• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAFTARAN NPWP SECARA LANGSUNG KE KPP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENDAFTARAN NPWP SECARA LANGSUNG KE KPP"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAFTARAN NPWP SECARA LANGSUNG KE KPP

*

P en

g ur

u s

untuk Wajib Pajak Badan

Pengurus merupakan orang yang bertanggung jawab penuh atas kepengurusan badan untuk kepentingan badan dan sesuai maksud dan tujuan badan, serta dapat mewakili badan baik di dalam maupun di luar

pengadilan, yang dibuktikan dengan dokumen berupa akta pendirian dan/atau dokumen lain yang dipersamakan.

PENGUKUHAN PKP

mendaftarkan diri pada KPP (orang yang

bersangkutanataupengurusdalamhalbad anusaha*) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepada Wajib Pajak diberikan NPWP.

Terhadap penyampaian permohonan secara tertulis, KPP memberikan Bukti Penerimaan Surat apabila permohonan dinyatakan telah diterima secara lengkap.Apabilapenyampaian tidak lengkap, makapermohonan dikembalikan kepada Wajib Pajak.

KPP menerbitkan Kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah Bukti Penerimaan Surat diterbitkan.

(2)

Dokumen yang disyaratkan sebagai kelengkapan permohonan pendaftaran NPWP:

1. WP OP yang tidak menjalankan usaha atau tidak melakukan pekerjaan bebas; melaporkan usahanya untuk

dikukuhkan sebagai PKPke KPP

yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan, dan/atau tempat kegiatan usaha Wajib Pajak

Terhadap penyampaian permohonan secara tertulis, KPP memberikan Bukti Penerimaan Surat apabila permohonan dinyatakan telah diterima secara lengkap.

Petugasmelakukan surveylapangan

(3)

a. dokumen yang menunjukkan identitas diri Wajib Pajak untuk Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing; dan

b. dokumen yang menunjukkan tempat tinggal Wajib Pajak,

c. Fotokopi surat keterangan kerja/ID Card/slip gaji.

2. Wajib Pajak badan yang memiliki kewajiban perpajakan sebagai pembayar pajak, pemotong dan/atau pemungut pajak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan;

a. dokumen yang menunjukkan pendirian atau pembentukan badan dan perubahannya;

b. dokumen yang menunjukkan identitas diri pengurus badan; dan

c. dokumen yang menunjukkan adanya pemberian izin usaha atau kegiatan dari pejabat atau instansi yang berwenang.

3. Bendahara yang ditunjuk sebagai pemotong dan/atau pemungut pajak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

a. dokumen yang menunjukkan bahwa Wajib Pajak ditunjuk sebagai Bendahara Pemerintah; dan

b. dokumen identitas diri orang pribadi yang ditunjuk sebagai Bendahara Pemerintah.

 PMK NOMOR 182/PMK.03/2015

Referensi

Dokumen terkait

Tugas Akhir Praktik Kerja Lapangan Mandiri (PKLM) yang berjudul “ Tatacara Penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Secara Jabatan Pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama

Penerbitan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Secara Jabatan Pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Medan Barat”. Tugas akhir ini adalah salah satu syarat untuk

4 (empat) bulan sejak saat diterimanya permohonan secara lengkap, dalam hal permohonan pengembalian diajukan oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan kegiatan

Dalam hal berkas permohonan sudah lengkap, Petugas TPT mencetak Bukti Penerimaan Surat (BPS) dan Lembar Pengawasan Arus Dokumen (LPAD). BPS diserahkan kepada Wajib

dengan pokok permasalahan. Permohonan pendaftran merek diajukan secara tertulis kepada Direktorat Jenderal surat permohonan pendaftran merek tersebut harus diajukan

p) Dalam hal e-SPT dinyatakan lengkap oleh Direktorat Jenderal Pajak, kepada Wajib Pajak diberikan Bukti Penerimaan Elektronik sebagai tanda terima penyampaian SPT Tahunan.

a. permohonan diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia, ditandatangani oleh WP dan ditujukan kepada Kepala Dispenda;.. apabila surat permohonan ditandatangani

Hal tersebut menunjukkan bagian seksi penagihan KPP Pratama Banjarmasin melakukan penagihan secara aktif dan adanya penerimaan surat paksa yang diterbitkan pada