• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan KKN Kelompok 2050.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Laporan KKN Kelompok 2050."

Copied!
83
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian langsung kepada masyarakat. Pengabdian merupakan suatu wujud kristalisasi dan integralisasi dari ilmu yang tertuang secara teoritis di bangku kuliah untuk diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dan dikembangkan dalam kehidupan masyarakat luas.

KKN bagi mahasiswa diharapkan dapat menjadi suatu pengalaman belajar yang baru untuk menambah pengetahuan, kemampuan, dan kesadaran hidup bermasyarakat. Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan motivasi, inspirasi dan inovasi dalam bidang sosial kemasyarakatan. Hal ini selaras dengan fungsi perguruan tinggi sebagai jembatan (komunikasi) dalam proses pembangunan dan penerapan IPTEK pada khususnya.

(2)

masyarakat dalam mengembangkan kemampuannya, mengharapkan mahasiswa sudah mampu menghadapi tantangan globalisasi saat ini.

Kuliah Kerja Nyata mempunyai empat kelompok sasaran, yaitu mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Untuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata memiliki tugas atau tanggung jawab untuk membina mahasiswa agar menjadi motivator, inspirator, dan inovator. Sasaran bagi masyarakat dan pemerintah daerah adalah untuk memperoleh bantuan pemikiran, tenaga, serta IPTEK dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan.

B. ANALISIS SITUASI

Dusun Wonoroto merupakan salah satu dusun di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun Wonoroto berbatasan langsung dengan dusun-dusun lain di sekitarnya, yaitu sebelah utara dengan Dusun Demangan , sebelah selatan dengan pantai Pandansari, sebelah barat dengan Dusun Patihan dan sebelah timur dengan Desa Srigading.

Mayoritas penduduk Dusun Wonoroto berprofesi sebagai petani dan buruh tani. Produk-produk pertanian yang mereka hasilkan berupa ubi ungu, ketela pohon, dan pisang. Masyarakat memiliki berbagai usaha rumah tangga untuk menunjang kebutuhan perekonomian mereka, salah satunya adalah dengan mengolah bahan baku ubi ungu menjadi beberapa jenis panganan atau bahan pokok. Misalnya dengan memproduksi tepung ubi ungu dan pembuatan peyek kedelai hitam.

(3)

Dusun Wonoroto merupakan salah satu dusun di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan batas – batas wilayah sebagai berikut :

Sebelah Utara : Dusun Demangan Sebelah Selatan : Pantai Pandansari Sebelah Barat : Dusun Patihan Sebelah Timur : Desa Srigading

2. Kependudukan

Dusun Wonoroto terdiri dari empat RT dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 146 kepala keluarga. Adapun rincian jumlah KK per RT adalah; 39 KK di RT 01, 38 KK di RT 02, 30 KK di RT 03, dan 41 KK di RT 04. Terdapat 87 pasang suami istri usia subur yang terdata menggunakan alat kontrasepsi KB, dengan rincian sebanyak 22 pasangan di RT 01, 19 pasangan di RT 02, 16 pasangan di RT 03, dan 30 pasangan di RT 04.

3. Aksesibilitas

Dusun Wonoroto berjarak +- 30 KM dari Kota Yogyakarta. Jalan menuju dusun ini sudah teraspal dengan baik sehingga aksesnya mudah dilewati. Untuk dapat mencapai tempat ini, bisa dituju dari berbagai arah, yaitu dari Jalan Samas (pertigaan Kelurahan Srigading) dan Jalan Samas (perempatan Jembatan Merah). Tidak ada transportasi umum yang melewati Dusun Wonoroto, sehingga hanya bisa diakses menggunakan kendaraan pibadi. Sedangkan kondisi jalan di wilayah Dusun Wonoroto berupa jalan aspal untuk jalan utama, cor dan setapak untuk jalan kecil.

4. Kondisi Alam dan Potensi Fisik

Dusun Wonoroto merupakan salah satu dusun yang terletak di daerah pesisir pantai di selatan Yogyakarta yang memiliki letak geografis 7o59’2”S 110o15’15”T. Walaupun jumlah penduduknya cukup banyak,

(4)

5. Kondisi Perekonomian

Mayoritas penduduk Dusun Wonoroto berprofesi sebagai petani dan buruh tani. Sedangkan sebagian kecil berprofesi sebagai buruh bangunan dan pedagang makanan. Ada juga penduduk yang berprofesi sebagai PNS, namun dalam jumlah yang sangat terbatas. Oleh karena itu, dapat dikatakan kondisi perekonomian Dusun Wonoroto tergolong menengah ke bawah.

6. Kondisi Sosial Masyarakat a. Agama

Seluruh penduduk Dusun Wonoroto beragama islam. Terdapat kegiatan TPA dan pengajian ibu-ibu di masjid Nurul Huda Wonoroto yang terdapat di RT 01. Setiap hari diadakan sholat lima waktu berjamaah, dan setelah solat magrib diadakan kegiatan TPA bagi anak-anak. Saat bulan Ramadhan, terdapat kegiatan TPA dan buka bersama, sekaligus tausyiyah sebelum berbuka.

b. Pendidikan

Dusun Wonoroto belum memliki sarana pendidikan seperti PAUD, SD, SMP, maupun SMA. Di dusun Wonoroto terdapat banyak anak usia sekolah, dimulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA sampai dengan pendidikan tinggi. Namun di wilayah tersebut masih kurang yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Setelah lulus SMP/SMA, mereka lebih memilih untuk bekerja daripada melanjutkan pendidikan.

c. Kesehatan

Tidak terdapat sarana kesehatan di Dusun Wonoroto, namun setiap satu bulan sekali pada tanggal 22 diadakan posyandu (pos pelayanan terpadu), dan cek kesehatan bagi para lansia di balai dusun.

d. Kesenian

(5)

e. Organisasi Pemuda

Dusun Wonoroto memiliki organisasi pemuda aktif yaitu kumpulan pemuda “Mudi Karya” yang secara rutin mengadakan pertemuan dan rapat satu kali seminggu, dan seringkali mengadakan event-event atau kegiatan yang dapat memajukan dusun. Kelompok pemuda bertanggung jawab dalam hal pengelolaan listrik, kesenian, dan event-event tingkat dusun.

f. Kondisi Pemerintahan dan Kelembagaan (Aparatur Dusun)

Pemerintahan Dusun Wonoroto berjalan lancar karena perangkat dusun yang sudah terorganisir dengan baik. Dusun Wonoroto diketuai oleh dukuh Dwiyanto yang membawahi 4 RT. Berikut ini adalah daftar nama ketua RT di Dusun Wonoroto:

1) RT 01 : Wahadi 2) RT 02 : Suharjiyo 3) RT 03 : Budi Sunaryo 4) RT 04 : Widodo

Selain itu, pemerintahan dusun Wonoroto juga dibantu oleh POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) dengan susunan sebagai berikut :

a. Ketua

1. Rohjiyanto 2. Ngadiyo b. Sekretaris

1. Syaifudin 2. Sulistyo c. Bendahara

1. Sukijo 2. Bangkit Munandar d. Pendamping

1. Djaiman 2. Dwiyanto 3. H.Basuki 4. Siswo Diharjo

5. Rp. Trie Indro Koesoemo

(6)

No Nama Program Deskripsi PJ desa wisata ini bertujuan untuk memudahkan para wisatawan yang akan berkunjung ke dusun Wonoroto petujuk wisata dan selamat datang bertujuan untuk memudahkan wisatawan yang akan menuju lokasi wisata di dusun Wonoroto.

Moh. Simbar Puspoaji

3. Bersih Pantai dan Penyediaan Tempat Samph

Pengadaan kegiatan bersih pantai dan penyediaan tempat sampah bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan pantai Pndan Sari di dusun Wonoroto. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya rekondisi pantai

(7)

yang selama ini dan menuju rumah Kepala Dusun Wonoroto

4. Kerja Bakti Lingkungan

Kegiatan kerja bakti lingkungan ini sampah disetiap RT di Wonoroto.

Danang Wahyudi

6. Penerangan Jalan

Pengadaan lampu penerangan jalan di Dusun Wonoroto, khususnya ditempat-tempat yang menjadi jalan utama namun masih belum ada penerangan jalan

(8)

2. Program Non Fisik

No Nama Program Deskripsi PJ

1. Lokakarya

Pengenalan anggota KKN dan pemaparan kegiatan selama satu bulan KKN.

Lulut Putri H

(9)

untuk mensosialisasikan program kerja KKN dengan warga dusun Wonoroto sekaligus perkenalan dengan mahasiswa KKN 2050 UNY 2015

3. Pengadaan Lomba-Lomba Ramadhan

Pengadaan lomba-lomba seperti lomba adzan, hafalan surat pendek, mewarnai, dan cerdas cermat

RR. Evi Widyoningsih

4. Buka Bersama Peserta TPA

Acara buka bersama peserta TPA untuk membangun silaturahmi

Didik Ma’arif

5.

Penyuluhan tentang Pergaulan Bebas dan Narkoba

Sosialisasi ini sebagai tindak lanjut karena di Dusun Wonoroto marak sekali terjadi pernikahan dini dan berakibat dengan adanya

perceraian dengan usia pernikahan yang masih muda

8. Senam Bersama Melakukan senam bersama ibu-ibu dusun

(10)

Wonoroto

9. Penyuluhan Inovasi Pangan

Memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang inovasi pangan terutama makanan yang berbahan dasar ubi ungu

Kartika Dewi Purnama

10. Penyuluhan Program Keluarga Berencana

Memberikan penyuluhan tentang program

Keluarga Berencana

Choerul Anna

11. Perbaikan Tanda Jalur Evakuasi

Kegiatan perbaikan tanda jalur evakuasi bertujuan untuk

memperbaiki tanda jalur-jalur evakuasi yang telah rusak.

Krispinus Putra

Tripujartanto

12. Program Pengolahan Barang Bekas

Program pengolahan barang bekas bertujuan untuk mengubah barang yang sudah tidak

terpakai menjadi barang yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis yang nantinya akan dijadikan sebagai produk

cenderamata khas dari dusun Wonoroto.

Arum Puspa Utami

13. Cek Kesehatan Gratis

Pengadaan cek kesehatan gratis

bertujuan sebagai upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di dusun Wonoroto.

(11)

14. Malam Puncak

Kegiatan malam puncak bertujuan sebagai wadah silahturahmi dan hiburan bagi warga dusun Wonoroto.

Alvian Nur Huda

3. Program Tambahan

No Nama Program Deskripsi PJ

1. Briefing

Melakukan briefing sebelum diadakan kegiatan pada hari itu yang bertujuan untuk membekali dan mempersiapkan kegiatan tersebut

Alvian Nur Huda

2. Evaluasi Mengulas kegiatan yang telah

dilaksanakan untuk

(12)

melihat dan stand kelompok ubi ungu dalam Bantul Expo pentas seni, dan ditutup dengan buka bersama para desa dengan warga dusun Wonoroto

Rr. Evi Widyoningsih

4. Program Insidental

No Nama Program Deskripsi PJ

1. beberapa tokoh desa u tuk berdiskusi tentang suatu hal

Krispinus Putra Tripujartanto

2. Sholat Idul Fitri Membantu persiapan

(13)

BAB II

PELAKSANAAN PROGRAM DAN PEMBAHASAN

A. Pelaksanaan Program

Kuliah Kerja Nyata merupakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar hidup bermasyarakat dan menerapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan. Hal tersebut bermaksud untuk membuat mahasiswa dapat menghadapi dunia kerja setelah lulus dari perguruan tinggi. KKN mengajarkan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuannya saat terjun langsung ke masyarakat dengan pemikiran yang kritis.

(14)

pengabdiannya kepada masyarakat. Program ini terbagi atas program kelompok dan program individu.

Program individu terbagi menjadi dua jenis, yaitu program utama dan program penunjang. Program utama adalah program yang dilaksanakan sesuai dengan kompetensi pelaksana, sedangkan program penunjang adalah program yang dilaksanakan untuk membantu program utama anggota lainnya. Sedangkan program incidental adalah program yang tidak tercantum dalam matriks dan merupakan program yang berkaitan dengan kegiatan partisipasi mahasiswa KKN di masyarakat.

(15)

B. Pembahasan Pelaksanaan Program a. Program Fisik

1) Pembuatan Denah Desa Wisata Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Pembuatan denah desa wisata bertujuan untuk memberikan informasi tentang gambaran desa Gadingsari yang berisikan: jalan, masjid, dan objek wisata. Selain itu pembuatan denah ini dapat memudahkan aksesibilitas menuju tempat wisata di desa Gadingsari serta sebagai sarana pelengkap administrasi desa.

Manfaat 1. Membantu masyarakat mengetahui denah desa Gadingsari serta menemukan tempat-tempat umum.

(16)

tempat wisata di desa Gadingsari. 3. Melengkapi administrasi desa. Sasaran Masyarakat umum

Rencana 14 jam Pelaksanaa

n 2 jam

Waktu

1 Juli 2015 (2 jam) Rp. 120.000 2 Juli 2015 (4 jam) Rp. 120.000 4 juli 2015 (0,5 jam)Rp. 60.000 11 juli 2015 (3,5 jam)Rp. 20.000 Tempat Desa Gadingsari

Anggaran Dana

Dana kegiatan Rp.0 + Dana insentif pelaksana Rp. 320.000 = Rp.320.000

Sumber

Dana Mahasiswa KKN Peserta Anggota KKN

Peran mahasiswa

Menelusuri desa Gadingsari dan mencatat tempat-tempat penting, membuat desain denah, dan memasang denah di tempat strategis.

Peran masyarakat

Membantu memberikan informasi tentang letak geografis dan tempat-tempat penting di desa Gadingsari.

Acara/ Kegiatan

1. Menelusuri desa Gadingsari untuk menemukan tempat-tepat umum dan menggambar jalan. 2. Membuat desain denah

3. Membuat pemetaan ke seluruh desa

4. Mengumpulkan hasil pemetaan ke koordinator untuk digabung dalam satu gaambar.

5. Mencetak denah dalam bentuk banner 6. Memasang banner denah di tempat strategis

Kendala

1. Menentukan skala peta yang dibuat 2. Kesulitan menentukan batas desa

(17)

2. Mencari informasi di kantor kelurahan 3. Bertanya pada warga sekitar

4. Memasang ke tempat yang dirasa membutuhkan dalam hal ini balai dusun. Hasil Tersedianya denah desa Gadingsari di balai dusun Koordinator

kegiatan Puspa Pertiwi Karestu Gusti

2) Pembuatan Papan Petunjuk Wisata Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

1. Reservasi nama plang wisata pantai Pandansari

2. Memberikan penunjuk arah wisata yang berada di sekitar desa Gadingsari (pantai Goa Cemara, pantai Kuwaru, dan pantai Pandansari)

Manfaat

1. Papan nama pantai Pandansari menjadi lebih bagus sehingga dapat dibaca oleh pengunjung dan masyarakat

2. Dapat digunakan sebagai papan petunjuk arah tempat wisata yang berada di sekitar desa Gadingsari bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke objek wisata

3. Semakin banyak wisatawan yang dating ke pantai di desa Gadingsari sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga.

Sasaran Warga desa dan wisatawan Rencana 18 jam

Pelaksanaa n

(18)

Waktu Pelaksanaa n

1 Juli 2015 (2 jam)Rp.60.000 6 Juli 2015 (2 jam) Rp.60.000 7 Juli 2015 (4 jam) Rp.120.000 8 Juli 2015 (3 jam) Rp.60.000 9 Juli 2015 (3 jam) Rp.60.000 10 Juli 2015 (3 jam) Rp.60.000 12 Juli 2015 (2 jam) Rp.60.000 13 Juli 2015 (1 jam) Rp.60.000 14 Juli 2015 (3 jam) Rp.60.000 22 Juli 2015 (4 jam) Rp.120.000

Tempat Balai dusun Wonoroto dan rumah salah satu

Dana Mahasiswa KKN Peserta Anggota KKN

Peran mahasiswa

Memperbaiki dan membuat plang petunjuk wisata yang dirasa perlu ditempatkan di dusun Wonoroto.

1. Mengecek plang petunjuk wisata yang masih layak lalu menyiapkan alat untuk membuat plang serta membeli bahan-bahan yang dibutuhkan

2. Mengecat dasaran papan pantai Pandansari menggunakan cat warna putih

3. Setelah hasil cat kering, membuat tulisan pantai Pandansari menggunakan huruf abjad dan aksara jawa, menggunting, dan menempelkan double tip.

(19)

menggunakan cat berwarna hitam.

5. Mempersiapkan alat dan bahan untuk pembuatan papan petunjuk wisata dengan ukuran 1,5x1 m.

6. Membuat dan menggunting tulisan untuk ditempelkan pada papan petunjuk wisata. 7. Mengecat dan mengebor plang untuk

memasang tiang.

8. Mengecat plang tiga arah dengan cat scorlate, mencari dan memotong bamboo untuk tiang penyangga, menempelkan perekat (double tip) pada tulisan yang akan ditempelkan, dilanjutkan dengan menempelkannya pada papan petunjuk wisata.

9. Mengamplas dan mengecat ulang papan petunjuk wisata.

10. Mencari cat yang sesuai untuk plang, dan mengecat plang dengan cat semprot.

11. Pemasangan plang di tempat yang telah ditentukan sebelumnya

Kendala

1. Kesulitan menemukan cat yang sesuai. 2. Kesulitan menemukan tempat yang strategis

untuk pemasangan plang. 3. Minimnya dana yang tersedia.

4. Peralatan yang terbatas, dan akses mencari peralatan yang jauh

5. Kurangnya jam

Solusi 1. Konsultasi dengan toko cat di Kota Jogja. 2. Pembaharuan tempat plang yang suda hada

sebelumnya.

(20)

4. Pergi ke rumah salah satu anggota KKN (Simbar) untuk meminjam alat.

5. Penambahan jam dilakukan 2 hari untuk menambah waktu pengerjaan plang.

Hasil

Papan nama pantai Pandansari dan papan arah objek wisata sudah jadi dengan desain dari anggota KKN dan dipasang pada tempat yang telah direncanakan sebelumnya.

Koor

kegiatan Moh. Simbar Puspoaji

3) Bersih Pantai dan Penyediaan Tempat Sampah Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Bersih pantai dan penyediaan tempat sampah bertujuan untuk membarsihkan sampah (ranting maupun plastic peninggalan wisatawan yang berkunjung) serta menyedikan tempat sampah di sekitar pantai di Wonoroto khususnya di pantai Pandansari agar terjaga kebersihannya

Manfaat

Pantai akan terjaga kebersihannya dan para wisatawan dapat menikmati keindahan pantai tanpa gangguan sampah

Sasaran Warga desa wonoroto dan wisatawan di pantai Pandansari

3 Juli 2015 (2,5 jam)Rp.120.000 +Rp.200.000 5 Juli 2015 (2 jam)Rp.120.000

Tempat

(21)

=Rp.440.000 Sumber

Dana Mahasiswa KKN

Peserta Mahasiswa KKN dan pemuda Peran

mahasiswa

Membersihkan daerah sepanjang pantai Pandansari

Peran

masyarakat Ikut menjaga kebersihan pantai Pandansari

Acara/ Kegiatan

1. Membersihkan sebagian pantai dengan cara memunguti dan menyapu sampah, sekaligus membakarnya, di area seluas 30x20 meter di pinggir dan sekitar pantai, serta memperbaiki papan nama pantai Pandansari.

2. Membersihkan pantai Pandansari bagian timur seluas 10x15 meter.

Kendala

1. Area pantai yang terlalu luas

2. Kurangnya kesadaran dan partisipasi warga akan kebersihan pantai

3. Berancana mengajukan sponsorship

4. Pelaksanaan di pindah karena bertabrakan dengan acara dusun

Hasil

Bersih pantai telah terlaksana sebanyak 2 kali, namun pengadaan tempat sampah tidak terlaksana

Koordinato

(22)

4) Kerja Bakti Lingkungan Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

1. Membersihkan lingkungan di dusun wonoroto, baik di RT 1, 2, 3, dan 4

2. Mempererat tali silaturohmi antara warga dan mahasiswa KKN

Manfaat

Terciptanya lingkungan yang bersih di dusun Wonoroto serta menjalin hubungan yang baik dengan warga sekitar

Sasaran Masyarakat dusun wonoroto Rencana 10 jam

Pelaksanaa

n 11,5 jam

Waktu Pelaksanaa n

10 Juli 2015 (2 jam)Rp.60.000 11 Juli 2015 (1,5 jam)Rp.60.000 12 Juli 2015 (3 jam)Rp.120.000 13 Juli 2015 (3 jam)Rp.120.000 19 Juli 2015 (2 jam)Rp.60.000

Tempat Masjid Nurul Huda, RT 04, dan balai dusun Wonoroto

Anggaran Dana

Dana kegiatan Rp. 0 + Dana Insentif Pelaksana Rp.420.000

=Rp.420.000 Sumber

Dana Mahasiswa KKN

(23)

mahasiswa lingkungan sekitar dusun Wonoroto Peran

masyarakat

Turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kerja bakti lingkungan

Acara/ Kegiatan

1. Membantu warga mengecor jalan di RT 4 2. Membereskan masjid seperti menyapu,

mengepel, ngelap kaca dan membersihkan sarang labalaba di tiang dan ternit

3. Membersihkan balai dusun dengan menyapu dan mengepel lantai.

Kendala Waktu yang berbeda dengan kegiatan desa

Solusi

Mengikuti jadwal rutin bersama dusun Wonoroto di masing-masing RT dan kegiatan kerjabakti yang dirasa perlu.

Hasil

1. Mengecor jalan sepanjang 100m

2. Membersihkan masjid untuk persiapan solad id 3. Membersihkan balai dusun sebagai pusat

kegiatan KKN

Koordinator

(24)

5) Pengolahan Sampah Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Program pengolahan sampah bertujuan untuk melakukan pengolahan terhadap sampah di dusun Wonoroto agar dapat di manfaatkan sesuai dengan jenis sampah

Manfaat Sampah dapat terorganisir dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya

(25)

pengolahan sampah yang telah diadakan sebelumnya terkesan kurang berhasil. Selain itu, masyarakat lebih sering membakar sampah langsung tanpa diolah terlebih dahulu.

Solusi Menghapus/tidak melaksanakan program tersebut. Hasil

Pembahasan -Koordinator

kegiatan Danang Wahyudi

6) Penerangan Jalan Deskripsi

Kegiatan Keterangan

(26)

dusun Wonoroto dapat tercukupi penerangannya

Manfaat

Warga dapat merasakan penerangan di daerah tempat tinggalnya, serta membantu instalasi listrik yang berhubungan dengan lampu

Sasaran Dusun Wonoroto Rencana 16 jam

Pelaksanaan 4 jam

Waktu Pelaksanaan

1 Juli 2015 (2 jam)Rp.60.000 3 Juli 2015 (2 jam)Rp.60.000 20 Juli 2015 (3 jam)Rp.120.000 23 Juli 2015 (1 jam)Rp.60.000 Tempat Dusun Wonoroto Peserta Mahasiswa KKN

Peran mahasiswa

Mengadakan observasi penerangan jalan dan menentukan letak-letak strategis untuk pemasangan lampu

Peran masyarakat

Memberikan informasi mengenai letak-letak strategis pemasangan lampu

Acara/ Kegiatan

1. Menelusuri jalan-jalan di dusun Wonoroto untuk menentukan titik penerangan yang harus didahulukan

2. Memutuskan enam titik pemasangan dari RT 01 sampai 04

3. Memperbaiki instalasi listrik di balai dusun 4. Pemasangan lampu di balai dusun

Kendala

1. Minimnya anggaran 2. Tenaga ahli yang terbatas

3. Banyaknya titik lokasi yang perlu diberi penerangan

(27)

penerangan

2. Menambah waktu pengerjaan

3. Pemilihan titik lokasi secara lebih selektif 4. Menyanggupi dan melakukan instalasi listrik

selama dua hari

Hasil

Pengajuan proposal ke PLN, pelatihan pembuatan proposal, dan dua lampu telah terpasang di balai dusun

Koordinator

kegiatan Didik Maarif

b. Program Non-fisik 1) Lokakarya

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Mensosialisasikan matriks program kerja kepada seluruh warga dusun Wonoroto agar tercapainya kesepakatan sebelum mahasiswa melaksanakan KKN.

(28)

diketahui apa saja kebutuhan dan keinginan warga Sasaran Warga dan perangkat dusun Wonoroto

Rencana 4 jam

Melakukan sosialisasi mengenai program-program kerja yang akan dilaksanakan selama KKN.

Peran masyarakat

Ikut memberikan saran/masukan, serta berpartisipasi dalam pelaksanaan program kerja. Acara/ sangat padat, mengakibatkan kegiatan lokakarya terlaksana saat mahasiswa sudah berada di lokasi, sehingga beberapa kegiatan perlu disesuaikan kembali.

Solusi

Menyesuaikan program kerja yang telah ada di matriks dengan menambah/mengurangi program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hasil Matriks telah disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di dusun Wonoroto.

Koordinator

(29)

2) Pendampingan TPA

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Tujuan dari pendampingan TPA adalah sebagai pendamping qiro’ Al-Quran dan tarikh (cerita islami).

Manfaat

1. Takmir masjid dapat terbantu dalam mengajar santri

2. Santri dapat termotivasi untuk hadir di TPA. 3. Santri dapat memperoleh wawasan di bidang

akademik maupun non-akademik, khususnya dalam pengetahuan islam.

Sasaran Anak-anak di dusun Wonoroto yang berusia di bawah 14 tahun yang berjumlah sekitar 40 anak Rencana 14 jam

Pelaksanaa n

11,5 jam

(30)

pelaksanaa n

4 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 5 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 6 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 7 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 8 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 9 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 10 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 11 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 12 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 13 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 14 Juli 2015 (1 jam) Rp.80.000 Tempat Masjid Nurul Huda Wonoroto

Anggaran Dana

Dana kegiatan Rp. 0 + Dana Insentif Pelaksana Rp.960.000

=Rp. 960.000 Sumber

Dana Mahasiswa KKN

Peserta 40 orang anak, bapak dan ibu pendamping, serta masyarakat umum.

Peran

mahasiswa Menjadi pemateri setelah kegiatan membacaalqur’an Peran

masyarakat

Ikut berpartisipasi dan memberi dorongan kepada anak untuk datang TPA

Acara/ Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan sebagai berikut:

1. Perkenalan anggota KKN, dan membimbing anak mengaji sesuai tingkat kemampuan santri serta mengisi cerita tentang awalmula pinisilin dan air zam zam 2. Mendengarkan motivasi dan cerita islami

tentang kisah nabi Nuh dan mengajarkan tepuk semangat

(31)

5. Mengisi materi cerita tentang binatang yaitu , kancil dan buaya, kancil dan gajah, serta kancil naik haji

6. Mengisi materi cerita tantang nabi adam 7. Mengisi cerita tentang nabi yunus dan

pengumuman lomba ramadán

8. Mengisi materi cerita tentang kancil yang rajin dan gajah yang malas.

9. Mengisi materi cerita tentang nabi idris 10. Mengisi materi 3 cerita tentang nabi

sulaiman dan nabi isa

Evaluasi/ Hasil

Program pendampingan TPA sudah terlaksana dan mendapat antusias yang baik dari warga dusun Wonoroto.

Koordinato r kegiatan

Di

(32)

3) Lomba-Lomba Ramadhan

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Lomba-lomba ramadhan bertujuan untuk menguji kemampuan para santri yang berhubungan dengan agama dan pengetahuan umum, serta memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas.

Manfaat

Sebagai wadah santri untuk menguji kemampuannya di bidang fiqih, alam, nabi, adzan, iqomah, hafalan surat pendek, mewarnai, dan sosial.

Sasaran Anak-anak di dusun Wonoroto Rencana 7 jam

Pelaksanaa n

11 jam

Waktu Pelaksanaa n

9 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 10 Juli 2015 (4 jam) Rp.120.000 11 Juli 2015 (4 jam) Rp.120.000 14 Juli 2015 (1,5 jam) Rp.60.000 16 Juli 2015 (1 jam) Rp.60.000 Tempat Masjid Nurul Huda Wonoroto

Anggaran Dana

Dana kegiatan Rp. 238.000 + Dana Insentif Pelaksana Rp.320.000

(33)

Dana Mahasiswa KKN

Peserta Anak-anak di bawah usia 14 tahun Peran

mahasiswa Sebagai panitia penyelenggara lomba dan juriperlombaan Peran

masyarakat Pemuda ikut membantu untuk menjadi juriperlombaan

Acara/ Kegiatan

1. Membuat persiapan lomba ramadhan

2. Melakukan lomban memasukan pulpen kedalam botol, mewarnai gambar, dan cca sesi pertama

3. Melakukan lomba balap kelereng, adzan, ikomah, hafalan surat pendek, dan cca sesi akhir

4. Membungkus hadiah untuk lomba-lomba yang telah terlaksana

5. Memberikan hadiah lomba setelah kegiatan takbir keliling.

Kendala

1. Waktu pelaksnaan lomba bertabrakan dengan jadwal anak-anak mengambil seragam di sekolah mereka masing-masing

2. Keterlambatan peserta dalam menghadiri lomba

3. Peralatan yang kurang memadai

4. Hasil diskusi dengan pemuda dan takmir masjid yaitu untuk memajukan jadwal dikarenakan banyakkegiatan yang bertabrakan dengan kegiatan pemuda dan persiapan solat id, zakat dan takbir keliling

Solusi 1. Memberi kesempatan atas keterlambatan anak karena masih mengambil seragam di sekolah 2. Tetap menerima anak yang terlambat dan

(34)

3. Meminjam alat seperti mic ke masjid dan memanfaatkan serta menggunakan alat yang ada

4. Memajukan tanggal kegiatan lebih awal

Hasil

Kegiatan lomba ramadhan telah terlaksana dan mendapat antusias yang baik dari anak-anak dusun Wonoroto.

Koordinator

(35)

4) Buka Bersama Peserta TPA

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Kegiatan buka bersama peserta TPA bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara para santri, warga, dan mahasiswa KKN serta memberikan makanan untuk berbuka puasa

Manfaat Menguatkan tali silaturohmi dan memberikan makanan kepada orang yang menjalankan puasa Sasaran anak, warga, pemuda dan mahasiswa KKN Rencana 7 jam

4 Juli 2015 (0,5 jam)Rp.60.000 5 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 6 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 7 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 8 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 9 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 10 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 11 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 12 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 13 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 14 Juli 2015 (0,5 jam) Rp.60.000 Tempat Masjid Nurul Huda Wonoroto

Anggaran Dana

Dana kegiatan Rp. 0 + Dana Insentif Pelaksana Rp.660.000

=Rp.660.000 Sumber

Dana Mahasiswa KKN

(36)

mahasiswa makanan kepada warga Peran

masyarakat

Berpartisipasi dalam kegiatan dan untuk pemuda membantu membagikan makanan dan minuman

Acara/ Kegiatan

1. Menata dan membantu mebagikan makanan dan minuman kepada warga yang hadir 2. Memimpin do’a berbuka puasa dan do’a

sebelum makan Kendala

-Solusi

-Hasil

1. Anak- anak makan dengan tertib dan berdo’a sebelum makan

2. Mempererat keakraban dengan warga, adik-adik, dan masyarakat.

Koordinato r

Baiq Adelia Meilinda

5) Penyuluhan Pergaulan Bebas dan Narkoba

(37)

Kegiatan

Tujuan

Memberikan penyuluhan tentang pergaulan bebas dan

narkoba terhadap para pemuda di dusun Wonoroto

Manfaat

Peserta dapat mengetahui dampak negatif dari pergaulan bebas dan narkoba sehingga mereka terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan

Sasaran Pemuda dusun Wonoroto Rencana 2 jam

Peserta Mahasiswa KKN dan pemuda dusun Peran

mahasiswa

Menyediakan wadah informasi bagi pemuda tentang bahaya pergaulan bebas dan narkoba Peran kurang perlu untuk tetap dijalankan

Hasil -Koordinator

(38)

6) Pengumpulan Zakat Fitrah

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

(39)

terlaksana

Sasaran Masyarakat dusun Wonoroto Rencana 17 jam

Tempat Masjid Nurul Huda Wonoroto Anggaran

Peserta Mahasiswa KKN dan masyarakat dusun

Peran

masyarakat Sebagai penyalur zakat fitrah

Acara/ Kegiatan

Pembagian zakat fitrah kepada keluarga yang membutuhkan dan dianggap layak menerima, dengan pembagian tugas untuk masing-masing RT Kendala Jadwal tidak sesuai dengan matrik

Solusi

Jadwal yang digunakan untuk memutuskan pengumpulan zakat mengikuti kabar dari pemerintah tentang tanggal hari raya (Solat Idul Fitri) sehingga pelaksanaan menyesuaikan.

Koordinator

(40)

7) Halal Bihalal

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan Mempererat tali silaturrahmi antar warga dan mengenal warga lebih jauh.

Manfaat Terciptanya silaturrahmi yang baik antara KKN dengan warga dusun

Sasaran Masyarakat umum Rencana 3 jam

Pelaksanaa n

1 jam

Waktu Pelaksanaa n

(41)

25 juli 2015 (9 jam)

Tempat Masjid Nurul Huda dan rumah tokoh-tokoh masyarakat

Anggaran Dana

Dana Kegiatan Rp.0 + Dana Insentif Pelaksana Rp.60.000 =Rp.60.000

Sumber Dana

Mahasiswa KKN

Peserta Mahasiswa KKN dan masyarakat umum Peran

mahasiswa

Melakukan silaturrahmi dan halal bihalal dengan masyarakat dusun

Peran

masyarakat Sebagai peserta halan bihalal

Acara/ Kegiatan

Pelaksanaan halal bihalal dan silaturrahmi di masjid Nurul Huda dan rumah beberapa tokoh masyarakat, seperti Dukuh, Pengurus POKDARWIS, ketua RT, dll.

Kendala Jadwal pelaksanaan tidak sesuai dengan matrik

Solusi Kebiasaan masyarakat yang melakukan halalbilhahal setelah solat Id

Hasil Terselenggaranya halal bihalal dan silaturrahmi di dusun Wonoroto

Koordinato

(42)

8) Senam Bersama

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan 1. Mempererat tali silaturrahmi antar warga 2. Melakukan budaya hidup sehat

Manfaat Tali silaturrahmi terjalin dengan baik dan masyarakat dapat hidup dengan sehat

Sasaran Masyarakat umum Rencana 4 jam

Pelaksanaa n

3 jam

Waktu Pelaksanaa n

5 Juli 2015 (1,5 jam) Rp.170.000 12 Juli 2015 (1,5 jam)Rp.170.000

Tempat Balai dusun Wonoroto Anggaran

Dana

Dana Kegiatan Rp.0 + Dana Insentif Pelaksana Rp.320.000 = Rp.320.000

Sumber Dana

Mahasiswa KKN

Peserta Mahasiswa KKN dan ibu-ibu dusun Wonoroto Peran

mahasiswa

(43)

Peran masyarakat

Sebagai peserta senam bersama yang ikut berpartisipasi meramaikan acara

Acara/ Kegiatan

Mempersiapkan speaker dan musik untuk mengiringi senam, ikut senam bersama warga, serta membantu merapikan peralatan setelah selesai senam

Kendala -Solusi

-Hasil

Senam bersama telah dilaksanakan sebanyak dua kali dan mendapat antusias yang cukup baik dari ibu-ibu warga dusun Wonoroto

Koordinator

(44)

9) Lomba Masak

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Lomba masak bertujuan untuk melatih kemampuan dan kreatifitas ibu-ibu dalam mengolah suatu bahan makanan yang terbuat dari hasil bumi yang menjadi ciri khas daerah Wonoroto yaitu ubi ungu

Manfaat

Manfaat dari lomba masak adalah meningkatnya kreatifitas ibu-ibu di dusun Wonoroto untuk mengolah bahan makanan yang berbahan dasar ubi ungu

Sasaran Ibu-ibu warga dusun Wonoroto Rencana 6 jam

Pelaksanaa n

Tidak terlaksana

Waktu Pelaksanaa n

-Tempat -Anggaran Dana

-Sumber Dana

(45)

-Peran mahasiswa

-Peran masyarakat

-Acara/ Kegiatan

-Kendala

Acara ini kurang mendapat antusias dari ibu-ibu dikarenakan mereka telah mengetahui beberapa inovasi pangan berbahan dasar ubi ungu. Mereka telah sering membuat aneka olahan ubi ungu, diantaranya dijadikan tepung, donat, puding, dan susu.

Solusi Mengganti program tersebut dengan acara lain yang dirasa berkaitan

Hasil

Walaupun acara tersebut tidak terlaksana, namun esensi acara tersebut masih bisa dirasakan, misalnya pada pelatihan inovasi pangan yang dilakukan oleh salah satu anggota kelompok KKN yaitu pelatihan membuat kue bola-bola harapan yang berbahan biskuit, coklat batang, dan susu kental coklat. Sebagian ibu mencoba inovasi dengan mencampurkan ubi ungu kedalam adonan Koordinator

(46)

10) Penyuluhan Program Keluarga Berencana

Manfaat dari program ini agar masyarakat lebih memahami pentingnya arti program Keluarga Berencana

Sasaran Warga dusun Wonoroto Rencana 2 jam

(47)

Solusi Meniadakan acara tersebut karena dirasa kurang sesuai dengan kebutuhan warga

Hasil -Koordinator

kegiatan Choirul Anna

(48)

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Tujuan dari program perbaikan tanda jalur evakuasi adalah memperbaiki plang-plang tanda jalur evakuasi yang berada di dusun Wonoroto

Manfaat

Manfaatnya agar plang-plang yang rusak dapat kembali bagus dan dapat dijadikan tanda jalur evakuasi sebagaimana mestinya

Sasaran Warga dusun Wonoroto dan para wisatawan

Rencana 19 jam Pemerintah Daerah, program perbaikan tanda jalur evakuasi telah menjadi salah satu program kerja, sehingga dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN hanya sebatas mengajukan permintaan perbaikan tanda jalur evakuasi ke tingkat Kabupaten

Solusi

Meniadakan program perbaikan tanda jalur evakuasi, namun mencoba untuk mengajukan permintaan perbaikan di tingkat Kabupaten

Hasil

-Koordinator kegiatan

Krispinus Putra

12) Program Pengolahan Limbah

(49)

Kegiatan

Tujuan

Tujuan dari program pengolahan limbah adalah melatih pemuda dalam hal pemanfaatan limbah dan barang bekas untuk dijadikan barang-barang baru yang mempunyai nilai jual

Manfaat

Dapat memajukan ekonomi warga dusun Wonoroto terutama para pemuda agar dapat menjadi kreatif dalam memanfaatkan limbah yang melimpah dan berada di dusun Wonoroto agar menjadi susuatu yang lebih berguna

Sasaran Pemuda dusun Wonoroto Rencana 17 jam

3 Juli 2015 (1,5 jam)Rp.150.000 8 Juli 2015 (6 jam)Rp.50.000 13 Juli 2015 (1 jam)Rp.60.000 Tempat Balai dusun

1. Melakukan sosialisasi tentang macam-macam pengolahan limbah baik cara pengembangan maupun pemasaran kepada para pemuda. Sebagai contoh pembuatan laying-layang, lampu siluet, dan jam 3D

(50)

menggunakan limbah pohon cemara

Kendala

Jumlah pemuda yang tertarik untuk berpartisipasi dalam program ini masih belum cukup banyak. Hal ini dikarenakan modal yang dimiliki masih belum cukup banyak sehingga timbul rasa takut untuk memulai usaha

Solusi

Mengajak para pemuda untuk ikut berpartisipasi dan memberikan motivasi kepada pemuda untuk berani mencoba usaha dengan menceritakan kisah orang-orang sukses

Hasil

Program pengolahan limbah telah terlaksana sebanyak 2 kali. Setelah melakukan pendekatan, program ini mendapat respon yang baik dari para pemuda. Semangat pemuda untuk berkarya sudah mulai tumbuh, namun upaya yang dilakukan lebih kepada bagaimana cara memasarkan produk Koordinator

kegiatan Arumi Puspa Utami

13) Cek Kesehatan Gratis

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Tujuan dari program cek kesehatan gratis adalah untuk mengecek kesehatan anak-anak balita si dusun Wonoroto secara gratis

(51)

kesehatan mereka dapat terkontrol Rp.180.000 =Rp

180.000,-Sumber

Dana Mahasiswa KKN dan swadaya ibu-ibu PKK Peserta Mahasiswa KKN dan pihak dari Posyandu

Peran mahasiswa

Membantu para pegawai Posyandu untuk menyiapkan dan menggunakan perlengkapan untuk menimbang dan mengukur baik berat, lingkar kepala, lingkar lengan dan tinggi badan dengan menggunakan peralatan posyandu

Peran masyarakat

Sebagai instruktur apa yang perlu dilakukan dan dibantu oleh Mahasiswa KKN

Acara/ lingkar kepala dan lengan

Kendala

Balita banyak yang masih rewel dan menangis ketika akan ditimbang dan diukur lingkar kepala serta lengan. Hal tersebut mengakibatkan mundurnya atau bertambahnya waktu kegiatan. Waktu yang maju satu hari

Solusi

Meminta bantuan ibu dari balita untuk membantu menenangkan dan mengkondisikan balita yang sedang nangis karena ketakutan. Karena kegiatan di lakukan bersamaan dengan posyandu.

(52)

dengan kerInsentif Pelaksanama oleh Posyandu dusun Wonoroto. Para ibu pegawai Posyandu datang ke balai dusun. Tugas

Koordinator

kegiatan Baiq Adelia Meilinda

14) Malam Puncak

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

1. Menghibur warga dusun Wonoroto sekaligus sebagai acara puncak dan perpisahan KKN UNY 2015 kelompok 2050

2. Sebagai ajang pertunjukan sebagai wadah penanpilan karya seni yang di wujudkan dalam pagelaran pentas seni

3. Mengenalkan kelompok shift selanjutnya Manfaat 1. Menanamkan kepada anak-anak Dusun

(53)

2. Menjadi wadah hiburan bagi warga dusun Wonoroto

3. Sebagai wadah apresiasi terdahap seni budaya yang ada di dusun Wonoroto

4. Sebagai wadah pengembangan potensi seni budaya di dusun Wonoroto

Sasaran Seluruh komponen masyarakat Rencana 23 jam

26 Juli 2015 (2,5 jam) 27 Juli 2015 (5 jam) 29 Juli 2015 (7 jam) 30 Juli 2015 (10 jam)

Tempat Pendopo dusun Wanaroto milik Bpk. H. Haryanto Anggaran

Dana Rp.1.866.000,-Sumber

Dana Mahasiswa KKN

Peserta Seluruh Pemuda dan mahasiswa KKN Peran

mahasiswa

Menyediakan wadah pertunjukan budaya yang dimiliki oleh dusun Wonoroto

Peran masyarakat

Ikut berpartisipasi kedalam acara tersebut baik menjadi penampil maupun penonton

Acara/ Kegiatan

Persiapan dilakukan dibalai dusun mencangkup rapat koordinasi dan pembuatan dekorasi. Acara berjalan meriah, dilihat dari antusias warga untuk menonton acara ini.

Kendala

1. Kurangnya jumlah panitia dalam pembuatan acara tersebut

2. Keterbatasan dana

Solusi 1. Meminta bantuan para pemuda desa 2. Menghemat pengeluaran

(54)

dusun Wonoroto, diantaranya tari tradisional dari salah satu anggota KKN serta anak-anak dusun Wonoroto; tarian jathil, hadroh, dan akustikan dari pemuda, dan persembahan lagu dari grup KKN 2050. Acara ini juga dijadikan sebagai ajang pamitan kami serta perkenalan KKN shift 2 yang akan melanjutkan KKN di dusun Wonoroto. Coordinator

kegiatan Alvian Nur Huda

c. Program Tambahan 1) Briefing

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Menjelaskan kembali kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari itu dan untuk mengingatkan hal-hal penting yang berkaitan dengan kegiatan

Manfaat

Agar tidak terjadi kesalahah pahaman dalam melakukan kegiatan dan kegiatan dapat terarah sesuai dengan kesepakatan bersama.

Sasaran Mahasiswa KKN Rencana 4,5 jam

Pelaksanaa

n 4,5 jam

Waktu

(55)

Anggaran Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp.0 + dana kegiatan Rp.0 = Rp.0

Sumber

Dana

-Peserta Mahasiswa KKN Peran

mahasiswa

Melakukan diskusi dan menjelaskan tentang kegiatan pada hari itu

Peran

masyarakat

-Acara / Kegiatan

1. Ketua kelompok menjelaskan tentang rangkaian acara selama 1 hari serta pembagian jobdesk

2. Membahas proyek tambak udang yang akan dibangun di desa Wonoroto

3. Membahas apa saja kegiatan yang akan dilakukan besoknya

4. Pembagian kerja membersihkan basecamp 5. Membahas proker unggulan dan membahas

Kendala Mahasiswa KKN banyak yang ngantuk saat briefing karena kelelahan

Solusi Mengingatkan mahasiswa KKN yang ngantuk untuk tetap memperhatikan saat briefing

Hasil Pengumuman dan informasi telah tersampaikan Koordinator

(56)

2) Evaluasi

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan Mengulas kegiatan pada hari itu dan memberikan apresiasi serta masukan yang dapat membangun

Manfaat Mahasiwa KKN menjadi lebih baik karena masukan-masukan yang diberikan

Sasaran Mahasiswa KKN Rencana 3,5 jam

Pelaksanaa

n 3,5 jam

Waktu

1 Juli 2015 (1 jam) Rp.0 2 Juli 2015 (1 jam) Rp.0 8 Juli 2015 (1 jam) Rp.0 Tempat Rumah Pak dukuh (Dwiyanto) Anggaran

Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp. 0 + dana kegiatan Rp.0 = Rp.0

Sumber

Dana

-Peserta Mahasiswa KKN

Peran mahasiswa

Mengikuti kegiatan evaluasi dengan baik sehingga dapat mengetahui kekurangan yang ada pada pelaksanaan program kerja kelompok

Peran

masyarakat -Acara/

Kegiatan

(57)

menulis catatan harian bersama-sama lalu dikumpulkan

3. Mengevaluasi program kerja yang telah terlaksana

Kendala Banyak yang kurang konsentrasi dikarenakan kelelahan yang mengantuk

Solusi Mengingatkan mahasiswa KKN yang mengantuk Hasil Rapat evaluasi kelompok telah terlaksana

Koordinator

(58)

3) Bantul Expo

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Memperkenalkan makanan khas dusun Wonoroto di event besar yang diharapkan dapat mengembangkan usaha pengolahan ubi ungu yang telah berjalan.

Manfaat

Usaha pengolahan ubi ungu dapat menjadi lebih terkenal sehingga menambah pendapatan daerah Wonoroto.

Sasaran Masyarakat umum Rencana 48 jam

Pelaksanaa

n 60 jam

Waktu

26 Juli 2015 (12 jam) Rp. 80.000 27 Juli 2015 (12 jam) Rp. 80.000 28 Juli 2015 (12 jam) Rp. 80.000 29 Juli 2015 (12 jam) Rp. 80.000 30 Juli 2015 (12 jam) Rp. 80.000 Tempat Pasar Gabusan

Anggaran Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp. 400.000 + dana kegiatan Rp.621.000 = Rp.1.021.000

Sumber

Dana Mahahasiswa KKN Peserta Mahasiswa KKN

Peran mahasiswa

Mempersiapkan produk-produk makanan unggulan dusun Wonoroto, mendesain stand, dan menjaga stand pada saat event berlangsung.

Peran masyarakat

Menyediakan bahan baku dan bahan jadi produk makanan yang akan di pamerkan pada saat event berlangsung.

Acara/ Kegiatan

Menjaga stand khusus dusun Wonoroto yang terdiri dari peyek, keripik, tepung, dan susu dari bahan dasar ubi ungu.

(59)

menjadikan stand tidak menarik sehingga pengunjung tidak banyak yang mendatangi stand.

Solusi Mendekorasi stand sebaik mungkin demi menarik minat pengunjung.

Hasil

Pengunjung banyak yang mendatangi stand untuk melihat dan mencicipi produk, sehingga beberapa buah produk makanan ubi ungu terjual.

Koordinator

kegiatan Muh. Simbar Puspoaji

4) Buka Bersama dengan Pemuda

Deskripsi

(60)

Tujuan Mempererat hubungan diantara mahasiswa KKN dengan para pemuda dusun Wonoroto

Manfaat

Hubungan antara mahasiswa KKN dengan para pemuda dusun Wonoroto menjadi lebih akrab dan saling mengenal

Sasaran Pemuda dan Mahasiswa KKN Rencana 3,5 jam

Pelaksanaa

n 3,5 jam

Waktu 12 Juli 2015 (3,5 jam) Rp.1.550.000 Tempat Pantai Goa Cemara

Anggaran Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp. 0 + dana kegiatan Rp.1.550.000 = Rp.1.550.000

Sumber

Dana Mahasiswa KKN dan Pemuda Peserta Mahasiswa KKN dan Pemuda Peran

mahasiswa

Ikut serta meramaikan acara tersebut dengan menampilkan pertunjukan sederhana

Peran masyarakat

Pemuda berperan mengundang mahasiswa KKN dalam rangka membangun silaturahmi

Acara/ Kegiatan

Melakukan game sederhana dan menampilkan pertunjukan sederhana seperti akustikan dan tartil Qur’an (kolaborasi dengan pemuda) dilanjutkan

Solusi Menunggu beberapa pemuda yang belum datang

Hasil Kegiatan buka bersama para pemuda dusun Wonoroto berjalan lancar dan meriah

Koordinator

(61)

5) Takbir Keliling

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Menyemarakkan malam Idul Fitri, sekaligus untuk menambah kekompakan, solidaritas, dan mempererat silaturrahmi warga dusun Wonoroto.

Manfaat Warga dusun Wonoroto menjadi terhibur dan silaturrahmi terjalin dengan lebih baik.

Sasaran Warga dusun Wonoroto Rencana 5 Jam

Pelaksanaa

n 5 Jam

Waktu 16 Juli 2015 (5 jam) Rp. 240.000 Tempat Dusun Wonoroto

Anggaran Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp. 240.000 + dana kegiatan Rp.0 = Rp.240.000

Sumber

Dana Mahasiswa KKN

Peserta Mahasiswa KKN, Adik-adik TPA, dan Pemuda Peran

mahasiswa

(62)

selesai. Peran

masyarakat

Mengikuti acara takbir keliling dari awal hingga selesai.

Acara/ Kegiatan

Mengelilingi dusun Wonoroto sambil membawa obor dan melafadzkan takbir, dilan dilanjutkan dengan pembagian hadiah TPA.

Kendala

Warga dusun banyak yang datang tidak tepat waktu sehingga acara takbir keliling harus diundur selama kurang lebih 30 menit dari waktu rencana awal.

Solusi Tetap melaksanakan acara takbir keliling setelah peserta dirasa cukup banyak.

Hasil

Peserta mengelilingi dusun Wonoroto dimulai dari masjid Nurul Huda, lalu berkeliling ke RT 01 sampai RT 04, dan berakhir di masjid Nurul Huda, dilanjutkan dengan pembagian hadiah TPA.

Koordinator

(63)

d. Program Insidental

1) Koordinasi dengan Tokoh Masyarakat

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Mengkoordinasikan hal-hal tertentu kepada tokoh-tokoh masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing

Manfaat

Mahasiswa KKN mendapatkan informasi yang bermanfaat untuk menunjang program kerja yang akan dilaksanakan

Sasaran Masyarakat umum Rencana

-Pelaksanaa

n 18,5 Jam

Waktu

2 Juli 2015 (1,5 jam) Rp. 0 4 juli 2015 (2 jam) Rp. 0 5 juli 2015 (2,5 jam)Rp.0 11 juli 2015 (3 jam) Rp0 12 juli 2015 (3,5 jam) Rp0 14 juli 2015 (2,5 jam) Rp.0 15 juli 2015 (1,5 jam)Rp.0 22 Juli 2015 (2 jam) Rp.0 Tempat Dusun Wonoroto

Anggaran Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp. 0 + dana kegiatan Rp.0 = Rp.0

Sumber

Dana

(64)

Peran mahasiswa

Secara aktif berkoordinasi dengan tokoh-tokoh dengan mengunjungi rumah bapak/ibu yang mensinkronkan dan mengkolaborasikan program kerja ; bertemu dengan warga untuk mengkonfirmasi tempat pemasangan plang dan lampu untuk penerangan sekaligus perkenalan dengan warga

2. Rapat dirumah salah satu pemuda. Membahas tentang acara buka bersama dan lomba ramadán. Hasilnya, tanggal 11 ada kerja bakti membersihkan masjid, tanggal 12 akan diadakan buka bersama pemuda di pantai Goa Cemara. Lomba ramadán akan dilaksanakan tanggal 10 dan 11.

3. Ikut rapat dengan para ibu-ibu PKK. Melatih membuat kue “Bola-Bola Harapan”.

4. Rapat dengan kelompok ubi ungu “GESEUBER”. Membahas tentang persiapan untuk agenda Bantul Expo. Mahasiswa KKN diminta untuk membantu membuat packaging produk, kartu nama, struktur kepengurusan, dan video profil.

5. Rapat dirumah bapak Yanto (ketua POKDARWIS). Melakukan diskusi tentang rencana proyek tambak udang.

(65)

anyaman

7. Koordinasi dengan bapak Sadiyo. Mendiskusikan tentang perkembangan wisata di dusun Wonoroto dikaitkan dengan antusias pemuda

Kendala -Solusi

-Hasil Kegiatan rapat dengan tokoh-tokoh desa berjalan dengan lancar dan mendapat respon yang baik Koordinator

(66)

2) Solat Idul Fitri

Deskripsi

Kegiatan Keterangan

Tujuan

Mempererat silaturrahmi dengan warga dusun Wonoroto dengan cara membantu persiapan sholat Idul Fitri.

Manfaat

Silaturrahmi terjalin dengan lebih baik, serta pelaksanaan sholat Idul Fitri berlangsung dengan lebih lancar. Tempat Masjid Nurul Huda Wonoroto Anggaran

Dana

Dana Insentif Pelaksana Rp. 0 + dana kegiatan Rp.0 = Rp. 0

Membantu mempersiapkan pelaksanaan sholat Idul Fitri dan melaksanakan sholat Ied.

Peran

Mempersiapkan pelaksanaan sholat Ied, seperti menyapu masjid dan halaman serta menggelar tikar dan karpet, dilanjutkan dengan melaksanakan sholat Idul Fitri.

(67)

C. Deskripsi Program Kerja 1. Program Fisik

a. Pembuatan Denah Desa Wisata

(68)

pelengkap administrasi desa. Selain untuk melengkapi administrasi desa, program ini bermanfaat untuk Membantu masyarakat mengetahui denah desa Gadingsari serta menemukan tempat-tempat umum yang dapat mempermudah untuk menemukan akses ke tempat wisata di desa Gadingsari. Program ini dimulai dari menelusuri desa Gadingsari untuk menemukan tempat-tepat umum dan menggambar jalan. Lalu, mahasiswa KKN membuat desain denah dan pemetaan ke seluruh desa serta mengumpulkan hasil pemetaan ke koordinator untuk digabung dalam satu gaambar. Selanjutnya, mencetak denah dalam bentuk banner dan memasang banner denah di tempat strategis. Hasil dari program ini adalah peta dan profil desa Gadingsari yang ditempel di balai dusun.

Pelaksaan program pembuatan denah desa wisata ini terlaksana selama 2 jam dari rencana 14 jam

b. Pembuatan Papan Petunjuk Wisata

(69)

dan mempersiapkan alat dan bahan untuk pembuatan papan petunjuk wisata dengan ukuran 1,5x1 m. setelah itu membuat dan menggunting tulisan untuk ditempelkan pada papan petunjuk wisata serta mengecat dan mengebor plang untuk memasang tiang. Kedua, mahasiswa KKN juga mengecat plang tiga arah dengan cat scorlate, mencari dan memotong bamboo untuk tiang penyangga, menempelkan perekat (double tip) pada tulisan yang akan ditempelkan, dilanjutkan dengan menempelkannya pada papan petunjuk wisata.

Pelaksaan program pembuatan papan petunjuk wisata ini terlaksana selama 27 jam dari rencana 18 jam. Hal ini dikarenakan kesulitan menemukan cat yang sesuai, kesulitan menemukan tempat yang strategis untuk pemasangan plang, minimnya dana yang tersedia, dan peralatan yang terbatas, dan akses mencari peralatan yang jauh.

c. Bersih Pantai dan Penyediaan Tempat Sampah

Tujuan kegiatan bersih pantai dan penyediaan tempat sampah adalah membarsihkan sampah (ranting maupun plastic peninggalan wisatawan yang berkunjung) serta menyedikan tempat sampah di sekitar pantai di Wonoroto khususnya di pantai Pandansari agar terjaga kebersihannya. Dengan diselenggarakannya program ini, pantai akan terjaga kebersihannya dan para wisatawan dapat menikmati keindahan pantai tanpa gangguan sampah. Pertama-tama, mahasiswa KKN membersihkan sebagian pantai dengan cara memunguti dan menyapu sampah, sekaligus membakarnya, di area seluas 30x20 meter di pinggir dan sekitar pantai, serta memperbaiki papan nama pantai Pandansari. Kedua, mahasiswa KKN membersihkan pantai Pandansari bagian timur seluas 10x15 meter.

(70)

d. Kerja Bakti Lingkungan

Kegiatan kerja bakti lingkungan ini bertujuan untuk Membersihkan lingkungan di dusun wonoroto, baik di RT 1, 2, 3, dan 4. Selain itu kegiatan ini dapat mempererat tali silaturohmi antara warga dan mahasiswa KKN. Kegiatan ini berlangsung sebanyak tiga kali yaitu bertempat di Masjid Nurul Huda, RT 04, dan balai dusun Wonoroto. Pertama, mahasiswa KKN membereskan masjid seperti menyapu, mengepel, ngelap kaca dan membersihkan sarang labalaba di tiang dan ternit. Kegiatan yang kedua, mahasiswa KKN membantu warga mengecor jalan di RT 4. Lalu yang ketiga, mahasiwa membersihkan balai dusun dengan menyapu dan mengepel lantai. Pelaksaan program kerja bakti lingkungan ini terlaksana selama 11,5 jam dari rencana 10 jam. Hal ini dikarenakan mengikuti jadwal kegiatan kerja bakti warga.

e. Pengelolaan Sampah

Tujuan dari program pengolahan sampah bertujuan untuk melakukan pengolahan terhadap sampah di dusun Wonoroto agar dapat di manfaatkan sesuai dengan jenis sampah agar sampah dapat terorganisir dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Program ini direncanakan akan dilaksanakan selama 6 jam, tetapi kenyataannya program ini tidak terlaksana karena sudah pernah direncanakan sebelumnya, namun tidak dapat dikatakan berhasil. Kurangnya partisipasi sebagian masyarakat mengakibatkan bagian masyarakat lain yang telah menyadari pentingnya pengolahan sampah menjadi terpengaruh, sehingga program pengolahan sampah yang telah diadakan sebelumnya terkesan kurang berhasil. Selain itu, masyarakat lebih sering membakar sampah langsung tanpa diolah terlebih dahulu.

f. Penerangan Jalan

(71)

letak-letak strategis pemasangan lampu. Mahasiswa KKN menelusuri jalan-jalan di dusun Wonoroto untuk menentukan titik penerangan yang harus didahulukan. Selanjutnya, memutuskan enam titik pemasangan dari RT 01 sampai 04. Lalu memperbaiki instalasi listrik di balai dusun dan memasangnya.

Pelaksaan program penerangan jalan ini terlaksana selama 4 jam dari rencana 16 jam. Terdapat beberapa kendala, diantaranya minimnya anggaran, tenaga ahli yang terbatas, dan banyaknya titik lokasi yang perlu diberi penerangan.

2. Program Non-fisik a. Lokakarya

Program ini bertujuan untuk Mensosialisasikan matriks program kerja kepada seluruh warga dusun Wonoroto agar tercapainya kesepakatan sebelum mahasiswa melaksanakan KKN yang bermanfaat Sebagai wadah komunikasi dan sosialisasi agar warga dapat mengetahui program apa saja yang diajukan oleh mahasiswa KKN, sehingga dapat diketahui apa saja kebutuhan dan keinginan warga. Program ini berjalan selama 1 jam dari rencana 4 jam. Mahasiswa KKN melakukan sosialisasi secara personal kepada bapak dukuh Wonoroto. Kendalanya adalah waktu yang sangat terbatas dan kegiatan yang sangat padat, mengakibatkan kegiatan lokakarya terlaksana saat mahasiswa sudah berada di lokasi, sehingga beberapa kegiatan perlu disesuaikan kembali.

b. Pendampingan TPA

(72)

c. Pengadaan Lomba-Lomba Ramadhan

Lomba-lomba ramadhan bertujuan untuk menguji kemampuan para santri yang berhubungan dengan agama dan pengetahuan umum, serta memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas. Pelaksanaan program ini selama 11 jam dari rencana 7 jam. Hal ini dikarenakan persiapan lomba yang membutuhkan waktu lebih. Kegiatan mahasiswa KKN diantaranya, membuat persiapan lomba ramadhan; melakukan lomban memasukan pulpen kedalam botol, mewarnai gambar, dan cca sesi pertama; melakukan lomba balap kelereng, adzan, ikomah, hafalan surat pendek, dan cca sesi akhir; membungkus hadiah untuk lomba-lomba yang telah terlaksana; memberikan hadiah lomba setelah kegiatan takbir keliling. Kendala-kendala dalam kegiatan ini antara lain dikarenakan waktu pelaksnaan lomba bertabrakan dengan jadwal anak-anak mengambil seragam di sekolah mereka masing-masing, keterlambatan peserta dalam menghadiri lomba, peralatan yang kurang memadai. Berdasarkan hasil diskusi dengan pemuda dan takmir masjid, pelaksanaan lomba ramadhan diajukan dikarenakan banyak kegiatan yang bertabrakan dengan kegiatan pemuda dan persiapan solat id, zakat dan takbir keliling.

d. Buka Bersama Peserta TPA

Kegiatan buka bersama peserta TPA bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara para santri, warga, dan mahasiswa KKN serta memberikan makanan untuk berbuka puasa. Pelaksanaan acara ini selama 5,5 jam dari rencana 7 jam. Hal tersebut dikarenakan mengikuti jadwal pelaksanaan TPA. Mahasiswa KKN menata dan membantu mebagikan makanan dan minuman kepada warga yang hadir memimpin do’a berbuka puasa dan do’a sebelum makan.

e. Penyuluhan Pergaulan Bebas dan Narkoba

(73)

mengetahui dampak negatif dari pergaulan bebas dan narkoba serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, program ini tidak bisa terlaksana karena pengetahuan dan kesadaran mereka dirasa cukup tentang bahaya pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba

f. Pengumpulan Zakat Fitrah

Program untuk penumpulan zakat fitrah telah berjalan setiap tahun oleh para pemuda dusun. Program pengumpulan zakat fitrah bermaksud untuk membantu pemuda untuk menyebarkan zakat fitrah yang telah terkumpul kepada warga yang dianggap layak untuk menerima zakat. Pelaksanaan program ini selama 2 jam dari rencana 17 jam karena jadwal pemuda tidak sama dengan yang telah mahasiswa KKN jadwalkan.

g. Halal Bihalal

Kegiatan halal bihalal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar warga dan mengenal warga lebih jauh. Kegiatan ini diselenggarakan di beberapa tempat antara lain balai dusun, masjid Nurul Huda, dan rumah para tokoh masyarakat, seperti Dukuh, Pengurus POKDARWIS, ketua RT, dll. Kendalanya, pelaksanaan halal bihal tidak sesuai dengan matriks dikarenakan info halal bihalal yang diterima mendadak.

h. Senam Bersama

Senam bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar warga dan membudayakan hidup sehat. Mahasiswa KKN mmpersiapkan speaker dan musik untuk mengiringi senam, ikut senam bersama warga, serta membantu merapikan peralatan setelah selesai senam. Senam bersama telah dilaksanakan sebanyak dua kali dan mendapat antusias yang cukup baik dari ibu-ibu warga dusun Wonoroto.

i. Lomba Masak

(74)

bumi yang menjadi ciri khas daerah Wonoroto yaitu ubi ungu. Manfaat dari lomba masak adalah meningkatnya kreatifitas ibu-ibu di dusun Wonoroto untuk mengolah bahan makanan yang berbahan dasar ubi ungu. Namun, program ini tidak jadi dilaksanakan karena kurang mendapat antusias dari ibu-ibu dikarenakan mereka telah mengetahui beberapa inovasi pangan berbahan dasar ubi ungu. Mereka telah sering membuat aneka olahan ubi ungu, diantaranya dijadikan tepung, donat, puding, dan susu. Walaupun acara tersebut tidak terlaksana, namun esensi acara tersebut masih bisa dirasakan, misalnya pada pelatihan inovasi pangan yang dilakukan oleh salah satu anggota kelompok KKN yaitu pelatihan membuat kue bola-bola harapan yang berbahan biskuit, coklat batang, dan susu kental coklat. Sebagian ibu mencoba inovasi dengan mencampurkan ubi ungu kedalam adonan

j. Penyuluhan Program Keluarga Berencana

Tujuan dari penyuluhan program Keluarga Berencana adalah memberikan informasi dan penyuluhan kepada warga tentang program Keluarga Berencana. Program ini direncakan berlangsung selama 2 jam, namun program ini tidak jadi dilaksanakan karena hampir setiap warga telah mengetahui pentingnya program Keluarga Berencana sehingga mereka merasa program ini kurang perlu dilaksanakan. Selain itu, telah sering dilakukan penyuluhan tentang Keluarga berencana oleh Pemerintah Daerah.

k. Perbaikan Tanda Jalur Evakuasi

(75)

mahasiswa KKN hanya sebatas mengajukan permintaan perbaikan tanda jalur evakuasi ke tingkat Kabupaten.

l. Program Pengolahan Limbah

Tujuan dari program pengolahan limbah adalah melatih pemuda dalam hal pemanfaatan limbah dan barang bekas untuk dijadikan barang-barang baru yang mempunyai nilai jual sehingga dapat memajukan ekonomi warga dusun Wonoroto terutama para pemuda agar dapat menjadi kreatif dalam memanfaatkan limbah yang melimpah dan berada di dusun Wonoroto agar menjadi susuatu yang lebih berguna. Program ini terlaksana selama 8,5 jam dari rencana 17 jam dikarenakan hanya sedikit pemuda yang berminat. Mahasiswa KKN melakukan sosialisasi tentang macam-macam pengolahan limbah baik cara pengembangan maupun pemasaran kepada para pemuda. Sebagai contoh pembuatan laying-layang, lampu siluet, dan jam 3D. selanjutnya mencari produk kerajinan yang sesuai dengan barang hasil karang taruna di pasar-pasar Jogja. Jumlah pemuda yang tertarik untuk berpartisipasi dalam program ini masih belum cukup banyak. Hal ini dikarenakan modal yang dimiliki masih belum cukup banyak sehingga timbul rasa takut untuk memulai usaha. Program pengolahan limbah telah terlaksana sebanyak 2 kali. Setelah melakukan pendekatan, program ini mendapat respon yang baik dari para pemuda. Semangat pemuda untuk berkarya sudah mulai tumbuh, namun upaya yang dilakukan lebih kepada bagaimana cara memasarkan produk.

m. Cek Kesehatan Gratis

(76)

terdapat kendala karena Balita banyak yang masih rewel dan menangis ketika akan ditimbang dan diukur lingkar kepala serta lengan. Hal tersebut mengakibatkan mundurnya atau bertambahnya waktu kegiatan. Acara diajukan sehari karena mengikuti jadwal dari Posyandu.

n. Malam Puncak

Acara malam puncak diselenggarakan dengan tema “The Harmony of Culture” yang menampilkan beberapa penampilan yang berhubungan dengan kebudayaan yang berada di dusun Wonoroto, diantaranya tari tradisional dari salah satu anggota KKN serta anak-anak dusun Wonoroto; tarian jathil, hadroh, dan akustikan dari pemuda, dan persembahan lagu dari grup KKN 2050. Acara ini juga dijadikan sebagai ajang pamitan mahasiswa KKN serta perkenalan KKN shift 2 yang akan melanjutkan KKN di dusun Wonoroto. Tujuan dari acara ini adalah menghibur warga dusun Wonoroto sekaligus sebagai acara puncak dan perpisahan KKN UNY 2015 kelompok 2050 . menggelar ajang pertunjukan sebagai wadah penanpilan karya seni yang di wujudkan dalam pagelaran pentas seni. Mengenalkan kelompok shift selanjutnya.

3. Program Tambahan a. Briefing

Briefing bertujuan untuk menjelaskan kembali kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari itu dan untuk mengingatkan hal-hal penting yang berkaitan dengan kegiatan agar tidak terjadi kesalahah pahaman dalam melakukan kegiatan dan kegiatan dapat terarah sesuai dengan kesepakatan bersama. Briefing dilaksanakan sebanyak 5 kali karena pada tanggal itu dirasa perlu untuk melakukan briefing. Kegitatan tersebut dilaksanakan dirumah bapak dukuh (bapak Dwiyanto) dan membahas hal-hal penting.

b. Evaluasi

(77)

tentang program kerja maupun evaluasi diri. Kendalanya adalah banyak yang kurang konsentrasi dikarenakan kelelahan yang mengantuk.

c. Bantul Expo

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan makanan khas dusun Wonoroto di event besar seperti Bantul Expo yang diharapkan dapat mengembangkan usaha pengolahan ubi ungu yang telah berjalan. Usaha yang dikelola oleh kelompok usaha bernama Geseuber ini telah berdiri sejak lama, dan membawahi beberapa bagian sub usaha, salah satunya adalah UPPKS Dahlia yang menjalani usaha pengolahan ubi ungu. Di event Bantul Expo, terdapat beberapa stand yang menjual produk-produk unggulan masing-masing daerah. Bantul Expo bermanfaat untuk mengembangkan usaha pengolahan ubi ungu agar dapat menjadi lebih terkenal sehingga menambah pendapatan daerah dusun Wonoroto. Mahasiswa KKN bertugas untuk mempersiapkan produk-produk makanan unggulan dusun Wonoroto, mendesain stand, dan menjaga stand pada saat event berlangsung. Sedangkan masyarakat menyediakan bahan baku dan bahan jadi produk makanan yang akan di pamerkan pada saat event berlangsung. Terdapat kendala dalam pelaksanaan event ini, yaitu minimnya sarana dan prasarana yang disediakan menjadikan stand tidak menarik sehingga pengunjung tidak banyak yang mendatangi stand. Oleh karena itu mahasiswa KKN mendekorasi stand sebaik mungkin demi menarik minat pengunjung sehingga pengunjung banyak yang mendatangi stand untuk melihat dan mencicipi produk, sehingga beberapa buah produk makanan ubi ungu terjual. Program kegiatan ini berlangsung selama 48 jam.

d. Buka Bersama dengan Perkumpulan Pemuda

Referensi

Dokumen terkait

Karena penyerapan panas pada media yang dipanaskan, uap mengalami penurunan tekanan dan suhu uap akan dikonversikan kembali menjadi air tawar yang kemudian ditampung

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi usaha tambang emas dalam meningkatkan perekonomian keluarga di Desa Baturijal Hulu Kecamatan Peranap

Kranial Arteritis atau Giant Cell Arteritis dan sering disebut juga dengan Kranial Arteritis atau Giant Cell Arteritis dan sering disebut juga dengan Temporal Arteritis adalah

Dalam rancangan HACCP ini disertakan analisis hazard kondisi terkait formulasi yang berpengaruh pada tekstur makanan (nasi lunak, bubur kasar, dan bubur halus)

Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis dan empiris. Data diperoleh dari para tokoh adat, tokoh

Melihat peta proyeksi risiko penurunan ketersediaan airtanah tahun 2030 yang intensitasnya meningkat ke arah selatan dan peta konservasi air tanah yang dapat

meningkatakn pelayanan publik di kantor camat tenggarong kabupaten kutai kartanegara (studi implementasi peraturan pemerintah No.. lakukan tetapi pembinaan harus di

Sistem Pembelian Bahan Baku : Bagian Gudang mengecek persediaan bahan baku,jika ada bahan baku yang habis atau dibutuhkan nantinya akan tampak pada pencatatan di