• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUNGA MARIGOLD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUNGA MARIGOLD"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUNGA MARIGOLD (Tagetes sp.) SEBAGAI SUMBER KAROTENOID UNTUK MENINGKATKAN WARNA, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN

KOMET (Carassius auratus auratus)

(Skripsi)

Oleh

Sandi Putra Barlian

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG 2017

(2)

ABSTRACT

THE INFLUENCE OF INCREASE FLOUR MARIGOLD FLOWER (Tagetes sp.) AS A SOURCE OF CAROTENOIDS TO ENHANCE THE COLOUR, GROWTH AND SURVIVAL RATE COMET FISH (Carassius auratus auratus)

BY

SANDI PUTRA BARLIAN

Comet fish is one of the most popular ornamental fish. Colour quality enhancement is required for the fish to produce the best colors. Significant method to increased colour quality with addition marigold as source of carotenoid in feed can increase colour intensity of komet fish. The purpose of the research was to know the best dose of addition marigold of colour intensity as measured by Modified Toca Colour Finder (M-TCF) and spectrophotometer. The study was conducted by pasting marigold on commercial feed with fish oil. This research used completely randomized design with 4 treatment and 3 replicants : 0 % (A or Control), 0,6 % (B), 0,9 % (C), and 1,2 % (D). The research used 15 fish/cm3 for 40 days in aquarium size 60x40x40 cm3. The result of this research showed that the best treatment of C that gave the brightest colour.

(3)

ABSTRAK

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUNGA MARIGOLD (Tagetes sp.) SEBAGAI SUMBER KAROTENOID UNTUK MENINGKATKAN WARNA,

PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOMET (Carassius auratus auratus)

OLEH

SANDI PUTRA BARLIAN

Ikan komet merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat. Peningkatan kualitas warna diperlukan untuk ikan ini agar dapat menghasilkan kualitas warna terbaik. Metode yang signifikanuntuk meningkatkan kualitas warna adalah dengan menambahkan tepung bunga Marigold sebagai sumber karotenoid kedalam pakan buatan agar dapat meningkatkan kecerahan warna pada ikan komet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dosis terbaik dalam penambahan tepung bunga marigold pada intensitas warna yang diukur dengan Toca Colour Finder Modified (M-TCF) dan spektrofotometer. Penelitian ini dilakukan dengan merekatkan tepung bunga marigold pada pakan komersil menggunakan minyak ikan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu : 0 % (A atau kontrol), 0,6 % (B), 0,9 % (C), dan 1,2 % (D). Padat tebar adalah 15 ekor/ cm3selama 40 hari di akuarium ukuran 60x40x40 cm3. Tepung bunga Marigold memberikan dampak yang signifikan pada warna ikan komet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah C yang memberikan kecerahan tertinggi.

(4)

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUNGA MARIGOLD (Tagetes sp.) SEBAGAI SUMBER KAROTENOID UNTUK MENINGKATKAN WARNA, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN

KOMET (Carassius auratus auratus)

Oleh

Sandi Putra Barlian

Skripsi

Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar SARJANA PERIKANAN

pada

Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG 2017

(5)
(6)
(7)
(8)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Tanjung Karang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung pada tanggal 26 Januari 1992 sebagai putra ke dua dari dua bersaudara, dari pasangan Bapak Zaidi Barlian dan Ibu Eva Rusnaida yang di beri nama Sandi Putra Barlian.

Penulis menempuh pendidikan formal dari Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Perum Korpri, Bandar Lampung pada tahun 1997-1998, dilanjutkan ke Sekolah Dasar di SD Negeri 2 Harapan Jaya, Bandar Lampung pada tahun 1998-2004, Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 21 Bandar Lampung pada tahun 2004-2007, dan pendidikan Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 6 Bandar Lampung pada tahun 2007-2010. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan kejenjang Perguruan Tinggi di Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian Univesitas Lampung melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri pada tahun 2010 dan telah menyelesaikan studinya pada tahun 2017.

Selama menjadi mahasiswa, penulis aktif dalam kegiatan organisasi di Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan (HIDRILA) sebagai anggota Bidang Minat dan Bakat pada Periode 2011-2012 dan 2012-2013, penulis juga aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian sebagai Kepala Departemen Seni dan Olahraga pada periode 2012-2013. Penulis pernah menjadi Ketua Umum HMI Komisariat Pertanian Unila periode 2013-2014 dan sekarang penulis menjadi Ketua Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Bandar Lampung.

Penulis melakukan kegiatan Praktik Umum (PU) di Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias (BPPBIH) Depok, Jawa Barat dengan judul “Pembenihan Ikan Sumatra Albino (Puntius tetrazona) di Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias (BPPBIH) Depok pada tahun 2015 dan

(9)

melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Penawar rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang selama 40 hari pada bulan Januari-Maret 2015.

Pada tahun 2017, penulis melaksanakan penelitian dan menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk skripsi yang berjudul “Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Marigold (Tagetes sp.) Sebagai Sumber Karotenoid Untuk Meningkatkan Kecerahan Warna, Pertumbuhan, dan Kelangsungan Hidup Ikan Komet (Carassius auratus auratus)”

(10)

PERSEMBAHAN

Dengan segala rasa syukur kepada Allah SWT atas kenikmatan dan kemudahan yang selalu mengiri langkah untuk semua hambanya.

Kupersembahkan skripsi ini kepada :

Bapak dan ibunda tercinta, yang selalu memberikan kasih sayang, motivasi, pengorbanan dan do’a yang menjadi jalan kemudahan dalam penyelesaian

studi. Tanpa kalian saya tidak akan jadi apa-apa. Terimakasih

Kakak tersayang dan seluruh keluarga besar yang telah memberiakan do’a dan dukungan selama masa studi.

Sahabat-sahabatku yang telah menambah warna dalam indahnya pelangi kehidupanku.

Teman-teman Pengejar Toga 2010 yang telah memberikan kebersamaan dari awal hingga akhir masa studi.

Dan

(11)

MOTTO

Orang yang menuntut ilmu berarti menuntut rahmat; orang yang menuntut ilmu berarti menjalankan rukun islam dan pahala yang diberikan kepada sama

dengan para Nabi - HR. Dailani dari Anas r.a–

Yakinlah ada sesuatu yang menantimu selepas banyaknya kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa

betapa pedihnya rasa sakit -Ali bin Abi

Thalib-Do the best and pray. God will take care of the rest, because there is no limit of struggling

Ilmu pengetahuan datang dengan tertatih-tatih, sedangkan maut datang dengan terburu-buru

-Shawni-Ketika ikhtiar diambang batas, biarkan takdir dan doa bertarung di langit -Sandi P.

(12)

Barlian-SANWACANA

Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Marigold (Tagetes sp.) Sebagai Sumber Karotenoid Untuk Meningkatkan Kecerahan Warna, Pertumbuhan, dan Kelangsungan Hidup Ikan Komet (Carassius auratus auratus),sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Perikanan di Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lampung.

Selama proses penyelesaian skripsi, penulis telah memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak. Maka dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Bapak, ibu tercinta untuk setiap doa, motivasi, kasih sayang, materi, dan tetes keringat yang selalu menjadi semangat dalam setiap usahaku.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

3. Ibu Ir. Siti Hudaidah, M.Sc selaku Ketua Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

4. Ibu Henni Wijayanti Maharani, S.Pi., M.Si selaku dosen Pembimbing Utama dan pembimbing akademik atas kesabaran dan kesediaan untuk meluangkan waktu disels-sela kesibukan untuk memberikan bimbingan, motivasi, nasihat dan mencurahkan segala pemikirannya serta mengarahkan penulis sehingga skripsi ini dapat diselesaikan

5. Bapak Limin Santoso, S.Pi., M.Si selaku dosen Pembimbing Kedua yang memberikan arahan dan membimbing dengan kesabaran sehingga skripsi ini menjadi semakin baik.

6. Ibu Esti Harpeni, S.T., M.App.Sc selaku dosen Pembahas yang telah memberikan kritik, saran dan masukan yang membangun dalam penyusunan skripsi.

(13)

7. Seluruh dosen dan staff jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang dedikasi dalam memberikan ilmu yang bermanfaat bagi penulis, serta segala bantuan yang diberikan kepada penulis selama menyelesaikan studi.

8. Kakakku Ramadian Putra Barlian dan adikku Purnama Putra barlian, A.md serta nenekku yang telah memberikan do’a, motivasi dan dukungan selama studi.

9. Keluarga besar Zakaria dan Ismail Yusuf terimakasih untuk setiap doa, dukungan, keceriaan, kebersamaan, dan kebahagiaan kita yang menjadi motivasi terbesar dalam hidupku.

10. Sahabat-sahabatku otewe club Shoffan, Makwin, Roma, Ajil, Winda, Andi, Idung, Olip, Caem dan Dio atas tuangan kasih sayang dan telah melengkapi indahnya warna pelangi kehidupan.

11. Warek Idur (Rudi Irawan) yang telah banyak membantu dalam penelitian “cepet lagi oyy wisuda”.

12. Para Pengejar Toga kantin chindo Adet, Tomas, Agi, Agasi, Auliyan, Puraka, Dimas, Sarah, Ajeng, Esi dan yang lain atas kebersamaannya dan senasib sepenanggungannya “semangat Bro!!”.

13. Teman-teman Pengurus cabang HMI Cabang Bandar Lampung Tum Yef (semangat tum!!), ceesku Silmi, warek Putra (sukses bareng ya rek), Nurul, Sekum Anam, Ritno, Septian dan yang Lain.

14. Kanda, Yunda dan Dinda Keluarga Besar HMI Komisariat Pertanian Unila terima kasih atas segala kenangan dan cerita selama ini.

15. Adik-adik kader HMI Bandar Lampung Kumara, Mentari, Winda dan Alvilia jangan sering ngegunjing dan berantem lagi.

16.Spesial for you “SINTA OKTAVIA PRATIWI” terima kasih atas waktu, perhatian, semangat dan segalanya yang kamu berikan selama ini .

17. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah banyak membantu dalam penyelesaian skripsi ini, terimakasih atas bantuan dan dukungannya.

(14)

Semoga Allah SWT memberikan balasan atas kebaikan yang telah diberikan kepada penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempuna, akan tetapi penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi yang membaca maupun bagi penulis untuk mengembangkan dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

Bandar lampung, 19 Juni 2017 Penulis,

(15)

i DAFTAR ISI

Halaman

DAFTAR ISI ... i

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv

DAFTAR LAMPIRAN ... v

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Tujuan Penelitian ... 1

1.3 Kerangka Pikir Penelitian ... 2

1.4 Hipotesis ... 3

1.4.1. Hipotesis Kecerahan warna ... 4

1.4.2. Hipotesis Pertumbuhan ... 4

1.4.3. Hipotesis Kelangsungan Hidup ... 4

II. METODELOGI PENELITIAN 2.1 Waktu dan Tempat Penelitian ... 5

2.2 Alat dan Bahan Penelitian ... 5

2.2.1 Alat Penelitian ... 5

2.2.2 Bahan Penelitian ... 6

2.3 Rancangan Penelitian ... 6

2.4 Prosedur Penelitian ... 7

1. Persiapan Wadah Penelitian ... 7

2. Pembuatan Pakan ... 7

3. Masa Adaptasi ... 8

2.5 Pelaksanaan Penelitian ... 8

1 Uji Kandungan Tepung Marigold ... 8

2 Pemeliharaan Dan Pemberian Pakan Ikan ... 9

3 Pergantian Dan Pengontrolan Kualitas Air ... 9

2.6 Parameter Yang Diamati ... 9

1 Intensitas Warna ... 9

1. Pengukuran Warna Menggunakan M-TCF... 9

2 . Pengukuran Warna Menggunakan Total Karotenoid... 9

2 Pertumbuhan Ikan Komet ... 10

3 Perhitungan Tingkat Kelangsungan Hidup (SR) ... 11

4 Pengukuran Kualitas Air ... 11

2.7 Analisis Data ... 11

III. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1.1 Pengamatan Intensitas Warna ... 12

1. Pengamatan Intensitas Warna Menggunakan M-TCF ... 12

2. Pengamatan Total Karotenoid Menggunakan Spektrofotometer .... 13

(16)

ii

1. Pertumbuhan Panjang Ikan Komet ... 16

2. Pertumbuhan Berat Ikan Komet ... 18

3.1.3 Tingkat Kelangsungan Hidup Ikan (SR) Pada Ikan Komet ... 19

3.1.4 Parameter Kualias Air ... 21

IV. KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan ... 24

4. 2 Saran ... 24

DAFTAR PUSTAKA ... 25

(17)

iii DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Kerangka Pemikiran Penelitian... 3

2. Laju Perkembangan Warna Ikan Komet ... 12

3. Nilai Rerata Intensitas Warna Ikan Komet………... 13

4. Nilai Rerata Total Karotenoid Pada Berbagai Perlakuan Tepung Bunga Marigold (TM)………... 14

5. Rerata Pertumbuhan Panjang Ikan Komet…... 17

6. Rerata Pertumbuhan Berat Ikan Komet ... 18

(18)

iv DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian... 5 2. Uji Proksimat Pada Pakan Komersil PF 500 ... 8 3. Parameter Kualitas Air... 21

(19)

v DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Proses Pembuatan Tepung Bunga Marigold ( Tagetes sp.) ... 30

2. Proses Pembuatan Pakan Yang ditambahkan Tepung Bunga Marigold... 31

3. Layout Aquarium Pemeliharaan... 32

4. Foto Pengukuran Warna Menggunakan M-TCF ... 33

5. Foto Ikan Komet Pada Awal Penelitian Dan Akhir Penelitian ... 33

6. Foto Pengukuran Warna Menggunakan spektrofotometer ... 34

7. Foto Pengukuran Pertumbuhan Berat dan Panjang Ikan ... 34

8. Uji Homogenitas Intensitas Warna ... 35

9. Uji Homogenitas Panjang Ikan Komet ... 36

(20)

I. PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Ikan komet (Carassius auratus auratus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat. Ikan ini memiliki warna yang indah dan dapat hidup berdampingan dengan jenis ikan lain apabila berada dalam satu tempat, karena sifatnya yang mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan. Keunggulan ikan hias terdapat pada kecerahan warna pada tubuhnya (Rohmawaty, 2010).

Warna indah pada ikan komet disebabkan oleh kromatofor (sel pigmen) yang terletak pada lapisan epidermis. Kromatofor mempengaruhi tingkat kecerahan warna pada ikan (Sally, 1997, Lesmana dan Satyani, 2002). Penambahan bahan pakan pembawa pigmen dalam pakan dapat meningkatkan konsentrasi dan distribusi kromatofor pada jaringan kulit yang pada akhirnya akan meningkatkan kecerahan warna (Dahlia, 2014). Upaya untuk meningkatkan kecerahan warna ikan dengan menambahkan karotenoid yang merupakan komponen pembentuk warna merah dan kuning (Satyani dan Sugito, 1997).

Adapun kandungan karotenoid banyak terdapat pada bunga marigold (Tagetes sp.) adalah karotenoid, beta karoten, Tran-lutein, lutein ester, dan xantofil (Simson et al., 1981). Selain sebagai tanaman penghias pagar, marigold ini banyak dimanfaat untuk dunia kesehatan dan pakan ternak ayam.

1.2 Tujuan Penelitan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji beberapa dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) sebagai sumber karotenoid melalui pakan untuk meningkatkan warna pigmen, pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan hias komet (Carassius auratus auratus).

(21)

2 1.3 Kerangka Pemikiran

Warna ikan komet merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap harga jual ikan tersebut (Ahilan et al., 2008). Ikan komet mempunyai ciri warna yang bermacam-macam seperti putih, kuning, merah, atau perpaduan lain dari warna-warna tersebut. Hal inilah yang membuat ikan komet memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga banyak orang yang berusaha memperoleh keuntungan dari penjualan ikan tersebut.

Pigmen merupakan zat yang mengubah warna cahaya tampak sebagai akibat proses absorpsi selektif terhadap panjang gelombang. Warna dan pigmentasi ikan hias dipengaruhi oleh penyerapan dan timbunan karotenoid dalam tubuh (Shiang, 2006). Karotenoid merupakan pigmen utama pada kulit ikan hias, tetapi ikan tidak mampu mensintetiskan karotenoid. Dengan demikian kebutuhan karotenoid harus diberikan melalui pakan, terutama pada sistem pemeliharaan yang intensif (Gouveia, 2003). Pemberian pakan yang kaya karotenoid adalah cara yang paling efisien untuk memperbaiki proses pigmentasi pada ikan komet (Gouveia, 2005).

Berbagai penelitian seputar karotenoid pada ikan saat ini lebih berfokus pada sumber karotenoid alami, karena karotenoid sintetis harganya mahal (Yanar

et al., 2008) yaitu berkisar antara Rp.2.500.000,00 hingga Rp.4.000.000,00 per

kilogramnya, dan dapat meningkatkan biaya pakan sebesar 15–30% (Guillaume et

al., 2001). Penambahan karotenoid alami maupun sintetis dalam pakan dapat

meningkatkan kualitas warna ikan hias (Sujath et al., 2011).

Jenis karotenoid yang dapat digunakan untuk meningkatkan warna ikan adalah bunga marigold (Tagetes sp) yang mengandung karotenoid sebesar 3.890 mg/kg, sedangkan kelopak bunganya mengandung karotenoid sebesar 6.000– 13.000 mg/kg (Yanar et al., 2007). Kelopak bunga marigold telah digunakan untuk ikan sumatra dan memperbaiki warna ikan pelati pedang (Ezhil et al., 2008).

Berdasarkan penelitian Sukarman dan Rina (2014), menggunakan tepung kelopak bunga marigold dengan formulasi pakan : tepung ikan 30,62%, bungkil kedele 35%, terigu 5%, pollard 19,30%, premix / vitamin + mineral + CMC 3% dan kelopak bunga marigold 2,32% merupakan hasil terbaik dibandingkan

(22)

3 menggunakan pengganti axtaxantin lainnya. Komposisi nutrient pakan : DE 1900 Kkal/kg, protein kasar 35%, lemak 10% dan total karotenoid 150 mg/kg dapat digunakan sebagai alternatif pengganti karotenoid sintetis (Astaxantin sintetis) untuk meningkatkan kualitas warna ikan mas koki yaitu dengan nilai croma 35,59% dan total karotenoid pada kulit sebesar 59,55 mg/kg. Penggunaan tepung kelopak bunga marigold menghasilkan warna yang lebih kuning dibandingkan karotenoid sintetis dengan nilai hue sebesar 79,82 derajat. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian dalam meningkatkan kecerahan warna pada ikan komet melalui penambahan tepung marigold sehingga memiliki nilai jual yang tinggi (Gambar 1).

Gambar 1. Kerangka Pikir Penelitian 1.4 Hipotesis

Hipotesis yang digunakan pada penelitian ini : Budidaya Ikan

Komet

Kecerahan Warna

Harga Jual Tinggi

Penambahan Tepung Bunga Marigold Permintaan ikan komet tinggi

Ikan komet yang berwarna cerah banyak diminati

(23)

4 1.4.1 Hipotesis Kecerahan Warna

H0= 0 Dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) berpengaruh terhadap

peningkatan warna pigmen ikan hias komet (Carassius auratus auratus). H1≠0 Dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) tidak berpengaruh terhadap

peningkatan warna pigmen ikan hias komet (Carassius auratus auratus).

1.4.2 Hipotesis Pertumbuhan

H0= 0 Dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan hias komet (Carassius auratus auratus).

H1≠0 Dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan hias komet (Carassius auratus auratus).

1.4.3 Hipotesis Kelangsungan Hidup

H0= 0 Dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan hias komet (Carassius auratus auratus). H1≠0 Dosis tepung bunga marigold (Tagetes sp.) tidak berpengaruh terhadap

kelangsungan ikan hias komet (Carassius auratus auratus).

(24)

2.1 Waktu dan Tempat

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2016 bertempat di Laboratorium Budidaya Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

2.2 Alat dan Bahan 1. Alat penelitian

Alat yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini (tabel 1).

Tabel 1. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian.

No. Nama Alat Ketelitian Fungsi

1 Alat tulis (buku, pensil dan pulpen)

- Mencatat data penelitian

2 Aerator - Sumber/suplai oksigen terlaut

3 Scoopnet - Untuk menyaring ikan

4 PH meter 0,01 Mengecek derajat keasaman

5 DO meter 0,01 mg/l Mengecek Okseigen Terlarut 6 Akuarium (60x40x40) - Sebagai wadah pemeliharaan

ikan

7 Timbangan Digital - Menimbang Berat ikan Komet

8 Penggaris - Mengukur Panjang tubuh ikan

9 Thermometer 1oC Untuk mengukur suhu air

10 Selang sipon - Membersihkan akuarium dari

sisa pakan dan feses ikan komet

11 Gelas Ukur - Untuk mengukur bahan yang

akan digunakan

12 Lampu bohlam - Mengoptimalkan suhu

13 Baskom - Untuk wadah ikan pada saat

pengamatan

14 Kertas M-TCF - Untuk pengambilan sampling

kualitas warna

15 Spektrofotometer - Untuk mengukur panjang gelombang warna

16 Kuvet - Wadah sampel pada saat uji

spektrofotometer

17 Tabung reaksi - Untuk menaruh sampel pada

(25)

6 saat uji spektrofotometer

18 Larutan aseton - Campuran pada pengambilan sampel spektrofotometer

19 Plastik - Tempat menaruh sampel sisik

ikan 2. Bahan Penelitian

Bahan - bahan yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut : a. Ikan Uji

Ikan uji berupa benih ikan komet jantan yang berasal dari petani ikan di Bandar Lampung dengan ukuran ± 3 cm dengan padat penebaran 15 ekor pada setiap akuarium.

b. Bahan Baku Pakan Ikan

Bahan baku pakan ikan yang digunakan terdiri dari tepung bunga marigold, minyak ikan dan pakan komersil.

2.3 Rancangan Penelitian

Penelitian Sukarman (2008) pakan yang diberikan pada ikan komet dengan penambahan tepung bunga marigold sebesar 0,9% dari total jumlah bahan baku pakan merupakan hasil terbaik, maka dari itu rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu :

Perlakuan A : Penambahan 0% Tepung bunga marigold dalam formulasi pakan. Perlakuan B : Penambahan 0,6% Tepung bunga marigold dalam formulasi pakan. Perlakuan C : Penambahan 0,9% Tepung bunga marigold dalam formulasi pakan. Perlakuan D : Penambahan 1,2% Tepung bunga marigold dalam formulasi pakan. Pada masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali (Lampiran 3).

(26)

7 Model Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang digunakan adalah:

Yij = µ + σi + єij Keterangan:

Yij : Data pengamatan perlakuan ke-i, ulangan ke-j µ : Nilai tengah umum

σi : Pengaruh pemberian pakan ke-i

єij : Galat percobaan pada Perlakuan ke-i dan ulangan ke-j i : Perlakuan pakan A, B, C ,D

j : Ulangan (1,2,3)

Perbedaan antar perlakuan dianalisis dengan uji sidik ragam (ANOVA) pada selang kepercayaan 95% dan akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 5% (Gasperz, 1991).

2.4 Prosedur Penelitian

1. Persiapan wadah penelitian

Persiapan yang dilakukan adalah menyiapkan akuarium dengan ukuran 60 x 40 x 40 cm3 yang telah dilengkapi dengan instalasi aerasi, kemudian akuarium dibersihkan dan dicuci hingga bersih kemudian dibilas dengan air bersih dan dikeringkan selama 24 jam, Setelah kering akuarium diisi air dengan ketinggian 20 cm atau dengan volume 48 liter air lalu diberi aerasi.

2. Pembuatan pakan

Pakan yang digunakan berupa pakan buatan komersil yang kemudian ditambahkan dengan minyak ikan satu sendok makan lalu ditambahkan dengan tepung marigold sesuai ukuran dosis dengan ukuran pada perlakuan A sebesar 0 % tepung marigold sedangkan pada perlakuan B sebesar 0,6 % lalu pada sebesar C sebesar 0,9 % dan pada perlakuan D sebesar 1,2 % (Lampiran 2).

(27)

8 Tabel 2. Uji Proksimat Pada Pakan Komersil PF 500

Ukuran Pakan Lebar 0.5 mm–panjang 0,7 mm

Type Pellet Protein 39 % Lemak 5 % Serat Kasar 4 % Abu 11 % Kadar Air 10 % 3. Masa Adaptasi

Ikan komet jantan yang akan digunakan dalam penelitian terlebih dahulu diaklimatisasi selama 3 hari dengan tujuan agar ikan tersebut dapat menyesuaikan diri terhadap kondisi lingkungan dan jenis pakan yang diberikan. Ikan tersebut dipilih berdasarkan kondisi normal yang sehat dan tidak sakit dengan bobot yang relatif sama. Ikan-ikan tersebut ditebar ke dalam akuarium ukuran 60 x 40 x 40 cm3 dengan volume air 48 liter dan padat penebaran 15 ekor pada setiap akuarium.

2.5 Pelaksanaan Penelitian

1. Uji kandungan Tepung Bunga Marigold

Tepung bunga marigold di uji kandungan tepung bunga marigold dengan menggunakan uji laboratorium. Uji kandungan tepung bunga marigold dilakukan pada saat sebelum penelitian agar untuk mengetahui kandungan apa saja yang ada pada bunga marigold sehingga dapat dilakukan penambahan zat kimia untuk pencegahan kematian pada ikan komet.

(28)

9 2. Pemeliharaan dan pemberian pakan

Benih ikan komet berukuran 3-4 cm sebanyak 15 ekor dipelihara selama 40 hari dalam akuarium berukuran 60 x 40 x 40 cm3 atau dengan padat tebar 1 ekor/ 3 liter air pada setiap akuarium. Pemberian pakan dua kali sehari pada pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB, dengan feeding rate (FR) 5% dari bobot tubuh ikan pada tiap ulangan dan perlakuan.

3. Pergantian air dan pengontrolan kualitas air

Pergantian air total dan pengontrolan kualitas air dilakukan dengan menyifon kotoran dan sisa pakan yang ada di dasar akuarium dan dilakukan pengisisan air kembali dengan menggunakan air yang berasal dari tandon yang memiliki kualitas yang sama dengan media pemeliharaan.

2.6 Parameter Yang Diamati

Pengamatan yang dilakukan meliputi pengamatan terhadap intensitas warna menggunakan M-TCF dan kualitas air.

1. Intensitas warna

1) Pengukuran Warna Menggunakan M-TCF

Menurut Indriati et al., (2012) Pengamatan terhadap intensitas warna ikan komet sebelumnya dilakukan pemberian nilai atau pembobotan pada kertas warna M-TCF (Lampiran 4), pembobotan dimulai dari terkecil 1 hingga skor terbesar 20 dengan gradasi warna dari orange muda hingga merah pekat. Pengamatan intensitas warna ikan komet dilakukan setiap 10 hari sekali selama 40 hari dan warna yang diamati adalah warna oranye. Pengamatan dilakukan dengan cara membandingkan warna asli ikan pada kertas warna TCF dan diamati oleh 5 orang panelis yang tidak buta warna untuk keakuratan data.

2) Pengukuran Warna Menggunakan total karotenoid

Pengamatan intensitas warna ikan komet dilakukan di akhir penelitian dengan menggunakan spektrofotometer pada ikan yang menjadi sampel penelitian untuk menghitung panjang gelombang warna pada ikan komet (Lampiran 5). Pengukuran total karotenoid menggunakan spektrofotometer pada saat akhir

(29)

10 penelitian dengan menggunakan metode analisis total karotenoid (Kristianingrum, 2010) dengan rumus :

2. Pertumbuhan Ikan komet

Pengukuran pertumbuhan dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung marigold pada ikan komet. Pertumbuhan yang diukur meliputi pertambahan berat tubuh tubuh ikan setiap 10 hari sekali selama pengamatan. Pertumbuhan merupakan proses perubahan perubahan individu atau biomassa pada periode waktu tertentu (Effendi, 2002). Pertumbuhan berat mutlak merupakan selisih berat total tubuh ikan pada akhir penelitian dengan berat total tubuh ikan pada awal penelitian

Keterangan :

Wm : pertumbuhan berat mutlak (gram) Wt : bobot ikan pada waktu t (gram) W o : berat rata-rata awal penelitian (gram)

Pertumbuhan panjang mutlak merupakan selisih panjang total tubuh ikan pada akhir penelitian dengan panjang total tubuh ikan pada awal penelitian.

Perhitungan panjang mutlak dapat dihitung dengan persamaan (Effendi, 1997) :

Keterangan :

Lm = Pertumbuhan panjang mutlak (cm) Lt = Panjang rata-rata akhir penelitian (cm) L0 = Panjang rata-rata awal penelitian (cm)

Wm = Wt - Wo

Lm= LtL0

Carotenoid concentrations (C-car) C-car = 7.6 × [(Abs 480 nm– Abs 750 nm)–(1.49 × {Abs 510 nm–Abs750 nm})];

(30)

11 3. Perhitungan Tingkat Kelangsungan Hidup (SR)

Pengukuran survival rate (SR) ikan komet dilakukan untuk mengetahui pengaruh tepung bunga marigold pada ikan komet. Survival rate dilakukan pada setiap pengamatan. Tingkat kelangsungan hidup merupakan nilai perbandingan antara jumlah organisme yang hidup di akhir pemeliharaan dengan jumlah organisme awal saat penebaran yang dinyatakan dalam bentuk persen (Effendie, 2002). Sintasan atau kelangsungan hidup (SR) dihitung berdasarkan persamaan yang dikemukakan oleh Zonneveld et al. (1991), yaitu :

Keterangan :

SR : Kelangsungan hidup (%) Nt : Jumlah ikan akhir (ekor) No : Jumlah ikan awal (ekor)

4. Pengukuran Kualitas Air

Pengukuran kualitas air meliputi suhu, derajat keasaman (pH), kandungan oksigen terlarut (DO), diukur pada 10 hari sekali pada sore hari selamat penelitian berlangsung.

2.7 Analisis Data

Data hasil penambahan tepung marigold terhadap kecerahan warna dan pertumbuhan ikan komet menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada selang kepercayaan 95% dan akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 5%. Data kualitas air dan kelangsungan hidup dinilai secara deskriptif.

(31)

IV. KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

1. Penambahan 0,9 % tepung marigold pada pakan buatan memberikan hasil tertinggi pada intensitas warna ikan komet.

2. Penambahan tepung marigold pada pakan buatan tidak berbeda nyata pada pertumbuhan ikan komet.

3. Kelangsungan hidup tertinggi ikan komet sebesar 100% pada perlakuan pemberian pakan 1,2% tepung bunga marigold.

4.2 Saran

Penelitian lanjutan dengan menggunakan perlakuan dengan penambahan sumber karotenoid sintetis lainnya.

(32)

DAFTAR PUSTAKA

Anggraeni, N.,M & Abdulgani. (2013). Pengaruh penambahan pakan alami dan pakan buatan terhadap pertumbuhan ikan betutu (Oxyeleotris marmorata) pada skala laboratorium. Jurnal Sains dan Seni Pomits, 2(1), 197-201.

Ahilan, B., K. Jegan, N. Felix,& K. Raveneswaran. (2008).. Influence of botanical additives on the growth and coloration of adult goldfish. Tamil Nadu Journal Veterinary and Animal, 4(4), 129–134.

Anderson, S. (2000). Salmon colour and consumer. Hoffman-La Roche Limited. Ontario.Canada.

Boyd, C.E. (1990). Water Quality in Ponds for Aquaculture (477 pp). Alabama Agricultural Experiment Station. Alabama: Auburn University.

Brotowidjoyo MD, Tribawana & E. Mulbiantoro, (1995). Pengantar Lingkungan Perairan dan Budidaya Air. Yogyakarta: Liberty.

Claiborne J. B., Edwards S. L., Morrison-Shetlar A. I. (2002). Acid–base regulation in fishes: cellular and molecular mechanisms. J. Exp. Zool, 293, 302-319. Dahlia. (2014).Pengaruh pigmen dalam pakan terhadap konsentrasidan distribusi

kromatofor pada jaringan kulit juvenil ikan koi (Cyprinus carpio).Jurnal galung tropik, 3(3), 179 – 185.

Effendi. M. I. (2002). Biologi perikanan. Bogor: Yayasan Pustaka Utama. Effendie, I. (2004). Pengantar akuakultur. Jakarta: Penebar Swadaya.

Ezhil,J., C. Jeyanthi, & M. Narayanan. (2008). Marigold as a carotenoid source on pigmentation and growth or red swordtail, Xiphophorus helleri. Turkish of Journal, 15(2), 321-327.

Gaspersz, V. (1991). Metode Perancangan Percobaan. Bandung : Armico. Goodwin, T. W. (1984). The biochemistry of carotenoids. Animals (Vol. II).

New York: Chapman & Hall.

Gouveia, L., & P. Rema. (2005).. Effect of micro algal biomass concentration and temperature on ornamental goldfish (Carassius auratus) skin pigmentation. Aquaculture Nutrition, 11, 19–23.

(33)

26 Gouveia, L., P. Rema, O. Pereira, and J. Empis. (2003). Colouring ornamental fish

(Cyprinus carpio and Carassius auratus) with micro-algal biomass. Aquaculture Nutrition, 9(12), 123–129.

Guillaume, J., S. Kaushik, P. Bergot, & R. Métailler. 2001. Nutrition and feeding of fish and crusta- cean (408 p). Chichester: Praxis Publishing.

Indriati., Muhaemin, M., & Hudaidah, S. (2012). Modified Toca Colour Finder (M- TCF) dan Kromatofor Sebagai Penduga Tingkat Kecerahan Warna Ikan Komet (Carasius auratus auratus) yang Diberi Pakan dengan Proporsi Tepung Kepala Udang (TKU) yang Berbeda. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, Vol 1, 9 – 16.

Ishimatsu A., Hayashi M., Lee K.-S., Kikkawa T., Kita J. (2005). Physiological Effects on Fishes in a High-CO2 World. J. Geophys Res, 11(2), 292-235. Kurniawati. (2012). Pengaruh Penambahan Tepung Spirulina plantesis Terhadap

Peningkatan Warna Lobster Air Tawar Huna Merah (Cherax quadricarinatus). Jurnal Penelitian Bandung Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, 2(3), 116-121.

Kusuma, D.M. (2012). Pengaruh Penambahan Tepung Bunga Marigold Dalam Pakan Buatan Terhadap Kualitas Warna, Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Benih Ikan Mas Koki (Carassius auratus). Jurnal Penelitian. Bandung; Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, 3(3), 35-40.

Kristianingrum, S. (2010). Tinjauan berbagai metode analisis karoten dalam Bahan Pangan. Prosiding seminar nasional penelitian, pendidikan dan penerapan MIPA, page 57-62.

Latscha, T. (1990).Carotenoids, theirnature and significantInanimalfeeds (110 pp).Switzerland :Roche publication no. 2175.

Lesmana., & Satyani, D. (2002). Agar ikan hias cemerlang. Jakarta: Penebar Swadaya.

Lingga, P., & H. Susanto. (2003). Ikan Hias Air Tawar. Jakarta: Penebar Swadaya. Lovell, T. (1989). Nutrition and feeding of fish. New York: Auburn University. Puspita, N. (2012). Pengaruh Penambahan Tepung Kepala Udang dalam Pakan Terhadap Pigmentasi Ikan Koi (Cyprinus carpio) Jenis Kohaku. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, Vol 3(2), 121-127.

Rohmawaty, O. (2010).Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Ikan Hias Air Tawar pada Arifin Fish Farm, Desa Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Skripsi, Institut Pertanian Bogor.

(34)

27 Said, S. D. Supyawati, W. D., & Noortiningsih. (2005). Pengaruh Jenis Pakandan Kondisi Cahaya Terhadap Penampilan Warna ikan Pelangi Merah (Glossolepis incises) Jantan. Jakarta: Fakultas Biologi Universitas Negeri Jakarta.

Sally, E. (1997). Pigment granula transportin cromatophores (72-94 pp). Lewisburg: Departement of biologi Buckell university.

Sasson, A. (1991).United nation educational, scientific and cultural organitation (UNESCO) placede pontenry. Culture of microalgae in achievement and evaluation, 3(1),104-107 pp.

Satyani, D. (2005). Kualitas Air untuk Ikan Hias Air Tawar. Jakarta: Penebar Swadaya.

.

Satyani, D., & S. Sugito. (1997). Warta Penelitian dan Perikanan Indonesia.

“Astaxantin sebagai suplemen pakan untuk peningkatan warna ikan hias. 3(1), 6–8.

Shiang, T, P. (2006). Skin colour changes in ornamental koi (Cyprinus carpio) fed with different dietary carotenoid source. Malaysia: University of Malaysia. Sholihin, I. (2012). Pengaruh Penambahan Tepung Rebon Pada Pakan Buatan

Terhadap Nilai Chroma Ikan Mas Koki (Carassius auratus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 5(2), 232-239.

Simpson, K.L., Katayama, T , & C. O. Chichester. (1981) . Carotenoid in fish feeds. In Bauern- feind, J.C. (Ed.). Carotenoids as colorants and vitamin A precursors. New York: Academic Press Inc. pp. 463–538.

Slembrouck J, Komarudin O, Maskur, & Legendre M. (2005). Petunjuk Teknis Pembenihan Ikan Patin Indonesia, Pangasius djambal (hlm 143). Jakarta: IRD-PRPB

Sujath, B. J. S., J. J. Shalin, & A. Palavesam. (2011). Influence of four ornamental flowers on the growth and colouration of orange swordtail chicilidae fish (Xiphophorus hellerei, Heckel, 1940). International Journal Biology Medecine Resource 2(3), 621–626.

Sukarman dan Chumaidi. (2008).. Bunga Tai Kotok (Tagetas sp.) Sebagai Sumber Karotenoid Pada Ikan Hias. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur ; Depok 2(4), 341-345.

Sulawesty, F. (1997). Perbaikan Penampilan Ikan Pelangi Merah (Glossolepis incises) Jantan Menggunakan Karotenoid Total dari Rebon (Hlm 23-29). Cibinong: Limnotek Pusat Penelitian Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

(35)

28 Storebakken, T. & No, H. K., (1992). Pigmentation of rainbow trout. Aquaculture of

Journal 10(1), 209-229.

Wallin, M. 2002. Nature’s Palette How Animals, Including Humans, Produce Colours. Sweden: Departement of Zoology Goteborg University.

Yanar, Y., H. Büyükçapar, M. Yanar, & M. Göcer. (2008). Food Chemistry. Effect of carotenoids from red pepper and marigold flower on pigmentation, sensory properties, and fatty acid composition of rain- bow trout. 100(1), 326–330. Yesilayer, N., O. Aral, Z. Karsli,M. Oz, A. Karachua,F. Yagci. (2011). The effect of

different carotenoid source on skin pigmentation of goldfish (Carassius auratus). The Israel Journal of Aquaculture- Bamidgeh, 63(1) 523-532.

Zonneveld, N., Huisman E.A., & Boon J.H. (1991) . Prinsip-prinsip budidaya ikan. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.

Gambar

Gambar 1. Kerangka Pikir Penelitian 1.4 Hipotesis
Tabel 1. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

Manakala hasil kajian Kyriacou dan Chien (2004), mendapati kajian yang dilakukan ke atas guru di Sekolah Menengah di seluruh Taiwan mendapati tahap stres guru adalah tinggi dan

yang menunjuk Bank Pembayar.. Pemberian kuasa ini berlaku efektif sejak ditetapkannya tanggal pelaksanaan Lelang SUN dalam valuta asing oleh Bank Indonesia. Demikian Surat

Kami memberikan apresiasi yang tinggi dan mengucapkan selamat pada mitra KPPN Yogyakarta yang telah mendapatkan penilaian kinerja pelaksanaan anggaran triwulan I tahun anggaran

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati Kebumen Nomor 153

Tujuan dalam praktikum ini yaitu untuk menganalisis Tujuan dalam praktikum ini yaitu untuk menganalisis kesetimbangan massa-energi pada proses

Apabila terdapat barang yang rusak atau tidak sesuai dengan pesanan, maka berdasarkan Surat Order Pembelian rangkap kedua dan Laporan Penerimaan Barang rangkap

Berikut ini merupakan gambaran kompetensi atau kemampuan yang dimiliki Berikut ini merupakan gambaran kompetensi atau kemampuan yang dimiliki kepala ruangan