PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BETON ASPAL CAMPURAN PANAS
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
memberikan nilai kadar aspal optimum yang kecil, nilai stabilitas yang tinggi, kelelehan yang kecil, VMA yang kecil, VIM yang kecil dan MQ yang besar dibandingkan dengan campuran
Berapa nilai stabilitas, kelelehan ( flow ), serta analisis kepadatan dan pori dari campuran padat yang terbentuk dengan menggunakan metode marshall test pada campuran aspal
Stabilitas, Marshall Quotient, dan VIM beton aspal yang dipadatkan dengan alat pemadat Marshall lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemadatan dengan alat
Hasil pengujian Marshall terhadap campuran beraspal yang mengandung plastik menunjukkan bahwa penambahan kadar plastik sampai dengan 3% pada aspal meningkatkan nilai stabilitas,
Dari hasil pengujian Marshall akan didapatkan nilai karakteristik marshall meliputi: berat jenis aspal beton, stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), Rongga Antara
tidak bebas berupa nilai VMA, VIM, VFB, stabilitas, flow dan marshall quetions. Kekuatan hubungan tersebut apakah hubungan sangat lemah, lemah, cukup, kuat, atapun
Stabilitas, Marshall Quotient, dan VIM beton aspal yang dipadatkan dengan alat pemadat Marshall lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemadatan dengan alat
Dari indikator pengujian Marshall diatas, fly ash lebih baik dalam hal kepadatan (density), rongga dalam campuran (VIM), dan rongga terisi aspal (VFB) karena sifat fly ash