• Tidak ada hasil yang ditemukan

Morfologi Eritrosit Pada Sediaan Apus Darah Tepi (SADT) Sampel Dengan Hasil Pemeriksaan One Tube Osmotic Fragility Test (Otoft) Positif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Morfologi Eritrosit Pada Sediaan Apus Darah Tepi (SADT) Sampel Dengan Hasil Pemeriksaan One Tube Osmotic Fragility Test (Otoft) Positif"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  4.1  Hasil  Pemeriksaan  One  Tube  Osmotic  Fragility  Test  dan  Pembacaan Sediaan Apus Darah Tepi oleh Ahli Pertama
Tabel  4.2  Hasil  Pemeriksaan  One  Tube  Osmotic  Fragility  Test  dan  Pembacaan Sediaan Apus Darah Tepi oleh Ahli Kedua

Referensi

Dokumen terkait

Pengamatan morfologi eritrosit dalam pemeriksaan sediaan apus darah tepi yang dilakukan identifikasi pada mikroskop tidak selalu menghasilkan interpretasi baik atau normal, namun

Metoda penelitian dengan pengambilan sampel acak sederhana, sampel yang diambil darah kapiler dan pembuatan sediaan apus darah yang diperiksa dengan mikoskop sedangkan

Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hasil perhitungan nilai rata-rata eritrosit metode flow cytometri dengan gambaran populasi eritrosit pada SADT.. Penelitian ini

Adapun batas waktu penyimpanan pada suhu kamar waktu maksimum yang diijinkan pada sediaan apus darah tepi adalah kurang dari satu jam (Gandasoebrata, 2005). Guna

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi morfologi eritrosit yaitu lamanya penyimpanan sampel, penundaan waktu pemeriksaan sampel darah dengan antikoagulan K3EDTA

Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil gambaran apusan darah tepi pada ibu hamil pada pemeriksaan morfologi eritrosit dengan menggunakan 30 sampel ibu

KESIMPULAN DAN SARAN Ekstrak betasianin dari umbi bit yang digunakan untuk mewarnai sediaan apusan darah tepi menunjukkan bahwa eritrosit dapat teridentifikasi dengan menghasilkan

Perbandingan hasil pemeriksaan hematologi jumlah eritrosit pada sampel darah pasien talasemia dengan antikoagulan K2EDTA segera dan setelah ditunda 4 jam post