• Tidak ada hasil yang ditemukan

MIMPI DAN HARAPAN DI MEKARJAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MIMPI DAN HARAPAN DI MEKARJAYA"

Copied!
215
0
0

Teks penuh

(1)

MIMPI DAN HARAPAN DI MEKARJAYA

Editor: Dr. Joharotul Jamilah, S.Ag, M.Si

Penulis:

(2)

LEMBAR TIM PENYUSUN

Mimpi dan Harapan di Mekarjaya

Buku ini adalah laporan hasil kegiatan kelompok KKN-PpMM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2016 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin,

ISBN 978-602-6670-40-3

Tim Penyusun

Editor Joharotul Jamilah M.Si

Penyunting Muhammad Syarif Nasution, SH.I Penulis Adam Risman Adhimarif dan Supriyani

Layout Adam Risman Adhimarif

Design Cover Maulana Muhammad Iqbal

Kontributor Maulana Muhamad Iqbal, Lubna Zahraty, Muhammad Fadli Amrullah, Aditya Farry Indrawan, Muhammad Luthfi, Adenia Mustika Fahmi, Intan Zuleira, Ratih Clarasanti, Dedi, Ryan, Intan, Pak RW

Diterbitkan atas kerjasama Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM)- LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dengan Kelompok KKN DREAMS 114

(3)

iii

LEMBAR PENGESAHAN

Buku Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa Kelompok KKN Nomor 114 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor yang berjudul: Mimpi dan Harapan di Mekarjaya telah diperiksa dan disahkan pada 26 Juli 2017

Dosen Pembimbing

Dr. Joharotul Jamilah, S.Ag, M.Si NIP. 196710202001122001

Koord. Program KKN-PpMM

Eva Nugraha, M.Ag NIP. 19710217 199803 1 002

Mengetahui,

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Djaka Badranaya, ME NIP. 1977053 0200701 1 008

(4)

iv

“Education is a shortcut to success.

Unfortunately, not everyone can afford it.”

(5)

v

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah yang menguasai semua alam. Dengan rahmat dan kasih sayang-Nya, serta karunia-Nya semoga kita semua di berikan kesehatan, dan taufiq serta hidayah-Nya sehingga kehidupan apa yang selalu kita inginkan dan apa yang sehari-hari kita laksanakan akan selalu mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala. Aamiin.

Shalawat dan salam selalu kita berikan kepada Nabi kita yakni Nabi Muhammad Shallallahu „Alaihi wa Sallam yang mana hanya Nabi Muhammad yang bisa memberikan syafa‟at kepada umat-Nya bahkan kepada Nabi-nabi yang lainnya juga.

Setelah selesai melaksanakan program KKN 2016 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kami pun merasa sangat gembira karena Alhamdulillah, program KKN kita berjalan dengan lancar hampir semua program kami selesai semuanya. Acara KKN ini tidak akan berjalan dengan lancar apabila tidak ada dukungan dan bantuan oleh pihak-pihak tertentu, tak lupa pula kami haturkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan buku ini, antara lain:

1. Bapak Prof. Dr. Dede Rosyada, MA. selaku Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, yang telah memberikan dukungan untuk kami dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.

2. PPM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah banyak mendistribusikan waktunya, materinya dan pemikirannya.

3. Bapak Djaka Badranaya, ME. selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang telah memberikan semangat dan ilmu untuk kami dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

4. Ibu Dr. Joharotul Jamilah, S.Ag, M.Si, selaku Dosen Pembimbing yang telah mengarahkan dan membimbing kami dalam melaksanakan program yang mulia ini.

5. Bapak Eva Nugraha, M.Ag. selaku Koordinator Program Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang tak henti-hentinya mengawasi dan memfasilitasi kami sehingga program ini dapat berjalan sebagaimana mestinya. 6. Bapak Muhammad Syarif Nasution, S.H.I selaku penyunting buku

(6)

vi

7. Bapak Cecep Ropiudin, S.Ag selaku Kepala Desa Mekarjaya, yang telah memfasilitasi lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).

8. Saudara Muh. Riyan Andriyani Aruan, selaku Sekretaris Desa Mekarjaya yang telah menemani serta memberikan saran-saran kepada kami selama KKN.

9. Bapak Hermawan, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SDN Cidokom 03 yang telah mengizinkan kami untuk menuntut ilmu dan bersilaturahim.

10. Para guru SDN Cidokom 03, Desa Mekarjaya, yang membimbing kami dalam kegiatan belajar mengajar.

11. Para orang tua kami di rumah yang selalu menjadi inspirasi dalam setiap program yang dilaksanakan.

12. Pemuda dan Pemudi Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor yang telah membantu dan mengarahkan kami untuk pengimplementasian kegiatan KKN.

13. Seluruh warga Kampung Jengkol-Desa Mekarjaya yang tak dapat kami sebutkan, namun selalu memberikan kami semangat dan dukungan dalam setiap kegiatan.

Buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi khususnya bagi segenap warga Desa Mekarjaya Rumpin, umumnya bagi para pembaca yang memiliki jiwa kepedulian sosial yang tinggi dan mempunyai keinginan untuk mengabdikan diri di masyarakat, dan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala segala sesuatu kami serahkan. Semoga taufiq dan hidayah-Nya selalu meyertai kita. Aamiin.

Ciputat, 14 September 2016

Ketua KKN DREAMS 114

(7)

vii

DAFTAR ISI

MIMPI DAN HARAPAN DI MEKARJAYA ... i

LEMBAR TIM PENYUSUN ... ii

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

KATA PENGANTAR ... v

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR GRAFIK ... xiii

TABEL IDENTITAS KELOMPOK ... xv

RINGKASAN EKSEKUTIF ... xvii

PROLOG ... xix

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Dasar Pemikiran ...1

C. Permasalahan ... 2

D. Profil Kelompok KKN-PpMM 114 DREAMS ... 4

E. Fokus atau Prioritas Program ... 6

F. Sasaran dan Target ... 8

G. Jadwal Pelaksanaan Program ... 10

H. Pendanaan dan Sumbangan ... 12

I. Sistematika Penyusunan ... 12

BAB II METODE PELAKSANAAN PROGRAM ... 15

A. Metode Intervensi Sosial ... 15

B. Pendekatan dalam Pemberdayaan Masyarakat ... 16

BAB III KONDISI DESA MEKARJAYA KECAMATAN RUMPIN ... 19

A. Sejarah Singkat Desa Mekarjaya ... 19

B. Letak Geografis ... 19

C. Struktur Penduduk ... 21

D. Sarana-Pra sarana ... 24

BAB IV DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN ... 27

A. Kerangka Pemecahan Masalah ... 27

B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan pada Masyarakat ... 33

C. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pemberdayaan pada Masyarakat .. 45

D. Faktor-faktor Pencapaian Hasil ... 52

BAB V PENUTUP ... 55

(8)

viii

B. Rekomendasi ... 56

EPILOG ... 59

A. Kesan Masyarakat Atas Pelaksanaan KKN-PpMM ... 59

B. Penggalan Kisah Inspiratif KKN ... 60

DAFTAR PUSTAKA ... 147

BIOGRAFI SINGKAT ... 149

LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 153

A. Tabel Laporan Individu ... 155

(9)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1: Fokus atau Prioritas Program ... 7

Tabel 1.2: Sasaran dan Target ... 8

Tabel 1.3: Pra-KKN-PpMM 2016... 10

Tabel 1.4: Pelaksanaan Program ... 11

Tabel 1.5: Laporan dan Evaluasi Program ... 11

Tabel 1.6: Pendanaan... 12

Tabel 1.7: Sumbangan ... 12

Tabel 3.1: Sarana-Pra sarana Penghubung Jalan ... 24

Tabel 3.2: Prasarana Pendidikan ... 25

Tabel 3.3: Prasarana Kesehatan ... 25

Tabel 3.4: Prasarana Ibadah ... 25

Tabel 3.5: Prasarana Umum ... 25

Tabel 4.1: Matrik SWOT Bidang Pendidikan ... 28

Tabel 4.2: Matrik SWOT Bidang Sosial atau Kemasyarakatan ... 30

Tabel 4.3: Matrik SWOT Bidang Keagamaan ... 31

Tabel 4.4: Pelayanan (KBM) ... 33

Tabel 4.5: Pelayanan (Bioskop Dadakan) ... 34

Tabel 4.6: Pelayanan (Privat Bahasa)... 36

Tabel 4.7: Pelayanan (Kursus Komputer) ... 37

Tabel 4.8: Pelayanan (HUT RI) ... 39

Tabel 4.9: Pelayanan (Study Tour) ... 40

Tabel 4.10: Pelayanan (mengajar PAUD) ... 42

Tabel 4.11: Pelayanan (Jumsih) ... 43

Tabel 4.12: Pemberdayaan (Mading) ... 45

Tabel 4.13: Pemberdayaan (Taman Baca) ... 46

Tabel 4.14: Pemberdayaan (Bak Sampah) ... 48

Tabel 4.15: Pemberdayaan (Penanaman Bibit)... 49

(10)

x

“Pertemuan boleh berujung dengan sebuah

perpisahan, perpisahan bukanlah akhir dari

sebuah persahabatan.”

(11)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. 1: Logo KKN DREAMS 114 ... 4

Gambar 3.1: Peta Batas Desa Mekarjaya Kecamatan Rumpin ... 20

Gambar 3.2: Peta Lokasi KKN DREAMS 114 ... 21

Gambar 3.3: Kantor Kelurahan ... 26

Gambar 3.4: Masjid Al Barkah ... 26

Gambar 3.5: SDN Cidokom 03... 26

Gambar 3.6: Tempat Pengumpulan Sampah ... 26

Gambar 3.7: Lapangan Desa ... 26

Gambar 3.8: Jalanan Desa ... 26

Gambar 4.1: Pelayanan (KBM) ... 34

Gambar 4.2: Pelayanan (Bioskop Dadakan) ... 36

Gambar 4.3: Pelayanan (Privat Bahasa) ... 37

Gambar 4.4: Pelayanan (Kursus Komputer) ... 39

Gambar 4.5: Pelayanan (HUT RI) ... 40

Gambar 4.6: Pelayanan (Study Tour) ... 42

Gambar 4.7: Pelayanan (mengajar PAUD) ... 43

Gambar 4.8: Pelayanan (Jumsih) ... 45

Gambar 4.9: Pemberdayaan (Mading) ... 46

Gambar 4.10: Pemberdayaan (Taman Baca) ... 48

Gambar 4.11: Pemberdayaan (Bak Sampah) ... 49

Gambar 4.12: Pemberdayaan (Penanaman Bibit) ... 51

(12)

xii

“Sesungguhnya kehidupan bagaikan sebuah lagu

nan indah, major minornya kita yang

menentukan. So, let’s start playing the music

and enjoy the song.”

(13)

-xiii

DAFTAR GRAFIK

Grafik 3.1: Kondisi Penduduk menurut Jenis Kelamin ... 22 Grafik 3.2: Mata Pencaharian Masyarakat ... 23 Grafik 3.3: Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan ... 24

(14)

xiv

“Hidup bukan tentang mendapatkan apa yg

kita inginkan, tapi tentang menghargai apa yg

kita miliki, dan sabar menanti yg akan

menghampiri.”

(15)

xv

TABEL IDENTITAS KELOMPOK

Kode 01/Bogor/Rumpin/114

Desa Mekarjaya[114]

Kelompok DREAMS

Dana Rp20.000.000,-

Jumlah Mahasiswa 10 Orang

Jumlah Kegiatan 11 Kegiatan : Pembukaan KKN, Kegiatan belajar mengajar SDN Cidokom 03, Privat Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, Jum‟at bersih, Mengajar mengaji, Kursus komputer, Bioskop dadakan, Study Tour SD, Penanaman bibit, 17 Agustus, Penutupan KKN.

Jenis Pembangunan Fisik 4 Kegiatan : Pembuatan bak sampah, Pembuatan mading, Pembuatan taman baca dan rak di majelis, Pembuatan gapura 17 Agustus.

1.4.44.

114

(16)

xvi

“Jangan jadikan pengabdian sebagai suatu

pekerjaan, tapi jadikan suatu pekerjaan sebagai

suatu pengabdian.”

(17)

xvii

RINGKASAN EKSEKUTIF

Buku ini disusun berdasarkan hasil kegiatan KKN-PpMM di Desa Mekarjaya selama 30 hari. Ada 10 orang mahasiswa yang terlibat dikelompok ini, yang berasal dari 8 Fakultas yang berbeda. Kami namai kelompok ini dengan DREAMS (Dare to Rise and Eager in Action to Maintain Society) dengan nomor kelompok 114. Kami dibimbing oleh Ibu Dr. Joharotul Jamilah, S.Ag, M.Si, beliau adalah dosen Sosiologi Pedesaan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Tidak kurang dari 21 kegiatan yang kami lakukan di desa tersebut, yang sebagian besar merupakan pelayanan kepada masyarakat dan sebagian kecilnya adalah pemberdayaan. Dengan fokus pada 2 RW, kegiatan-kegiatan yang kami lakukan menghabiskan dana sekitar 20 Juta Rupiah. Dana tersebut kami dapatkan dari iuran anggota kelompok KKN sebesar Rp15.000.000,-, dan dana penyertaan Program Pengabdian pada Masyarakat oleh Dosen (PpMD) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rp5.000.000,-.

Dari hasil kegiatan yang kami lakukan, terdapat sejumlah keberhasilan yang telah kami raih yaitu:

1. Meningkatnya peran masyarakat dalam membangun desa.

2. Bertambahnya motivasi peserta didik di PAUD, TK, dan SD untuk melanjutkan kuliah. .

3. Bertambahnya pembangunan fisik atau rehab bangunan, antara lain: Tempat Pembuangan Sampah Akhir, Gapura Sederhana, Taman Baca, dan Mading.

Saat merencanakan dan implementasi kegiatan terdapat sejumlah kendala yang kami hadapi, antara lain:

1. Kurang berminatnya sponsor dalam menjalin kerjasama untuk membangun Desa Mekarjaya.

2. Kurangnya waktu untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik internal anggota kelompok, dosen pembimbing, pihak sponsor, dan desa.

Namun, sekalipun demikian, kami pada akhirnya bisa merampungkan sebagian besar rencana kegiatan kami. Adapun kekurangan-kekurangannya adalah:

1. Kualitas pendidikan yang harus ditingkatkan di SDN Cidokom 03. 2. Infrastruktur desa yang masih kurang.

(18)

xviii

“Pengabdian adalah Sebuah Perjalanan Menuju

Keikhlasan dan Pelajaran Untuk Menggapai

Keberkahan.”

(19)

xix

PROLOG

Kuliah Kerja Nyata (KKN) diselenggarakan oleh hampir semua Perguruan Tinggi di Indonesia, sesuai dengan UU no. 12 tahun 2012 tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Perguruan Tinggi memiliki Tri Dharma Perguru Tinggi, yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu wujud dari Tri Dharma tersebut yaitu mengadakan Program KKN yang dilaksanakan oleh PPM (Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan diselenggarakan di berbagai desa dan wilayah sekitar untuk meneguhkan keberadaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang memiliki komitmen pengabdian dan kepedulian terhadap pengembangan masyarakat sekitar. Kepedulian ini diwujudkan tidak hanya pada pengembangan ranah pendidikan namun juga pada pengembangan potensi masyarakat pada ranah sosial dan ekonomi yang mereka miliki.

Program KKN bagi mahasiswa, akan sangat bermanfaat bagi pengalaman mereka dalam menerapkan berbagai teori dan ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan di bangku kuliah pada masyarakat secara nyata. Di sini mereka akan secara riil melihat kebermanfaatan ilmu mereka bagi masyarakat. Melalui program ini juga para mahasiswa dapat menemukan teknik-teknik baru dalam mengembangkan masyarakat. Di samping itu bagi masyarakat desa ataupun wilayah di mana program KKN dilaksanakan diharapkan akan dapat memberikan manfaat bagi percepatan rencana pembangunan desa tersebut.

Pada tahun 2016 ini Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) sebagai pengelola pelaksanaan program telah menyelenggarakan program KKN selama satu bulan, terhitung mulai tanggal 25 Juli 2016 hingga 25 Agustus 2016. Masyarakat yang menjadi sasaran dalam kegiatan KKN adalah masyarakat pedesaan yang berada di wilayah Kabupaten Bogor dan Tangerang serta Tangerang Selatan. Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan salah satu desa yang ditetapkan sebagai tempat dilaksanakannya KKN oleh PPM UIN Jakarta.

KKN 114 DREAMS merupakan salah satu kelompok dari banyak kelompok mahasiswa KKN, yang beranggotakan sebanyak 10 orang, berasal dari 6 fakultas yaitu FISIP, FSH, FU, FIDIKOM, FST dan FEB. Berdasarkan gambaran hasil survei awal terhadap keadaan desa tersebut, mahasiswa KKN kelompok DREAMS UIN Jakarta yang akan ditempatkan di desa ini

(20)

xx

merancang program-program kegiatan yang dirasa akan bermanfaat bagi desa tersebut. Adapun rancangan program yang dilaksanakan dibagi dalam kegiatan besar yaitu, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang pendidikan, lingkungan dan sosial budaya serta bidang keagamaan. Semua rancangan program tersebut sudah terlaksana dengan sangat baik oleh para mahasiswa dan mendapatkan respon yang sangat positif dari seluruh warga masyarakat dan seluruh aparat desa.

Atas terlaksananya kegiatan KKN dengan sangat baik di Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor ini, kami ingin mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kepala Desa, Sekretaris Desa, beserta jajarannya, Ketua RW 01 dan 02 yang telah dengan sangat baik menyambut dan menerima kami untuk mengabdi di desa yang dipimpinnya. Tak lupa juga kepada seluruh masyarakat Desa Mekarjaya yang dengan keramahannya dan antusiasmenya terhadap semua kegiatan kegiatan yang kami laksanakan. Semoga semua pengabdian ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Mekarjaya khususnya dan bagi penguatan keilmuan mahasiswa pada umumnya.

Jakarta, 21 September 2016

Dosen Pembimbing

KKN Mahasiswa Kelompok 114

(21)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Dasar Pemikiran

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu tema sentral dalam pembangunan masyarakat. Aspek penting dalam suatu program pemberdayaan masyarakat adalah program yang disusun sendiri oleh masyarakat, yang mana mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mendukung keterlibatan kaum miskin dan kelompok yang terpinggirkan lainnya, dibangun dari sumber daya lokal, sensitif terhadap nilai-nilai budaya lokal, memperhatikan dampak lingkungan, tidak menciptakan ketergantungan, berbagai pihak terkait (instansi pemerintah, lembaga penelitian, perguruan tinggi, LSM, swasta dan pihak lainnya), serta dilaksanakan secara berkelanjutan.

Memberdayakan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat kita yang dalam kondisi sekarang masih belum mampu untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan dengan kata lain pemberdayaan masyarakat adalah memampukan dan memandirikan masyarakat, hingga muncul perubahan yang lebih efektif dan efisien.

Salah satu fungsi dari perguruan tinggi untuk bisa mengabdi kepada masyarakat yaitu dengan menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di mana yang menjadi subjek adalah mahasiswa. KKN merupakan proses berperan aktif mahasiswa dalam masyarakat. Mahasiswa dituntut untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat terutama dalam hal pemberdayaan secara optimal dengan memeras intelektual, hati nurani dan juga perilaku yang berorientasi pada kemapanan masyarakat.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak lepas dari kultur akademik perguruan tinggi yang dimanifestasikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan program KKN harus dilaksanakan secara sinergis, profesional, dan ilmiah, yang merupakan ciri kerja para akademisi. Melalui pengalaman KKN mahasiswa diharapkan mempunyai kemampuan life skills (kecakapan/keterampilan hidup) seperti kemampuan berpikir dan bernalar, serta merancang.

Maka dari itu, program ini lahir dari suatu pemikiran bahwa dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif serta menciptakan

(22)

2 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

masyarakat yang lebih kreatif, bukanlah tugas dari pemerintah semata, namun tugas seluruh lapisan masyarakat termasuk di dalamnya Perguruan Tinggi beserta civitas akademiknya. Untuk itu, kami mahasiswa-mahasiswi lintas fakultas Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, bermaksud mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Jengkol, tepatnya di RW 01 dan RW 02 Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Jawa Barat tahun akademik 2015/2016 di bawah bimbingan PPM (Pusat Pengabdian kepada Masyarakat) dan dosen pembimbing.

B. Kondisi Umum Desa Mekarjaya

Desa Mekarjaya adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Batas wilayah Desa Mekarjaya adalah Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Cidokom dan Desa Gobang Kecamatan Rumpin. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Cidokom Kecamatan Rumpin. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibungbulang dan Kecamatan Leuwiliang. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin. Desa Mekarjaya terdiri dari 7 (tujuh) Rukun Warga (RW) dan 25 (dua puluh lima) Rukun Tetangga (RT).

Latar belakang pendidikan penduduk di desa ini mayoritas lulusan Sekolah Dasar (SD), namun tidak sedikit juga yang melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Hal ini bisa dilihat dari jumlah lembaga pendidikan yang ada, yaitu hanya terdapat 4 SD/MI dan 1 SMP/MTs yang terdapat di desa.

Dari 4.744 penduduk, 423 orang di antaranya bermata pencaharian sebagai buruh. Ada juga yang berdagang, pegawai negeri, peternak, dan lain sebagainya. Sisanya mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Mayoritas penduduk Desa Mekarjaya beragama Islam, sementara taraf pendidikan agama dapat dikatakan baik.

Selain itu, untuk jalan yang dilalui hanya bisa dilewati oleh satu mobil saja. Jalanan utama sudah beraspal sedangkan jalanan di dalam desa masih terdiri atas bebatuan dan tanah. Kondisi alam sekitarnya pun masih dikelilingi hutan-hutan serta sungai-sungai.

.

C. Permasalahan

Berdasarkan hasil survei dan dialog dengan beberapa tokoh masyarakat setempat, di Desa Mekarjaya Kecamatan Rumpin Kabupaten

(23)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 3 Bogor, terdapat beberapa permasalahan dengan menggunakan penanganan masalah, seperti :

1. Bidang Pendidikan

Kondisi pendidikan di Desa Mekarjaya masih kurang terlihat dari mayoritas penduduk yang rata-rata hanya merupakan lulusan Sekolah Dasar. Sehingga kurangnya lulusan berpendidikan tinggi seperti lulusan D3 dan S1. Ada beberapa kekurangan yang dimiliki Desa Mekarjaya, seperti masih kurangnya fasilitas di sekolah baik SD/MI maupun SMP/MTs serta tidak adanya SMA serta tidak adanya pelatihan untuk meningkatkan keahlian dalam memenuhi syarat pekerjaan. Minimnya sarana hiburan yang edukatif dan tidak adanya jam belajar tambahan bagi para siswa di luar jam sekolah.

Beberapa kekurangan tersebut, berpengaruh terhadap minat belajar siswa atau anak-anak di Desa Mekarjaya. Namun, masih terdapat pula anak-anak yang masih bersemangat untuk bersekolah, sehingga motivasi terhadap pentingnya sekolah perlu untuk terus ditingkatkan. Permasalahan lainnya yaitu kebiasaan. Banyak orang tua yang belum sadar akan pentingnya pendidikan. Banyak yang beranggapan bahwa sekolah ataupun tidak akan tetap menganggur. Oleh karena itu, motivasi yang diberikan bukan hanya untuk para siswa namun juga penting bagi orang tua.

2. Bidang Sosial Budaya

Kondisi masyarakat di Desa Mekarjaya sangat memprihatinkan, dengan usia yang relatif muda sekitar 15-18 tahun, banyak remaja-remaja yang menikah di usia dini. Masyarakat menganggap bahwa daripada anak mereka berpacaran dan mempermalukan keluarga, akan lebih baik jika langsung dinikahkan.

Namun, pada pernikahan diusia dini baik pihak laki-laki maupun perempuan biasanya masih kurang siap baik secara mental maupun materi. Hal ini pada akhirnya menyebabkan tingginya tingkat perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga di Desa Mekarjaya.

3. Perekonomian

Kondisi perekonomian penduduk/warga sekitar Desa Mekarjaya rata-rata masih menengah ke bawah karena kurangnya pendidikan dan umumnya bermata pencaharian sebagai buruh dan petani namun masih banyak juga warga yang tidak memiliki pekerjaan. Kurangnya lapangan pekerjaan di desa, mengharuskan untuk mencari pekerjaan di daerah lain

(24)

4 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

maupun di kota. Sehingga, banyak warga yang merantau ke kota untuk mencari pekerjaan.

4. Lingkungan dan Kesehatan

Dalam bidang lingkungan, masih banyak warga yang belum sadar akan pentingnya kesehatan lingkungan. Lingkungan yang tercemar akan mengundang beberapa macam penyakit ke sekitar lingkungan tersebut.

Kurangnya fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus) menjadi alasan beberapa masyarakat yang masih membuang air besar ataupun kesil di tempat umum seperti di kebun dan sungai. Selain itu ketiadaan tempat pembuangan sampah umum, menjadikan para warga memilih untuk membakar atau membuang sampah rumah tangganya ke sungai, contohnya seperti disamping pemakaman. Hal ini tentu kurang baik bagi lingkungan dan kesehatan desa masyarakat.

D. Profil Kelompok KKN-PpMM 114 DREAMS

DREAMS adalah nama yang kami pilih untuk kelompok nama kami, yang memiliki kepanjangan dari Dare to Rise and Eager in Action to Maintain Society. DREAMS memiliki arti berani untuk bangkit (membuat perubahan) dan bersemangat dalam tindakan (datang) untuk membantu mengelola dan mengabdi untuk masyarakat. Dengan keberanian dan semangat diharapkan kami dapat memberi sumbangsih yang bermanfaat bagi masyarakat desa.

Gambar 1. 1: Logo KKN DREAMS 114 Keterangan :

1. Kedua tangan terbuka mengadah seperti sedang berdo‟a, lambang ini menggambarkan tentang keberanian mahasiswa untuk mengabdi pada masyarakat dengan segala kemampuan yang dimiliki untuk dapat mengabdi semaksimal mungkin.

2. Butiran-butiran gabah yang berwarna-warni / seperti butiran air yang jatuh, lambang ini mengartikan bahwa banyak harapan, impian

(25)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 5 dan cita-cita yang sesungguhnya dapat kita raih dengan keberanian dan semangat.

3. Tulisan DREAMS yang berwarna hijau. Warna hijau melambangkan kesuburan, keindahan dan kelestarian. Dengan besarnya potensi alam yang dimiliki oleh masyarakat, jadi diharapkan mahasiswa mampu untuk turut serta menjaga dan meningkatkan kelestarian dengan memberdayakan masyarakat.

4. Tulisan kepanjangan dari DREAMS, melambangkan nama kelompok KKN kami.

Kelompok KKN DREAMS yang bertugas melaksanakan pengabdian di Desa Mekarjaya terdiri 10 orang dari 6 fakultas yang berbeda. Di antaranya, FISIP, FST, FAH, FSH, FDK dan FEB. Dalam melaksanakan tugasnya, kelompok ini memiliki berbagai kompetensi yang menarik. Berikut penjabarannya:

1. Adam Risman Adhimarif

Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang bahasa asing terutama Bahasa Inggris. Posisi dia di kelompok ini adalah ketua kelompok.

2. Supriyani

Mahasiswi Jurusan Sistem Informasi di Fakultas Sains dan Teknologi. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang Komputer. Selain itu ia juga berkompeten pada jenis keterampilan bahasa asing yaitu Bahasa Arab. Posisi dia di kelompok ini adalah wakil ketua.

3. Lubna Zahraty

Mahasiswi Jurusan Jinayah Siyasah di Fakultas Syariah dan Hukum. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang Hukum Pidana. Selain itu ia juga berkompeten pada jenis keterampilan dalam bahasa asing yaitu Bahasa Arab. Posisi dia di kelompok ini adalah sekretaris 1.

4. Maulana Muhammad Iqbal

Mahasiswa Jurusan Sistem Informasi di Fakultas Sains dan Teknologi. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang komputer. Selain itu ia juga berkompeten pada jenis keterampilan dalam membuat design. Posisi dia di kelompok ini adalah sekretaris 2.

5. Ratih Clarasanti

Mahasiswi Jurusan Sastra Inggris di Fakultas Adab dan Humaniora. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang Bahasa Inggris. Selain itu ia

(26)

6 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

juga berkompeten dalam mengatur dana. Posisi dia di kelompok ini adalah bendahara 1.

6. Aditya Farry Indrawan

Mahasiswa Jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang Akuntansi dan Manajemen. Ia juga berkompeten pada bidang seni. Posisi dia di kelompok ini adalah bendahara 2.

7. Intan Zuleira

Mahasiswi Jurusan Manajemen Dakwah di Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang dakwah. Selain itu ia juga berkompeten pada jenis keterampilan berbicara secara efektif (public speaking). Posisi dia di kelompok ini adalah humas.

8. Muhammad Fadli Amrullah

Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga di Fakultas Syariah dan Hukum. Ia memiliki kompetensi akademik dalam permasalahan perkawinan. Ia juga berkompeten dalam bidang keagamaan dan fotografi. Posisi dia di kelompok ini adalah divisi pubdekdok.

9. Adenia Mustika Fahmi

Mahasiswi Jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang manajemen dan Bahasa Inggris. Selain itu ia juga berkompeten pada jenis keterampilan memasak. Posisi dia di kelompok ini adalah divisi konsumsi.

10. Muhammad Luthfi

Mahasiswa Jurusan Tafsir Hadits di Fakultas Ushuluddin. Ia memiliki kompetensi akademik pada bidang Bahasa Arab. Selain itu ia juga berkompeten pada keterampilan dalam berkhotbah dan mengajar ilmu Agama Islam. Posisi dia di kelompok ini adalah divisi keagamaan.

E. Fokus atau Prioritas Program

Setelah melalui proses identifikasi masalah kelompok KKN DREAMS membuat prioritas program dan kegiatan untuk membantu masyarakat setidaknya mengurangi atau meminimalisir masalah di Desa Mekarjaya. Dalam melaksanakan program KKN, kami telah membuat sejumlah kegiatan berdasarkan kondisi yang terjadi di Desa Mekarjaya dan sesuai dengan potensi anggota KKN DREAMS. Adapun program-program sebagai bentuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang kami berikan antara lain:

(27)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 7

Tabel 1.1: Fokus atau Prioritas Program

Fokus Permasalahan Prioritas Program & Kegiatan

Bidang Pendidikan

Pendidikan Formal

Kegiatan Pelayanan Belajar Mengajar (KBM) SD

Pendidikan Non Formal Kegiatan Pemberdayaan Pembuatan Taman Baca Kegiatan Pelayanan Kursus Komputer

Kegiatan Pelayanan Private Bahasa Inggris dan Bahasa Arab

Kegiatan Pelayanan Study Tour SDN Cidokom 03

Kegiatan Pelayanan Pelatihan Upacara Bendera di SDN Cidokom 03

Kegiatan Pelayanan Motivation Movies (Bioskop Dadakan)

Bidang Lingkungan dan Sosial

Penataan Bangunan

Kegiatan Pemberdayaan Pengadaan Bak Sampah Permanen

Kegiatan Pemberdayaan Pembuatan Mading Perayaan HUT RI

Kegiatan Pemberdayaan Pengadaan Gapura 17-an Kegiatan Pelayanan Perayaan HUT RI

Desa Bersih

Kegiatan Pelayanan Jum‟at Bersih (Jumsih)

Mekarjaya Cinta Tanaman Kegiatan Pemberdayaan

(28)

8 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

Penanaman Bibit

Bidang Keagamaan

Mekarjaya Mengaji

Kegiatan Pelayanan Mengajar Mengaji di PAUD

F. Sasaran dan Target

Dalam menjalankan program-program yang telah kami buat untuk Desa Mekarjaya, tentulah perlu adanya pemikiran dalam menentukan sasaran dan target apa yang hendak dicapai, berikut adalah penjabarannya :

Tabel 1.2: Sasaran dan Target

No. Kegiatan Sasaran Target

1 KBM di SDN Cidokom 03 Guru SDN Cidokom 03 di Desa Mekarjaya 6 orang guru SDN Cidokom 03 di Desa Mekarjaya terbantu dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah 2 Pembuatan

Taman Baca Taman baca

1 taman baca tersedia bagi anak-anak di PAUD Desa Mekarjaya

3 Kursus Komputer Anak-anak Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya. 30 anak-anak Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya mendapatkan pelatihan mengenai cara pengoperasian komputer. 4 Private Bahasa Inggris dan Bahasa Arab Anak-anak Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya 40 anak-anak Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya mendapatkan materi tambahan tentang kosakata dan grammatical dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

(29)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 9

Cidokom 03 Cidokom 03 03 terbantu dalam

memberikan pola pembelajaran dengan metode fun learning

dalam rangka

mengenalkan sejarah Prasasti Ciaruteun dan Prasasti Kebon Kopi

6 Motivation Movies (Bioskop Dadakan) Anak-anak Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya. 30 anak-anak Kampung Jengkol mendapatkan

tayangan film yang mengedukasi dan memotivasi. 7 Pengadaan Bak Sampah Permanen Bak sampah permanen 1 bak sampah permanen didirikan bagi warga Desa Mekarjaya

8 Pengadaan

Mading Majalah dinding

Majalah dinding

tersedia di Masjid Al

Barkah, Desa

Mekarjaya sebagai pusat penyebaran ilmu dan informasi bagi warga

9 Gapura 17-an Masyarakat Kampung Jengkol 100 masyarakat Kampung Jengkol terbantu dalam mendirikan gapura 17-an di jal17-an utama Kampung Jengkol 10 Peringatan HUT RI Masyarakat Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya 350 masyarakat Kampung Jengkol Desa Mekarjaya

terbantu dalam acara penyelenggaraan acara HUT RI ke 71

(30)

10 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a 11 Jumsih (Jum‟at Bersih) Warga Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya 10 orang warga Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya berpartisipasi dalam kerja bakti di sekitar masjid yang dilakukan setiap hari Jum‟at

12 Penanaman Bibit

Tanaman Bibit Desa Mekarjaya

50 buah bibit unggul tanaman ditanam di area sekitar lapangan

Desa Mekarjaya supaya lebih menghijaukan kembali lingkungannya dan memperbanyak bibit buah-buahan untuk kebutuhan masyarakat 13 Mengajar Mengaji di PAUD Guru PAUD

1 guru PAUD terbantu

dalam mengajar

mengaji anak-anak.

G. Jadwal Pelaksanaan Program

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli sampai dengan tanggal 25 Agustus 2016. Bertempat di Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

1. Pra-KKN-PpMM 2016 (Mei-Juni)

Tabel 1.3: Pra-KKN-PpMM 2016

No Uraian Kegiatan Waktu

1 Pembentukan Kelompok 15 April 2016

2 Penyusunan Proposal 15 April – 15 Mei 2016

3 Pembekalan 8 April – 22 April 2016

4 Survei 2 Mei – 27 Juni 2016

(31)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 11 2. Pelaksanaan Program KKN-PpMM (25 Juli-25 Agustus 2016)

Tabel 1.4: Pelaksanaan Program

No. Kegiatan Waktu

1 Pembukaan 26 Juli 2016

2 Taman Baca 20 Agustus 2016

3 KBM di SDN Cidokom 03 1 s/d 19 Agustus 2016

4 Kursus Komputer 1 s/d 19 Agustus 2016

5 Private Bahasa Inggris dan

Bahasa Arab 1 s/d 19 Agustus 2016

6 Study Tour SDN Cidokom

03 19 Agustus 2016

7 Motivation Movies (Bioskop

Dadakan) 6, 13, 20 Agustus 2016

8 Bak Sampah Permanen 20 Agustus 2016

9 Mading 20 Agustus 2016

10 Gapura 17-an 16 Agustus 2016

11 Peringatan HUT RI 17 Agustus 2016

12 Jumsih (Jum‟at Bersih) 29 Juli, 5, 12, 19 Agustus 2016

13 Penanaman Bibit 21 Agustus 2016

14 Mengajar Mengaji di

PAUD 1 s/d 19 Agustus 2016

15 Penutupan 24 Agustus 2016

3. Laporan dan Evaluasi Program

Tabel 1.5: Laporan dan Evaluasi Program

No Uraian Kegiatan Waktu

1 Penyusunan Buku Laporan Hasil KKN-PpMM 26 Agustus – 31 Oktober 2016 2 Penyelesaian dan pengunggahan video documenter 26 Agustus – 31 Oktober 2016

3 Pengesahan dan Penerbitan

Buku Mei 2017

(32)

12 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a H. Pendanaan dan Sumbangan

a. Pendanaan

Tabel 1.6: Pendanaan

No Uraian Asal Dana Jumlah

1 Dana PpMM Rp5.000.000,- 2 Kontribusi Anggota Rp12.000.000,- 3 Uang Kas Rp3.000.000,- Total Rp20.000.000,- b. Sumbangan Tabel 1.7: Sumbangan

No Uraian Sumbangan Jumlah

1 Institut Pertanian Bogor 200 buah bibit pohon

2 Pengumpulan donasi 70 buah buku

I. Sistematika Penyusunan

Untuk memudahkan dalam penulisan Buku Laporan Hasil KKN-PpMM 2016, Penulis membuat sistematika dalam 5 Bab yaitu:

Bagian I Prolog berisi refleksi Dosen Pembimbing selaku editor buku dalam melihat pelaksanaan KKN-PpMM 2016. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan masukan bagi para pihak terkait agar program KKN selanjutnya menjadi lebih baik. Bagian II BAB 1 Pendahuluan, berisi: Dasar Pemikiran, Kondisi Umum

Desa Mekarjaya, Permasalahan, Profil Anggota Kelompok 114 DREAMS, Fokus atau Prioritas Program, Sasaran dan Target, Jadwal Pelaksanaan Program serta Sistematika Penulisan

Bagian III BAB 2 terdiri dari: Metode Pelaksanaan Program mengenai metode intervensi sosial dan Pendekatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat

Bagian IV BAB 3 terdiri dari: Kondisi Wilayah Desa Mekarjaya. Pada bagian ini penulis membahas mengenai Sejarah Singkat Lokasi KKN 114, Letak Geografis, Struktur Penduduk serta Sarana-Pra sarana.

Bagian V BAB 4 terdiri dari: Deskripsi Hasil Pelayanan dan Pemberdayaan di lokasi KKN. Pada bagian ini memuat:

(33)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 13 Kerangka Pemecahan Masalah, Bentuk dan Hasil Pelayanan pada Masyarakat, dan Faktor-faktor Pencapaian Hasil. Bagian VI BAB 5 Penutup berisi Kesimpulan dan Saran.

Bagian VII Epilog berisi kesan masyarakat terhadap pelaksanaan KKN-PpMM, penggalan kisah inspiratif anggota KKN DREAMS 114 dan Lampiran yang berisikan biografi singkat anggota KKN DREAMS 114 serta dokumentasi foto.

(34)

14 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

“Bukankah pendidikan adalah hak mereka pula.

Cita-cita bukan hanya sebatas skenario

rekayasa. Bukankah pengabdian ini merupakan

salah satu jalan bahwa mimpi dan cita bukan

hanya sekedar impian dan angan-angan.”

DREAMS 114

(35)

-15

BAB II

METODE PELAKSANAAN PROGRAM

A. Metode Intervensi Sosial

Metode intervensi sosial adalah suatu cara atau strategi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat baik individu, kelompok, maupun komunitas. Tujuan utama intervensi sosial ini yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan seseorang melalui upaya mengaktifkan kembali fungsi sosialnya. Dengan kata lain setiap masyarakat harus mampu berperan sesuai dengan statusnya di dalam masyarakat. Dimana status tersebut harus di akui oleh lingkungan dan tidak melewati batasan-batasan norma yang ada.1 KKN DREAMS menggunakan metode pendekatan terhadap warga dan petinggi-petinggi Desa Mekarjaya sebagai metode intervensi sosial untuk mengatasi masalah kesejahteraan sosial di Desa Mekarjaya.

Proses pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui tiga tahapan pendekatan yaitu, melalui bimbingan konseling terhadap individu; menggunakan pendekatan kelompok sebagai media intervensi seperti pelatihan dan pendidikan; sasaran diarahkan pada sistem lingkungan yang luas atau disebut dengan strategi sistem pasar.2

Langkah awal yang dilakukan yaitu dengan meminta data tentang kondisi ekonomi, pendidikan, serta sosial dari masyarakat desa. Dari data tersebut kemudian dapat diketahui kemampuan yang dimiliki dan dapat dikembangkan juga apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kemudian direalisasikan dengan membuat program kerja yang mencakup dari hal-hal yang dibutuhkan seperti mengajar di sekolah, pembuatan bak sampah permanen dan melengkapi Sarana-Pra sarana masjid di desa. Ada juga pemberian mushaf al-Qur‟an dan buku-buku pengetahuan. Kegiatan-kegiatan lain yang bernilai edukasi dan keagamaan bagi anak-anak serta masyarakat di desa.

Dari pelaksanaan program-program itulah pendekatan terhadap masyarakat desa dilakukan dan diharapkan mampu memberikan

1 Fajar Septiyan, Metode Intervensi Sosial dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Pantai Sosial

Asuhan Anak Yogyakarta, Unit Bimo Martani (Yogyakarta: Skripsi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2014), h.20.

2 Edi Suharto, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Kajian Strategis

Pembangunan Kesejahteraan Sosial Pekerjaan Sosial 2nd (ed) ( Bandung: Refika Aditama Press, 2006), h.220.

(36)

16 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

pengetahuan dan kemampuan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kesejahteraan masyarakat desa.

B. Pendekatan dalam Pemberdayaan Masyarakat

Dalam pendekatan yang kami gunakan dalam pemberdayaan masyarakat adalah pendekatan problem solving yang merupakan suatu cara yang dapat membuat seseorang untuk menganalisis dan melaksanakan sintesis dalam kesatuan stuktur atau dimana situasi masalah itu berada. Metode ini menuntut kemampuan melihat sebab akibat diantara berbagai data, sehingga dapat menemukan cara menyelesaikannya.3 Dengan menggunakan dua prinsip yang menjadi karakter kami dalam menjalankan program yaitu prinsip saling belajar dan menghargai perbedaan, dan prinsip keterpaduan.

Prinsip saling belajar menghargai perbedaan, menekankan pada bagaiman kami dan masyarakat saling belajar dalam kebersamaan, sehingga dalam proses dan kesempatan ini dimungkinkan melakukan gagasan bersama. Dalam kebersamaan ini diharapkan program kerja yang telah direncanakan oleh KKN DREAMS dapat terbangun nilai-nilai kebersamaan sehingga dapat menumbuhkan sebuah apresiasi pada perbedaan.

Prinsip keterpaduan, menekankan pentingnya keterpaduan aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni aspek pendidikan dan pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis penelitian menjadi landasan dalam perencanaan, pelaksanaan dan tolak ukur pada program KKN DREAMS. Ada keterpaduan antara apa yang bisa dibantu oleh mahasiswa dengan masalah apa yang ada di masyarakat untuk dikerjakan bersama-sama.

Dalam pendekatan yang kami gunakan dalam pemberdayaan masyarakat adalah pendekatan problem solving yang merupakan suatu keterampilan yang meliputi kemampuan untuk mencari informasi, menganalisa situasi dan mengidentifikasi masalah dengan tujuan untuk menghasilkan alternatif tindakan, kemudian mempertimbangkan alternatif tersebut dengan hasil yang akan dicapai, sehingga dapat mengambil suatu tindakan keputusan yang tepat untuk mencapai sasaran.

3 Anisa Septi E. R., Penerapan Metode Problem Solving Sebagai Upaya Meningkatkan

Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Adik Kelas VIII A SMP Negeri 2 Kaloran Temanggung Dalam Megikuti Mata Pelajaran IPS (Yogyakarta: Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta, 2012), h.20.

(37)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 17 Tahapan implementasi pendekatan Problem Solving4 :

1. Identifikasi masalah adalah mengetahui suatu masalah yang menjadi bagian dari komunitas yang terpengaruhi.

2. Setelah itu, masalah diidentifikasi, dipelajari, dan dimengerti, langkah berikutnya adalah menggerakkan sumber daya yang diperlukan guna mengaktifkan beragam jenis kemampuan warga komunitas, serta mengaktifkan energi dan imajinasi sebagai proses penting dalam pengembangan komunitas.

3. Perencanaan program di dalam pengembangan masyarakat membutuhkan semua faktor yang mempengaruhi komunitas. Dalam kerangkan perencanaan warga komunitas harus mempunyai kesempatan untuk mengkritik dan memberikan saran yang membangun.

4. Dengan dukungan penuh warga komunitas, mengupayakan penggerakkan kapasitas komunitas untuk melayani serta mendukung suatu kegiatan pengambangan masyarakat di atas keberagaman warga komunitas.

5. Tahap pemecahan yang efektif serta membutuhkan evaluasi, berarti tidak ada hal terakhir yang tidak penting. Bahkan akhir kegiatan akan tetap ada, penilaian akhir harus diakukan terhadap semua tahap untuk melaksanakan kegiatan yang akan dianalisis dengan kritis dalam hal kekuatan, kelemahan, kesuksesan, dan kegagalan.

4Fredian Tonny Nasdian, Pengembangan Masyarakat (Jakarta: Yayasan Pustaka Obor

(38)

18 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

“Yang penting Yakin + Do’a + Usaha dulu, hasil

akhir? Allah yang menentukan”

(39)

114-19

BAB III

KONDISI DESA MEKARJAYA KECAMATAN RUMPIN

A. Sejarah Singkat Desa Mekarjaya

Desa Mekarjaya merupakan pemekaran dari Desa Cidokom yang berada di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecamatan Rumpin yang memiliki 14 (empat belas) desa/kelurahan yaitu Desa Mekarsari, Desa Sukamulya, Desa Kertajaya, Desa Tamansari, Desa Sukasari, Desa Cipinang, Desa Rumpin, Desa Kampung Sawah, Desa Rabak, Desa Cibodas, Desa Gobang, Desa Cidokom, Desa Mekarjaya dan Desa Leuwibatu. Desa Mekarjaya berdiri sejak tahun 2012 dengan lurah pertama bernama Cecep Ropiudin,S.Ag (2012-sekarang).

Asal nama Desa Mekarjaya berawal dari keinginan masyarakat untuk membentuk sebuah otonomi sendiri dan memisahkan diri dari Desa Cidokom yang dinilai terlalu luas sehingga pembangunan kurang merata.5 Desa Mekarjaya dulu berada di ujung perbatasan. Lokasinya yang jauh dari pusat pemerintahan Desa Cidokom menjadikan masyarakat Desa Mekarjaya dulu kesulitan. Masyarakat yang kurang puas akhirnya memutuskan untuk menuntut haknya dengan memisahkan diri dari Desa Cidokom dan membentuk sebuah desa baru. Pemekaran inilah yang menjadi asal mula nama Mekarjaya.

B. Letak Geografis

Desa Mekarjaya adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dengan luas wilayah 400 Ha. yang terdiri dari 7 (tujuh) RW dan 25 (dua puluh lima) Rukun Tetangga (RT).

1. Batas Wilayah Desa Mekarjaya adalah sebagai berikut :

 Sebelah Utara berbatasan dengan : Desa Cidokom, Desa Gobang  Sebelah Timur berbatasan dengan : Desa Cidokom Kecamatan

Rumpin

 Sebelah Selatan berbatasan dengan : Kecamatan Cibungbulang, Kecamatan Leuwiliang

 Sebelah Barat berbatasan dengan : Desa Leuwibatu Kecamatan Rumpin

5 Wawancara pribadi dengan Bapak Komarudin mantan Sekertaris Desa, Bogor, 29

(40)

20 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

(41)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 21 2. Jarak dari Pusat Pemerintahan :

a. Jarak dari pusat pemerintahan kecamatan : 77 km. b. Jarak dari pusat pemerintahan kota : 37 km. c. Jarak dari kota/ibukota kabupaten : 77 km. d. Jarak dari ibukota provinsi : 177 km.

e. Jarak dari UIN Jakarta : 111 km. Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat selama 2 jam 45 menit.

Posko kelompok KKN DREAMS berada di kediaman salah satu warga masyarakat yaitu Bapak Karta. Lokasi posko tidak jauh dari sekolah-sekolah dan dapat dijangkau oleh motor, untuk mencapai sekolah-sekolah juga dapat ditempuh dengan berjalan kaki dan membutuhkan waktu sekitar ±4 menit. Untuk menuju ke pasar terdekat yaitu Pasar Leuwiliang atau minimarket harus menggunakan sepeda motor karena letaknya cukup jauh, yakni sekitar ±7 km..

Gambar 3.2: Peta Lokasi KKN DREAMS 114

C. Struktur Penduduk

1. Keadaan Penduduk menurut Jenis Kelamin

Jumlah penduduk Desa Mekarjaya sampai dengan akhir bulan Mei 2016 tercatat 4.744 Jiwa yang terdiri dari:

(42)

22 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

 Laki-laki : 2.488 jiwa

 Perempuan : 2.256 jiwa

 Kepala Keluarga (KK) : 1.244 KK

Grafik 3.1: Kondisi Penduduk menurut Jenis Kelamin

2. Keadaaan Penduduk menurut Agama

Penduduk Desa Mekarjaya seluruhnya menganut Agama Islam. Dari kehidupan sehari-hari terlihat sering diadakannya berbagai kegiatan keagamaan seperti di Masjid, Mushalla, Pondok Pesantren, Majelis Taklim bahkan di rumah, baik yang diselenggarakan harian, mingguan, bulanan maupun tahunan. Laki-laki, 2.488 Perempuan, 2.256 Kepala Keluarga, 1.244

(43)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 23 3. Keadaan Penduduk menurut Mata Pencaharian

Kondisi ekonomi masyarakat menurut mata pencaharian adalah seperti dapat dilihat pada Grafik 3.2 di bawah ini :

Grafik 3.2: Mata Pencaharian Masyarakat

Mata Pencaharian penduduk Desa Mekarjaya mayoritas berprofesi sebagai buruh pabrik sebanyak 423 orang dan petani 199 orang. Jumlah keseluruhan adalah 1040 orang. Hal ini dikarenakan letak geografis desa yang di daerah tinggi dengan suhu rendah.

4. Keadaan Penduduk menurut Tingkat Pendidikan

Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikannya adalah 1473 orang yang terdiri dari :

1. TK/TPA/PAUD : 756 orang 2. SD/MI : 421 orang 3. SMP/SLTP/MTs : 193 orang 4. SMA/SLTA : 93 orang 5. Akademis/D1-D3 : 6 orang 6. Sarjana S1 : 4 orang 199 159 12 11 96 423 9 65 15 10 17 6 11 7 0 50 100 150 200 250 300 350 400 450 Pe tan i Pe d aga n g Pe gawai N eg eri Pe n siu n an /… Pe gawai Sw asta Bu ru h p ab rik Pe n gra jin Tu ka n g b an gu n an Pe n ja h it Tu ka n g L as Tu ka n g Oj e k Be n gkel Su p ir An gku ta n Ma ra ji Mata Pencaharian

(44)

24 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

Grafik 3.3: Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan

Mayoritas masyarakat Desa Mekarjaya tingkat pendidikannya tamat TK dan Sekolah Dasar (SD), hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat menengah ke bawah yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, faktor lainnya adalah kurangnya lembaga pendidikan di Desa Mekarjaya, di desa hanya terdapat sekolah PAUD, sekolah Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), sementara untuk tingkat yang lebih tinggi harus di tempuh dengan jarak yang cukup jauh.

D. Sarana-Pra sarana6

1. Sarana-Pra sarana Transportasi

Tabel 3.1: Sarana-Pra sarana Penghubung Jalan

Jenis Sarana/Prasarana Kondisi Baik

(Km/Unit)

Jalan Beton 2 Km

Jalan Hotmik 1 Km

Jalan Aspal Tidak Ada

Jalan Pengerasan 2 Km

Jalan Tanah 1 Km

6Pemerintah Desa Mekarjaya. Rencana Kerja Pembangunan Desa Mekarjaya 2016.

Dokumen tidak dipublikasikan, h. 20-23.

TK / TPA / PAUD, 756 SD / MI, 421 SMP / SLTP / MTs, 193 SMA / SLTA / MA, 93 Akademis / D1-D3, 6 Sarjana S1, 4

(45)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 25

Jalan Gang 2 Km

Jembatan Tidak Ada

2. Prasarana Pendidikan

Tabel 3.2: Prasarana Pendidikan

Jenis Gedung Jumlah (Unit/Gedung)

PAUD/sederajat 4 unit

SD/sederajat 3 unit

SMP/sederajat 1 unit

SMA/sederajat Tidak Ada

Perpustakaan Desa Tidak Ada

3. Prasarana Kesehatan

Tabel 3.3: Prasarana Kesehatan Prasarana Kesehatan

Poskesdes Ada 1

UKBM (Posyandu, Polindes) Ada 2

Puskesmas Tidak Ada

4. Prasarana Ibadah

Tabel 3.4: Prasarana Ibadah Prasarana Ibadah

Masjid Ada 6

Mushalla Ada 14

5. Sarana-Pra sarana Umum

Tabel 3.5: Prasarana Umum Prasarana Umum

Gedung Kantor Desa 1 unit

Kondisi Kantor Desa Baik, Permanen

Gedung Olahraga 3 unit

Balai Pertemuan 1 unit

Sumur Desa Cukup Baik

Pos Kamling 25 unit

(46)

26 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

Gambar 3.3: Kantor Kelurahan Gambar 3.4: Masjid Al Barkah

Gambar 3.5: SDN Cidokom 03 Gambar 3.6: Tempat Pengumpulan Sampah

(47)

27

BAB IV

DESKRIPSI HASIL PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN

A. Kerangka Pemecahan Masalah

Untuk mengetahui kondisi Desa Mekarjaya secara langsung dan mendalam, kami melakukan survei sebanyak 4 kali, terhitung mulai akhir Juni 2016. Ketika survei, kami terjun langsung ke dalam masyarakat desa. Bertujuan sebagai upaya mendalami kondisi, kebutuhan, Sarana-Pra sarana desa, keagamaan serta sosial masyarakat desa. Setiap dilakukannya survei, maka kami melakukan perumusan proposal KKN. Fokus utama proposal kami adalah untuk menetapkan program kerja yang sesuai dengan kondisi dan permasalahan di desa.

Berdasarkan hasil survei peserta KKN, dialog dengan para aparatur desa, serta pendekatan langsung kepada warga Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya, teridentifikasi memiliki berbagai permasalahan di antaranya, kurangnya kepedulian terhadap sampah, karena belum adanya truk yang mengangkut sampah dan belum tersedianya tempat pembuangan sampah akhir, juga keterbatasan sarana yang menunjang pendidikan anak-anak seperti terbatasnya bangunan sekolah di sekitar Desa Mekarjaya. Hanya terdapat 3 SD/MI dan 1 SMP/MTs, serta tidak adanya SMA. Sehingga, bagi pelajar yang ingin melanjutkan ke jenjang menengah pertama maupun menengah atas harus bersekolah di luar Desa Mekarjaya.

Dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang sudah dijabarkan di atas, maka KKN DREAMS menyusun beberapa program kerja yang akan dilakukan sebagai pengabdian kepada msayarakat Kampung Jengkol, Desa Mekarjaya sesuai dengan kondisi dan permasalahan yang dimiliki desa tempat kami KKN. Adapun program kerja disusun bertujuan untuk memberikan pelayanan dan pemberdayaan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya menjalankan kembali fungsi sosialnya.

Program kerja yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah pendidikan di Desa Mekarjaya khususnya di Kampung Jengkol di antaranya yaitu program Mengajar di Sekolah Dasar (SD), Mengajar di TK/PAUD, Membuat Taman Baca, serta Memberikan Les-les Belajar seperti Les Bahasa Inggris, Les Bahasa Arab dan Kursus Komputer. Program kerja untuk mengatasi permalasahan mengenai sampah yaitu dengan Membuatkan tempat pembuangan sampah akhir yang dapat digunakan

(48)

28 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

oleh warga Desa Mekarjaya. Jum‟at bersih dilakukan sebagai bentuk program kerja untuk meningkatkan dan menyadarkan masyarakat akan kebersihan di Masjid dan lingkungan sekitar tempat tinggal sehingga meningkatkan kenyamanan warga desa. Pembuatan Majalah Dinding yang dapat digunakan warga desa, khususnya masyarakat Kampung Jengkol sebagai bentuk program kerja yang difungsikan untuk penyebaran informasi mengenai desa, jadwal shalat, serta kegiatan yang berhubungan dengan Desa Mekarjaya.

Selain itu, program kerja berupa gotong royong membersihkan desa bertujuan untuk menambah kenyamanan dan kebersihan dilingkungan desa. Melalui program Bioskop Dadakan yang menayangkan film-film motivasi dan edukasi yang sarat akan nilai pendidikan dan pesan moral diharapkan dapat menjadi sarana hiburan yang edukatif dan memotivasi bagi anak-anak Desa Mekarjaya. Dikarenakan masih terdapat banyak luas lahan tanah kosong di Desa Mekarjaya sehingga Penanaman Bibit merupakan program yang dimaksudkan agar kelak dapat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat desa.

Sebagaimana yang dijelaskan pembekalan KKN-PpMM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2016, dibuatnya metode analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, and Threats) untuk mempermudah analisa terhadap setiap permasalahan desa.

Tabel 4.1: Matrik SWOT Bidang Pendidikan Matrik SWOT 01. Bidang Pendidikan

Internal

Eksternal

STRENGTH(s) WEAKNESS(w)

- Semangat dan antusias yang tinggi dari

anak-anak Kampung Jengkol Desa Mekarjaya untuk belajar. - Rasa keingintahuan yang tinggi terhadap pelajaran baru. - Fisik bangunan SDN Cidokom 03 serta fasilitas pendukung belajar mengajar yang tidak memadai. - Jumlah guru yang

masih sedikit yang

sesuai dengan

keahlian di

bidangnya mengajar.

(49)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 29 - Adanya kegiatan KKN UIN Jakarta 2016 di Desa Mekarjaya yang cukup dalam bidang akademis dan non akademis. - Adanya dana dari

PPM UIN Jakarta. - Membantu meningkatkan Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah. - Mengajarkan pelajaran-pelajaran yang tidak diajarkan di sekolah dengan metode yang menyenangkan. - Menyediakan fasilitas belajar sebagai penunjang keberhasilan belajar. - Mengadakan seminar mengenai pengembangan minat dan bakat dalam belajar

THREATHS(T) STRATEGI(ST) STRATEGI(WT)

- Kurangnya perhatian pemerintah kabupaten atau pusat terhadap fasilitas pendidikan desa.

- Jauhnya jarak yang ditempuh untuk Sekolah Menengah Atas. - Komunikasi dengan pihak sekolah untuk mencari solusi. - Mengajak dan mengingatkan para remaja untuk sebisa mungkin dapat menamatkan Sekolah Menengah Atas bahkan hingga ke perguruan tinggi. - Mengajak, memotivasi dan menumbuhkan kesadaran kepada para orang tua agar dapat mendukung anak-anaknya untuk dapat mengenyam pendidikan maksimal hingga ke Sekolah Menengah Atas bahkan hingga ke perguruan tinggi. - Menyediakan sarana belajar selain di sekolah. - Mengadakan pembelajaran dengan metode yang fun learning sehingga anak tidak bosan dan terus semangat. Dari matrik SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun

(50)

30 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a program sebagai berikut :

 Pembuatan Taman Baca

Les Private

Pengadaan Motivation Movies (Bioskop Dadakan)  KBM (Kegiatan Belajar Mengajar)

Pengadaan Study Tour SDN Cidokom 03

 Kursus Komputer

Tabel 4.2: Matrik SWOT Bidang Sosial atau Kemasyarakatan Matrik SWOT 02. Bidang Sosial atau Kemasyarakatan

Internal Eksternal STRENGTH(s) WEAKNESS(w) - Budaya gotong royong masyarakat yang masih terjaga. - Sumber Daya Alam yang mendukung. - Suasana alam

yang masih asri.

- Fasilitas / Sarana-Pra sarana desa yang kurang memadai. - Lokasi desa yang jauh

dari perkotaan. - Kurang terjaganya

kebersihan selokan atau gorong-gorong.

OPPORTUNITIES (o) STRATEGI(SO) STRATEGI(WO)

- Adanya kegiatan KKN UIN Jakarta

2016 di Desa

Mekarjaya.

- Adanya dana PPM UIN Jakarta untuk desa. - Membantu menjaga tradisi kegiatan masyarakat yang berlandaskan asas gotong royong. - Ikut serta dalam

berbagai kegiatan-kegiatan yang ada pada masyarakat. - Melibatkan masyarakat dalam membantu melaksanakan program kerja. KKN UIN Jakarta. - Mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat hampir secara keseluruhan. - Musyawarah pemuda dengan anggota KKN dalam mengadakan perlombaan untuk memeriahkan perayaan HUT RI. - Kerjasama antara anggota KKN dengan masyarakat dalam membangun bak

sampah, gapura, dan pembuatan mading.

(51)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 31

THREATHS(T) STRATEGI(ST) STRATEGI(WT)

- Kurangnya koordinasi antara pemerintah Desa Mekarjaya dan Dinas Kebersihan Kabupaten Bogor terkait dengan pengadaan tempat pembuangan sampah dan transportasi angkut sampah. - Pengaruh televisi dan media sosial

yang membuat seseorang tanpa sadar bersifat individualis. - Tetap menjaga nilai-nilai budaya setempat seperti mengajak anak-anak Desa Mekarjaya dengan tujuan agar kepekaan sosial anak-anak tidak hilang terbawa globalisasi. - Membersihkan lingkungan Masjid yang dilakukan peserta KKN. - Menjaga komunikasi antar masyarakat dimulai dari lingkungan keluarga. - Bersama-sama menumbuhkan rasa cinta pada lingkungan terutama kebersihan lingkungan dimulai dari dengan tidak

membuang sampah

sembarangan dan tidak

menebang pohon

sembarangan.

Dari matrik SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut di bidang sosial :

 Pengadaan Jum‟at Bersih

 Pembuatan Bak Sampah Permanen  Pembuatan Mading di Masjid

 Peringatan HUT RI

 Pembuatan Gapura 17-an

 Penanaman Bibit

Tabel 4.3: Matrik SWOT Bidang Keagamaan Matrik SWOT 03. Bidang Keagamaan

Internal STRENGTH(s) WEAKNESS(w)

- Semangat yang sangat tinggi

anak-anak Kampung

Jengkol, Desa Mekarjaya untuk

- Kurangnya fasilitas keagamaan seperti al-Qur‟an dan Juz „Amma.

(52)

32 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a Eksternal belajar tentang agama. - Kuatnya fondasi mengaji yang dimiliki masyarakat baik dari anak-anak, bapak-bapak maupun ibu-ibunya. lomba keagamaan sebagai uji kemampuan anak-anak tentang agama.

OPPORTUNITIES(o) STRATEGI(SO) STRATEGI(WO)

- Kemauan

masyarakat yang

tinggi untuk

membudayakan mengaji sejak dini.

- Membantu dalam pengajaran

pengajian di PAUD, agar setiap anak dapat diajar lebih intensif.

- Membuat program mengajar mengaji di PAUD.

THREATHS(T) STRATEGI(ST) STRATEGI(WT)

- Kurangnya dukungan dan bantuan dari pemerintah Kabupaten Bogor untuk memfasilitasi Sarana-Pra sarana PAUD dan penambahan jumlah guru PAUD. - Memberikan pendekatan dan pengajaran seperti yang guru PAUD ajarkan. - Membangun suasana mengajar yang menyenangkan kepada murid PAUD. -

Dari matrik SWOT di atas, maka kelompok kami menyusun program sebagai berikut:

(53)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 33 B. Bentuk dan Hasil Kegiatan Pelayanan pada Masyarakat

Adapun program kerja yang merupakan bentuk kegiatan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

1. Kegiatan Belajar Mengajar

Tabel 4.4: Pelayanan (KBM)

Bidang Pendidikan

Program Motivasi Pendidikan

Nomor Kegiatan 01

Nama Kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Tempat Tgl SDN Cidokom 03 pada tanggal 01 s.d 19 Agustus 2016

Lama Pelaksanaan 3 minggu

Tim Pelaksana Pada kegiatan ini dikoordinir oleh saudara Adam Risman, namun pada kegiatan melibatkan seluruh anggota kelompok dengan pembagian 2 orang pada setiap kelas. Tujuan Membantu guru dalam kegiatan belajar

mengajar di sekolah

Sasaran Guru SDN Cidokom 03 di Desa Mekarjaya Target 6 orang guru SDN Cidokom 03 di Desa

Mekarjaya terbantu dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah

Deskripsi Kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari Senin – Sabtu dari pukul 07.30 s/d 12.00 WIB. Mata pelajaran yang kami bantu adalah IPA, IPS, Matematika, Agama, PKN dan Bahasa Inggris. Kami membentuk 3 kelompok dalam kegiatan ini. Setiap kelompok nantinya akan mengajar dalam satu kelas mulai dari kelas IV hingga kelas VI. Satu kelompok beranggotakan 3-4 orang yang dibagi secara acak. Setiap kelompok nantinya akan mengajarkan seluruh pelajaran dalam kelas tersebut sesuai jadwal pelajaran yang telah diberikan dewan guru. Kelas 4 diisi oleh Adam Risman Adhimarif, Aditya Farry, Intan

(54)

34 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

Zuleira dan Muhammad Lutfi. Kelas V diisi oleh Maulana Muhammad Iqbal, Lubna Zahraty dan Supriyani. Kelas VI diisi oleh Muhammad Fadli Amrullah, Ratih Clarasanti dan Adenia Mustika.

Hasil Pelayanan 6 orang guru SDN Cidokom 03 di Desa Mekarjaya terbantu dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah

Keberlanjutan Program Tidak Berlanjut.

Gambar 4.1: Pelayanan (KBM)

2. Motivation Movies (Bioskop Dadakan)

Tabel 4.5: Pelayanan (Bioskop Dadakan)

Bidang Lingkungan dan Sosial

Program Motivasi Pendidikan

Nomor Kegiatan 06

Nama Kegiatan Motivation movies (Bioskop Dadakan)

Tempat Tgl Lapangan desa pada tanggal 06, 13 dan 20 Agustus 2016

Lama Pelaksanaan 3 hari yang dilakukan pada setiap minggunya.

Tim Pelaksana Kegiatan ini dikoordinir oleh saudara Muhamad Fadli Amrullah dan dibantu oleh saudara Aditya Farry, Adenia Mustika Fahmi, dan Lubna Zahraty.

Tujuan Memberikan tayangan film yang

(55)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 35

Sasaran Anak-anak Kampung Jengkol, Desa

Mekarjaya.

Target 30 anak-anak Kampung Jengkol

mendapatkan tayangan film yang mengedukasi dan memotivasi.

Deskripsi Kegiatan Pemutaran film edukasi yang memiliki makna positif dan sarat motivasi bagi anak-anak. Adapun salah satu film yang diputar ialah “Negeri 5 Menara”. Yang mana dalam film ini mengisahkan tentang Alif sebagai pemeran utama yang harus pergi jauh meninggalkan orang tua dan tanah kelahirannya untuk belajar di pesantren yaitu Pesantren Madani. Kemudian bertemu dengan kelima temannya yang memiliki mimpi untuk bisa menjejakkan kaki di 5 negara yaitu Amerika, Inggris, Arab dan Indonesia, akhirnya Alif beserta kelima temannya dapat mencapai mimpi mereka. Film ini merupakan salah satu bentuk motivasi untuk memiliki mimpi setinggi langit dan berusaha untuk meraihnya dengan usaha yang sungguh-sungguh. “Man Jadda Wajada”.

Hasil Pelayanan 30 anak-anak Kampung Jengkol mendapatkan tayangan film yang mengedukasi dan memotivasi.

(56)

36 | M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a

Gambar 4.2: Pelayanan (Bioskop Dadakan)

3. Privat Bahasa Inggris dan Bahasa Arab

Tabel 4.6: Pelayanan (Privat Bahasa)

Bidang Pendidikan

Program Motivasi Pendidikan

Nomor Kegiatan 04

Nama Kegiatan Privat Bahasa Inggris dan Bahasa Arab Tempat Tgl 01 s/d 19 Agustus 2016

Lama Pelaksanaan 3 minggu

Tim Pelaksana Kegiatan ini dikoordinir oleh saudari Ratih Clarasanti dan melibatkan seluruh anggota kelompok dengan pembagian jadwalnya pada tiap private di setiap minggunya.

Tujuan Memberikan materi tambahan tentang

kosakata dan grammatical dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab

Sasaran Anak-anak Kampung Jengkol, Desa

Mekarjaya

Target 40 anak-anak Kampung Jengkol, Desa

Mekarjaya mendapatkan materi tambahan tentang kosakata dan grammatical dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Deskripsi Kegiatan Kegiatan private Bahasa Inggris dan Bahasa Arab ini kami lakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu yaitu pada Hari Selasa, Rabu dan Jum‟at. Dengan jadwal private Bahasa Arab dan Bahasa Inggris pada hari Selasa. Kursus Komputer dan Bahasa Inggris pada hari Rabu

(57)

M i m p i d a n H a r a p a n d i M e k a r j a y a | 37 dan Bahasa Arab dan Kursus Komputer pada hari Jum‟at. Setiap kursus dimulai sejak pukul 15.30 pada hari-hari tersebut. Adapun pematerinya berasal dari anggota kelompok KKN DREAMS yang terdiri dari Bahasa Arab diisi oleh Lubna Zahraty, Supriyani dan Muhammad Lutfi, Bahasa Inggris diisi Oleh Ratih Clarasanti, Adenia Mustika Fahmi, dan Adam Risman Adhimarif. Kegiatan ini sangat diminati oleh anak-anak Kampung Jengkol. Hasil Pelayanan 40 anak-anak Kampung Jengkol, Desa

Mekarjaya mendapatkan materi tambahan tentang kosakata dan grammatical dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Keberlanjutan Program Tidak Berlanjut

Gambar 4.3: Pelayanan (Privat Bahasa)

4. Kursus Komputer

Tabel 4.7: Pelayanan (Kursus Komputer)

Bidang Pendidikan

Program Motivasi Pendidikan

Nomor Kegiatan 03

Nama Kegiatan Kursus Komputer

Tempat Tgl 01 s/d 19 Agustus 2016 Lama Pelaksanaan 3 minggu

Tim Pelaksana Kegiatan ini dikoordinir oleh saudari Lubna Zahraty dibantu oleh Aditya Farry Irawan,

Gambar

Tabel 1.3: Pra-KKN-PpMM 2016
Tabel 1.5: Laporan dan Evaluasi Program
Gambar 3.1: Peta Batas Desa Mekarjaya Kecamatan Rumpin
Gambar 3.2: Peta Lokasi KKN DREAMS 114
+7

Referensi

Dokumen terkait

Terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah membantu terkumpulnya cerita rakyat ini dan cerita-cerita rakyat lainnya.. Tanjungpinang,

Untuk itu penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis hingga dapat menyelesaikan laporan tugas akhir ini.. Terima kasih

UCAPAN TERIMA KASIH Saya mengucapkan terima kasih kepada... Tuhan Yesus Kristus yang sudah menjadiOrang Tua, Sahabat, dan Kekasih hati untuk saya, trimakasih untuk

saliQg memberi dan saling menerima. KETUA RA.PAT : Mengucapkan terima kasih ntas tanggapan dari Fraksi :Persatunn. Selanjutnya dipersilaknn Fraksi PDI.. Situmorang

Tidak lupa juga saya ingin mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada penduduk di Kampung Kastam kerana banyak membantu saya dengan

MARTABE : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 8 Tahun 2023 Hal 2782-2786 2786 UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan banyak sekali terima kasih kepada pihak yang telah memberi

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat Dengan ini saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang diberikan selama ini untuk mengikuti program jaminan kesehatan yang

Selama ini masa kuliah sampai kepada penyelesaian Tugas Akhir ini, penulis banyak menerima bimbingan saran dan bantuan dari berbagai pihak untuk itu penulis mengucapkan terima kasih