• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Metode Penelitian Tahap Perencana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Contoh Metode Penelitian Tahap Perencana"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Contoh Metode Penelitian

Tahap Perencanaan

Judul

PENGENALAN BENTUK SIDIK JARI UNTUK MENGETAHUI

BAKAT SESEORANG MENGGUNAKAN ALGORITMA

JARINGAN SARAF TIRUAN

Proposal Skripsi

Oleh

Edri Adi Setiawan NIM J1F114015

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Suatu bakat atau potensi yang dimiliki seseorang umumnya didapat seiring

perkembangan atau jalannya kehidupan orang tersebut. Mulai dari kecil sampai besar

seseorang menggali bakatnya dengan beragam aktivitas yang menurutnya benar dan

dapat membuat suatu perkembangan untuk dirinya kearah yang lebih baik.

Umumnya orang tua ketika mendidik anak akan mengarahkan perkembangan bakat

si anak sesuai keinginan orang tua sehingga terkadang konflik timbul antara apa yang

diinginkan orang tua dengan apa yang diinginkan si anak.

Biasanya data perkembangan bakat anak bisa terlihat saat masih di Taman

Kanak-kanak dimana guru pengasuh yang berkerja sama dengan pakar psikologi

menilai aktivitas dan perilaku si anak sehingga dapat menemukan bakat si anak.

Tetapi seiring berjalannya waktu data tersebut bisa saja tidak relevan lagi karena

seseorang bisa saja berubah bakatnya seiring dengan pertumbuhan dan lingkungan

yang mempengaruhinya. Untuk membantu mengembangkan bakat seseorang tidak

harus selalu datang ke psikolog untuk bertanya. Ada cara lain yang dapat dilakukan,

yaitu dengan mengidentifikasi pola sidik jari.

Sidik jari merupakan identitas pribadi yang tak mungkin ada yang

menyamainya. Jika di dunia ini hidup 6 miliar orang, maka ada 6 miliar pola sidik

jari yang ada dan belum ditemukan seseorang yang memiliki sidik jari yang sama

dengan lainnya. Uniknya lagi, sidik jari dapat pula dijadikan panduan

mengidentifikasi bagaimana potensi seseorang, jadi sebenarnya kita bisa mengetahui

bakat atau potensi kita sehingga kita bisa mengakomodasikan potensi kita untuk jenis

pekerjaan apa yang paling cocok dengan bakat kita tersebut.

Dengan adanya metode jaringan saraf tiruan bakat seseorang dapat diketahui

dengan mengidentifikasi pola sidik jari tiap orang. Metode ini dapat diterapkan pada

ilmu komputer agar suatu alat dapat memiliki kecerdasan untuk menentukan bakat

seseorang. Metode ini lebih efektif dibanding jika harus sering konsultasi langsung

dengan psikolog karena tidak perlu mengeluarkan waktu dan biaya berlebih. Oleh

karena itu perlu adanya penerapan jaringan saraf tiruan ini untuk mengetahui bakat

(3)

1.2 Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka rumusan masalah yang

dapat dibuat adalah:

1. Apakah ada suatu metode untuk mengenali bakat seseorang tanpa harus datang

ke psikolog ?

2. Apakah pengenalan pola sidik jari dapat menentukan bakat seseorang dengan

akurat ?

3. Bagaimana cara mengidentifikasi pola sidik jari ?

4. Apakah pengenalan pola sidik jari dapat mengefisensikan waktu dan biaya

untuk mengenali bakat seseorang ?

1.3 Batasan Masalah

Penelitian ini hanya mencangkup mengenai pengenalan pola sidik jari untuk

mengetahui bakat seseorang. Untuk bagian tubuh lain tidak termasuk dalam

penelitian.

1.4 Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

1. Mengetahui suatu metode untuk mengenai bakat seseorang tanpa harus

konsultasi dengan psikolog.

2. Dapat menentukan bakat seseorang dengan melakukan identifikasi pola sidik

jari.

3. Dapat menerapkan metode jaringan saraf tiruan untuk mengidentifikasi sidik

jari.

4. Dapat meminimalisir waktu dan biaya untuk bisa mengetahui bakat seseorang.

1.5 Manfaat Penelitian

1. Orang tua tidak perlu selalu datang ke psikolog untuk mengetahui bakat anak.

2. Seseorang dapat mengenali bakatnya hanya dengan mengidentifikasi pola

sidik jari.

3. Orang tua dapat memaksimalkan bakat anak melalui sebuah alat yang dapat

(4)

BAB II

Metodologi Penelitian

2.1 Pengumpulan Data

Pengumpulan data untuk penelitian yang dilakukan adalah dengan mencari

pola sidik jari seseorang dari berbagai literatur dan pakar yang dihubungkan dengan

menentukan jenis bakat seseorang. Lalu melakukan sample testing terhadap pola

sidik jari seseorang dengan aktivitas yang dilakukannya.

2.2 Studi Pustaka

Referensi yang akan dijadikan sumber studi pustaka diambil dari buku-buku,

jurnal, dan informasi pakar ahli secara langsung.

2.3 Analisa dan Desain

Bagian yang akan dianalisa oleh program adalah bagian

lengkungan-lengkungan garis dari jari dan ketika sudah didapat akan menghasilkan data beberapa

pilihan bakat dari hasil analisa sidik jari. Metode analisa menggunakan metode

jaringan saraf tiruan dimana lengkungan-lengkungan jari merupakan inputan, dan

perhitungan didalam program merupakan prosesnya, serta hasil bakat yang keluar

adalah outputnya.

Desain aplikasi yang akan dibuatumumnya akan ada tampilan mengenai

gambar finger print, data sidik jari seseorang, dan beberapa opsi bakat yang akan

dikembangkan beserta persentasi bakat yang lebih dominan.

2.4 Pembuatan Program

Aplikasi yang akan dibuat menggunakan visual studio yang berbasis GUI.

Aplikasi ini menggunakan bantuan sesnsor yang didapat dari finger print, dan hasil

finger print itulah yang akan dianalisa pola dari sidik jarinya.

2.5 Implementasi

Penerapan dari penelitian ini adalah dengan melakukan cek sidik jari seseorang

(5)

dilakukan cek sidik jari lagi kepada orang yang sama untuk mengetahui apakah ada

perubahan pola sidik jari.

2.6 Uji Coba

Disini akan dimuat hasil dari penerapan metode yang digunakan apakah

hasilnya dapat sesuai dengan tujuan yag diharapkan atau tidak. Walaupun hasilnya

ada yang tidak sesuai denga harapan tetap akan dilaporkan sebagai informasi.

2.7 Kesimpulan

Dibagian ini akan dibuat suatu informasi dari hasil penelitian yang dilakukan

apakah dengan metode ini berhasil mengetahui bakat seseorang atau tidak. Lalu akan

disampaikan juga mengenai kekurangan dalam penelitian dan informasi mengenai

apakah pola sidik jari seseorang mengalami perubahan dalam beberapa minggu

Referensi

Dokumen terkait

Orientasi peran jenis tradisional merupakan arah pola perilaku atau karakteristik yang dikehendaki oleh lingkungan untuk dimiliki oleh seseorang sesuai dengan pandangan

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, yaitu suatu jenis penelitian hukum yang diperoleh dari studi kepustakaan, dengan

Adapun dalam penelitian ini diusulkan adalah sistem pakar untuk menentukan skala prioritas suatu perkara menyusun rule yang didapat dari aturan dan atau pendapat pakar

Penggabungan berbagai faktor pengungkit dari setiap dimensi akan dijadikan acuan dalam menentukan berbagai kemungkinan yang terjadi ke depan, yang dirumuskan dalam

1) Jenis motivasi adalah faktor-faktor yang mendorong wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata.. 2) Pilihan pola perjalanan adalah alternatif kunjungan seseorang dalam

Pengenalan pola sidik jari parsial dapat dilakukan dengan menggunakan bentuk segitiga yang diperoleh dari proses delaunay triangulation dari titik-titik minutiae

Dalam penelitian ini, kesimpulan yang diperoleh dari berbagai sumber literatur yang digunakan adalah karakteristik kewirausahaan merupakan suatu cara bagi perpustakaan

Data sekunder Data sekunder adalah informasi yang diperoleh tidak secara langsung dari narasumber, tetapi dari pihak ketiga, data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan hasil