• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP MANAJEMEN dalam AGRIBISNIS PERIKANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KONSEP MANAJEMEN dalam AGRIBISNIS PERIKANAN"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP MANAJEMEN

dalam AGRIBISNIS PERIKANAN

(2)

Manajemen dalam AGRIBISNIS

 Tujuan setiap kegiatan bisnis adalah mencapai goal-nya secara efisien dan efektif

(berdaya guna dan berhasil guna)

The main goal of business is profit

Oleh karena itu, untuk mencapainya, perlu dilakukan secara SISTEMATIS dan TERENCANA  Di sisi lain, manusia memiliki KETERBATASAN, shg perlu melibatkan ORANG LAIN untuk

bekerjasama dalam mencapai tujuan bisnisnya. HAL INI sudah termasuk menggunakan MANAJEMEN.

MANAJEMEN AGRIBISNIS adalah penerapan manajemen dalam bisnis yang berbasis

pertanian dalam arti luas (including perikanan, peternakan, ...)

 OKI, siapa saja yang hendak terjun dalam AGRIBISNIS perlu memahami MANAJEMEN, a.l:

1. definisi,

2. fungsi-fungsi manajemen, 3. tingkatan manajemen,

(3)

1

2

3

(4)
(5)

The next of

Manajemen dalam AGRIBISNIS

Karakteristik agribisnis yang khas --- maka manajemen nya berbeda

dengan manajemen lainnya.

Hal-hal yang membedakan, a.l:

1. Keanekaragaman bisnis yang besar 2. Besarnya jumlah pelaku agribisnis 3. Skala usahanya beragam pula

4. Persaingan yang ketat khususnya di agribisnis skala kecil, dimana banyak

penjual (produsen: petani, nelayan, pembudidaya skala kecil) namun sedikit pembeli

5. The way of life nya tradisional daripada bisnis lainnya

6. Usaha agribisnis dan badan-badan usahanya cenderung dilakukan oleh petani/

nelayan/pembudidaya sendiri dan keluarganya

7. Produksi agribisnis bersifat musiman, tergantung lingkungan eksternal: alam 8. Dampak kebijakan/program pemerintah sangat mengena langsung pada sektor

(6)

PENTINGNYA MANAJEMEN dan MANAJER

Suatu usaha/organisasi apapun selalu melibatkan orang, baik sedikit maupun

banyak, perlu kerjasama, shg butuh MANAJEMEN

Dalam kerjasama ini butuh orang yang memimpin --- yaitu disebut MANAGERFaktor penyebab kegagalan bisnis yang UTAMA adalah manajemen yang TIDAK

efektif.

Berhasil tidaknya agribisnis tergantung efektif tidaknya pemanfaatan sumberdaya

organisasi oleh manajer.

Manajer = orang yang mampu dan ahli memimpin organisasinya untuk mencapai

tujuan yang ditetapkan, termasuk mengelola SDM

Keberhasilan manajer antara lain ditentukan oleh persiapan awal, pelaksanaan

dan pengawasan dalam pekerjaannya. INI sudah merupakan fungsi MANAJEMEN yang harus dilakukan manajer bersama bawahannya.

Dalam implementasinya, fungsi2 manajemen tidak dapat dipisahkan satu sama

(7)

DEFINISI MANAJEMEN

Adalah ilmu dan seni perencanaan,

pengorganisasian, pergerakan dan pengawasan

atas SUMBERDAYA, terutama SDM untuk mencapai

tujuan organisasinya.

Komponen dalam definisi MANAJEMEN:

1.

Ada Tujuan yang akan dicapai

2.

Tujuan itu dicapai melalui orang lain

(8)

Management

(9)

What is management

(10)
(11)

Planning

is choosing the business model and

allocating resources and selecting goals

Management Functions

Organizing

is creating task, culture and

reporting relationships to coordinate and motive

individuals to achieve the firm’s goals

Leading

is creating a vision using power, influence, and

persuasion for individuals to follow

(12)

Fungsi-fungsi

Manajemen

1. Perencanaan

2. Pengorganisasian

3. Pergerakan

(13)

Menjelaskan pentingnya menetapkan sasaran dan

merumuskan strategi sebagai langkah awal manajemen

efektif

Manajemen yang efektif dimulai dengan menetapkan

sasaran

– tujuan yang diharapkan (dan direncanakan)

untuk dicapai oleh sebuah bisnis. Penetapan sasaran

memiliki 4 tujuan spesifik: 1) Memberikan pedoman bagi

para manajer; 2) Membantu mengalokasikan sumber

(14)

PERENCANAAN

Kejadian2 y.a.d bersifat uncertainty terutama yang uncontrolable, shg perlu

diRENCANAKAN

Berisi apa-apa yang akan dilakukan

Sebagai pedoman kerja untuk mencapai tujuan

Menghindari rutinitas dan memperkecil kejadian yg tak terduga

MANFAAT PERENCANAAN:

1. Mengurangi uncertainty

2. Dapat fokus pada tujuan

3. Tindakannya terkoordinasi dg baik 4. Metode kerja bisa lebih efisien efektif

5. Pendelegasian pekerjaan lancar karena ada: KEBIJAKAN, PROSEDUR, JADWAL; shg

karyawan yg kurang cakap pun dapat melakukannya

(15)

Bentuk-bentuk PERENCANAAN:

1.

Sasaran/tujuan; ini bentuk UTAMA dari perencanaan; misalnya akan

mengurangi kerusakan barang 5%/bulan; meningkatkan kekompakan

karyawan. DD semua aktifitas dapat terarah pada TUJUAN/sasaran yg

ditetapkan.

2.

Strategi; yaitu bagaimana perusahaan akan menjalankan misinya. Strategi

ketepatan waktu juga penting, ketepatan alokasi dan penggunaaan

sumberdaya.

3.

Kebijakan, sering disebut SOP (Standart Operational Prosedur)

4.

Prosedur; merupakan serangkaian tindakan yg akan dijalankan utk

mempermudah pencapaian tujuan

5.

Aturan; --sbg bagian prosedur dan lebih spesifik dan pasti

6.

Program: kombinasi antara KEBIJAKAN, Prosedur, aturan, serta alokasi

(16)

SYARAT PERENCANAAN dikatakan BAIK

harus mampu menjawab 5W 1H questions

1.

Tindakan apa yg harus dilakukan (WHAT action in

necessary?)

2.

MENGAPA hal tsbt dilakukan (WHY must it be done?)

3.

Dimanakah dan kapan hal tsbt dilaksanakan (WHERE and

WHEN will it take place?)

4.

Siapa yang akan melaksanakan (Who will do it?)

(17)

SIFAT PERENCANAAN yg BAIK

1.

Rasional

2.

Fleksibel

(18)

LANGKAH dalam PROSES PERENCANAAN

1. Collecting data and information

2. Analisis situasi dan masalah yg terlibat

3. Forcasting terhadap perkembangan yg akan terjadi di masa y.a.d

4. Menetapkan tujuan dan hasil, sbg pedoman utk sasaran yg akan dicapat.

5. Mengembangkan berbagai alternatif sbg arah tindakandan memilih alternatif

yg paling sesuai

6. Mengevaluasi kemajuan dan mencocokan kembali pandangan seseorang

(19)

PENGORGANISASIAN

Meliputi langkah2 atau usaha sbb:

1. Menentukan struktur organisasi

2. Menentukan pekerjaan yg harus dilakukan

3. Memilih, menempatkan dan melatih karyawan

4. Merumuskan garis kegiatan

5. Membentuk sejumlah hubungan di dalam organisasi dan kemudian menunjuk

(20)

3 HUBUNGAN DASAR dalam HUBUNGAN

FORMAL

1.

Tanggung jawab

2.

Wewenang

(21)

PENGARAHAN

Merupakan gerak pelaksanaan dari fungsi 1 dan 2

Menciptakan kondisi yg menumbuhkan minat kerja, kekuatan bertindak,

pemikiran imajinatif dan kelompok kerja yg berkelanjutan. Ini bisa dicapai melalui kepemimpinan yg baik. Ada 3 kepemimpinan yaitu otoriter,

kebebasan, dan demokratis.

 Menciptakan hasrat untuk berhasil

(22)

PENGAWASAN

Dilakukan agar mudah melakukan perbaikan jika tjd penyimpangan,

memastikan apa yg terjadi dan mencari penyebabnya.

Mengukur: seberapa jauh hasil telah dicapai sesuai RENCANA.Dapat menjamin apa yg dihasilkan sesuai harapan.

Ada hubungan erat antara pengawasan dan perencanaan.  Pengawasan meliputi kegiatan:

1. Menentukan STANDAR

2. MENGUKUR DAN MEMBANDINGKAN HASIL KERJA thdp STANDAR

(23)

TINGKATAN MANAJEMEN

1. MANAJEMEN PUNCAK; peran: menyusun kebijakan strategis, bertanggung jawab menyeluruh; bertanggungjawab langsung kpd komisaris; dikenal dg istilah DIREKTUR atau CEO (Chief Exceutive Officer)

2. MANAJEMEN MENENGAH; mengarahkan manajer bawahan atau karyawan operasional. Bertanggung jawab mengimlementasikan apa2 kebijakan nya manajemen puncak.

(24)

PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN

1. PEMBAGIAN KERJA; masing2 SDM perusahaan hrs jelas apa yg harus dilakukan. Pembedaan

tugas membedakan jabatan seseorang, apakah pinpinan, staf atau karyawan.

2. KEKUASAAN/WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

Wewenang = hak utk mengambil keputusan sehbungan dg tugas, T.J, atau pekerjaan yg harus dilakukan. Sdgkn Tugas dan T.J. Adalah pekerjaan yg harus dilakukan.

3. DISIPLIN;

4. KESATUAN PERINTAH; misal: seorang pegawai menerima perintah HANYA dari seorang

atasan saja.

5. KESATUAN ARAH di masing2 bagian di perusahaan harus 1 visi misi, tdk boleh bertentangan. 6. Kepentingan individu dibawah kepentingan bersama.

7. Pembayaran upah yg adil

8. Pemusatan; ada wewenang yg terpusat di pimpinan ttt, sebagian lain didelegasikan. 9. Batas kekuasaan harus ada agar ada kejelasan batas2 wewenang msg2.

10.Tata tertib; harus ada ketertiban, a place for everything and everything in its place.\ 11.Keadilan

12.Stabilitas pegawai 13.Inisiatif

(25)

Menjabarkan empat kegiatan yang membentuk proses

manajemen

Jadi, Manajemen

merupakan proses

perencanaan,

pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan

semua sumber

daya perusahaan untuk mencapai sasaran organisasi

.

Perencanaan

ialah menetapkan apa yang harus dilakukan perusahaan dan cara

terbaik melakukannya. Proses menata sumber daya dan kegiatan

menjadi struktur yang koheren disebut

pengorganisasian

. Dalam

pengarahan

, seorang manajer memandu dan memotivasi karyawan

untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pengawasan

adalah proses

(26)

FUNGSI Manajemen

Planning

-Perencanaan

,

penetapan tujuan, bertindak,

mengukur sumberdaya, menentukan hasil;

Organizing

-Pengorganisasian

,

penghimpunan

sumberdaya, pembagian tugas,

pertanggungjawaban;

Leading

-Pemimpinan

,

pengarahan dan penggerakan

(

actuating

);

Pengendalian

,

pengawasan, perbandingan hasil

(27)
(28)

Referensi

Dokumen terkait

Kesenjangan komunikasi antara pengguna dengan perancang sistem informasi juga dapat menjadi penyebab utama dalam kegagalan sebuah sistem informasi manajemen yang

operasional dalam organisasi bisnis yang mencakup manajemen sumber daya manusia, manajemen produksi atau operasi,manajemen pemasaran, dan manajemen keuangan3.  Organisasi

Fokus kepada persamaan nilai dimana pendekatan ini akan berhasil jika pemasar memiliki pemahaman yang superior terhadap masalah yg dapat dipecahkan oleh suatu produk. tertentu

Whelen (2006) menjelaskan berbagai hal penyebab kegagalan penerapan strategi yaitu: 1) komunikasi yang sulit antar staf, 2) komitemen manajemen operasional lemah, 3) gagal

• Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber

Pendekatan fungsi merupakan pendekatan studi pemasaran dari aktivitas-aktivitas bisnis yang terjadi atau perlakuan yang ada pada proses dalam sistem pemasaran yang akan

Kerzner (1982) memberikan definisi manajemen proyek adalah merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka

Artikel membahas urgensi leadership dan manajemen dalam Pendidikan Islam untuk membentuk generasi emas masa depan dengan skills dan kerjasama