1 . BAB 1 PENDAHULUAN
A. Analisa Situasi:
Laporan operasi merupakan prosedur pembedahan terhadap pasien, isinya merupakan informasi mengenai diagnose pre dan pasca operasi, deskripsi tentang prosedur pembedahan, doagnosa pre operasi harus di catat medis sebelum pembedahan (Ni Kadek, Sri 2016).
Formulir laporan operasi yang digunakan di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan masih menggunakan kertas tipis, jarak item yang terlalu derdekatan sehingga penulisan isi item tersebut tidak jelas, dan item-item yang terdapat pada formulir masih kurang lengkap, misalnya item untuk jenis kelamin tidak ada.
1.2. Permasalahan Mitra
Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisa formulir laporan operasi yang dipakai di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan yaitu aspek anatomik belum mencantumkan heading formulir yang lengkap dan belum adanya introduction yang jelas. Dari aspek fisik belum sesuai karena masih menggunakan kertas Kuwarto dengan berat 70 gram. Sedangkan dari aspek isi sudah sesuai karena sudah disesuaikan dengan Peraturan Mentri Kesehatan 2008.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bahwa pada bahan kertas sebaiknya diganti dengan kertas A4 minimal 80 gram untuk mengurangi risiko robek dan Perlu adanya perlu menambahkan tentang penjelasan pengisian laporan operasi
2 BAB 2
SOLUSI DAN PERMASALAHAN
2.1 Solusi yang Ditawarkan
Melihat permasalahan yang dihadapi terkait jenis kertas formulir laporan operasi bahan yang digunakan kurang tebal, waktu pelaksanaan operasi sering tidak terisi secara lengkap dan pada butir jaringan eksisi atau insisi serta nama atau macam operasi areal kerjanya berdasarkan karena berada pada sati kolom sehingga terkesan berantakan, pada catatan formulir operasi yang pengisiannya melebihi entry serta belum ada intruksi untuk mengisi. Formulir laporan operasi yang digunakan masih menggunakan kertas tipis, jarak item yang terlalu derdekatan sehingga penulisan isi item tersebut tidak jelas, dan item-item yang terdapat pada formulir masih kurang lengkap, misalnya item untuk jenis kelamin tidak ada
Upaya pelaksanaan yang dapat dilakukan adalah Bahan kertas sebaiknya diganti dengan kertas A4 minimal 80 gram untuk mengurangi risiko robek dan tahan lama dan perlu menambahkan tentang penjelasan pengisian laporan operasi.
2.2.Jenis Luaran dan indicator capaian Jenis Luaran : Buku/publikasi Indicator :
Meningkatnya Pengetahuan Pembuatan Desain Formulir Laporan Operasi Di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan
Meningkatnya keinginan tenaga rekam medis untuk mendesain formulir dengan tepat
Mencegah terjadinya kerusakan fisik anatomi pada desain formulir
3 BAB 3
METODE PELAKSANAAN
Berdasarkan survei awal di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan ditemukan bahwa pada jenis kertas formulir laporan operasi bahan yang digunakan kurang tebal, waktu pelaksanaan operasi sering tidak terisi secara lengkap dan pada butir jaringan eksisi atau insisi serta nama atau macam operasi areal kerjanya berdasarkan karena berada pada sati kolom sehingga terkesan berantakan, pada catatan formulir operasi yang pengisiannya melebihi entry serta belum ada intruksi untuk mengisi.
Pelaksanaan Solusi secara sistematis:
Proses yang dilakukan dalam mengimplementasikan metode pelaksanaan adalah melaksanakan Survei awal kelokasi, menjelaskan maksud dan tujuan rencana yang akan dilaksanakan, melakukan kerja sama ( membuat MoU).
Setelah dilakukan observasi para peserta diberikan seminar dan juga demonstrasi.
dalam kegiatan ini pemateri menyampaikan materi sesuai dengan topik yang telah ditentukan, yaitu Sosialisai Pembuatan Desain Formulir Laporan Operasi Di Rs Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2020. Peserta seminar menyimak informasi penyaji dari awal hingga akhir kegiatan seminar dan mengajukan tanggapan, sanggahan, usul, saran, dan pertanyaan yang relevan dengan masalah pembicaraan pada termin diskusi. Untuk mengevaluasi kegiatan ini, peserta diberikan prepost test tentang materi seminar dan hasil screening. Evaluasi diberikan dalam bentuk kuesioner atau pertanyaan manfaat pelatihan dan gambaran pengetahuan baru yang didapatkan oleh peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi terkait sosialisasi Pembuatan Desain Formulir Laporan Operasi Di Rs Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2020
4 BAB 4
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
1. Gaji dan Upah Pengabdi Honor Honor/Jam
(Rp)
Waktu (Jam/Minggu)
Minggu Honor
4 bulan (Rp)
Ketua Rp 15.650 12 16 Rp 3.000.000
Anggota Rp 3.910 12 16 Rp 750.000
Sub Total Rp 3.750.000 2. Bahan – Bahan habis pakai dan peralatan
Material Justifikasi pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Biaya Pertahun
(RP) BBM Pembelian bahan bakar
untuk pengumpulan data
20 liter Rp.10.000 Rp 200.000
Konsumsi Beli 35 Pasien Rp.30.000 Rp 1.050.000
Pembelian Kertas
Untuk pengetikan proposal dan hasil
pengabdian
5 rim Rp 40.000 Rp 200.000
Pembelian tinta
untuk proposal dan hasil pengabdian
4 botol Rp 50.000 Rp 200.000 Pembuatan
Cadtrige
untuk proposal dan hasil pengabdian
3 buah Rp 150.000 Rp 450.000 Pembelian
CD
Untuk menyimpan file yang akan diserahkan
4 unit Rp 10.000 Rp 40.000 Memperbany
ak proposal Pengabdian
Penyerahan proposal pengabdian ke LPPM
4 rangkap Rp 50.000 Rp 200.000
Memperbany ak laporan hasil Pengabdian
Penyerahan hasil pengabdian ke LPPM
4 rangkap Rp 50.000 Rp 200.000
Pembelian flash disk
untuk penyimpanan bahan dan data hasil
pengabdian
1 unit Rp 100.000 Rp 100.000
Klip Kertas Untuk menjepit kertas laporan
4 kotak Rp.15.000 Rp.60.000 SUB TOTAL (Rp) Rp2.500.000 3. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi pemakaian
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Biaya Pertahun
(RP) Sewa Laptop Untuk pengetikan data - Rp 750.000 Rp 750.000 Sewa Printer Untuk Mengeprint
data
- Rp 650.000 Rp 650.000 Modem Pembelian modem 1 buah Rp 350.000 Rp 350.000 SUB TOTAL (Rp) Rp 1.750.000 4. Lain-lain
5
Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga Satuan
(Rp)
Biaya (RP)
Penyuluhan dan Pelatihan
Konsumsi untuk 3 hari 105 orang Rp 30.000 Rp 4.500.000
SUB TOTAL (Rp) Rp 4.500.000 Total Rp.
12.456.000
Jadwal Kegiatan
No KEGIATAN Feb Mar Apr
1. Survei, pengenalan 2. Pelaksanaan
pembinaan 3. Evaluasi kegiatan
pembinaan 4. Terminasi
6 BAB 5
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik : Sosialisasi pelaksanaan Pembuatan Desain Formulir Laporan Operasi Di Rs Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2020
Sasaran : Tenaga rekam medis Tempat : RSU IPI
Waktu : 2 x 50 menit
I. Tujuan Instruksional umum
Setelah proses penyuluhan diharapkan tenaga rekam medis mengerti tentang pelaksanaan Pembuatan Desain Formulir Laporan Operasi Di Rs Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2020
II. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan peserta mampu : a) Menjelaskan fungsi formulir lembar operasi dirumah sakit b) Menjelaskan Cara pembuatan formulir lembar operasi
III. Materi
a) Pengertian formulir
b) Cara pembuatan formulir lembar operasi
IV. Metode 1) Ceramah 2) Diskusi 3) Tanya jawab
V. Media
1. LCD / Flipchart
7 VI. Kegiatan Penyuluhan
NO WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA
1 5 menit Pembukaan
a) membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
b) Memperkenalkan diri
c) Menjelaskan tujuan dari penyuluhan d) Menyebutkan materi yang akan
diberikan
e) Menyampaikan kontrak waktu
Mendengarkan pembukaan yang disampaikan oleh moderator.
2 30 menit Pelaksanaan
Penyampaian materi oleh pemateri:
a) Menjelaskan formulir lembar operasi
b) Menjelaskan pembuatan formulir lembar operasi
Mendengarkan dan memberikan umpan balik tehadap materi yang disampaikan.
3 30 menit Tanya jawab
Memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya tentang materi yang kurang dipahami
Mengajukan pertanyaan
3 15 menit Evaluasi
Menanyakan kembali kepada peserta tentang materi yang telah diberikan dan reinforcement kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan
Menjawab pertanyaan
4 5 menit Penutup
a) Mempersilahkan fasilitator dari pembimbing tenaga rekam medis dan/atau pembimbing akademik untuk menambahkan ataupun menjelaskan kembali jawaban pertanyaan peserta yang belum terjawab.
b)Menjelaskan kesimpulan dari materi penyuluhan
c) Ucapan terima kasih d) Salam penutup
Mendengarkan dengan seksama dan menjawab salam
8
NO WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA
1 5 menit Pembukaan
a) membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
b)
Mendengarkan pembukaan yang disampaikan oleh moderator.
2 30 menit Pelaksanaan
Penyampaian materi oleh pemateri:
a) Menjelaskan formulir lembar operasi
b) Menjelaskan pembuatan formulir lembar operasi
Mendengarkan dan memberikan umpan balik tehadap materi yang disampaikan.
3 40 menit Tanya jawab
Memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya tentang materi yang kurang dipahami
Mengajukan pertanyaan
3 30 menit Pemberian tugas kepada peserta pelatihan yaitu mendesain formulir laporan operasi
Memberi tugas
4 5 menit Penutup
a) Mempersilahkan fasilitator dari pembimbing tenaga rekam medis dan/atau pembimbing akademik untuk menambahkan ataupun menjelaskan kembali jawaban pertanyaan peserta yang belum terjawab.
b)Menjelaskan kesimpulan dari materi penyuluhan
c) Ucapan terima kasih d) Salam penutup
Mendengarkan dengan seksama dan menjawab salam
9
NO WAKTU KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN PESERTA
1 5 menit Pembukaan
a) membuka kegiatan dengan mengucapkan salam
b) Memperkenalkan diri
c) Menjelaskan tujuan dari penyuluhan d) Menyebutkan materi yang akan
diberikan
e) Menyampaikan kontrak waktu
Mendengarkan pembukaan yang disampaikan oleh moderator.
2 10 menit Pengumpulan tugas yang diberikan kepada peserta
Pengumpulan tugas
3 40 menit Pemaparan tugas dari peserta Pemaparan tugas 3 15 menit Evaluasi
Melakukan koreksi tugas peserta yang dikumpulkan
Mendengarkan moderator
4 5 menit Penutup
a) Mempersilahkan fasilitator dari pembimbing tenaga rekam medis dan/atau pembimbing akademik untuk menambahkan ataupun menjelaskan kembali jawaban pertanyaan peserta yang belum terjawab.
b)Menjelaskan kesimpulan dari materi penyuluhan
c) Ucapan terima kasih d) Salam penutup
Mendengarkan dengan seksama dan menjawab salam
10 VII. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a) Peserta hadir ditempat penyuluhan
b) Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan RSU IPI.
2. Evaluasi Proses
a) Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b) Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar 3. Evaluasi Hasil
Setelah penyuluhan diharapkan sekitar 80% peserta penyuluhan mampu mengerti dan memahami penyuluhan yang diberikan sesuai dengan tujuan khusus
11 BAB 6 PENUTUP 6.1 Kesimpulan
1. Item untuk laporan operasi pada formulir sudah lengkap dan nomor dan tanggal revisi formulir belum tercantumkan.
2. Bahan belum sesuai. Bahan yang digunakan adalah kertas kuarto 70 gram menyebabkan kertas mudah robek.
3. Penerbitan formulir sudah dicantumkan, Identitas pasien pada formulir sudah dicantumkan, Pemberian judul sudah jelas.
6.2 Saran
Formulir laporan operasi yang dipakai di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan sebaiknya Bahan kertas sebaiknya diganti dengan kertas A4 minimal 80 gram untuk mengurangi risiko robek dan tahan lama dan perlu menambahkan tentang penjelasan pengisian laporan operasi
12
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto.2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis Revisi VI, Jakarta : Rineka Cipta.
_________. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 55 Tahun 2013 tentang Pekerjaan Perekam Medis, Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Atma dan Swati. 2017. Desain Formulir Assesment Awal Medis Gawat Darurat Berdasarkan Standar Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 di Rumah Sakit Daerah Balung Jember.
Benny. 2012. Pembuatan Formulir Diakses : 22 Juni 2018.
Direktorat Bina Pelayanan Medik. 2006. Pedoman Penyelenggaraan Dan Prosedur Rekam Medis Rumah Sakit Di Indonesia, Revisi II. Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 585/MENKES/IX/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran, Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Firdaus, 2008. Rekam Medik Dalam Sorotan Hukum Dan Etika Surakarta LPP UNS dan UNS Press.
Hatta, Gemala. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta : UI-Press.
Menkes RI. 2008. Nomor 269 Tahun 2008 Tentang Rekam Medis . Jakarta : Indonesia.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Ni Kedek, Sri. 2016. Analisis Kelengkapan Pengisian Data Laporan Operasi di Rumah Sakit Kota Mengelang Jawa Tengah. Diakses 27 Juli 2018 pukul 08.31 wib.
Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia. 2008. Peraturan Mentri Kesehatan RI NO.
269 tahun 2008. Tentang Rekam Medis. Jakarta : Kemenkes RI.
Putri, Rani. 2013. Defenisi Formulir. Diakses : 28 juni 2018. Raniputri20.blogspot.com.
Rusyanto, Ery. 2009. Etika Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Yogyakarta : Graha ilmu.
Soni Hidayat. 2012. Defenisi dan Jenis Operasi. Diakses : 08 Juli 2018 pukul 20.00 wib.
Digilib.esaunggul.ac.id.
Sofiana Kurniya Hanik. 2011. Analisis Desain Formulir Laporan Operasi (RM 16) di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar. Diakses: 10 juli 2018.
13
Undang-Undang RI. 2004. Peraturan Presiden RI. Pasal 44 Ayat (1) Tentang Praktik Kedokteran. Jakarta : Peraturan Presiden RI.
Yuniathik.2014. Desain Formulir dan perinsip pembuatan Formulir. Diakses : 10 juli 2018 pukul 10.00 wib . https:// yuniathik.wordpress.com.
14 Lampiran 1 Materi
Seminar Tentang Pembuatan Desain Formulir Laporan Operasi Di Rs Imelda Pekerja Indonesia Tahun 2020