• Tidak ada hasil yang ditemukan

Template Jurnal Kapsel Poltek Tampilan Krip

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Template Jurnal Kapsel Poltek Tampilan Krip"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI LELANG BERBASIS WEB

STUDI KASUS : MAHASISWA POLITEKNIK TELKOM

Nama Lengkap Penulis Deny Al-Arsyad

Nama Lengkap Pembimbing 1 Budi Laksono Putro

Nama Lengkap Pembimbing 2 Hendra Kusmayadi

Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Telkom Bandung

Tahun Pelaksanaan Sidang

ABSTRAK

Penulis membuat aplikasi lelang berbasis web ini dengan alasan kebanyakan mahasiswa/i Politeknik Telkom bertempat

tinggal di sekitar kawasan kampus Politeknik Telkom, yang biasanya mereka kontrak satu tahun pada setiap awal penerimaan

mahasiswa/i baru dimulai. Saat mereka mengakhiri studi, ada diantara mereka yang langsung bergegas pindah/bekerja, dan ketika

itu masih ada barang-barang berharga di tempat tinggal mereka yang dapat dilelangkan. Merujuk pada studi kasus tersebut, penulis

membuat aplikasi lelang berbasis web untuk studi kasus mahasiswa Politeknik Telkom, dimana aplikasi ini dapat membantu

mahasiswa dalam melelang dan menawar suatu barang apa saja secara online agar mahasiswa dapat melakukan dimana saja dan

kapan saja. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat mempermudah mahasiswa politeknik telkom dalam melelang barang apa

saja yang mereka miliki.

Adapun rumusan masalah dari kasus ini, yaitu:

a. Bagaimana cara user untuk melelang barang-barang kepemilikannya secara online? b. Bagaimana cara user untuk menawar barang-barang yang dilelang secara online?

c. Bagaimana menentukan penawar yang menjadi pemenang untuk membeli barang yang dilelang secara online? Tujuan dari pembuatan proyek ini, yaitu :

a. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk melakukan pelelangan barang b. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk melakukan penawaran barang

c. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk menampilkan reporting penawaran barang.

Batasan masalah dari pembuatan proyek ini, yaitu :

a. Pada aplikasi lelang berbasis web ini hanya diterapkan untuk mahasiswa/i Politeknik Telkom b. Pembayaran tidak termasuk pada aplikasi ini.

c. Fungsi search tidak diterapkan dalam web ini

Dalam menyelasesaikan proyek akhir ini, penulis menerapkan tahapan waterfall model, yang terdiri dari analysis system/informasi kebutuhan (requirement), design, coding, testing, maintenance. Selain itu penulis menggunakan bahasa pemrograman PHP dan software pendukung seperti dreamweaver, Mysql-Front, Adobe Photosop, XAMPP. Penulis menggunakan bahasa pemrograman dan software pendukung tersebut karena selain free, penulis juga dapat memahami secara mendalam.

Untuk penyelesaian masalah penulis melakukan kegiatan sebagai berikut :

a. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk melakukan pelelangan barang b. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk melakukan penawaran barang

(2)

Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa :

1. modul aplikasi yang berguna untuk melakukan pelelangan barang dapat digunakan dengan baik. 2. modul aplikasi yang berguna untuk melakukan penawaran barang dapat digunakan dengan baik.

3. modul aplikasi yang berguna untuk menampilkan reporting penawaran barang dapat digunakan dengan baik.

(3)

1 PENDAHULUAN

Berdasarkan penelitian penulis, kebanyakan mahasiswa/i ini lulus diatas bulan juni ke depan. Disini penulis memanfaatkan pembuatan aplikasi lelang berbasis web, yaitu dengan alasan; mahasiswa/i Politeknik Telkom kebanyakan bertempat tinggal di sekitar kawasan kampus Politeknik Telkom yang biasanya mereka kontrak satu tahun pada setiap awal penerimaan mahasiswa/i baru dimulai, tepatnya pada bulan juni setiap tahunnya. Mahasiswa/i Politeknik Telkom lulus dan diwisuda di bulan juni ke depan (sekitar bulan Juli-Oktober), secara otomatis kontrak satu tahun mereka habis, diantara mereka ada yang melanjutkan kontrak satu tahun untuk kedepannya, namun apabila mereka lulus pada bulan oktober, maka sisa waktu kontrak satu tahun di tempat tinggal mereka sendiri akan begitu saja terabaikan, jika mereka langsung bergegas pindah/kerja, bukan itu saja jika ada barang-barang yang masih berharga maka akan terasa sayang untuk di tinggalkan.

1.1 Latar Belakang

Melihat studi kasus diatas, penulis menuangkan ide dengan membuat aplikasi lelang berbasis web untuk mahasiswa Politeknik Telkom, dimana aplikasi ini dapat membantu mahasiswa dalam melelang dan menawar suatu barang secara online agar mahasiswa dapat melakukan dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan berguna untuk mempermudah mahasiswa politeknik telkom dalam melelang barang yang mereka anggap berharga untuk orang lain yang membutuhkannya.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari kasus ini, yaitu:

a. Bagaimana cara user untuk

melelang barang-barang

kepemilikannya secara online?

b. Bagaimana cara user untuk

menawar barang-barang yang dilelang secara online?

c. Bagaimana menentukan

penawar yang menjadi pemenang untuk membeli barang yang dilelang secara online?

1.3 Tujuan

Tujuan dari pembuatan proyek ini, yaitu :

a. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk melakukan pelelangan barang

b. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk melakukan penawaran barang

c. Dengan membuat modul aplikasi yang berfungsi untuk menampilkan reporting penawaran barang.

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah dari pembuatan proyek ini, yaitu :

a. Pada aplikasi lelang berbasis

web ini diterapkan untuk

mahasiswa Politeknik Telkom,

karena yang melakukan

registrasi pada aplikasi ini adalah

mahasiswa/i politeknik telkom,

pada saat registrasi user diminta

untuk memasukkan NIM (Nomor

Induk Mahasiswa), dibawah

merupakan contoh data

mahasiwa Politeknik Telkom :

Deny AL-Arsyad 30108250

b. Pembayaran tidak termasuk

pada aplikasi ini. Karena

penentuan pemenang

pelelangan ini ditentukan secara

independen, tidak secara

autodebet, pay pall atau credit,

(4)

cakupan hanya pada kampus

Politeknik Telkom, pembayaran

dapat dilakukan dengan

konfirmasi secara independen.

c.

Fungsi search tidak diterapkan

dalam web ini. Karena

sebenarnya fungsi utama yang

menjawab tujuan sudah

tercapai

.

1.5 Metodologi Pengerjaan

Metode pengerjaan proyek yang digunakan untuk membuat aplikasi sistem ini adalah dengan menggunakan Software Development Life Cycle (SDLC) yaitu

waterfall model, yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu :

a. Analisa

Permodelan ini diawali dengan mencari kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini sangat penting, mengingat

software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen yang lain seperti

hardware, database, dsb. Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan

pada software. Untuk

mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka harus diketahui domain informasi dari software, misalnya fungsi

yang dibutuhkan, user

interface, dsb.

b. Desain

Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk

blueprint software sebelum

coding dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan

kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya.

c. Coding

Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam

hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui proses

coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer.

d. Pengujian

Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan

software. Semua fungsi-fungsi

software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.

e. Implementasi dan pemeliharaan

Ini merupakan tahap terakhir dalam model

(5)

1.6 Jadwal Pengerjaan

Tabel 1.6 Tabel Jadwal Pelaksanaan

2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Lelang

Lelang adalah proses membeli dan menjual barang atau jasa dengan cara menawarkan kepada penawar, menawarkan tawaran harga lebih tinggi, dan kemudian menjual barang kepada penawar harga tertinggi.

Sedangkan aplikasi lelang berbasis web yang penulis buat ini merupakan sebuah layanan untuk mahasiswa/i Politeknik Telkom yang ingin melelang barang-barang, kos-kosan, dan sejenis alat yang bisa di lelangkan. Penulis sengaja membuat aplikasi lelang berbasis web ini yaitu untuk memudahkan mahasiswa/i yang sudah lulus atau ingin pindah kos-kosan atau barang yang sudah tidak dipakai untuk diri mereka namun masih bermanfaat untuk orang lain.

2.2 Database (Basis Data)

2.2.1 Pengertian Database

Database adalah kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di komputer dan dengan

software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.

Pada database yang memiliki struktur relasional. Ada tabel-tabel yang menyimpan data. Setiap tabel terdiri

dari kolom dan baris. Sebuah

kolom mendefinisikan jenis informasi apa

yang akan disimpan. Kamu memerlukan kolom khusus untuk setiap jenis informasi yang ingin kamu simpan (misalnya umur, tinggi, berat, alamat). Kalau kolom mendefinisikan jenis informasi apa yang akan disimpan, maka sebuah baris adalah data aktual yang disimpan. Setiap baris dari tabel adalah masukan dari tabel tersebut dan berisi nilai-nilai untuk setiap kolom tabel tersebut.

Mengapa Diperlukan Database?,

karena database salah satu komponen terpenting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi, database juga menentukan kualitas informasi: akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya,

database dapat mengurangi duplikasi

data (data redudancy) dan dengan

database hubungan data dapat ditingkatkan (data relatability) dan dengan database juga akan mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

2.2.2 DBMS

Database Management System (DBMS), adalah perangkat lunak yang didesain untuk membantu memlihara dan memanfaatkan kumpulan data yang besar (Ramakrishnan 2003).

2.2.3 MySQL

MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal. Kepopulerannya disebabkan oleh

MySQL menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses

(6)

databasenya. Selain itu, ia bersifat free

pada berbagai platform (kecuali pada

Windows, yang bersifat shareware atau Anda perlu membayar setelah melakukan evaluasi dan memutuskan digunakan untuk keperluan produksi) (Kadir, Dasar Pemrograman Web dengan Menggunakan PHP, 2003).

MySQL termasuk jenis RDBMS (Relational DBMS). Itulah sebabnya istilah seperti table, baris, dan kolom digunakan pada MySQL. Pada MySQL, sebuah database mengandung satu atau sejumlah tabel. Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau beberapa kolom.

2.3 Pemrograman Web

2.3.1 Pengantar Pemrograman Client Side dan Server Side

Membahas mengenai web tentunya tidak terlepas dari HTML (HyperText Markup Language), yaitu suatu bahasa yang menggunkaan tanda-tanda tertentu (disebut sebagai Tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsirkan oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan secara

benar. Dokumen HTML sebernarnya

hanya berupa dokumen teks biasa (Suryatiningsih dan Muhamad 2009). Namun, untuk membuat sebuah halaman web yang interaktif HTML saja tidak cukup.

Oleh karena itu itu diperlukan teknologi atau bahasa pemrograman lain yang juga untuk meningkatkan interaktivitas halaman web. Secara umum teknologi di Web dibedakan menjadi dua, yaitu

Server-Side dan Client-Side. Pada

Server-Side proses akan dilakukan di

Web Server sementara client (Web

Browser) hanya akan menerima hasilnya dalam bentuk HTML. Contih skrip Server-Side adalah CGI/Perl, ASP

(Active Server Pages), JSP (Java Server Pages) dan PHP. Server-Side scripting

ini merupakan kebalikan dari Client-Side scripting, yang seluruh proses programnya dilakukan di client. Contoh

skrip Client-Side antara lain JavaScript,

Jscript, dan VBScript.

2.3.2 Pengenalan HTML

HTML kependekan dari Hyper Text

Markup Language. Dokuman HTML adalah file teks murni yang dapat dibiuat dengan editor teks sembarang. Dokumen ini dikenal sebagai web page. Dokumen HTML merupakan dokumen

yang disajikan dalam browser web

surfer. Dokumen ini umumnya berisi informasi atau interface aplikasi di dalam Internet.

HTML merupakan bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. Biasanya mempunyai ekstensi “.htm”, “.html”, atau “.shtml”. HTML tersusun

atas tag-tag, digunakn untuk

menetukan tampilan dari dokumen HTML yang ditejemahkan oleh browser. Tag HTML tidak case sentive, jadi bisa menggunakan <HTML> atau <html>. Keduanya menghasilkan output yang sama.

HTML berawal dari bahasa SGML (Standard Generalize MarkUp Language) yang penulisannya disederhanakan. HTML dapat dibaca oleh berbagai macam platform. HTML juga merupakan bahasa pemrograman yang fleksibel, dapat disisipi atau digabungkan dengan bahasa pemrograman lain, seperti PHP, ASP, JSP, JavaScript, dan lainnya. Jika ada kesalahan pada penulisan HTML,

browser tidak akan memperlihatkan

syntax error, tetapi hanya tidak menampilkannya. HTML terus berkembang seiring perkembangan browser.

2.3.3 Pengenalan CSS

Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa sytlesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam markup (Suryatiningsih dan Muhamad 2009). Penggunaan yang paling umum

dari CSS adalah untuk memformat

(7)

dan XHTML. CSS memungkinkan halaman yang sama untuk ditampilkan dengan cara yang berbeda untuk metode presentasi yang berbeda, seperti melalui layar, cetak, suara (sewaktu dibacakan oleh browser basis-suara atau pembaca layar), dan juga

alat pembaca Braille. Keuntungan

menggunakan CSS :

a. Memisahakan presentation

sebuah document dari content document itu sendiri

b. Mempermudah dan

mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan web.

c. Mempercepat proses rendering /

pembacaan HTML.

2.3.4 Pengenalan Javascript

JavaScript mulanya bernama LiveScript, dikembangkan pertama kali tahun 1995 di Netscape Communication. Pada akhir tahun 1995 Netscape Communication dan Sun Microsystem berkolaborasi dan menggati nama LiveScript menjadi JavaScript.

JavaScript adalah bahan skrip yang ditempatkan pada kode HTML dan diproses pada sisi klien. Dengan adanya bahasa ini maka kemampuan dokumen HTML menjdai labih luas. Sebagai contoh, digunakan untuk validasi masukan pada formulir sebelum diproses ke tahap selanjutnya. Bisa untuk membuat permainan interaktif dan juga bisa untuk menambah desain

web.

2.3.5 Pengenalan PHP

PHP merupakan kependekkan dari PHP Hypertext Processor. Merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server. Hasilnyalah yang dikirimkan ke client, dengan

tempat pemakai menggunakan web

browser. PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. PHP merupakan piranti pemrograman web. PHP bersifat free (bebas pakai), artinya

tidak perlu membayar apapun untuk menggunakan aplikasi ini. PHP dapat

kita download di situs

Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam bahasa HTML (Hyper Text Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk membuat halaman-halaman web.

Salah satu kelebihan PHP adalah mampu berkomunikasi dengan berbagai database yang terkenal. Dengan demikian dapat menampilkan data yang bersifat dinamis, yang diambil dari database. PHP saat ini dapat berkomunikasi dengan berbagai database diantaranya adalah :

a. dBASE,

b. DBM,

c. FilePro (Personix, Inc)

d. Ingres,

e. InterBase,

f. Microsoft Access,

g. MSQL,

h. MySql,

i. Oracle,

j. Posrgree SQL,

k. dan Sybase.

Pada aplikasi lelang berbasis web ini penulis menggunakan komunikasi PHP-MySql.

2.4 Model Waterfall

(8)

Gambar 2.4 Waterfall Model

Gambar di atas adalah tahapan umum dari model proses ini. Akan tetapi Roger S. Pressman memecah model ini menjadi 6 tahapan meskipun secara garis besar sama dengan tahapan-tahapan model waterfall pada umumnya. Berikut adalah penjelasan dari tahap-tahap yang dilakukan di dalam model ini menurut Pressman:

System / Information Engineering and Modeling. Permodelan ini diawali dengan mencari kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen yang lain seperti hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan Project Definition.

Software Requirements Analysis. Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka para software engineer harus mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang dibutuhkan, user interface, dsb. Dari 2 aktivitas tersebut (pencarian kebutuhan sistem dan software) harus didokumentasikan dan ditunjukkan kepada pelanggan.

Design. Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum

coding dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya. Seperti 2 aktivitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari software.

Coding. Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer.

Testing / Verification. Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.

Maintenance. Pemeliharaan suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut. Pengembangan diperlukan ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau perangkat lainnya.

(9)

dibandingkan problem yang muncul pada tahap-tahap selanjutnya.

Meskipun demikian, karena model ini melakukan pendekatan secara urut / sequential, maka ketika suatu tahap terhambat, tahap selanjutnya tidak dapat dikerjakan dengan baik dan itu menjadi salah satu kekurangan dari model ini. Selain itu, ada beberapa kekurangan pengaplikasian model ini, antara lain adalah sebagai berikut:

• Ketika problem muncul, maka proses

berhenti, karena tidak dapat menuju ke

tahapan selanjutnya. Bahkan jika

kemungkinan problem tersebut muncul akibat kesalahan dari tahapan sebelumnya, maka proses harus membenahi tahapan sebelumnya agar problem ini tidak muncul. Hal-hal seperti ini yang dapat membuang waktu pengerjaan SE.

• Karena pendekatannya secara

sequential, maka setiap tahap harus menunggu hasil dari tahap sebelumnya. Hal itu tentu membuang waktu yang cukup lama, artinya bagian lain tidak dapat mengerjakan hal lain selain hanya menunggu hasil dari tahap sebelumnya. Oleh karena itu, seringkali model ini berlangsung lama pengerjaannya.

• Pada setiap tahap proses tentunya

dipekerjakan sesuai spesialisasinya masing-masing. Oleh karena itu, ketika tahap tersebut sudah tidak dikerjakan, maka sumber dayanya juga tidak terpakai lagi. Oleh karena itu, seringkali pada model proses ini dibutuhkan seseorang yang “multi-skilled”, sehingga minimal dapat membantu pengerjaan untuk tahapan berikutnya.

2.5 Adobe Dreamweaver CS 4

Adobe Dreamweaver CS4 adalah editor HTML professional untuk merancang, mengodekan, dan mengembangkan website, halaman web, dan aplikasi web. Kita bisa melakukan secara manual untuk coding HTML ataupun mengerjakan dalam lingkungan editing visual. Dreamweaver menyediakan tool yang sangat menolong untuk meningkatkan pengalaman dalam menciptakan web.

Visual editing feature di Dreamweaver memungkinkan kita dengan cepat menciptakan halaman tanpa menulis satupun baris kode. Kita dapat memandang semua asset atau unsur-unsur lokasi dan menyeretnya dari suatu panel

easy-to-use secara langsung ke dalam suatu dokumen. Kita dapat mengefektifkan workflow

pengembangan dengan menciptakan dan

mengedit gambar di dalam Firework atau

aplikasi grafik yang lain, dan kemudian mengimpornya secara langsung ke dalam Dreamweaver, atau dengan menambahkan objek Flash.

Dreamweaver juga menyediakan lingkungan pengkodean punuh, meliputi code-editing tool (seperti kode mewarnai dan penyelesaian tag) dan material referensi pada HTML, Cascading Style Sheets (CSS), JavaScript,

ColdFusion Markup Language (CFML), Microsoft Active Server Page (ASP), dan JavaServer Page

(JSP). Teknologi Roudtrip HTML mengimpor dokumen HTML yang dikode secara manual tanpa reformating kode. Kita kemudian bisa memformat kembali kode itu dengan gaya pengaturan yang lebih disukai.

Dreamweaver juga memungkinkan kita untuk membangun aplikasi web dinamis yang

didukung database yang menggunakan

teknologi server seperti CFML, ASP.NET, ASP, JSP, dan PHP.

Dreamweaver secara penuh customizable. Kita dapat menciptakan objek dan perintah,

meodifikasi shortcut keyboard, bahkan

menuliskan kode JavaScript untuk memperluas

kemampuan Dreamweaver dengan behavior

baru, PropertyInspector, dan Site Report.

2.6 Adobe Photoshop CS 4

Photosop menyediakan grafik yang kaya akan

(10)

mengoreksi kekurangan gambar sambil memelihara tonality dan texture.

Untuk mendesain halaman web di photosop kita bisa mengoptimalkan gambar untuk download web yang efisien. Memanajem slices, images maps, dan lainnya di dalam palet Web Content.

2.7 Microsoft Visio 2007

Microsoft Visio 2007 adalah salah satu program dari Microsoft Office yang dapat digunakan

untuk membuat diagram. Visio dapat

menghasilkan suatu diagram mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks (Komputer

2010). Anda hanya perlu menambahkan shape

dan menariknya ke halaman kerja. Oleh karena Visio merupakan salah satu program dari

Microsoft Office, maka Visio dapat berkolaborasi dengan produk Microsoft Office lainya, seperti Microsoft Word, Excel, PowerPoint, dan Project.

2.8 XAMPP

XAMPP dikembangkan dari sebuah tim

proyek bernama Apache Friends, yang

terdiri dari tim inti (Core Team), tim pengembang (Development Team), dan tim dukungan (Suppot Team). XAMPP memiliki singkatan dari masing-masing hurufnya, yaitu :

- X

X adalah sistem operasi. Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac OS, dan Solaris.

- A

A adalah Apache. Apache merupakan aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan

halaman web yang benar kepada user

berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web, jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan, maka dapat saja suatu

database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.

- M

M adalah MySQL. MySQL merupakan sistem manajemen

database. Database merupakan struktur penyimpanan data untuk menambah, mengakses, dan memproses data yang disimpan dalam

sebuah database komputer. Bahasa

standard yang digunakan adalah SQL (Structured Query Language). MySQL merupakan perangkat lunak yang open source yaitu tidak memerlukan biaya dalam penggunaannya[8].

- P

P adalah PHP. PHP merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor. PHP merupakan bahasa berbentuk skrip yg ditempatkan dalam server dan diproses di server dimana hasilnya dikirimkan ke klien, tempat pemakai menggunakan browser. PHP dikhususkan untuk pengembangan web dinamis. PHP dapat berkomunikasi

dengan berbagai database. Oleh

karena itu dengan menggunakan PHP dapat menampilkan data yang diambil dari database[1].

- P

P adalah Perl. Perl merupakan bahasa pemrograman[12].

3 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN

3.1 Kebutuhan Perangkat Keras

sistem ini memerlukan hardware pendukung diantaranya :

1. Satu buah komputer server,

2. Satu buah personal komputer/laptop

minimal pentium 4, dan 3. Jaringan internet.

3.2 Kebutuhan Perangkat Lunak

sistem ini memerlukan software pendukung diantaranya :

1. XAMPP,

2. PHP,

3. MySql, 4. Java Script,

5. Adobe Dreamweaver, 6. Adobe Photosop,

(11)

3.3 Perancangan

Ada beberapa pengguna sistem aplikasi ini diantaranya yaitu :

1. Pelalang

2. Penawar

3. Admin

4. dan guest

berikut adalah Flow Chart dari masing-masing pengguna sistem

Start PELELANG

Upload barang

Melakukan Pengecekan Penawaran yang

masuk

Menentukan pemenang secara

independen

End Login

Ada penawaran

Ada Penawaran Tidak Ada

Penawaran

Penyesuaian Konfirmasi ke

admin (Lanjut/tidak) Menginput

Informasi pelelangan Registrasi

Y T

Logout

(12)

Keterangan Pelelang:

1. Pelelang melakukan registrasi untuk

menggunakan aplikasi ini

2. Setelah di validasi, pelelang melakukan log in dengan memasukan username dan password

3. Kemudian pelelang melakukan

uploading barang yang akan dilelang

4. Pelelang memberikan informasi

pelelangan barang tersebut

5. Kemudian pelelang melakukan

pengecekan terhadap penawaran yang masuk.

6. jika ada penawaran yang masuk maka

pelelang melakukan penentuan untuk mementukan siapa yang menjadi pemenang secara independen

7. jika tidak ada penwaran yang masuk,

maka pelelang melakukan konfirmasi ke Admin untuk memberikan informasi apakah pelelangan tersebut mau dilanjutkan atau tidak

8. Admin melakukan Logout untuk

mengakhiri.

PENAWAR

Start

Searching barang yang di lelang

Melakukan Pengecekan

Pesaing Penawaran

End Login

Harga lebih rendah

Harga yang ditawarkan lebih

rendah

Harga yang ditawarkan paling

tinggi

Melakukan Penawaran kembali

Y T

Registrasi

Logout Melakukan Penginputan

Penawaran Harga

(13)

Keterangan Penawar:

1. Penawar melakukan registrasi untuk

menggunakan aplikasi ini

2. Setelah di validasi, penawar melakukan

log in dengan memasukan username dan password

3. Kemudian penawar melakukan

Seaarching barang yang akan ditawar

4. Penawar melakukan penawaran

terhadap barang tersebut

5. Kemudian penawar melakukan

pengecekan terhadap penawaran yang masuk.

6. jika harga tawaran yang masuk lebih

rendah, maka penawar boleh melakukan penawaran kembali terhadap barang tersebut

7. jika harga tawaran penawar adalah

yang tertinggi, maka penawar dapat melakukan komunikasi independen terhadap pelalang

9. Penawar melakukan Logout untuk

mengakhiri.

ADMIN

Start

Login

Barang Terjual

Barang terjual

Update berita terbaru

Barang tidak/ belum terjual

Penyesuaian konfirmasi dari

pelelang (Lanjut/tidak)

End Delete data

user

Memanage Data User

Y T

Logout

(14)

Keterangan Admin :

1. Admin melakukan log in untuk

menggunakan aplikasi ini

2. Kemudian admin melakukan manage data

user :

2.1 jika barang dari pelelang terjual, maka admin melakukan delete user dan memberikan info terbaru pelelangan 2.2 jika barang dari pelelang tidak terjual, maka admin melakukan

penyesuaian dari pelelang, apakah ingin lanjut atau tidak

3. Admin melakukan Logout untuk mengakhiri

GUEST

Start

Searching/view Barang yang di

lelang

End

Gambar 3.3.4 Gambar Flow Chart Guest

Keterangan Guest :

Guest hanya melakukan kegiatan statik yaitu melakukan view dan searching barang yang dilelang

3.3.1 Kebutuhan Sistem

3.3.1.1 Kebutuhan Perangkat Keras

sistem ini memerlukan hardware pendukung diantaranya :

1. Satu buah komputer server,

2. Satu buah personal komputer/laptop

minimal pentium 4, dan 3. Jaringan internet.

3.3.1.2 Kebutuhan Perangkat Lunak

sistem ini memerlukan software pendukung diantaranya :

1. XAMPP,

2. PHP,

3. MySql, 4. Java Script,

5. Adobe Dreamweaver, 6. Adobe Photosop,

7. Microsoft Visio 2007

3.4 Perancangan dan Implementasi

3.4.1 Perancangan Sistem

Ada beberapa pengguna sistem aplikasi ini diantaranya yaitu :

1. Pelalang

2. Penawar

3. Admin

4. dan guest

3.4.2 Perancangan Antarmuka

3.4.2.1 STRUKTUR MENU

Gambar 3.4.2.1 Gambar Struktur Menu

3.4.2.2 STRUKTUR PELELANG

3.4.2.2.1 MENU USER PELELANG

Gambar 3.4.2.2.1 Gambar Struktur Menu User

(15)

3.4.2.3 INPUT DATA LELANG

Gambar 3.4.2.3 Gambar Input Data Lelang

3.4.2.4 STRUKTUR PENAWAR

3.4.2.4.1 STRUKTUR MENU USER PENAWAR

Gambar 3.4.2.4.1 Gambar Struktur Menu User Penawar

3.4.2.5 STRUKTUR PENAWARAN

Gambar 3.4.2.5 Gambar Struktur Penawaran

3.4.2.6 STRUKTUR ADMIN

3.4.2.6.1 MANIPULASI USER

Gambar 3.4.4 Gambar Struktur Admin

3.4.3 Perancangan Basis Data

3.4.3.1 ERD (ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM)

Gambar 3.4.3.1Gambar ERD

3.4.3.2 TABEL USER

Tabel 3.4.3.2 Tabel User

3.4.3.3 TABEL DATA LELANG

Tabel 3.4.3.3 Tabel Data Lelang

3.4.3.4 TABEL DATA CATEGORI

(16)

3.4.3.5 TABEL PENAWARAN

Tabel 3.4.3.5 Tabel Penawaran

3.4.3.6 TABEL KONFIRMASI

Tabel 3.4.3.6 Tabel Konfirmasi

3.4.3.6 TABEL INBOX

Tabel 3.4.3.6 Tabel Konfirmasi

3.4.3.7 TABEL TRANSAKSI INBOX

Tabel 3.4.3.7Tabel Transaksi Inbox

3.4.3.8 PHYSICAL DATA MODEL

Gambar 3.4.3.8 Gambar perancangan PDM

3.4.4 Implementasi

IMPLEMENTASI DATABASE

3.4.4.1 TABEL USER

Tabel 3.4.4.1Tabel Database User

3.4.4.2 TABEL DATA LELANG

Tabel 3.4.4.2Tabel Database Data Lelang

3.4.4.3 TABEL CATEGORI

(17)

3.4.4.4 TABEL PENAWARAN

Tabel 3.4.4.4Tabel Database Penawaran

3.4.4.5 TABEL KONFIRMASI

Tabel 3.4.4.5Tabel Database Konfirmasi

3.4.4.6 TABEL INBOX

Tabel 3.4.4.6Tabel Database Inbox

3.4.4.7 TABEL TRANSAKSI INBOX

Tabel 3.4.4.7Tabel Database Transaksi Inbox

3.4.8 IMPLEMANTASI HALAMAN WEBSITE

3.4.8 1 HALAMAN HOME

Gambar 3.4.8.1Gambar Halaman Home

3.4.8.2 HALAMAN INPUT DATA LELANG

Gambar 3.4.8.2 Gambar Halaman Input Data Lelang

3.4.8.3 HALAMAN PENAWARAN

(18)

3.4.8.4 HALAMAN INBOX

Gambar 3.4.8.4 Gambar Halaman Inbox

3.4.8.5 HALAMAN KONFIRMASI

Gambar 3.4.8.5Gambar Halaman Konfirmasi

3.4.8.6 HALAMAN ADMIN

3.4.8.6.1 HALAMAN HOME

Gambar 3.4.8.6.1 Gambar Halaman Home Admin

3.4.8.6.2 HALAMAN MANIPULASI USER

Gambar 3.4.8.6.2Gambar Halaman Admin Manipulasi User

3.4.8.6.3 HALAMAN INPUT CATEGORI

Gambar 3.4.8.6.3Gambar Halaman Admin Input Categori

3.4.8.6.4 HALAMAN MANIPULASI CATEGORI

(19)

3.4.5 Pengujian

3.4.5.1 PENGUJIAN KESELURUHAN SISTEM Tabel 3.4.5.1Tabel Pengujian Sistem

3.4.6 Pengaplikasian 3.4.6.1 REGISTRASI

1. Masukkan data diri Anda sesuai dengan kotak yang telah disediakan.

2. Nama dan password Anda merupakan account Anda untuk login, jadi ingatlah nama dan password yang anda telah di registrasi

3.4.6.2 PELELANGAN

1. Silahkan Login dengan memasukkan Nama dan Password yang telah teregister.

2. Pilih Categori sesuai yang anda inginkan di sebelah kiri Anda.

3. Masukkan data lelang Anda sesuai yang ada di kotak. jika ada tanda bintang(*), maka pada kotak isi tidak boleh kosong

4. Setelah Anda submit data lelang Anda, anda dapat melihatnya dengan mengkilik menu Lelang/Tawar, lalu manage data lelang kemudian klik bagian VIEW di halaman utama. 5. Data barang lelangan Anda, sebaiknya dapat Anda chek setiap hari di menu lelang/tawar lalu manage data penawaran kemudian klik VIEW pada halaman utama, hal ini akan memberitahukan Anda apakah barang yang

sudah Anda lelang sudah ada yanag menawar atau belum, klik detail untuk lebih lengkapnya.

6. Anda dapat memilih pemenang sesuai dengan harga yang palinh ideal menurut Anda. lihat data diri penawar dengan mengklik nama penawar.

7. Konfirmasikan kepada pemenang pelelangan barang Anda dengan menghubungi No. Telp pemenang.

3.4.6.3 PEMBELIAN/PENA WARAN

1. Silahkan Login dengan memasukkan Nama dan Password yang telah teregister. 2. Pilih Categori sesuai yang anda inginkan pada menu Categori.

3. Jika Anda ingin melihat data lengkap barang klik detail pada action.

4. Jika Anda sudah yakin, silakan klik tawar pada action, masukkan harga tawaran Anda.

5. Tunggu konfirmasi dari Pelelang. jika anda memenangkan pelelangan maka akan ada pengkonfirmasian kepada Anda.

6. Namun jika tidak, berarti barang tersebut sudah terjual ke penawar lain.

4 PENUTUP 4.1 Kesimpulan

Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa :

a. modul aplikasi yang berguna untuk melakukan pelelangan barang dapat digunakan dengan baik.

b. modul aplikasi yang berguna untuk melakukan penawaran barang dapat digunakan dengan baik.

No Nama Modul Skenario / Keinginan yang Diharapkan

Statu s

Uji Validasi

Link Modul Program

Input data

Pelelangan -

- - - -

Menu Utama

pelelang -

- - - -

Berha sil 8

Menu Utama

(20)

c. modul aplikasi yang berguna untuk menampilkan reporting penawaran barang dapat digunakan dengan baik.

4.1.1 Saran

Untuk meningkatkan kinerja dan kelengkapan fungsi dari Aplikasi Lelang Berbasis Web untuk Mahasiswa Politeknik Telkom ini, maka disarankan untuk :

i. Menambah fungsionalitas pengaturan data berita, sponsor, dan lain-lain

ii. Menambahkan Fungsi Search, agar lebih memudahkan pengguna web ini

iii. Mengurangi skrip PHP agar web dapat berjalan lebih cepat.

5 REFERENSI

Betha Sidik, Ir., Ir. Husni Iskandar Pohan. "Pemrograman Web dengan PHP." Bandung: Informatika Bandung, 2009.

http://bluewarrior.wordpress.com/2009/10/12/ waterfall-model-vs-v-model. Mei 3, 2010.

http://bluewarrior.wordpress.com/2009/10/12/ waterfall-model-vs-v-model/ [3 Mei 2010].

http://id.wikipedia.org/wiki/Lelang.

http://riawan.blog.unsoed.ac.id/files/2009/06/t ugas-menpro-i-perbaikan.pdf.

Kadir, Abdul. Dasar Pemrograman Web dengan Menggunakan PHP,. Yogyakarta: CV Andi, 2003. Komputer, Wahana. Sinopsis PANDUAN PRAKTIS MICROSOFT VISIO 2007. 2010.

http://www.katalogbiobses.com/judul-3344,panduan_praktis_microsoft_visio_2007.HT ML (accessed April 14, 2010).

Machpud, Habib Ali. "Waterfall Model Vs. V-Model." By Dalam Goresan Biru. http://bluewarrior.wordpress.com/2009/10/12/ waterfall-model-vs-v-model/ [3 Mei 2010]., 2009.

Madcoms. Ringkasan Buku Panduan Laengkap

Adobe Dreamweaver CS4. 2010. http://book.store.co.id/Panduan_Laengkap_Ado be_Dreamweaver_CS4__buku_13371.html (accessed April 14, 2010).

Permana, Budi. Sinopsis Seri Penuntun Praktis Adobe Photoshop CS4. 2010. http://www.gramediashop.com/book/detail/97

89792744750/seri-penuntun-praktis-adobe-photoshop-cs4 (accessed April 14, 2010).

Power, David dan Tom Muck (ed). "The essesntial Guide to Dreamweaver CS3 with CSS, Ajax, and PHP." Berkeley: Aress, 2007.

Pressman, Roger S. Software Engineering. New York: Software EngineeringMcGraw-Hill, 2001. Ramakrishnan, Raghu dan Gehrke, Johannes. "Sistem Manajemen Database(terjemahan Indonesia)." Yogyakarta: CV Andi, 2003.

Suryatiningsih dan Muhamad, Wardani.

(21)

LAMPIRAN

LAMPIRAN 1

USER DATA

LELANG ID USER

NIM NAMA

ALAMAT

EMAIL

NO TELP PASSWORD

ID_LELANG

HARGA_AWAL BATAS WAKTU

LOKASI

STATUS_BARANG

ID_CATEGORI penawaran

N N

CATEGORI NAMA_CATEGORI

ID_CATEGORI

N N

memiliki

1 1

DATA_BARANG KETERANGAN

NAMA_BARANG Transaksi_inbox

ID_USER2 ID_USER

ID_LELANG HARGA

ID_TRANS_INBOX ID_INBOX

1

HARGA_TAWAR

melelang

1 N

N

(22)

LAMPIRAN

LAMPIRAN 2

Tabel Lampiran 2. Data Mahasiswa Politeknik Telkom Angkatan 2007 & 2008

Cont. yang Ssebagian sudah Dinyatakan Lulus

Gambar

Tabel 1.6 Tabel Jadwal Pelaksanaan
Gambar 2.4 Waterfall Model
Gambar 3.3.1 Gambar Flow Chart Proses
Gambar 3.3.2  Gambar Flow Chart Proses
+7

Referensi

Dokumen terkait

Abstrak : Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan peserta didik di SMPN 31 Padang kelas VIII. Peserta didik sering dipanggil karena laporan guru mata

z Digunakan untuk menyajikan data   dalam bentuk kolom dan baris,   tujuannya agar   informasi. dapat ditampilkan secara lebih terstruktur

Termasuk akhirnya terselesaikannya juga skripsi ini dengan judul : KOORDINASI INSTANSI PEMERINTAH DAERAH DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (Studi di Dinas

Pengujian ANAKOVA pada RAKL dengan data lengkap atau dengan data hilang tidak jauh berbeda, bedanya apabila terdapat data yang hilang derajat bebas galat dan total dikurangi

Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sharia compliance yang diproksikan oleh variabel Islamic Investment Ratio tidak berpengaruh terhadap fraud pada

Sangat me- narik perhatian ialah bahwa katjang tanah jang dibeli dari grosir dan toko2 tidak, atau hanja sedikit mengandung aflatoxin, sedangkan jang dibeli dari

Hasil penelitian Kadir menunjukkan bahwa pergantian manajemen, jasa-jasa lain selain jasa audit, opini akuntan, dan preferensi kreditur berpengaruh signifikan terhadap

Menjalankan semua ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga, Keputusan Kongres, Keputusan Konferensi Besar, Peraturan