• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pekan batik internasional dan pengembangan pariwisata di Pekalongan 1. HALAMAN JUDUL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pekan batik internasional dan pengembangan pariwisata di Pekalongan 1. HALAMAN JUDUL"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Jumlah Kunjungan Wisatawan wisatawan ke Obyek dan Daya Tarik

Referensi

Dokumen terkait

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengumpulan data yang berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan sumber data tersebut sehingga

Sebelum Kampoeng Batik Laweyan dikem- bangkan menjadi tujuan wisata, hanya terdapat 1 showroom batik yaitu milik batik Merak Manis. Showroom batik milik batik Merak Manis

Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam Laporan Tugas Akhir ini adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Adapun hasil pembahasan Laporan

Abstrak : Kota Pekalongan yang dikenalsebagai Sentra Industri Batik, menyediakan daya tarik wisata belanja dengan tersebarnya grosir-grosir, pasar-pasar tradisional dan showroom batik

pengembangan pada Kampung Pesindon. Pada tahun 2011, Kampung Pesindon ditetapkan menjadi salah satu destinasi wisata batik di Kota Pekalongan yang mengalami perubahan

Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, (deep interview) dan dokumentasi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa pedoman observasi, pedoman

Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara kepada informan-informan yang berperan langsung dalam pengelolaan dan pengembangan Obyek Wisata Colo

Dari hasil penelitian, didapat bahwa kriteria yang tepat untuk untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di obyek wisata batik Kota Pekalongan adalah dengan