• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aljabar Boole Gerbang Logika

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Aljabar Boole Gerbang Logika"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

IT105

MATEMATIKA DISKRIT

(2)

TUJUAN

Mahasiswa

Memahami

dan

menguasai

konsep dasar logika matematika

Mahasiswa mempunyai daya nalar yang

(3)

POKOK BAHASAN

Pernyataan dan Penghubung Pernyataan

Konvers, Invers, Kontraposisi, Tautologi &

Kontradiksi

Ekuivalensi

Penarikan Kesimpulan

Kalimat berkuantor/Kalkulus Predikat

Aljabar Boole & Gerbang Logika

Bentuk-Bentuk Normal : DNF/Minterm,

CNF/Maxterm

Program sebagai Logika Instruksi

(4)

DAFTAR PUSTAKA

Prof. Ir. Danny Manongga, M.Sc., Ph.D.

(2007).

Matematika Diskrit.

Fakultas

Teknologi Informasi UKSW.

(5)

PENILAIAN

Dosen (75%)

Tugas : 30%

TTS : 35%

TAS : 35%

(6)

PENENTUAN NILAI HURUF

>= 80

A

>= 75

< 80

AB

>= 70

< 75

B

>= 65

< 70

BC

>= 60

< 65

C

>= 55

< 60

CD

>= 50

< 55

D

(7)

Aturan Kuliah

Dressing Code

– Kemeja atau Kaos ber-krah, rapi dan bersepatu, tidak bersandal-jepit (wajib dan tidak menerima alasan apapun - jika tidak sesuai, tidak

diperbolehkan mengikuti kuliah)

Presensi

– Absen > 3 kali, tanpa alasan yang jelas, Nilai : E

Jam Kuliah :

Kelas D / Selasa, 09.00 – 11.00 WIB

 Mulai 09.10 WIB

(8)

TOPIK 1

(9)

MATERI 1

PERNYATAAN

(10)

LOGIKA (1)

Logika merupakan studi penalaran

(

reasoning

).

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

disebutkan definisi penalaran :

cara berpikir dengan mengembangkan

sesuatu berdasarkan akal budi

bukan dengan perasaan atau pengalaman.

Materi logika difokuskan pada hubungan

(11)

LOGIKA (2)

Perhatikan argumen berikut:

Semua pengendara sepeda motor memakai helm.

Setiap orang yang memakai helm adalah mahasiswa. Jadi, semua pengendara sepeda motor adalah

(12)

LOGIKA (3)

Di dalam matematika, hukum-hukum logika :

– menspesifikasikan makna dari pernyataan matematis.

– untuk membedakan antara argumen yang valid dan tidak valid.

– untuk membuktikan teorema-teorema di dalam matematika.

Logika mempunyai aplikasi yang luas di dalam

ilmu komputer : dalam bidang pemrograman,

(13)

PERNYATAAN

Adalah kalimat yang mempunyai nilai kebenaran

(benar/salah)

kalimat deklaratif/proposisi

Contoh:

– UKSW berada di Salatiga. (pernyataan benar)

– 5+3=9. (pernyataan salah)

– 100+1=101. (pernyataan, benar/salah tergantung konteks biner/desimal)

– Meja itu besar. (bukan pernyataan)

(14)

PENGHUBUNG PERNYATAAN (1)

Untuk membuat pernyataan yang lebih

kompleks dari pernyataan-pernyataan yang lebih

sederhana dibutuhkan penghubung.

Pernyataan-pernyataan yang lebih kompleks ini

disebut pernyataan majemuk (

compound

statement

).

Jadi pernyataan primer atau atomik adalah

pernyataan-pernyataan yang tidak mempunyai

penghubung.

(15)

PENGHUBUNG PERNYATAAN (2)

Negasi

Konjungsi

Disjungsi

Kondisi (Conditional)/Implikasi

(16)

NEGASI (1)

Notasi: ¬ atau

~ atau ¯ atau ’

Negasi pernyataan P adalah suatu pernyataan

~P yang mempunyai nilai kebenaran berlawanan

dari nilai kebenaran pernyataan semula.

Contoh:

– P : Hari ini hujan.

– Q : Hari ini panas.

Maka pernyataan NOT dari P dan Q adalah

– ~P: Hari ini tidak hujan.

(17)

NEGASI (2)

(18)

DISJUNGSI (1)

Notasi:

atau + atau

Disjungsi dari dua pernyataan P dan Q adalah

– suatu pernyataan P  Q yang mempunyai nilai

kebenaran T jika P atau Q atau keduanya mempunyai nilai kebenaran T, selain itu P  Q bernilai F.

Contoh:

P: Hari ini hujan.

Q: Ada 10 kamar dalam rumah ini.

(19)

DISJUNGSI (2)

 Saya akan menonton pertandingan di tv atau pergi ke lapangan pertandingan.

“atau” dipakai dalam bentuk yang eksklusif untuk

memilih salah satu dari dua alternatif tetapi tidak keduanya (P atau Q saja tetapi tidak P dan Q).

 Ada sesuatu yang salah dengan bolam itu atau dengan pengabelannya.

“atau” dipakai dalam bentuk yang inklusif yaitu bisa

salah satu atau kedua alternatif terjadi (P, atau Q atau

P dan Q). “atau” digunakan seperti yang dimaksud

(simbol ).

 Dua atau tiga orang cedera dalam kecelakaan itu.

“atau” tidak ditujukan dalam arti Penghubung yang

(20)

DISJUNGSI (3)

Sifat simetri: P

Q = Q

P.

Negasi P 

Q adalah ~P 

~Q.

(21)

KONJUNGSI (1)

Notasi:

, . ,

, atau

Konjungsi dari dua pernyataan P dan Q adalah

– suatu pernyataan P  Q yang mempunyai nilai

kebenaran T bila P dan Q keduanya mempunyai nilai kebenaran T, selain itu P  Q bernilai F.

Contoh:

P: Hari ini hujan.

Q: Ada 10 kamar dalam rumah ini.

(22)

KONJUNGSI (2)

 Mawar berwarna merah dan kucing berwarna hitam.

“dan” digunakan seperti yang dimaksud (simbol ). Prinsip simetri berlaku. PQ = QP

 Inem membuka pintu dan berjalan masuk.

“dan” berarti “kemudian” karena “berjalan masuk”

terjadi setelah “Inem membuka pintu”  tidak dapat diterjemahkan dengan .

Prinsip simetri tidak berlaku. PQ  QP

 Inem dan Ponim bersaudara.

“dan” bukan penghubung, karena hanya satu kalimat

bukan dua kalimat setara yang dihubungkan dengan AND.

Bila dipecah, akan menjadi kalimat berita tidak lengkap.

“Inem bersaudara”. Kalimat menjadi tidak lengkap

(23)

KONJUNGSI (3)

Sifat simetri: P

Q = Q

P.

Negasi P 

Q adalah ~P 

~Q.

(24)

IMPLIKASI (1)

Notasi:

Jika P dan Q adalah dua pernyataan, maka

implikasi pernyataan P

Q dapat dibaca

sebagai IF P, THEN Q.

P dan Q adalah suatu pernyataan conditional. P

disebut proposisi antecedent/premis/kondisi dan

Q adalah consequent/konklusi.

(25)

IMPLIKASI (2)

Implikasi

p

q

memainkan peranan penting

dalam penalaran. Implikasi ini tidak hanya

diekspresikan dalam pernyataan standard “jika

p

, maka

q

” tetapi juga dapat diekspresikan

dalam berbagai cara, antara lain:

(26)

IMPLIKASI (3)

– Tulis dalam bentuk simbolis: “Kalau William

mengambil Kalkulus atau Harry mengambil Sosiologi,

maka Charles akan mengambil Bahasa Inggris.”

J: William mengambil Kalkulus. K: Harry mengambil Sosiologi.

(27)

IMPLIKASI (4)

P

Q

(ekuivalen dengan) ~P

Q.

Buktikan dengan tabel kebenaran!

~(P 

Q) 

~(~P 

Q) 

P 

~Q.

(28)

IMPLIKASI (5)

 Proposisi-proposisi berikut adalah implikasi dalam berbagai bentuk:

a) Jika hari hujan, maka tanaman akan tumbuh subur. b) Jika tekanan gas diperbesar, mobil melaju kencang.

c) Es yang mencair di kutub mengakibatkan permukaan air laut naik.

d) Orang itu mau berangkat jika ia diberi ongkos jalan.

e) Ahmad bisa mengambil matakuliah Teori Bahasa Formal hanya jika ia sudah lulus matakuliah Matematika Diskrit.

f) Syarat cukup agar pom bensin meledak adalah percikan api dari rokok.

g) Syarat perlu bagi Indonesia agar ikut Piala Dunia adalah dengan mengontrak pemain asing kenamaan.

(29)

IMPLIKASI (6)

 Ubahlah proposisi c sampai h, ke dalam bentuk

proposisi “jika p, maka q ”.

 Penyelesaian:

– Jika es mencair di kutub, maka permukaan air laut naik.

– Jika orang itu diberi ongkos jalan, maka ia mau berangkat.

– Jika Ahmad mengambil matakuliah Teori Bahasa Formal, maka ia sudah lulus matakuliah Matematika Diskrit.

– Pernyataan yang diberikan ekivalen dengan “Percikan api dari

rokok adalah syarat cukup untuk membuat pom bensin

meledak” atau “Jika api memercik dari rokok, maka pom bensin meledak”

– Pernyataan yang diberikan ekivalen dengan “Mengontrak

pemain asing kenamaan adalah syarat perlu untuk Indonesia

agar ikut Piala Dunia” atau “Jika Indonesia ikut Piala Dunia maka Indonesia mengontrak pemain asing kenamaan”.

(30)

BIIMPLIKASI (1)

Notasi: 

Jika P dan Q adalah dua pernyataan,

maka biimplikasi pernyataan P 

Q

(dibaca P jika dan hanya jika Q)

mempunyai nilai T bilamana baik P dan Q

keduanya mempunyai nilai kebenaran

yang sama.

PQ mempunyai sifat simetri yaitu:

(31)

BIIMPLIKASI (2)

Terdapat sejumlah cara untuk menyatakan

bikondisional

p

q

dalam kata-kata,

yaitu:

p

jika dan hanya jika

q

.

p

adalah syarat perlu dan cukup untuk

q

.

(32)

BIIMPLIKASI (3)

P

Q

(P

Q)

(Q

P)

(33)

BIIMPLIKASI (4)

Proposisi majemuk berikut adalah

bi-implikasi:

1 + 1 = 2 jika dan hanya jika 2 + 2 = 4.

Syarat cukup dan syarat perlu agar hari hujan

adalah kelembaban udara tinggi.

(34)

BIIMPLIKASI (5)

Tuliskan setiap proposisi berikut ke dalam

bentuk “

p

jika dan hanya jika

q

”:

a) Jika udara di luar panas maka anda membeli es

krim, dan jika anda membeli es krim maka udara di luar panas.

b) Syarat cukup dan perlu agar anda memenangkan pertandingan adalah anda melakukan banyak

latihan.

c) Anda naik jabatan jika anda punya koneksi, dan anda punya koneksi jika anda naik jabatan.

d) Jika anda lama menonton televisi maka mata anda lelah, begitu sebaliknya.

(35)

BIIMPLIKASI (6)

Penyelesaian:

a) Anda membeli es krim jika dan hanya jika udara di luar panas.

b) Anda melakukan banyak latihan jika dan hanya jika anda memenangkan pertandingan.

c) Anda naik jabatan jika dan hanya jika anda punya koneksi.

d) Mata anda lelah jika dan hanya jika anda lama menonton televisi.

(36)
(37)

TABEL

(38)
(39)

MATERI 2

(40)

Dari suatu implikasi, bisa dibentuk varian

implikasi yang lain, yaitu:

Konvers (Q

P)

Invers (~P

~Q)

Kontraposisi (~Q

~P)

P 

Q 

~Q 

~P

Buktikan dengan tabel kebenaran!

(41)

KONVERS, INVERS, KONTRAPOSISI (2)

 Jika A merupakan suatu bujursangkar, maka A merupakan suatu 4 persegi panjang

P : A merupakan suatu bujursangkar

Q : A merupakan suatu 4 persegi panjang

Kn: Q  P : Jika A merupakan 4 persegi panjang, maka A adalah suatu bujursangkar In: P  Q : Jika A bukan bujursangkar,

maka A bukan 4 persegi panjang Kt: Q  P : Jika A bukan 4 persegi panjang,

maka A bukan bujursangkar

(42)

KONVERS, INVERS, KONTRAPOSISI (3)

 Jika n adalah bilangan prima > 2, maka n adalah bilangan ganjil.

P : n adalah bilangan prima > 2 Q : n adalah bilangan ganjil

Kn: Q  P : Jika n adalah bilangan ganjil,

maka n adalah bilangan prima > 2 In: P  Q : Jika n bukan bilangan prima > 2,

maka n bukan bilangan ganjil Kt: Q  P : Jika n bukan bilangan ganjil,

maka n bukan bilangan prima > 2

(43)

TAUTOLOGI dan KONTRADIKSI (1)

Tautologi adalah pernyataan yang nilai

kebenarannya selalu benar.

Contoh: P

~P (buktikan!)

Kontradiksi adalah pernyataan yang nilai

kebenarannya selalu salah.

(44)

TAUTOLOGI dan KONTRADIKSI (2)

Tunjukkan

bahwa

kalimat-kalimat

di

bawah

ini

adalah

Tautologi

dengan

(45)
(46)

Gambar

TABEL NEGASI
TABEL SETARA/SENILAI/EKUIVALEN

Referensi

Dokumen terkait

parsial terhadap harga saham pada perusahaan Manufaktur subsektor Pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.. Kata kunci: Likuiditas, Solvabilitas,

Dalam satu tempat produsen tauge dapat menghasilkan 15-20 kg kulit kecambah per hari.Hal ini menunjukkan bahwa limbah kecambah kurang bermanfaat dalam kebutuhan manusia,

Oleh sebab itu, kelompok yang peduli lingkungan, mulai dari peneliti, edukator, aktivis lingkungan hidup, serta pihak lain berusaha meyakinkan para pemilik atau

pupuk kandang ayam yang difermentasi EM4 berpengaruh nyata sampai sangat nyata terhadap hampir semua variabel yang diamati, kecuali tinggi tanaman per tanaman umur 17 hst dan

Menggunakan teknik kriopreservasi ini suatu organ atau jaringan dapat disimpan dalam waktu lama tanpa adanya penurunan viabilitas dan tanpa mengubah sifat genetik

Pemerintah melaksanakan secara langsung kegiatan pengelolaan hutan yang terkait dengan: kawasan hutan (penunjukkan kawasan hutan, pelaksanaan tata batas, penetapan kawasan hutan);

Reagen diteteskan di bagian pinggir dalam lingkaran slide test dan diusahakan saat meneteskan serum tidak langsung bercampur dengan reagen, karena akan

Persiapan bahan baku pada KBM Industri Kayu Gresik PERUM PERHUTANI II JATIM diperoleh dari sejumlah daerah di Jawa Timur yang dibagi dalam 2 unit, berikut tabel yang