HUKUM JAMINAN. Hipotek (sudah dihapus diganti dengan UU No 4/1996 ttg Hak Tanggungan)
Teks penuh
Dokumen terkait
Pasal 56A, setiap kreditur yang memegang Hak Tanggungan, hak gadai atau hak agunan atas kebendaan lainnya, dapat mengeksekusi haknya seolah-olah tidak terjadi
Gadai dalam buku II Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPer) pasal 1150 adalah “Suatu hak yang diperoleh seorang kreditor atas suatu benda bergerak yang
Perumusan pengertian hukum gadai diatur dalam Pasal 1150 KUH Perdata sebagai berikut: Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang berpiutang atas suatu barang bergerak,
Menurut Pasal 1150 KUHPerdata pengertian dari gadai adalah “Suatu hak yang diperoleh seorang kreditor atas suatu barang bergerak yang bertubuh maupun tidak bertubuh yang
Gadai menurut Undang-undang Hukum Perdata pasal 1150, adalah suatu hak yang diperoleh seorang berpiutang atas suatu barang bergerak, yang diserahkan kepadanya
Menurut Pasal 1150 KUHPerdata pengertian dari gadai adalah : Suatu hak yang diperoleh seorang kreditor atas suatu barang bergerak yang bertubuh maupun tidak bertubuh yang diberikan
Berdasarkan definisi dari gadai yang diatur dalam ketentuan Pasal 1150 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, maka gadai pada dasarnya adalah suatu hak jaminan
Menurut Pasal 56 ayat (1) UUK bahwa "Dengan memperhatikan ketentuan Pasal 56A, setiap kreditur yang memegang Hak Tanggungan, hak gadai atau hak agunan atas kebendaan