• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN PENGORGANISASIAN AKUNTANSI.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN PENGORGANISASIAN AKUNTANSI.doc"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU

NOMOR :

/SK/DIRUT/XII/2014

TENTANG

PEDOMAN PENGORGANISASIAN

BAGIAN AKUNTANSI

RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU

Menimbang : a. Bahwa untuk mewujudkan pengelolaan Bagian Akuntansi Rumah Sakit Mardi Rahayu perlu dibuat pengaturan pengorganisasian di Akuntansi Rumah Sakit Mardi Rahayu

b. Bahwa sehubungan dengan huruf a di atas, perlu ditetapkan Pedoman Pengorganisasian dengan Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Mardi Rahayu.

Mengingat : 1. Undang – Undang Nomor : 13 Tahun : 2003 Tentang : Ketenagakerjaan

2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 147/Menkes/PER/I/2010 Tentang : Pedoman Organisasi Rumah Sakit di Lingkungan Departemen Kesehatan.

3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1144/Menkes/PER/VIII/2010 Tentang : Organisasi dan Tata Kerja Kementrian Kesehatan.

4.

5.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 33 Tahun 2011 Tentang : Pedoman Analisis jabatan.

Keputusan Pengurus Yayasan Kristen Kesejahteraan Mardi Rahayu Nomor : 84/YKKMR/I/X-2010 tentang : Revisi Organisasi dan Tata Kerja RS Mardi Rahayu.

6. Peraturan Perusahaan Yayasan Kristen Kesejahteraan Mardi Rahayu. MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Kesatu : KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RS MARDI RAHAYU TENTANG PEDOMAN PENGORGANISASIAN BAGIAN AKUNTANSI RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU.

Kedua : Pedoman Pengorganisasian Bagian Akuntansi Rumah Sakit Mardi Rahayu sebagaimana terlampir digunakan sebagai acuan dalam pengelolaan pengorganisasian di Bagian Akuntansi Rumah Sakit Mardi Rahayu.

Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal : 1 Desember 2014 dan dengan diberlakukannya keputusan ini maka ketetapan/keputusan yang telah

(2)

berlaku sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.

Keempat : Apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam ketetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Kudus

Pada tanggal : 1 Desember 2014 Plt. Direktur Utama

Dr. Khrisna Nugraha Widjaja

LAMPIRAN

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU NOMOR: : /SK/DIRUT/XII/2014

(3)

TANGGAL : 1 Desember 2014

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Akuntansi merupakan elemen organisasi yang sangat penting, karena merupakan penyedia informasi keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan manajemen dan yayasan. Karenanya harus dipastikan sumber daya bagian Akuntansi ini dikelola dengan sebaik mungkin agar mampu memberikan kontribusi secara optimal pada Rumah Sakit. Tujuan utama sebuah divisi Akuntansi adalah menyajikan laporan keuangan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan manajemen agar sesuai dengan misi organisasi dalam rangka mewujudkan visi.

Rumah sakit merupakan organisasi pelayanan jasa yang sering dikatakan sebagai organisasi yang padat modal karena rumah sakit memerlukan investasi yang tinggi untuk memenuhi persyaratan yang ada. Karena itu diperlukan bagian akuntansi yang handal untuk mengelola investasi dan melakukan pencatatan atas aktivitas dan traksaksi keuangan yang ada dengan menyampaikannya ke dalam sebuah laporan secara periodik untuk kepentingan manajemen Rumah Sakit.

BAB II

(4)

A. SEJARAH PENDIRIAN RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU

Awal tahun 1960 an, ketika sarana dan tenaga kesehatan di Kudus dan sekitarnya masih sangat minim, beberapa aktivis GKMI Kudus antara lain Liem Wie Tan/Daud Darmawan Karunia, Lie Tjwan Tjioe, Lie Djie Ie, Kwik Tjhiang Ien/Indarto Kirana dan Pdt. Sudarsohadi, terinspirasi kisah “Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37)”, terpanggil dan terbeban untuk menolong sesama di bidang kesehatan. Setelah dibantu Yayasan Kesehatan Kristen Sekitar Muria/YKKSM, pengelola RS Kristen Tayu maka kemudian didirikan YKKSM Cabang Kudus yang mengelola sebuah Balai Pengobatan secara otonom, terpisah dari induknya dengan lokasi di sebelah selatan gedung gereja GKMI Kudus, Jl. KH Wahid Hasyim 76-78, Kradenan/Panjunan, Kudus. Balai Pengobatan tersebut resmi dibuka pada tanggal 10 Juni 1964. Sebagai Dokternya adalah dr. Lauw Fong Siang. Dalam perkembangannya, melalui Akta Notaris RM Poerbokoesoemo (Wakil Notaris dari Kantor Notaris Ny. S.R. Widarso, SH Kudus) No. 7 tanggal 16 Nopember 1967 berdirilah Yayasan Kesehatan Kristen (YKK) Kudus. Balai Pengobatan makin berkembang dan kemudian dibangun sebuah rumah sakit ibu dan anak di Desa Jati Wetan dengan kapasitas 25 tempat tidur. Peresmian Rumah Sakit ini dilakukan pada tanggal 29 Januari 1969 dengan nama Rumah Sakit Mardi Rahayu. “Mardi“ artinya: tempat berusaha, berupaya, sedangkan “Rahayu“ artinya: selamat/sejahtera. Jadi “Mardi Rahayu“ berarti suatu tempat untuk mengusahakan keselamatan/ kesejahteraan. Sebagai dokternya pada waktu itu adalah dr. Lauw Fong Siang (sekaligus pimpinan), dr. Adi Suhadi, dan dr. Wanda (dokter misionaris dari Jerman).

Pada masa awal berdirinya sampai dengan bulan April 2009, RS Mardi Rahayu mendapat dukungan para misionaris yang melayani dalam bidang kesehatan dari organisasi misi DIHU –Deutsche Initiativ Hilfe in Uebersee- dengan cabangnya Christusträger dari Jerman. Mereka adalah Dr.Wanda Helena Brzezina, Zr.Margrit Hongler, Zr. Waltraut, Zr. Gerda, Zr. Lydia, Dr.Elisabeth Bartolomaeus, Zr. Gisela Waserer dan Zr. Heidi.

Tanggal 17 Desember 1974 RS diperluas menjadi 100 tempat tidur dan sejak itulah digunakan nama Rumah Sakit Umum Mardi Rahayu, sebagai Pimpinan RS adalah dr. Basuki Wibowo (purna tugas tanggal 31 Juli 2007).

Untuk menyesuaikan dengan terbitnya Undang-Undang tentang Yayasan dan perubahannya, maka Pengurus YKK Kudus dan Majelis Jemaat GKMI Kudus telah melakukan penyesuaian Anggaran Dasar YKK Kudus dan mendaftarkan YKK Kudus dengan nama baru: ”Yayasan Kristen Kesejahteraan Mardi Rahayu (YKKMR)” pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan telah dicatat dalam daftar Yayasan dengan nomor : C-HT.01.09-499 tanggal 28 September 2007.

B. SEJARAH KEPEMIMPINAN

Tahun 1969 – 1974 : Dr. Lauw Fong Siang Tahun 1974 – 2007 : Dr. Basuki Wibowo, MARS

(5)

Tahun 2007 – 2009 : Dr. Febiana Utama, M. Kes. Tahun 2010 – sekarang : Dr. Khrisna Nugraha Widjaja

C. RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU SAAT INI

Rumah Sakit Mardi Rahayu terletak di Jalan AKBP R. Agil Kusumadya 110 Kudus dengan luas tanah 40.000 m2 dan luas bangunan 30.000 m2, memiliki 376 tempat tidur yang terdiri dari 21 tempat tidur di Ruang VIP, 22 tempat tidur di Ruang Utama A, 40 tempat tidur di Ruang Utama B, 56 tempat tidur di Klas I, 103 tempat tidur di Klas II, dan 102 tempat tidur di Klas III, 15 tempat tidur di Ruang ICU, 10 tempat tidur di Ruang Peristi, dan 7 tempat tidur di Ruang HDN.

Dasar operasional Rumah Sakit Mardi Rahayu adalah Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor : HK.07.06/III/430/09 tanggal : 16 Februari 2009 Tentang : Pemberian Izin Penyelenggaraan Perpanjangan ( IV ) kepada Yayasan Kristen Kesejahteraan Mardi Rahayu. Rumah Sakit Mardi Rahayu adalah rumah sakit dengan klasifikasi Kelas B dengan Keputusan Menteri Kesehatan nomor : 760/MENKES/SK/VI/2010 tanggal : 24 Juni 2010 Tentang : Penetapan Kelas Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus sebagai Rumah Sakit Umum dengan Klasifikasi Kelas B.

RS Mardi Rahayu telah lulus Akreditasi Rumah Sakit :

1. 5 Bidang Pelayanan dengan sertifikat kelulusan Akreditasi Penuh untuk periode 15 April 1998 – 15 April 2001.

2. 12 Bidang Pelayanan dengan sertifikat kelulusan Akreditasi Penuh Tingkat Lanjut untuk periode 14 Agustus 2002 – 14 Agustus 2005.

3. 16 Bidang Pelayanan dengan sertifikat kelulusan Akreditasi Penunh Tingkat Lengkap untuk periode : 18 September 2006 – 18 September 2009.

4. 16 Bidang Pelayanan dengan sertifikat kelulusan Akreditasi Penuh Tingkat Lengkap untuk periode : 11 Nopember 2010 – 11 Nopember 2013.

5. Saat ini Rumah Sakit Mardi Rahayu sedang mempersiapkan diri untuk akreditasi versi 2012.

BAB III

FALSAFAH, VISI, MISI, TUJUAN, NILAI- NILAI, DAN MOTTO

RUMAH SAKIT

(6)

A. FALSAFAH

1. Pelayanan Kristiani terhadap manusia yang utuh, dilakukan sebagai wujud ucapan syukur atas karunia keselamatan yang telah kita terima dari Tuhan Yesus Kristus. 2. Pelayanan rumah sakit merupakan perwujudan Tri Tugas Panggilan Gereja di bidang

kesehatan, oleh karena itu perlu adanya jalinan kerjasama dengan gereja – gereja, badan/lembaga di dalam maupun di luar negeri sebagai kerjasama Oikumenis dalam rangka panggilan yang sama.

3. Pelayanan rumah sakit mementingkan ciri dan fungsi sosial, tidak semata – mata mencari keuntungan, melainkan lebih mementingkan terwujudnya pelayanan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat. Hasil usaha pelayanan dikembalikan bagi peningkatan dan pengembangan pelayanan berikutnya.

4. Pelayanan rumah sakit dilaksanakan dalam kesatuan sistem pelayanan yang menyeluruh, terpadu, terarah menuju sasaran yang sama.

5. Untuk mencapai sasaran, maka upaya pelayanan dikelola secara efisien (tepat guna), dan efektif (berhasil guna), sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

6. Dalam pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, rumah sakit merupakan mitra Pemerintah yang berperan serta dalam pembangunan nasional secara aktif, positif, kritis, kreatif, dan inovatif.

7. Matius 22:39, Kolose 3:23, pasien dan pelanggan lainnya adalah sesama manusia yang berharga di mata Allah dan harus dilayani sebaik mungkin sehingga menjadi kewajiban rumah sakit adalah memberikan pelayanan terbaik.

8. Kehadiran pasien dan pelanggan lain adalah wujud kepercayaan yang diberikan kepada rumah sakit dan harus digunakan oleh rumah sakit sebagai kesempatan bersaksi dan melayani.

9. Keluhan pasien dan pelanggan lain merupakan wujud kecintaan kepada Rumah Sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan yang diharapkan.

10. Kepedulian Rumah Sakit terhadap lingkungan merupakan bagian dari kepedulian terhadap kelestarian ekosistem.

B. VISI

Menjadi Rumah Sakit Pilihan Utama berdasarkan Kasih di Jawa Tengah.

C. MISI

Menyelenggarakan Pelayanan yang Utuh dan Bermutu Bagi Semua Masyarakat Yang Membutuhkan, Sesuai dengan Panggilan Gereja Yaitu Pelayanan, Persekutuan, dan Kesaksian.

D. TUJUAN

Rumah Sakit Mardi Rahayu mempunyai tujuan sebagai berikut :

1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang meliputi upaya peningkatan, pencegahan, penyembuhan dan pemulihan, sesuai dengan tritugas panggilan gereja : pelayanan, persekutuan, dan kesaksian kepada manusia secara utuh khususnya bagi

(7)

mereka yang paling membutuhkan dengan memperhatikan lingkungan hidup, dilakukan secara profesional, aman, dan bermutu.

2. Meningkatkan sumber daya manusia yang beriman, profesional dan berpengabdian dengan pendidikan formal dan nonformal yang berkelanjutan.

3. Membudayakan peningkatan mutu pelayanan yang berkelanjutan dengan cara meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan standarisasi pelayanan kesehatan, namun tetap Cost Effective (bermutu dan terjangkau) demi kepuasan pelanggan.

4. Memberlakukan sistem manajemen yang profesional dan terbuka. 5. Mengembangkan citra rumah sakit yang bersahabat dengan lingkungan. 6. Mengembangkan pelayanan konseling pastoral dan sosio pastoral.

7. Meningkatkan kesejahteraan karyawan untuk menghasilkan kinerja yang optimal.

E. NILAI

Nilai – nilai dasar yang dianut Rumah Sakit adalah“CHANGE” singkatan dari : 1. Cinta Tuhan

2. Hargai orang lain 3. Aku mau peduli

4. Nyatakan syukur dalam segala hal 5. GEmbira melayani Tuhan dan sesama

F. MOTTO

Kesembuhan dan Keselamatan Anda adalah Kebahagiaan Kami.

BAB IV

(8)

BAB V

VISI, MISI, DAN TUJUAN

BAGIAN AKUNTANSI

A. VISI BAGIAN AKUNTANSI

(9)

Menjadi unit pendukung operasional untuk meningkatkan kinerja Rumah Sakit

B. MISI BAGIAN AKUNTANSI

1. Bertindak cepat dan tepat secara efektif dan efisien 2. Aktif dan kreatif dalam bekerja

3. Peka dan tanggap terhadap perubahan

C. TUJUAN BAGIAN AKUNTANSI 1. Tujuan Umum

Menyajikan laporan secara tepat waktu, cermat, dan teliti yang dapat digunakan untuk kepentingan manajemen.

2. Tujuan Khusus

2.1 Menghitung jasa dokter umum dan jasa dokter spesialis

2.2 Menghitung HPP obat gudang induk, apotek, balai pengobatan, radiologi, laborat, kamar bedah, griya cantik Esther

2.3 Menghitung HPP logistik

2.4 Menghitung laba rugi balai pengobatan/ klinik 2.5 Membuat laporan keuangan

BAB VI

STRUKTUR ORGANISASI BAGIAN AKUNTANSI

Struktur Organisasi Bagian Akuntansi mengacu pada Struktur Organisasi Rumah Sakit Mardi Rahayu. Bagian Akuntansi berada di bawah Direktur Keuangan dan Kepala Bagian Akuntansi dan dalam pelaksanaan pelayanan Bagian Akuntansi dipimpin oleh Sub-bagian Akuntansi yang membawahi Staf Akuntansi

(10)

BAB VII

URAIAN JABATAN

A. KEPALA BAGIAN AKUNTANSI

Direktur Keuangan

S

ub bagian Akuntansi Umum Kepala B agian Akuntansi Staf Penginputan Jurnal ke Program S ub bagian Akuntansi Biaya Staf Penjurnala n dan Pajak Staf Pengecekan Nota Pelayanan Staf Pengecekan Jasa Dokter Staf Pembantu Akuntansi Staf Inventarisasi Aktiva

(11)

I. II. Pengertian Uraian Tugas : :

Seseorang yang diberi tanggung jawab dan wewenang dalam mengatur pelayanan Bagian Akuntansi untuk mempercepat tercapainya tujuan utama bagian Akuntansi .

A. Melaksanakan Fungsi Perencanaan

1. Merencanakan jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Merencanakan jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Merencanakan rekruitmen karyawan

4. Merencanakan pelaksanaan penilaian kinerja karyawan

5. Merencanakan pemberhentian karyawan 6.

7.

Membuat program kerja Bagian Akuntansi Umum Membuat program kerja Bagian Akuntansi Biaya 8. Merencanakan dan menentukan jenis kegiatan

yang akan diselenggarakan di Bagian Akuntansi Umum dan Akuntansi Biaya sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

B. Melaksanakan Fungsi Pengorganisasian 1.

2.

Melaksanakan dan mengkoordinasikan semua kegiatan pelayanan di bagian Akuntansi Umum Melaksanakan dan mengkoordinasikan semua kegiatan pelayanan di bagian Akuntansi Biaya 3. Mengatur jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang

dibutuhkan

4. Mengatur jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

5. Memeriksa laporan keuangan, laporan perpajakan dan laporan HPP

6. Mengalokasikan SDM sesuai dengan posisi yang tepat

7. Mengatur pelaksanaan penilaian kinerja karyawan 8. Melaksanakan pemberhentian karyawan

(12)

Akuntansi sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

10. Mengatur pengembangan Akuntansi

11. Merumuskan penetapan tugas, membagi tugas, memberikan petunjuk, serta menyelia pelaksanaan tugas

12. Merumuskan prosedur yang digunakan untuk menunjang pelayanan Bagian Akuntansi

12. Melaksanakan pengaturan dan pengendalian dokumen dan logistik di Bagian Akuntansi

13. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang harmonis

14. Mengadakan pertemuan berkala dengan karyawan di Bagian Akuntansi

15. Menghadiri pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan oleh rumah sakit

16. Mendelegasikan tugas kepada staf terkait saat tidak berada di tempat

17. Mengadakan kerjasama yang baik dengan semua bagian terkait

18. Menjalin dan memelihara hubungan baik dengan pihak/instansi lain di luar rumah sakit terkait dengan pelayanan di Bagian Akuntansi

C. Melaksanakan Fungsi Pengarahan

1. Mengarahkan penentuan jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Mengarahkan penentuan jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Mengarahkan pembuatan dan pemeriksaan laporan Akuntansi

4. Mengarahkan pembuatan laporan pajak

5. Mengkoordinir jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di Bagian Akuntansi sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

(13)

III. Tanggung Jawab

:

7. Mengkoordinir seluruh karyawan dan kegiatan di Bagian Akuntansi

8.

9.

Memberikan motivasi untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap.

Memberikan bimbingan dan arahan kepada semua karyawan di bagian Akuntansi

D. Melaksanakan Fungsi Pengawasan dan Evaluasi

1. Memonitor jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Memonitor jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Memonitor pelaksanaan pembuatan dan pemeriksaan laporan akuntansi

4. Memonitor pelaksanaan pembuatan laporan pajak 5. Mengevaluasi pelaksanaan program kerja Bagian

Akuntansi

6. Memonitor jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di Bagian Akuntansi sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

7. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan mutu di Bagian Akuntansi

(14)

IV. Wewenang : 8. 1. 2. 3. 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Membuat analisa, evaluasi, dan penilaian tugas karyawan di Bagian Akuntansi

Bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan atas pelaporan keuangan Rumah Sakit Mardi Rahayu

Bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan atas pembuatan laporan perpajakan Rumah Sakit Mardi Rahayu

Bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan atas HPP dan inventarisasi Rumah Sakit Mardi Rahayu

Memberikan ACC atas semua laporan yang dikerjakan oleh Sub bagian Akuntansi Umum dan Sub bagian Akuntansi Biaya

Menerima atau menolak pemberian ijin meninggalkan pekerjaan termasuk cuti staf yang menjadi bawahannya.

Menerima atau menolak usulan kerja lembur staf yang menjadi bawahannya.

Membuat atau menyetujui usulan pemberian surat peringatan kepada karyawan akuntansi

Mewakili Direktur Keuangan untuk mengikuti rapat dengan pihak manapun.

Menyelesaikan dan mengambil keputusan terhadap masalah yang terjadi mengenai karyawan Bagian Akuntansi

V. Syarat Jabatan

: A. Formal

1. Minimal Sarjana Strata Satu Akuntansi B. Non Formal

1. Pengalaman kerja di bidang akuntansi minimal 2 tahun

2. Memiliki sertifikat pelatihan Perpajakan 3 Memiliki sertifikat pelatihan Akuntansi Biaya

(15)

4. Memahami Standar Akuntansi Keuangan 5. Mampu bekerja sama dengan orang lain 6. Mempunyai jiwa kepemimpinan

7. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 8. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 9. Disiplin kerja yang tinggi

10. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak 1. Memberikan usulan untuk perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan di Bagian Akuntansi

2. Memberikan usulan penilaian atas konduite dan prestasi karyawan di Bagian Akuntansi

3. Mendapatkan dan menggunakan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya

4. Mendapatkan imbalan jasa sesuai dengan kemampuan rumah sakit atas jabatannya

B. SUB BAGIAN AKUNTANSI UMUM

I. Pengertian : Seseorang yang diberi tanggung jawab dan wewenang dalam mengatur pelayanan bagian Akuntansi umum untuk mempercepat tercapainya tujuan utama bagian Akuntansi Umum yaitu menyediakan data laporan keuangan untuk pengambilan keputusan manajemen

II. Uraian Tugas : A. Melaksanakan Fungsi Perencanaan

1. Merencanakan jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Merencanakan jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Merencanakan rekruitmen karyawan

4. Merencanakan pelaksanaan penilaian kinerja karyawan

5. Merencanakan pemberhentian karyawan

(16)

7. Merencanakan dan menentukan jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di Bagian Akuntansi Umum sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit B. Melaksanakan Fungsi Pengorganisasian

1. Melaksanakan dan mengkoordinasikan semua kegiatan pelayanan di bagian Akuntansi Umum 2. Mengatur jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang

dibutuhkan

3. Mengatur jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

4. Membuat laporan keuangan, laporan perpajakan 5. Mengalokasikan SDM sesuai dengan posisi yang

tepat

6. Mengatur pelaksanaan penilaian kinerja karyawan 7. Melaksanakan pemberhentian karyawan

8. Melaksanakan program kegiatan di bagian Akuntansi Umum sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

9. Mengatur pengembangan Akuntansi Umum 10. Merumuskan penetapan tugas, membagi tugas,

memberikan petunjuk, serta menyelia pelaksanaan tugas

11. Merumuskan prosedur yang digunakan untuk menunjang pelayanan bagian Akuntansi Umum 12. Melaksanakan pengaturan dan pengendalian dokumen

dan logistik di bagian Akuntansi Umum

13. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang harmonis

14. Mengadakan pertemuan berkala dengan karyawan di bagian Akuntansi Umum

15. Menghadiri pertemuan-pertemuan yang diselenggara-kan oleh rumah sakit

16. Mendelegasikan tugas kepada staf terkait saat tidak berada di tempat

(17)

17. Mengadakan kerjasama yang baik dengan semua bagian terkait

18. Menjalin dan memelihara hubungan baik dengan pihak/instansi lain di luar rumah sakit terkait dengan pelayanan di Bagian Akuntansi Umum

C. Melaksanakan Fungsi Pengarahan

1. Mengarahkan penentuan jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Mengarahkan penentuan jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Mengarahkan pembuatan dan pemeriksaan laporan keuangan

4. Mengarahkan pembuatan laporan pajak

5. Mengkoordinir jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di bagian Akuntansi Umum sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

8. Mengkoordinir pengembangan Akuntansi Umum 9. Mengkoordinir seluruh karyawan dan kegiatan di

bagian Akuntansi Umum

10. Memberikan motivasi untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap.

11. Memberikan bimbingan dan arahan kepada semua karyawan di bagian Akuntansi Umum

D. Melaksanakan Fungsi Pengawasan dan Evaluasi

1. Memonitor jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Memonitor jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Memonitor pelaksanaan pembuatan dan pemeriksaan laporan keuangan

4. Memonitor pelaksanaan pembuatan laporan pajak 5. Mengevaluasi pelaksanaan program kerja bagian

(18)

Akuntansi Umum

6. Memonitor jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di bagian Akuntansi Umum sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

7. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan mutu di Bagian Akuntansi umum

III. Tanggung Jawab

: 1.

2.

8. Membuat analisa, evaluasi, dan penilaian tugas karyawan di Bagian Akuntansi Umum

Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Akuntansi atas pelaporan keuangan Rumah Sakit Mardi Rahayu Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Akuntansi atas pembuatan laporan perpajakan Rumah Sakit Mardi Rahayu

IV. Wewenang : 1. Memberikan ACC atas semua laporan yang dikerjakan oleh staf Akuntansi Umum

2. Menerima atau menolak pemberian ijin meninggalkan pekerjaan termasuk cuti staf yang menjadi bawahannya. 3. Menerima atau menolak usulan kerja lembur staf yang

menjadi bawahannya.

4. Membuat atau menyetujui usulan pemberian surat peringatan kepada karyawan akuntansi umum.

5. Mewakili Kepala bagian Akuntansi untuk mengikuti rapat dengan pihak manapun.

V. Persyaratan Jabatan : 6. A. B.

Menyelesaikan dan mengambil keputusan terhadap masalah yang terjadi mengenai karyawan bagian Akuntansi Umum Formal

1. Minimal Sarjana Strata Satu Akuntansi Non Formal

1. Pengalaman kerja di bidang akuntansi minimal 2 tahun 2. Memiliki sertifikat pelatihan perpajakan

3. Memahami Standar Akuntansi Keuangan 4. Mampu bekerja sama dengan orang lain 5. Mempunyai jiwa kepemimpinan

6. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 7. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 8. Disiplin kerja yang tinggi

(19)

VI. Hak 1. Memberikan usulan untuk perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan di bagian Akuntansi Umum

2. Memberikan usulan penilaian atas konduite dan prestasi karyawan di bagian Akuntansi Umum

3. Mendapatkan dan menggunakan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya

4. Mendapatkan imbalan jasa sesuai dengan kemampuan rumah sakit atas jabatannya

C. SUB BAGIAN AKUNTANSI BIAYA

I. Pengertian : Seseorang yang diberi tanggung jawab dan wewenang dalam mengatur pelayanan bagian Akuntansi Biaya untuk mempercepat tercapainya tujuan utama bagian Akuntansi Biaya yaitu menyediakan data laporan Harga Pokok Penjualan dan laporan inventarisasi Rumah Sakit

II. Uraian Tugas : A. Melaksanakan Fungsi Perencanaan

1. Merencanakan jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Merencanakan jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Merencanakan rekruitmen karyawan

4. Merencanakan pelaksanaan penilaian kinerja karyawan

5. Merencanakan pemberhentian karyawan

6. Membuat program kerja bagian Akuntansi Biaya 7. Merencanakan dan menentukan jenis kegiatan yang

akan diselenggarakan di bagian Akuntansi Biaya sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit B. Melaksanakan Fungsi Pengorganisasian

1. Melaksanakan dan mengkoordinasikan semua kegiatan pelayanan di bagian Akuntansi Biaya

2. Mengatur jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

3. Mengatur jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

(20)

4. Membuat laporan HPP, laporan inventarisasi

5. Mengalokasikan SDM sesuai dengan posisi yang tepat 6. Mengatur pelaksanaan penilaian kinerja karyawan 7. Melaksanakan pemberhentian karyawan

8. Melaksanakan program kegiatan di bagian Akuntansi Biaya sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

9. Mengatur pengembangan Akuntansi Biaya 10. Merumuskan penetapan tugas, membagi tugas,

memberikan petunjuk, serta menyelia pelaksanaan tugas

11. Merumuskan prosedur yang digunakan untuk menunjang pelayanan bagian Akuntansi Biaya

12. Melaksanakan pengaturan dan pengendalian dokumen dan logistik di bagian Akuntansi Biaya

13. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang harmonis

14. Mengadakan pertemuan berkala dengan karyawan di bagian Akuntansi Biaya

15. Menghadiri pertemuan-pertemuan yang diselenggara-kan oleh rumah sakit

16. Mendelegasikan tugas kepada staf terkait saat tidak berada di tempat

17. Mengadakan kerjasama yang baik dengan semua bagian terkait

18. Menjalin dan memelihara hubungan baik dengan pihak/instansi lain di luar rumah sakit terkait dengan pelayanan di bagian Akuntansi Biaya

C. Melaksanakan Fungsi Pengarahan

1. Mengarahkan penentuan jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Mengarahkan penentuan jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

(21)

3. Mengarahkan pembuatan dan pemeriksaan laporan Harga Pokok Penjualan

4. Mengarahkan pembuatan laporan inventarisasi

5. Mengkoordinir jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di bagian Akuntansi Biaya sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

8. Mengkoordinir pengembangan Akuntansi Biaya 9. Mengkoordinir seluruh karyawan dan kegiatan di

bagian Akuntansi Biaya

10.. Memberikan motivasi untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap.

11. Memberikan bimbingan dan arahan kepada semua karyawan di bagian Akuntansi Biaya

D. Melaksanakan Fungsi Pengawasan dan Evaluasi

1. Memonitor jumlah, jenis, dan kompetensi tenaga yang dibutuhkan

2. Memonitor jumlah dan jenis peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan

3. Memonitor pelaksanaan pembuatan dan pemeriksaan laporan Harga Pokok Penjualan

4. Memonitor pelaksanaan pembuatan laporan inventarisasi

5. Mengevaluasi pelaksanaan program kerja bagian Akuntansi biaya

6. Memonitor jenis kegiatan yang akan diselenggarakan di bagian Akuntansi Biaya sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan rumah sakit

7. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan mutu di bagian Akuntansi Biaya

III. Tanggung Jawab : 1.

8. Membuat analisa, evaluasi, dan penilaian tugas karyawan di bagian Akuntansi Biaya

Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Akuntansi atas pelaporan HPP Rumah Sakit Mardi Rahayu

(22)

2. Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Akuntansi atas pembuatan laporan inventarisasi Rumah Sakit Mardi Rahayu

IV. Wewenang : 1. Memberikan ACC atas semua laporan yang dikerjakan oleh staf Akuntansi Biaya

2. Menerima atau menolak pemberian ijin meninggalkan pekerjaan termasuk cuti staf yang menjadi bawahannya. 3. Menerima atau menolak usulan kerja lembur staf yang

menjadi bawahannya.

4. Membuat atau menyetujui usulan pemberian surat peringatan kepada karyawan Akuntansi Biaya

5. Mewakili Kepala bagian Akuntansi untuk mengikuti rapat dengan pihak manapun.

V. Persyaratan Jabatan : 6. A. B.

Menyelesaikan dan mengambil keputusan terhadap masalah yang terjadi mengenai karyawan bagian Akuntansi Biaya Formal

Minimal Sarjana Strata Satu Akuntansi Non Formal

1. Pengalaman kerja di bidang akuntansi minimal 2 tahun 2. Memiliki sertifikat pelatihan HPP

3. Memahami Standar Akuntansi Keuangan 4. Mampu bekerja sama dengan orang lain 5. Mempunyai jiwa kepemimpinan

6. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 7. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 8. Disiplin kerja yang tinggi

9. Sehat jasmani dan rohani

8. Hak 1. Memberikan usulan untuk perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan di bagian Akuntansi Biaya

2. Memberikan usulan penilaian atas konduite dan prestasi karyawan di bagian Akuntansi Biaya

(23)

3. Mendapatkan dan menggunakan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya

4. Mendapatkan imbalan jasa sesuai dengan kemampuan rumah sakit atas jabatannya

D. STAF AKUNTANSI UMUM

1. STAF PENJURNALAN DAN PEMBUATAN LAPORAN PAJAK

I. Pengertian : Seseorang yang diberi tugas dan bertanggung jawab sebagai pelaksana harian untuk penjurnalan transaksi kas/Bank Masuk dan pembuatan laporan pajak

II. Uraian Tugas : A. Kompetensi Utama

1. Melaksanakan tugas sesuai dengan SPO yang berlaku 2. Membuat Bukti potong untuk PPh 21,23, 4 (2)

3. Membuat SPT masa PPh 21 dan SPT tahunan PPh 21 karyawan dan jasa dokter, 23, 25, pasal 4(2), dan PPN 4. Membuat jurnal bank masuk dan kas masuk dari bahan

kerja

5. Melakukan kroscek dengan Bagian SDM atas potongan gratis YKK, YBPM, Purna Tugas, dan GKMI

6. Melakukan pengecekan pendapatan alergi untuk pembayaran rekanan Bio-E

7. Membuat laporan pembayaran fee laborat-laborat rujukan 8. Melakukan pengecekan Pendapatan rawat Jalan dan rawat

inap

9. Melakukan pengecekan Uang Muka Pembelian dan pembayaran leasing RSMR

10. Melakukan pengecekan gesekan card dengan Rekening Koran

11. Melakukan pengecekan piutang antara GL dengan bagian keuangan

12. Membuat laporan upah harian PU dan pocokan

13. Melaksanakan tugas/instruksi khusus yang diberikan oleh atasan

(24)

1. Wajib mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh rumah sakit

2. Mengikuti pertemuan rutin

3. Menciptakan keharmonisan dan kenyamanan lingkungan kerja

4. Berpartisipasi dalam program peningkatan mutu, pelatihan K3, dan 6 sasaran keselamatan pasien

5. Menyampaikan laporan yang berkaitan dengan tugasnya III. Tanggung Jawab : Bertanggung jawab kepada Sub bagian Akuntansi Umum IV. Wewenang : 1. Meminta kebutuhan bahan dan perlengkapan kerja sesuai

dengan kebutuhan pelaksanaan tugas sehari – hari

2. Membimbing peserta magang/karyawan baru yang ditempatkan di bagian Akuntansi Umum

V. Persyaratan Jabatan : 3. A. B.

Apabila yang bersangkutan berhalangan sementara atau cuti, tugasnya dilimpahkan ke staf kepegawaian pengganti yang ditunjuk oleh Sub bagian Akuntansi Umum

Formal

1. Sarjana Strata Satu Akuntansi/Manajemen Non Formal

1. Pengalaman kerja di bidang Akuntansi minimal 1 tahun

2. Memiliki sertifikat perpajakan

3. Memahami Undang-Undang perpajakan 4. Mampu bekerja sama dengan orang lain 5. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 6. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 7. Disiplin kerja yang tinggi

8. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak Berhak atas imbalan dan sarana sesuai dengan tanggung jawabnya sesuai kemampuan RS Mardi Rahayu atas jabatannya

2. STAF PENGINPUTAN JURNAL KE PROGRAM

I. Pengertian : Seseorang yang diberi tugas dan bertanggung jawab sebagai pelaksana harian untuk penginputan jurnal ke program

(25)

1. Melaksanakan tugas sesuai dengan SPO yang berlaku Melakukan input semua jurnal akuntansi ke program 2. Membuat laporan daftar piutang karyawan, daftar hutang

lain-lain, daftar piutang lain-lain, dan biaya yang masih harus dibayar.

3. Membuat rekonsiliasi bank niaga dan Mandiri (per hari) 4. Melakukan pengecekan hutang obat, CN, DN antara GL

dengan bagian keuangan

5. Melakukan pengecekan hutang logistik antara GL dengan bagian keuangan

6. Melakukan pengecekan pendapatan BP-BP di GL dengan laporan BP-BP

7. Melakukan pengecekan pendapatan Griya Cantik Esther di GL dengan laporan Griya Cantik Esther

8. Melakukan pengecekan Bukti Penerimaan barang logistik dengan Bukti permintaan bagian yang membutuhkan

B. Kompetensi Tambahan

1. Wajib mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh rumah sakit

2. Mengikuti pertemuan rutin

3. Menciptakan keharmonisan dan kenyamanan lingkungan kerja

4. Berpartisipasi dalam program peningkatan mutu, pelatihan K3, dan 6 sasaran keselamatan pasien

III. Tanggung Jawab :

5. Menyampaikan laporan yang berkaitan dengan tugasnya Bertanggung jawab kepada sub bagian Akuntansi Umum

IV. Wewenang : 1. Meminta kebutuhan bahan dan perlengkapan kerja sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan tugas sehari – hari

2. Membimbing peserta magang/karyawan baru yang ditempatkan di bagian Akuntansi Umum

(26)

3. Apabila yang bersangkutan berhalangan sementara atau cuti, tugasnya dilimpahkan ke staf kepegawaian pengganti yang ditunjuk oleh Sub bagian Akuntansi Umum

V. Syarat Jabatan : A. Formal

1. Sarjana Strata Satu Akuntansi/Manajemen B. Non Formal

1. Pengalaman kerja di bidang Akuntansi minimal 1 tahun

2. Memahami Standar Akuntansi Keuangan 3. Mampu bekerja sama dengan orang lain 4. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 5. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 6. Disiplin kerja yang tinggi

7. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak : Berhak atas imbalan dan sarana sesuai dengan tanggung jawabnya sesuai dengan kemampuan RS Mardi Rahayu atas jabatannya

3. STAF PENGECEKAN BON C RAWAT JALAN I. II. Pengertian Uraian Tugas : :

Seseorang yang diberi tugas dan bertanggung jawab sebagai pelaksana harian untuk pengecekan Nota Pelayanan Rawat Jalan

A. Kompetensi Utama

1. Melaksanakan tugas sesuai dengan SPO yang berlaku 2. Membuat Laporan Pemasukan Balai Pengobatan 3. Membuat Laporan Pemasukan Griya Cantik Esther 4. Melakukan pengecekan Nota Pelayanan untuk Rawat

Jalan dan GCE

5. Melakukan pengecekan laporan sarana non – medis ruangan

(27)

III. IV. Tanggung Jawab Wewenang : :

6. Melakukan stock opname tissue dan waslap ruang perawatan

7. Melaksanakan tugas/instruksi khusus yang diberikan oleh atasan

B. Kompetensi Tambahan

1. Wajib mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh rumah sakit

2. Mengikuti pertemuan rutin

3. Menciptakan keharmonisan dan kenyamanan lingkungan kerja

4. Berpartisipasi dalam program peningkatan mutu, pelatihan K3, dan 6 sasaran keselamatan pasien

5. Menyampaikan laporan yang berkaitan dengan tugasnya Bertanggung jawab kepada Sub bagian Akuntansi Umum 1. Meminta kebutuhan bahan dan perlengkapan kerja sesuai

dengan kebutuhan pelaksanaan tugas sehari – hari

2. Membimbing peserta magang/karyawan baru yang ditempatkan di Bagian Akuntansi Umum

3. Apabila yang bersangkutan berhalangan sementara atau cuti, tugasnya dilimpahkan ke staf kepegawaian pengganti yang ditunjuk oleh Sub bagian Akuntansi Umum

V. Syarat Jabatan : A. Formal

1. Minimal Strata Satu Akuntansi/Manajemen B. Non Formal

1. Mampu mengoperasikan program excel 2. Mampu bekerja sama dengan orang lain 3. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 4. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 5. Disiplin kerja yang tinggi

6. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak : Berhak atas imbalan dan sarana sesuai dengan tanggung jawabnya sesuai dengan kemampuan RS Mardi Rahayu atas

(28)

jabatannya

4. STAF PEMBANTU AKUNTANSI UMUM

I. II. Pengertian UraianTugas : :

Seseorang yang diberi tugas dan bertanggung jawab sebagai pembantu Akuntansi Umum

A. Kompetensi Utama

1. Melaksanakan tugas sesuai dengan SPO yang berlaku Melakukan pengecekan saldo pengeluaran logistik, antara

bukti permintaan barang oleh ruangan, bukti penyerahan barang oleh logistik, dan program pengeluaran barang logistik

2. Membantu melakukan penjurnalan Piutang Rawat Jalan 3. Melakukan Stock opname laborat

4. Melakukan pengecekan Hutang jaminan (tabung O2, korset, fixatur, preparat) antara GL dengan bagian penunjang perawatan

5. Fotocopy gesekan card

6. Melakukan pengecekan atas Nota Pelayanan BP BP dengan rekap harian BP BP

7. Melakukan penginputan atas piutang BP BP dan Gratis BP BP

8. Membantu melakukan Penjurnalan KKK dan KKM 9. Melakukan peginputan PPN Masukan Obat

10. Melakukan filling dokumen Akuntansi

11. Melaksanakan tugas/instruksi khusus yang diberikan oleh atasan

B. Kompetensi Tambahan

1. Wajib mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh rumah sakit

2. Mengikuti pertemuan rutin

(29)

III. IV. Tanggung Jawab Wewenang : : lingkungan kerja

4. Berpartisipasi dalam program peningkatan mutu, pelatihan K3, dan 6 sasaran keselamatan pasien

5. Menyampaikan laporan yang berkaitan dengan tugasnya

Bertanggung jawab kepada Sub bagian Akuntansi Umum 1. Meminta kebutuhan bahan dan perlengkapan kerja sesuai

dengan kebutuhan pelaksanaan tugas sehari – hari

2. Apabila yang bersangkutan berhalangan sementara atau cuti, tugasnya dilimpahkan ke staf kepegawaian pengganti yang ditunjuk oleh Sub bagian Akuntansi Umum

V. Syarat Jabatan : A. Formal

1. Sekolah Menengah Atas B. Non Formal

1. Mampu bekerja sama dengan orang lain 2. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 3. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 4. Disiplin kerja yang tinggi

5. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak : Berhak atas imbalan dan sarana sesuai dengan tanggung jawabnya sesuai dengan kemampuan RS Mardi Rahayu sesuai dengan jabatannya

E. STAF AKUNTANSI BIAYA

1. STAF PENGECEKAN JASA DOKTER

I. Pengertian : Seseorang yang diberi tugas dan bertanggung jawab sebagai pelaksana harian untuk pengecekan jasa dokter rawat jalan dan rawat inap

II. Uraian Tugas : A. Kompetensi Utama

1. Melaksanakan tugas sesuai dengan SPO yang berlaku 2. Melakukan pengecekan kuning-biru rawat inap dengan

program

(30)

4.

5. 6. 7.

rawat jalan dan rawat inap

Melakukan pengecekan jasa dokter UGD, EKG, endoscopy, CT scan, MRI, ICU, Terapi Alergi, Hemodialisa, Treadmill, Medical check up (rawat inap dan rawat jalan)

Melakukan pengecekan jasa dokter umum, dokter gigi, dokter gizi, psikolog

Melakukan pengecekan jasa dokter tamu dan dokter tetap rawat jalan

Membuat pendapatan klinik rawat jalan 8. Membuat Laporan Jasa dokter spesialis 9. Membuat laporan jasa dokter umum

10. Melaksanakan tugas/instruksi khusus yang diberikan oleh atasan

B. Kompetensi Tambahan

1. Wajib mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh rumah sakit

2. Mengikuti pertemuan rutin

3. Menciptakan keharmonisan dan kenyamanan lingkungan kerja

4. Berpartisipasi dalam program peningkatan mutu, pelatihan K3, dan 6 sasaran keselamatan pasien

5. Menyampaikan laporan yang berkaitan dengan tugasnya III. Tanggung Jawab : Bertanggung jawab kepada Sub bagian Akuntansi Biaya IV Wewenang : 1. Meminta kebutuhan bahan dan perlengkapan kerja sesuai

dengan kebutuhan pelaksanaan tugas sehari – hari

V. Syarat jabatan : 2.

A.

B.

Apabila yang bersangkutan berhalangan sementara atau cuti, tugasnya dilimpahkan ke staf kepegawaian pengganti yang ditunjuk oleh Sub bagian Akuntansi Biaya

Formal

1. Sekolah Menengah Atas Non Formal

(31)

1. Mampu mengoperasikan program excel 2. Mampu bekerja sama dengan orang lain 3. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 4. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi

5. Disiplin kerja yang tinggi 6. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak : Berhak atas imbalan dan sarana sesuai dengan tanggung jawabnya sesuai dengan kemampuan RS Mardi Rahayu atas jabatannya

2. STAF INVENTARISASI AKTIVA

I. Pengertian : Seseorang yang diberi tugas dan bertanggung jawab sebagai pelaksana harian untuk melakukan inventarisasi aktiva RS II. Uraian Tugas : A. Kompetensi Utama

1. Melaksanakan tugas sesuai dengan SPO yang berlaku 2. Bertanggung jawab terhadap pencatatan, penomeran, dan

pengecekan kondisi fisik inventaris Rumah Sakit 3. Membuat Laporan Cash Flow setiap bulan 4. Membuat Laporan Belanja Dapur Asrama

5. Memeriksa kelengkapan Dokumen dan melakukan penjurnalan atas transaksi Bank Keluar dan kas Keluar 6. Melakukan file-ing kwitansi aktiva yang nilainya besar 7. Membantu Sub bagian Akuntansi Biaya dalam melakukan

perhitungan Harga Pokok Penjualan Rumah Sakit

8. Melaksanakan tugas/instruksi khusus yang diberikan oleh atasan

B. Kompetensi Tambahan

1. Wajib mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh rumah sakit

2. Mengikuti pertemuan rutin

3. Menciptakan keharmonisan dan kenyamanan lingkungan kerja

(32)

pelatihan K3, dan 6 sasaran keselamatan pasien

III. Tanggung Jawab :

5. Menyampaikan laporan yang berkaitan dengan tugasnya Bertanggung Jawab kepada sub bagian Akuntansi Biaya IV. Wewenang : 1. Meminta kebutuhan bahan dan perlengkapan kerja sesuai

dengan kebutuhan pelaksanaan tugas sehari – hari

2. Membimbing peserta magang/karyawan baru yang ditempatkan di Bagian Akuntansi Biaya

V. Syarat Jabatan : 3.

A.

B.

Apabila yang bersangkutan berhalangan sementara atau cuti, tugasnya dilimpahkan ke staf kepegawaian pengganti yang ditunjuk oleh sub bagian Akuntansi Biaya

Formal

1. Sarjana Strata Satu Manajemen/Akuntansi Non Formal

1. Pengalaman kerja di bidang Akuntansi minimal 1 tahun

2. Memahami Standar Akuntansi Keuangan 3. Mampu bekerja sama dengan orang lain 4. Kompeten dalam melaksanakan tugasnya 5. Loyalitas dan dedikasi yang tinggi 6. Disiplin kerja yang tinggi

7. Sehat jasmani dan rohani

VI. Hak : Berhak atas imbalan dan sarana sesuai dengan tanggung jawabnya sesuai dengan kemampuan RS Mardi Rahayu atas jabatannya

(33)

BAB VIII

TATA HUBUNGAN KERJA

A. Alur kerja unit Akuntansi

Alur Kerja adalah tata kerja antara unit akuntansi dengan unit lain yang terkait,digambarkan sebagai berikut :

INTERN EKSTERN Balai Pengobatan Keuangan Rekam Medis Pelayanan Medis SDM

SPI Sarana & Prasarana Penunjang

Medis

Perawatan Sekretariat EDP

Akuntansi YAYASAN

(34)

1. HUBUNGAN KERJA DENGAN BAGIAN KEUANGAN a. Menerima Bukti Kas Masuk dan Bukti Bank Masuk b. Menerima Bukti Kas Keluar dan Bukti Bank Keluar c. Menerima Nota Pelayanan

d. Menerima Faktur Pajak Masukan

e. Menyerahkan hasil perhitungan jasa dokter umum dan dokter spesialis f. Menindaklanjuti rekap pendapatan

g. Menindaklanjuti rekap hutang pembelian medis h. Menindaklanjuti rekap hutang pembelian non medis i. Menindaklanjuti rekap piutang

2. HUBUNGAN KERJA DENGAN BALAI PENGOBATAN a. Menerima rekap pendapatan Balai Pengobatan

b. Menerima laporan stock obat Balai Pengobatan c. Menerima laporan inventaris Balai pengobatan

3. HUBUNGAN KERJA DENGAN PELAYANAN MEDIS a. Menerima Surat Pemberitahuan Dokter Baru

b. Menerima Surat Perubahan Jadwal Praktek Dokter c. Menerima Laporan Stock Medis dan Non Medis d. Menerima Laporan Stock Obat Unit Kamar Bedah

4. HUBUNGAN KERJA DENGAN REKAM MEDIS

a. Menerima laporan data pelayanan medis seperti : BOR kamar perawatan, jumlah hari perawatan, jumlah pasien dan jumlah tindakan

5. HUBUNGAN KERJA DENGAN PENUNJANG MEDIS a. Menerima Laporan Stock Obat Laboratorium

b. Menerima Laporan Stock Obat Radiologi c. Menindaklanjuti Program Mutasi Obat Farmasi

d. Melakukan Stock Opname rutin pada unit Laborat dan Unit Radiologi e. Menerima laporan dari unit gizi pasien dan gizi karyawan

f. Menerima laporan dari unit laundry

6. HUBUNGAN KERJA DENGAN PERAWATAN

a. Menerima laporan stock emergency dari semua ruang perawatan (Eva, Peristi, Bethesda, Imanuel, Karmel, Betani A, Betani B, HDN dan Stroke Unit, Kana serta Maranata)

b. Menerima laporan inventaris dari semua ruang perawatan

c. Melakukan perhitungan stock medis dan non medis semua ruang perawatan

(35)

a. Pemeriksaan rutin dokumen akuntansi b. Pemeriksaan rutin atas jurnal akuntansi

c. Pemeriksaan inventarisasi yang dilakukan akuntansi d. Pemeriksaan stock opname tahunan bersama akuntansi

8. HUBUNGAN KERJA DENGAN SEKRETARIAT a. menerima surat dari pihak luar seperti kantor pajak

b. memberikan laporan yang diminta direksi melalui sekretariat

c. memberikan laporan yang diminta oleh pihak luar seperti Dinas Kesehatan d. menindaklanjuti perencanaan anggaran RS

9. HUBUNGAN KERJA DENGAN SDM

a. menindaklanjuti gaji karyawan untuk perhitungan pajak karyawan b. menindaklanjuti rekap pengobatan gratis karyawan

c. menindaklanjuti absensi dan penilaian kinerja karyawan d. memberikan formulir cuti karyawan akuntansi

10. HUBUNGAN KERJA DENGAN EDP

a. permintaan tarikan data dari program seperti pembelian medis dan non medis, pendapatan rawat jalan dan rawat inap, pengobatan gratis

b. menindaklanjuti tarikan data dari apotik setiap closing untuk selanjutnya diproses menjadi HPP

c. permintaan perbaikan jika terjadi kerusakan atas software maupun hardware

11. HUBUNGAN KERJA DENGAN YAYASAN a. menyimpan data yang berkaitan dengan Yayasan b. memberikan laporan keuangan rutin kepada Yayasan c. memberikan data yang diperlukan oleh Yayasan

12. HUBUNGAN KERJA DENGAN SARPRAS

a. Menindaklanjuti inventarisasi stock (stock masuk dan stock keluar)

b. Permintaan atas fasilitas yang rusak seperti mesin fotocopy, AC,listrik,Alarm

HUBUNGAN EKSTERN

1. HUBUNGAN KERJA DENGAN AUDITOR

a. Pemeriksaan laporan keuangan apakah sudah sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku di Rumah Sakit

b. Pemeriksaan atas aktivitas dan transaksi apakah sudah sesuai dengan system pengendalian internal Rumah sakit

c. Penilaian atas wajar tidaknya laporan keuangan yang disajikan

2. HUBUNGAN KERJA DENGAN PAJAK

(36)

b. melaporkan pajak secara tahunan

3. HUBUNGAN KERJA DENGAN LEASING

a. membuat pencatatan atas alat alat medis dan non medis untuk kepentingan control dan kroscek

BAB IX

POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI A. KUALIFIKASI PERSONIL BAGIAN AKUNTANSI

No Nama Jabatan Pendidikan

Formal KerjaMasa Formal/SertifikasiPendidikan Non KebutuJml han

Tugas

1. Kepala Bagian Akuntansi

Min. S1 2 thn Sertifikat Pajak & Sertifikat Cost Accounting

1 Mengatur Divisi Akuntansi

2. Sub bagian Akuntansi Umum

Min. S1 2 thn Sertifikat Pajak 1 Mengatur pelayanan Bagian Akuntansi Umum

3. Sub bagian Akuntansi Biaya

Min. S1 2 thn Sertifikat pelatihan

Akuntansi Biaya

1 Mengatur Pelayanan bagian Akuntansi Biaya

4. Staf Akuntansi Umum bagian Penjurnalan dan Pajak

Min. S1 1 thn Sertifikat pajak 1 Melaksanakan Penjurnalan dan Pembuatan Laporan Pajak

5. Staf Akuntansi umum bagian Penginputan Jurnal ke Program

Min. S1 1 thn - 1 Melaksanakan Penginputan Jurnal ke Program

6. Staf Akuntansi Umum bagian Pengecekan Nota Pelayanan

Min. S1 - - 1 Melaksanakan Pengecekan

(37)

7. Staf Pembantu Akuntansi Umum Min. SMU - - 2 Membantu Pelayanan Akuntansi Umum 8. Staf Akuntansi Biaya

bagian Inventarisasi Aktiva

Min. S1 1 thn - 1 Melaksanakan pelayanan

bagian Akuntansi Biaya terutama Inventarisasi Aktiva

9. Staf Akuntansi Biaya Bagian Pengecekan Jasa Dokter

Min SMU

- - 2 Melaksanakan Jasa Dokter

Rawat Jalan dan Rawat Inap

B. DASAR PERHITUNGAN KETENAGAAN 1. Menetapkan Waktu Kerja

Perhitungan untuk menetapkan waktu tersedia dengan rumus sebagai berikut : Waktu Kerja Tersedia = { A – (B+C+D+E)} x F

KODE FAKTOR KATEGORI SDM KETERANGAN

ADMINISTRASI

A Hari Kerja 312 Hari/tahun

B Cuti Tahunan 12 Hari/tahun

C Pendidikan dan Pelatihan 1 Hari/tahun

D Hari Libur Nasional 14 Hari/tahun

E Ketidakhadiran Kerja 1 Hari/tahun

F Waktu Efektif 7 Jam/hari

Hari Kerja Tersedia 284 Hari kerja/tahun

Waktu Kerja Tersedia 1.988 Jam/tahun

119.280 Menit/tahun

2. Menetapkan Unit Kerja dan Kategori Akuntansi

Unit Kerja Sub Unit Kerja Kategori SDM Akuntansi umm Penjurnalan dan Perpajakan Staf Akuntansi Umum

Penginputan Jurnal ke Program Staf Akuntansi Umum Pengecekan Nota Pelayanan Staf Akuntansi Umum Pembantu Akuntansi Umum Pembantu Akuntansi Umum

(38)

Akuntansi Biaya Inventarisasi Aktiva Staf Akuntansi Biaya Pengecekan Jasa Dokter Rawat

Jalan dan Rawat Inap

Staf Akuntansi Biaya

3. Menyusun Standar Beban Kerja

Perhitungan untuk menetapkan Standar Beban Kerja dengan rumus sebagai berikut : Standar Beban Kerja = Waktu tersedia

Rata-rata Waktu Kegiatan Pokok

3A. Beban Kerja Akuntansi Umum

No. Kategori

Akuntansi Umum

Kegiatan Kegiatan Pokok Rata-Rata Waktu Standar Beban Kerja 1 Penjurnala n & Perpajakan Membuat Bukti potong untuk PPh 21,23, 4 (2) Pembuatan Laporan Pajak 415 287 Membuat SPT Masa 21 Membuat SPT Masa 23 Membuat SPT Masa 4 (2) Membuat SPT Masa PPN Membuat jurnal bank masuk dan kas masuk dari bahan

kerja Jurnal 100 1,193

Melakukan kroscek dengan Bagian SDM atas potongan gratis YKK, YBPM, Purna

Tugas, dan GKMI Kroscek Gratis 120 994

Melakukan pengecekan

pendapatan alergi untuk pembayaran

rekanan Bio-E Kroscek Alergi 120 994

Membuat laporan pembayaran fee laborat-laborat

(39)

Melakukan pengecekan

Pendapatan rawat

Jalan dan rawat inap Kroscek Pendapatan 60 1,988

Melakukan

pengecekan Uang Muka Pembelian dan pembayaran

leasing RSMR Kroscek Uang Muka 90 1,325

Melakukan

pengecekan gesekan card dengan

Rekening Koran Kroscek RK 60 1,988

Melakukan

pengecekan piutang antara GL dengan

bagian keuangan Kroscek Piutang 420 284

Membuat laporan upah harian PU dan

pocokan Laporan PU 30 3,976 2 Penginput an Jurnal ke Program Menginput semua jurnal Akuntansi ke Program input 60 1,988 Melakukan pengecekan Bukti Penerimaan barang logistik dengan Bukti permintaan bagian yang

membutuhkan cek logistik 30 3,976

Membuat

rekonsiliasi bank niaga dan Mandiri

(per hari) rekonsiliasi 15 7,952

Melakukan

pengecekan hutang obat, CN, DN antara GL dengan bagian

keuangan kroscek Hurang Obat 300 398

Melakukan

pengecekan hutang logistik antara GL dengan bagian

(40)

Melakukan pengecekan pendapatan BP-BP di GL dengan laporan BP-BP Kroscek BP 420 284 Melakukan pengecekan pendapatan Griya Cantik Esther di GL dengan laporan

Griya Cantik Esther Kroscek GCE 15 7,952

Membuat laporan daftar piutang karyawan, daftar hutang lain-lain, daftar piutang lain-lain, dan biaya yang

masih harus dibayar. Lap draft piutang 120 994

3 Pengeceka n Nota Pelayanan Rawat jalan Membuat Rekap Pendapatan balai pengobatan rekap BP 1,050 114 Membuat Laporan Pemasukan Griya

Cantik Esther rekap GCE 720

166

Melakukan

pengecekan Nota Pelayanan untuk Rawat Jalan

kroscek Nota Pelayanan

RJ 7 17,040

Melakukan

pengecekan bon C untuk GCE

Kroscek Nota Pelayanan

GCE 5 23,856

Melakukan

pengecekan laporan sarana non – medis ruangan

kroscek saranan non

medis 240 497

Melakukan stock opname tissue dan waslap ruang perawatan

stock opname sarana

non medis 300 398 4 Pembantu Akuntansi Umum Membantu melakukan penjurnalan Piutang

(41)

Melakukan

penjurnalan KKK,

KKM Jurnal BP 60 1,988

Melakukan

penginputan PPN

masukan obat Input Faktur Pajak 30 3,976

Melakukan

pengecekan atas Nota Pelayanan BP-BP dengan rekap harian BP – BP

kroscek nota pelayanan

BP 15 7,952

Melakukan

penginputan atas Piutang BP-BP dan

gratis BP-BP Input Gratis BP 15 7,952

Melakukan Stock

opname laborat stock opname Lab 300 398

Melakukan

pengecekan Hutang jaminan (tabung O2, korset, fixatur, preparat) antara GL dengan bagian penunjang

perawatan kroscek Hurang Jaminan 60 1,988

Fotocopy gesekan

card Fotocopy 120 994

Melakukan filling

dokumen Akuntansi Filling 840 142

3B. Standar Beban Kerja Akuntansi Biaya

No. Kategori

Akuntansi Biaya

Kegiatan Kegiatan Pokok Rata-Rata Waktu Beban Kerja 1 Akuntansi Biaya Inventaris asi Aktiva Pencatatan dan penomeran Inventaris Penomeran Aktiva 120 994

pengecekan kondisi fisik inventaris Rumah Sakit

Pengecekan Aktiva

180

663

Membuat Laporan Cash Flow setiap bulan

Cash Flow

420

284

Membuat Laporan Belanja Dapur Asrama

Biaya Makan

(42)

Memeriksa kelengkapan Dokumen dan melakukan penjurnalan atas transaksi Bank Keluar dan kas Keluar

Jurnal Pengeluaran Kas/Bank 180 663 Melakukan file-ing kwitansi aktiva yang nilainya besar Filling Aktiva 120 994 Perhitungan HPP Laborat HPP 540 221

Stock Opname Ruangan Ruangan

Stock opname Obat

600 199 2 Akuntansi Biaya pengeceka n jasa dokter rawat inap dan rawat jalan Melakukan pengecekan kuning-biru rawat inap dengan program Kroscek Biru Kuning 5 23,856 Melakukan pengecekan jasa dokter UGD, EKG, endoscopy, CT scan, MRI, ICU, Terapi Alergi, Hemodialisa, Treadmill, Medical check up, RO dan Lab, jasa dokter umum, dokter gigi,gizi dan psikolog (rawat inap

dan rawat jalan) 7

17,040

Membuat Laporan Jasa dokter spesialis

Jasa Dokter Ahli

1,140

105

Membuat laporan jasa dokter umum

Jasa Dokter

Spesialis 660 181

Melakukan penginputan pembayaran atas piutang dokter di program Update Piutang Dokter 450 265 Membuat pendapatan klinik rawat jalan

Pendapatan RJ

840

142

4. Menyusun Standar Kelonggaran

Perhitungan untuk menetapkan Standar Kelonggaran dilakukan berdasarkan rumus : Rata-rata Waktu Per Faktor Kelonggaran

(43)

Standar Kelonggaran =

Waktu Kerja Tersedia

4a. Standar Kelonggaran Akuntansi Umum

No. Kategori SDM Faktor

Kelonggaran Rata-Rata Waktu Standar Kelonggaran 1 Penjurnalan dan Perpajakan

Makan Siang 30 menit/hari 0,078

3 jam/minggu

Kamar Kecil 15 menit/hari 0.039 1,5 jam/minggu Jumlah 0,117 2 Penginputan Jurnal ke Program

Makan Siang 30 menit/hari 0,078

3 jam/minggu

Kamar Kecil 15 menit/hari 0.039

1,5 jam/minggu Jumlah 0,117 3 Pengecekan Nota Pelayanan Rawat Jalan

Makan Siang 30 menit/hari 0,078

3 jam/minggu

Kamar Kecil 15 menit/hari 0.039 1,5 jam/minggu Jumlah 0,117 4 Pembantu Akuntansi Umum

Makan Siang 30 menit/hari 0,078

3 jam/minggu

Kamar Kecil 15 menit/hari 0.039 1,5

jam/minggu

(44)

4B. Standar Kelonggaran Akuntansi Biaya

No. Kategori SDM Faktor

Kelonggaran Rata-Rata Waktu Standar Kelonggaran 1 Akuntansi Biaya Inventarisasi Aktiva

Makan Siang 30 menit/hari 0,078

3 jam/minggu

Kamar Kecil 15 menit/hari 0.039 1,5 jam/minggu Jumlah 0,117 2 Akuntansi Biaya Pengecekan Jasa Dokter Rawat Jalan dan Rawat Inap

Makan Siang 30 menit/hari 0,078

3 jam/minggu

Kamar Kecil 15 menit/hari 0.039

1,5

jam/minggu

Jumlah 0,117

5. Perhitungan Kebutuhan Tenaga Per Unit Kerja 5a. Kebutuhan Tenaga Akuntansi umum

1. Kuantitas Kebutuhan Pokok Bagian Akuntansi Umum No. Kategori Akuntansi

Umum

Kegiatan Pokok Kwantitas per tahun 1 Penjurnalan dan Pembuatan Laporan Pajak Pembuatan Laporan Pajak 12 Jurnal 1,000 Kroscek Gratis 12 Kroscek Alergi 120 Laporan Fee lab

60

Kroscek Pendapatan 312 Kroscek Uang Muka

(45)

Kroscek RK 12 Kroscek Piutang 12 Laporan PU 12 2 Penginputan Jurnal ke Program Input 2,000 Kroscek logistik 312 Rekonsiliasi 312 Kroscek Hutang Obat

12 Kroscek Hutang Logistik 12 Kroscek BP 12 Kroscek GCE 12 Lap draft piutang

12 3 Pengecekan Nota Pelayanan Rawat Jalan Rekap BP 12 Rekap GCE 12 Kroscek Nota Pelayanan RJ 12, 500 Kroscek Nota Pelayanan GCE 5,000 kroscek sarana non

medis 12

Stock opname sarana non medis 12 4 Pembantu Akuntansi Umum Jurnal Piutang RJ 1,000 Jurnal BP 600 Input Faktur Pajak

312 kroscek nota pelayanan BP 9,000 Input Gratis BP 312 Stock opname Lab

12 Kroscek Hutang

(46)

Fotocopy

12 Filling

12

2. Kebutuhan SDM Akuntansi Umum

Rumus perhitungan kebutuhan SDM Akuntansi Umum adalah sebagai berikut : Kuantitas Kegiatan Pokok

Kebutuhan SDM = + Standar Kelonggaran Standar Beban Kerja

No Kategori Akuntansi Umum Perhitungan Standar Kelonggaran Jumlah Tenaga 1. Penjurnalan dan pembuatan laporan Pajak =(0,04+0,83+0,01+0,12+0,01+0,15+0,03 +0,006+0.04+0.003 ) = 1,24 0,117 1,357 2. Penginputan Jurnal ke Program =(1+0,07+0,04+0,03+0,006+0,04+0,002 +0,012 ) = 1.20 0,117 1,317 3. Pengecekan Nota Pelayanan Rawat Jalan =(0,07+0,73+0,24+0,02+0,03) = 1,09 0,117 1,207 3. Pembantu Akuntansi Umum =(0,83+0,30+0,07+1,13+0,04+0,03+0,00 6+0,01+0,08) = 2,49 0,117 2,607

5b. Kebutuhan Tenaga Akuntansi Biaya

1. Kuantitas Kebutuhan Pokok Bagian Akuntansi Biaya

No. Kategori Akuntansi Biaya Kegiatan Pokok Kwantitas per tahun 1 Akuntansi Biaya Inventarisasi Aktiva Penomeran Aktiva 12 Pengecekan Aktiva 36 Cash Flow 12 Biaya Makan Karyawan 72 Jurnal Pengeluaran Kas/Bank

(47)

Filling Aktiva 12

HPP 12

Stock opname Obat 12 2 Akuntansi Biaya

pengecekan jasa dokter rawat inap dan rawat jalan

Kroscek Biru Kuning 15,000

Kroscek Jasa Dokter 12,500 Jasa Dokter Ahli 12 Jasa Dokter Spesialis 12 Update Piutang Dokter 200 Pendapatan RJ 12

2. Kebutuhan SDM Akuntansi Biaya

Rumus perhitungan kebutuhan SDM Akuntansi Biaya adalah sebagai berikut : Kuantitas Kegiatan Pokok

Kebutuhan SDM = + Standar Kelonggaran

Standar beban kerja

No Kategori SDM Perhitungan Standar Kelonggaran Jumlah Tenaga 1. Akuntansi Biaya Inventarisasi Aktiva =(0,01+0,05+0,04+0,04+0,9+0,01 +0,05) 0,117 1,217 =1,1 2. Akuntansi Biaya Pengecekan Jasa Dokter Rawat Jalan dan Rawat Inap =(0,6+0,73+0,11+0,06+0,76+0,08) 0,117 2,457 =2,34

BAB X

KEGIATAN ORIENTASI

(48)

Orientasi merupakan program yang dirancang untuk menolong karyawan baru ( yang lulus seleksi ) mengenal pekerjaan dan perusahaan tempatnya bekerja. Program orientasi sering juga disebut program induksi, yakni memperkenalkan para karyawan dengan peranan atau kedudukan mereka, dengan organisasi dan dengan karyawan lain. Orientasi dilaksanakan karena semua pegawai baru membutuhkan waktu untuk dapat menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan kerjanya yang baru.

Orientasi berarti penyediaan informasi dasar berkenaan dengan perusahaan bagi pegawai baru, yaitu informasi yang mereka perlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara memuaskan. Informasi dasar ini mencakup hal – hal seperti pemahaman visi misi rumah sakit, pemahaman peraturan perusahaan, pemahaman struktur organisasi, dan hal – hal lain yang berkaitan dengan pengenalan rumah sakit secara umum. Orientasi pada dasarnya merupakan salah satu komponen proses sosialisasi pegawai baru, yaitu proses penanaman sikap, standar, nilai, dan pola perilaku yang berlaku di perusahaan bagi pegawai baru.

Orientasi bertujuan untuk mempercepat masa adaptasi sehingga karyawan baru dapat bekerja lebih cepat dan lebih baik. Program orientasi dirancang untuk memberikan kepada karyawan baru informasi yang dibutuhkannya agar dapat bekerja dengan efektif dalam organisasi. Tujuan orientasi adalah untuk mendapatkan SDM yang dapat melakukan pekerjaan secara tepat. Sasaran – sasaran utama orientasi adalah menanggulangi kecemasan awal yang dirasakan oleh semua pekerja baru untuk memulai pekerjaan baru, untuk mengakrabkan karyawan baru dengan pekerjaannya, unit kerjanya dan organisasi sebagai keseluruhan, dan agar mempermudah peralihan dari luar ke dalam.

Adapun program/kegiatan orientasi karyawan baru Bagian Akuntansi adalah sebagai berikut :

A. STAF AKUNTANSI UMUM

1. Staf Akuntansi Umum bagian Penjurnalan dan Pembuatan laporan pajak

Hari Ke Materi Waktu Metoda Penanggung Jawab

I Perkenalan dengan staf di Divisi Akuntansi

07.30 – 08.30 Keliling Sub bagian Akuntansi Umum Penjelasan Struktur Organisasi 08.30 – 10.00 Ceramah,

Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

Penjelasan uraian tugas Bagian Akuntansi Umum 10.00 – 12.00 Ceramah, Diskusi Sub bagian Akuntansi Umum Istirahat 12.00 – 12.30

Ruang Lingkup Akuntansi Umum

12.30 – 14.30 Ceramah, Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

II Orientasi lingkungan Divisi Akuntansi

07.30 – 09.00 Keliling Sub bagian Akuntansi Umum Penjelasan Visi, Misi, Falsafah,

Tujuan

(49)

Diskusi Akuntansi Umum Pengenalan SPO 10.00 – 12.00 Ceramah

Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

Istirahat 12.00 – 12.30

Pengenalan bagian-bagian yang ada di rumah sakit yang berhubungan dengan Bagian Akuntansi

12.30 – 14.30 Ceramah Diskusi

Staf Akuntansi Umum

Hari Ke Materi Waktu Metoda Penanggung Jawab

III Pengenalan Mengenai Komponen pendapatan

07.30 – 09.00 Ceramah, Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

Pengenalan dokumen bukti Kas/ Bank masuk dan nota pelayanan RS 09.00 – 10.00 Ceramah, Diskusi Sub bagian Akuntansi Umum Pengenalan komponen dokumen bukti Kas/ Bank masuk dan nota pelayanan Balai Pengobatan 10.00 – 12.00 Ceramah Praktek Sub bagian Akuntansi Umum Istirahat 12.00 – 12.30 Pengenalan komponen dokumen bukti Kas/ Bank masuk dan nota pelayanan Griya Cantik Ester

12.30 – 14.30 Ceramah, Praktek

Sub bagian

Akuntansi umum

IV Pengecekan pendapatan Rawat Jalan dan Rawat Inap

07.30 – 09.00 Ceramah, Praktek

Sub bagian

Akuntansi Umum

Pencatatan atas transaksi Pendapatan

09.00 – 10.00 Ceramah, Praktek

Sub bagian

Akuntansi Umum

Pendapatan Alergi untuk pembayaran Rekanan Bio-E

10.00 – 12.00 Ceramah, Diskusi Staf Akuntansi Umum Istirahat 12.00 – 12.30 Pembuatan laporan pembayaran fee laborat laborat rujukan

12.30 – 14.30 Ceramah, Diskusi

Staf Akuntansi Umum

(50)

V Pengenalan Pajak 07.30 – 08.30 Ceramah, Praktek

Staf Akuntansi Umum

Pembuatan Bukti Potong untuk PPH 21, 23, dan 4 (2) 08.30 – 09.30 Ceramah, Praktek Staf Akuntansi Umum Pengenalan SPT Masa PPN, PPh ps 21, 23, 25 dan 4 (2) 09.30 – 12.00 Ceramah, Praktek Staf Akuntansi Umum Istirahat 12.00 – 12.30

Pengenalan SPT Tahunan 12.30 – 14.30 Ceramah, Praktek

Staf Akuntansi Umum

VI Pengecekan Uang Muka Pembelian dan Pembayaran Leasing

07.30 – 09.00 Ceramah, Praktek

Staf Akuntansi Umum

Upah Harian PU dan Pocokan 09.00 – 10.00 Ceramah, Praktek

Staf Akuntansi Umum

Pencocokan Gratis tarikan EDP dengan SDM 10.00 – 12.00 Ceramah, Praktek Staf Akuntansi Umum Istirahat 12.00 – 12.30

Laporan Piutang dan proses pencocokan

12.30 – 13.30 Ceramah, Diskusi

Staf Akuntansi Umum

Penjelasan tugas 13.30 – 14.30 Ceramah, Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

1. Staf Akuntansi Umum bagian Penginputan Jurnal ke Program

Hari Ke Materi Waktu Metoda Penanggung Jawab

I Perkenalan dengan staf di Divisi Akuntansi

07.30 – 08.30 Keliling Sub bagian Akuntansi Umum Penjelasan Struktur Organisasi 08.30 – 10.00 Ceramah,

Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

(51)

Akuntansi Umum Diskusi Akuntansi Umum

Istirahat 12.00 – 12.30

Ruang Lingkup Akuntansi Umum

12.30 – 14.30 Ceramah, Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

II Orientasi lingkungan Divisi Akuntansi

07.30 – 09.00 Keliling Staf Akuntansi Umum

Penjelasan Visi, Misi, Falsafah, Tujuan

09.00 – 10.00 Ceramah, Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

Pengenalan SPO 10.00 – 12.00 Ceramah Diskusi

Staf Akuntansi Umum

Istirahat 12.00 – 12.30

Pengenalan bagian-bagian yang ada di rumah sakit yang berhubungan dengan Bagian Akuntansi

12.30 – 14.30 Ceramah Diskusi

Staf Akuntansi Umum

Hari Ke Materi Waktu Metoda Penanggung Jawab

III Pengenalan sarana dan prasarana yang ada di divisi Akuntansi

07.30 – 09.00 Ceramah, Diskusi

Sub bagian

Akuntansi Umum

Pengenalan dokumen bukti Kas/ Bank masuk dan nota pelayanan RS 09.00 – 10.00 Ceramah, Diskusi Staf Akuntansi Umum Pengenalan komponen dokumen bukti Kas/ Bank masuk dan nota pelayanan Balai Pengobatan 10.00 – 12.00 Ceramah Praktek Staf Akuntansi Umum Istirahat 12.00 – 12.30

Pengenalan dokumen bukti Kas/ Bank masuk dan nota pelayanan Griya Cantik Ester

12.30 – 14.30 Ceramah, Praktek

Staf Akuntansi umum

IV Pengenalan dokumen bukti kas / Bank Keluar 07.30 – 09.00 Ceramah, Praktek Staf Akuntansi Umum Pengenalan Program Penjurnalan Akuntansi

Referensi

Dokumen terkait

Setiap karyawan harus mengikuti pendidikan dan pelatihan berkelanjutan baik yang diselenggarakan internal Rumah Sakit maupun external sesuai dengan kompetensi yang

Kegiatan orientasi dilakukan pada setiap anggota yang masuk ke bagian Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Umum Mitra Paramedika.. Pada tahap

Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit adalah melalui pelayanan bagian umum, khususnya dalam pengelolaan linen di rumah

Meningkatkan mutu layanan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya melalui pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan

Dengan telah ditetapkannya Rumah Sakit Umum Bangli sebagai Badan Layanan Umum Daerah berdasarkan Peraturan Bupati Bangli Nomor 39 Tahun 2011 tentang Penetapan Rumah

Pengurus Yayasan Sari Mutiara Medan bersama Pimpinan Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam dari tahun ketahun berupaya keras agar Rumah

Rumah Sakit Umum Daerah Tugu Koja memiliki struktur organisasi yang dimpimpin oleh direktur utama yang membawahi kepala sub bagian tata usaha, kepala seksi

Rumah sakit harus merumuskan kebijakan-kebijakan strategis antara lain efisiensi dari dalam (organisasi, manajemen, serta SDM) serta harus mampu secara cepat dan