• Tidak ada hasil yang ditemukan

Boks1KajianPotensiPengembanganBudidayaSapiPotongdi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Boks1KajianPotensiPengembanganBudidayaSapiPotongdi."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Triwulan IV - 2008 |

|

Kajian Ekonomi Regional NTT

1

“Kajian Potensi Pengembangan Budidaya Sapi Potong

di Provinsi NTT

(studi kasus di Kabupaten Kupang)

Latar Belakang

Struktur Perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih

didominasi oleh sektor Pertanian terutama sub sektor peternakan, menjadikan

komoditas peternakan khususnya sapi potong merupakan komoditas yang

potensial untuk dikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan kajian terhadap

komoditas sapi potong yang bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat

dan pemerintah daerah dalam menunjang upaya pengembangan budidaya sapi

potong di Provinsi NTT, khususnya di Kabupaten Kupang. Penelitian yang

dilakukan meliputi : cara budidaya, peluang perolehan hasil, potensi pasar, jalur

distribusi/pemasaran (supply chain management system), analisa tingkat kelayakan

finansial pengembangan budidaya sapi potong serta jenis dan bentuk kebijakan

pemerintah daerah.

Metodologi

Analisis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : perhitungan

indeks konsentrasi, nilai LQ, cash flow, pay back period, NPV, BEP, internal rate of

return (IRR), profitability indeks dan schalogram diagram method. Sedangkan

analisis mengenai sistem pemeliharaan dan kebijakan pemerintah dilakukan secara

deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten kupang

merupakan daerah yang potensial untuk pengembangan sapi potong dengan

share 54,59% (data tahun 2006) dari total jumlah ternak sapi yang

diperdagangkan keluar NTT dimana NTT menduduki posisi kelima sebagai

pemasok ternak dan daging sapi nasional. Dengan potensi tersebut, diharapkan

NTT ikut berperan sebagai pensuplai subtitusi impor, karena secara nasional impor

yang dilakukan masih cukup tinggi. Pada tahun 2006, tercatat impor daging sapi

mencapai 25.949,2 ton sedangkan ternak sapi sebanyak 265.700 ekor.

Pembahasan

Selain itu, hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa secara

(2)

Triwulan IV - 2008 |

|

Kajian Ekonomi Regional NTT

2

yang ditunjukkan dengan pendapatan bersih yang cukup tinggi, B/C ratio lebih

besar dari satu (>1), dan IRR yang lebih besar dari suku bunga pinjaman bank

(pada periode penelitian). Sedangkan kendala finansial yang dihadapi adalah

terkait dengan ketersediaan modal serta harga output yang masih dibawah

kendali para pedagang dalam pasar oligopsony ( diduga ada kartel tertutup

diantara para pedagang antar pulau dan pedagang pembeli). Selain aspek

finansial, secara teknis budidaya sapi potong terkendala pada kelangkaan

kelangkaan ketersediaan pakan terutama musim kemarau, penurunan angka

kelahiran, kematian sapi anakan relatif tinggi dan intensitas ancaman penyakit

masih tinggi. Untuk sistem pemasaran, budidaya sapi potong dinilai sudah

berjalan secara efisien. Hal tersebut tercermin dari tingkat efisiensi pembiayaan

yang kecil dan share pemasaran yang diperoleh peternak cukup tinggi

dibandingkan harga yang dibayar konsumen akhir.

` Rekomendasi

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, beberapa rekomendasi

yang dapat disampaikan antara lain : perlunya penataan sistem usaha peternakan

sapi potong secara terpadu dari hulu sampai hilir yang melibatkan pemerintah,

lembaga keuangan, petani dan swasta secara proporsional; penyediaan paket –

paket kredit mikro dengan memperhatikan siklus produksi ternak (grace periods);

dan mendorong tumbuhnya industri pemotongan ternak secara lokal, dengan

Referensi

Dokumen terkait

Di sisi lain yakni sebagai salah satu faktor penentu baik buruknya mutu dan citra rumah sakit adalah Motivasi kerja perawat merupakan salah satu faktor terpenting yang bisa

Disimpulkan bahwa secara in vitro ekstrak daun wudani berkhasiat sebagai anthelmintik yang memiliki efek ovisidal sehingga dapat dikembangkan penggunaanya untuk pengendalian

Salah satu kegiatan komunikasi internal yang dapat dilakukan oleh seorang Public Relations dalam menjalankan fungsinya dalam hal manajemen komunikasi antara

ada di Desa Bangunsari Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna dapat dilihat dari hak dan kewajiban masing-masing pihak, baik pengusaha maupun buruh mebel yaitu: 1. Hak dan

Dalam kaitan dengan upaya yang sedang dilakukan, para informan mengungkapkan bahwa hal yang paling penting adalah memahami komunikasi interpersonal, menempatkan baik orang tua

Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arsitektur tradisional daerah di Tatar Sunda, mengungkap potensi wisata arsitektur tradisional, membuat

Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) pola imbibisi dan perkecambahan benih saga manis yang diskarifikasi meningkat secara linier dari pelembaban 0-24 jam, pola ini konstan

Bandawasa sebagai kota kabupaten daerah tingkat II Banda- wasa, Propimi Jawa Timur terletak di jalur jalan antara Kota Besuki dengan Jernber dan antara Jember dengan