User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer

48 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

SISTEM OPERASI

(2)

DEFINISI SISTEM OPERASI

(3)

KOMPONEN SISTEM KOMPUTER

Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses

komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input Output

Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan

koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user-user yang berbeda.

Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk

menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem basis data, video games, program bisnis dan lain-lain.

(4)

LAYANAN SISTEM OPERASI

Program development. Program execution. Access to I/O devices. Controlled access to File.

System Access.

(5)

SISTEM OPERASI

Resource allocator

Sistem operasi mengatur dan mengalokasikan sumber daya

sumber daya sistem komputer

Program control

Sistem operasi melakukan control eksekusi dari program user dan

operasi input output.

Kernel

(6)

TUJUAN SISTEM OPERASI

Satu fungsi penting sistem operasi ialah sebagai

program pengendali yang bertujuan untuk

menghindari kekeliruan (

error

) dan penggunaan

komputer yang tidak perlu

Tujuan Sistem Operasi

Kemudahan.

Efisiensi.

(7)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Komputer digital, pertama kali di desain oleh

ahli matematika bernama

Charles Babbage

(1792 - 1871), memberikan gagasan tentang

suatu mesin yang terprogram.

Keterbatasan teknologi masa itu, membuat

mesin yang diciptakan

Charles Babbage

tidak

dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan.

Mesin yang diciptakan hanya berupa mekanis,

tanpa adanya sistem operasi.

Bekerja sebagai mesin hitung. Mesin yang

diciptkan Charles, digunakan untuk

(8)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(9)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(10)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

SERIAL PROCESSING

• Pada generasi ini, programmer berinteraksi langsung dengan perangkat keras,

tidak terdapat sistem operasi. Operasional mesin, dikontrol dengan console

yang berupa display light, toggle switch, input devices. Input device dapat berupa card reader, sedangkan output devices dapat berupa printer.

Tidak terdapat mekanisme penjadwalan/scheduling dinamis, karena

programmer menentukan alokasi waktu setiap job yang akan dikerjakan.

Kelemahan pada generasi ini adalah : Suatu task bisa saja telah selesai sebelum menghabiskan jatah waktu yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga terdapat waktu yang dihabiskan untuk menunggu untuk

(11)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(12)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

SIMPLE BATCH SYSTEM

• Sistem Operasi Batch Sederhana menghasilkan mekanisme pengurutan dan pengelompokan instruksi secara otomatis.

• Masalah timbul jika mekanisme eksekusi instruksi berhubungan dengan I/O, karena I/O relatif lambat jika dibandingkan dengan processor, sehingga

terdapat banyak sekali kondisi idle.

(13)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

(14)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

MULTIPROGRAMMING BATCH SYSTEM

• Pada sistem multiprogramming, sistem operasi harus menyediakan

mekanisme untuk manajemen memori, penjadwalan CPU dan manajemen disk.

• Sistem operasi multiprogram menyediakan supply untuk I/O routine. Sistem harus dapat mengalokasikan memori untuk beberapa job. Beberapa job yang sudah siap dieksekusi akan dipilih oleh sistem job mana yang akan dieksekusi oleh CPU. Perangkat apa saja yang diperlukan oleh setiap job juga harus

dialokasikan oleh sistem.

JOB 3

JOB 2

JOB 1

(15)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

MULTIPROGRAMMING BATCH SYSTEM

Beberapa job dikumpulkan oleh sistem operasi pada memori utama pada waktu yang sama. Kumpulan job ini merupakan bagian dari job yang disimpan pada pool (job pool). Job pool berisi job-job yang sudah siap dieksekusi.

• Jumlah job dapat disimpan bersama-sama pada memori biasanya lebih kecil daripada jumlah job yang dapat berada pada job pool. Sistem operasi

mengambil beberapa job yang siap untuk dieksekusi untuk diletakkan di memori utama.

• Jika job yang sedang dieksekusi menunggu beberapa task (seperti proses

(16)
(17)
(18)
(19)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(20)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

TIME SHARING SYSTEM

Time sharing atau multitasking adalah pengembangan dari sistem

multiprogram. Beberapa job yang berada pada memori utama dieksekusi oleh CPU secara bergantian. CPU hanya bisa menjalankan program yang berada pada memori utama. Perpindahan antar job terjadi sangat sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setiap program pada saat

dijalankan. Suatu job akan dipindahkan dari memori ke disk dan sebaliknya.

(21)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

TIME SHARING SYSTEM

• User memberikan instruksi pada sistem operasi atau program secara langsung dan menerima respon segera.

• Perangkat input berupa keyboard dan perangkat output berupa display screen, seperti cathode-ray tube (CRT) atau monitor. Bila sistem operasi selesai mengeksekusi satu perintah, makan sistem akan mencari

pernyataan berikutnya dari user melalui keyboard.

(22)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

TIME SHARING SYSTEM

• Agar user dapat mengakses data dan kode program dengan nyaman, sistem menyediakan sistem file online.

• Suatu file adalah kumpulan informasi yang berhubungan yang

didefinisikan oleh pembuatnya. Biasanya, file berupa program (baik

bentuk source dan object) dan data. Data file berupa teks dengan format tertentu.

• Secara umum, file adalah kumpulan bit, bite, baris atau record.

(23)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(24)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DESKTOP SYSTEM

• Semakin turunnya harga perangkat keras, dikembangkan sistem komputer untuk satu user. Jenis sistem komputer ini biasanya disebut dengan

personal computer (PC).

• Perangkat I/O berupa keyboard dan mouse, dan perangkat output berupa display screen atau printer yang berkecepatan tinggi.

Personal Computer dikembangkan tahun 1970-an. Sistem ini disebut dengan mikro komputer.

• Sistem operasi masih belum dikembangkan untuk multiuser maupun

(25)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DESKTOP SYSTEM

• Sistem operasi yang dikembangkan adalah Microsoft Windows dan Apple Machintosh. Sistem operasi MSDOS dari Microsoft yang masih single

tasking dikembangkan oleh IBM menjadi OS/2 yang merupakan sistem multitasking.

• Berkembangnya sistem komputer dari mainframe menjadi mikro

(26)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DESKTOP SYSTEM

Contoh perpindahan sistem operasi adalah perkembangan sistem operasi

MULTICS. MULTICS dikembangkan tahun 1965 sampai 1970 oleh

Massachusetts Institute of Technology (MIT) sebagai utilitas komputasi yang berjalan pada komputer mainframe yang besar dan komplek.

Kemudian Bell Laboratories mengembangkan MULTICS dengan mendesain UNIX tahun 1970 untuk minikomputer PDP-11. Tahun 1980,

(27)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(28)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

PARALLEL SYSTEM

Sistem paralel atau sistem multiprosessor mempunyai lebih dari satu prosessor yang dapat berkomunikasi, membagi bus, clock dan juga perangkat memory dan peripheral. Sistem ini disebut sebagai tightly coupled system. Sistem ini dikembangkan karena beberapa alasan. Salah satu keuntungan dari sistem ini adalah meningkatkan jumlah proses yang dapat dijalankan pada satu waktu (throughput).

• Dengan meningkatkan jumlah prosessor, diharapkan pekerjaan dapat

dikerjakan dalam waktu yang lebih pendek. Alasan lain dari pengembangan sistem multiprosessor adalah meningkatkan kehandalan sistem. Jika fungsi dapat didistribusikan pada beberapa prosessor, maka kegagalan dari satu prosessor tidak akan menghentikan sistem, tetapi hanya memperlambat sistem. Kemampuan untuk melanjutkan penyediaan layanan untuk

(29)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

PARALLEL SYSTEM

• Sistem multi prosesor yang sering digunakan adalah model symmetric

multiprocessing, dimana setiap prosesor menjalankan sistem operasi yang identik dan komunikasi antar prosesor jika diperlukan.

• Beberapa sistem menggunakan asymmetric multiprocessing, dimana setiap prosesor mempunyai tugas tetentu. Prosesor master mengontrol sistem, prosesor lain menunggu instruksi master atau mempunyai tugas yang ditentukan oleh master. Skema ini merupakan hubungan master-slave. Prosessor master menjadwal dan mengalokasikan pekerjaan dari prosessor slave.

(30)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(31)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DISTRIBUTED SYSTEM

• Tren sistem komputer saat ini adalah mendistribusikan komputasi diantara beberapa prosesor. Prosesor berkomunikasi dengan prosesor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sistem ini disebut loosely coupled system atau sistem terdistribusi

(distributed system).

• Prosesor pada sistem terdistribusi bervariasi ukuran dan fungsinya. Biasanya terdiri dari mikro prosesor, workstation, mini komputer dan sistem komputer general purpose.

(32)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DISTRIBUTED SYSTEM

Resource sharing, jika sejumlah site yang berbeda dihubungkan, maka user pada site satu dapat menggunakan sumber daya dari site lainya. Sebagai contoh, user pada site A dapat menggunakan printer laser dari site B. Sebaliknya user B dapat mengakses file user A.

(33)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DISTRIBUTED SYSTEM

Lebih handal, Jika satu site gagal pada sistem terdistribusi, sisa site dapat melanjutkan operasinya. Jika sistem dibagi sejumlah instalasi besar, maka kegagalan salah satunya tidak berakibat pada sisa sistem.

Komunikasi, terdapat beberapa anggota program yang memerlukan mengganti data dengan data lain pada satu sistem. Sistem Windows

contohnya, sering terjadi membagi data atau transfer data antara display. Jika beberapa site dihubungkan dengan lainnya dengan jaringan

komunikasi, prosessor pada site yang berbeda dapat menukar informasi. User melakukan transfer file atau komunikasi dengan user lain melalui

(34)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

DISTRIBUTED SYSTEM

• Sistem terdistribusi memerlukan infrastruktur jaringan, berupa local area network (LAN) atau wide area network (WAN). Sistem terdistribusi

(35)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(36)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

CLUSTERED SYSTEM

• Sistem terklaster (clustered system) adalah pengembangan dari sistem terdistribusi. Perbedaan sistem terklaster dengan sistem terdistribusi

adalah pada sistem terklaster memungkinkan dua atau lebih sistem untuk membagi penyimpan sekunder (storage) bersama-sama. Sistem ini

mempunyai kehandalan sistem yang tinggi seperti pada sistem terdistribusi.

• Sistem terklaster dapat berupa model asymmetric clustering dimana satu server menjalankan aplikasi sementara server lainnya standby. Model

(37)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(38)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

REAL TIME SYSTEM

• Salah satu bentuk sistem operasi untuk keperluan khusus adalah sistem

real time. Sistem real time digunakan bila terdapat kebutuhan ketepatan waktu pada operasi prosesor atau aliran data sehingga sering digunakan untuk perangkat control pada suatu aplikasi seperti mengontrol percobaan keilmuan, sistem medical imaging, sistem control industri dan beberapa sistem display.

(39)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

REAL TIME SYSTEM

• Terdapat dua bentuk sistem real time. Sistem hard real time menjamin tugas kritis diselesaikan tepat waktu. Pada sistem ini penyimpan sekunder terbatas atau tidak digunakan, data langsung dikirim ke memori atau read-only memory (ROM) dalam waktu singkat. Pada sistem hard real time

terjadi konflik pada sistem time sharing dan tidak didukung oleh sistem operasi tujuan umum.

• Bentuk lainnya adalah soft real time dimana tugas kritis mendapatkan prioritas lebih tinggi dari tugas lain dan setelah satu task selesai maka task berprioritas ini akan diselesaikan. Sistem ini terbatas pada industri

(40)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI

Serial Processing Simple Batch System

Multiprogrammin g Batch System

Time Sharing

(41)

SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI :

HANDHELD SYSTEM

(42)

JENIS JENIS SISTEM OPERASI

DOS

WINDOWS

MACINTOSH

OS/2

(43)

DISK OPERATING SYSTEM

DR-DOS

Dibuat oleh perusahaan digital research pada tahun 1988 dari Hasil

transformasi CP/M (control program/monitor). Digital Research didirikan oleh Gory Kildall (1942-1994). Sistem operasi Ini digunakan sampai pada komputer pentium.

PC-DOS

Dirancang dan dibuat oleh perusahaan microsoft corp. namun dengan

dikeluarkannya sistem operasi windows, sistem operasi ini sudah jarang / tidak digunakan lagi saat ini.

MS-DOS

(44)

WINDOWS

• Dirancang oleh Microsoft Corp. Pada awalnya dibuatnya windows bukan merupakan sistem operasi karena windows versi 3.x. Untuk menjalankannya masih bergantung pada sistem operasi DOS.

• Tujuan awalnya hanya untuk mengatasi masalah yang dihadapi pengguna komputer dalam melakukan :

MULTITASKING : penggunaan program komputer secara bersamaan.

(45)

MACINTOSH

Macintosh pertama dikeluarkan oleh perusahaan APPLE CORP. Berbeda dengan sistem operasi yang lain, sistem ini hanya ditujukan untuk komputer berbasis grafis dengan istilah GUI (Graphical User Interface).

(46)

OS/2

(47)

UNIX/LINUX

(48)

TERIMA KASIH

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...