• Tidak ada hasil yang ditemukan

pedoman pengorganisasian SIMRS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "pedoman pengorganisasian SIMRS"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN

PEDOMAN

PENGORGANISASIAN

PENGORGANISASIAN

UNIT SIMRS (SISTEM INFORMASI

UNIT SIMRS (SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN RUMAH SAKIT)

MANAJEMEN RUMAH SAKIT)

RSUD TUGU KOJA

RSUD TUGU KOJA

TAHUN 2018

TAHUN 2018

(2)
(3)

SURAT KEPUTUSAN SURAT KEPUTUSAN

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA

NOMOR

NOMOR TAHUN TAHUN 20182018 TENTANG

TENTANG

PEMBENTUKAN INSTALASI SISTEM MANAJEMEN INFORMASI PEMBENTUKAN INSTALASI SISTEM MANAJEMEN INFORMASI

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA Menimbang

Menimbang : : a. bahwa a. bahwa untuk untuk kelancarakelancaran n dan dan ketertiban ketertiban pelaksanapelaksanaan an komputerisasikomputerisasi dan pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit dan pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) di RSUD Tugu Koja, perlu dibentuk Instalasi Sistem (SIMRS) di RSUD Tugu Koja, perlu dibentuk Instalasi Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit;

Manajemen Informasi Rumah Sakit; a.

a. bahwa nama-nama ybahwa nama-nama yang tersebut ang tersebut pada lampiran pada lampiran surat keputusan surat keputusan iniini dipandang mampu untuk

dipandang mampu untuk melaksanakamelaksanakan tugas-tugas n tugas-tugas tersebut;tersebut; b.

b. bahwa untuk bahwa untuk melaksanakan huruf a melaksanakan huruf a dan b dan b diatas, perlu ditetapkandiatas, perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur RSUD Tugu Koja.

dengan Surat Keputusan Direktur RSUD Tugu Koja.

Menimbang

Menimbang : : 1. 1. Undang-Undang-UUndang-Undang-Undang ndang Nomor 29 Nomor 29 Tahun Tahun 2004 2004 Tentang Tentang PraktikPraktik Kedokteran.

Kedokteran. 2.

2. Undang-Undang Nomor Undang-Undang Nomor 11 11 Tahun Tahun 2008 2008 Tentang Tentang Informasi danInformasi dan Transaksi

Transaksi Elektronik.Elektronik. 3.

3. Undang-Undang Nomor Undang-Undang Nomor 36 36 Tahun Tahun 2009 2009 Tentang Tentang Kesehatan.Kesehatan. 4.

4. Undang-Undang Nomor Undang-Undang Nomor 44 44 Tahun Tahun 2009 2009 Tentang Tentang Rumah Rumah Sakit.Sakit. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga 5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga

Kesehatan. Kesehatan.

6. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 Tentang Sistem 6. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 Tentang Sistem

Informasi

Informasi KesehataKesehatann 7.

7. Keputusan Keputusan Menteri Menteri Kesehatan Kesehatan Republik Republik Indonesia Indonesia NomorNomor 129/Menkes/SK/II/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal 129/Menkes/SK/II/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit

Rumah Sakit 8.

8. Peraturan Menteri Kesehatan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Republik Indonesia Nomor 82 82 TahunTahun 2013 Tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.

2013 Tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Memperhatikan

Memperhatikan : : a. a. Keadaan Keadaan ruangan ruangan yang yang benar-benar benar-benar aman aman dan dan memiliki memiliki fasilitasfasilitas yang memadai untuk kelancaran dalam pelaksanaan Sistem yang memadai untuk kelancaran dalam pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada RSUD Tugu Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada RSUD Tugu Koja.

(4)
(5)

b. Kondisi RSUD Tugu Koja yang sangat memerlukan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang terpadu dan saling terhubung menjadi satu informasi yang terpusat.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD TUGU KOJA TENTANG PEMBENTUKAN INSTALASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Kesatu : Penetapan pegawai instalasi teknologi informasi dan komunikasi sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

Kedua :

Ketiga :

Pelaksanaan tugas dan pekerjaan mengacu pada pedoman pengelolaan data dan informasi

Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal

DIREKTUR RSUD TUGU KOJA,

(6)
(7)

Lampiran Keputusan Direktur RSUD Tugu Koja Nomor :

Tanggal :

INSTALASI SISTEM MANAJEMEN INFORMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGU KOJA

1. STRUKTUR ORGANISASI

2. URAIAN TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

Kepala Instalasi SIMRS

Uraian Tugas Wewenang Tanggung Jawab 1. Kepala instalasi adalah

manajer yang memiliki pengalaman lebih dibidang teknologi dan informasi.

2. Bertanggung jawab terhadap seluruh hasil kerja tim.

3. Bertanggung jawab terhadap hasil kerja dari masing-masing anggota tim sesuai dengan bidang keahliannya. . Mempunyai

kemampuan dan pengalaman untuk memimpin dan harus berperan aktif dalam mengorganisir anggota tim.

5. Menjalin koordinasi dan kerjasama yang baik dengan manajemen RS, narasumber lain, dan tim Pengarah.

1. Bersama manajemen memberikan penilaian dari hasil evaluasi seluruh kajian dan rancangan sistem. 2. Mengkaji hasil akhir

sistem.

3. Merupakan anggota dari tim perancang sistem. 4. Bersama tim pendukung dokumentasi membuat laporan-laporan untuk kepentingan PPA (Profesional Pemberi  Asuhan), manajemen,

dan pihak luar RSUD Tugu Koja. 5. Bersama tim pendukung dokumentasi membuat 1. Melakukan koleksi kebutuhan proses manajemen pengelolaan SIM 2. Melakukan identifikasi, estimasi dan evaluasi terhadap proses

manajemen

3. Merancang kerangka dan proses manajemen pengelolaan SIM

secara makro

. Membangun flow dan diagram manajemen pengelolaan SIM

5. Membuat laporan hasil kajian dan perancang proses manajemen dalam kerangka membangun Sistem Informasi Manajemen 6. Bertanggung jawab atas kegiatan

pembangunan flow dan diagram manajemen Kepala Instalasi SIMRS

Komputer, operasional, dan SPRO

Koordinator SIMRS Pengembangan sistem dan aplikasi

Abdurrachman

Rio Aldian

(8)
(9)

6. Memelihara dan

mengumpulkan, data-data dari Tenaga Riset yang diperoleh dari kunjungan lapangan dan informasi dari hasil diskusi.

7. Memberi masukan dan mengidentifikasi

tentang kebijaksanaan pengembangan dan implementasi sistem dan kinerja sistem.

dokumen rancangan sistem aplikasi laporan buku petunjuk

operasional

7. Melakukan identifikasi, estimasi dan evaluasi terhadap seluruh elemen sistem

8. Membuat laporan hasil kajian dan perancang sistem dalam

membangun sistem 9. Merancang kerangka

sistem dan makro sistem

10. Membangun sistem flow dan algoritma sistem

11. Bertanggung jawab atas kegiatan

pembangunan program 12. Mengorganisasi kerja

dari tim programmer, mengontrol dan

mengawasi kinerja dari programmer

Koordinator SIMRS

Uraian Tugas Wewenang Tanggung Jawab 1. Melakukan koordinasi

dengan unit-unit yang berkaitan dengan penggunaan dan pengisian SIMRS 2. Melakukan sosialisasi terhadap pengisian SIMRS 3. Melakukan penyelesaian masalah yang terjadi selama penggunaan SIMRS terintegrasi oleh unit-unit di RSUD Tugu Koja . Melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap penggunaan SIMRS terintegrasi 1. Mengidentifikasi pegawai dengan wewenang akses terhadap data dan informasi SIMRS 2. Memberikan id dan

password kepada setiap pegawai sesuai dengan wewenangnya 3. Memberikan data

kepada pengguna SIMRS baik direktur, manajemen, PPA (Profesional Pemberi  Asuhan), kepala

ruang, kepala bidang

1. Bertanggung jawab terhadap kelancaran proses pengumpulan data oleh unit SIMRS terintegrasi

2. Bertanggung jawab dalam perlindungan data SIMRS RSUD Tugu Koja

3. Bertanggung jawab terhadap penggunaan data SIMRS RSUD Tugu Koja dalam lingkup internal 4. Melakukan pengontrolan terhadap unit-unit yang melakukan pengisian SIMRS terintegrasi 5. Bertanggung jawab terhadap pemahaman cara dan pengisian SIMRS terintegrasi

Pengembangan Sistem Dan Aplikasi

Uraian Tugas Wewenang Tanggung Jawab 1. Melaksanakan pengawasan terhadap sistem yang di implementasikan dan 1. Membuat dan mengembangkan

aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna

1. Memahami setiap permasalahan yang ditimbulkan oleh

(10)
(11)

memastikan sistem yang digunakan dapat beroperasi dengan baik 2. Melakukan kegiatan

perawatan/maintenance /pemeliharaan baik secara berkala, rutin atau sesuai

kesepakatan dengan pihak pengembangan 3. Membina dan menjaga

hubungan kerja serta mengatasi dan menganalisa permasalahan, permintaan, modifikasi, komplain dari user/pengguna dan mendiskusikan serta memecahkan masalah tersebut

. Memberi masukan dan laporan kondisi sistem secara berkala kepada direktur, serta

bertanggungjawab atas pengembangan sistem untuk dapat

meningkatkan kualitas produk dan layanan 5. Membuat perencanaan,

mengatur pelaksanaan, koordinasi dan

membuat pelaporan kondisi sistem yang di implementasikan kepada direktur

(manajemen, PPA, dan kepala bidang)

2. Melakukan evaluasi terhadap aplikasi dan sistem

user/pengguna SIMRS RSUD Tugu Koja

2. Membuat keputusan dalam penanganan permasalahan dan pengambilan langkah-langkah strategis

dalam lingkup kegiatan SIMRS RSUD Tugu Koja.

Komputer, operasional, dan SPRO

Uraian Tugas Wewenang Tanggung Jawab 1. Memberi masukan

kepada tim perancang hal-hal yang berhubungan dengan teknologi networking dan keamanan sistem. 2. Memimpin dan mengkoordinasi network enginer/technision dalam mengelola modul-modul yang 1. Memperoleh akses terhadap komputer-komputer yang ada di rumah sakit

2. Membuat jaringan internet untuk wifi di RSUD Tugu Koja yang digunakan untuk kepentingan

manajerial,

pendidikan, dan riset yang mendukung pengambilan keputusan oleh manajemen dan 4. Bertanggung jawab atas pembangunan aplikasi interface network baik local maupun internet. 5. Bekerjasama dengan

ahli sistem analis dan ahli manajemen kualitas dalam menggali dan merancang sistem agar memenuhi kaidah-kaidah Software Engineering.

(12)
(13)

berhubungan networking

3. Merupakan anggota dari tim perancang sistem 4. Melakukan setup operating system untuk optimalisasi network dan networking security. 5. Melakukan uji modul

aplikasi dalam hal optimalisasi network 6. Mempersiapkan

berkas pasien SPRO

peningkatan asuhan oleh PPA 3. Memperoleh informasi pasien-pasien SPRO dari 6. Merancang jaringan komunikasi data, interface dan logical network dengan berbagai solusi agar mencapai efisiensi kerja dan mudah di terapkan.

7. Membagi tugas

pelaksanaan instalasi, konfigurasi dan uji kepada ahli jaringan, keamanan sistem dan sistem operasi.

(14)
(15)

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN ... 9

BAB II GAMBARAN UMUM RS ... 10

BAB III VISI, MISI, FALSAFAH, NILAI DAN TUJUAN RS ... 11

BAB IV STRUKTUR ORGANISASI RS ... 11

BAB V STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA ... 12

BAB VI URAIAN JABATAN ... 13

BAB VII DATA HUBUNGAN KERJA ... 14

BAB VIII POLA KETENAGAAN DAN PERSONIL ... 17

BAB IX KEGIATAN ORIENTASI... 19

BAB X RAPAT ... 19

(16)
(17)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dalam Pasal 3 menyatakan bahwa Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Selanjutnya dalam Pasal 46 dinyatakan bahwa untuk mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kesehatan yang terpadu dan menyeluruh dalam bentuk upaya kesehatan perseorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Upaya kesehatan diselenggarakan dalam bentuk kegiatan dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan.

Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dalam Pasal 1 menyebutkan pengertian rumah sakit yaitu institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Selanjutnya dikatakan bahwa Pelayanan Kesehatan Paripurna adalah pelayanan kesehatan yang meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Mengacu kepada peraturan perundang-undangan tersebut di atas, bahwa di setiap rumah sakit harus dilaksanakan upaya peningkatan kesehatan. Dalam rangka memberikan pedoman dalam pengorganisasian dan tata kerja, maka disusunlah “Pedoman Pengorganisasian Unit SIMRS (Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit) RSUD Tugu Koja ”.

(18)
(19)

BAB II

GAMBARAN UMUM RS

Rumah Sakit Umum Daerah Tugu Koja berdiri sejak tanggal 1 April 2015 dengan nama Sakit Umum Kelas D Koja, merupakan peralihan dari Puskesmas Kecamatan Koja. Berdirinya Rumah Sakit Umum Kelas D Koja di tetapkan pada Peraturan Gubernur No.10 Tahun 2014 tentang penetapan Puskesmas Kecamatan menjadi Rumah Sakit Umum tipe D. Rumah Sakit Umum Kelas D Koja telah terakreditasi pada Bulan Mei Tahun 2016. Akreditasi dari team KARS (Komite  Akreditasi Rumah Sakit).

Luas Tanah RSUD Tugu Koja yaitu 2679 m², yang terdiri dari tanah/Bangunan RSUD : 2305 m² dengan luas Bangunan gedung Baru 1830 m² dan Gedung Lama: 1500 m². Gedung lama RSUD Tugu Koja terdiri dari 4 lantai yaitu poli rawat jalan dan rekam medis, gedung baru terdiri dari 8 lantai yaitu ruang rawat inap (kebidanan, penyakit dalam, bedah, dan anak), penunjang, IGD dan tata usaha. Program pelayanan unggulan di RSUD Tugu Koja yaitu prenatal diagnostik, pelayanan penyakit diabetes dan hipertensi, perawatan saluran akar gigi, dan tumbuh kembang anak.

Selanjutnya dalam perjalanan selama 3 tahun RSUD Tugu Koja terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Perkembangannya, Ruang perawatan RSUD Tugu Koja telah berpindah dari gedung lama ke gedung baru. RSUD Tugu Koja terus berporses melakukan perbaikan untuk meningkatkan klasifikasi kelas rumah sakit yakni naik ke kelas C.

(20)
(21)

BAB III

VISI, MISI, FALSAFAH, DAN NILAI RS

Visi RSUD Tugu Koja

Mejadi Rumah Sakit Terpercaya Dan Terdepan Di DKI Jakarta

Misi RSUD Tugu Koja

1. Meningkatkan kualitas SDM yang berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pelanggan

2. Mengembangkan pelayanan paripurna dan bermutu sesuai standar internasional

3. Meningkatkan sarana dan prasarana pendukung pelayanan berbasis teknologi

4. Menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kekeluargaan 5. Menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan seluruh pihak terkait

Nilai RSUD Tugu Koja INTEGRITAS

PROFESIONAL

TANGGUNG JAWAB EMPATI

(22)
(23)

BAB IV

STRUKTUR ORGANISASI RS

Rumah Sakit Umum Daerah Tugu Koja memiliki struktur organisasi yang dimpimpin oleh direktur utama yang membawahi kepala sub bagian tata usaha, kepala seksi pelayanan medik, kepala seksi keperawatn, dan penunjang dalam struktur sebagai berikut:

(24)
(25)

BAB V

STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA

Unit Kerja Sistem Informasi Rekam Medis memiliki struktur organisasi sebagai berikut:

Kepala Instalasi SIMRS

Komputer, operasional, dan SPRO

Koordinator aplikasi SIM-RS

Pengembangan sistem dan aplikasi

Abdurrachman

Rio Aldian

(26)
(27)

BAB VI

URAIAN JABATAN

1. URAIAN TUGAS UNIT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Unit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit merupakan unit pelayanan yang berada di bawah Sub Bagian Tata Usaha Rumah Sakit. Unit sistem informasi manajemen rumah sakit mempunyai tugas pokok sebagai berikut :

Bertanggung Jawab kepada Ka. Sub Bag. Tata Usaha RS Tugas Pokok :

1. Membantu Ka. Sub Bagian Tata Usaha Rumah Sakit merencanakan, menyusun kebijakan dan prosedur di Unit Kerja Sistem Informasi Manjemen Rumah Sakit Umum Daerah Tugu Koja.

2. Pelaksana pengelolaan, pemeliharaan, perangkat keras (hardware),  jaringan, dan perangkat lunak (software).

3. Pelaksanaan monitoring perangkat teknologi informasi pada bagian / unit kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Tugu Koja

Kegiatan Unit Teknologi Informasi:

1. Penanganan permasalahan Aplikai SIM –RS yang terjadi setiap hari. 2. Melakukan proses updating aplikasi SIM-RS, antivirus, software

pendukung lainnya.

3. Melakukan penanganan teknis terhadap hardware yang mengalami masalah.

4. Melakukan proses backup data aplikasi SIM-RS.

5. Melakukan pembaharuan atau update aplikasi SIM-RS

6. Menerima dan menangani keluhan dari masing-masing unit kerja di Rsud tugu koja yang berhubungan dengan SIM-RS rawat jalan, rawat inap dan penunjang serta yang berkaitan dengan teknologi informasi lainnya. 7. Melakukan proses updating website yang terdiri dari update berita, artikel,

pengumuman, agenda kegiatan serta menanggapi untuk kritik dan saran. 8. Mengelola email rumah sakit.

9. Melaksanakan tugas dari atasan langsung.

2. URAIAN TUGAS MASING-MASING STRUKTUR  A. TUGAS KEPALA UNIT TEKNOLOGI INFORMASI

Uraian Tugas sebagai berikut :

1. Membuat perencanaan kegiatan Tim IT RSUD Tugu Koja.

2. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan di unit kerja Tim IT RSUD Tugu Koja.

3. Melakukan monitoring dan mengevaluasi pelaksanaan kegitan di unit kerja Tim IT RSUD Tugu Koja.

4. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan; dan 5. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada atasan

(28)
(29)

B. URAIAN TUGAS STAF TEKNOLOGI INFORMASI

Staf Pengelola Jaringan dan Update Website Uraian Tugas sebagai berikut: 1. Memperbaiki jaringan apabila terjadi kerusakan.

2. Mengatur ip address agar jaringan bisa terkoneksi dengan baik. 3. Maintenance jaringan internet agar terus berfungsi dengan baik 4. Maintenance dan update website rumah sakit dengan berita, artikel,

pengumuman yang terbaru.

5. Melaksanakan tugas dari atasan langsung

Staf Pengelola Hardware dan Software: Uraian Tugas sebagai berikut :

1. Maintenance dan Troubleshooting PC Sistem Operasi RSUD Tugu Koja.

2. Update defenition Anti Virus pada Komputer Unit RSUD Tugu Koja. 3. Maintenance printer yang ada di RSUD Tugu Koja

4. Melakukan instalasi untuk software yang diperlukan dalam kelancaran kegiatan RSUD Tugu Koja.

5. Melaksanakan tugas dari atasan langsung

Staf Pengelola SIM-RS Rawat Jalan dan Penunjang, raian Tugas sebagai berikut :

1. Melakukan proses Input, Edit, dan Void tindakan pada aplikasi SIM RS Rawat Jalan

2. Input master tarif tindakan pada aplikasi SIMRS

3. Melakukan upgrade versi aplikasi SIMRS pada tiap-tiap unit Rawat Jalan dan Penunjang.

4. Melakukan penanganan komplain / keluhan penggunaan aplikasi SIM RS pada tiap-tiap unit Rawat Jalan maupun Penunjang

5. Training On the Job pada tiap-tiap unit pelayanan rawat jalan 6. Menangani kuitansi pembayaran yang salah dari kasir

7. Melaksanakan tugas dari atasan langsung

Staf Pengelola SIM-RS Rawat Inap, Uraian Tugas sebagai berikut :

1. Melakukan proses Input, Edit, dan Void tindakan pada aplikasi SIM RS Rawat Inap

2. Input master tarif tindakan pada aplikasi SIMRS

3. Melakukan upgrade versi aplikasi SIMRS pada tiap-tiap unit Rawat Inap. 4. Melakukan penanganan komplain / keluhan penggunaan aplikasi SIM

RS pada tiap-tiap unit Rawat Inap

5. Training On the Job pada tiap-tiap unit pelayanan rawat Inap 6. Menangani kuitansi pembayaran yang salah dari kasir

(30)
(31)

Staf IT Support, Uraian Tugas sebagai berikut:

1. Membantu TIM IT lainnya dalam proses penanganan atau permasalahan yang terjadi

2. Memberikan masukan kepada tim terkait dengan penanganan sistem. 3. Melaksanakan tugas dari atasan langsung

(32)
(33)

BAB VII

DATA HUBUNGAN KERJA

7.1 Tata Hubungan Kerja

 A. Tata Hubungan Kerja Internal

Pengaturan hubungan kerja yang menyangkut unit-unit kerja di dalam suatu organisasi merupakan tata hubungan kerja internal. Adapun bentuk hubungan dengan unit-unit kerja dalam satu organisasi sebagai berikut : 1. Berkoordinasi dengan masing-masing unit terkait dengan kebutuhan

sistem informasi yang akan dikembangkan.

2. Berkoordinasi dengan antar Tim IT dalam penanganan permasalahan yang terjadi di unit-unit kerja di RSUD Tugu Koja

B. Tata Hubungan Kerja Eksternal

Tata hubungan kerja eksternal adalah pengaturan hubungan kerja antara unit-unit kerja dalam suatu organisasi dengan unit kerja di luar organisasi tersebut. Hubungan kerja dengan unit organisasi lain tersebut dapat berupa kerjasama lintas program ataupun lintas sektor.

 Adapun bentuk hubungan dengan unit-unit kerja di luar organisasi dapat berbentuk:

1. Hubungan teknis dengan Tim IT Pemda DKI Jakarta terkait dengan teknis pengelolaan database website.

2. Koordinasi Tim IT RS dengan Tim IT BPJS terkait dengan bridging system

3. Koordinasi Tim IT RS dengan Tim IT JKN terkait dengan bridging system

Tata hubungan kerja Unit Teknologi Informasi akan dijabarkan secara rinci ke dalam Standar Prosedur dan Operasional masing-masing bidang Teknologi Informasi.

(34)
(35)

BAB VIII

POLA KETENAGAAN DAN PERSONIL

8. 1 Pola Ketenagaan dan Kualifikasi Personil

Untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal, Unit Teknologi Informasi memiliki tenaga sebanyak 1 orang kepala unit dan 2 staf.

Pola Ketenagaan Unit Sistem Manjemen Informasi Manjemen sebagai berikut:

Penanggung jawab : Direktur RSUD Tugu Koja Penasehat : 1. Kasubag Tata Usaha

2. Kepala Seksi Pelayanan Medik

3. Kepala Seksi Keperawatan Dan Penunjang

Ketua : Kepala Unit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

 Anggota : Staf Teknologi Informasi

8.2 Kualifikasi pendidikan personil unit Teknologi Informasi adalah sebagai berikut:

1. Nama : Abdurrachman

Jabatan : Kepala Unit SIMRS RSUD Tugu Koja Status Kepegawaian : Kontrak BLUD

Kwalifikasi Pendidikan : Teknik Informatika 2. Nama : Rio Aldian

Jabatan : Koordinator aplikasi SIM-RS RSUD Tugu Koja Status Kepegawaian : Kontrak BLUD

Kwalifikasi Pendidikan : Teknik Informatika 3. Nama : Sutan Melayu Lubis

Jabatan : Unit Pengembangan sistem dan aplikasi Status Kepegawaian : Kontrak BLUD

(36)
(37)

BAB IX

KEGIATAN ORIENTASI

Kegiatan orientasi di Unit Sistem Informasi Manajemen Rekam Medis (SIMRS) RSUD Tugu koja dilakukan bila ada pegawai baru di unit SIMRS. Kegiatan orientasi yang dilakukan adalah:

1. Struktur organisasi rumah sakit dan unit 2. Visi,misi, dan nilai rumah sakit

3. Pencegahan dan pengendalian infeksi rumah sakit 4. Struktur organisasi SIMRS RSUD Tugu Koja

5. Tata kerja dan tata kelola unit SIMRS RSUD Tugu Koja

Orientasi dilakukan oleh kepala unit dan staf senior. Orientasi dilakukan selama satu minggu dengan memenuhi ketentuan seragam, waktu, dan kontrak mengikuti bagian tata usaha

(38)
(39)

BAB X

RAPAT

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, koordinasi intern dan antar unit perlu dilakukan sehingga tercipta kerja sama disemua unit. Untuk terciptanya kondisi dan situasi kerja yang harmonis, di unit Sistem Manejemen Informasi Rekam Medis melaksanakan rapat-rapat kecil di intern unit kerja dan rapat besar di bawah Bagian Tata Usaha dua bulan sekali setiap hari Sabtu pada minggu ke IV atau bila ada instruksi rapat dari atasan.

Rapat evaluasi eksternal pengelolaan SIMRS dengan unit pelayanan dilakukan untuk mengkaji kebutuhan perbaikan, koordinasi pengisian, kerusakan, dll dilakukan selama satu bulan sekali pada minggu ke III. Apabila terjadi keluhan dan kendala dalam pelayanan SIMRS maka unit terkait dapat langsung mengadakan rapat di unit tersebut dengan mengundang penanggung jawab atau koordinator SIMRS untuk unit rawat jalan maupun rawat inap.

(40)
(41)

BAB XI

PELAPORAN

Setiap kegiatan di Unit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dilaporkan secara lisan sebagai bahan laporan harian Kepala Sub bagian tata usaha. Laporan kepada Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta baik jenis data, waktu penyerahan data dilakukan sesuai dengan ketentuan dari Dinas Kesehatan Propinsi DKI Jakarta.

Permintaan data oleh profesional pemberi asuhan (PPA) dan manejemen dilakukan dengan menggunakan form permintaan data yang tersedia di unit SIMRS. Unit SIMRS menyimpan nama peminta data dan data apa yang di minta sebagai arsip untuk pelaporan data apa saja yang telah dikeluarkan oleh unit SIMRS.

(42)

Referensi

Dokumen terkait

PT. Kimia Farma Tbk Medan memiliki struktur organisasi garis dan staf, dimana Direktur Utama sebagai ketua, membawahi Direktur, General Manager dan Manager. Dengan demikian

Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan senantiasa mengembangkan manajemen sumber daya manusia yang baik, agar terwujud kuantitas dan kualitas pegawai yang

sedangkan untuk struktur organisasi, Struktur organisasi Dinas Bangunan tediri dari Kepala Dinas Bangunan, Sekretaris yang membawahi 3 sub bagian, dan empat bidang

melaksanakan tugas-tugas lainnya yang berhubungan dengan bagian IPSRS dan yang diberikan oleh kepala seksi IPSRS.. TATA

b) Kepala Sub Seksi Peralihan Hak, Pembebanan Hak dan PPAT c) Kepala Sub Seksi Pengukuran, Pemetaan dan Konversi. Pelaksanaan tugas dan fungsi dari struktur organisasi pertanahan

Bidang keperawatan terdiri dari dua seksi yaitu Seksi Asuhan keperawatan sebagai sub unit kerja di bawah bidang keperawatan dan Seksi Etika Keperawatan, telah melaksanakan

13) Menghadiri rapat berkala dengan kepala instalasi/ Kasie/ Kabid Pelayanan Ruang Khusus/ Direktur Rumah Sakit Umum Pusat Prof.Dr.R.D. Kandou Manado untuk

Penilaian dilakukan oleh kepala bidang pelayanan medis, direktur rumah sakit serta dari dinas kesehatan kabupaten maupun provinsi melalui supervisi dan evaluasi