• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

1

RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN

Oleh: Kadek Nopi Aryati, S.Pd., M.Pd

Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 2 SEMARAPURA Kelas/Semester : XI/I

Tema : Suhu dan Kalor

Sub Tema : Perubahan Wujud Zat Pembelajaran ke : Kedua

Alokasi Waktu : 10 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui model pembelajaran eksperiensial dengan metode diskusi dengan peserta didik dapat menunjukkan sikap kagum dan syukur kehadapan Tuhan yang menciptakan alam semesta

,

rasa ingin tahu, bekerjasama, bertanggung jawab, disiplin, jujur, peserta didik dapat, menjelaskan macam-macam perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari, dan menganalisis besarnya kalor yang diperlukan dalam perubahan wujud zat, serta menyajikan hasil diskusi.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran : Experiential Learning Metode : Diskusi

Langkah

Pembelajaran Deskripsi Komponen 4C

dan PPK

Alokasi Waktu Kegiatan

Pendahuluan

1. Pendidik memberi salam

dilanjutkan dengan menanyakan kabar peserta didik dan kesiapan belajar

2. Guru mengajak peserta didik melakukan doa sebelum pembelajaran.

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan kedua ini.

4. Pendidik memberikan apersepsi dan motivasi kepada peserta didik dengan menampilkan sepotong es lilin.

5. Pendidik menginformasikan bahwa tahapan pembelajaran yang

dilakukan pada pembelajaran ini masih menggunakan model pembelajaran eksperiensial seperti pertemuan sebelumnya.

PPK: Religius

4C:

Communication, Critical

1 menit

Kegiatan Inti (Model Pembelajaran Eksperiensial)

Tahap Concrete experience:

1. Pendidik memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk

mengemukan pengalaman- pengalamannya terkait dengan perubahan wujud suatu zat.

4C:

Communication, Critical

7 menit

(2)

2

Langkah

Pembelajaran Deskripsi Komponen 4C

dan PPK

Alokasi Waktu

Tahap Reflective observation:

2. Peserta didik melakukan diskusi tentang “perubahan wujud zat”

dengan menggunakan LKS yang sudah dibagikan sebelumnya.

3. Peserta didik mencatat informasi dan hasil diskusi terkait dengan perubahan wujud zat.

Tahap Abstract conceptualization:

4. Guru membimbing dan

memberikan penjelasan konseptual matematis terhadap aktivitas sains yang telah dilakukan

5. Peserta didik melakukan diskusi dan menggeneralisasi konsep yang telah diperoleh

6. Peserta didik mencari dan

mengumpulkan berbagai literatur dan referensi yang mendukung pemecahan permasalahan yang mereka temukan

7. Peserta didik membuat laporan hasil diskusi melalui LKS yang sudah dikerjakan.

Tahap Active experimentation:

8. Guru memberikan aktivitas yang link dan match dengan pengamatan yang diperoleh

9. Peserta didik

mengimplementasikan

pengetahuan yang diperoleh pada situasi yang berbed

10. Peserta didik mempresentasikan hasil pengamatan secara runtut dan diikuti diskusi kelas dibimbing oleh pendidik

PPK: Gotong royong 4C:

Collaboration, Communication, Critical,

Creative

PPK: Gotong royong

4C:

Collaboration, Critical, Creative

PPK: integritas

4C:

Collaboration, Communication, Critical,

Creative

Kegiatan Penutup

1. Peserta didik dibimbing oleh pendidik menyimpulkan tentang perubahan wujud suatu zat.

2. Peserta didik menjawab kuis tentang perubahan wujud zat.

3. Pendidik memberikan tugas kelompok untuk menyusun materi diskusi pada pertemuan

selanjutnya yaitu tentang

“Perpindahan Kalor”.

PPK: Mandiri

4C:

Collaboration, Communication, Critical,

Creative

2 menit

(3)

3

(4)

4 LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN 1. LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN SIKAP SPRITUAL PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL

Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Smt : XI/I

Indikator : 1.1.1 Menunjukkan sikap kagum dan syukur kehadapan Tuhan yang menciptakan alam semesta

No Nama Siswa

Kriteria Penilaian *) Jumlah

Skor Nilai Predikat (1) (2) (3)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

(5)

5 20

21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

Keterangan:

1) Skor Maksimum: 3 x 4 = 12

2) 3) Nilai sikap dikualifikasikan menjadi predikat sebagai berikut:

Sangat Baik (SB)  apabila (80 – 100) Baik (B)  apabila (70 – 79) Cukup (C)  apabila (60 – 69)

Kurang (K)  apabila (kurang dari 60)

(6)

6 RUBRIK PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL

No Kriteria Penilaian* Skor Rubrik

1

Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu

4 Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan

dan kadang-kadang tidak melakukan

2 Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan

1 Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

2

Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan

4 Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan

dan kadang-kadang tidak melakukan

2 Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan

1 Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

3.

Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi

4 Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 Sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan

dan kadang-kadang tidak melakukan

2 Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan

1 Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

(7)

7 LAMPIRAN 2

LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN SIKAP SOSIAL Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Smt : XI/I

Indikator :

2.1.1 Menunjukkan sikap rasa ingin tahu, bekerjasama, bertanggungjawab, disiplin, dan jujur dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi

No Nama Siswa

Kriteria Penilaian *) Jumlah

Skor Nilai Predikat (1) (2) (3) (4) (5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

(8)

8 23

24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

Keterangan:

1) Skor Maksimum: 5 x 4 = 20 2)

3) Nilai sikap dikualifikasikan menjadi predikat sebagai berikut:

Sangat Baik (SB)  apabila (80 – 100) Baik (B)  apabila (70 – 79) Cukup (C)  apabila (60 – 69)

Kurang (K)  apabila (kurang dari 60)

(9)

9 RUBRIK PENILAIAN SIKAP SOSIAL

No Kriteria Penilaian

Skor Indikator

1 Rasa ingin tahu

4 Selalu bertanya dan mengeksplorasi informasi dari berbagai sumber 3 Sering bertanya dan mengeksplorasi informasi dari berbagai sumber 2 Jarang bertanya dan mengeksplorasi informasi dari berbagai sumber 1 Tidak pernah bertanya dan mengeksplorasi informasi dari berbagai

sumber

2 Bekerjasama

4 Selalu bekerjasama dengan teman kelompok 3 Sering bekerjasama dengan teman kelompok 2 Jarang bekerjasama dengan teman kelompok 1 Tidak pernah bekerjasama dengan teman kelompok

3 Bertanggung jawab

4 Selalu bertanggungjawab atas tugas yang diberikan 3 Sering bertanggungjawab atas tugas yang diberikan 2 Jarang bertanggungjawab atas tugas yang diberikan 1 Tidak pernah bertanggungjawab atas tugas yang diberikan

4 Disiplin

4 Selalu menyelesaikan tugas yang diberikan tetap waktu dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib

3 Sering menyelesaikan tugas yang diberikan tetap waktu dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib

2 Jarang menyelesaikan tugas yang diberikan tetap waktu dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib

1 Tidak pernah menyelesaikan tugas yang diberikan tetap waktu dan mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib

5 Jujur

4 Selalu menyajikan/mengasosiasi/menyimpulkan data/informasi dengan jujur

3 Sering menyajikan/mengasosiasi/menyimpulkan data/informasi dengan jujur

2 Kadang-kadang menyajikan/mengasosiasi/menyimpulkan data/informasi dengan jujur

1 Tidak pernah menyajikan/mengasosiasi/menyimpulkan data/informasi dengan jujur

Lampiran 3

Instrumen Penilaian Pengetahuan a. Soal Kuis

Kisi-kisi intrumen soal kuis

No Indikator Ranah No. Soal

1 Menjelaskan macam-macam perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari

C1 1,2

2 Menganalisis jumlah kalor yang diperlukan dalam merubah suhu suatu zat

C4 3

Soal Kuis

1. Suatu ketika Rika membeli es boba di salah satu kafe yang ada di klungkung.

Ketika Rika duduk dan hendak memikmati es nya, tiba-tiba HP nya bordering menandakan ada panggilan masuk. Rika menerima panggilan masuk tersebut selama kurang lebih 6 menit. Setelah itu Rika melihat jika di dinding gelas es bobanya terdapat titik air dan es batu yang dulunya ada dalam es tersebut telah mengecil. Berdasarkan cerita di atas maka perubahan wujud yang terjadi adalah…

A. Menyublim

(10)

10

B. Menguap

C. Mengembun D. Mencair

E. Mengembun dan mencair 2. Perhatikan pernyataan berikut ini,

(1) Pada saat benda berubah wujud, tidak terjadi perubahan suhu benda (2) Pemanfaatan perubahan wujud dalam kehidupan sehari-hari yaitu

menggunakan mentega untuk memasak

(3) Nelayan berangkat menangkap ikan di laut pada malam hari merupakan salah satu manfaat perubahan wujud zat

(4) Hampir setiap bulan seorang ibu harus mengganti pengharum ruangan pada kamar tidurnya, hal ini merupakan salah satu pemanfaatan perubahan wujud zat.

Pernyataan yang benar adalah..

A. Semua benar B. (1), (2), (3) C. (2) dan (4) D. (1), (2), (4) E. (2), (3), (4)

Pernyataan yang benar adalah…

3. Seorang anak membawa 2 gram es dengan suhu 0

0

C akan diubah menjadi uap air dengan suhu 100

0

C jika kalor jenis air 4200 J/Kg

0

C, kalor lebur es 336 J/g, dan kalor uap 2260 J/g. dalam hal ini kalor yang diperlukan adalah….

A. 6032 J B. 5260 J C. 1512 J D. 5092 J E. 6000 J Rubrik Penilaian

No Kunci Jawaban Skor

1 E 1

2 D 1

3 A 1

b. Tugas

LKS PEMBELAJARAN 3 (ASAS BLACK DAN PERPINDAHAN KALOR)

Lengkapi LKS berikut untuk memahami materi tentang kalor, Asas Black dan Perpindahan Kalor!

SOAL:

1. Hitunglah kalor total yang dibutuhkan untuk mengubah 500 gram es yang suhunya -5oC menjadi air yang bersuhu 80 oC!

(11)

11

H =

H =

H =

2. Hitunglah kalor total yang dibutuhkan

untuk mengubah 2 kg gram es yang suhunya 0oC menjadi air yang bersuhu 100 oC!

--- --- --- --- ---

Persamaan:

Keterangan:

--- --- --- --- ---

Konveksi adalah

--- --- --- --- ---

Persamaan:

(12)

12

H =

Keterangan:

--- --- --- --- ---

Radiasi adalah

--- --- --- --- ---

Persamaan:

Keterangan:

--- --- --- --- ---

(13)

13

UJI KOMPETENSI KD 3.5 (ULANGAN HARIAN)

NO SOAL KUNCI SKOR

1 Suhu suatu zat bila diukur dengan termometer Fahrenheit

menunjukkan angka 620 F. Bila suhu benda tersebut diukur dengan termometer Celsius menunjukkan angka … .0C

a. 16,7 b. 22,2 c. 34,2 d. 52,2 e. 54,0

A BENAR = 1

SALAH = 0

2 Pada sebuah termometer skala X, titik beku air adalah 10 0X dan titik didih air adalah 70 0X. Bila suhu suatu zat diukur dengan termometer skala X adalah 25 0X, maka bila diukur dengan termometer Celsius menunjukkan angka … .0C

a. 15 b. 24 c. 18 d. 25 e. 20

D BENAR = 1

SALAH = 0

3 .Jika 75 gram air yang suhunya 0 0C dicampur dengan 25 gram air yang suhunya 100 0C, maka suhu akhir campurannya adalah … .0C a. 15

b. 30 c. 20 d. 35 e. 25

E BENAR = 1

SALAH = 0

4 Sebuah balok aluminium memiliki volume 1.000 cm3 pada suhu 20 0C, dan volume 1.006 cm3 pada suhu 100 0C. Koefisien muai panjang tembaga tersebut adalah … x 10-4 /0C a. 0,25

b. 2,25 c. 0,6 d. 3,0 e. 0,75

A BENAR = 1

SALAH = 0

5 Sebuah benda massanya 100 gram dan suhunya 30 0C didinginkan hingga suhunya menjadi 0 0C. Jika kalor jenis benda itu 2.100 J/kg 0C, maka kalor yang dilepaskan benda itu sebesar … .

a. 6,3 kJ b. 63 kkal c. 6,3 kkal

A BENAR = 1

SALAH = 0

(14)

14 d. 630 kJ

e. 63 kJ

6 Dua batang logam sejenis A dan B memiliki perbandingan luas

penampang lintang 2 : 1, sedangkan panjang 4 : 3. Bila beda suhu antara kedua ujungnya sama, maka perbandingan laju hantaran kalor pada A dan B adalah … .

a. 2 : 3 b. 8 : 3 c. 3 : 2 d. 1 : 1 e. 3 : 8

C BENAR = 1

SALAH = 0

7 Hitunglah kalor total yang dibutuhkan untuk mengubah 100 gram es yang suhunya -10 0C menjadi air yang bersuhu 90 0C! (kalor lebur es = 336000 J/kg , kalor jenis es = 2100 J/Kg 0C dan kalor jenis air = 4200 j/kg 0C )

a. 40 kJ b. 55,5 kJ c. 73,5 kJ d. 82,5 kJ e. 30 kJ

C BENAR = 1

SALAH = 0

8 Dua batang logam A dan B yang mempunyai ukuran sama disambung satu sama lain pada salah satu ujungnya. Jika suhu ujung bebas logam A dan ujung bebas logam B berturut-turut adalah 100 0C dan 30

0C serta koefisien konduksi kalor logam A = 3 kali koefisien konduksi kalor logam B, maka tentukan suhu pada sambungan tersebut…. 0C a. 82,5

b. 62,5 c. 40, 5 d. 70 e. 42,5

A BENAR = 1

SALAH = 0

9 Berikut ini yang merupakan perpindahan kalor secara konduksi adalah

1) Umumnya terjadi pada logam 2) disertai perpindahan partikel 3) knalpot menjadi panas ketika mesin kendaraan dihidupkan

4) asap keluar melalui cerobong asap 5) pakaian yang dijemur dibawah terik matahari cepat kering

Pernyataan yang benar adalah..

a. semua benar b. 1), 2), 3), 4) c. 1), 2), 3) d. 1), 3) e. 1), 2)

D BENAR = 1

SALAH = 0

(15)

15 10 Berikut ini merupakan peristiwa

konveksi yaitu:

a. terjadinya angin laut dan angin darat

b. panasnya tutup panci dalam proses memasak

c. gelombang elektromagnetik dapat mengganggu kesehatan

d. mentega dapat meleleh ketika diletakkan dalam Teflon panas e. telur dapat menetas apabila terkena cahaya lampu

A BENAR = 1

SALAH = 0

NILAI =

Lampiran 4

Penilaian Keterampilan

1. Lembar Kerja Siswa (LKS)

a. Topik : Perubahan Wujud Zat b. Tujuan :

 Menjelaskan tentang perubahan wujud zat

 Menjelaskan macam-macam perubahan wujud zat

 Menganalisis kalor yang diperlukan suatu zat dalam berubah wujud.

c. Bahan Diskusi

1. Suatu hari di cuaca yang sangat terik, seorang siswa kelas XI bernama Ani bergegas pulang ke rumahnya ketika bel tanda pelajaran sekolah telah berakhir.

Ani pulang dari sekolah merasa haus dan lapar. Kemudian Ani bergegas pergi ke dapur hendak membuat es teh manis dan nasi goreng kesukaannya. Ani mengambil tiga sendok gula dituangkan ke dalam gelas besar kemudian Ani hendak mengisinya dengan sedikit air panas. Akan tetapi termos penyimpanan air panas di dapurnya kosong, sehingga terpaksa Ani harus membuat air panas terlebih dahulu seperlunya. Selanjutnya dicelupkan teh ke dalam gelas yang sudah berisi air panas dan gula dan seanjutnya diisi dengan air bersuhu normal sampai gelas tersebut hampir penuh, agar menjadi lebih dingin Ani mengambil es batu dan memasukkannya ke dalam gelas. Ani hendak memasak nasi goreng dilengkapi dengan telur dadar. Kemudian Ani mengambil beberapa bumbu, sayuran, telur dan nasi. Ani meletakkan wajan di atas kompor, dan ketika hendak mengambil minyak goreng, ternyata minyak goreng di rumahnya habis.

Kemudian Ani membuka kulkan dan dia melihat mentega yang berada di pintu kulkan. Ani mengambil mentega tersebut dan menuangnya di atas wajan yang sudah panas. Ani membuka cangkang telur dan mengocoknya dengan dilengkapi garam dan sedikit merica bubuk. Selanjutnya Ani menggoreng telur tersebut dengan menggunakan mentega. Setelah itu Ani melanjutkan membuat nasi goreng dengan menambahkan mentega pada wajan sisa menggoreng telur.

Setelah semuanya siap, Ani melahap nasi goreng dan es the buatannya sendiri.

Identifikasilah peristiwa perubahan wujud yang ada pada pengalaman Ani di atas!

(16)

16 2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam perubahan wujud zat!

3. Bagaimanakah diagram perubahan wujud sebongkah es dengan suhu -50C dinaikkan suhunya menjadi 1200C.

4. 5 gram es dengan suhu -2

0

C akan dinaikkan suhunya menjadi 100

0

C jika kalor jenis air 4200 J/Kg

0

C, kalor jenis es 2100 J/Kg

0

C, kalor lebur es 336 J/g, dan kalor uap 2260 J/g.

Tentukanah jumlah kalor yang diperlukan!

1. Instrumen Penilaian Keterampilan

(17)

17

FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Fisika Nama Siswa:_____________

Alokasi waktu : 1 semester Kelas:__________________

Sampel yang dikumpulkan : Laporan

No Indikator Periode

Aspek yang dinilai Catatan

/ Nilai Kebenaran

konsep

Kelengkapan

gagasan Sistematika Tata bahasa

1. Menyusun Laporan

Rubrik Penilaian Laporan Hasil Diskusi

No Komponen Skor

1. Kebenaran konsep Skor 25 jika seluruh konsep Fisika pada laporan benar Skor 15 jika sebagian konsep Fisika pada laporan benar Skor 5 jika semua konsep Fisika dalam laporan salah 2. Kelengkapan gagasan Skor 25 jika kelengkapan gagasan sesuai dengan konsep

Skor 15 jika kelengkapan gagasan kurang sesuai dengan konsep

Skor 5 jika kelengkapan gagasan tidak sesuai dengan konsep

3. Sistematika Skor 25 jika sistematika laporan sesuai dengan aturan yang disepakati

Skor 15 Jika sistematika laporan kurang sesuai dengan aturan yang disepakati

Skor 5 jika sistematika laporan tidak sesuai dengan aturan yang disepakati

4. Tata bahasa Skor 25 jika tata bahasa laporan sesuai dengan aturan Skor 15 jika tata bahasa laporan kurang sesuai dengan aturan

Skor 5 jiks tata bahasa tidak sesuai dengan aturan

Keterangan :

Skor maksimal = jumlah komponen yang dinilai x 100

(18)

18 PENILAIAN KETERAMPILAN SISWA

Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Smt : XI/I

Indikator :

No. Nama Siswa

Aspek Penilaian *) Jumlah

Skor Nilai Predikat (1) (2) (3) (4)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

(19)

19 23

24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

Keterangan:

1) Skor Maksimum: 4 x 4 = 16 2)

3) Nilai sikap dikualifikasikan menjadi predikat sebagai berikut:

Sangat Baik (SB)  apabila 3,20 – 4,00 (80 – 100) Baik (B)  apabila 2,80 – 3,19 (70 – 79) Cukup (C)  apabila 2,40 - 2,79 (60 – 69)

Kurang (K)  apabila Skor < 2,40 (kurang dari 60) RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN

No Indikator Skor Deskripsi

1 Pelaksanaan

4 Mampu menyelesaikan soal diskusi sesuai dengan permasalahan yang disajikan dan variabel yang ingin dicari

3 Mampu menyelesaikan soal diskusi sesuai dengan permasalahan yang disajikan dan sebagian variabel yang seharusnya dicari

2 Kurang mampu menyelesaikan soal diskusi sesuai dengan permasalahan yang disajikan dan tidak terdapat variabel yang ingin dicari.

1 Tidak mampu menganalisis dan mengolah bahan diskusi sesuai dengan permasalahan yang disajikan dan variabel yang ingin dicari.

(20)

20 2 Menyimpulkan

hasil diskusi

4 Simpulan sesuai dengan tujuan, didasarkan atas hasil diskusi, dan disajikan dengan singkat dan jelas

3 Simpulan sesuai dengan tujuan, didasarkan atas hasil diskusi, dan disajikan dengan kurang lengkap

2 Simpulan tidak sesuai dengan tujuan walaupun sudah didasarkan atas hasil diskusi.

1 Simpulan tidak sesuai dengan tujuan dan tidak didasarkan atas hasil diskusi.

3. Presentasi hasil diskusi

4 Menyajikan dengan lugas, menguasai materi, mampu menjawab pertanyaan, bersikap terbuka terhadap kritik dan saran.

3 Menyajikan dengan lugas, menguasai materi, mampu menjawab pertanyaan, kurang bersikap terbuka terhadap kritik dan saran

2 Menyajikan dengan lugas, menguasai materi, kurang mampu menjawab pertanyaan, dan kurang bersikap terbuka terhadap kritik dan saran

1

Menyajikan dengan kurang lugas, kurang menguasai materi, kurang mampu menjawab pertanyaan, dan kurang bersikap terbuka terhadap kritik dan saran

4.

Menyerahkan hasil diskusi sesuai dengan

waktu yang telah ditentukan

4 Mampu menyerahkan hasil diskusi tepat waktu 3 Menyerahkan hasil diskusi terlambat 3 menit

2 Menyerahkan laporan hasil diskusi terlambat 5 menit 1 Menyerahkan laporan hasil diskusi lebih dari 5 menit

Referensi

Dokumen terkait

Melalui pendekatan saintifik berbasis TPACK, dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning, dan metode diskusi, peserta didik dapat menyebutkna

Akibatnya prestasi sekolah tidak mengalami kenaikan bahkan cenderung menurun; Adanya kompetensi guru yang turun temurun, sehingga memberikan dampak negatif terhadap pengembangan

Melalui model pembelajaran discovery learning dan metode diskusi dengan menggali informasi dari berbagai sumber belajar, peserta didik dapat menuliskan struktur,

Melalui pendekatan STEAM berbasis neurosains dan digital, model pembelajaran Problem Based Learning dengan metode diskusi peserta didik dapat membedakan pertumbuhan

Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning, dan metode diskusi, peserta didik dapat memilih informasi berdasarkan susunan

Under : jika batas bawah dari sebuah simbol lebih kecil dari batas bawah simbol setelahnya dan kedua simbol tidak beririsan serta simbol setelahnya terletak pada baseline yang

Secara umum peramalan yang dapat dilakukan oleh Jaringan Syaraf Tiruan adalah peramalan runtut waktu (time series) sebagai input dan target dari output yang diinginkan pada

Tes yang diambil untuk mendapatkan data floating serve yang dilakukan yaitu tolakan (sudut kaki kanan dan kiri), lompatan (sudut punggung, sudut lengan, tinggi