan dimana seseorang percaya bahwa dengan menggunakan suatu teknologi tertentu akan membebaskan dari usaha.

Pada kuesioner Davis tersebut, jawaban dari responden menggunakan tipe skala Likert 7 yaitu “Sangat setuju sekali”, “Sangat setuju”, “Setuju”, “Ragu -ragu”, “Tidak setuju”, “Sangat tidak setuju”, “Sangat tidak setuju sekali”. Dimana metode penskalaan ini dikembangkan pertama kali oleh Rensis Likert sehingga lebih dikenal dengan nama Skala Likert.

Menurut Rensis Likert, skala Likert yaitu skala yang banyak digunakan yang meminta responden untuk menyatakan kadar setuju atau tidak setuju terhadap pernyataan-pernyataan tetang obyek tertentu. Nama lain dari skala Likert adalah summated ratings scale. Umumnya skala Likert dibuat dalam 5 atau 7 kategori atau tingkatan, dari yang sangat setuju sampai sangat tidak setuju.

B. Intepretasi Skor

(37)

distribusi data skor kelompok pada umumnya yang mencakup banyaknya subjek (n) dalam kelompok, mean skor skala (M), deviasi standar skor skala (s) dan varians (s²), skor minimum(Xmin) dan maksimum (Xmaks). Deskripsi data ini memberikan data gambaran penting mengenai keadaan distribusi skor skala pada kelompok subjek yang dikenai pengukuran dan berfungsi sebagai sumber informasi mengenai keadaan subjek pada aspek atau variable yang diteliti.(Azwar, 1999)

Menurut Azwar(2000), sekalipun skala psikologis (kuesioner berupa skala) yang ditentukan lewat prosedur penskalaan akan menghasilkan angka-angka pada level pengukuran interval namun dalam intepretasinya hanya dapat dihasilkan kategori-kategori atau kelompok-kelompok skor yang berada pada level ordinal. Sebagai contoh, respon-respon “sangat setuju”, “setuju”, “netral”, “tidak setuju”, “sangat tidak setuju” akan memperoleh skor interval bila ditetapkan lewat prosedur penskalaan summated ratings, namun makna skor pada keseluruhan skala/kuesioner yang dijawab dengan respon tersebut tidak dapt diletakkan pada kontinum interval melainkan berada pada kategori-kategori ordinal. Skor mentah (raw score) yang dihasilkan suatu kuesioner merupakan penjumlahan dari skor item-item dalam kuesioner tersebut. Jika berdiri sendiri, maka skor mentah belum dapat bercerita banyak mengenai individu yang diukur. Untuk memberikan makna yang memiliki nilai diagnostic skor mentah perlu diderivasi dan diacukan pada suatu norma kategorisasi.

(38)

ini adalah kategorisasi berdasarkan model distribusi normal.

Cara ini didasari oleh suatu asumsi bahwa skor subjek dalam kelompoknya merupakan estimasi terhadap skor subjek dalam populasi dan bahwa skor subjek dalam populasinya terdistribusi secara normal (Azwar, 2000). Suatu distribusi normal terbagi atas enam satuan deviasi standar. Tiga bagian berada disebelah kiri mean (bertanda negatif) dan tiga bagian berada disebelah kanan mean (bertanda positif).

Terdapat dua kategorisasi dalam cara ini, yaitu kategorisasi Jenjang (ordinal) dan kategorisasi bukan jenjang (nominal). Penulis disini menggunakan kategori Jenjang karena menggunakan skala Likert yang memiliki makna ketegorisasi berjenjang.

Tujuan kategorisasi jenjang adalah menempatkan individu ke dalam kelompok-kelompok yang terpisah secara berjenjang menurut suatu kontinum berdasar atribut yang diukur. Misalnya dari rendah ke tinggi atau dari sangat puas ke sangat tidak puas. Banyaknya jenjang kategori diagnosis yang akan dibuat biasanya tidak lebih dari lima tapi juga tidak kurang dari tiga.

(39)

Untuk mencari standar deviasi, pertama-tama dicari dulu skor terkecil (𝑋𝑚𝑖𝑛) yaitu jumlah soal dikalikan dengan nilai terendah jawaban. Kemudian mencari skor terbesar yaitu jumlah soal dikalikan dengan nilai tertinggi jawaban. Setelah itu baru mencari rentangan skor skala dengan cara 𝑋𝑚𝑎𝑘𝑠 − 𝑋𝑚𝑖𝑛 , dimana hasil ini yang akan digunakan sebagai rentang kategorisasinya. Lalu setelah mencari hal-hal tersebut maka dicari standar deviasinya dengan cara yaitu rentang skor dibagi dengan 6, dimana dibagi 6 ini karena kategorisasi menggunakan model distribusi normal yang didalamnya terbagi menjadi enam bagian atau enam satuan deviasi standar. (Azwar, 2000).

(40)

21

Bab ini berisi tentang analisis dari sistem yang akan dibuat dan kebutuhan yang diperlukan dalam pembuatan sistem serta berisi tentang perancangan desain sistem pemasangan iklan baris melalui SMS.

I.1.

Gambaran Umum Sistem

Sistem yang akan dibuat merupakan sistem pemasangan iklan baris di internet dimana pemasang iklan cukup mengirimkan SMS yang berisi informasi iklan yang akan dipasang dengan mengikuti format SMS tertentu kemudian isi iklan tersebut akan ditampilkan pada website di internet.

Perangkat lunak yang digunakan sebagai SMS gateway untuk menerima SMS yang masuk dan me-reply SMS tersebut adalah Gammu. Perangkat lunak inipun yang akan menghubungkan GSM modem dengan database server MySQL.

Website yang akan menampilkan iklan baris yang dikirim pengiklan

(41)

III.2 Analisa Sistem

Adapun gambaran sistem pemasangan iklan baris yang akan dibuat seperti dibawah ini :

Gambar 3.1 Gambaran Sistem

Penjelasan gambaran sistem diatas:

1. Sistem pemasangan iklan yang dibuat sudah berjalan di internet, dimana gammu sudah berjalan pada server.

2. SMS dikirim oleh user (pengiklan) yang sebelumnya diterima dahulu oleh SMS Center GSM.

3. Kemudian SMS akan dikirimkan ke GSM Modem dimana SMS tersebut akan di ambil oleh Gammu secara otomatis karena Gammu yang selalu mengecek GSM Modem menerima SMS atau tidak. 4. Kemudian apabila Gammu menemukan SMS maka SMS yang masuk

dilanjutkan pada website server untuk disimpan dalam database MySQL.

(42)

tersebut di internet.

6. Bersamaan dengan itu, website server akan me-reply pesan yang masuk tadi melalui Gammu.

7. Kemudian Gammu akan mengirim pesan melalui SMSC.

8. Lalu oleh SMSC akan mengirimkan pada telepon seluler pengiklan.

III.3 Analisa Kebutuhan

Analisa kebutuhan dalam pembuatan sistem pemasangan iklan baris ini dilakukan untuk menentukan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam pembuatan sistem baik dari kebutuhan administrator pada sistem maupun kebutuhan pengiklan(user).

III.3.1 Kebutuhan Administrator

Kebutuhan administrator pada sistem ini adalah sebagai berikut: 1. Administrator yang mengelola data berita baik proses tambah, ubah

dan hapus berita.

2. Administator dapat melakukan proses mengganti password yang lama menjadi password yang baru.

3. Administrator dapat melihat dan mencari semua iklan yang masuk pada sistem.

(43)

III.3.2 Kebutuhan Pengiklan (User)

Kebutuhan pengiklan pada sistem adalah sebagai berikut:

1. Pengiklan dapat memasang iklan baris pada website di internet hanya dengan mengirimkan SMS dari telepon seluler pengiklan. 2. Pengiklan mendapatkan informasi SMS bahwa SMS yang dikirim

berhasil atau gagal dan benar atau tidak format SMS-nya. 3. Pengiklan dapat melihat iklan yang dikirimkan melalui website. 4. Pengiklan dapat melihat informasi atau berita terbaru yang

berhubungan dengan iklan baris tersebut.

5. Pengiklan dapat melakukan pencarian iklan berdasarkan kata kunci yang ada.

III.4 Analisa Sumber Daya

Analisa sumber daya bertujuan untuk mengetahui sumber daya apa saja baik kebutuhan perangkat keras (hardware) maupun kebutuhan perangkat lunak(software) yang dibutuhkan dan mendukung dalam pembuatan sistem pemasangan iklan ini.

III.4.1 Analisa Perangkat Keras

III.4.1.1 Perangkat Keras Pada Server dan SMS Gateway

Perangkat keras yang berada dibawah ini merupakan perangkat keras yang dipakai penulis dalam pembuatan sistem.

 Prosesor Intel Pentium IV

(44)

Video Grafik Accelelator

 Memory 1GB SDRAM

Handphone Merek Sony Ericsson w610i sebagai GSM

Modem yang digunakan penulis.

 Kabel data Sony Ericsson w610i yang digunakan untuk

menghubungkan GSM modem dengan Gammu. III.4.1.2 Perangkat Keras Pada User

Perangkat keras yang digunakan penulis sebagai user dalam pembuatan sistem adalah sebagai berikut:

Handphone merek Nokia 5300.

III.4.2 Analisa Perangkat Lunak

III.4.2.1 Perangkat Lunak Pada server dan SMS Gateway

Perangkat lunak yang digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah sebagai berikut:

 Sistem Operasi Windows XP Profesional

Web server yang digunakan adalah Apache

Web browser yang digunakan adalah Mozilla Firefox

Database server yang digunakan adalah MySQL

 Bahasa pemrograman menggunakan PHP

 Gammu win32 sebagai software SMS Gateway yang

(45)

III.4.2.2 Perangkat Lunak Pada User

Perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses website sebagai berikut(yang digunakan penulis):

 Sistem operasi Windows XP

Web browser Mozilla Firefox

III.5 Use Case

Use case pada sistem ini ada dalam dua bentuk yaitu use case diagram dan use case naratif. Dimana use case-use case ini menunjukkan fungsi-fungsi dari sistem serta bagaimana sistem berinteraksi dengan pengguna.

III.5.1 Use Case Diagram

(46)

a) Administrator

<<depend on>>

Administrator

tambah berita

hapus berita

ubah berita

lihat iklan login

ganti password

logout

<<depend on>>

hapus iklan cari iklan

(47)

b) User

User

kirim iklan

lihat iklan

lihat berita terima informasi

sms

cari iklan

Gambar 3.3 Use Case Diagram User

c) Sistem

menyaring SMS

mengirim pesan balasan

menghapus iklan periodik sistem

(48)

III.5.2 Use Case Naratif

a) Use Case Naratif Administrator

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Login TIPE USE CASE

ID USE CASE : 1 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER : Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses masuk yang dilakukan administrator ke dalam sistem untuk dapat memulai kerja pada sistem serta untuk mendapatkan fasilitas yang ada pada sistem.

KONDISI AWAL : Administrator telah memiliki username dan password.

PEMICU : Use case ini digunakan saat administrator ingin masuk kedalam sistem untuk memulai kerja pada sistem.

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1: Administrator membuka halaman LOGIN. Step 3: Administrator memasukkan username dan password pada form login.

Step 4: Administrator menekan tombol “LOGIN

Step 2:

Sistem membuka halaman login dan meminta

(49)

Step 6:

Sistem masuk pada halaman utama administrator. AKTIFITAS LAIN : Alt-step 4:

Administrator menekan link SMS iklan.com, sehingga sistem tidak akan masuk ke halaman utama pada administrator tetapi menuju ke halaman user.

Alt-step 5:

Jika username dan password yang

dimasukkan tidak sesuai maka sistem akan memberikan informasi peringatan dan kemudian meminta administrator untuk

memasukkan kembali username dan

password.

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila administrator berhasil masuk ke halaman menu utama administrator.

KONDISI AKHIR : Administrator berhasil login dan akan

masuk ke halaman utama

administrator.

Administrator tidak berhasil login dan akan masuk ke halaman utama administrator.

PROSEDUR BISNIS : Administrator harus memasukkan username dan password.

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses setiap saat.

 Hanya dapat diakses oleh pengguna yang memiliki username dan password.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Tambah berita TIPE USE CASE

ID USE CASE : 2 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER : Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

(50)

KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada sistem.

PEMICU: Use case ini digunakan saat administrator ingin menambah berita ke dalam sistem. URUTAN AKTIFITAS

NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk kehalaman utama administrator kemudian memilih submenu tambah berita pada menu BERITA.

Step 3: Administrator menuliskan berita pada form yang telah disediakan untuk menambah berita. Step 5: Administrator menekan tombol “TAMBAH” Step 2: Sistem membuka halaman submenu tambah berita. Step 4: Sistem akan membuka halaman untuk menambah berita. Step 6: Sistem akan memproses dan menyimpan berita pada database. Step 7: Sistem menampilkan pesan informasi bahwa telah berhasil menambah berita AKTIFITAS LAIN : Alt-step 5:

Administrator menekan tombol “BATAL” maka berita batal ditambahkan atau administrator menekan link submenu yang lain maka akan masuk ke halaman yang sesuai dengan link yang dipilih.

Alt-step 8:

Jika sistem tidak berhasil menambah berita maka akan menampilkan pesan gagal.

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila administrator berhasil menambah berita.

KONDISI AKHIR : Berita yang dimasukkan berhasil disimpan pada database.

Berita yang dimasukkan tidak berhasil disimpan pada database.

PROSEDUR BISNIS : Administrator harus memasukkan data berita sesuai dengan tipe yang ada.

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

administrator.

(51)

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Hapus berita TIPE USE CASE

ID USE CASE : 3 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER : Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses menghapus berita yang dilakukan oleh administrator.

KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada sistem.

PEMICU: Use case ini digunakan saat administrator ingin menghapus berita yang ada dalam database sistem.

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk kehalaman utama administrator kemudian memilih submenu hapus berita pada menu BERITA.

Step 3: Administrator memberi tanda pada satu atau beberapa berita yang akan dihapus dan kemudian menekan tombol “hapus” Step 5: Admnistrator menekan tombol “OK”. Step 2: Sistem membuka halaman sub menu hapus berita dan menampilkan berita yang telah ada.

Step 4: Sistem akan menampilkan pesan peringatan apakah yakin untuk menghapus. Step 6: Sistem akan memproses dan menghapus berita dari database sistem. Step 7:

Sistem memberi informasi bahwa berita telah berhasil dihapus

AKTIFITAS LAIN : Alt-step 3:

(52)

yang ada pada halaman tersebut. Alt-step 5:

Administrator menekan tombol batal yang ada pada pesan peringatan.

Alt-step 7:

Jika sistem tidak berhasil menghapus berita maka akan menampilkan pesan gagal.

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila administrator berhasil menghapus berita.

KONDISI AKHIR : Berita berhasil dihapus dari database.

Berita tidak berhasil dihapus dari database

PROSEDUR BISNIS : - BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

administrator.

 Harus dapat menghapus data berita yang dipilih untuk dihapus.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Ubah berita TIPE USE CASE

ID USE CASE : 4 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses mengubah atau mengedit baik isi atapun judul berita yang dilakukan oleh administrator. KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada

sistem.

PEMICU : Use case ini digunakan saat administrator ingin mengubah atau meng-edit berita yang ada dalam database sistem.

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk kehalaman utama administrator kemudian memilih submenu ubah berita pada menu BERITA. Step 3:

Step 2:

Sistem membuka halaman submenu ubah berita dan menampilkan berita yang telah ada.

(53)

Administrator menekan link UBAH pada salah satu berita yang ingin di ubah.

Step 5: Administrator mengubah berita pada form yang telah disediakan untuk menampilkan berita yang akan diubah. Step 6:

Administrator menekan tombol “UBAH”

Sistem menampilkan halaman ubah berita yang didalamnnya terdapat form judul dan isi.

Step 7: Sistem akan memproses dan menyimpan berita yang telah diubah pada database. Step 8:

Sistem menampilkan pesan informasi bahwa berita telah berhasil diubah AKTIFITAS LAIN : Alt-step :

Administrator menekan link atau sub menu lain yang terdapat pada halaman tersebut. Alt-step 6:

Administrator menekan tombol “BATAL” maka berita batal diubah atau administrator menekan link submenu yang lain maka akan masuk ke halaman yang sesuai dengan link yang dipilih.

Alt-step 8:

Jika sistem tidak berhasil mengubah berita maka akan menampilkan pesan gagal.

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila administrator berhasil mengubah atau meng-edit berita. KONDISI AKHIR : Berita yang diubah berhasil disimpan

pada database.

Berita yang diubah tidak berhasil disimpan pada database.

PROSEDUR BISNIS : Administrator harus mengubah data berita sesuai dengan tipe yang ada.

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

administrator.

 Harus dapat menyimpan data berita yang telah diubah.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

(54)

NAMA USE CASE : Ganti password TIPE USE CASE

ID USE CASE : 5 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses

mengganti atau mengubah password

administrator.

KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada sistem.

PEMICU: Use case ini digunakan saat administrator ingin mengganti atau mengubah password yang telah ada sebelumnya pada sistem URUTAN AKTIFITAS

NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk ke halaman utama administrator kemudian memilih menu GANTI PASSWORD. Step 5: Administrator memasukkan password yang lama dan password yang baru pada form yang telah tersedia Step 6: Administrator menekan tombol “UBAH” Step 2: Sistem membuka halaman menu ganti password dan menampilkan form password lama dan baru.

Step 7:

Sistem memproses dan menyimpan password baru pada database. Step 8: Sistem menampilkan pesan informasi bahwa password berhasil diubah. AKTIFITAS LAIN : Alt-step 6:

Administrator menekan tombol “CANCEL” maka password batal diganti.

Alt-step 8:

Jika sistem tidak berhasil mengubah password yang lama maka sistem akan menampilkan pesan gagal.

(55)

lama menjadi password baru.

KONDISI AKHIR : password yang diubah berhasil disimpan pada database.

password yang diubah tidak berhasil disimpan pada database.

PROSEDUR BISNIS : Administrator harus mengganti atau mengubah data password yang lama sesuai dengan tipe yang ada.

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

administrator.

 Harus dapat menyimpan data

password baru.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0 NAMA USE CASE : Lihat iklan TIPE USE CASE

ID USE CASE : 6 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses untuk melihat iklan baris yang masuk pada sistem. KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada

sistem.

PEMICU : Use case ini digunakan saat administrator ingin melihat iklan baris yang ada pada sistem.

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk ke halaman utama administator dan memilih menu IKLAN

Step 2:

Sistem membuka halaman menu iklan dan menampilkan iklan- iklan yang ada pada sistem

perhalaman.

AKTIFITAS LAIN : -

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila Administrator telah berhasil melihat iklan baris pada sistem. KONDISI AKHIR : Administrator berhasil melihat semua

iklan baris yang ada.

(56)

semua iklan baris yang ada. PROSEDUR BISNIS : -

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

Administrator.

 Harus dapat melihat seluruh iklan baris.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0 NAMA USE CASE : Cari iklan TIPE USE CASE

ID USE CASE : 7 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses untuk mencari iklan baris yang masuk pada sistem. KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada

sistem.

PEMICU : Use case ini digunakan saat administrator ingin mencari iklan baris yang ada pada sistem dengan memasukkan kata kunci. URUTAN AKTIFITAS

NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk kehalaman utama administrator kemudian memilih submenu cari iklan pada menu IKLAN. Step 3:

Administrator memasukkan kata kunci iklan yang ingin dilihat.

Step 4: Administrator

menekan tombol cari.

Step 2:

Sistem membuka halaman sub menu cari iklan.

Step 5:

Sistem mencari iklan sesuai dengan kata kunci yang dicari kemudian menampilkanya. AKTIFITAS LAIN : Alt-step 4:

(57)

setelah memasukkan kata kunci. Alt-step 5:

Sistem tidak menemukan iklan sesuai kata kunci yang dicari.

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila Administrator telah berhasil mencari iklan baris pada sistem. KONDISI AKHIR : Administrator berhasil mencari iklan

baris sesuai kata kunci

Administrator tidak berhasil mencari iklan baris sesuai kata kunci.

PROSEDUR BISNIS : - BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

Administrator.

 Harus dapat mencari iklan baris sesuai kata kunci.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0 NAMA USE CASE : Hapus iklan TIPE USE CASE

ID USE CASE : 8 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: Administrator AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses menghapus iklan baris yang isinya tidak berhubungan dengan iklan seperti kata-kata kasar, pornografi dan sebagainya, yang masuk pada sistem. Dan menghapus iklan yang telah melewati batas waktu berada dalam sistem.

KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada sistem.

PEMICU : Use case ini digunakan saat administrator ingin menghapus iklan baris yang isinya tidak berhubungan dengan iklan atau iklan yang telah melewati batas waktu tampil.

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

Administrator masuk kehalaman utama administrator kemudian memilih submenu hapus iklan

Step 2:

(58)

pada menu IKLAN.

Step 3:

Administrator memilih atau member tanda satu atau lebih iklan yang ingin dihapus. Step 4: Administrator menekan tombol “HAPUS” Step 6: Administrator menekan tombol “OK” sistem Step 5: Sistem menampilkan pesan peringatan menghapus iklan. Step 7: Sistem menghapus iklan yang diplih dari database sistem. Step 8:

Sistem menampilkan pesan informasi bahwa iklan telah berhasil dihapus. AKTIFITAS LAIN : Alt-step 4:

Administrator menekan tombol “BATAL” maka iklan tidak dihapus.

Alt-step 6:

Administrator menekan tombol “BATAL” pada pesan peringatan maka iklan tidak dihapus. Alt-step 8:

Jika sistem tidak berhasil menghapus iklan maka sistem akan menampilkan pesan gagal. KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila Administrator

telah berhasil menghapus iklan baris dari sistem

KONDISI AKHIR : Administrator berhasil menghapus iklan baris dari sistem.

Administrator tidak berhasil menghapus iklan baris dari sistem. PROSEDUR BISNIS : -

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

Administrator.

 Harus dapat menghapus iklan baris.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Logout TIPE USE CASE

ID USE CASE : 9 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

(59)

AKTOR LAIN YANG BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses yang dilakukan administrator untuk keluar dari sistem.

KONDISI AWAL : Administrator telah melakukan login pada sistem.

PEMICU : Use case ini digunakan saat administrator ingin keluar dari sistem

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1: Administrator menekan link menu “LOGOUT”

Step 2:

Sistem memproses dan kemudian sistem keluar dari halaman utama administrator. AKTIFITAS LAIN : -

KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila administrator berhasil keluar dari sistem.

KONDISI AKHIR : Administrator berhasil logout dan

keluar dari halaman utama

administrator.

Administrator tidak berhasil logout sehingga tidak keluar dari halaman utama administrator.

PROSEDUR BISNIS : - BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat diakses oleh

administrator.

 Harus dapat membuat administrator keluar dari sistem.

b) Use Case Naratif User

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Kirim iklan TIPE USE CASE ID USE CASE : 10 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: User AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

(60)

pengiriman iklan yang dilakukan oleh user melalui SMS.

KONDISI AWAL : User mengetahui format SMS mengirim iklan. PEMICU : Use case ini digunakan saat user ingin

mengirim iklan baris melalui SMS ke sistem. URUTAN AKTIFITAS

NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1:

User mengetikkan informasi iklan baris sesuai dengan format dalam bentuk SMS. Step 2:

User mengirimkan SMS yang ditulis.

Step 3:

Sistem menerima SMS yang masuk melalui GSM Modem. AKTIFITAS LAIN :

-KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila user berhasil mengirimkan SMS.

KONDISI AKHIR : User berhasil mengirimkan SMS ke dalam sistem.

User tidak berhasil mengirimkan SMS ke dalam sistem.

PROSEDUR BISNIS : User harus mengirimkan SMS sesuai dengan format SMS yang ditentukan.

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat menerima SMS Iklan yang masuk.

 Harus dapat diakses oleh semua user.

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Terima informasi SMS

TIPE USE CASE

ID USE CASE : 11 Sistem Bisnis:

PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: User AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses

menerima informasi tentang benar atau salah dan berhasil atau tidaknya SMS yang dikirim oleh user.

(61)

PEMICU: Use case ini digunakan saat user menerima informasi SMS yang dikirimnya.

URUTAN AKTIFITAS NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1: User telah

mengirimkan SMS berisi iklan baris.

Step 5:

User menerima SMS berisi pesan

informasi dari sistem bahwa SMS diterima dan iklan ditampilkan.

Step 2:

Sistem menerima SMS yang masuk melalui GSM Modem. Step 3:

Gammu mengecek ada SMS yang masuk pada GSM Modem lalu mengambilnya. Step 4:

Gammu mengirimkan SMS berisi pesan informasi bahwa format SMS benar dan telah berhasil diterima oleh sistem untuk ditampilkan. Step 6:

Gammu mengirimkan data SMS yang diambil ke database server MYSQL

AKTIFITAS LAIN : Alt-step 3:

Gammu mengecek tetapi tidak ada SMS yang masuk pada GSM Modem.

Alt-step 4:

Gammu mengirimkan SMS berisi pesan informasi bahwa format SMS salah sehingga tidak berhasil ditampilkan .

Alt-step 5:

User menerima SMS berisi pesan informasi bahwa SMS salah dan iklan tidak ditampilkan. KESIMPULAN : Use case ini berhenti apabila user menerima

SMS berisi informasi bahwa SMS user diterima dan iklan ditampilkan.

KONDISI AKHIR : User menerima SMS berisi pesan informasi keberhasilan.

User tidak menerima SMS berisi pesan informasi keberhasilan.

PROSEDUR BISNIS : User harus mengirimkan SMS sesuai dengan format SMS yang ditentukan.

BATASAN IMPLEMENTASI DAN SPESIFIKASI :

 Harus dapat mengirim SMS berisi pesan informasi dari SMS yang masuk.

(62)

Sistem Iklan Baris Di Internet Berbasis SMS

Penulis : Angela Suprabawati Date : 1 Mei 2009

Version : 1.0

NAMA USE CASE : Lihat iklan TIPE USE CASE ID USE CASE : 12 Sistem Bisnis: PRIORITAS: Tinggi

SUMBER : -

AKTOR BISNIS PRIMER: User AKTOR LAIN YANG

BERPERAN :

-

STAKEHOLDERS LAIN YANG TERTARIK :

-

DESKRIPSI : Use case ini menggambarkan proses user untuk melihat iklan baris yang ditampilkan pada website.

KONDISI AWAL : User sudah mengakses website iklan baris. PEMICU : Use case ini digunakan saat user ingin

melihat iklan baris yang ada pada website. URUTAN AKTIFITAS

NORMAL :

AKSI AKTOR RESPON SISTEM

Step 1: User masuk ke halaman utama website untuk user.

Step 3:

Gambar

Gambar 3.11 DFD level 1 administrator subproses 3
Gambar 3.17 Desain Halaman Utama Administrator
Gambar 3.26 Desain Halaman Submenu Hapus Iklan
Gambar 3.27 Desain Halaman Menu Ganti Password
+7

Referensi

Dokumen terkait

(3) Mendeskripsikan keterkaitan antara struktur iklan baris penjualan rumah dalam surat kabar Solopos edisi November 2015 - Februari 2016 dan implementasinya di

perhitungan total biaya pada halaman semua iklan baris dan E-mail user sudah tepat. dengan perhitungan manual yang sudah peneliti

Dengan adanya perancangan Iklan Layanan Masyarakat ini diharapkan agar masyarakat bisa memanfaatkan internet yang disediakan sebagai media informasi yang lengkap dengan

Adapun judul laporan akhir ini adalah Upaya untuk Meningkatkan Volume Pemasangan Iklan di Harian Pagi Sumatera Ekspres melalui Biro Pemasangan Iklan pada PT Citra

Dengan mengamati bentuk dan jenis iklan baris kesehatan, penelitian telah menemukan data-data sebagai berikut: (1) Hampir semua media massa cetak, khususnya surat kabar

Aktivitas dan sikap mandiri siswa dalam hal ini tercermin dalam berdiskusi kemudian bertanya dan minta bimbingan guru bagaimana membuat iklan baris baik iklan barang dan jasa

Aktivitas dan sikap mandiri siswa dalam hal ini tercermin dalam berdiskusi kemudian bertanya dan minta bimbingan guru bagaimana membuat iklan baris baik iklan barang dan jasa

Iklan Baris Iklan Baris JAKARTA PUSAT JAKARTA BARAT JAKARTA BARAT BODETABEK Serba Serbi RUPA-RUPA Rumah Dijual Rumah Dikontrakan JAKARTA PUSAT JAKARTA SELATAN JAKARTA TIMUR