• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGELOLAAN PIUTANG BADAN LAYANAN UMUM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGELOLAAN PIUTANG BADAN LAYANAN UMUM"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PENGELOLAAN PIUTANG

BADAN LAYANAN UMUM

OLEH:

JAMAL WIWOHO

DISAMPAIKAN DALAM WORKSHOP DI LORR INN

HOTEL SOLO 30 AGUSTUS 2012

(2)

• PP Nomor 23 Tahun 2005 Tentang Badan layanan Umum Pasal 17;

• PMK 128 Tahun 2007, tentang pengurusan Piutang Negara, sebagaimana diubah dengan PMK 163 Tahun 2011;

(3)

Piutang Negara adalah jumlah uang yang wajib dibayar

kepada Pemerintah Pusat dan/atau hak Pemerintah Pusat yang dapat dinilai dengan uang sebagai akibat per anjian atau

(4)

• Piutang BLU adalah jumlah uang yang wajib dibayar kepada BLU dan/atau hak BLU yang dapat dinilai dengan uang

(5)

1. BLU dapat memberikan piutang sehubungan dengan

penyerahan barang, jasa, dan/atau transaksi lainnya yang berhubungan langsung atau tidak langsung dengan kegiatan BLU.

2. Piutang BLU dikelola dan diselesaikan secara tertib, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab serta dapat memberikan nilai tambah, sesuai dengan praktek bisnis yang sehat dan berdasarkan ketentuan peraturan

(6)

3. Piutang BLU dapat dihapus secara mutlak atau bersyarat oleh pejabat yang berwenang, yang nilainya ditetapkan secara berjenjang.

4. Kewenangan penghapusan piutang secara berjenjang ditetapkan dengan Peraturan Menteri

Keuangan/gubernur/bupati/walikota, sesuai dengan

(7)

• Piutang BLU merupakan piutang negara.

(8)

1. Piutang BLU dikelola dan diselesaikan secara tertib, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab serta dapat memberikan nilai tambah, sesuai dengan praktek bisnis yang sehat.

2. Dalam rangka penyelenggaraan pengelolaan piutang BLU sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemimpin BLU wajib menetapkan pedoman pengelolaan piutang BLU yang

(9)

3. Pedoman pengelolaan piutang BLU sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling kurang mencakup:

a. Prosedur dan persyaratan pemberian piutang;

b. Penatausahaan dan akuntansi piutang;

c. Tata cara penagihan piutang; dan

(10)

• Sistem dan Prosedur Piutang UNS sekurang-kurangnya terdiri dari:

a. Prosedur dan persyaratan pemberian piutang;

b. Penatausahaan dan akuntansi piutang;

c. Tata cara penagihan piutang; dan

d. Pelaporan piutang.

• Harapan pimpinan BLU UNS kegiatan ini sekaligus

(11)

S

EKIAN DAN

T

ERIMA

K

ASIH

Referensi

Dokumen terkait

mengajukan SPM Pengesahan ke KPPN harus diperlakukan sebagai penerimaan BLU triwulan bersangkutan pada saat pengembalian PNBP diterima BLU...  Sisa PNBP TA 2008 dan/atau

Kementerian Pengguna Anggaran Bendahara Umum Negara BANK SENTRAL Dewan Gubernur BI Menteri Teknis BLU MENKEU Pimpinan BLU Dewas BUMN/D Komisaris KEUANGAN NEGARA FISKAL MONETER

Pola pengelolaan keuangan pada BLU merupakan pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang

Mitra mendirikan gedung dan bangunan dan/ atau sarana berikut fasilitasnya di atas tanah milik BLU, untuk kemudian digunakan oleh Mitra dalam rangka pelaksanaan Tugas dan Fungsi

Pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam

Kementerian Pengguna Anggaran Bendahara Umum Negara BANK SENTRAL Dewan Gubernur BI Menteri Teknis BLU MENKEU Pimpinan BLU Dewas BUMN/D Komisaris KEUANGAN NEGARA FISKAL MONETER

3) Mitra mendirikan gedung dan bangunan dan/atau sarana berikut fasilitasnya di atas tanah milik BLU, untuk kemudian digunakan oleh Mitra dalam rangka pelaksanaan tugas

Sesuai Dengan Kebutuhan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berdasarkan Urusan Dan Kewenangannya Tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif,