• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN ANGKUTAN UMUM RURAL MELALUI KONSEP ANGKUTAN UMUM MULTIMODA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGEMBANGAN ANGKUTAN UMUM RURAL MELALUI KONSEP ANGKUTAN UMUM MULTIMODA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1:  Skema  Transportasi  Multimoda  (menurut  Vork  et  al.,  1998,  dari  Activity  and  Travel Choice(s) in Multimodal Public Transport Systems, Stephan Krygsman, 2004  (Sumber: Krygsman, PhD Thesis)
Gambar 2. Bagan Alir Penelitian
Tabel 1. Karakteristik Perjalanan
Gambar 4. Load Factor Angkutan Umum Kota Pagar Alam  sumber: survey bersama tahun 2014
+2

Referensi

Dokumen terkait

Implikatur Percakapan dalam Wacana Stiker Angkutan Umum Angkot di Wilayah Kudus ”. Terselesainya karya ilmiah ini tidak lepas dari pe ran dan bantuan dari berbagai

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi angkutan kota (angkot) di kota dan kabupaten Bogor sehingga pengguna sistem dapat mengetahui

Dilihat dari kecepatan perjalanan rata – rata angkutan bus, nilai rata – rata setiap harinya adalah 43,06 km/jam, maka sebagai angkutan luar kota dapat dikatakan bahwa

Data di dapat dengan penyebaran kuisioner kepada pemilik angkutan umum perkotaan/ sopir angkot trayek Cilawu-Garut Kota Kabupaten Garut dan juga wawancara dengan pengusaha

Hasil analisis kelompok pengguna satu angkutan menunjukkan terdapat relatif perbedaan nilai waktu antara responden pelajar dengan seluruh kelompok responden, pengguna dua angkutan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi angkutan kota (angkot) di kota dan kabupaten Bogor sehingga pengguna sistem dapat mengetahui

Jumlah angkutan umum yang ada di Kabupaten Boven Digoel pada tahun 2012 secara umum mengalami peningkatan, ini terlihat dari sarana angkutan umum berupa mikrolet

Pada penelitian ini untuk mencari hasil dari Biaya Operasional Kendaraan BOK pada setiap angkutan bus, angkutan taksi gelap dan angkutan taksi online pada trayek Manado – Bitung dengan