LAPORAN ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
JUNI, 2016
Latar Belakang
Perubahan kurikulum di perguruan tinggi merupakan aktivitas rutin yang harus dilakukan sebagai bentuk tanggapan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), kebutuhan masyarakat (societal need) serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need).
Penyusunan kurikulum mengacu kepada keputusan Presiden Republik Indonesia No 8 Tahun 2012 tentang kerangka kualifikasi nasional Indonesia dan peraturan KEMENRISTEK DIKTI no 44 Tahun 2015 tentang standar nasional perguruan tinggi (SN-DIKTI) kurikulum KKNI mulai diterapkan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mulai tahun ajaran 2016/2017 yang sebelumnya menggantikan kurikulum berbasis kompetensi (KBK).
Program studi agribisnis juga mulai menerapkan kurikulum KKNI pada mahasiswa stambuk 2016 sampai sekarang. Pada kurikulum berbasis KBK program studi agribisnis menjalankan mata kuliah dengan total bobot sks sebanyak 144 sks. Sedangkan pada kurikulum KKNI bobot SKS sebanyak 148 sks. Sesuai rapat revisi kurikulum yang mengundang dosen, mahasiswa, pengguna lulusan, stakeholder, dan alumni yang diadakan Bulan Juni 2016 maka diputuskan beberapa hal. Diantaranya mengganti mata kuliah, menambah mata kuliah baru, mengurangi sks mata kuliah, yang kesemuanya itu dilakukan berdasarkan kesesuaian kurikulum dengan profil lulusan yang telah ditentukan.
Tujuan
Perubahan kurikulum dilakukan sebagai upaya Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara khususnya program studi agribisnis menyikapi perubahan Ilmu pengetahuan dan Teknologi yang selalu berkembang cepat. kebutuhan masyarakat (societal need) serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need).
KEKUATAN
1. Kualifikasi pendidikan dosen sesuai dengan program studi 2. Seluruh dosen sudah memiliki kepangkatan akademik 3. Beberapa dosen merupakan praktisi pada bidang agribisnis 4. Sarana perkuliahan seperti perangkat pembelajaran tersedia baik 5. Prasarana seperti gedung terawat dengan baik
6. Kebersihan lingkungan terkelola dengan baik 7. Sistem jaringan internet sangat baik
8. 90% mahasiswa agribisnis lulus tepat waktu
9. Lulusan dari program studi agribisnis bekerja pada berbagai bidang
10. Agribisnis merupakan prodi dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Fakultas Pertanian
Kelemahan
1. Masih banyak dosen yang masih berpendidikan S2 2. Sebagian dosen agribisnis berpangkat assisten ahli 3. Tidak adanya ruang privasi dosen
4. Tidak adanya laboratorium 5. Keahlian lulusan tidak spesifik
6. Masa tunggu lulusan untuk mendapatkan kerja masih lama
7. Biaya kuliah tinggi sehingga kurang menjangkau masyarakat bawah Peluang
1. Dunia usaha pertanian yang aplikatif
2. Penawaran studi lanjut, S2, S3 baik dalam negeri maupun luar negeri cukup besar 3. Daya serap lulusan yang tinggi baik perusahaan negara, swasta maupun asing 4. Pemberlakuan Era Perdagangan Bebas
5. Banyaknya Lulusan SMU Negeri, SMU dan SMK Muhammadiyah dan Aliyah (MA) di Sumatera Utara
6. Calon mahasiswa yang tidak lolos UMPTN sangat banyak
7. Jasa Sistem & metode pelatihan manajemen pendidikan tinggi yang tersedia luas 8. Penawaran kerjasama dengan mitra internasional yang luas
9. Software IT yang terus berkembang 10. Penawaran untuk pelatihan di Perusahaan Ancaman
1. Kompetisi yang tinggi dengan alumni Universitas terkemuka yang lain
2. Persaingan promosi program studi sejenis dari Perguruan Tinggi lain sangat ketat 3. Persaingan fasilitas gedung
4. Perkembangan Ekonomi yang cepat
5. Persaingan pelayanan akademik antar perguruan tinggi ketat
Kesimpulan
Berdasarkan analisis SWOT yang telah diuraikan maka Program Studi perlu melakukan perubahan kurikulum untuk merespon perkembangan IPTEK, kebutuhan masyarakat (societal need) serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder need).
Tindak Lanjut
1. Perubahan Jumlah SKS dari 144 SKS menjadi 148 SKS 2. Penambahan Mata kuliah antara lain
- Lembaga Keuangan - Business Plan
- Metode Riset Agribisnis - Teknologi Informasi - Kebijakan Pertanian
3. Penghapusan mata kuliah, antara lain - Ilmu Sosial dan Budaya Dasar - Kredit Perbankan
- Metode Penelitian - Komputer
- Pembangunan Pertanian
Penambahan mata kuliah pilihan baik dalam ataupun luar prodi dari yang sebelumnya 2 mata kuliah sekarang menjadi 3 mata kuliah pilihan.
LAMPIRAN
NOTULENSI
Rabu 15 Juni 2016 Program studi Agribisnis melakukan rapat kordinasi dengan dosen – dosen agribisnis dan 15 Juni 2016 melakukan rapat peninjauan kurikulum yang dalam kegiatannya dihadiri oleh dekanat. Adapun hal yang menjadi pembahasan dalam rapat tersebut adalah :
1. Mendengar masukan dari alumni, dosen, dan pengguna lulusan 2. Memutuskan perubahan kurikulum dan hal – hal berkaitan
Rapat diselenggarakan oleh Pimpinan Program Studi Agribisnis UMSU yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian dan diikuti oleh 10 Dosen Agribisnis. Dimulai jam 10.00 Wib dan berakhir jam 12.30 Wib
Peninjauan Kurikulum Dosen
1. masukan dari dosen untuk mata kuliah statistik non parametrik dan ekonometrika sebaiknya ditambah praktek pengolahan data
2. Agribisnis sebaiknya harus memiliki laboratorium sendiri
3. Sebaiknya diselenggarakan praktek untuk mata kuliah yang sifatnya aplikatif seperti agribisnis tanaman perkebunan, pangan, dan hortikultura.
4. Manajemen tata niaga pertanian sebaiknya dijadikan menjadi manajemen pemasaran.
5. Harus ada praktek khusus untuk mata kuliah Bahasa Inggris
Civitas Akademika
1. Mata kuliah studi kelayakan perlu untuk semua prodi tidak ada khusus untuk agribisnis 2. Mata kuliah studi kelayakan harusnya menjadi mata kuliah fakultas
3. Kolaborasi praktikum atau praktikum bersama antar prodi sebaiknya dilakukan 4. Agribisnis butuh tambahan mata kuliah manajemen organisasi yang tujuannya melatih
mahasiswa untuk bisa membangun sistem dan tata kelola bisnisnya
Alumni
1. Dosen harusnya lebih mendalami kegiatan agribisnis 2. Praktikum mengenai agribisnis harus lebih diperbanyak 3. Tugas sesuai beban KKNI sebaiknya dikurangi
4. Kembali kepada kurikulum lama karena kurikulum lama lebih ringan dan tidak membebani 5. Prodi harus segera membentuk laboratorium agribisnis
Pengguna lulusan
1. Program studi sebaiknya harus melakukan pembekalan kemandirian terhadap mahasiswa 2. Program studi harus mampu membangkitkan semangat kewirausahaan sehingga alumni
memiliki kemampuan berwirausaha
3. Program studi dan dosen harus mampu menanamkan tanggung jawab kerja 4. Program studi dan dosen harus memberikan arahan kepada mahasiswa agar sering
berkompetisi dan berkreasi, agar alumni memiliki motivasi berprestasi
Asosiasi Bidang Studi (PERHEPI)
1. Dosen harus selalu memberikan informasi tentang perkembangan IPTEK kepada mahasiswa 2. perlunya penambahan mata kuliah atau praktek pengembangan IPTEK di prodi agribisnis 3. Prodi harus fokus terhadap capaian kompetensi lulusan