• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Fundamental Ekonomi dan Kinerja Keuangan Terhadap Kredit Bermasalah Pada Bank Syariah Di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Fundamental Ekonomi dan Kinerja Keuangan Terhadap Kredit Bermasalah Pada Bank Syariah Di Indonesia"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Pada 1994-2016 (Persen)
Gambar 2. Market Share Bank Syariah, Pada 2008-2016  (Persen)
Tabel 1. Variabel dan Pengukuran
Tabel 2. Rata-Rata NPF, LDR, CAR, dan BOPO Perbankan Syariah,   Pada 2011-2016 (Persen)
+2

Referensi

Dokumen terkait

Sampel yang digunakan adalah tiga Bank Umum Syariah yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri dan Bank Mega Syariah. Metode pemilihan sampel yang

Menganalisis efisiensi perbankan syariah (Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia periode 2009-2012) di Indonesia dengan menggunakan variabel-variabel

ANALISIS MENGUKUR TINGKAT EFISIENSI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (STUDI PADA BANK SYARIAH MANDIRI, BANK MEGA SYARIAH, BANK MUAMALAT INDONESIA PERIODE 2009-2012).. ANALISIS

Judul: “Analisis Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Penyaluran Pembiayaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Intervening Studi Pada Bank Syariah Mandiri, Bank BCA Syariah dan Bank

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Informasi yang diungkapkan Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia dalam Islamic

Objek penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia, diantaranya : BCA Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Muamalat Indonesia,

Bank BCA Syariah berada pada peringkat pertama Bank Mandiri Syariah berada pada peringkat kedua Bank BRI Syariah berada pada peringkat ketiga, Bank BNI Syariah berada pada peringkat

Objek penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bank Indonesia, diantaranya : BCA Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Muamalat Indonesia,