A.
A. PenPengertgertian Peian Perkarkawinawinan An Adatdat
Perkawinan merupakan salah satu peristiwa yang sangat penting dalam kehidupan Perkawinan merupakan salah satu peristiwa yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat adat. Peristiwa ini bukan hanya suatu periwtiwa yang mengenai mereka yang masyarakat adat. Peristiwa ini bukan hanya suatu periwtiwa yang mengenai mereka yang bersangkutan
bersangkutan (perempuan (perempuan dan dan laki-laki), laki-laki), akan akan tetapi tetapi otang otang tua, tua, saudara-saudara saudara-saudara dandan keluarga-keluarganya. Sehingga seringkali kita dengar, bahwa secara umum perkawinan keluarga-keluarganya. Sehingga seringkali kita dengar, bahwa secara umum perkawinan dalam masyarakat Indonesia yang kawin sesungguhnya keluarga dengan keluarga. Suatu dalam masyarakat Indonesia yang kawin sesungguhnya keluarga dengan keluarga. Suatu in
indidikakatortor, , babagaigaimamana na babanynyaknaknhyhya a atatururanan-a-atuturaran n yayang ng harharus us didijajalalanknkan, an, atatururanan berhubungan
berhubungan dengan adat istiadat yang mengandung sifat religio-magis.dengan adat istiadat yang mengandung sifat religio-magis.
!ar
!ari i perpernyanyataataan n tertersebsebut ut dapa dapa disdisimimpulkpulkan an bahbahwa wa perperkawkawinainan n menmenuruurut t adatadat hakikatnya merupakan suaru peristiwa yang tidak hanya mengakinatkan suatu hubungan hakikatnya merupakan suaru peristiwa yang tidak hanya mengakinatkan suatu hubungan atau ikatan antara kedua mempelai saja, tetapi juga kedua orang tua dan keluarga atau ikatan antara kedua mempelai saja, tetapi juga kedua orang tua dan keluarga masing-masing.
masing.
"enurut pandangan Iman Sudiyat bahwa perkawinan adat bisa merupakan urusan "enurut pandangan Iman Sudiyat bahwa perkawinan adat bisa merupakan urusan ke
kerarababat, t, kekeluluarargaga, , perpersesekukututuan an dan dan mamartrtababat at bibisa sa jujuga ga memerurupapakan kan ururususan an prpribibadadii bergantung kepada tata susunan masyarakat yang bersangkutan.
bergantung kepada tata susunan masyarakat yang bersangkutan.##
Sed
Sedanangkagkan n memenurnurut ut $i$ilmlman an $a$adi di %u%ususuma ma memenynyatatakaakan n babahwhwa a peperkrkawawininanan menurut hukum adat tidka semata-mata suatu ikatan antara seorang pria dengan seorang menurut hukum adat tidka semata-mata suatu ikatan antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri untu mendapatkan keturunan dan membangun serta membina wanita sebagai suami isteri untu mendapatkan keturunan dan membangun serta membina kehidupan keluarha tetapu juga berarti suatu hubungan hukum yang menhyangkut para kehidupan keluarha tetapu juga berarti suatu hubungan hukum yang menhyangkut para anggota kerabat dari pihak isteri maupun pihak suami. &erjadinya perkawinan, berarti anggota kerabat dari pihak isteri maupun pihak suami. &erjadinya perkawinan, berarti berlakunya
berlakunya ikatan ikatan kekerabatan kekerabatan untuk untuk saling saling membantu membantu dan dan menunjang menunjang hubunganhubungan kekerabatan yang rukun dan damai.
kekerabatan yang rukun dan damai.
!engan adanya maka diharapkan perkawinan itu untuk mendapatkan keturunan !engan adanya maka diharapkan perkawinan itu untuk mendapatkan keturunan y
yanang g akakan an mmenenjajadi di pepenenerurus s ororanang g ttuaua, , dadarri i ayayah ah mmauaupupun n iibubu. . SiSilslsiilalah h yyanangg mengga
menggambarkambarkan n kedudukakedudukan n seseoseseorang rang sebagasebagai i anggotanggota a kerabakerabat t merupmerupakan akan baromebarometer ter dari asal-usul keturunan yang baik dan teratur.
dari asal-usul keturunan yang baik dan teratur.
1 1
&rianto !an &itik &riwulan &utik, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger (akarta* Prestasi Pustaka Publisher, &rianto !an &itik &riwulan &utik, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger (akarta* Prestasi Pustaka Publisher, #++), $. +.
#++), $. +.
2 2
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. # &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #
!ari segi kebudayaan masyarakat, suatu perkawinan merupakan prilaku manusia !ari segi kebudayaan masyarakat, suatu perkawinan merupakan prilaku manusia yang
yang berhubberhubungan dengan ungan dengan kehidukehidupan pan seksuseksualnyaalnya. . !engan demikian, fungsi !engan demikian, fungsi perkawperkawinaninan adat adalah*
adat adalah*
.
. Suatu lSuatu lembaga embaga sosisosial yaal yang mengang mengatur mtur manusia anusia dalam dalam bidang bidang seks.seks. #.
#. Suatu sSuatu sarana uarana untuk mntuk memenuhi memenuhi manusianusia dalam ka dalam kebutuhebutuhan hidup an hidup sebagasebagai kawani kawan (pendamping) hidup.
(pendamping) hidup. .
. emembaga yang berbaga yang berisiisikan hak-kan hak-hak dan kewajhak dan kewajibaiban mengenn mengenai hubungai hubungan suaman suamii isteri dan anak-anak.
isteri dan anak-anak. !isam
!isamping sebagai sarping sebagai sarana untuk mendaana untuk mendapatkan fungpatkan fungsi diatassi diatas, , perkawperkawinan adatinan adat juga berfungsi memungkinkan perumbuhan tertib-teratur dari paguyuban hidup kelompok juga berfungsi memungkinkan perumbuhan tertib-teratur dari paguyuban hidup kelompok kebangsaan ke dalam generasi-generasi baru, anak-anak yang dilahirkan dari dan di kebangsaan ke dalam generasi-generasi baru, anak-anak yang dilahirkan dari dan di dalam perkawinan itu melanjutkan kehidupan kelompok kebangsaan. Perkawinan itu juga dalam perkawinan itu melanjutkan kehidupan kelompok kebangsaan. Perkawinan itu juga mempertahankan persekutuan setempat atau masyarakat desa dan persekutuan wilayah mempertahankan persekutuan setempat atau masyarakat desa dan persekutuan wilayah selaku tata susunan masyarakat rakyat.
selaku tata susunan masyarakat rakyat.
B.
B. MacaMacam-Mam-Macam Becam Bentuk Pentuk Perkarkawinawinan Adn Adatat
Per
Perkawikawinan nan memmempunypunyai ai tujtujuan uan utautama ma untuntu u melmelahirahirkan kan ketketuruurunannan. . %ar%arena ena ituitu sistem hukum perkawinan atau sistem perkawinan ditentukan oleh cara menarik garis sistem hukum perkawinan atau sistem perkawinan ditentukan oleh cara menarik garis keturunan.
keturunan. /ara menarik garis keturunan ada dua m/ara menarik garis keturunan ada dua macam, yaitu* unilateral dan bilateracam, yaitu* unilateral dan bilateral.al. Sistem perkawinan adat juga ada dua macam*
Sistem perkawinan adat juga ada dua macam*00 .
. PerkawPerkawinan painan pada mada masyarakasyarakat unilt unilaterateral yanal yang sistg sistemnyemnya eksogama eksogami.i. #.
#. PerPerkawkawinainan n pada masypada masyaraarakat kat bilbilateateral sistral sistem em perperkawikawinannnannya ya tidtidak ak terterikaikatt pada eksogami.
pada eksogami.
Perkawinan eksogami adalah perkawinan dimana pihak-pihak yang kawin harus Perkawinan eksogami adalah perkawinan dimana pihak-pihak yang kawin harus mem
mempunypunyai ai keakeanggonggotaataan n claclan n yayang ng tidtidak ak samsama. a. adadi, i, daldalam am penpengergertiatian n ekseksogamogamii terkandung prinsip larangan untuk kawin dengan sesama anggota clan.
terkandung prinsip larangan untuk kawin dengan sesama anggota clan.
%arena sistem adat yang dianut oleh masyarakat indonesia berbeda-beda, maka %arena sistem adat yang dianut oleh masyarakat indonesia berbeda-beda, maka bentuk
bentuk dan dan tata tata cara cara perkawinan perkawinan adat adat pun pun beraneka beraneka ragam. ragam. Pada Pada masyarakat masyarakat unilateralunilateral pada dasarnya ada dua macam yaitu*
pada dasarnya ada dua macam yaitu* .
. PaPatrtriililinenealal #.
#. "a"attririllinineaeall
3 3
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. . &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. .
4 4
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. 1. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. 1.
%arena itu pada sistem perkawinan adat
%arena itu pada sistem perkawinan adat masyarakat unilateral terbagi menjadi duamasyarakat unilateral terbagi menjadi dua macam*
macam*11
.
. PaPada da mamasysyararakaakat t adaadat t yayang ng susususunanannynnya a papatrtrininiaial. l. PaPada da umumumumnynya a didiananutut bentuk
bentuk perkawinan perkawinan jujur jujur ("angoli, ("angoli, 2atak, 2atak, Pasemah, Pasemah, 3ejang, 3ejang, Palembang Palembang !an!an ampung).
ampung). #.
#. !i !i kalkalangaangan n masmasyaryarakat adat akat adat yanyang g PatPatrinrinial 'lial 'lterternernerend (kebapend (kebapakaakan n berberalialih- h-al
alihih) ) dan dan "a"atrtrininiaial. l. PadPada a umumumumnynya a didianuanut t daldalam am benbentutuk k peperkrkawawininanan sem
semendaenda. . SedSedangkangkan an dildilingingkungkungan an masmasyaryarakat akat aat aat parparentental al diadianut nut benbentuk tuk perkawinan mentas.
perkawinan mentas.
!ari ketiga macam bentuk perkawinan itu masih terdapat berbagai 4ariasi yang !ari ketiga macam bentuk perkawinan itu masih terdapat berbagai 4ariasi yang bermacam-macam menurut kepentingan kekerabatan yang bersangkutan.
bermacam-macam menurut kepentingan kekerabatan yang bersangkutan.
1.
1. PePerkrkawawininan an JuJujujurr
2entuk perkawinan adalah perkawinan yang dilakukan dengan pembayaran jujur 2entuk perkawinan adalah perkawinan yang dilakukan dengan pembayaran jujur dar
dari i pihpihak ak laklaki-li-laki kepada peremaki kepada perempuanpuan. . PadPada a perperkawkawinainan n ini pihak lakiini pihak laki-la-laki ki harharusus menyerahkan sesuatu yang disebut jujur, kepada pihak keluarga pengantin perempuan menyerahkan sesuatu yang disebut jujur, kepada pihak keluarga pengantin perempuan dengan tujuan untuk melepaskan calon pengantin perempuan tersebut dari keanggotaan dengan tujuan untuk melepaskan calon pengantin perempuan tersebut dari keanggotaan clan orang tuanya, untuk dimasukkan ke dalam clan pengantin laki-laki.
clan orang tuanya, untuk dimasukkan ke dalam clan pengantin laki-laki.55
6ungsi perkawinan jujur adalah* 6ungsi perkawinan jujur adalah* (
()) SeSecarcara a yuyurirididis s untuntuk uk memengungubah bah ststatatus us kekeanganggogotataan an clclan an dadari ri pepengangantntinin perempuan.
perempuan. (#)
(#) Secara ekonomSecara ekonomis membawa pergis membawa pergeseraeseran dalam kekayaan.n dalam kekayaan. ()
() SecSecara ara sossosial ial tintindakdakan an penypenyeraerahan han jujjujur ur itu itu memmempunypunyai ai kedkedudukudukan an yanyangg dihormati.
dihormati. 2ent
2entuk uk perperkawkawinainan n jujjujur ur ini ini diadianut nut oleoleh h masmasyaryarakat akat patpatrinrinial ial artartinyinya a bentbentuk uk perkawinan ini
perkawinan ini bertujuan untuk bertujuan untuk secara konsekuen secara konsekuen melanjutkan keturunan melanjutkan keturunan dari pihak dari pihak laki- laki-laki (ayah).
laki (ayah).
ujur yang diserahkan oleh pihak laki-laki itu dapat berupa uang atau barang. !an ujur yang diserahkan oleh pihak laki-laki itu dapat berupa uang atau barang. !an istilah-istilah yang digunakan terhadap jujur berbeda-beda, misalnya* di awa (tukon), di istilah-istilah yang digunakan terhadap jujur berbeda-beda, misalnya* di awa (tukon), di 2ali (patukun luh), di "aluku (wilin), di 7ayo dan 2atak (unjuk), di 8ias (beuli niha), di 2ali (patukun luh), di "aluku (wilin), di 7ayo dan 2atak (unjuk), di 8ias (beuli niha), di Sanamot (pangolin, boli, tubor), di &apanuli Selatan dan Sumatera Selatan (jujur), di Sanamot (pangolin, boli, tubor), di &apanuli Selatan dan Sumatera Selatan (jujur), di ampung (serroh), di
ampung (serroh), di &im&imor (belis).or (belis).
!alam kerangka bentuk perkawinan jujur terdapat beberapa 4ariasi bentuk, yaitu* !alam kerangka bentuk perkawinan jujur terdapat beberapa 4ariasi bentuk, yaitu*
a.
a. PerPerkawikawinan Gnan Gantanti Suai Suami (Lmi (Levireviraat Haat Huweluwelijk)ijk)
5 5
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. 5. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. 5.
6 6
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. . &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. .
&erjadinya perkawinan ganti suami adalah dikarenakan suami wafat, maka isteri &erjadinya perkawinan ganti suami adalah dikarenakan suami wafat, maka isteri ha
harurus s kakawiwin n dedengangan n sasaududarara a lalakiki-l-lakaki i dardari i susuamami i yayang ng wawafafat. t. !i !i daldalam am benbentutuk k perkawinan ini tidak diperlukan lagi pembayaran jujur, pembayaran adat dan lain-lain. perkawinan ini tidak diperlukan lagi pembayaran jujur, pembayaran adat dan lain-lain.
"aksud dan tujuan dari perkawinan ini adalah supayan mempunyai laki-laki dari "aksud dan tujuan dari perkawinan ini adalah supayan mempunyai laki-laki dari janda sebagai turunan dari suami yang pertama.
janda sebagai turunan dari suami yang pertama. .
. PerPerkawikawinan Gannan Ganti !"teti !"teri (#ri (#ererv$$v$$lg Huwelg Huwelijklijk))
Perkawinan ganti isteri adalah perkwinan yang disebabkan isteri meninggal dunia, Perkawinan ganti isteri adalah perkwinan yang disebabkan isteri meninggal dunia, maka suami kawin lagi dengan kakak atau adik perempuan dari isteri yang telah wafat maka suami kawin lagi dengan kakak atau adik perempuan dari isteri yang telah wafat itu. !i dalam pelaksanaan perkawinan ini tidak perlu lagi pembayaran uang jujur, karena itu. !i dalam pelaksanaan perkawinan ini tidak perlu lagi pembayaran uang jujur, karena isteri keduan seakan-akan menduduki isteri yang pertama.
isteri keduan seakan-akan menduduki isteri yang pertama.99
c.
c. PerPerkawikawinan nan MengMengadadi i (%i(%ien&uen&uweliwelijk)jk)
&
&eerjrjadadininyya a peperkrkawawininan an memengngababdi di adadalalah ah didikakarerenanakakan n keketitika ka didiadadakakanan pembicaraan
pembicaraan lamaran, lamaran, ternyat ternyat pihak pihak laki-laki laki-laki tidak tidak dapat dapat memenuhi memenuhi syarat-syaratsyarat-syarat permintaan
permintaan dari dari pihak pihak perempuan perempuan sedangkan sedangkan laki-lakiatau laki-lakiatau kedua kedua pihak pihak tidak tidak menghendaki perkawinan semenda lepas, sehingga setelah perkawinan maka suami akan menghendaki perkawinan semenda lepas, sehingga setelah perkawinan maka suami akan terus-menerus bertempat tinggal di pihak isteri.
terus-menerus bertempat tinggal di pihak isteri.::
!alam perkawinan mengabdi maka pihak laki-laki tidak perlu melunasi uang !alam perkawinan mengabdi maka pihak laki-laki tidak perlu melunasi uang jujur,
jujur, uang uang permintaan permintaan dan dan lain-lain. lain-lain. &e&etapi tapi setelah setelah perkawinan perkawinan pihak pihak laki-lakilaki-laki berkediaman
berkediaman ditempat ditempat mertuan mertuan sampai sampai berakhir berakhir pengabdiannya, pengabdiannya, dimana dimana hal hal ini ini telahtelah dianggap melunasi pembayaran jujur.
dianggap melunasi pembayaran jujur. 2ent
2entuk uk pengpenganbanbdiadian n itu itu mimisalsalnya nya memmembantbantu u pekepekerjarjaan an mermertua tua daldalam am bidbidangang pertanian atau perdagangan dan lain-lain.
pertanian atau perdagangan dan lain-lain.
'dakalanya perkawinan ini laki-laki tetap membayar jujur tetapi ditunda. !an 'dakalanya perkawinan ini laki-laki tetap membayar jujur tetapi ditunda. !an suami dapat hidup bersama isterinya, tetapi suami bekerja mengabdi kepada keluarga suami dapat hidup bersama isterinya, tetapi suami bekerja mengabdi kepada keluarga mertuanya. $ubungan menantu dan keluarga mertua sebagai buruh dan majikan, oleh mertuanya. $ubungan menantu dan keluarga mertua sebagai buruh dan majikan, oleh karena itu menantu belum dapat membayar jujur dan harus menganbdi terlebih dahulu. karena itu menantu belum dapat membayar jujur dan harus menganbdi terlebih dahulu. !alam hal ini suami tidak termasuk dalam keluarga jujur lunas.
!alam hal ini suami tidak termasuk dalam keluarga jujur lunas. 'na
'nak-k-anaanak k yayang ng lalahihir r seselalama ma dadalalam m mamasa sa penpengagabdbdiaian n adaadalalah h mamasusuk k clclanan isterinya, tetapi apabila jujur sudah lunas dibayar, maka pereka pindah
isterinya, tetapi apabila jujur sudah lunas dibayar, maka pereka pindah ke clan suaminya.ke clan suaminya.
d.
d. PerPerkawikawinan Anan Amil Bermil Beri atau Bertui atau Bertukar (Hukar (Huil&uil&uweliwelijk)jk)
7 7
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. :. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. :.
8 8
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #+. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #+.
9 9
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #+. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #+.
Perkawinan 'mbil 2eri adalah perkawinan yang terjadi diantara kerabat yang Perkawinan 'mbil 2eri adalah perkawinan yang terjadi diantara kerabat yang sifatnya simetris, dimana pada suatu masa kerabat ' mengambil isteri dari kerabat 2, sifatnya simetris, dimana pada suatu masa kerabat ' mengambil isteri dari kerabat 2, maka di masa lain kerabat 2 mengambil isteri dari kerabat '.
maka di masa lain kerabat 2 mengambil isteri dari kerabat '. !a
!allam am peperkrkawawiinanan n iini ni kekemmunungkgkininan an jujujujur r didipeperhrhiitutungngkakan. n. aadi di adadaa kemungkinanan tidak usah dibayar karena sudah lunas. ;erkawinan ini hanya terjadi kemungkinanan tidak usah dibayar karena sudah lunas. ;erkawinan ini hanya terjadi dalam masyarakat itu diperbolehkan kawin timbal balik. Perkawinan 'mbil 2eri ini dalam masyarakat itu diperbolehkan kawin timbal balik. Perkawinan 'mbil 2eri ini berlaku di ampung, 'mbon, Sulawesi Selatan dan Irian ay
berlaku di ampung, 'mbon, Sulawesi Selatan dan Irian aya.a.++ e.
e. PerPerkawikawinan nan AmAmil il AnAnak (!ak (!nliknlike Huwe Huwelielijk)jk)
Per
Perkawikawinan nan 'm'mbil bil 'n'nak ak adaadalah lah perperkawkawinainan n yanyang g terterjadjadi i dikdikarearenaknakan an hanyhanyaa mem
mempunypunyai ai anaanak k perperempempuan uan (t(tuanguanggalgal), ), makmaka a waniwanita ta ititu u menmengamgambil bil laklaki-li-laki aki (da(dariri anggota kerabat) untuk menjadi suaminya dan mengikuti kerabat isteri untuk selama anggota kerabat) untuk menjadi suaminya dan mengikuti kerabat isteri untuk selama perkawinannya guna menjadi keturunan pihak isteri.
perkawinannya guna menjadi keturunan pihak isteri.
%adangkala perkawinan ini bermaksud mengadopsi si laki-laki secara formal di %adangkala perkawinan ini bermaksud mengadopsi si laki-laki secara formal di dalam gen patrinial isterinya, tetapi si menantu laki-laki (orang asing ataupun warga dalam gen patrinial isterinya, tetapi si menantu laki-laki (orang asing ataupun warga persekutuan hukum) dii<inkan masuk tanpa suatu pembayaran jujur.
persekutuan hukum) dii<inkan masuk tanpa suatu pembayaran jujur. Per
Perkawikawinan nan ini ini di di amampung pung disdisebut ebut perperkawkawinainan n nyenyentantane ne dan dan yanyang g berberkuakuasasa menja
menjadi di kepala rumah tangga adalah isteri, oleh kepala rumah tangga adalah isteri, oleh karena itu suami berkedudukan sebagaikarena itu suami berkedudukan sebagai perempuan yang masuk kerabat isteri.
perempuan yang masuk kerabat isteri.
'.
'. PerPerkawikawinan Senan Semenmenda Padda Pada Ma"a Ma"arakarakat Matat Matrinirinialal
Perkawinan Semenda adalah bentuk perkawinan tanpa membayar jujur dari pihak Perkawinan Semenda adalah bentuk perkawinan tanpa membayar jujur dari pihak lak
laki-li-laki kepada pihaaki kepada pihak k perperempempuan. uan. !al!alam perkawam perkawinainan n ini lakiini laki-la-laki ki titingganggal l daldalamam keluarganya sendiri, akan tetapi dapat bergaul dengan keluarga isterinya sebagai urang keluarganya sendiri, akan tetapi dapat bergaul dengan keluarga isterinya sebagai urang semendo ("inangkabau) atau aangetrouude.
semendo ("inangkabau) atau aangetrouude.##
8amun
8amun perkawinan perkawinan semendo semendo dalam dalam arti arti sebenarnya sebenarnya adalah adalah perkawinan perkawinan dimanadimana suami setelah perkawinan menetap dan berkedudukan di pihak istri dan melepaskan hak suami setelah perkawinan menetap dan berkedudukan di pihak istri dan melepaskan hak dan kedudukannya dari pihak kerabatnya sendiri. Perkawinan ini disebut juga dengan dan kedudukannya dari pihak kerabatnya sendiri. Perkawinan ini disebut juga dengan bentuk perkawinan
bentuk perkawinan yang bertujuan yang bertujuan untuk secara untuk secara konsekuen konsekuen melanjutkan keturunan melanjutkan keturunan pihak pihak ibu.
ibu.
alaupun tidak ada pembayaran jujur, namun pihak laki-laki harus memenuhi alaupun tidak ada pembayaran jujur, namun pihak laki-laki harus memenuhi permintaan
permintaan uang uang atau atau barang barang dari dari pihak pihak perempuan. perempuan. 2entuk 2entuk perkawinan perkawinan semendo semendo iniini dianut oleh masyarakat matrinial yang bertujuan untuk melanutkan keturunan pihak ibu, dianut oleh masyarakat matrinial yang bertujuan untuk melanutkan keturunan pihak ibu,
10 10
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #.
11 11
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #0. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #0.
12 12
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #1 &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #1
sep
seperterti i di di "in"inangkangkabaabau. u. !an !an berberlaklaku u juga juga di di daedaerah rah yanyang g sussusunan unan kekekekerabrabataatannynnyaa alt
alternernereerend nd ataatau u berberalialih h menmenuruurut t perperkawkawinainan n oraorang ng tuatua, , sepseperterti i di di 3ej3ejang ang ebebong,ong, 2engkulu.
2engkulu.
2entuk perkawinan semendo dibagi menjadi dua, yaitu* 2entuk perkawinan semendo dibagi menjadi dua, yaitu*
a.
a. PerPerkawikawinan Snan Semeemenda Snda Seageagai Suai Suatu atu e&are&aru"au"ann
Per
Perkawikawinan nan ini ini mermerupakupakan an kawkawin in semsemendendo o yanyang g didijaljalankankan an pada pada masmasyaryarakatakat matrineal. Perkawinan semenda ini ditemui dalam masyarakat "inangkabau.
matrineal. Perkawinan semenda ini ditemui dalam masyarakat "inangkabau.
!alam perkembangan semenda yang merupakan keharusan dalam tiga bentuk. !alam perkembangan semenda yang merupakan keharusan dalam tiga bentuk. Pertama perkawinan semendo bertandang. Pada tingkat perkembangan jenis ini suami Pertama perkawinan semendo bertandang. Pada tingkat perkembangan jenis ini suami isteri tidak bertempat tinggal dalam rumah yang sama. %edua, kawin semendo menetap. isteri tidak bertempat tinggal dalam rumah yang sama. %edua, kawin semendo menetap. Pada
Pada tintingkat gkat perperkemkembangbangannyannya, a, makmaka a suasuami mi ististri ri pada pada jenijenis s ini ini sudsudah ah hidhidup up secsecaraara bersama
bersama menetap menetap dalam dalam satu satu rumah, rumah, yaitu yaitu dalam dalam rumah rumah istrinya. istrinya. !alam !alam sudut sudut pandangpandang antro
antropologipologi, , bila terjadi perkawinan suami bila terjadi perkawinan suami bertembertempat pat tinggtinggal al dalam lingkungan istri,dalam lingkungan istri, maka hal itu disebut matrilokal. %etiga, kawin semendo bebas. 2entuk ini merupakan maka hal itu disebut matrilokal. %etiga, kawin semendo bebas. 2entuk ini merupakan sua
suatu tu keadkeadaan aan dimdimana ana padpada a tintingkat gkat perperkemkembangbangannyannya, a, keskesatuatuan an suasuami mi isistri tri sudsudahah merupakan satu kesatuan rumah tangga yang berdiri dalam arti ekonomi, yaitu bebas dari merupakan satu kesatuan rumah tangga yang berdiri dalam arti ekonomi, yaitu bebas dari harta pusaka.
harta pusaka.
.
. PerPerkawikawinan Semendnan Semenda a SeSeagai Peniagai Penim*anm*angan +egan +er&ar&ada* da* e&e&aruaru"an"an ,ang +erda*at Pada Ma"arakat nilateral ea*akan Patrinial ,ang +erda*at Pada Ma"arakat nilateral ea*akan Patrinial
Perkawi
Perkawinan nan masymasyarakat arakat patripatrineal neal seharuseharusnya snya perkawperkawinan inan itu itu dijaldijalankan ankan secarasecara ka
kawiwin n jujujujur, r, yayaititu u sesebabagai gai benbentutuk k peperkrkawawininan an ununtutuk k memelalanjunjutktkan an pipihahak k lalakiki-l-lakakii (bapak).
(bapak).00
!alam masyarakat patrineal kemungkinan terdapat keluarga atau rumah tangga !alam masyarakat patrineal kemungkinan terdapat keluarga atau rumah tangga yang tidak
yang tidak mempunymempunyai ai anak laki-lakianak laki-laki. . %arena itu %arena itu pada kesatuan-kpada kesatuan-kesatuesatuan an rumah tanggarumah tangga yang tidak mempunyai anak laki-laki garis keturunannya akan terputus dan kesatuan yang tidak mempunyai anak laki-laki garis keturunannya akan terputus dan kesatuan rumah tangga yang bersangkutan akan menjadi panah. Punahnya suatu keturunan adalah rumah tangga yang bersangkutan akan menjadi panah. Punahnya suatu keturunan adalah ke
keadaadaan an yayang ng titidak dak didikekehehendandakiki. . %a%arerena na ititu u harharus us didilalakukkukan an ususahaha-a-ususahaha a untuntuk uk mencegah kemungkinan punahnya keturuan.
mencegah kemungkinan punahnya keturuan. /ara-cara yang dapat ditempuh adalah* /ara-cara yang dapat ditempuh adalah*11
()
() aki-laki-laki yang bersangkaki yang bersangkutan kawin lagi (polyutan kawin lagi (polygami).gami). (#)
(#) "elaku"elakukan adopsi (kan adopsi (pengangpengangkatan anak)katan anak).. ()
() Salah seorang darSalah seorang dari anak peremi anak perempuan dikawinkan menurut puan dikawinkan menurut cara kawin scara kawin semendo.emendo.
13 13
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #5. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #5.
14 14
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #9. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #9.
15 15
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #:. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. #:.
2entuk kawin semendo sebagai penyimpangan terhadap keharusan menjalankan 2entuk kawin semendo sebagai penyimpangan terhadap keharusan menjalankan perkawinan jujur.
perkawinan jujur.
.
. PerPerkawikawinan nan Pada Pada Ma"Ma"araarakat kat BilBilaterateralal
Pada
Pada masymasyarakat bilateraarakat bilateral, l, maka perkawinan melanjutmaka perkawinan melanjutkan kan keturketurunan unan baik daribaik dari pihak
pihak bapak bapak maupun maupun pihak pihak ibu. ibu. Pada Pada masyarakat masyarakat bilateral bilateral ini ini tidak tidak dikenal dikenal persoalanpersoalan tentang eksogami ataupun endogami. %arena itu pula Pada masyarakat bilateral, pada tentang eksogami ataupun endogami. %arena itu pula Pada masyarakat bilateral, pada dasarnya orang bebas untuk kawin dengan siapa saja, yang menjadi halangan hanyalah dasarnya orang bebas untuk kawin dengan siapa saja, yang menjadi halangan hanyalah ketentuan yang timbul oleh kaidah-kaidah sisilah agama.
ketentuan yang timbul oleh kaidah-kaidah sisilah agama.55
adi larangan-larangan perkawinan itu lebih disebabkan oleh keyakinan sendiri, adi larangan-larangan perkawinan itu lebih disebabkan oleh keyakinan sendiri, dari pada penetapan dari luar dirinya sendiri. Pada dasarnya perkawinan yang dilarang dari pada penetapan dari luar dirinya sendiri. Pada dasarnya perkawinan yang dilarang aalah perkawinan antara orang-orang yang mempunyai hubungan dekat.
aalah perkawinan antara orang-orang yang mempunyai hubungan dekat. %et
%etententuan uan tententantang g hubhubungaungan n dekadekat t ditditententukan ukan oleoleh h silsilsilsilah ah agaagama. ma. "en"enuruurutt hukum Islam yang dimaksud adalah hubungan darah, hubungan ipar, hubungan sesusuan. hukum Islam yang dimaksud adalah hubungan darah, hubungan ipar, hubungan sesusuan. ad
adi i menmenuruurut t hukuhukum m IsIslam lam perperkawkawinainan n antantara ara oraorang ng tua tua dan dan anaanak k sausaudardara-sa-saudaudaraara kandung atau sepersusuan atau perkawinan e4iraat adalah dilarang.
kandung atau sepersusuan atau perkawinan e4iraat adalah dilarang.
Pada masyarakat ke ibu-bapaan tidak ada keharusan untuk eksogami maupun Pada masyarakat ke ibu-bapaan tidak ada keharusan untuk eksogami maupun endo
endogamgami. i. &&apapi i bebbeberaerapa pa daerdaerah ah diadianurnurkan kan untuntuk uk kawkawin in secsecara ara endendogamogami i sepseperterti i didi %alimanta pada orang dayak. &ujuannya adalah*
%alimanta pada orang dayak. &ujuannya adalah*
()
() "empe"empererat hubungrerat hubungan intern kelan intern keluargauarga.. (#)
(#) "enjag"enjaga supaya tidak ada kekayaan yang jatuh keluar lina supaya tidak ada kekayaan yang jatuh keluar lingkungan warigkungan warisan.san. Pada masyarakat 2ilateral tidak dikenal jujur, tetapi kadang-kadang pihak Pada masyarakat 2ilateral tidak dikenal jujur, tetapi kadang-kadang pihak laki-lak
laki i juga juga memmemberberikaikan n barbarang ang ataataupun upun uang uang khuskhusus us kepkepada ada pihpihak ak perperempempuan uan secsecaraara pribadi.
pribadi. "isalnya* jinamee "isalnya* jinamee di 'ceh di 'ceh dan dan sunrang sunrang di Sdi Sulawesi Selatan. ulawesi Selatan. !alam masyarakat!alam masyarakat awa pemberian ini disebut pitukan, yaitu sokongan biaya perkawinan pihak laki-laki awa pemberian ini disebut pitukan, yaitu sokongan biaya perkawinan pihak laki-laki kepada pihak perempuan yang terkadang disamakan dengan mas kawin (mahar) dalam kepada pihak perempuan yang terkadang disamakan dengan mas kawin (mahar) dalam hukum Islam. Pemberian perkawinan ini kadang-kadang merupakan sahnya perkawinan. hukum Islam. Pemberian perkawinan ini kadang-kadang merupakan sahnya perkawinan. 'pabila putus, di beberapa daerah pitukan ini harus dikembalikan.
'pabila putus, di beberapa daerah pitukan ini harus dikembalikan.
16 16
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. . &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. .
17 17
&rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. 0. &rianto, Perkawinan 'dat ulugiri Suku &engger, $. 0.