• Tidak ada hasil yang ditemukan

Terminologi dan konsep pada CorelDRAW

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Terminologi dan konsep pada CorelDRAW"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Mari Menjelajah CorelDRAW X3!

Sebelum kita memulai menggunakan aplikasi CorelDRAW, mari kita berkenalan dulu dengan beberapa terminologi dan konsep yang ada di CorelDRAW. Selain itu, kita juga harus mengenal workspace kita, supaya pada saat akan menggunakan CorelDRAW, kita bisa menggunakannya dengan nyaman, aman, sentosa.. hehe :D

Pada tutorial ini, kalian akan belajar mengenai:

Terminologi dan konsep pada CorelDRAW

Workspaces CorelDRAW

Tools yang ada di CorelDRAW

Terminologi dan konsep pada CorelDRAW

Sebelum berlanjut ke tahap selanjutnya, sebaiknya kita familiar dengan terminologi di bawah ini:

Term Deskripsi

Object Elemen pada gambar, seperti shape, line, text, curve, symbol, atau layer Drawing Pekerjaan yang dilakukan di CorelDRAW, misalnya membuat poster,

logo, desain baju, dll

Vector Graphic Gambar yang digenerasi secara deskripsi matematika yang ditentukan oleh posisi, panjang, dan arah

Bitmap Gambar yang komposisinya berupa kotak-kotak pixel atau titik

Docker Window yang mengandung perintah-perintah dan setting yang relevan pada tool atau task yang spesifik

Flyout Tombol yang membuka grup dari beberapa tool yang berhubungan Artistic Text Tipe text yang pada text tersebut dapat kita aplikasikan efek-efek

special, misalnya diberi bayangan

Paragraf Text Tipe text yang pada text tersebut dapat kita aplikasikan beberapa opsi format dan dapat diedit dalam blok yang besar

Apa bedanya Graphic dan Image?

Yang disebut dengan Graphic adalah sebuah gambar yang dibuat dengan menggunakan computer secara langsung, misalnya desain poster yang dibuat menggunakan aplikasi CorelDRAW, animasi 3D, Adobe Photoshop dll

(3)

Apa bedanya Vector dan Raster?

Vektor adalah basis gambar pada objek yang menggunakan perhitungan relasi matematika. Sebuah objek yang berbasis Vector, saat dibesarkan atau dikecilkan, ia tetap memiliki gambar yang utuh (tidak pecah). Biasanya hasil gambar yang berbasis Vector adalah Graphic.

Sedangkan Raster adalah basis gambar pada objek yang tidak menggunakan perhitungan relasi

matematika, ia berasal dari kumpulan pixel-pixel pada sebuah objek. Sebuah objek yang berbasis Raster, saat dibesarkan atau dikecilkan, ia akan pecah dan akan terlihat blok-blok pixelnya.

Contoh:

objek Vector objek Raster

Hasil graphic yang kita buat pada aplikasi CorelDRAW adalah Vector. Membuka Aplikasi CorelDRAW

Langkah-langkah yang diperlukan untuk membuka aplikasi adalah:

1. Klik Start Button

2. Open All Programs

3. Open CorelDRAW Graphics Suite X3

4. Open CorelDRAW X3

Langkah ini dapat dipercepat dengan mengklik ganda shortcut CorelDRAW pada desktop (jika ada).

(4)

New Untuk membuat workspace baru

Recently Used Membuka salah satu file yang telah kita buat sebelumnya (umumnya akan menampilkan 5 file terakhir yang kita buat)

Open Untuk mengaktifkan file yang sudah tersimpan pada disk

New From Template Membuat workspace baru dengan template yang sudah disediakan oleh CorelDRAW

CorelTUTOR Berisi tutorial dasar untuk menggunakan CorelDRAW yang interaktif

(5)

Workspaces CorelDRAW

Part Deskripsi

Menu Bar Area yang berisi drop-down menu yang berisi perintah, dikelompokkan berdasarkan kategori

Title Bar Area yang menampilkan judul dari gambar yang sedang dibuat Toolbar Bar yang berisi shortcut menu dan perintah-perintah lain

Property Bar Bar yang berisi perintah-perintah yang berhubungan dengan tool atau objek yang sedang aktif

Docker Window yang berisi perintah-perintah atau setting yang relevan pada tool atau text yang spesifik

Color Palette Bar yang berisi warna-warna yang akan diletakkan pada objek Navigator Button yang ada di pojok kanan bawah pada display window

fungsinya untuk membuka display yang lebih kecil dan memudahkan kita berpindah ketika sedang menggambar

Status Bar Area di bawah application window yang berisi informasi mengenai properties objek seperti type, size, color, fill, dan resolution. Area

Title Bar Menu Bar Toolbar

(standard) Property Bar

(6)

Tool

Box

Pada toolbox terdapat berbagai peralatan untuk menggambar atau membuat desain. Ikon-ikon yang tampil hanyalah sebagian dari yang ada. Untuk melihat ikon-ikon yang tersembunyi, klik pada ikon dengan durasi waktu yang agak lama, maka akan tampil ikon-ikon yang tersembunyi. Berikut ini tampilan ikonnya :

ini juga memberikan informasi mengenai status posisi mouse berada

Document Navigator Area pada kiri bawah application window yang berfungsi untuk mengontrol perpindahan pages atau menambah pages

Ruler Border horizontal dan vertical yang digunakan untuk mengatur size dan posisi objek ketika menggambar

Drawing Page Area segi empat dalamDRAWing window, lokasi untuk kita menggambar dan representasi area print

Drawing Window Area di luarDRAWing page yang dibatasi dengan scroll bars dan application controls

(7)

Membuat Dokumen Baru

Untuk membuat dokumen baru, dapat dilakukan dengan mengklik New pada jendela Welcome Screen at Startup. Dapat juga dilakukan dengan langkah File New (Ctrl N) atau dapat pula dilakukan dengan mengklik ikon New pada Toolbar.

Mengatur Ukuran Halaman

Untuk mengatur ukuran halaman, dapat dilakukan dengan langkah berikut: 1. Open menu Layout

2. Klik sub menu Page Setup

(8)

Selain itu, dapat pula kita manfaatkan panel Property Bar yang sudah disediakan oleh aplikasi CorelDRAW

Mengatur Page Background

Untuk mengatur background halaman, dapat dilakukan dengan langkah berikut: 1. Open Menu Layout

2. Klik sub menu Page Background

Maka akan muncul jendela baru seperti ini:

Ada 3 jenis background pada CorelDRAW: 1. No Background

(9)

3. Bitmap

Memberikan warna background yang berasal dari image

Mengatur Text

Terlebih dahulu, kita akan menambahkan Text pada workspace kita, caranya adalah klik ikon Text Tool

kemudian tambahkan Text pada bagian yang memerlukan.

Selanjutnya, untuk mengatur Text dari segi size, style, dan warna dapat dilakukan dengan berbagai cara.

Cara pertama bisa melalui Menu Text atau cara kedua yaitu melalui Property Bar

Pada property bar di atas, kita bisa mengatur letak koordinat text kita, posisi kemiringan text, font, size, style (bold, italic, underline), paragraph, bullet, character formatting, dan edit text.

Untuk memberikan warna pada text, caranya arahkan kursor pada text dan di klik dengan pick tool, kemudian pilih warna yang diinginkan yang ada pada panel color palette.

Membuat dan Mewarnai Garis

(10)

Untuk membuat garis lurus, caranya klik pertama ujung garis kemudian tarik garis lurus dan klik lagi untuk akhir garis.

Untuk membuat kurva, caranya klik pertama ujung garis, tahan mouse dan buat gambar kurva kemudian klik lagi untuk akhir garis.

Artistic media tool:

Tool ini memberikan beberapa pilihan bentuk yang bisa kita gunakan, diantaranya Preset, Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure.

Cara untuk membuat garis dengan menggunakan tool ini adalah dengan melakukan klik (tekan), kemudian geser garis sesuai dengan betuk garis yang kita inginkan, kemudian lepas mouse.

Berikut ini type garis yang dapat kita lihat pada panel property setelah kita klik artistic media tool pada toolbox :

Preset Brush Sprayer

(11)

Membuat dan Mewarnai Bentuk

Untuk membuat bentuk, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara pertama, kita dapat membuat bentuk dari penyatuan garis-garis yang ada pada kelompok Freehand Tool.

Selain itu, kita dapat membuat bentuk dengan memanfaatkan tool yang telah disediakan oleh CorelDRAW. Di antaranya:

Rectangle Tool

Ellipse Tool

Kelompok Polygon Tool

Kelompok Basic Shapes

Sebagai contoh, buatlah gambar berikut ini dengan Polygon Tool

Untuk mengatur ketebalan garis pinggir objek, dapat menggunakan Outline Tool

Untuk memberikan warna pada bentuk, klik objek dengan Pick Tool, kemudian gunakan ada dua metode untuk memberikan warna, pertama berikan warna dengan panel Color Palette atau gunakan Fill Tool

(12)

Sebagai contoh, mari kita berikan warna seperti ini untuk objek yang telah kita buat. Gunakan Fill Tool – Fountain Fill Dialog kemudian hapus garis pinggir dengan Outline Tool – No Outline

Seleksi Dua Objek

Untuk menggabungkan atau menghilangkan bagian dari suatu objek dengan mengkolaborasikan dengan objek yang lain kita dapat memilih beberapa model seleksi diantaranya weld, trim, intersect, simplify,

front minus back, dan back minus front.

Kita bisa melihat beberapa tool tersebut pada property bar.

Sebagai contoh, buatlah 2 gambar bentuk seperti berikut:

Seleksi kedua objek dengan Pick Tool, kemudian klik masing-masing ikon di atas

(13)

Intersect Simplify

Front Minus Back Back Minus Front

Efek Khusus Pada Objek

Pada CorelDRAW terdapat berbagai macam tool yang dapat kita gunakan untuk membuat suatu efek khusus. Tool tersebut berupa interactive blend tool, interactive contour tool, interactive distortion tool, interactive envelope tool, interactive extrude tool, interactive drop shadow tool dan interactive transparency tool.

Interactive Blend Tool

Sebagai contoh, mari kita buat gambar berikut

Caranya,

1. Buatlah obek lingkaran dengan Ellipse Tool kemudian berikan warna merah.

2. Kemudian buatlah objek bintang dengan Polygon Tool kemudian berikan warna kuning, letakkan agak jauh dari objek lingkaran

(14)

Interactive Contour Color

Sebagai contoh, mari kita buat gambar berikut

Caranya,

1. Buatlah objek bintang dengan Polygon Tool kemudian berikan warna biru tua

2. Kemudian, klik ikon Interactive Contour Color, maka pada Property Bar akan muncul menu seperti ini:

Berikan warna garis pinggir dan fill contour sesuai dengan kehendak kita, untuk latihan ini, kita gunakan masing-masing warna putih

3. Kemudian, arahkan kursor pada bintang, tarik garis dari luar ke tengah objek

Interactive Drop Shadow Tool

Sebagai contoh, mari kita buat gambar berikut

Caranya,

1. Buatlah objek bintang dengan Polygon Tool kemudian berikan warna kuning 2. Klik ikon Interactive Drop Shadow Tool

(15)

Latihan

(16)

Referensi

Gambar

Gambar yang digenerasi secara deskripsi matematika yang ditentukan

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini digunakan dua metode untuk mengidentifikasi warna objek pada robot soccer yaitu Color Filtering ( CF ) dan k-Nearest Neighbor ( k-NN )

Penelitian ini digunakan dua metode untuk mengidentifikasi warna objek pada robot soccer yaitu Color Filtering ( CF ) dan k-Nearest Neighbor ( k-NN )