BAB III LANDASAN TEORI
A. FUNGSI
KETERANGAN SUMBER
Menurut dari buku Desain Sepeda Indonesia yang di tulis oleh Dudy Wiyancoko menyatakan bahwa “Rangka (frame) sepeda adalah sepeda itu sendiri. Ibarat batang tubuh manusia yang menyatukan kerja tangan, kaki, dan kepala, rangka sepeda menyatukan kerja bagian lain seperti roda, setang, sadel, dan komponen crank.”
Buku “Desain Sepeda Indonesia”
Frame track fixie yang digunakan di jalan memiliki : braket bawah lebih tinggi sehingga pedal tidak menyentuh trek tajam membelok, seat tube curam untuk posisi yang lebih aerodinamis dan wheelbase lebih pendek, head tube untuk kemudi lebih responsif, frame track menggunakan 120mm jarak untuk hub belakang. Frame dengan jenis track merupakan frame yang berukuran standar membuat penggunanya tidak terlalu bungkuk seperti pada frame fixie yang pursuit.
http://letslearnso methings.blogspot. com/2012/02/jeni s-jenis-sepeda-fixie.html
Sepeda fixed gear merupakan sepeda turunan dari sepeda balap yang merupakan sepeda untuk balapan. Orang awam menyebut sepeda road bike adalah sepeda balap. Sepeda ini cocok untuk pesepeda yang membutuhkan kecepatan tinggi di jalan rata. Cirinya adalah setang melengkung yang membuat posisi pesepeda membungkuk untuk pergerakan yang aerodinamis.
Sepeda ini ringan, berbotot sekitar 11 kg. ban
http://lbbjkt.tumb lr.com/post/11861 302324/penjelasan -umsingkatmengen ai-fixed
tipis 27 inch. Dalam fungsinya untuk balapan dan olahraga.
Secara tampilan sepeda fixie merupakan sepeda minimalis karena tanpa tem dan tanpa standar. Jika digoes ke depan maka roda ke depan, begitu juga sebaliknya jika digoes ke belakang roda ke belakang. Semu dibuat fix. Teknik pengereman sepeda ini yaitu dengan melakukan teknik skid.
Hanger atau gantungan sangat berguna untuk menempatkan pakaian atau benda lain yang bisa digantung saat tidak dipakai dan juga bisa sebagai tempat penyimpanan sementara. Benda yang bisa digantung bisa berupa topi, jaket dan baju. Hanger ini biasanya diperuntukkan untuk benda yang sering dipakai dan hanya diletakkan untuk sementara waktu. Biasanya merupakan benda yang dipakai saat bepergian. Gantungan dibuat lebih bagus dengan memanfaatkan berbagai aksesoris yang ada.
http://rooang.com /2014/08/gantung an-kece-lebih-bergaya/
Meja sangat berguna untuk meletakkan dan menempatkan benda yang sedang tidak dipakai pada jenis tertentu juga bisa menjadi tempat kerja suatu benda dan aktfitas manusia. Berbagai macam dan jenis benda bisa diletakkan di atas meja. Seperti buku, peralatan tulis, bahkan peralatan untuk bekerja seperti laptop. Benda yang ditaruhkan tergantung dengan luas permukaan pada bagian atas meja.
http://www.komp asiana.com/indigo coholic/ribet- definisi-meja_550d869381 33111578b1e868
Seperti yang sudah di paparkan pada bab sebelumnya, ide perancangan akan desain puzzle frame ini juga akan menambahkan fungsi lain, yang nantinya
http://www.astudi oarchitect.com/20
10/02/elemen-pengguna bisa memilih apakah ingin menyimpan frame tersebut atau mengalihfungsikan frame tersebut menjadi suatu barang yang fungsional.
Suatu barang yang fungsional disini akan dititik beratkan menjadi suatu elemen interior, yaitu sebuah floor lamp. Floor lamp adalah salah satu bentuk dari elemen dasar dalam interior.
Ruang
Ruang itu sendiri adalah unsur yang paling dasar, di mana ia memiliki berbagai aspek seperti dimensi panjang, lebar, lebar, ketinggian ruangan. Di sini kita dapat mengenali apakah ruangan itu luas, atau sempit, tinggi, terang, gelap, dan sebagainya. Apakah elemen interior seperti pintu itu besar atau kecil. Furniture bisa besar, kecil, atau langsing. Ini adalah termasuk elemen ruang.
Bentuk dari objek
lantai kamar memiliki bentuk, apakah sebuah ruang itu oval, lingkaran, segi empat, dan sebagainya. Apakah bentuk jendela kotak, tinggi, panjang, atau melebar. Apakah bentuk furniture itu bulat, persegi, dan sebagainya.
Garis
Unsur ini selalu hadir dalam sebuah ruangan. Batas antara dua dinding adalah garis. Setiap batas antara dua daerah lain, seperti sudut lemari, selalu dibatasi oleh garis. Wallpaper juga kadang-kadang diterapkan dengan motif garis.
Tekstur.
Dapat dilihat pada berbagai permukaan
benda- elemen-dasar-
benda di dalam ruangan. Permukaan benda-benda dapat menunjukkan efek dari bahan-bahan ini, seperti efek lembut, kesan kasar, dan sebagainya. Ini adalah kesan yang bisa membawa perasaan kita dalam sebuah desain interior, seperti kenyamanan sebuah sofa ketika kita melihatnya lembut dan mengundang, atau efek dinginnya lantai dengan bahan hitam mengkilap.
Cahaya.
Sebagai unsur yang sangat berpengaruh dalam desain sebuah ruangan, cahaya dapat diterapkan sebagai unsur yang paling penting. Sebuah ruangan dapat dengan mudah dihiasi dengan berbagai efek dengan menggunakan cahaya, misalnya, cahaya yang diterapkan pada dinding dapat membantu membuat dinding tampak menonjol.
Warna.
Elemen ini adalah elemen yang paling mudah untuk menjadi titik awal agar memberikan efek yang berbeda di dalam ruangan. Bayangkan sebuah ruangan diberi warna yang berbeda, seperti memberikan kamar tidur Anda dengan warna hijau, tentu saja, akan berbeda ketika diberi warna yang berbeda, seperti krem.
B. ESTETIKA
KETERANGAN SUMBER
Bentuk dari tiang gantungan dengan meja disesuaikan dengan kebutuhan pada interior sebuah ruangan yang membutuhkan meja dan gantungan. Bentuk yang memanjang sangan terlihat mencolok dan mudah dilihat kemudian bentuk lingkaran sangat tepat sebagai bentuk meja dalam interior sebuah ruangan yang tidak terlalu besar.
http://www.crayo npedia.org/mw/B AB_IXI._MENATA_ PRODUK_DEVI
Penggunaan warna kontras seperti biru dongker dengan warna kuning di maksudkan agar sepeda memiliki visibilitas yang bagus, baik malam atau pun siang hari. “Warna kontras, adalah warna yang berkesan berlawanan satu dengan lainnya. Warna kontras bisa didapatkan dari warna yang berseberangan (memotong titik tengah segitiga) terdiri atas warna primer dan warna sekunder. Tetapi tidak menutup kemungkinan pula membentuk kontras warna dengan menolah nilai ataupun kemurnian warna. Contoh warna kontras adalah merah dengan hijau, kuning dengan ungu dan biru dengan jingga.”
http://digitalview. weebly.com/konse
p-dasar-warna.html
Pada decal yang terdapat pada frame menggunakan cutting sticker. Cutting Sticker secara harfiah berasal dari kata cutting yang berarti potong dan kata sticker. Jadi cutting sticker adalah sticker potong atau sticker yang dibuat dengan cara memotong. Lebih jelasnya adalah sebuah teknik pemotongan bahan sticker sesuai dengan desain yang diinginkan, baik itu permainan warna solid (non-gradasi) maupun corak dengan menggunakan perangkat mesin cutting sticker dan
http://graphxcutti ngsticker.blogspot. com/2012/07/pen gertian-cutting-sticker.html
komputer sebagai media desain.
Tabel 5. Aspek Estetika
C. TEKNIS
KETERANGAN SUMBER
Desain sepeda merupakan paduan dua pertimbangan besar: struktur dan visual. Keduanya akan memberi arti, misalnya apakah sepeda itu digunakan untuk laki-laki atau perempuan, atau menyampaikan nilai ke kita, kepraktisan, kesederhanaan, kekuatan, kenyamanan, maskulinitas, feminimitas, dan sebagainya.
Buku “Desain Sepeda Indonesia”
Las gas tungsten (Las TIG) adalah proses pengelasan dimana busur nyala listrik ditimbulkan oleh elektroda tungsten (elektroda tak terumpan) dengan benda kerja logam. Daerah pengelasan dilindungi oleh gas pelindung (Iner gas) agar tidak berkontaminasi dengan udara luar, gas pelindung yang digunakan adalah gas mulia yaitu gas argon (Ar), makanya disebut las argon. Kawat las dapat ditambahkan atau tidak tergantung dari bentuk sambungan dan ketebalan benda kerja yang akan dilas.
“Mengenal Pengelasan TIG Welding (Tungsten Iner Gas Welding)” Oleh Oleh : Ir. Najamudin, MT Dosen Universitas Bandar Lampung
Proses pembubutan adalah salah satu proses pemesinan yang mengunakan pahat dengan satu mata potong untuk membuang material dari permukaan benda kerja yang berputar. Pahat bergerak pada arah linier sejajar dengan sumbu putar benda kerja seperti yang terlihat pada gambar. Dengan mekanisme kerja seperti ini, maka Proses bubut memiliki kekhususan untuk membuat benda kerja yang berbentuk silindrik.
http://blogkegalih. blogspot.com/p/a. html
Drat atau biasa juga kita sebut ulir (thread) pada baut, dengan struktur spiral nya, berfungsi untuk mengencangkan benda dengan mengubah gerakan rotary menjadi linear. Jika dilihat dari bentuknya drat dapat dibedakan dengan sebutan Male Thread (Ulir/drat luar) dan Female Thread(ulir/drat dalam).
Drat yang berbentuk spiral tersebut dapat diputar ke kanan searah jarum jam maupun ke kiri berlawanan arah jarum jam. Arah pergerakan baut sendiri ada dua yaitu ke dalam (menjauhi orang), atau keluar (mendekati orang). http://wfbaskoro2 011.blogspot.com/ 2012/07/tipe-ulir- drat-npt-bspp-dan-bspt_05.html
Tabel 6. Aspek Teknis
D. EKONOMIS
KETERANGAN SUMBER
Untuk pembuatan drat-drat pada tiap sambungannya menggunakan proses bubut pada media besi. Biaya untuk membuat 1 buah drat adalah Rp. 100.000, dan jumlah yang di butuhkan sebanyak 4 buah drat. Kemudian biaya untuk membuat aksesoris tambahan pada frame seperti sambungan meja (wheeldop) dan sambungan bagian top tube dengan down tube seharga Rp. 200.000
Bengkel bubut “Bang Kohari”