KEBIJAKAN MUTU. Program Studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana

10 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

KEBIJAKAN MUTU

Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Program Studi Pendidikan Khusus

(2)

i

KEBIJAKAN MUTU

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

Revisi -

Tanggal 29 November 2017

Dibuat Unit Penjaminan Mutu Prodi

Diseyujui Gugus Penjaminan Mutu Fakultas

Ditetapkan Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal

(3)

KATA PENGANTAR

Dokumen ini Kebijakan Mutu disusun berdasarkan turunan dari Kebijakan Mutu Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Dengan disusunnya dokumen kebijakan mutu program studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk dijadikan sebagai pedoman dalam menjalankan penjaminan mutu di tingkat program studi. Atas peran serta dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI), Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Unit Penjaminan Mutu (UPM) kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Dokumen Kebijakan Mutu program studi Pendidikan Khusus diimplementasikan agar program studi Pendidikan Khusus dapat melaksanakan penjaminan mutu secara baik dan kontinyu.

Ketua Unit Penjaminan Mutu Program Studi Pendidikan Khusus

(4)

iii

DAFTAR ISI

Halaman Awal……… i

Kata Pengantar………... ii

Daftar Isi……… iii

1. Visi, Misi dan Tujuan program studi Pendidikan Khusus………. 1

2. Latar Belakang………. 2

3. Lingkup Kebijakan SPMI program studi Pendidikan Khusus………... 2

4. Definisi Istilah dalam Dokumen SPMI……… 2

5. Garis Besar kebijakan SPMI program studi Pendidikan Khusus………... 3

6. Informasi Dokumen SPMI program studi Pendidikan Khusus……… 5

7. Hubungan Kebijakan SPMI dengan Renstra program studi Pendidikan Khusus……….. 6

(5)

KM.PKh.01

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

KEBIJAKAN MUTU

1. Visi, Misi dan Tujuan program studi Pendidikan Khusus

• Visi

Pada tahun 2020 menjadi program studi yang unggul dalam bidang pendidikan khusus yang berkarakter peduli, amanah, gigih, dan inovatif

• Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang mengacu pada

ketercapaian kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial yang berbasis teknologi informasi dan inklusif.

2. Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan dan pembelajaran pendidikan khusus.

3. Mengembangkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia Program Studi Pendidikan Khusus secara selektif.

5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana yang aksesibel bagi mahasiswa disabilitas.

6. Meningkatkan suasana akademik dan non akademik yang kondusif dan inklusif untuk mencapai kompetensi pendidik pendidikan khusus.

7. Melaksanakan pendidikan kewirausahaan yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat sebagai penunjang profesi pendidik pendidikan khusus.

8. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait baik di tingkat nasional maupun internasional.

• Tujuan

1. Menghasilkan pendidik pendidikan khusus yang mampu merencanakan,

melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi informasi

2. Menghasilkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bidang pendidikan dan pembelajaran pendidikan khusus

3. Menghasilkan pembelajaran sesuai standar Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

4. Menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas 5. Memiliki sarana dan prasarana yang aksesibel

(6)

KM.PKh.01

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

KEBIJAKAN MUTU

Program Studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 2

2. Latar Belakang

Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dalam rangka menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, mengendalikan serta mengembangkan SPMI. Rektor, Senat Universitas, LPMAI, Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas dan Unit Penjaminan

Mutu (UPM) program studi bersama-sama menyusun dokumen Kebijakan SPMI,

dokumen Standar SPMI, dokumen Prosedur/manual SPMI dan Formulir SPMI yang

disesuaikan dengan Universitas, Fakultas, dan Program Studi. Dokumen tersebut kemudian di distribusikan dan dilaksanakan pada tingkat Universitas, Fakultas dan Program Studi

Pada program studi Pendidikan Khusus yang bertanggung jawab terhadap penjaminan mutu adalak ketua program studi dan Unit Penjaminan Mutu (UPM). Unit Penjaminan Mutu prodi diberikan tugas berdasarkan SK Rektor 083/SK/VII/2017 untuk melaksanakan penjaminan mutu pada program Studi Pendidikan Khusus. Program studi Pendidikan Khusus menjalankan SPMI bertujuan untuk meningkatkan mutu program studi Pendidikan Khusus dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penunjang dan tata kelola program studi Pendidikan Khusus. Serta menumbuhkan budaya mutu di tingkat program studi

3. Lingkup Kebijakan SPMI program studi Pendidikan Khusus

Kebijakan SPMI pada program studi Pendidikan Khusus pada bidang akademik (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dan non akademik (sarana prasarana, kemahasiswaan, pengelolaan) pada tingkat program studi.

4. Definisi Istilah dalam Dokumen SPMI

• SPMI adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi oleh setiap perguruan tinggi secara otonom atau mandiri untuk mengendalikan dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan. SPMI direncanakan, dilaksanakan, dievaluasi, dikendalikan, dan dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi.

• Kebijakan adalah pernyataan secara tertulis yang dijadikan sebagai arahan dalam melakukan setiap tindakan

• Kebijakan Mutu adalah dokumen tertulis yang berisi tentang bagaimana perguruan tinggi merencanakan, melaksanakan, mengendalikan serta mengembangkan SPMI • LPMAI adalah Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal Universitas PGRI Adi

Buana Surabaya

• GPM adalah Gugus Penjaminan Mutu pada tingkat Fakultas • UPM adalah Unit Penjaminan Mutu pada tingkat program studi

(7)

KM.PKh.01

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

KEBIJAKAN MUTU

5. Garis Besar kebijakan SPMI program studi Pendidikan Khusus a. Tujuan SPMI program studi Pendidikan Khusus

1) Mengendalikan pelaksanaan SPMI untuk mewujudkan mutu program studi Pendidikan Khusus

2) Untuk mencapai milestone/target pada bidang akademik dan non akademik yang sudah ditetapkan oleh program studi Pendidikan Khusus

3) Menjamin pemenuhan Standar Dikti/SPMI secara sistemik dan berkelanjutan, sehingga meningkatkan mutu program studi Pendidikan Khusus

4) Menumbuhkan budaya mutu pada program studi Pendidikan Khusus

b. Strategi Implementasi SPMI program studi Pendidikan Khusus

1) Melibatkan seluruh sivitas akademik pada program studi Pendidikan Khusus 2) Memberikan sosialisasi kepada seluruh sivitas akademik pada program studi

Pendidikan Khusus

3) Melakukan Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan SPMI pada program studi Pendidikan Khusus

c. Prinsip atau azas pelaksanaan SPMI program studi Pendidikan Khusus

1) Otonom

SPMI dikembangkan dan diimplementasikan pada program studi Pendidikan Khusus

2) Terstandar

SPMI pada program studi Pendidikan Khusus menggunakan Standar Dikti yang terdiri atas SN Dikti yang ditetapkan oleh Menteri dan Standar Dikti yang ditetapkan oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

3) Akurasi

SPMI menggunakan data dan informasi yang akurat sesuai dengan data yang sebenarnya

4) Terencana dan Berkelanjutan

SPMI pada program studi Pendidikan Khusus diimplementasikan dengan menggunakan 5 (lima) langkah penjaminan mutu, yaitu PPEPP berdasarkan Standar Dikti dan dilakukan secara berkala.

5) Terdokumentasi

Pada program studi Pendidikan Khusus pelaksanaan PPEPP didokumenkan secara sistematis

(8)

KM.PKh.01

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

KEBIJAKAN MUTU

Program Studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 4

d. Manajemen SPMI Program Studi Pendidikan Khusus

Berdasarkan Pasal 52 ayat (2) UU Dikti disebutkan bahwa penjaminan mutu dilakukan melalui 5 (lima) langkah utama yang disingkat PPEPP, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi (pelaksanaan), Pengendalian (pelaksanaan), dan Peningkatan Standar Dikti

1) Penetapan

Penetapan SPMI berdasarkan SN Dikti dan standar Dikti yang ditetapkan oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI), Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) menjabarkan indikator yang sesuai dengan Faklutas dan Program Studi. Penetapan SPMI program studi berdasarkan Peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan tinggi, nilai dasar yang dianut oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Visi, Misi dan Tujuan program studi Pendidikan Khusus dan hasil analisis SWOT program studi Pendidikan Khusus.

2) Pelaksanaan

Program studi Pendidikan Khusus melalui Unit Penjaminan Mutu (UPM) yang menjadi subjek atau audience (A) melaksanakan SPMI yang sudah ditetapkan oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Ketua program studi Pendidikan Khusus dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) bertanggung jawab melaksanakan SPMI pada program studi Pendidikan Khusus.

3) Evaluasi

Monitoring dan evaluasi SPMI pada program studi Pendidikan Khusus dilakukan oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM). Hasil monitoring dan evaluasi diserahkan kepada Gugus Penjaminan Mutu (GPM) kemudian diteruskan kepada Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) untuk dilakukan Audit Internal 4) Pengendalian

Pengendalian pelaksanaan SPMI merupakan tindak lanjut dari temuan yang diperoleh melaui hasil evaluasi. Jika hasil evaluasi sudah sesuai dengan SPMI maka perlu dikendalikan untuk dipertahankan. Sebaliknya jika temuan tersebut tidak sesuai dengan SPMI maka perlu diadakan perbaikan agar SPMI dapat terpenuhi. Tindakan perbaikan/koreksi pada program studi Pendidikan Khusus melaui rapat prodi yang diikuti oleh seluruh dosen program studi Pendidikan Khusus. Jenis tindakan koreksi berupa instruksi, teguran, dan peringatan kepada yang bersangkutan.

5) Peningkatan

Peningkatan SPMI dilaksanakan untuk meningkatkan isi standar yang telah ditetapkan. Peningkatan dilakukan berdasarkan hasil capaian SPMI dan kebutuhan internal program studi Pendidikan Khusus, Asosiasi Profesi Pendidikan Khusus Indonesia (APPKhI) dan stakeholder. Peningkatan SPMI melalui unsur behaviour, competence dan degree.

(9)

KM.PKh.01

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

KEBIJAKAN MUTU

e. Penanggung Jawab SPMI Program Studi Pendidikan Khusus

Universitas

1. Rektor

2. Senat Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

3. Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LMPAI) • Fakultas

1. Dekan

2. Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Studi

1. Ketua Program Studi Pendidikan Khusus

2. Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi Pendidikan Khusus

6. Informasi Dokumen SPMI program studi Pendidikan Khusus

Manual SPMI 1) Penetapan SPMI 2) Pelaksanaan SPMI 3) Evaluasi SPMI 4) Pengendalian SPMI 5) Peningkatan SPMI • Standar SPMI 1. Standar Pendidikan

a) Standar kompetensi lulusan b) Standar isi pembelajaran c) Standar proses pembelajaran d) Standar penilaian pembelajaran

e) Standar dosen dan tenaga kependidikan f) Standar sarana dan prasarana pembelajaran g) Standar pengelolaan pembelajaran

h) Standar pembiayaan pembelajaran 2. Standar Penelitian

a) Standar hasil penelitian b) Standar isi penelitian c) Standar proses penelitian d) Standar penilaian penelitian e) Standar peneliti

(10)

KM.PKh.01

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS

KEBIJAKAN MUTU

Program Studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 6 3. Standar Pengabdian Kepada Masyarakat

a) Standar hasil PKM b) Standar isi PKM c) Standar proses PKM d) Standar penilaian PKM e) Standar pelaksana PKM

f) Standar sarana dan prasarana PKM g) Standar pengelolaan PKM

h) Standar pendanaan dan pembiayaan PKM

7. Hubungan Kebijakan SPMI dengan Renstra Prodi

Kebijakan SPMI yang ditetapkan oleh Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sejalan dengan Renstra dan program kerja yang dibuat oleh program studi Pendidikan Khusus dalam bidan akademik dan non akademik.

8. Referensi

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Undang-undang Nomor12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

Peraturan Pemerintah RI No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Jakarta

Peraturan Pemerintah RI No 7 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan

PeraturanPemerintah RI No 4Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No 63 Tahun 2009 Tentang Sistem

Penjaminan Mutu Pendidikan

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No 50 Tahun 2014 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 Tanggal 21 Desember 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 32 Tahun 2016 tentang SPME atau Akreditasi

Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 62 Tahun 2016 Tanggal 8 Mei 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :