• Tidak ada hasil yang ditemukan

7th Disposal Chemical

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "7th Disposal Chemical"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

DISPOSAL CHEMICAL

(2)

Pembuangan Bahan Kimia (Lab.)

1. Langsung

2. Pembakaran Terbuka (tidak beracun) 3. Pembakaran Tertutup (insenerator),

beracun

4. Dikubur dalam tanah (Beracun & berbahaya)

Pembuangan bahan kimia dari Laboratorium harus dalam keadaan

(3)

Langsung dari laboratorium (wastafel

)

• Untuk bahan-bahan kimia yang larut dalam air

• Sisa asam/basa, dinetralkan terlebih dulu baru di buang.

asam: HCl, HF, HNO3, H3PO4, H2SO4

Penetral: NaHCO3 , NaOH dan Ca(OH)2 dengan perbandingan1:1

• Logam-logam berbahaya (Pb. Cd, Hg dsb), diendapkan dulu, kemudian cairannya di

(4)

asam: HCl, HF, HNO3, H3PO4, H2SO4

Penetral: NaHCO3, NaOH dan Ca(OH)2 dengan perbandingan1:1

basa-basa alkali dan ammonia seperti amonia anhidrat, Ca(OH)2, dan NaOH dapat ditangani dengan

(5)

• bahan-bahan kimia oksidator (padat

maupun cair) seperti amonium dikromat, amonium perklorat, asam perklorat, dan sejenisnya dicampur dengan reduktor

(6)

• bahan-bahan kimia reduktor ditutup atau dicampurkan dengan NaHCO3 (reaksi

selesai) dan dipindahkan ke suatu wadah.. Selanjutnya kedalam campuran tersebut ditambahkan Ca(OCl)2 secara perlahan-lahan dan air (biarkan reaksi selesai). Setelah reaksi selesai campuran

(7)

Pemusnahan bahan Reduktor

• pemusnahan bahan reduktor (seperti Natrium bisulfit, NaNO2, SO, Na2SO2) dapat dipisahkan antara bentuk gas dan padat. Untuk gas (SO2), alirkan kedalam larutan NaOH atau larutan

kalsium hipoklorit. Untu k padatan, campurkan dengan NaOH (1:1) dan ditambahkan air hingga terbentuk slurry. Slurry yang terbentuk

ditambahkan kalsium hipoklorit dan air dan

(8)

Sianida dan Nitril

Sianida, serap dengan kertas/tissu dan

diuapkan dalam lemari asap, dibakar, atau dipindahkan kedalam wadah dan

dibasakan dengan NaOH dan diaduk hingga terbentuk slurry.

Kemudian ditambahkan ferro sulfat

(9)

Pemusnahan Sianida

• Pemusnahan sianda dapat dilakukan

dengan cara menambahkan kedalamnya larutan asam dan kalsium hipoklorit

(10)

Penanganan & Pemusnahan

nitril

• tumpahan nitril, ditambahkan NaOH berlebih dan Ca(OCl)2. setelah satu jam dibuang

keperairan. Cuci bekas wadah dengan larutan hipoklorit

• Pemusnahan nitril dilakukan dengan

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Lima wadah plastik diisi dengan 100 g bahan uji yang berbeda, kemudian wadah tersebut ditutup dengan kurungan, ke dalam kurungan tersebut dilepaskan 5 pasang imago F1 yang

Caranya dengan menyumbangkan pasangan elektronnya.Reaksi oksidasi didefinisikan sebagai suatu reaksi kimia yang memberikan elektron dari suatu zat ke oksidator,

keluar dari dalam reaktor ke wadah penampung sisa reaksi, oleh karena itu biogas yang terbentuk dapat diukur dengan mengukur jumlah bahan sisa reaksi yang

Penambahan aditif berupa bahan kimia asam fosfat menyebabkan terjadinya suatu reaksi kimia didalam tanah yang dapat menghilangkan kandungan kelebihan air, tetapi reaksi kimia

• Pada suatu jumlah enzim tertentu, hubungan antara kecepatan reaksi kimia suatu bahan/substrat dengan konsentrasi bahan dapat digambarkan dalam persamaan reaksi..

Setelah selesai melakukan suatu percobaan maka limbah bahan kimia yang digunakan hendaknya dibuang pada tempat yang disediakan, jangan langsung dibuang ke

PROSES : Suatu operasi atau suatu seri operasi yang menyebabkan perubahan fisis atau kimia suatu bahan atau campuran bahan  INPUT/FEED : bahan yang memasuki proses 

Tabung reaksi Sebagai tempat untuk mereaksikan bahan kimia, dalam skala kecil dan dapat digunakan sebagai wadah untuk perkembangbiakkan mikroba.. Rak tabung reaksi Tempat meletakkan