• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro A. LATAR BELAKANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro A. LATAR BELAKANG"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 1

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Penyusunan Laporan Kinerja (LKJ) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2020 merupakan salah satu wujud pertanggungjawaban kepada publik atas pencapaian kinerja utama tujuan, sasaran, program, kegiatan dan realisasi anggaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro pada Tahun Anggaran 2020.

Selain itu, LKJ juga merupakan salah satu alat ukur yang digunakan dalam upaya untuk meningkatkan kinerja sesuai tugas dan fungsinya, penyusunan LKJ Tahun 2020 mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja dan Instansi Pemerintah. Laporan Kinerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya Tahun 2016-2021, Rencana Strategis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2016-2021 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2020. Laporan Kinerja ini juga merupakan evaluasi terhadap target dan capaian kinerja kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, termasuk pertanggung jawaban atas pelaksanaan kegiatan yang dibiayai APBD Kota Surabaya sebagai bahan pertimbangan untuk peningkatan kinerja pada tahun berikutnya.

B. GAMBARAN UMUM

Berdasarkan Peraturan Walikota Surabaya Nomor : 45 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 62 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Susunan Organisasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya terdiri dari :

a. Dinas

b. Sekretariat, membawahi :

1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 2. Sub Bagian Keuangan

(2)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 2

c. Bidang Koperasi , membawahi :

1. Seksi Perencanaan dan Pembentukan Koperasi 2. Seksi Pengawasan dan Pembinaan Koperasi d. Bidang Usaha Mikro, Membawahi :

1. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Sentra Usaha

2. Seksi Pembinaan dan Pengawasan Usaha Produktif Perkotaan e. Bidang Pengembangan Koperasi dan Kemitraan

1. Seksi Pengembangan Koperasi 2. Seksi Kemitraan dan Pengembangan f. UPTD

g. Kelompok Jabatan Fungsional B.1 Sumber Daya Manusia

Untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi tersebut diatas, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya didukung oleh pegawai sebanyak 158 orang dengan kualifikasi yang tertera sebagai berikut ini :

Gambar 1

Kualifikasi Pendidikan Pegawai

0 0 12 3 1 20 8 2 7 54 4 0 46 1 0 10 20 30 40 50 60 SD SMP SMA D3 D4 S1 S2

Kualifikasi Pegawai Berdasarkan Pendidikan

(3)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 3

Gambar 2.

Kualifikasi Pegawai Berdasarkan Golongan

C. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI Gambar 1.1

Bagan Struktur Organisasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Sesuai Perwali 45 Tahun 2018

DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO SEKRETARIAT BIDANG PENGEMBANGAN KOPERASI DAN KEMITRAAN BIDANG KOPERASI BIDANG USAHA MIKRO SEKSI PERENCANAAN DAN PEMBENTUKAN KOPERASI SEKSI PENGAWASAN DAN PEMBINAAN KOPERASI SEKSI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN SENTRA USAHA SEKSI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN USAHA PRODUKTIF PERKOTAAN SEKSI PENGEMBANGAN KOPERASI SEKSI KEMITRAAN DAN PENGEMBANGAN KASUBBAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN KASUBBAG KEUANGAN KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL UPTD 0 10 20 30 40 I II III IV 0 9 32 3

GOLONGAN

I II III IV

(4)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 4

Dalam melaksanakan tugasnya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Surabaya mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut :

1. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah mempunyai fungsi :

Sesuai dengan peraturan walikota pasal 4 nomor 62 tahun 2016

A. Dinas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a mempunyai tugas membantu Walikota melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan.

B. Dinas melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi :

a. perumusan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya; b. pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya;

c. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya; d. pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan

tugas dan fungsinya

Sesuai dengan peraturan walikota no 45 tahun 2018

a. Perumusan kebijakan teknis dibidang Koperasi dan Usaha Mikro. b. Menyusun rencana program kerja dan kegiatan Dinas

c. Menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum d. Menyelenggarakan pelayanan perizinan dan retribusi kekayaan

daerah

e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2. Sekretariat

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dibidang kesekretariatan. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud diatas Sekretaris mempunyai fungsi dan tugas :

(5)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 5

B. Pelaksanaan koordinasi perencanaan program / kegiatan, anggaran dan pelaporan Dinas ;

C. Pelaksanaan pembinanaan organisasi dan ketatatlaksanaan D. Pengelolaan kepegawaian

E. Pengelolaan penatausahaan Dinas beserta lingkungan dan sarana / prasarana pendukung

F. Pelaksanaan kehumasan dan keprotokolan. G. Pengelolaan unit loket pelayanan

H. Pelaksanaan pengembangan unit teknologi informasi

I. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan langsung sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3. Bidang Koperasi

Bidang Koperasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Bidang Koperasi mempunyai fungsi dan tugas :

A. pelaksanaan pemrosesan teknis perizinan / non perizinan di bidang koperasi;

B. pelaksanaan penyusunan rencana program kerja dan petunjuk teknis di bidang koperasi;

C. pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis di bidang koperasi;

D. pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di bidang koperasi;

E. pelaksanaan perumusan kebijakan teknis di bidang koperasi;

F. pelaksanaan perumusan kebijakan penumbuhan iklim usaha dalam pemberdayaan koperasi;

G. pelayanan pemberian dan fasilitasi penyuluhan / sosialisasi tentang perkoperasian;

H. pelaksanaan pemeringkatan koperasi;

I. pelayanan pemberian fasilitasi dalam penyusunan atau perubahan AD/ART koperasi;

(6)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 6

K. pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di bidang koperasi; L. pelaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan

tugas;

M. pelaksanaan pelaporan indikator kinerja bidang yang tertuang dalam dokumen perencanaan strategis;

N. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas langsung sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4. Bidang Usaha Mikro

Bidang Usaha Koperasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, adapun fungsi dan tugasnya : a. pelaksanaan proses perizinan / non perizinan di bidang di bidang usaha

mikro;

b. penyusunan rencana program kerja dan petunjuk teknis di bidang usaha mikro;

c. pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis di bidang usaha mikro;

d. pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di bidang usaha mikro;

e. pelaksanaan perumusan kebijakan teknis di bidang usaha mikro; f. pelaksanaan perumusan kebijakan penumbuhan iklim usaha dalam

pemberdayaan usaha mikro;

g. pelaksanaan penyusunan dan pengelolaan database di bidang usaha mikro;

h. pelaksanaan pengelolaan sentra usaha makanan dan minuman dan pasar tradisional milik pemerintah daerah:

i. pelaksanaan perencanaan kebutuhan pemeliharaan sarana dan prasarana bangunan sentra usaha makanan dan minuman dan pasar tradisional;

j. pelaksanaan pemungutan retribusi pemakaian kekayaan daerah; k. pengelolaan ruang pamer produk usaha mikro;

l. pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di bidang usaha mikro; m. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang usaha mikro;

(7)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 7

n. pelaksanaan pelaporan indikator kinerja bidang yang tertuang dalam dokumen perencanaan strategis;

o. melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

5. Bidang Pengembangan Koperasi dan Kemitraan

Bidang Pengembangan Koperasi dan Kemitraan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, di bidang Pengembangan Koperasi dan Kemitraan, Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud di atas Bidang Pengembangan Koperasi dan Kemitraan mempunyai fungsi dan tugas:

a. pelaksanaan penyusunan rencana program kerja dan petunjuk teknis di bidang pengembangan koperasi dan kemitraan;

b. pelaksanaan rencana program dan petunjuk teknis di bidang pengembangan koperasi dan kemitraan;

c. pelaksanaan koordinasi dan kerjasama lembaga dengan instansi di bidang pengembangan koperasi dan kemitraan;

d. pelaksanaan perumusan kebijakan teknis pengembangan koperasi dan kemitraan;

e. pelaksanaan pengembangan usaha dan diversifikasi produk koperasi dan usaha mikro;

f. pelaksanaan pengembangan perluasan akses pembiayaan / permodalan bagi koperasi dan usaha mikro;

g. pelaksanaan penyusunan rencana pengembangan dan pelaksanaan bimbingan teknis dan pelatihan bagi perangkat organisasi koperasi; h. pelaksanaan pengawasan dan pengendalian di bidang pengembangan

koperasi dan kemitraan;

i. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas; j. pelaksanaan pelaporan indikator kinerja dinas yang tertuang dalam

dokumen perencanaan strategis;

k. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(8)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 8

D. ISU-ISU STRATEGIS

Permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan koperasi dan UKM disebabkan faktor internal dan fakor eksternal sebagai berikut :

FAKTOR INTERNAL FAKTOR EKSTERNAL

KEKUATAN / STRENGTHS (S) PELUANG / OPPRTUNITIES (O)

1. Kewenangan untuk membina Koperasi dan Usaha Mikro

2. Anggaran

3. Peraturan perkoperasian 4. SOP disetiap kegiatan

5. Data perkembangan Koperasi dan usaha mikro berbasis IT

6. Keberadaan Sentra Wisata Kuliner

1. Rendahnya kemampuan, kreativitas dan inovasi pelaku usaha mikro dalam peningkatan produk usaha baik kualitas maupun kuantitas secara efektif dan efisien 2. Perlu adanya peningkatan jumlah Koperasi

yang berkualitas (memiliki NIK) di Kota Surabaya

3. Belum optimalnya akses pelaku usaha mikro ke sumber daya produktif usaha

4. Terbatasnya kreatifitas dan kompetensi pengurus/pengelola koperasi dalam pengembangan inovasi usaha

5. Pemanfaatan dan fungsi Pasar yang belum optimal

KELEMAHAN / WEAKNESS (W) ANCAMAN / THREATS (T)

1. Kualitas dan kuantitas SDM pembina perkoperasian dan usaha mikro

2. Mekanisme penegakan sanksi, terhadap Koperasi dan Usaha Mikro

3. Sarana prasarana pendukung operasional 4. Rencana induk pengembangan koperasi dan

usaha mikro

1. Belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro

2. Belum optimalnya penerapan GCG (Good Corporate Governance) dalam tata kelola usaha simpan pinjam koperasi

3. Belum optimalnya daya dukung personil yang profesional dan kompeten dibidangnya untuk

Kepengurusan, Pengelolaan dan

pengawasan Koperasi

4. Masih banyak terjadi konflik permasalahan hukum, dan pelanggaran yang melibatkan koperasi

5. Masih banyaknya PKL yang berjualan di sekitar SWK, sehingga berdampak pada sepinya pengunjung di SWK

Dari berbagai permasalahan baik faktor penghambat maupun pendorong, dan dari hasil identifikasi pada Rencana Strategis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, maka ditetapkan beberapa isu strategis sebagai berikut :

a. Meningkatkan pemanfaatan dan pengoptimalan Sentra b. Meningkatkan pengelolaan dan kreativitas pelaku usaha c. Meningkatnya pertumbuhan koperasi

d. Meningkatnya sektor usaha mikro dan koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja

(9)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 9

E. LANDASAN HUKUM

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) Dinas Koperasi Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2019 berlandaskan atas perundang-undangan yang berlaku yaitu :

1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian;

2) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah; 3) Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional;

4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah

5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah 6) Peraturan Pemerintah Nomor 8 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja

Instansi Pemerintah.

7) Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

8) Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.

9) Surat Keputusan Kepala LAN Nomor 239 tentang Perbaikan Penyusunan LAKIP.

10) Surat Edaran Menteri PAN Nomor SE-31 / M.PAN.XII / 2004 tentang Penetapan Kinerja.

11) Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara nomor: Per/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah

12) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

13) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

14) Perda Kota Surabaya Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

(10)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 10

15) Peraturan Walikota Nomor 45 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kota Surabaya.

(11)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 11

F. SISTEMATIKA PENULISAN BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang B. Gambaran Umum

C.Tugas, Fungsi, Dan Struktur Organisasi D. Isu-Isu Strategis

E. Landasan Hukum

BAB II PERENCANAAN KINERJA

A. Perencanaan Strategis Tahun 2019 B. Indikator Kinerja Utama

C. Perjanjian Kinerja

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Pengukuran Kinerja

B. Capaian Kinerja

C. Analisi Capaian Kinerja D. Akuntabilitas Keuangan BAB IV PENUTUP

(12)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 12

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

A.

PERENCANAAN STRATEGIS TAHUN 2019

Dalam dokumen perencanaan daerah, keterkaitan Rencana Strategis (Renstra) 2016-2021 dan Rencana Kerja (2020) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya tidak terlepas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya 2016-2021, Visi Kota Surabaya adalah “Surabaya Kota Sentausa yang berkarakter dan berdaya saing Global berbasis Ekologi” dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro mengikuti Misi 9 RPJMD yakni : “Memantapkan daya saing usaha-usaha ekonomi lokal, inovasi produk dan jasa, serta pengembangan industri kreatif”.

Dalam upaya mencapai visi misi yang telah ditetapkan, maka perlu disusun tujuan dan sasaran yang akan dicapai atau dihasilkan pada kurun waktu tertentu (5 tahun) oleh karena itu ditetapkan Tujuan dan Sasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sebagai berikut :

Tujuan

1. Meningkatkan Tata Kelola Administrasi Pemerintahan yang Baik 2. Meningkatkan Produktivitas Koperasi

3. Meningkatkan Produktivitas Usaha Mikro Sektor Produksi Barang dan Jasa

4. Meningkatnya akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah Sasaran

1. Meningkatkan kualitas kelembagaan dan usaha koperasi

2. Meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro dalam mengembangkan sumber daya produktif

3. Terjaganya kesesuaian pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan

(13)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 13

A.3 Program dan Kegiatan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Berikut ini jabaran perencanaan sesuai dengan rencana strategis dan rencana kerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tahun 2020 yang memuat program dan kegiatan sebagai berikut :

Tabel 2.1

Program, Kegiatan dan Target

NO PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR TARGET

I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase ketepatan pemenuhan sarana dan prasarana perkantoran

100,00%

1

Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah

Persentase ketersediaan barang

dan jasa perkantoran 100%

II

Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

Persentase sarana dan prasarana perkantoran dalam kondisi baik

100,00%

2 Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran

Persentase pemeliharaan dan

pengadaan sarana perkantoran 100%

III Program Pengembangan Sentra Usaha

Persentase sentra usaha makanan dan minuman yang beroperasi secara optimal

119,63%

3 Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha

Jumlah sentra usaha yang

difasilitasi 21 sentra usaha

4 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang

mendapatkan pembinaan 49 sentra usaha

IV Program Perkuatan Permodalan Usaha Mikro

Persentase Usaha Mikro yang berhasil mendapatkan bantuan permodalan

107,9%

5 Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan 173 orang/kelompok V Program Penguatan Kelembagaan Koperasi Persentase koperasi berklasifikasi AAB 103,19%

6 Pengawasan Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang

mendapatkan pengawasan 629 koperasi

7 Penilaian Kinerja Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang

dinilai kinerjanya 35 koperasi

8

Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi

Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan fasilitasi

pembentukan dan peningkatan kualitas lembaga

44 kelompok

VI Program Pengembangan Produk Usaha Mikro

Persentase pelaku usaha mikro yang produknya layak di uji mutukan

102.68%

9 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pembinaan pelaku usaha mikro yang mendapatkan pembinaan

587 orang

VII Program Pengembangan Usaha Koperasi

Tingkat pertumbuhan koperasi

(14)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 14

NO PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR TARGET

10

Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Koperasi

Jumlah koperasi yang difasilitasi untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha bisnis

100 koperasi

11 Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK)

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan UKM

210 orang

B.

INDIKATOR KINERJA UTAMA

Indikator Kinerja Utama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tahun 2020 merupakan kinerja utama yang dirincikan pada indikator kinerja utama perangkat daerah yang berisi indikator kinerja utama level tujuan dan sasaran perangkat daerah berserta formulasi, definisi/penjelasan dan target kinerja yang akan dicapai sesuai tabel 2.2

Tabel 2.2

Indikator Kinerja Utama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Tujuan:

Meningkatkan produktivitas UMKM sektor produksi barang dan jasa.

Tingkat pertumbuhan produktivitas usaha mikro sektor produksi barang dan jasa.

15.63 %

Sasaran:

Meningkatkan kemampuan usaha mikro dalam mengakses sumber daya produktif.

Persentase pelaku usaha mikro yang dapat mengakses sumber daya produktif.

61 %

Tujuan:

Meningkatkan produktivitas koperasi.

Tingkat pertumbuhan produktivitas

koperasi. 15.63 %

Sasaran:

Meningkatkan kualitas

kelembagaan dan usaha koperasi.

Tingkat pertumbuhan kualitas koperasi. 72 % Tujuan:

Meningkatkan tata kelola administrasi perangkat daerah yang baik.

Nilai SAKIP Kota Surabaya dari hasil

evaluasi Kemenpan dan RB 71 %

Sasaran:

Mengelola sarana dan prasarana serta administrasi perkantoran perangkat daerah.

Kinerja pengelolaan sarana dan prasarana serta administrasi perkantoran di perangkat daerah pemerintah kota surabaya

100 %

Penyusunan strategi dan kebijakan Perangkat Daerah ini diselaraskan dengan strategi dan kebijakan daerah serta rencana program prioritas dalam

(15)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 15

RPJMD Kota Surabaya. Rencana Program dan formulasi indikator tahun 2020 yang akan dilaksanakan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran. Sebagaimana dijelaskan pada tabel 2.3 sebagai berikut :

Tabel 2.3.

Tujuan, Sasaran, Program dan Formulasi Indikator 2020

Tujuan Sasaran Program dan Formulasi Indikator Mendorong pemantapan

daya saing usaha mikro.

Meningkatkan

kemampuan usaha mikro dalam mengakses sumber daya produktif

Program Pengembangan Produk Usaha Mikro

Persentase Tingkat Produktivitas Koperasi. Persentase pelaku usaha mikro yang dapat

mengembangkan sumber daya produktif

(Jumlah pelaku usaha mikro binaan sampai tahun (t) yang produknya layak diujimutukan : jumlah pelaku usaha mikro binaan sampai tahun (t)] x 100%

Program Pengembangan Sentra Usaha

(Jumlah sentra usaha makanan dan minuman yang beroperasi secara optimal tahun (t) : jumlah sentra usaha makanan dan minuman tahun (t)) x 100%

Program Perkuatan Permodalan Usaha Mikro

Jumlah Pelaku usaha Mikro binaan yang mendapatkan bantuan permodalan sampai tahun (t) : jumlah pelaku usaha mikro binaan sampai tahun (t)) X 100%

Mendorong pemantapan daya saing koperasi

Meningkatkan kualitas kelembagaan dan usaha koperasi

Program Pengembangan Usaha Koperasi

Persentase Tingkat Produktivitas Usaha Mikro Tingkat pertumbuhan kualitas koperasi.

(Jumlah koperasi aktif RAT yang meningkat volume usahanya tahun (t) : jumlah koperasi aktif RAT tahun (t)) x 100%

Program Penguatan Kelembagaan Koperasi

(Jumlah koperasi yang berklasifikasi AAB sampai dengan tahun (t) : jumlah koperasi aktif ber-RAT yang direncanakan diintervensi sampai dengan tahun 2021) x 100% Meningkatkan akuntabililitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Terjaganya kesesuaian pelaksanaan program dan kegiatan pembanguna

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Nilai SAKIP.

Kinerja pengelolaan sarana dan prasarana serta administrasi perkantoran di Perangkat Daerah Pemerintah Kota Surabaya.

Survey tingkat kepuasan pegawai melalui

e-performance

Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

(16)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 16

Tujuan Sasaran Program dan Formulasi Indikator

(Jumlah sarana dan prasarana yang diadakan tahun (t) : Jumlah sarana dan prasarana yang dibutuhkan tahun (t)) x 100%

(Jumlah sarana dan prasarana perkantoran layak pakai tahun (t) : Jumlah sarana dan prasarana perkantoran keseluruhan tahun (t)) x 100%

(17)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 17

C.

PERJANJIAN KINERJA

Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil maka Perjanjian Kinerja (Perkin) merupakan janji dari perencana kinerja tahunan yang sangat penting dilakukan oleh pimpinan instansi di lingkungan Pemerintahan, karena akan memberikan perspektif mengenai apa yang diinginkan untuk dihasilkan dalam satu tahun ke depan. Dengan perencanaan kinerja tersebut diharapkan fokus dalam mengarahkan dan mengelola program atau kegiatan instansi agar lebih baik, dan diharapkan tidak ada kegiatan instansi yang tidak terarah atau keluar dari perencanan.

Perjanjian Kinerja Dinas Koperasi dan usaha Mikro mengacu pada Dokumen Renstra Dinas koperasi dan Usaha Mikro Tahun 2016-2021, Dokumen Rencana Kerja (Renja) Tahun 2020, dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2020 dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPA-P) Tahun 2020 adalah sebagai berikut :

Tabel 2.4

Perjanjian Kinerja Untuk Perubahan APBD Tahun 2020 Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Tujuan:

Mendorong pemantapan daya saing usaha mikro dan koperasi.

Persentase Tingkat Produktivitas

Koperasi. 15,63%

Sasaran:

Meningkatkan Kualitas Kelembagaan dan Usaha Koperasi..

Tingkat pertumbuhan kualitas koperasi. 72%

Tujuan:

Mendorong pemantapan daya saing usaha mikro dan koperasi.

Persentase Tingkat Produktivitas

Usaha Mikro 53,00%

Sasaran:

Meningkatnya kemampuan pelaku usaha mikro dalam

mengembangkan sumber daya produktif.

Persentase pelaku usaha mikro yang dapat mengembangkan sumber daya produktif.. 61 % Tujuan: Meningkatkan akuntabililitas penyelenggaraan pemerintahan daerah Nilai SAKIP >70-80

(18)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj-IP) 2020 18

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

Sasaran:

Terjaganya kesesuaian pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan.

Kinerja pengelolaan sarana dan prasarana serta administrasi perkantoran di Perangkat Daerah Pemerintah Kota Surabaya.

100 %

Tabel 2.4 merupakan perjanjian kinerja untuk Tujuan dan Sasaran Perangkat Daerah beserta indikator dan target kinerja yang rencananya akan dilaksanakan pada Tahun 2020 oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya.

Sedangkan untuk tabel 2.5 di bawah merupakan Rencana Program dan Penganggaran untuk Perjanjian Kinerja yang akan dilaksanakan Tahun 2020.

Tabel 2.5.

Program dan Rencana Anggaran 2020

NO PROGRAM/KEGIATAN INDIKATOR ANGGARAN

I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase ketepatan pemenuhan sarana dan prasarana perkantoran

1.851.625.649

II

Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

Persentase sarana dan prasarana perkantoran dalam kondisi baik

474.161.743

III Program Pengembangan Sentra Usaha

Persentase sentra usaha makanan dan minuman yang beroperasi secara optimal

6.015.429.748

IV Program Perkuatan Permodalan Usaha Mikro

Persentase Usaha Mikro yang berhasil mendapatkan bantuan permodalan 384.985.914 V Program Penguatan Kelembagaan Koperasi Persentase koperasi berklasifikasi AAB 1.707.610.621

VI Program Pengembangan Produk Usaha Mikro

Persentase pelaku usaha mikro yang produknya layak di uji mutukan

802.668.534

VII Program Pengembangan Usaha Koperasi

Tingkat pertumbuhan koperasi

yang meningkat volumenya 941.787.272

Dari gambaran tabel diatas, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan melaksanakan program sebanyak 7 (tujuh) program dengan total anggaran sebesar Rp. 12.178.269.481.

(19)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 19 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas kinerja adalah perwujudan kewajiban suatu instansi untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui system prtanggungjawaban secara periodik. Dinas koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya selaku pelaksana, melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang disusun sesuai ketentuan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Pengukuran kinerja merupakan langkah untuk membandingkan realisasi kinerja dengan sasaran (target) kinerja yang dicantumkan dalam lembar / dokumen perjanjian kinerja dalam rangka pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja tahun berjalan. Pengukuran capaian kinerja Dinas Koperasi dan usaha Mikro Tahun 2020 digunakan untuk mengetahui keberhasilan dalam melaksanakan program dan kegiatan selama 1 (satu) tahun anggaran. Indikator kinerja yang digunakan adalah indikator kinerja sasaran, yang dirumuskan dalam Rencana Strategis Dinas koperasi dan Usaha Mikro Tahun 2016-2021 dan Rencana Strategis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2016-2021, sebagaimana yang tercantum dalam penetapan kinerja Dinas koperasi dan Usaha Mikro Tahun 2020.

A. PENGUKURAN KINERJA

Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang ditetapkan. Untuk Program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

(20)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 20 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Kota Surabaya selama tahun 2020, program yang dilaksanakan sebanyak 7 (tujuh) program dan 1 Tingkat kepuasan pegawai terhadap pelayanan administrasi perkantoran serta 11 (sebelas) kegiatan Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh masing – masing bidang sebagai berikut :

1. Sekretariat :

a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, dengan kegiatan : Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah b. Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana

Kedinasan, dengan kegiatan Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran.

2. Bidang Koperasi :

a. Program Penguatan Kelembagaan Koperasi, dengan kegiatan : (i) Pengawasan Koperasi dan (ii) Penilaian Kinerja Koperasi dan (iii) Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi

3. Bidang Usaha Mikro :

a. Program Pengembangan Sentra Usaha dengan kegiatan (i) Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha, (ii) Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

b. Program Pengembangan Produk Usaha Mikro, dengan kegiatan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

4. Bidang Pengembangan Koperasi Dan Kemitraan :

a. Program Perkuatan Permodalan Usaha Mikro, dengan kegiatan Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

b. Program Pengembangan Usaha Koperasi, dengan kegiatan (i) Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Koperasi, (ii)

Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK)

Pengukuran capaian kinerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro tahun 2019 dilakukan dengan cara sebagai berikut :

A.1. Membandingkan antara target Program dengan realisasi Program tahun 2020

(21)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 21 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Capaian target program secara prosentase dan keuangan dapat dilihat pada tabel 3.1

Tabel 3.1

Capaian perbandingan program (Target dan Realisasi) Tahun 2020 No Program / Kegiatan Indikator Kinerja

Tahun 2020 Anggaran Tahun 2020

Target Realisasi Capaian Target Realisasi Capaian

Program Pengembangan Produk Usaha Mikro

Persentase pelaku usaha mikro yang produknya layak diujimutukan

35,11% 36,12 102,86% 802.668.534 749.670.612 93,40%

1 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan pembinaa 587 orang 587 orang 100% 802.668.534 749.670.612 93,40% Program Pengembangan Sentra Usaha Persentase sentra usaha makanan dan minuman yang beroperasi secara optimal 58% 69,39 119,63% 6.015.429.748 5.662.566.844 94,13% 2 Pembinaan Pelaku Usaha di Sentra Usaha

Jumlah sentra usaha yang pelaku usahanya mendapatkan pembinaan 49 sentra usaha 49 sentra usaha 100% 1.964.688.833 1.834.094.390 93,35% 3 Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha

Jumlah sentra usaha yang difasilitasi 21 sentra usaha 23 sentra usaha 109,52% 4.050.740.915 3.828.472.454 94,51% Program Pengembangan Usaha Koperasi Tingkat pertumbuhan koperasi yang meningkat volume usahanya 55% 55,61 101,1% 941.787.272 904.146.713 96,00% 4 Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK)

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan UKM

210 orang 210 orang 100% 417.358.000 417.120.380 99,94% 5 Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Koperasi

Jumlah koperasi yang difasilitasi untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha bisnis 100 koperasi 100 koperasi 100% 524.429.272 487.026.333 92,87% Program Penguatan Kelembagaan Koperasi Persentase koperasi berklasifikasi AAB 69,95% 72,18 103.19% 1.707.610.621 1.669.411.108 97,76% 6 Pengawasan Koperasi

Jumlah koperasi yang mendapatkan pengawasan

629 lembaga 629 koperasi 100% 1.166.904.755 1.152.117.711 98,73%

7 Penilaian Kinerja Koperasi

Jumlah koperasi yang

dinilai kinerjanya 35 koperasi 35 koperasi 100% 188.100.650 180.364.000 95,89%

8 Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan fasilitasi pembentukan dan peningkatan kualitas lembaga 44 kelompok 44 kelompok 100% 352.605.216 336.929.397 95,55%

(22)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 22 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

No Program / Kegiatan Indikator Kinerja

Tahun 2020 Anggaran Tahun 2020

Target Realisasi Capaian Target Realisasi Capaian

Program Perkuatan Permodalan Usaha Mikro

Persentase pelaku usaha mikro yang berhasil mendapatkan bantuan permodalan 8,31% 8,97 107,9% 384.985.914 375.035.447 97,42% 9 Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan 173 orang / kelompok 173 orang / kelompok 100% 384.985.914 375.035.447 97,42% Program Pelayanan Administrasi Perekantoran Tingkat Kepuasan Pegawai Terhadapa Pelayanan Administrasi Perkantoran 87% 89,87 103,3% 1.851.625.649 1.767.087.861 95,43% 10 Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah Persentase ketersediaan barang dan jasa perkantoran

100% 100% 100% 1.851.625.649 1.767.087.861 95,43%

Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

Persentase Ketepatan Pemenuhan Sarana dan Prasarana Perkantoran 100% 100% 100% 474.161.743 415.627.625 87,66% 11 Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran

Jumlah unit sarana perkantoran yang dipelihara dan diadakan

100% 100% 100% 474.161.743 415.627.625 87,66%

TOTAL 12.178.269.481 11.543.546.210 94,79%

Dari tabel diatas pencapaian kinerja program yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terlaksana hampir diatas rata-rata 100 persen.

Sedangkan untuk capaian keuangan secara program, sangat baik (kategori nilai 86 % - 100 %).

A.2 Membandingkan antara target Kegiatan dengan realisasi Kegiatan Per- Triwulan Tahun 2020

Pengukuran hasil kinerja dilakukan untuk mempermudah evaluasi pelaksanaan kegiatan sehingga pencapaian target dapat terpenuhi. Tabel 3.2 menunjukkan capaian kegiatan per-triwulan tahun 2020 :

(23)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 25 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Tabel 3.2

Pencapaian Per Triwulan Kegiatan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2020

Kegiatan Indikator

Target dan capaian Tahun 2020

Keterangan

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan III Total Capaian

Target Realisasi Capaian

(%) Target Realisasi Cap aian (%) Target Realisa si Capa ian (%) Targ et Reali sasi Capaia n (%) Target Realisa si Capa ian 1 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan pembinaa 708 587 82,91 708 587 82,9 1 708 587 82,91 587 587 100,00 587 orang 587 orang 100 % Adanya perubahan Target kegiatan 2 Pembinaan Pelaku Usaha di Sentra Usaha Jumlah sentra usaha yang pelaku usahanya mendapatkan pembinaan 132 133 100,76 137 144 105, 11 141 144 102,1 3 145 145 100 49 sentra usaha 49 sentra usaha 100 % 3 Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha Jumlah sentra usaha yang difasilitasi 57 58 101,75 30 30 100 60 63 105 63 63 100 21 sentra usaha 23 sentra usaha 109,5 2% 4 Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK) Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan UKM 80 0 0 0 0 0 0 90 90 130 120 92,31 210 orang 210 orang 100 % 5 Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Koperasi Jumlah koperasi yang difasilitasi untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha bisnis 0 0 0 0 0 0 0 0 0 100 100 100 100 kopera si 100 kopera si 100 % 6 Pengawasan Koperasi Jumlah koperasi yang mendapatkan pengawasan 0 307 307 200 24 12 131 83 63,36 298 215 72,15 629 lembag a 629 kopera si 100 %

(24)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 26 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Kegiatan Indikator

Target dan capaian Tahun 2020

Keterangan

Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan III Total Capaian

Target Realisasi Capaian

(%) Target Realisasi Cap aian (%) Target Realisa si Capa ian (%) Targ et Reali sasi Capaia n (%) Target Realisa si Capa ian 7 Penilaian Kinerja Koperasi Jumlah koperasi yang dinilai kinerjanya 0 0 0 0 0 0 35 35 100 0 0 0 35 kopera si 35 kopera si 100 % 8 Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan fasilitasi pembentukan dan peningkatan kualitas lembaga 27 21 77,78 11 11 100 6 21 350 0 0 0 44 kelomp ok 44 kelomp ok 100 % 9 Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan 84 85 101,19 0 0 0 0 0 0 89 88 98,88 173 orang/k elompo k 173 orang/k elompo k 100 % 10 Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah

Persentase ketersediaan barang dan jasa perkantoran 16 18 112,50 12 11 92 12 13 108 13 12 92,31 100% 100% 100 % 11 Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran Jumlah unit sarana perkantoran yang dipelihara dan diadakan 4 5 125 3 3 100 4 4 100 5 5 100 100% 100% 100 %

(25)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 27 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

(26)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 30 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Dari tabel 3.2 dapat dijelaskan sebagai berikut :

Triwulan I

Pencapaian target kegiatan yang telah dijadwalkan di triwulan I semuanya telah mencapai 100%

Triwulan II

Pencapaian target kegiatan yang telah dijadwalkan di triwulan I semuanya telah mencapai 100%

Triwulan III

Pencapaian target kegiatan yang telah dijadwalkan di triwulan I semuanya telah mencapai 100%

Triwulan IV

Pencapaian target kegiatan yang telah dijadwalkan di triwulan I semuanya telah mencapai 100%

(27)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 31 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

A.4 Membandingkan Capaian Kinerja Fisik dan Keuangan Tahun 2019 dengan 2020

Selanjutnya disampaikan pada table 3.3 target kinerja dan capaian kinerja antara tahun 2019 dan tahun 2020 berikut persentase penjelasan naik / turun.

Tabel 3.3

Perbandingan Target Kinerja dan Capaian Kinerja Tahun 2019 dan 2020

NO KEGIATAN INDIKATOR

KEGIATAN Ket

2019 2020

RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI % Naik / Turun

(+/-)

1

Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah

Persentase ketersediaan barang

dan jasa perkantoran 100% 100% 100,00% 100% 100% 100%

Menurun, capaian 100% 2 Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran Persentase pemeliharaan dan pengadaan sarana perkantoran 100% 100% 100,00% 100% 100% 100% Menurun, capaian 100% 3 Penyelenggaraan Event Promosi Sentra Wisata Kuliner

Jumlah kegiatan promosi sentra wisata kuliner yang diselenggarakan

4 kali 4 kali 100% - - - Meningkat, capaian 100%

4

Monitoring dan Evaluasi

Perkembangan Usaha Sentra Wisata Kuliner dan Pasar Tradisional

Jumlah sentra wisata kuliner dan pasar tradisional yang dimonitoring dan dievaluasi perkembangan usahanya 60 lokasi 60 lokasi 100% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 5 Pengadaan Sarana Penunjang Tempat Usaha Skala Mikro

Jumlah sarana penunjang tempat usaha skala mikro yang disediakan 618 unit 611 unit 98,87% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 6 Pemeliharaan Tempat Usaha Skala Mikro

Jumlah tempat usaha skala mikro

yang dipelihara 15 lokasi 15 lokasi 100% - - -

Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 7 Fasilitasi Kemitraan Pelaku Usaha Skala Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan

125 orang 125 0rang 100% - - - Tetap, capaian 100%

8

Fasilitasi Sertifikasi Produk bagi Pelaku Usaha Skala Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi sertifikasi produk 25 orang 24 orang 96,00% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 9 Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang dimonitoring dan dievaluasi

perkembangan usahanya

385 orang 385 orang 100% - - - Menurun, capaian 100%

10

Peningkatan Mutu Produk Bagi Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan fasilitasi peningkatan mutu produk 125 orang 173 orang 138,40% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 11 Pelatihan Peningkatan Mutu Produk di Sentra Wisata Kuliner

Jumlah pelaku usaha di sentra wisata kuliner yang mendapatkan pelatihan peningkatan mutu produk

140 orang 172 orang 122,86% - - - Meningkat, capaian 100%

12

Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan pembinaan

(28)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 32 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

NO KEGIATAN INDIKATOR

KEGIATAN Ket

2019 2020

RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI % Naik / Turun

(+/-)

13

Pembinaan pelaku usaha di sentra usaha

Jumlah sentra usaha yang pelaku usahanya mendapatkan pembinaan - - - 49 sentra usaha 49 sentra usaha 100% 14 Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha

Jumlah sentra usaha yang difasilitasi - - - 21 sentra usaha 23 sentra usaha 109.52 % 15 Pengawasan Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan pengawasan 450 lembaga 451lembaga 100,22% 629 lembaga 629 lembaga 100% Tetap, capaian 100% 16 Penilaian Kinerja Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang dinilai kinerjanya 150 lembaga 150 lembaga 100% 35 koperasi 35 koperasi 100% Meningkat, capaian 100% 17 Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan fasilitasi pembentukan dan peningkatan kualitas lembaga 61 lembaga 61 lembaga 100% 44 kelompok 44 kelompok 100% Tetap, capaian 100% 18 Penilaian Kesehatan Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang dinilai kesehatan usahanya 150 lembaga 150 lembaga 100% - - - Menurun, capaian 100% 19 Penyelenggaraan Promosi Produk Unit Bisnis Koperasi

Jumlah Kegiatan Promosi Produk Unit Bisnis Koperasi aktif yang dilaksanakan 5 kali 5 kali 100% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 20 Fasilitasi Pembentukan Jaringan Kerjasama Bisnis dan Permodalan antar Koperasi, dengan Distributor, dan /atau Lembaga Keuangan/Perbankan Jumlah lembaga koperasi yang difasilitasi pembentukan jaringan kerjasama bisnis dan permodalan antar koperasi, distributor, dan/atau lembaga keuangan/perbankan 144 lembaga 145 lembaga 100,69% - - - Menurun, capaian 100% 21 Fasilitasi Uji Sertifikasi Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Koperasi Jasa Keuangan (SKKNI-KJK) Jumlah lembaga koperasi yang pengelola usaha simpan pinjam - nya mengikuti uji sertifikasi 35 lembaga 35 lembaga 100,00% - - - Tetap, capaian 100% 22 Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK)

Jumlah pengurus koperasi dan pelaku usaha mikro yang mengikuti kegiatan

220 orang 232 orang 105,45% 210 orang 210 orang 100%

Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 23 Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Bisnis Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang difasilitasi untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha bisnis 144 lembaga 175 lembaga 121,53% 100 koperasi 100 koperasi 100% Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 24 Pengelolaan Rumah Kreatif Kuliner

Jumlah rumah kreatif yang dikelola 1 bangunan 1 bangunan 100,00% - - - Tetap, capaian 100% 25 Pelatihan Kuliner di Rumah Kreatif

Jumlah pelaku usaha kreatif yang mendapat pelatihan kuliner di rumah kreatif 25 orang 24 orang 96,00% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 26 Fasilitasi Sertifikasi Produk bagi Pelaku Usaha Kreatif

Jumlah pelaku usaha kreatif yang mendapatkan fasilitasi sertifikasi produk 25 orang 25 orang 100% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 27 Fasilitasi Kemitraan Permodalan Bagi Pelaku Usaha Kreatif

Jumlah pelaku usaha kreatif yang difasilitasi kemitraan permodalan 50 orang 50 orang 100,00% - - - Tetap, capaian 100%

(29)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 33 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

NO KEGIATAN INDIKATOR

KEGIATAN Ket

2019 2020

RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI % Naik / Turun

(+/-)

28

Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan - - - 173 orang/kelo mpok 173 orang/kelom pok 100,00 %

Dari tabel diatas pada tahun 2019 terdapat 24 (dua puluh empat) kegiatan sedangkan pada tahun 2020 terdapat 11 (sebelas) kegiatan, adapun kegiatan yang tetap ada pada tahujn 2020 sebanyak 7 (tujuh) kegiatan antara lain :

1. Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah 2. Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran

3. Pengawasan Koperasi 4. Penilaian Kinerja Koperasi

5. Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi 6. Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK)

7. Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Bisnis Koperasi.

Adapun nama kegiatan tahun 2019 yang tidak ada, akan tetapi nama kegiatan tersebut baru ada pada 2020 yakni :

1. Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

2. Pembinaan pelaku usaha di sentra usaha

3. Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha 4. Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

(30)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 34 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Capaian kinerja keuangan tidak sepenuhnya memenuhi 100% dikarenakan faktor-faktor efisiensi anggaran, efektifitas pelaksanaan kegiatan sehingga beban anggaran berkurang meskipun target capaian kinerja terpenuhi.

Tabel 3.4

Perbandingan Rencana dan Realisasi Anggaran Tahun 2019 dan 2020 (Anggaran)

NO KEGIATAN INDIKATOR

KEGIATAN Ket

2019 2020

RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI % Naik / Turun

(+/-)

1

Penyediaan Barang dan Jasa Perkantoran Perangkat Daerah

Persentase ketersediaan barang dan jasa perkantoran

1.784.952 .566 1.721.459.1 83 96,44% 1.851.625. 649 1.767.087.8 61 95,43% Menurun, capaian 100% 2 Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran Persentase pemeliharaan dan pengadaan sarana perkantoran 970.133.9 72 865.058.29 5 89,17% 474.161.74 3 415.627.62 5 87,66% Menurun, capaian 100% 3 Penyelenggaraan Event Promosi Sentra Wisata Kuliner

Jumlah kegiatan promosi sentra wisata kuliner yang diselenggarakan 245.974.4 08 207.546.59 6 84,38% - - - Meningkat, capaian 100% 4 Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Usaha Sentra Wisata Kuliner dan Pasar Tradisional

Jumlah sentra wisata kuliner dan pasar tradisional yang dimonitoring dan dievaluasi perkembangan usahanya 989.679.9 76 899.151.50 6 90,85% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 5 Pengadaan Sarana Penunjang Tempat Usaha Skala Mikro

Jumlah sarana penunjang tempat usaha skala mikro yang disediakan 1.535.292 .820 1.318.865.6 94 85,90% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 6 Pemeliharaan Tempat Usaha Skala Mikro

Jumlah tempat usaha skala mikro yang dipelihara 4.090.567 .113 3.231.013.9 67 78,99% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 7 Fasilitasi Kemitraan Pelaku Usaha Skala Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan 252.557.6 13 240.551.64 6 95,25% - - - Tetap, capaian 100% 8 Fasilitasi Sertifikasi Produk bagi Pelaku Usaha Skala Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi sertifikasi produk 128.373.9 17 107.830.99 7 84,00% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 9 Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang dimonitoring dan dievaluasi perkembangan usahanya 619.227.6 49 598.473.12 7 96,65% - - - Menurun, capaian 100% 10 Peningkatan Mutu Produk Bagi Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha mikro yang mendapatkan fasilitasi peningkatan mutu produk 307.446.9 00 232.873.39 7 75,74% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 11 Pelatihan Peningkatan Mutu Produk di Sentra Wisata Kuliner

Jumlah pelaku usaha di sentra wisata kuliner yang mendapatkan pelatihan peningkatan mutu produk 146.400.5 28 117.522.94 4 80,27% - - - Meningkat, capaian 100% 12 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha

(31)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 35 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

NO KEGIATAN INDIKATOR

KEGIATAN Ket

2019 2020

RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI % Naik / Turun

(+/-)

mendapatkan pembinaan

13

Pembinaan pelaku usaha di sentra usaha

Jumlah sentra usaha yang pelaku usahanya mendapatkan pembinaan - - - 49 sentra usaha 49 sentra usaha 100% 14 Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha

Jumlah sentra usaha yang difasilitasi - - - 21 sentra usaha 23 sentra usaha 109.52 % 15 Pengawasan Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan pengawasan 1.037.387 .735 962.690.65 1 92,80% 1.166.904. 755 1.152.117.7 11 98,73% Tetap, capaian 100% 16 Penilaian Kinerja Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang dinilai kinerjanya 302.321.3 78 279.601.74 1 92,48% 188.100.65 0 180.364.00 0 95,89% Meningkat, capaian 100% 17 Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang mendapatkan fasilitasi pembentukan dan peningkatan kualitas lembaga 358.846.6 51 340.103.76 2 94,78% 352.605.21 6 336.929.39 7 95,55% Tetap, capaian 100% 18 Penilaian Kesehatan Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang dinilai kesehatan usahanya 284.740.2 21 256.694.17 8 90,15% - - - capaian 100% Menurun, 19 Penyelenggaraan Promosi Produk Unit Bisnis Koperasi

Jumlah Kegiatan Promosi Produk Unit Bisnis Koperasi aktif yang dilaksanakan 194.751.2 23 185.811.72 8 95,41% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 20 Fasilitasi Pembentukan Jaringan Kerjasama Bisnis dan Permodalan antar Koperasi, dengan Distributor, dan /atau Lembaga Keuangan/Perbankan Jumlah lembaga koperasi yang difasilitasi pembentukan jaringan kerjasama bisnis dan permodalan antar koperasi, distributor, dan/atau lembaga keuangan/perbankan 123.574.1 36 107.704.18 1 87,16% - - - Menurun, capaian 100% 21 Fasilitasi Uji Sertifikasi Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Koperasi Jasa Keuangan (SKKNI-KJK) Jumlah lembaga koperasi yang pengelola usaha simpan pinjam - nya mengikuti uji sertifikasi 277.324.8 71 244.494.75 7 88,16% - - - Tetap, capaian 100% 22 Peningkatan Kapasitas Koperasi dan UKM (DAK)

Jumlah pengurus koperasi dan pelaku usaha mikro yang mengikuti kegiatan 467.500.0 00 467.268.30 0 99,95% 417.358.00 0 417.120.38 0 99,94% Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 23 Fasilitasi Peningkatan dan Pengembangan Usaha Bisnis Koperasi Jumlah lembaga koperasi yang difasilitasi untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha bisnis 534.674.9 29 499.232.03 4 93,37% 524.429.27 2 487.026.33 3 92.87% Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 24 Pengelolaan Rumah Kreatif Kuliner

Jumlah rumah kreatif yang dikelola 58.575.40 4 36.378.502 62,11% - - - Tetap, capaian 100% 25 Pelatihan Kuliner di Rumah Kreatif

Jumlah pelaku usaha kreatif yang mendapat pelatihan kuliner di rumah kreatif 25.580.17 2 23.868.023 93,31% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan 26 Fasilitasi Sertifikasi Produk bagi Pelaku Usaha Kreatif

Jumlah pelaku usaha kreatif yang mendapatkan fasilitasi sertifikasi produk 135.984.4 22 111.720.99 7 82,16% - - - Meningkat, tahun sebelumnya 0 kegiatan

(32)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 36 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

NO KEGIATAN INDIKATOR

KEGIATAN Ket

2019 2020

RENCANA REALISASI % RENCANA REALISASI % Naik / Turun

(+/-)

27

Fasilitasi Kemitraan Permodalan Bagi Pelaku Usaha Kreatif

Jumlah pelaku usaha kreatif yang difasilitasi kemitraan permodalan 117.442.4 57 98.461.329 83,84% - - - Tetap, capaian 100% 28 Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

Jumlah pelaku usaha skala mikro yang mendapatkan fasilitasi kemitraan - - - 384.985.91 4 375.035.44 7 97.42%

Tabel diatas menjelaskan perbandingan capaian kinerja keuangan pada kegiatan tahun 2019 dengan tahun 2020. Anggaran Belanja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2019 sebesar Rp. 24.669.106.473 terealisasi sebesar22.526.065.223 atau terserap 91.31%, sedangkan angaran tahun 2020 sebesar Rp. 21.620.564.455 terealisasi sebesar Rp. 20.752.281.852 atau 95.98 %.

A.5 Rencana Tindak Lanjut Program dan Kegiatan tahun 2021

Dalam rangka peningkatan capaian kinerja di tahun mendatang dan berdasarkan pengukuran kinerja tahun 2020, maka agar pelaksanaan kegiatan lebih efektif dan efisien diperlukan tindak lanjut atau evaluasi terhadap program dan kegiatan pada tahun 2020 dengan menggabungkan beberapa kegiatan yang sifatnya hampir sama dan menyesuaikan program kegiatan pada perubahan RPJMD / Renstra. Tabel 3.5 menjelaskan perubahan program dan kegiatan tahun 2020 dengan program dan kegiatan tahun 2021.

Tabel 3.5

Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun 2020 dengan Rencana Tindak Lanjut Tahun 2021

NO PROGRAM/KEGIATAN 2020 NO PROGRAM/KEGIATAN 2021 PENJELASAN

I Program Pelayanan Administrasi

Perekantoran I

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Tidak ada

Perubahan Program maupun Kegiatan 1 Penyediaan Barang dan Jasa

Perkantoran Perangkat Daerah 1

Penyediaan Barang dan Jasa

(33)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 37 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

II

Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

II

Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

2 Pemeliharaan dan Pengadaan

Sarana Perkantoran 2

Pemeliharaan dan Pengadaan Sarana Perkantoran

III Program Pengembangan Sentra Usaha III Program Pengembangan Sentra Usaha

3 Pembinaan Pelaku Usaha di

Sentra Usaha 3

Pembinaan Pelaku Usaha di Sentra

Usaha

4 Fasilitasi Penyelenggaraan

Kegiatan di Sentra Usaha 4

Fasilitasi Penyelenggaraan

Kegiatan di Sentra Usaha

IV Program Pengembangan Produk

Usaha Mikro IV

Program Pengembangan Produk Usaha Mikro

5 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro 5 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro

V Program Perkuatan Permodalan Usaha

Mikro V

Program Perkuatan Permodalan

Usaha Mikro

6 Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro 6 Fasilitasi Kemitraan dan Pengembangan Usaha Mikro

VI Program Penguatan Kelembagaan

Koperasi VI

Program Penguatan Kelembagaan Koperasi

7 Pengawasan Koperasi 7 Pengawasan Koperasi

8

Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi

8

Fasilitasi Pembentukan dan Peningkatan Kualitas Lembaga Koperasi

9 Penilaian Kinerja Koperasi 9 Penilaian Kinerja Koperasi

VII Program Pengembangan Usaha

Koperasi VII

Program Pengembangan Usaha

Koperasi

10 Peningkatan Kapasitas Koperasi

dan UKM (DAK) 10

Peningkatan Kapasitas Koperasi

dan UKM (DAK)

11 Fasilitasi Peningkatan dan

Pengembangan Usaha Koperasi 11

Fasilitasi Peningkatan dan

Pengembangan Usaha Koperasi

B. CAPAIAN KINERJA

B.1 Pencapaian Tujuan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2019.

Dalam rangka mencapai tujuan Perangkat Daerah (PD), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro tetap memperhatikan Sasaran Kota, karena Tujuan PD sama dengan sasaran Kota sehingga pencapaian tersebut tetap memperhatikan

(34)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 38 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

target yag ditetapkan oleh sasaran Kota. Tujuan dan sasaran PD beserta indikator dan target kinerja tertuang dalam Perjanjian Kinerja yang selanjutnya diuraikan dalam program kegiatan dengan rencana anggaran beserta indikator sebagai alat ukur capaian kinerja. Berikut adalah capaian kinerja perjanjian kinerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2019 untuk tujuan dan sasaran dapat dilihat pada tabel 3.6 :

Tabel 3.6

Capaian Tujuan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2020

No Indikator Tujuan Formulasi Tahun 2020 Target Renstra 2021 Persentase Realisasi 2020 dengan Target Renstra 2021 Target Realisasi 1 Persentase Tingkat Produktivitas Koperasi

[jumlah volume usaha koperasi tahun (t) - jumlah volume usaha koperasi tahun (t0)/ jumlah volume usaha koperasi tahun (t0)] x 100% 15,63% 16.21% 100% 32% 48% 2 Prosentase Tingkat Produktivitas Usaha mikro

[(jumlah volume usaha mikro tahun (t) – jumlah volume usaha mikro tahun (t0)) : jumlah volume usaha mikro tahun (t0)] x 100%

53% 119,64% 225,74%

75% 150%

3 Nilai SAKIP

Nilai SAKIP Kota Surabaya dari hasil evaluasi Kemenpan dan RB

71% 76,94% 108,37%

>80-90 95%

Berdasarkan hasil realisasi sebagaimana pada tabel 3.6, capaian kinerja tujuan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya tahun 2020 antara target dan realisasi berada diatas 100%, hal ini menunjukkan bahwa tujuan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya tercapai.

B.2. Pencapaian Sasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2019

(35)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 39 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Sasaran Dinas Koperasi merupakan turunan dari tujuan, dimana sasaran ini merupakan riil kinerja Dinas selama 1 (satu) tahun. Tabel 3.7 menjelaskan perbandingan target capaian dengan realisasi.

Tabel 3.7

Perbandingan Capaian Sasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2020 dengan Capaian Sasaran Renstra 2021

No Indikator Sasaran Formulasi

Tahun 2020 Target Renstra 2021 Persentase Realisasi 2020 dengan Target Renstra 2021 Target Realisasi Capaian

1 Kinerja pengelolaan sarana dan prasarana serta administrasi perkantoran di Perangkat Daerah Pemerintah Kota Surabaya (Capaian indikator Persentase sarana dan prasarana perkantoran dalam kondisi baik x 50%) + (Capaian indikator Tingkat kepuasan pegawai terhadap pelayanan administrasi perkantoran x 50%) 100% 100% 100,00% 100% 100% 2 Persentase pelaku usaha mikro yang dapat

mengembangkan sumber daya produktif

Jumlah Pelaku Usaha Mikro Binaan tahun (t) - Jumlah Pelaku Usaha Mikro Binaan tahun (t0): Jumlah Pelaku Usaha Mikro Binaan tahun (t0) x 100%

61% 63,01% 103.29% 75% 81%

3 Tingkat pertumbuhan kualitas koperasi

Jumlah aset koperasi tahun (t) - Jumlah aset Koperasi tahun (t0) : Jumlah aset koperasi tahun (t0) x 100 %

72% 86.80% 120,56% 79% 91%

Dari tabel 3.6 dapat dijelaskan bahwa hasil capaian Sasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya 2020 sama halnya dengan hasil capaian tujuan dengan prosentase tercapai yakni 100% bahkan 2 (dua) sasaran melebihi target.

B.3. Pencapaian Program Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2020

Program Dinas Koperasi tahun 2020 dapat disampaikan sebagai beriku :. Tabel 3.7

Perbandingan Capaian Program Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya Tahun 2020 dengan Capaian Sasaran Renstra 2021

(36)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 40 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

No Indikator Program Formulasi

Tahun 2020 Target Renstra 2021 Persentase Realisasi 2020 dengan Target Renstra 2021 Target Realisasi Capaian

1

Persentase pelaku usaha mikro yang produknya layak diujimutukan

(Jumlah pelaku usaha mikro binaan sampai tahun (t) yang produknya layak diujimutukan : jumlah pelaku usaha mikro binaan sampai tahun (t)] x 100%

35.11% 36.12 102.86%

40% 87%

2

Persentase sentra usaha makanan dan minuman yang beroperasi secara optimal

(Jumlah sentra usaha makanan dan minuman yang beroperasi secara optimal tahun (t) : jumlah sentra usaha makanan dan minuman tahun (t)) x 100% 58% 69.39 119.63% 63% 92% 3 Tingkat pertumbuhan koperasi yang meningkat volume usahanya

(Jumlah koperasi aktif RAT yang meningkat volume usahanya tahun (t) : jumlah koperasi aktif RAT tahun (t)) x 100%

55% 55.61 101.1%

80% 68%

4 Persentase koperasi berklasifikasi AAB

(Jumlah koperasi yang berklasifikasi AAB sampai dengan tahun (t) : jumlah koperasi aktif ber-RAT yang direncanakan diintervensi sampai dengan tahun 2021) x 100% 69.95% 72.18 103.19% 72.95% 95% 5 Persentase pelaku usaha mikro yang berhasil

mendapatkan bantuan permodalan

Jumlah Pelaku usaha Mikro binaan yang mendapatkan bantuan permodalan sampai tahun (t) : jumlah pelaku usaha mikro binaan sampai tahun (t)) X 100% 8.31% 8.97 107.9% 8.50% 94% Tingkat kepuasan pegawai terhadap pelayanan administrasi perkantoran

Survey tingkat kepuasan pegawai melalui e-performance 87% 89.87 103.3% 100% 103.3% Persentase ketepatan pemenuhan sarana dan prasarana perkantoran

(Jumlah sarana dan prasarana yang diadakan tahun (t) : Jumlah sarana dan prasarana yang dibutuhkan tahun (t)) x 100% 100% 100.00 100% 100.00 100% Persentase sarana dan prasarana perkantoran dalam kondisi baik

(Jumlah sarana dan prasarana perkantoran layak pakai tahun (t) : Jumlah sarana dan prasarana perkantoran keseluruhan tahun (t)) x 100%

(37)

Laporan Kinerja (LKJ) 2020 41 Dinas Koperasi dan Usaha Mikro

Dari tabel 3.6 dapat dijelaskan bahwa hasil capaian Sasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya 2020 sama halnya dengan hasil capaian tujuan dengan prosentase tercapai yakni 100%.

A. ANALISIS CAPAIAN KINERJA

Dalam analisis capaian kinerja ini kami jelaskan faktor-faktor yang mendorong dan menghambat dalam pelaksanaan target tujuan dan sasaran Perangkat Daerah, dapat kami jelaskan antara lain :

No Kegiatan Capaian Tahun

2020

Faktor Pendorong Faktor Penghambat Ket 1 2 3 4 5 6 1 Pembinaan Pelaku Usaha Mikro 100%

1. Adanya konsistensi pelaku usaha mikro yang tetap melakukan kegiatan produksi dan berjualan di masa pendemi.

2. Adanya fasilitasi bimbingan teknis akuntansi dasar, kewirausahaan, dan marketing online pada pelaku usaha mikro binaan baru.

- 2 Pembinaan Pelaku Usaha di Sentra Usaha 100% 1. Konsistensi pedagang-pedagang di sentra wisata kuliner yang masih aktif berjualan di masa pandemi.

2. Bertambahnya jumlah sentra wisata kuliner baru yang mulai operasional. - 3 Fasilitasi Penyelenggaraan Kegiatan di Sentra Usaha 109,52%

Eksistensi pedagang-pedagang pasar dan sentra wisata kuliner yang melaksanakan single kasir masih tetap melakukan kegiatan usaha di masa pandemi.

-

4

Peningkatan Kapasitas

Koperasi dan UKM (DAK)

100%

Meningkatnya animo gerakan koperasi untuk mengikuti fasilitasi yang disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka pemberdayaan dan pembinaan tata kelola usaha

Gambar

Tabel  2.4  merupakan  perjanjian  kinerja  untuk  Tujuan  dan  Sasaran  Perangkat  Daerah  beserta  indikator  dan  target  kinerja  yang  rencananya  akan  dilaksanakan  pada  Tahun  2020  oleh  Dinas  Koperasi  dan  Usaha  Mikro  Kota  Surabaya
Tabel  diatas  menjelaskan  perbandingan  capaian  kinerja  keuangan  pada  kegiatan tahun 2019 dengan tahun 2020

Referensi

Dokumen terkait

Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan (BPMSPH) adalah Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diberi tugas melaksanakan

Dari hasil Studi EHRA yang di tampilkan pada Tabel 3.2 dapat dilihat bahwa Pengelolaan sampah di Kabupaten Gowa 91,7% tidak memadai, hal ini di dukung dengan frekuensi

a) Merumuskan dan menetapkan program dan rencana kerja serta rencana kegiatan Bidang Koperasi, UMKM, Pengawasan Koperasi dan Penilaian serta Kesekretariatan meliputi

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj- IP) Dinas Perumahan dan Kawasan permukiman Kabupaten Demak disusun guna memberikan gambaran tentang pencapaian kinerja Dinas

Dengan adanya program peta digital interaktif yang tersedia di Dinas Pariwisata Kabupaten Lamongan, maka diharapkan para wisatawan dapat dengan mudah mengetahui lokasi

Disisi lain, adanya merger pada ketiga perbankan syariah milik negara ini ternyata juga akan menimbulkan banyak tantangan mengingat merger dilakukan di tengah bencana

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKj IP) TAHUN 2020 DINAS PERDAGANGAN, KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN DEMAK 1 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat

Penyearah gelombang penuh adalah penyearah yang tersusun dari dioda yang menghasilkan tegangan keluaran dc dalam satu periode dari tegangan masukan AC,