Pengkayaan Selenium Organik, Inorganik dan Vitamin E dalam Pakan Puyuh terhadap Performa serta Potensi Telur Puyuh sebagai Sumber Antioksidan
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi dengan 0.2 ppm Se organik dan atau 200 IU vitamin E tidak mempengaruhi (p>0.05) profil darah, kadar lemak
Suplementasi vitamin E 300 ppm dan selenium 0.8 ppm dalam ransum dapat maningkatkan ukuran telur namun tidak mempengaruhi performa ayam petelur strain ISA-Brown umur
Pada pemberian vitamin E bagi induk dengan kadar yang lebih kecil atau lebih besar dari 210 mg/kg pakan akan menghasilkan telur dengan rasio asam lemak
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul :"Efektivitas Suplementasi Selenium (Se) Organik dan Vitamin E dalam Ransum Komersial terhadap Reproduksi
Kombinasi suplementasi vitamin C dan vitamin E pada ransum puyuh meningkatkan daya tetas telur secara sangat signifikan (P<0,01) terhadap kelompok kontrol (kontras 4),