• Tidak ada hasil yang ditemukan

SEPULUH WASIAT (Ten's Will)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SEPULUH WASIAT (Ten's Will)"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

SEPULUH WASIAT (Ten's Will)

This page was generated automatically upon download from the Globethics.net Library. More information on Globethics.net see https://www.globethics.net.

Data and content policy of Globethics.net Library repository see https://

repository.globethics.net/pages/policy

Item Type Article

Authors Daya, Burhanuddin

Publisher State Institute of Islamic Studies (IAIN Sunan Kalijaga) Rights With permission of the license/copyright holder Download date 27/09/2022 22:16:20

Link to Item http://hdl.handle.net/20.500.12424/181383

(2)

SEPULUH WASIAT

(Wahyu Allah dalam Perjanjian Lama dan Al-Qur'an)

Oleh: Burhanuddin Dava

Yahudi, Nasrani dan Islam adalah tiga a_eama bersaudara kandung, berasal dari satu sulbi, sulbi lbrahim. Tetapi kondisi hubungan sejarah ketiganya selalu dalam keadaan konfliks. Konfliks mereka bukan cuma konfliks teologis, tapi ju-ea ideolo,eis, sosiologis dan kultural. Kondisi eksklusifisme dan intolerance, rasa curiga dan permusuhan, telah berpuluh abad mewarnai hubungan mereka, dan merupakan rvarisan se.iarah yang masih tersisa sampai sekarang.

Bany'ak faktor penl'cbab scmuanva itu, salah satunya adalah klem ],ang sangat dorninan dari masing-masing tcntang otcntisitas atau orisinalitas u,ah)'u 1'ang dimiliki scbagai dasar 1'ang memiliki otoritas te(inggi. dan kcabsolutan kcbenaran ntasing-masing. Te{adi pcrcbutan m a t i - m a t i a n d a n t i d a k h c n t r - h c n t i n v a u n t u k n r e n e n r p a t i p o s i s i p a l i n g puncali oleh masing-nr;sur-! ;cprnjang scjarah, scmeulak kctiganya saling bcrsintuhan.

Wahyu adalah is1'erat atau Jrtuniuk yang cliturunkan Allah secara langsung kepada nabi-nabi-N1,i1, atau dengan pcrantaraan malaikat untuk kepentingan manusia mei;scnal Tuhan, Alam, Diri Sendiri, dan Niiai dalam hidup dan kehidupannva. Oleh sebab itu gagasan wahyu ini adalah rurcnembus, mencerahklrn tlan memberi makna bagi seluruh rcalitas kongkrit, menjadi represcrrtaii peraturan sentral kaum yahudi, masehi dan Islam. serla menrlornin:rsi selurull sejarah masyarakat yang tersintuh o l e h n y a l

Terdapat lrcrbeda.irt lang mendasar terhadap esensi wahyu menurut persepsi yahudi dan Isliim Ji satu pihak den-ran nasrani di pihak i..in.

Kaum vahudi meyakiiri csenJi walryu itu sebagai kalam Allah vang berwujud tourat; begitu juua pandangan kaum muslimin. Bagi umat Islam wahyu Allah itu ditumnkan secara berproses, mulai dari wahyu

^ Lihat M. Arkoun, "Pemikiran tentang Wahyu Sampai Masyarakat Kitab", Ulwnul Qur'an, No. 2, Vol.IV

Dari Ahl al-Kitab tahun 1993, halaman 38

yang sederhana sampai meocal dan injil, dan berakhir dalam h al-Karim. Umat nasrani m3nf:.

darah dan daging Yesus Kis:;

Mereka menerima taurat se:a3:

bagian kitab suci, tapi ne::..

menerima dan men-gakui taue sebagai kitab suci.

Di sisi lain, dalam kitab sr hal yang .sama, atau hampir sc terpenting, yaitu sePuluh *',zsn kitab keluaran dan kitab aian-ec 6, al-An'ant dan surat 17, al'l-rr

Kitab suci diyakini seha kalam Allah'karena isinya a&

fungsi integritasnya tentu adalal Transformasi sangat cepat seluruh aspek kehidupan da:

pandangan atau persepsinl'a le:

maan atau perjumpaan aspek-a:

meninggalkan tradisiiwarisar. : gikan itu, di satu sisi, dan ::r kerja sama dalam prinsip a-sre€

Salah satu hal yang palieg yahudi, dan diakui juga oleh I Tuhan". Sepuluh perintah r,rba:

atau sepuluh wasiat, atau huk diungkapkan dengan "Sepuluh I

Para ahli tafsir kitab injii Dasar Perjanjian Tuhan dengar

' Maurice Bucaille, The Bu A.S.Noorden, 1989, halaman il

3 A.Simanjuntak dkk (prn-1<

san Komunikasi Bina Kasih, 1)91.

a John R.Hinnells, ,{. H;a::

Books, 1991, halaman 35;

(3)

. i r h

r t-l

11

i . -

_j

-

: l

I K

) l

' ;

yang sederhana sampai mencapai kesempurnaan, yaitu taurat, dzabur, dan injil, dan berakhir dalam bentuk yang tersempurna, yaitu al_eur,an al-Karim. Umat nasrani mengajarkan rvahl'u yang sesung_quhnya adalah darah dan daging Yesus Kristus itu sendiri; teks sentris-antrolxrsentris.

Mereka menerima taurat sebagai kalam Alrah dan mengakuinva sebagai bagian kitab suci, tapi menolak keabsahan al-eur'an. yahudi hanya menerima dan mengakui taurat, tidak men-ehargai injil dan al-eur'an sebagai kitab suci.

Di sisi lain, dalam kitab suci masin-g-masing terdapat sekian banyak hal yang sama, atau hampir sama. Salah safu diantaranya adalah yang terpenting, yaitu sepuluh wasiat, yang dijumpai dalam perjanjian lama, kitab keluaran dan kitab ulangan, serta dalam at-eur'an al-Karim, surat 6, al-An'atn dan surat 17, al-lsra'.

Kitab suci diyakini sebagai perwujudan nyata dari wahyu atau kalam Allah'karena isinya adalah berita yang darang dari AllahJ, maka fungsi integritasnya tentu adalah paling kuat.

Transformasi sangat cepat yang terjadi sekarang ini mempengaruhi seluruh aspek kehidupan dan pandangan hidup manusia, termasuk pandangan atau persepsinya terhadap a-cama. Maka pengungkapan kesa- maan atau perjumpaan aspek-aspek agamis, dirasa sangat relevans untuk meninggalkan tradisi/warisan eksklusifisme dan intolerance vang meru- gikan itu, di satu sisi, dan menciptakan toleransi, saling hormat, dan kerja sama dalam prinsip agree indisagreement, disisi yang lain.

I

Salah satu hal yang paling menentukan dalam kehidupan iman umat yahudi, dan diakui juga oleh kaum gerejani, adalah "sepuluh perintah Tuhan". Sepuluh perintah tuhan ini disebut ju-ea dengan sepuluh firman, atau sepuiuh wasiat, ata.u hukum yang sepuluh, dan dalam tulisan ini diungkapkan dengan "sepuluh Wasiat'.

Para ahli tafsir kitab injil mengang-sapnya sebagai Undang-Undang Dasar Perjanjian Tuhan dengan bangsa Israir dan menamakannya densan

2 Maurice Bucaille, The Bible the eur,an and Cience (Kuala A.S. Noorden, 1989, halaman i)

3 A.simanjuntak dkk (pencrjemah), Tafsir Ar-Kitab Masa Kini (Jakarra: yava san Komunikasi Bina Kasih, 1990, halaman 3)

o John R.Hinnells, ;1. Hadbook of Living Religions (England: pcnguin Books, 1991, halaman 35)

(4)

dekalog, bahasa grik. Deca berarti sepuluh, logos bermakna risalah, vanu cliwahyukan tuhan kepada Musa, menjadi esansi agama yahudia dan Loril U,oU iourut5. Sepuluh wasiat diyakini umat yahudi sebagai perintah- perintah yang langsung berasal dari Allah'

Kalau dibaca teks-teks grerjanjian lama yang memuat wasiat ini sepe(i keluaran 19:3-16; 2O:1, 18-22 dan 34:29; juga kitab ulangan 5:22, keyaY,tnan serupa itu sangat beralasan. Keyakinan serupa dimiliki juga oleh seba_qian umat gerejani. Keyakinan seperti ini mengandung arti, bahwa kata-kata dalam wasiat ini, yang sekarang terdapat dalam kitab injil atau perjanjian lama itu, memang sejak pertama disaMakan Allah sudah demikian. Arlinya, kata-kata itu tidak pernah mengalami perubahan.

Akibat lebih lanjut dari keyakinan ini adalah, bahwa kata-kata itu, bahkan huruf-hurufnya, adalah suci. Maka apapun alasannya, orang tidak cliperkenankan merubah rumusan dan/atau susunan dari kesepuluh wasiat tersebut. Karena itu, hari diwahyukannya wasiat ini kepada Musa a.s. di Gunung Sinai, diperingati umat yahudi setiap tahun sebagai hari besar agama yang paling bersejarah dalam kehidupan mereka, dan disebut densan shavouf (kira-kira sama dengan nuzul al-Qur'an menurut lstain;.

Disucikannya Sepuluh Wasiat Allah - yang sangat terkenal juga dengan sebutan The Ten Commandments - ini sedemikian rupa, karena

*"**t keyakinan mereka, atas dasar taurat juga, Musa a's' seteiah menerima wasiat ini langsune dari Allah memerintahkan kepada pengi- kutnya supaya mereka membuat sebuah peti Vang berlapiskan emas dan perat untuk menyimpan kepinran-kepingrn h.rtu ''ans telah berisi tulisan Musa tentang sepuluh r,r.asiat itu secara iengkapT. Peti itu kemudian clisebut Ark dan disucikan pula. Peti Ark ini bukan hanya dianggap sebagai pusaka yang palin-e suci ole h bangsa Yahudi, tapi juga dikeramatkan, karena didalamnya terletak kekuatan yang menjadi pelindun-e mereka, yaitu Roh Tuhan. Keberadaan Roh Tuhan didalam peti Ark itu, diberitakan sendiri oleh lr,tusa dengan saManya" Di dalam peti inilah Roh Tuhan berada"8, maka tepat sekali, kalau Ark ini menjadi

s toid.

6 Nini"n Smart, Tle World's Religions (Cambridge: Cambridge University Press 1989, halaman 206)

7 bia

t Burhanuddin Daya, Agana yahudi (yogy karta: Bagus Arafat, 1982, halal rnan 165)

perisai Yahudi dalam mereka in<

-qerakan zionisme sepanjang m a-.e.

mempersatukan mereka dimana sa

Sepuluh rn,asiat ini diterin.

fufusa bcliasil membarva kaun:

I)an nrcnurut catatan Jerjanjr";. i bulan ketiga keluarnya bani Israrr padang belantara Tursina, ^pa.li nrenghadap ke bukit Tursina'. Si<

t ukit Tursina. Di situlah ia bermr

<Jan'mencrima firman-firman atar wasiat inti ini.

Srbelum sepuluh rvasiat iri rnenlper^i r.,:atkan kepada kaum nr a t i d a k r n c n j a m a h w a n i t a , ti C a l l n a : l i c b i n r : n v a . S e m u a i n i d i l a k u k a ; I , t G;utrbaran perjanjian lal." I saat l'uhr;t turun bertirman kep I'aunr trlusa untuk mencnntd istinr*val0. Scrnua ini menja,ii p tnr'nrang rnerupakan tonggak - ultt ngatt .i: 13 dicantumkan den3.i:

ayat ini len,lkapnya adalah "\i"

kcpailanru perjanjiannya, yans c.r:

.f intrun, yang telah disuratkann..a lanl clisinrpan dalam peti Ark. s:i

N l c n u r - u t p e n e l i t i a n , t i . j a i nrcnrurt ide-icle yang baru C=:

b.:r:rrla tli sana, telah nrengenal ,:.

i{u. Hanva ada dua wasiat .iia;

s e k : r l i , , . i a i t u " j a n g a n n t e m f ' : : : : sairat " '-. I-aranqan mernt l nun i

e Liltlrt Al-Kita6, kit:rb Acr,.':ia:

t'Ibi,t.,

Keluarut l9:l---s c:-. i'-

" Ibid.

t2 Burhanuddin Daya, op.ci:.. :a';

(5)

i

n

.l

l

:.

ri

3

i :1

? : i

:'l

n

rial

perisai Yahudi dalam mbreka mengharungi sejarah hidup, mengilhami gerakan zionisme sepanjang masa, mengawal mereka dalam diaspora dan mempersatukan mereka dimana saja.

II

Sepiiluh u'asiat ini diterima Musa a.s. rangsun..r tjari AIrah s.:lelah lr'{trsa b:rirasil membarva kaumnya den_gan scianrit keluar. d:rrr \ic.il.

I)an nrcnurut catatan Jrerjanjian lama, tunrn.va ,,l,asiut iri aci:rlarr 1,., l,r bulan ketiga keluarnya bani Israii dari I'resir, pacia hari rnercka s.-.nrn., !it paclang iielantara Tursina, ^pada waklu mercka mendirikan kernlri, nrenghadap ke bukit Tursinav. Setelah kenrah Lrerdiri, ,\,tusa pcrli naik t'ukit Tursina. Di situlah ia bermuna.iat cran fnrmuwajahah clensan Allah dan menerima firman-firman atau wasiat-rvasiat-Nya, term.suk sepuruh wasiat inti ini.

schelum sepuluh rvasiat ini ciifirmanltan kcpatra lr,rusa, I\{usa tekih rileluirc:'irr,:atkan kepada kaumnya, agar mensucikan bir.lan serta nakaian.

t i d ; r k r: r c ; r i . r m a h r v a n i t a , t i c a k n a i k k e bukit Tursina <i;rn t i d a k r n e r r v i n r , r h f cbinr:nva. Semua ini dilakukan Musa atas petunjuk Allatr -iuga.

G:r'urbaran perjanjian lama tentang suasa,a i.ii b,kit 'r-ur:iina nacra l'uh.;i turun bcnirman kepacla lUusa iru sangat i.ili..rl. persi;tpa;,

saat I ij rrurou rslraua lvtusa ltu sangal

"liilis"tl

kaunr N1usa_ I n untuk menerima firman itu dari lv{usa -j, r r v r r v r r r r r q r r r r n c r l l r u u : t l t i ! . l i l s a - l u g 3 s a n [ a t

lstrnrc\\a"'. semua ini nrcnjadi pertanda, bahwa firman rldu *asiut lrri lllL'tl.lltIt{ rncrlpakan ton-ggak sejarah baru bagi tr.r;ri lsrail. Dalam u l r , t s < t t r ' 1 : 1 3 d i c a ' t u m k a n d e n g a n t e g a s i s t i l a h " S e p u l u i r F i r n r a n , , . B u n i , i a y a { l n lini lengkapnya adalah "Maka pada masa irupun t-rber,ny,r ra;ru kepadanru perjanjiannya, yang disuruhnya krrnu rnenur-ilt, \erru serururr jintru^, t'an-q telah disuratkannya pacra ciua ioh batu".il r-oh baru inirair

1'ang disinrpan dalam peti Ark, sebagaimana terah crituris s.'f,cr,im ini.

lvlc'rri-ut penelitian, tidak seluruhnya wasiat ranl sepuluh itu rrt'rlrrrt i.Je-icle yang baru. orang Mesir purbakara, rrakru trani Israil b.*da tli sana, telah nrengenal dan men-gajarkan itre-ice re')ucnfll wasiat itu' IJariva ada dua wasiat atau perintarr yang nampakn'a baru sama sr'kali,,

, )'aitu "jangan nrempersekutukan Tuhan dan sucikanrah hari sabat"'-. Lrrangan mernbunuh dan keharusa. nrenghonnat ibu bapak

e Lth,rt Al-Kitar, kitxb Keluaran 19:l '0 lbi,l., Keluaran l9:l-15 dan LJlangan 4:l-13 tt lbid.

12 Burhanuddin Daya, op.cit.,halaman 164

(6)

merupakan tradisi yang sangat umum diajarkan oleh bangsa Babilonia dan MesoJr,otamia dahulu. rr

Dalam menyampaikan wasiat-wasiat ini kepada kaumnya, termasuk firman-firman lain yang diterimanya dari Tuhan, Musa memakai cara tersendiri. Setelah dia menerima wasiat-wasiat dari Tuhan, sewaktu ia bermunajat di bukit Tursina itu, secara lengkap, ia turun dari bukit, kembali masuk kedalam kemahnya. Pertama-tama dia panggil Harun, saudaranya untuk masuk kedalam kemah Musa. Musa mengucapkan dan menuturkan kembali apa yang diterimanya dari Allah, sesuai dengan bunyi dan susunan aslinya. Setelah wasiat itu diterimakan lengkap kepada Harun dan Harun sudah hafal secara sempurna, anak-anak laki-laki Harunpun dipanggil masuk kedalam kemah Musa. Untuk mereka, Musa men-qulangi lagi mengucapkan apa yang telah disaMakannya kepada I{arun, secara lengkap. Anak-anak Harun mendengar dan menyimak den_tan seksama dan menghafalkannya. Setelah semua mereka hafal betul-betul, 70 orang tua-tua yang mewakili masyarakat diundang masuk kekemah Musa, bergabung dengan Harun dan putra-putranya. Kepada mereka semua Musa menyampaikan lagi sabda Allah itu, persis seprerti yang disampaikannya kepada Harun dan putra-putranya. Akhirnya, beberapa orang lagi dari anggota masyarakat biasa disuruh datang, memasuki kemah Musa, bergabung dengan mereka yang sudah berada di dalam. Kepada mereka yang baru ber,qabung itu disampaikan pula oleh N{usa apa yang telah diterimanya dari Tuhan itu secara lengkap sampri sernua yang hanr bergabung hafal pula seluruhnya akan firman-firman itu. Dengan dernikian, Harun mendengar lan_esung wasiat ini secara lengkap dari Musa sebanyak empat kali, putra-putranya sebanyak tiga kali, 70 orane pemuka masyarakat dua kali dan wakil-wakil masvarakat biasa satu kali.

Sehabis menumnkan firman itu kepada kaumnya lewat segolongan orang yang diundang masuk kemahnva itu, Musa mencek terus-menerus hafalan mereka, sampai N4usa vakin bahrva tidak ada yang terlupakan dan tidak ada yan.{ menambah atau merubah apa yang ia sampaikan.

Setelah itu lr{usa berhenti dan beristirahat sambil mendengar l-larun mengulan_ri hafalannya, be-titu juga putra-putra Harun serta yang lain-lain semua rnelafadlkannya kembali sampai scmpurnrt.

Itulah cara Musa mencamkan firman-firman atau wasiat-rvasiut Tuhan itu kedrlam lubuk hati kaumnya. Selain itu Musa sendiri berusaha

13 Burhanuddin Daya, ed. Ibnu Perbandingan Agona di Inlonesia dan Belan- da (lakutal. INIS 1992, halaman 71 dst)

menuliskan wasiat-wasiat iru firman-firman yang lairr vanr

Sekarang, sepuluh u a_<ia;

yang terdapat dalam perjanjlz masehi menjadi bagian per;an;

Pejanjian lama terdiri &

Ia ditulis oleh manusia denga sendiri adalah Tuhan; begiru k

Kitab taurat terdiri dar imatnat, krt^b bilangan &n secara utuh dalam krtab kelue Dan beberapa wasiat ini ditet kitab imamat pasal 19:24, I l.

diutamakan di sini ialah yang r Wasiat yang terdapat dal hakekatnya sama dan susun:t kentara berbeda.

Keluaran, sebagai nama dari versi Yunani, exdus. H makna yang sangat esensil, 1z Mesir dibawah Fir'oun) d^' kaumnya). Ini berarti juga pea Allah dari perhambaan, sugnv sendiri, yang melayani Dia.t^n Peristiwa keluaran ini di1 1290 SM.l5 Di dalam kitab ir hukum taurat, atau hukum und sama dengan "keselunrhan kun manusia dengan Allah dan maor

Ulangan, nama kitab ini Dikalangan umat yahudi. ki=

ta Lihrt H. Polano, The T;-t Co., I-td., 1978, halaman 4-5 &--. F

15 simanjuntak , op.cit.. haia::.

'6 lbid., halaman lz16

(7)

i 3

i r t .

l

n

3 . i

menuliskan wasiat-wasiat itu pada -sulungan kulit binatang. Begitu juga firman-firman yang lain yang r.rnu"-ny" tJrhimpun menjaoitaurai.il

Sekarang, sepuluh y*1", yang dipakai untuk tulisan ini adalah versi yang-terdapat

dalam perjanjian lama, karena taurat.yahudi itu diatlobsi masehi menjadi bagian perjanjian lama.

III

Pejanjian lama terdiri dari: taurat, kitab nabi-nabi, dan surar-surat.

Ia ditulis oleh manusia dengan tuntunan roh suci sedang pen_garangnya sendiri adalah Tuhan; begitu kepercayaan umumnya krisiani.

Kitab taurat rerdiri

.dari: kitab kejadian, kitab keruaran, kitab imamat, kttab bitang"!

-y" lutab ulangan Sepuluh wasiat terdapat s@ara utuh dalam kttlb keluaran, pasal ZO a^nn^A irii pasal 5.

Dan beberapa wasiat ini ditemukanjuga secara terpencar-pencar daram kitab imamar pasal 19:.24,1l_19, ,"6"!"i ringkasannp saja. Maka yang diutamakan di sini iarah yang terdapa, oit",n riru"""nLo

"r"C i*.

wasiat yang terdapat daram keruaran dan utangan spiritnya sama,

l**,Hi;la dan susunannya pun sama, n*y" ,*i"r;;; y""s

. - Keluaran, sebagai nama kitab, berasal dari judul yang diberikan dari veni yunani, udT Kitab ini bagi umar yahudi, mengandung makna yang sangat esensil, yaitu: penghuiumao bagi penindas (bangsa Mesir dibawah Fir'oun) dan kelepaln si tertindas (Musa dengan kaumnya)' Ini berarti juga pembebasan budak-budak yang tertindas, oreh Allah dari perhambaan,

sufraya mereka menjadi milik kepunyaan Allah sendiri, yang melayani Dia dan yang merup"fan kemulian-Nya.

Peristiwa keruaran ini diperkirakan terjadi sekinr hhun 1440 atau 1290 sM.ls Di d"l"o

hukumo,*,,"o";;i#,,!.illi-h*illfr,irT,#"j"fl il}","*l*j

sama dengan "keseluruhan kumputan p;;;" van_s mengatur hubungan manusia den_tan Allah dan manusia ,o"r"nv"".,o

Ulangan' nama kitab ini berasar dari versi yunani, Deuteronomi.

Dikalangan umat yahudi, kitab hukum -taurar

yang ke-5 ini dikenar

la Lih"t H. polano, The Tartnud (London and New york: Frederick warnc&

Co., I-td., 197g, halaman 4-5 dan pe{anjian Lama krrab l)tangan l:14) 15 Simanjuntak , op.cit., halaman 140

t6 lbid., halaman 146

97

(8)

dengan istilah'Elleh haddebarim $ang dapat di Indonesiakan menjadi

"inilah firman-firman"). Tapi kitab ini bukan hanya suatu pengulangan dari bahan-bahan yang telah ada lebih dahulu, melainkan juga mengikuti pola khas (pola perjanjian) dalam perluasan asas-asasnya dan pertanggun,can jawab umat Allah sebagai yang mempunyai kedudukan dalam perjanjian dengan Dia.

Ulangan berisi pidato-pidato Musa pada bulan-bulan terakhir dari hidupnya. Pidato-pidato itu ditujukan kepada orang-orang Israil, sewaktu mereka dikumpulkan di dataran Moab, suatu tempat yang subur, banyak air, di pinggir sungai Yordan, diantara rvadi Arnom dan Zered. Dalam ulangon I : l5 dikatakan bahwa ia menguraikan hukum taurat dan kemudian menulisnya dalam sebuah kitab yan_e ditempatkan disamping tabut.perjanjian dan diserahkan kepada orang Lewi untuk dirawat dengan baik.l /

Namun demikian, hal ini bukanlah satu-satunya teori.18 Ada juga yang mengan-sgap, bahwa sebahagian isi dari Y,ttab ulangan merupakan suatu pembaharuan dari taurat Musa, yailu suatu keterangan baru tentang persekutuan Yehovah dengan bani Israil.rv

Kitab ulangan juga tidak kurang pentingnya bagi yahudi. Di sini terdapat uraian tentang kepercayaan bangsa Israil yang dirumuskan abad ke-8 atau ke-7 SM, dan pencantuman kembali sepuluh wasiat.

Namun, per.lanjian lama versi gerejani ini tidak sama dengan taurat atau bibel yahudi. Dalam perjanjian lama gerejani terdapat beberapa buku yang tidak terdapat dalam taurat atau bibel yahudi. Dalam praktek, perbedan ini rnembarva perbedaan yang sangat tajam dalam ajaran.

Orang yahudi, bagaimanapun tidak akan men-eakui sesuatu yang dikatakan wahyu yang ditambahkan atau dimasuklian kedalam kitab sucinya.

Umat gerejani sudah mengambil dan menerima bibel yahudi untuk dirinya sendiri, dan menambahkan beberapa bahan tambahan kedalamnya liihat daftar).

VERSI-VERSI PERJA,NJIAN LANTA

Protestan Katolik Yahudi

4. Bilangan 5. Ulangan 6. Yusak

?. Hakirn-Hakim 8. Rut

9. Samuel Pertama 10. Samuel Kedua I l. Raja-Raja Pertama 12. Raja-Raja Kedua 13. Tawarikh Pertama 14. Tawarikh Kedua 15. Ezra

16. Nehemia 17. Ester 18. AYub

19. Mazmur (Zabur) 20. Amtsal Sulaiman 21. al-Khatib 22. Syinu'lasYar 23. Nabi YesaYa 24. Nabi Yermia 25. Nudub Yermia 26. Nabi Yehezkil 27. Nabi Daniel 28. Nabi Hosea 29. Nabi Yoel 30. Nabi Amos 31. Nabi Obaja 32. Nabi Yunus 33. Nabi Mikha 34. Nabi Nahun 35. Nabi Habakuk 36. Nabi TafanYa 37. lla.iai

38. Nabi 7-aldntia 39. Nabi Maleakhi 40.

Bilangan Ulangan Yusak Hakim-Hd Rut Raja-Ra1a Raja-Ra-1a Raja-Ra-1a Raja-Ra-1a Tawarek-h Tawarekl Ezra Nehemn Ester Ayub Mazrnur ( Amtsal St Al-Khatib S y i r u ' l a s Nabi Yes Nabi Yer Nudub \', Nabi Yet Nabi Dar Nabi Hos N a b i Y c Nab Am Nabi Otr N a b i Y t r Nabi tr{il Nabi Nd Nabi Hal Nabi Z:f Nabi Ha;

Nabi Zal Nabi \{a Tur*ryz l. Kejadian

2. Keluaran

3. lmamat Orang Irvi

Kejadian Keluaran

lmamat Orang Levi

Kejadian Keluaran

Imamat Ordng [-evi t7 Lihut Perjanjian Lama kitab IJlangan3l:9,26

It Simanjuntak , op.cit., trilaman2g2-7 19 Burhanuddin Daya, Yahtdi, halaman 134

(9)

l :

l ) i i

n

4. Bilangan 5. Ulangan 6. Yusak

7. Hakim-Hakim 8. Rut

9. Samuel Pertama 10. Samuel Kedua I l. Raja-Raja Pertama 12. Raja-Raja Kedua 13. Tawarikh Pertama 14. Tawarikh Kedua 15. Ezra

16. Nehemia 17. Ester 18. Ayub

19. Mazmur (Zabur) 20. Amtsal Sulaiman 21. al-Khatib 22. Syiru'lasyar 23. Nabi Yesaya 24. Nabi Yermia 25. Nudub Yermia 26. Nabi Yehezkil 27. Nabi Daniel 28. Nabi Hosea 29. Nabi Yoel 30. Nabi Amos 31. Nabi Obaja 32. Nabi Yunus 33. Nabi Miktra 34. Nabi Nahun 35. Nabi Habakuk 36. Nabi 7-afanya 37. lla.iai

38. Nabi 7-atlleria 39. NabiMaleakhi 40.

Bilangan Ulangan Yusak Hakim-Hakim Rut

Raja-Raja Pertama Raja-Raja Kedua Raja-Raja Ketiga Raja-Raja Keempat Tawarekh Pertama Tawarekh Kedua Ezra

Nehemia Ester Ayub

Mazmur (Zabur) Amtsal Sulaiman Al-Khatib Syiru'lasyar Nabi Yesaya Nabi Yermia Nudub Yermia Nabi Yehezkil Nabi Daniel Nabi Hosea Nabi Yoel Nabi Amos Nabi Obaja Nabi Yunus Nabi Mikfia Nabi Nahun Nabi Habakuk Nabi Zafanya Nabi Hajai Nabi Zakharia Nabi Maleakhi Tuwiya

Bilangan Ulangan Yusak Hakim-Hakim Rut

Samuel Pertama Samuel Kedua Raja-Raja Pertama Raja-Raja Kedua Tawarekh Pertama Tawarekh Kedua Ezra

Nehemia Ester Ayub

Mazmur (Zabur)

al-Khatib Syiru'lasyar Nabi Yesaya Nabi Yermia Nudub Yermia Nabi Yehezkil NabiDaniel Nabi Hosea Nabi Yoel Nabi Amos Nabi Obaja Nabi Yunus Nabi Mikha Nabi Nahun Nabi Habakuk Nabi Zafanya Nabi Hajai Nabi Zakharia Nabi Maleakhi

99

(10)

4t.

a L .t a

+ ) . M ,

4 5 . 46.

Yahudid al-Hikmah Yasu' bin Sirakh Barukh

Makabius I Makabius II

Semenjak ratusan tahun yang lalu seorang kristen yang berupaya berpegangan pada pimpinan kristus, harus terikat pada segala sesuatu vang dengan tegas diajarkan dalam perjanjian lama, karena, bagi Kristus irerjanjian lama adalah benar, berwibawa dan diilhamkan. Baginya, Allah dari perjanjian lama adalah Allah yang hidup dan ajaran perjanjian lama adalah ajaran dari Allah yan*e hidup itu. Baginya apa yang dikarakan al-kitab adalah dikatakan oleh allah." Atas dasar ini umat gerejani menempatkan al-kitab.sebagai hakim yang pertama dan terakhir untuk mencari peneran_{an.' t

Islam mengajarkan bahwa semua agama yang diturunkan Allah kepada para Rasul-Nya disebut Islam, termasuk yahudi dan nasrani. Nabi Nuh a.s. pernah menyatakan pada kaumnya "jika kamu berpaling, aku tidak pernah meminta upah sedikitpun daripada kamu, upahku tidak lain, hanya dari Allah belzrka dan aku diperintah supaya menjadi orang-orang muslim"; Nabi Yusuf berdoa, ... "Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan -rabungkanlah aku dengan orang-orang yang shaleh"; ayat lain mengisahkan pen_eakuan nabi lbarahim ketika diperintah Tuhan menjadi Islam: "Ketika Tuhan berfirman kepadanya, "lslamlah", Ibrahim menjawab "aku telah Islam kepada Tuhan semesrta alam". Nabi N1usa pun men)ruruh umatnya agar menjadi muslim vang benar-benar, " ...

bertawakkallah kepada-Nya, jika kamu benar-benar muslim". Begitu juga nabi Isa a.s. memberi tahu bahwa dia dan sahabat-sahabatnya ftawariyyun) adalah sebagai orang Islam, " ... kami beriman kepada Allah dan saksikanlah bahrva kami sesung_guhnya adalah orang-orang I s l a m " . 2 2

Dengan ini jelas merupakan keniscayaan, baliwa Islam yang diajarkan Nabi Muhammad saw dengan al-Qur'an kitab sucinya sudah sempurna dan sesempurna-sempurnanya agama, membcrikan pengakuan

D Simanjuntak, op.cit., halaman 70 2r lbid., halaman 3

n Lrh^t Kitab Suci Al-Qur'an berturut-turut surat 10, Yunus:72; surat 12, YusufIOI; surat2, al-Baqarah: l3I; surat lO,Yunus:84;dansurat3, AliImran:52

dan tempat terhormaf kepada agar agama zabur, agama taurat, miiiah agama-agama itu berada di ata. c jalannya yang tetap. Konsekwensr le al-Qur' annya, men gajarkan ban;"ak i dia.iarkan oleh agama-agama sebe diantaranya - adalah sepuluh l'rta(i;.

Berbcda dengan pelignjian .a acianya "sepuluh firman",/r sebagal pernah memperkenalkan atau menr sepuluh wasiat" itu. Inilah salah sa tidak semua kitab tafsir yan-s E al-Qur'an, surat 6, al-an'am: 15tr rvasiat yang jumlahnya sepuluh p,;

per"ianjian lama yang memuat :.

nyinggungnya sepintas lintas sa_ia.

dan Tttfsir Jalalain, umpamanva. i al-Qurthub i menyinggung sedikit.'.

al-Akhbar, yang menyatakan balu' sama dengan ayat yang terdapat drlr perinsip dasar dari taurat. Begir,.r , Ibn Abbas yang menyatakan, bab' perintah, seperti yang diturunkan ke The Holy Qur'an Englkh Commentary, yang diterbitkan Th IFIA, Saudi Arabia, menyingka;*

Diterangkan, bahwa wahyu kepra se*qi-segi kehidupan manusia samp seba-eai petunjuk praktis bagi kaur (sesudah Musa), yaitu umat Kristen bahwa perintah suci atau missi rar terdiri hanya dari ajaran-ajaran \a;l ajaran suci Islam, sebagaimana va

a Lihut Ulangan 4:13

2a Lihut Abi AMillah Mutrammad al-Qurmuot,lrlrd lll (Dar al-Syu'b. tth. t

(11)

dan tempat terhormat kepada agama-agama sebelumnya (agama injil, agama zabur, agama taurat, millah Ibrahim dan sebagainya) sepanjang agama-agama itu berada di atas dasar proses wahyu dan berjalan di jalannya yang tetap. Konsekwensi lebih lanjut ialah, bahwa Islam dengan al-Qur'annya, mengajarkan banyak hal yang sama atau ajaran yang sudah di:riarkan oleh a-gama-a,qama sebelumnya itu, termasuk - salah satu diantaranya - adalah sepuluh wasiat.

I V

Berbeda dengan pe{gnjian lama, yang secara eksplisit menyebut adanya "sepuluh firman"," sebagaimana telah dikatakan, al-eur'an tidak pernah memperkenalkan atau menyebutkan istilah "sepuluh firman atau sepuluh wasiat" itu. Inilah salah satu hal yang mungkin menjadi sebab, tidak semua kitab tafsir yang mencoba menggali hubungan antara al-Qur'an, surat 6, al-an'am: l5l s/d 153, yang mengandung wasiat- rvasiat yang jumlahnya sepuluh pula, dengan ba-eian-bagian taurat atau perjanjian lama yang memuat sepuluh wasiat ini, atau hanya me- nyinggungnya sepintas lintas saja. Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-easimi, dan ktfsir Jalalain, umpamanya, tidak menyinggung sedikitpun. Zifrr ul-Qurthubi menyinggung sedikit, yaitu sekedal mgn_gutip pendapat Ka'b al-Akhbar, yang menyatakan bahwa ayat-ayat al-an'am tersebut di atas sarna dengan ayat yang terdapat dalam taurat, yaitu sebagai pembuka dan perinsip dasar dari taurat. Begitu juga Qurthubi mengutip riwayat dari Ibn Abbas yang menyatakan, bahwa ayat-ayat ini merupakan sepuluh perintah, seprti yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s.ra

The Holy Qur'an Englislz Translation of the Meanings ond Commentary, yang diterbitkan The Residency of Islamic Researches, IFIA, Saudi Arabia, menyingkapkan hubun_ean ini sedikit lebih jelas.

Diterangkan, bahwa wahyu kepada nabi Musa a.s. tertuju kepada se-ci-segi kehidupan manusia sampai kepada hal yang sekecir-kecirnya, seba_cai petunjuk praktis bagi kaum yahudi dan umat sesudah mereka, (sesudah Musa), yaitu umat Kristen. Sementara itu, tidak dapat dibantah, bahwa perintah suci atau missi yang dibawa oleh yesus Kristus adalah terdiri hanya dari ajaran-ajaran yang bersifat umum, tanpa rincian. Maka ajaran suci Islam, sebagaimana yang terdapat dalam al-eur'an, adalah

a Lihut tJlangan 4:13

2o Lih"t Abi AMillah Muhammad bin Ahmad al-Anshari al-eurthubi, Zi$ir al-Qurutuor,;rlrd lll (Dar al-Syu'b, tth, halaman 2567-8)

t 0 l

(12)

petunjuk- gretunjuk hidup dan kehidupan yang rinci^berikutnya, sesudah apa yang dibawa dan diajarkan Musa pada masanya.rr

Tafsir al-Qur'an Hasbi Ashshiddieqy, An. Nur, mengemukakan pandangan al-Qurthubi, yang menyatakan, bahwa di akhir ayat al-an'cun:

l5l s/d 153 itu Tuhan mengemukakan wasiat-wasiat yang telah disampaikan oleh nabi yan-e terdahulu.26 Yang dimaksud di sini tentu wasiat yang disampaikan oleh Nabi Musa a.s. Sebab itu Hasbi menyatakan "inilah wasiat sepuluh. Lima yang dilarang dan lima yang disuruh ""'

Tafsir Ralunot dan Oemar Bakry melihat, bahwa ayat 151 s/d 153 ini menerangkan pokok-pokok ajaran Islarn yaitu lima macam larangan dan empat macam suruhan. Dalam mengomentari ayat berikutnya dari al-an'am itu, yaitu ayat 154, Oemar Bakry menerangkan, bahwa kitab taurat dan al-Qur'an bersamaan isinya dalam pokok-pokok tujuan agama, yaitu iman kepada Allah, menyembah-Nya dan berbudi pekerti yang baik. Hanya sebatas itulah usaha mengkaitkannya.'o

Ada dua kitab tafsir - yang baru sempat saya ketahui - yang mengungkap hubungan al-an'am l5l-153 dengan keluaran 20 dan ulangan 5 secara agak panjang lebar, yaitu Tafsir Al-Manar jilid VIII dan Tafsir Al-Azhar jilid III, masing-masing disusun Rasyid Rida dan Hamka.

Menurut Hamka, nabi Muhammad saw dan nabi Musa a.s. sama- sama pernah diberi sepuluh wasiat. Di dalam taurat yang diturunkan kepada nabi Musa a.s. terkenallah "hukum yang sepuluh" (Ten Commandments), kadang-kadang disebut juga wasiat yang sepuluh.

Maka dalam al-Qur'an, surat al-an'am, yang diturunkan di Mekah, dari ayat l5l sampai ayat 153 kita bertemu pula rvasiat yang sepuluh menurut al-Qur'an yang disampaikan den-gan perantaraan nabi Muhammad saw, sebagai penutup sekalian nabi.29

Surat al-An'am, yang mengandung 165 ayat ini diturunkan sekaligus dalam satu malam di Mekah (ini pendapat yang paling kuat).

25 Tle Holy Qur'an English Transluion ol rlrc Meanings and Commenrary (Saudi Arabia: The Presedency of Islamic Rescarches, IFfA., halaman 391)

26 Lihut Hasbi Ashshiddie4y, Tafsir al-Qur'an An Nur,jilid (Jakarta: Bulan Bintang, 198, halaman 50)

27 lbid.

2E Lihut Oemar Bakry, T{sir Rahnat (Jakarta: Mutiara, 198 halaman 277) 2e Lihut Hamka, Tafsir At-Azhar, jilid III (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1964, halaman 13l)

Pada waktu jibril menganu*i diiringi 70.000 m;rlaikat ra:-:

sepanjang malam itu. Pad: n;

dunia ini oleh gemuruh sua:i memuja Allah.3o Hamka ieb't dengan mengatakan:

Anabila kelak kita renu.:

m i m a r , t a k a n d a n a t k ; : a := l 3l-rAstirraini itu, bahu'a se.- iiwa kita dengan pokok-5'r

"dan iralam. Baill uuhiJ :.

cavai bairwa Allah seial:

peinah lalai, lupa dan t::

lantaran Dia 1'rng menc-:-:a disembair dan dipu-ia. Di ,ia.

banyaknya, kita diba'r

" i kehidupan, den-g;rn akal s:

gapan. Dengan melihat ! K J r a l i q n y a . H i g g g a p : n u h i e - bcrganlak lagi-"

Komentar Rasi'id fuCr :r Al-Menar.jilid VIII iidak kur-a bahrva surat ini adalah sura: \::i surat tauhicl, yang dijadikan I kcsadaran tauhid rnanusia olch ; tauhid uluhiy'ah. Rida terang- rnenyebutkan tentang N4usa c risalah Musa dan kitabnva tl:',r kitabnya (al-Qur'an al-Kanm) Wasiat dalarn al-Qur'an dan Sq al-Qur'an dan Sepuluh Wasiat T Lebih lanjut Rida bcrpenCi dalam tiga ayat surat al-an'an t pokok untuk dipcdomani daja agama yang scntpurna.- -

Melihat komentar-komcnr on'om yutg senada dengan

30 Liltut Harnka, Tafsir .ai-.

1984, halaman 142) 3t lbid. , halaman 1434 32 Lihut seterusnya, :u fu{

1959. halaman 270-l ) 33

(13)

Pada waktu jibril mengantarkan surat ini kepada Rasulullah, jibril diiringi 70.000 malaikat yang mengumandangkan tasbih dan tohmid sepan.iang malam itu. Pada malam turunnva surat ini penuhlah langit dunia ini oleh gemuruh suara tasbih dan tahmid malaikat-malaikat memuja Allah.3o Hamka lebih jauh mengomenrari mengenai surat ini dengan mengatakan:

Apabila kelak kita renungkan isi tiap-tiap avat densan seksama, menang akan dapat kita terima apa yang diieranukr.n oleh Abu Ishaq al-,4.r:l ;rilri itu, hahrva seluruh surai inf teir,h mJr,:trin {an nrengisi jiw'a kita deng-an pokok-pokok ajaran tauhid. pesansan muslim s;ang dan inalam. tsaik tauhid rububil,ah, yirkni mcngetri dan mernper- cavai bairwa Ailah selalu nr"njaga clan n::ngai.rr alam ini, tidak pernah lalai, lupa dan tertidur. D3n tauhid uluhi',':h. vaitu bahrva lantaran Dia vrng mencipta maka Dia pulalah senciinnvi yang patut disembah dan-dipuia. Di dalam ayat-aydt surat al-an arn ini, 155'ayat banyaknya, -kita aibau,a kepacta Aliah dari segala n'acam s6gi kehidupl,.l, dcngarr akal dan dengan rasa, densan-pik;ran dan '-an3l- gapan. Denqan melihat makhluk-Nya lalu kita- sampai kepa,la Khalionya. Hi4gga p;nuhlah dada kita dengan keosrcrr 3en ) ang tidak berganjdk lagirr-

Komentar Rasl,id Rrda terhadap surat al-cm'ttm rni Calam tafsir Al-Mcnar. jilid VIII tidali kurang tingginya dan Hamka fuda nrevalini bahrva surat ini adalah surat yeng berhubungan dengan aqidah Islam- atau surat tauhid, )'ang dijadikan landasan pengembangan dan penrbinaan kesadaran tauhid manusia oleh para ulama, baik tauhid mbubir ah rnaupun tauhid uluhivah. Rida terang-terangan mengungkap. bahr'a surat ini menyebutkan tentang Musa dan taurat untuk membandingkan antara risalah Musa dan kitabnya (taurat) dengan risalah N,luhamnrad sa*' dan kitabnya (al-Qur'an al-Karim). Di antaranya adalah rcnrang Scpuluh wasiat dalarn al-Qur'an dan Sepuluh wasiat dalam raurar-Scpuruh wasiat al-Qur'an dan Sepuluh Wasiat Taurat.32

Lebih lanjut fuda bcrpendapat, bahrva Sepuluh \\Iasiar vang tcrdapat dalam tiga ayat surat al-qn'am ini merupakan datil dari Ailah 1'ang paling pokok untuk dipedornani dalarn melalisanalian pcmbinaan pendidikan agama y*g a"r.,,pu-u.33

Melihat korncntar-komcntar yang mcncerminkan keunggulan a/- an'am yang senada dcngan keutamaan )'ang dilihat para penafsir

30 Lil,ut Hamka, Tafsir Al-khar, jilid VII (Jakarra: pusraka paniimas.

1984, halaman 142)

3' Ibid., halaman 143-4

32 Lihut sererusnya, M. Rasyid Rida, Talsir Al-Manar,jilid VIII (Kairo:

1959, halaman 270-l) 33 lbid.,htlaman2oo

r03

(14)

pcrjanjian lama terhadap kitab keluaran dan ulangan, kiranya berpangkal dari terdapatnya Sepuluh Wasiat yang pokok itu dalam masing-ma- singnya.

Ada satu kenyataan yang cukup menarik, yaitu Sepuluh Wasiat bukan curna terdapat dalam surat al-an'am, melainkan juga terdapat dalam surat 17, al-lsra', ayat 2247. Hanya sistematika urutan-urutannya tidak runtut, ada ayat-ayat yang menyelingi urut-urutan itu, tidak seperti tiga ayat surat al-an'am yang dalarnnya terhimpun sepuluh wasiat itu. Ini membawa kesan, bahwa dalam masalah sepuluh wasiat, antara taurat dan al-Qur'an pantas dikaji lebih mendalam dan seksam4 baik sejarah, bahasa, maupun dari kondisi sosial dan budrya setempat dan semasa masing- masing tersusunnya rvasiat ini. Begitu juga dari segi asbubun nuzulnya.

Sepanjang yang saya ketahui, tidak ada mufasir yang menerangkan asbabun nuzul surat al-an'am: l5l-153 dan surat al-Isra' 22-37 in.

Kalau diikuti ayat 154, al4n'am,yaitu: (terjemahannya)

"Kemudian telah Kami berikan kitab keoada Musa dalam keadaan sempurn4 atas orang. yafrg berbuat baik d'an penjelasan bagi tiap+iap sesuatu dan petunjuk dan rahm4(,supaya mereka percaya kepada pertemuan dengan Tuhan mereka""'

nyatalah bahwa Allah, setelah memberikan sepuluh wasiat pegangan hidup itu kepada kaum yang beriman, supaya mereka berfikir dan selalu

ingat, malia Allah mengingatkan kembali bahwa pokok-pokok pegangan u'asiat serupa ini telah diberikanNya pula terlebih dahulu kepada Musa.

v

Sebagaimana sudah berulang kali disinggung, bahrva Sepuluh Wasiat ini terdapat dalam kitab keluaran 20 dan ulangan 5, perjanjian lama, serta surat 6, al-an'am dan surat 17, al-Isra ',

kitab Suci al-Qur'an, maka perlu dituangkan secara lengkap materi dari masing-masing sumber itu. Untuk mempermudah penghidangzurnya, tiga versi pertama dirangkum sccara sinoptik berikut ini.

Perlu dijelaskan, bahwa urut-urutan rvasiat atau perintah menurut surat 6, al-an'am, diurutkan sebagaimana aslinya, tidali disesuaikan dengan urut- urutan keluarqn dan ulangan Bcgitu juga urut-urutan yang terdapat dalarn surat 17, al-Isra; sebagai contoh: aitem pertama sama-sama menjadi rvasiat pertama dari keempat versi, aitem kedua, rvasiat kedua dalam al-an'am menempati wasiat kelima dalan ulangan d,an ketiga dalarn al-isra ',

dan seterusnya. Ini dimaksudkan agar konstruksi masing tetap asli, tidak berubah.

34 D"*"n Penc{emah Kitab Suci Al-Qur'an, Al-Qur'an dan Terionahtrya (Jakarta; D€partcm€n Agama, tahun 1971, halaman 215)

FE

tlj

F (n

F

F

D

DFl 0iri

tt)

&

F-

x 1 =

3 = :

\ r . r \ o 3 , = -

iA'{' € E F

. Y - { l

'L5 ie-

- - = -

3 ,= F

\ - L : _

r r 1 g e =

r - l Z t t

i q " ' -

-! =

I r l 1 " ?

\ t - \ : i =

\ t! R ---r, -

\ 1 t F *

\rJ.. E b =

M v = i

i" e- -i

\

gttE'!,E e :

- ;i;1EEE i

3 'FEEggEF i 1 €i:E€ E; i

St*g:ilE,=

t r - . = o O U ( ! . = € a

F e r v s - ? ' d s * i

:tE$niiE*

(g a0g

Q € c l =

z

& 3

-) c!

J # c

I i ! >

Y c ' i .

a j ( c s <

1-

U i d : E

5 # s

F C

o ? a E

r?l

i

J

:

z

g,

o

t l

(15)

E E . j ,

E * E

- a t r . g E E( ! . d $

r ( € k H s

i : o - d

a o x ' J E E

€e€i

{ F o o 2

sgF,5

j

\a

l:rb.

.i3' Y]

\% i't

tr

t

r?t

',--

z

I

o

tl

;---i*i

ig giii gigiigii

3 iEEtgE 3 =;EsTs

! qEFEiE

E Er;nE€a;iEii;* Ei$ e!i;t-

f rtglliE iaiietgg; aPrEicg

(g

?ooq)

o

x s

I

z

d a

, J ( !

J * c

lJl a, :\

x s ' i

m t E

f E 5

F

E * d : E

5 # 5 d ^ E

O. i( '.=

105

Fl.l

FJ tJ

F

(t)

B

F

p

D

'J

r{

(t

&

rc

F

(16)

. 2 , ; 4

\ c r \ . { ! F

\ - - - , r n C = =

. ' d 1 . 5 F E i \ 2

L i ? \ . . - 4 E E : i

r r J n \ : = C

. - , 1 \ . 1 ; J . r

) J d c . t d r ' * c \ '

r \ - / r f f

€ ; *

. "r ..rll e'i ;

\ - 7 3 ' i t - r l i ' n r c \ , - Ea- - ( 7 . 2 F n f ; i 't

\ Y \ r 1 ' : \ J - F ; N = t 9 \ : '

" t J - . - l \ ' J l € - h \ - t = = c E x i \ . .\ . 1-

n e a C 7 ; )

- 1 9 r , 3 i c

,g\\ .!i i =_

L X: . :]. , - . : -

! -

l c r a

= ! ' .

- = 1

c = <

s

= t . -

L = -

A . : :

N - -

IIE : €ig#1 ;F€ftgfl EEil

€€i e scErE'rBi:*il!. {es,

E ; i E , f s [ x 5 € i r

:EE E :c*'t.F'e3iE(sag g:EE

E ; s ; [ ; ! 5 € a E e ; d * { 8 " : f " Y -

i*; €, F*;F;:=E=Egg;!c'3**

E E - * E € : g # g = . E E : { F 3 q F : lzE2

i;l :: isi;Ei s'i€*:F*I liPt

:s: E,I *;1;::99;i€sfl5t:E#

3 . c b ; F F E E . o 3 ' ; H - € H * i . l ^ - t r - 9 . o o h

-*il{-€ *€siE+ l;H=E€;E!aet

\c) : C 3 l-- -C a >|= J .l O -l j< <. J €'3 i - cd >' tr

: : : Y X 5 ' E O - q l

r . i A - d L d

" - = €

i - F

E

> J o b 0 - 6 o c g : ' - F

? r P 9 p d

} Y - F *

E E = E E

c : J t r /

o i ( g u

- = ' = d

F : H ; ] €

; ; - ^ o " u i 2 J c o F

t r = J b -

F : ' ' * * j € E t E

- -

: J = G

- < t - 3 Z

€ -^ 1 t -

E :

t ;

! :

= = t :

( ( - a

: = : :

Y J : : - v . 2

V a =

* 7 = :

| r = r a ' a . f = ? j q 5 = =

- =- c o . l t

r - - ' dd > : - C

F H { S

z - g " a

E C

. 6 . 9 E Z

o o . <

x : o -

o q ' h s - - = > l

$ E g : E

' 5 S o ' e ) r ' 3 d h 0 v k c

E c U ( t

d = ' - ^ > \ d b l ) t r i - . ; d i t ^ n G

F S t i F F

, , - < € E ' g

€ F E P € ? x E : € F * F P P E L L

! E ' : F € + E = i - " a q B o - 9 . 9 E " E t , : s E : S o r E E t € : : . - n n t L u E

I"5€: g**:f tF!!t€s Fif

i 5 - E - E = L - 2 ' ' € B P : 5 s s * * "

E € E * E e p S E E o f ; t : E ? F * 1 .

= r ; * 6 F F - o E F * * { r t v , * : € €

_:EF! ;:E{; EAtEtrascixE

i I * e i - f I € y . l E ? 3 A E i ' . 8 :

" E - i

5 :€: E" 5 s: B'E{i sit a'c*l* *;*g,

3 3eg ti ! $;F$i€ :iE$EBgt *iAE

c l6 c !

t - z

t s ?

x a

g \ c r t

c ^ r i r t r

3 E . 3 - - I

A ^ r \--t

E g ( ? \

'Y

g .

n 1 t G

: F . \ \ c

E F I A X

j s i . P B

& t I S :

E F - I ; 5

j g - l

E : r r . l * b

& c 6 - 0

. E < ' Eg =

u?c

11,1 u'

\€1

{:'

r$Jr

a{

(17)

- i o o :

7 t r t r u t ' j

- D \ 2 l , z e

\)p'tt E; E .!5 n jr F E

\'1 ,,\'f j':! iC i} E F

,ijl\.1 855 Yl,.''-fl EE

) r g r i p ' _ l s : r * - \ - i . 3 e

c5.{ =sEl- \;'cr I F ' f r . " 4 3 3 9 i : \ \ / E a

\q\tl E;E u'l ;J

"'.\'rq, zii. \:' iF

-:J.. flFi \A 5E

-'1*

{j!: \t tfl

i 5 E l - E 5 = Y : : t - - 4 = L 3 -

= ? ' i - i t a E : : l i ; 5 F - E

- = = * g d d * : . S e j j

i+;ii €tEi;:rE:= I

g = * i f ; = a a E " * . 1 € : &

I j i . : s 1 E a f i [ * $ = s * =

=i;:t It.E*l=€1ii =

ig,€ Eg Fs;E*rila=: j

E =? : i rii*+ j :i;, i E

Es;is :58!!Ei':€=i*

E : t r 5:, FaEl E = 5E= =i F

* tEf iF 1s e€€E =* l+i j

r ;E :-s { =F-g H : 5 Li ; =.r =

q $ c d - : : : Y A

F * c a

- - i : o r

: 9 " t r

F t . ^

E J 9 : O

- G o c ! j

* 5 o l a o ?

; ? F 5 : 9 E 5 5 E

t r : J t r ?

o : . - o e

3 " EF"s

h F o 0 " +

J c : c " ' : - ' g - : t - y = ' c , , c : : ( 6

? ; ' i >

i ' i : t r F

- t g € E

. - - f = E

^ < t - 3 z

g € . 0 : c

4 gF f;*€€ig =f:€:

c En -=:g?ila;ti*

i gr i;e+ElF:::g,, : Es fi5i:iiEFiEiB

e * E u r y . : E 1 ' E E c * l i *

E le ie !,'FEEr:E*EE**

.tiE Fi=ris€!€€TE;g;;

i €?:: I s]:* r..s FE€rl;

S5EIEE!EsissqfsE;r*

q ( v ( ! c

( g E = d

E € ; ' " b O

F - 3 6

: q ? -

F H - G 5 z - q " a

= - l $ a

. 6 . x E z

0 o - <

X l c r - i ' 6 6 : , E - - t s > l- a )

: Y O - . C * : t c o 0 V d E

E ; b E : O ^ ' a S.E 6 oo.9 - G j i s = F ?

, . - ? € 5 S

to7

(18)

€ ! P

\d-F,,1'iEE* .j,iitq g3; u 11lr* Affia

-g

s#$iiiEg '$:fl'Es*lf * igEle

:f$r-€*;uu

\{\Y_ gEgg5 o3\'o

$eg;i

d stt sE

E E* $ilE I F [j*

a . = ( q . 3 t r , = a 1 . 2

$ , H - c E H : ' : i

$;g$ce; $e$€

=:EIs-s ei-g:

: €; $ g# s a Fs: :€

;i;:s:;r ;;;';

E;*iE *i; E=:S*

EE=E fliEI f E E;f

- v F - c

a V ?

€ ; F

a x

Fet s'i $

t € T . e sEE

= t r =

- : ( ' i l E E O > \ :

E b ? . ; i l

3 : f [r

. E A E H€

i sEE?

. :

r l

I t r j <

. { ( l =

; v )

o d = e

= E

l Z -

= i , i' b ; I .

s ! = :

A a ! ! C

H C - C l l

g$

"S\1

!.5.;.

\ . 3 ' . q r J ' \ o ' a ' r

$:'+

o

:4.

- = : '

) r .= + (!

:z

c b0

co

N

o e : )

7 r X

e

z L/J

. = q O F c c h

> \ l a0tr

(!

L

c)

J 6

a0

r\

jj

0)tr

E =

= E

E j :

v F

r a l )

? ;

7 ' /

(19)

E€ = E F c

E ] 5 \ o r

" . . ' 5 . F =

j?g \$'ri-:E,j

i 4 ; J r r r T F 9 . 9 ,

!;i ,5.:{ft *

=i -; ..l"li:l' E E a

I r.'= -1.r\^ I ; E

:: i iri. ll 99 E g

t;E V\)E;g+

T3; .-'l', iH',=3

;i: ''\{ ::i€

as =. €SE $

i E $

r 5 r 2 1 ' :

" €

n : { ' f € ! E

^ = ) r r . l l - ' = 4

\ - ? r f , r ' . v 1 , \ ' 1 E E . -E . - f r

l! r:3' EJE

" f r i \ J ! = j

\ . \ c : , ^

.-JriF \ . - J }n a

\ 6 A .

. J ' \ . ' . ' ' i € :

? r \ l Z l o ' ; -

" J r q p - . ; 9 ' ; .

- $ . - * l ; €

K : L

o f , t _ 9

\ o \ \ . . t

\ . 4 \ 1 6 l

lE :{.

Lq- )

"J,

13 '.\l 'na

SI

\ )

I

4

I a

t ' a; G ( ! ( g

- . :

o =N r - J 2c)

c)

x

6

or)

o\

a

- :. ; t s Y _ U

" ) G a ! -

> r a

N

,

(g

.v

6

c

co

N

C) ( 5

4 F

li JZ

q G

c g E

> t +

X

-Y

-l ;a a a

- 9 i

F A d

t r H !

:'i G ri

6 x , l i

v E s

g j J

c ! : r G

a h €

* . o B

109

(20)

: 3 J ( !

: : 5 > \ .

f,ilflrF

t r € a a

x f o € t:

9 p 8 ' F 5 2 X q E - 9

J * ; $ H

gas5$

^ { l | s t r t r ? - . : 1 4 : - o ( g 9

t l s g E E

) : J E c !

a a

* * " e , c E

€ s e € s

1 0 E 6 2 ; , 2 & F H

F . I i F A H E - . . H t

EE?i+Bi €a€i!* I i,_{\1'i{lil;F \-r" \1 \t i1 * a

!,E'; ::* g^ rt ili$ \r F E

;E;;&eg: El$*g i;

e::$;g3E $'E,*i rr

F g F i s - . ! S l i A ^ t { . 5

a1:E;E5F Bx$)jL €;

;i7 e'3I:f

d - = - u L s E p E . g g

'.1

\ r ?

r r t l

T X

\.:l

, \ i

r \

- \ l

t

M

.a'

- ! T

{I

c E -

J:' b

1

r ? l

e

a -

\ : )

I

:

\

e 5

)p il. -1

g

\,j1

t t 5

:,1.' -1

g

\,j1

t t 5

\e

v

\ l

\ l l

=

, \ l

\ 1

\ t

\ r.3

3

o \

-iI:\

- \ . t ,t r /

$,

:9

i3;)

r,r.3

;4 rt

r l lr r /

*r1

\ : l

s3r

\ -

14

rt F

r 1

I I

r J

- - n J

>e

\ i t ?

\ o

\ 1

\t

*ccFE*

.A; EE E X

s t:* ;$

E : J ' , q - r d 5 x

€ i E * E a

s ^ E , i f

q E E ba;

i E;i';e

F i E € s E € d F . E € z

:siF; EgF:;=i

gaFg: € e - FE$;i;;

" + i t E 1 5 * : i

*;e;A ;Fir:?:

a - A - t g : i E F s " 3 i

,= i.E fr' : : i g'g:.g

;";;4,EIsi5;=

*i;i'E**5tHi!

: ? z ; 5 d 4 : i ' F c :

: ! * E 1 r ' r g 5 € i t ; ; F : : ? E " - j

j i F;e Fig ef::

i i; j*i E13 Ei5:

: !;;:E 7 : * H : E !:; I;ggi;!

E#f$iEEtil;

Es€ +r*€ *

*Esg; Egdt:frlc; iE* r

o . Y . ! . t j i E d e ,

EgBi1E*EE-

sB;$aggi;

ifAis€Ei;

(!

h0

{)

ao -:

= > \

d 5

€€ at s $gq

*sag 5€'e

E;58 is $l

;;iieeiis i sE s,I ef r.E

E 5 ; € E I r ! €

g $E:!i tFi;

E ;fiFf;;3r,E H

EgIgBF-

.'1 Fgl**i

E F.sE"-{eE

;F;Iilgfl

.:$*E€*

(21)

E

e 9 - a - I

FFri

: - : . - c _ =

AFETi

F " H E E

c . i l . $ " P

E $sF$

a O c B ' :

F E E * * s. s-9 E E

: i t ? t r t r * * S

€!5sE

EglF: EgF:,iEc

gf,Fe1 Fggla; s

. € s = = € € E g E r s t ' E

iirjg ;:;!;;i*

-= EBs' j: * ial s:

Et;fjs i$f€ei€$

E;ie *ifff

!; iig F:! o o "u

I j s; ji 5;if gs;

.;sgx*i.3E,i

:i;E;f ;rs EFs ip

Etii;g:gFxE;;g

l u

I

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Untuk mengetahui peningkatan kemampuan menghafal terjemah hadits pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits setelah menggunakan model SAVI bagi peserta didik kelas III MI Darun

Makna jahl yang terdapat dalam ayat 138 dari surah al-A’raf berhubungan erat dengan bani Israil, kebodohan mereka ditafsirkan dengan: “Kebodohan dari orang-orang

Mata kuliah ini memberikan pemahaman gempa dan penyebabnya, susunan lapisan bumi dan teori pelat tektonik, pengaruh gaya gempa pada bangunan-bangunan teknik sipil,

Al-Qur‟an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah swt. kepada Nabi Muhammad saw. sebagai salah satu mukjizat kerasulannya. Al- Qur‟an merupakan

Usaha Konfeksi dan Sablon sebagai pemasok Factory Outlet, distro dan clothing untuk daerah Jakarta, terutama daerah Dago (Jl.Ir.H.Juanda) di Kota Bandung. Salah

Muhammad Husein al Dzahabi menyebutkan “kitab tafsir Ahkam Al-Qur‟an karya Al-Jashshash merupakan kitab tafsir ayat hukum yang sangat diperhitungkan, terutama di kalangan

YOGYAKARTA Kabupaten Bantul 7259764665210093 SD MUHAMMADIYAH BANTUL KOTA Anna Rahmawati Fajri, S.Pd.. YOGYAKARTA Kabupaten Bantul 9353758661210013 SD MUHAMMADIYAH BANTUL KOTA

 biaya, dilatarbelakangi lemahnya akuntabilitas untuk mengelola sistem akuntansi, kurang sistem akuntansi, kurang adanya peran anggaran, dan ketidaktepatan dalam mencatat