• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abstrak - Jurnal Penelitian Humaniora,2011, UNY- Lembaga Penelitian.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Abstrak - Jurnal Penelitian Humaniora,2011, UNY- Lembaga Penelitian."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Strategi Pemecahan Masalah Sosial pada Anak Taman Kanak-kanak Oleh :

Rita Eka Izzaty Staf Pengajar FIP UNY Abstrak

Penelitian survei ini bertujuan untuk mengetahui berbagai macam strategi pemecahan masalah

sosial yang dimunculkan oleh anak prasekolah serta berbagai situasi konflik yang sering terjadi

ketika anak-anak berinteraksi. Subjek penelitian ini adalah anak-anak yang berusia 4 sampai 6

tahun yang mengikuti program kegiatan belajar di kelas A dan B di Taman Kanak-kanak.

Metode yang digunakan adalah metode observasi yang dilakukan oleh pendidik, sebagai pihak

terdekat yang mengamati anak setiap hari. Adapun lokasi penelitian ini adalah beberapa Taman

Kanak-kanak di Yogyakarta. Jumlah subyek penelitian adalah 131 anak (laki-laki = 79,

perempuan = 52) yang berasal dari 45 Taman Kanak-kanak. Hasilnya menunjukkan bahwa

strategi pemecahan masalah sosial yang dimunculkan anak ada 10 macam. Strategi yang paling

banyak yang dilakukan anak adalah strategi agresif. Bila ditinjau dari jenis kelamin, anak

laki-laki lebih banyak menggunakan strategi yang bersifat agresif dibandingkan anak perempuan.

Selain itu, bila ditinjau dari usia 4-5,5 tahun dan lebih dari 5,5 tahun, ternyata ada dua strategi

yang sama-sama menonjol yaitu agresif dan menangis. Dari penelitian ini juga diketahui bahwa

situasi sosial yang banyak menimbulkan konflik pada anak-anak adalah adanya sumber daya

yang terbatas, ejekan dan gangguan teman.

Kata kunci : strategi pemecahan masalah sosial, situasi konflik, anak prasekolah

Abstrak - Jurnal Penelitian Humaniora, Vol. 15, No. 2, 63-80. UNY : Lembaga Penelitian. ISSN : 1412 –

Referensi

Dokumen terkait

Untuk pengenalan berdasarkan jenis kelamin ternyata tingkat pengenalan ucapan perempuan terhadap pelatihan ucapan laki-laki lebih rendah dibandingkan tingkat pengenalan ucapan

Berdasarkan jenis kelamin, penduduk laki-laki bekerja lebih banyak dibandingkan perempuan. Angkatan kerja laki-laki mengalami peningkatan sebesar 2,88 persen

perempuan lebih besar nilainya dibandingkan siswa laki-laki, pada indikator berpikir. luwes siswa laki-laki lebih besar nilainya dari pada siswa

 TKI yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak menunjukan hasil kultur positif dibandingkan laki - laki dengan kisaran 20 sampai 25 tahun, namun apabila

Secara umum pernikahan dini lebih sering terjadi pada anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-laki, sekitar 5% anak laki-laki menikah sebelum mereka berusia 19 tahun

Kejadian psoriasis sama pada laki-laki dan perempuan, namun beberapa studi menemukan prevalensi psoriasis sedikit lebih tinggi pada laki-laki dibandingkan dengan

Simpulan, TIVA propofol TCI memberikan waktu induksi yang lebih singkat dan perubahan tekanan darah yang lebih kecil bila dibandingkan dengan TIVA MCI, namun tidak

sikap remaja perempuan lebih positif dibandingkan dengan remaja laki-laki yang ditinjau dari peran atlet terhadap perilaku WOM positif dan kersetiaan merek, namun untuk