• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisa Jurnal Pengaruh Pengeluaran Kons

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Analisa Jurnal Pengaruh Pengeluaran Kons"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS ANALISIS JURNAL

Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi Dosen Pengampu: Darma Rika Swaramarinda

Oleh:

Novia Nur Azizah (8143163897)

Fakultas Ekonomi

Jurusan Ekonomi dan Administrasi Program Studi D3 Sekretari

Universitas Negeri Jakarta Jl. Rawamangun Muka, Jakarta 13220

(2)

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kemajuan perkembangan pembangunan Indonesia telah berhasil meningkatkan perekonomian Indonesia. Data menyebutkan bahwa rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11% per tahun. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran pelaku ekonomi, masyarakat, pemerintah dan pihak dari luar negeri. Meningkatnya perekonomian Indonesia berdampak pada kesejahteraan rakyat dimana pendapatan mereka meningkat dan permintaan akan barang dan jasa juga meningkat.

Dalam ekonomi modern, penggunaan sumber daya tidak hanya untuk investasi tetapi juga pelayanan publik. Untuk memberikan fasilitas yang memadai bagi masyarakat pemerintah mengeluarkan anggaran yang kita kenal sebagai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggaran ini untuk melakukan pembangunan seperti pembangunan jalan, jembatan layang dan lain-lain. Jumlah penerimaan APBN berasal dari penerimaan dalam negeri maupun luar negeri seperti dana hibah.

Dalam sistem perekonomian peran pemerintah sangatlah penting. Adam Smith mengemukakan bahwa pemerintah hanya memiliki 3 fungsi yaitu, fungsi pemerintah untuk memelihara keamanan dan pertahanan negeri, fungsi untuk menyelenggarakan keadilan, fungsi untuk menyediakan barang-barang yang tidak disediakan pihak swasta seperti jalan raya, jembatan, bendungan, ruang terbuka dan lain-lain.

Secara garis besar pengeluaran pemerintah terdiri dari pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan. Pengeluaran rutin mencakup pengeluaran konsumsi pemerintah seperti pembelajaan inventaris kantor, pemeliharaan gedung, dan lain-lain sedankan pengeluaran pembangunan pemerintah mencakup pengeluaran investasi seperti upah dan gaji karyawan.

(3)

Rumusan Masalah:

Apa pengaruh pengeluaran konsumsi dan investasi Pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia? Adakah dampak positif bagi masyarakat? Apa hubungan pengeluaran konsumsi dan investasi pemerintah dengan teori ekonomi makro?

Tujuan:

(4)

KETERANGAN JURNAL

Judul Jurnal:

Pengaruh Pengeluaran Konsumsi dan Investasi Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

Penulis:

Darma Rika Swaramarinda, Susi Indriani, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta

Tahun Terbit:

Agustus 2011

Sumber:

(5)

ANALISA JURNAL

Dalam perekonomian Indonesia ada dua teori yaitu teori mikro ekonomi dan teori makro ekonomi. Dimana teori mikro ekonomi yaitu, cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Sedangkan makro ekonomi atau adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan, dimana makro ekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi masyakarakat, perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis, untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, dan tenaga kerja. Dalam teori makro ekonomi, membahas empat komponen, yaitu pengeluaran konsumsi rumah tangga, investasi perusahaan, pengeluaran konsumsi dan investasi pemerintah, dan ekspor-impor.

Perkembangan perekonomian suatu Negara dapat ditunjukkan oleh pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Negara tersebut. PDB merupakan nilai dari total output yang dihasilkan oleh suatu Negara. PDB Indonesia terus meningkat sementara pertumbuhannya mengalami fluktuasi dengan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 5,12% per tahun. Menurut Salvatore 1977, Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai suatu proses dimana PDB riil atau pendapatan riil per kapita meningkat secara terus menerus melalui kenaikan produktivitas per kapita. Namun, pendapatan riil perkapita bukan satu-satunya sasaran kebijaksanaan bagi negara berkembang.

Menurut teori pertumbuhan ekonomi neo-klasik, dengan mengasumsikan luas lahan tetap, maka yang mempengaruhi pertumbuhan adalah peningkatan pada penawaran tenaga kerja, peningkatan pada capital stock dan peningkatan pada produktivitas. Meningkatnya penawaran tenaga kerja akan menyebabkan bertambahnya output. Output akan meningkat bila semakin banyak orang yang ikut serta dalam proses produksi suatu negara. Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin hari semakin membaik setelah pemerintah membuat kebijakan-kebijakan baru sehingga tercipta kondisi ekonomi yang kondusif.

(6)

bentuk fisik sarana dan prasarana. Pengeluaran pembangunan dibedakan atas pengeluaran yang dibiayai dengan dana rupiah dan bantuan proyek.

Dalam perekonomian untuk mencari keseimbangan pendapatan nasional dapat menggunakan rumus:

Pengeluaran konsumsi pemerintah yaitu, pengeluaran rutin negara yang mencakup gaji pegawai, tunjangan pegawai, pengeluaran rutin daerah dan lain-lain. Pengeluaran konsumsi berdampak pada konsumsi pegawai atau masyarakat terhadap barang dan jasa. Kenaikan konsumsi pada barang dan jasa menyumbang kontribusi terhadap bruto nasional dan pertumbuhan ekonomi.

(7)

KESIMPULAN

Hubungan antara pengeluaran investasi dan pengeluaran konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia memberikan dampak positif. Pengeluaran investasi dan pengeluaran konsumsi pemerintah Indonesia cenderung meningkat setiap tahun. Hal ini berdampak pada keinginan yang meningkat terhadap barang dan jasa. Dimana gaji dan tunjangan pegawai meningkat dan konsumsi mereka terhadap barang dan jasa juga meningkat yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

(8)

DAFTAR PUSTAKA

Darma Rika Swaramarinda, Susi Indriani, 2011. Jurnal Pengaruh Pengeluaran Konsumsi dan

Investasi Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jakarta. Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

http://sarah-syahriyani.blogspot.co.id/2013/04/pengaruh-variabel-variabel-makro.html

http://ueu201412149.weblog.esaunggul.ac.id/2014/10/24/teori-ekonomi-makro/

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan adalah menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah atas pendidikan dan tingkat pertumbuhan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) terhadap pertumbuhan ekonomi

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pertumbuhan Tingkat Bunga, Tingkat Upah, Pengeluaran Pembangunan, Investasi, Pengeluaran Rutin, ICOR, dan Kesempatan Kerja secara

PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI

Penelitian tersebut memiliki keterkaitan dengan kondisi perekonomian di Indonesia, dimana pengeluaran militer dapat memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pertumbuhan Tingkat Bunga, Tingkat Upah, Pengeluaran Pembangunan, Investasi, Pengeluaran Rutin, ICOR, dan Kesempatan Kerja secara

Dan Pada Grafik 1.2 tersebut dapat dilihat bahwa laju pertumbuhan pengeluaran pemerintah sektor infrastruktur mengalami peningkatan yang terjadi pada tahun 2015, yang dimana pada tahun

i PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PADA KAB/KOTA DI PROVINSI JAWA BARAT Oleh : Lely Caciliawati Pembimbing: Yuyus Yudistria,

Penelitian tersebut memiliki keterkaitan dengan kondisi perekonomian di Indonesia, dimana pengeluaran militer dapat memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dengan didasari oleh